Analisa Fundamental Saham MEGA | Bank Mega Tbk



Harga Saham MEGA

1,995
PER
18.43
PBV
2.29

Market Cap.

48.5 T
ROA
1.95
ROE
12.42

Analisa Fundamental Bank Mega Tbk

Analisis Skor

Tier Saham

Saham tier 1 dengan market cap. besar (di atas 40 T)

Net Profit

Perusahaan mencetak laba positif 5 tahun berturut-turut

Earning per Share

Perusahaan mencetak Earning per Share (EPS) positif 5 tahun berturut-turut

Rasio hutang

DER/Rasio hutang kurang dari 1 (0.09 kali modal).

Net Profit Margin

Profitabilitas baik. Net Profit Margin (NPM) lebih dari 10% (14.45%)

Current ratio

Aset lancar lebih kecil dari liabilitas jangka pendek

Return on Equity

Profitabilitas kurang baik. Return on Equity (RoE) kurang dari 15% (12.42%)

Buffet's Intrinsic Value

Perusahaan belum melaporkan laporan keuangan terbaru

Price to Book Value

Overvalued. Price to Book Value (PBV) lebih dari 1x valuasi perusahaan (2.29).

Analisa Teknikal Bank Mega Tbk

Metode Rekomendasi

MACD

Untuk swing trade jangka menengah
Sell

Stochastic

Untuk scalping jangka pendek
Neutral

Bollinger Bands

Untuk swing trade jangka menengah
Neutral

Harga Saham Bank Mega Tbk


Laporan Keuangan Bank Mega Tbk

Laporan Laba Rugi

Laporan laba rugi adalah laporan keuangan yang memberikan gambaran tentang pendapatan, biaya, dan laba atau rugi suatu perusahaan dalam periode waktu tertentu. Laporan ini membantu investor untuk memahami seberapa baik atau buruk kinerja keuangan perusahaan tersebut, apakah perusahaan tersebut menghasilkan laba atau mengalami kerugian, serta sumber-sumber pendapatan dan pengeluaran utama yang mempengaruhi hasil keuangan perusahaan.

Pendapatan adalah total uang yang diperoleh perusahaan dari penjualan produk atau jasa sebelum memperhitungkan biaya produksi dan pengeluaran lainnya. Ini adalah indikator penting untuk mengevaluasi pertumbuhan dan kinerja keuangan perusahaan serta memberikan gambaran kepada investor tentang keberhasilan perusahaan dalam menghasilkan pendapatan dari bisnis intinya.


Pendapatan Bank Mega Tbk
Tahun Pendapatan
2024 11.408.786.000.000
2023 11.900.949.000.000
2022 10.838.429.000.000
2021 10.715.705.000.000
2020 10.423.326.000.000
2019 9.000.448.000.000
2018 8.093.646.000.000
2017 7.741.115.000.000
2016 7.349.575.000.000
2015 7.602.765.000.000
2014 6.772.492.000.000
2013 5.322.261.000.000
2012 6.136.507.000.000
2011 5.839.796.000.000
2010 4.599.186.000.000
2009 4.417.740.000.000
2008 3.985.713.000.000
2007 3.563.588.000.000
2006 3.157.905.000.000
2005 2.361.660.000.000
2004 1.775.225.000.000
2003 1.665.586.000.000
2002 2.044.851.000.000
2001 1.637.738.000.000
2000 744.305.000.000

EBITDA (Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization) adalah ukuran kinerja keuangan yang mencerminkan pendapatan operasional perusahaan sebelum memperhitungkan pengaruh bunga, pajak, penyusutan, dan amortisasi. EBITDA membantu investor dalam mengevaluasi efisiensi operasional perusahaan tanpa memperhitungkan faktor non-operasional.


EBITDA Bank Mega Tbk
Tahun EBITDA
2024 3.569.687.000.000
2023 4.658.381.000.000
2022 5.302.813.000.000
2021 5.220.057.000.000
2020 4.016.819.000.000
2019 2.741.300.000.000
2018 2.221.641.000.000
2017 1.867.251.000.000
2016 1.749.988.000.000
2015 1.406.044.000.000
2014 843.851.000.000
2013 818.305.000.000
2012 1.750.089.000.000
2011 1.361.948.000.000
2010 1.183.894.000.000
2009 640.749.000.000
2008 674.841.000.000
2007 0
2006 0
2005 0
2004 0
2003 0
2002 0
2001 0
2000 0

Profit atau yang juga kita kenal dengan laba adalah hal yang menggambarkan manfaat finansial yang diwujudkan ketika pendapatan yang dihasilkan dari aktivitas bisnis melebihi biaya, ongkos, dan pajak yang terlibat dalam menopang aktivitas bisnis yang bersangkutan. Setiap keuntungan yang diperoleh disalurkan kembali ke pemilik bisnis, yang memilih untuk mengantongi uang tunai atau menginvestasikannya kembali ke bisnis. Keuntungan dihitung sebagai pendapatan total dikurangi total biaya.


Net Profit Bank Mega Tbk
Tahun Net Profit
2024 2.631.054.000.000
2023 3.510.670.000.000
2022 4.052.678.000.000
2021 4.008.051.000.000
2020 3.008.311.000.000
2019 2.002.733.000.000
2018 1.599.347.000.000
2017 1.300.043.000.000
2016 1.158.000.000.000
2015 1.052.771.000.000
2014 568.059.000.000
2013 524.780.000.000
2012 1.377.412.000.000
2011 1.073.352.000.000
2010 951.800.000.000
2009 537.460.000.000
2008 501.681.000.000
2007 520.719.000.000
2006 151.698.000.000
2005 179.353.000.000
2004 319.901.000.000
2003 266.013.000.000
2002 180.254.000.000
2001 28.483.000.000
2000 90.013.000.000

Net profit margin (NPM) adalah prosentase laba bersih yang diperoleh perusahaan dari pendapatan setelah mengurangi semua biaya. NPM menggambarkan seberapa efisien perusahaan menghasilkan keuntungan dari pendapatan. Semakin tinggi prosentasenya semakin baik profitabilitas perusahaan.


Net Profit Margin (NPM) Bank Mega Tbk
Tahun Net Profit Margin (NPM)
2024 23,00 %
2023 29,00 %
2022 37,00 %
2021 37,00 %
2020 29,00 %
2019 22,00 %
2018 20,00 %
2017 17,00 %
2016 16,00 %
2015 14,00 %
2014 8,00 %
2013 10,00 %
2012 22,00 %
2011 18,00 %
2010 21,00 %
2009 12,00 %
2008 13,00 %
2007 15,00 %
2006 5,00 %
2005 8,00 %
2004 18,00 %
2003 16,00 %
2002 9,00 %
2001 2,00 %
2000 12,00 %

Earning per Share adalah keuntungan perusahaan yang dialokasikan untuk setiap lembar saham biasa yang beredar. Earnings Per Share merupakan sebuah indikator untuk menilai tingkat profitabilitas perusahaan. Semakin tinggi nilai EPS semakin baik perusahaan tersebut dalam menghasilkan laba per lembar sahamnya.


Earning per Share (EPS) Bank Mega Tbk
Tahun Earning per Share (EPS)
2024 0
2023 0
2022 120
2021 125
2020 105
2019 52
2018 40
2017 25
2016 1
2015 17
2014 0
2013 14
2012 28
2011 41
2010 27
2009 17
2008 0
2007 0
2006 0
2005 0
2004 0
2003 0
2002 0
2001 0
2000 0

Neraca Keuangan

Neraca keuangan adalah laporan keuangan yang memberikan ringkasan mengenai aset, kewajiban, dan ekuitas suatu perusahaan pada suatu titik waktu tertentu. Neraca keuangan ini membantu investor dalam memahami nilai total aset yang dimiliki perusahaan, jumlah kewajiban yang harus dibayar, serta jumlah ekuitas yang dimiliki pemilik perusahaan. Dengan mempelajari neraca keuangan, investor dapat mengevaluasi stabilitas keuangan perusahaan dan melihat sejauh mana perusahaan menggunakan sumber daya yang dimilikinya untuk menghasilkan laba.

Aset merupakan sumber daya dengan nilai ekonomi yang dimiliki atau dikendalikan oleh perusahaan dengan harapan akan memberikan manfaat di masa depan. Aset dilaporkan di neraca perusahaan dan dibeli atau dibuat untuk meningkatkan nilai perusahaan atau menguntungkan operasi perusahaan. Aset dapat dianggap sebagai sesuatu yang dapat menghasilkan arus kas, mengurangi pengeluaran, atau meningkatkan penjualan, terlepas dari apakah itu peralatan produksi atau paten.


Aset Bank Mega Tbk
Tahun Aset
2024 134.915.494.000.000
2023 132.049.591.000.000
2022 141.750.449.000.000
2021 132.879.390.000.000
2020 112.202.653.000.000
2019 100.803.831.000.000
2018 83.761.946.000.000
2017 82.297.010.000.000
2016 70.531.682.000.000
2015 68.225.170.000.000
2014 66.647.891.000.000
2013 66.475.698.000.000
2012 65.219.108.000.000
2011 61.909.027.000.000
2010 51.596.960.000.000
2009 39.684.622.000.000
2008 34.860.872.000.000
2007 34.907.728.000.000
2006 30.972.910.000.000
2005 25.109.428.000.000
2004 18.703.389.000.000
2003 13.877.808.000.000
2002 12.410.570.000.000
2001 12.237.683.000.000
2000 8.101.163.000.000

Modal (equity) dalam konteks keuangan merujuk pada bagian kepemilikan atau klaim pemilik terhadap aset perusahaan setelah dikurangi kewajiban. Dalam istilah sederhana, modal adalah jumlah investasi atau kontribusi pemilik perusahaan yang dapat berupa uang tunai, aset, atau laba yang ditahan. Bagi investor, modal merupakan ukuran penting untuk mengevaluasi sejauh mana pemilik perusahaan memiliki kepentingan dan tanggung jawab terhadap kinerja dan hasil perusahaan.


Modal (Equity) Bank Mega Tbk
Tahun Modal (Equity)
2024 21.182.201.000.000
2023 21.755.443.000.000
2022 20.633.680.000.000
2021 19.144.464.000.000
2020 18.208.150.000.000
2019 15.541.438.000.000
2018 13.782.673.000.000
2017 13.064.616.000.000
2016 12.265.681.000.000
2015 11.517.195.000.000
2014 6.956.675.000.000
2013 6.118.505.000.000
2012 6.262.821.000.000
2011 4.876.388.000.000
2010 4.366.219.000.000
2009 3.403.242.000.000
2008 2.870.365.000.000
2007 2.939.137.000.000
2006 1.934.301.000.000
2005 1.276.625.000.000
2004 1.220.621.000.000
2003 1.008.074.000.000
2002 814.139.000.000
2001 443.819.000.000
2000 442.198.000.000

Piutang adalah jumlah uang yang harus diterima oleh perusahaan dari pelanggan atau pihak lain sebagai pembayaran atas barang atau jasa yang telah disediakan. Piutang dapat menjadi aset yang penting dalam menilai kesehatan keuangan perusahaan serta kemampuannya untuk menghasilkan arus kas yang cukup.


Piutang (Receivables) Bank Mega Tbk
Tahun Piutang (Receivables)
2024 1.496.168.000.000
2023 1.444.130.000.000
2022 1.338.413.000.000
2021 1.128.001.000.000
2020 1.125.702.000.000
2019 1.533.653.000.000
2018 890.384.000.000
2017 878.898.000.000
2016 684.814.000.000
2015 734.569.000.000
2014 933.996.000.000
2013 2.163.000.000
2012 628.629.000.000
2011 640.233.000.000
2010 282.885.000.000
2009 186.773.000.000
2008 395.245.000.000
2007 0
2006 0
2005 0
2004 0
2003 0
2002 0
2001 0
2000 0

Investasi jangka pendek adalah jenis investasi dengan jangka waktu singkat (biasanya kurang dari satu tahun) bertujuan untuk mendapatkan keuntungan dalam waktu yang singkat dan risiko yang rendah.


Investasi Jangka Pendek Bank Mega Tbk
Tahun Investasi Jangka Pendek
2024 0
2023 -6.843.318.000.000
2022 0
2021 0
2020 0
2019 3.961.541.000.000
2018 2.602.987.000.000
2017 3.923.293.000.000
2016 7.340.044.000.000
2015 3.826.135.000.000
2014 5.977.723.000.000
2013 4.848.144.000.000
2012 6.784.976.000.000
2011 4.176.631.000.000
2010 9.473.390.000.000
2009 3.693.546.000.000
2008 4.188.896.000.000
2007 4.198.241.000.000
2006 0
2005 0
2004 0
2003 2.000.000.000.000
2002 922.000.000
2001 1.131.029.000.000
2000 0

Investasi jangka panjang adalah investasi yang dilakukan untuk jangka waktu yang lama (biasanya lebih dari satu tahun) bertujuan untuk mencapai pertumbuhan nilai investasi yang signifikan dalam jangka panjang. Investasi ini fokus diberikan pada aspek seperti kenaikan harga saham, dividen, atau pertumbuhan nilai aset.


Investasi Jangka Panjang Bank Mega Tbk
Tahun Investasi Jangka Panjang
2024 49.503.610.000.000
2023 37.624.588.000.000
2022 39.187.145.000.000
2021 25.687.267.000.000
2020 27.564.329.000.000
2019 21.131.802.000.000
2018 22.805.995.000.000
2017 22.555.065.000.000
2016 19.455.062.000.000
2015 10.287.966.000.000
2014 0
2013 0
2012 0
2011 0
2010 0
2009 0
2008 0
2007 0
2006 0
2005 0
2004 0
2003 0
2002 0
2001 0
2000 0

Debt/utang adalah sejumlah uang yang dipinjam oleh perusahaan dan harus dikembalikan dalam jangka waktu tertentu dengan membayar bunga. Investor perlu memperhatikan tingkat utang suatu perusahaan dan kemampuannya untuk membayar kembali utang tersebut.


Utang Bank Mega Tbk
Tahun Utang
2024 21.367.820.000.000
2023 20.425.046.000.000
2022 17.596.229.000.000
2021 13.765.583.000.000
2020 13.227.426.000.000
2019 10.095.593.000.000
2018 0
2017 135.675.000.000
2016 538.900.000.000
2015 1.208.945.000.000
2014 0
2013 0
2012 0
2011 998.164.000.000
2010 996.392.000.000
2009 994.620.000.000
2008 992.847.000.000
2007 0
2006 165.045.000.000
2005 60.000.000.000
2004 198.898.000.000
2003 115.207.000.000
2002 115.000.000.000
2001 120.000.000.000
2000 120.000.000.000

Laporan Arus Kas

Laporan arus kas adalah laporan keuangan yang menunjukkan aliran masuk dan keluar uang tunai dari aktivitas operasional, investasi, dan pendanaan perusahaan. Investor dapat mempelajari laporan ini untuk melihat bagaimana perusahaan menghasilkan dan menggunakan uang tunai untuk mengevaluasi kesehatan keuangan perusahaan.

Pembayaran dividen adalah pembagian sebagian laba perusahaan kepada para pemegang saham sebagai imbalan atas kepemilikan saham mereka. Dividen biasanya dibayarkan secara tunai atau dalam bentuk saham tambahan, dan menjadi salah satu cara bagi investor untuk mendapatkan pengembalian investasi dari perusahaan di mana mereka memiliki saham.


Pembayaran Dividen Bank Mega Tbk
Tahun Pembayaran Dividen
2024 -2.457.420.000.000
2023 -2.836.818.000.000
2022 -2.800.000.000.000
2021 -2.100.000.000.000
2020 -1.001.350.000.000
2019 -799.650.000.000
2018 -650.000.000.000
2017 -578.950.000.000
2016 -526.350.000.000
2015 -100.000.000.000
2014 0
2013 -692.732.000.000
2012 0
2011 -500.088.000.000
2010 0
2009 0
2008 -104.144.000.000
2007 0
2006 0
2005 0
2004 0
2003 0
2002 0
2001 0
2000 0

Capital expenditure adalah pengeluaran perusahaan untuk membeli atau meningkatkan aset jangka panjang seperti tanah, bangunan, atau peralatan. Investor perlu capex untuk mengevaluasi pertumbuhan dan nilai jangka panjang perusahaan.


Capital Expenditure (CAPEX) Bank Mega Tbk
Tahun Capital Expenditure (CAPEX)
2024 189.108.000.000
2023 146.907.000.000
2022 319.020.000.000
2021 50.446.000.000
2020 91.204.000.000
2019 93.940.000.000
2018 137.412.000.000
2017 63.495.000.000
2016 87.554.000.000
2015 63.007.000.000
2014 123.807.000.000
2013 190.510.000.000
2012 225.050.000.000
2011 463.427.000.000
2010 376.145.000.000
2009 375.032.000.000
2008 407.675.000.000
2007 0
2006 0
2005 0
2004 0
2003 0
2002 0
2001 0
2000 0

Free cash flow adalah jumlah uang yang tersisa setelah perusahaan mengeluarkan biaya operasional dan investasi modal yang diperlukan untuk menjaga dan mengembangkan bisnisnya. FCF merupakan indikator penting bagi investor karena mencerminkan kemampuan perusahaan untuk menghasilkan uang tunai yang digunakan untuk membayar dividen, mengurangi utang, atau melakukan investasi tambahan.


Free Cashflow (FCF) Bank Mega Tbk
Tahun Free Cashflow (FCF)
2024 15.273.926.000.000
2023 -10.485.706.000.000
2022 16.288.064.000.000
2021 10.882.263.000.000
2020 -636.653.000.000
2019 3.555.794.000.000
2018 -3.337.341.000.000
2017 5.292.628.000.000
2016 2.714.711.000.000
2015 -4.865.421.000.000
2014 -2.467.598.000.000
2013 14.532.913.000.000
2012 -978.885.000.000
2011 6.156.823.000.000
2010 1.348.014.000.000
2009 -2.753.388.000.000
2008 -6.127.404.000.000
2007 0
2006 0
2005 0
2004 0
2003 0
2002 0
2001 0
2000 0

Operating cash flow adalah jumlah uang tunai yang dihasilkan atau digunakan oleh perusahaan dari kegiatan operasional utamanya, seperti penjualan produk atau jasa. Operating cashflow penting bagi investor karena angka ini menunjukkan keberlanjutan dan kesehatan keuangan perusahaan dalam menjalankan bisnisnya.


Operating Cashflow Bank Mega Tbk
Tahun Operating Cashflow
2024 15.463.034.000.000
2023 -10.338.799.000.000
2022 16.607.084.000.000
2021 10.932.709.000.000
2020 -545.449.000.000
2019 3.649.734.000.000
2018 -3.199.929.000.000
2017 5.356.123.000.000
2016 2.802.265.000.000
2015 -4.802.414.000.000
2014 -2.343.791.000.000
2013 14.723.423.000.000
2012 -753.835.000.000
2011 6.620.250.000.000
2010 1.724.159.000.000
2009 -2.378.356.000.000
2008 -5.719.729.000.000
2007 0
2006 0
2005 0
2004 0
2003 0
2002 0
2001 0
2000 0

Dividen adalah pembagian laba kepada pemegang saham berdasarkan banyaknya saham yang dimiliki. Jumlah dividen yang akan dibagikan diusulkan oleh dewan direksi perusahaan dan disetujui di dalam rapat umum pemegang saham (RUPS).


Dividen Bank Mega Tbk
Tahun Dividen
2008 64
2009 0
2010 0
2011 157
2012 0
2013 303
2014 0
2015 14
2016 75
2017 83
2018 93
2019 114
2020 143
2021 301
2022 701
2023 241
2024 209

Rasio Keuangan

Rasio keuangan adalah perbandingan angka-angka keuangan yang digunakan untuk menganalisis kinerja dan kondisi keuangan perusahaan. Rasio ini membantu investor memahami profitabilitas, likuiditas, dan solvabilitas perusahaan untuk membuat keputusan investasi yang lebih terinformasi.

Return On Assets (ROA) menunjukkan seberapa besar kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba dengan menggunakan total aset yang dimiliki perusahaan. ROA yang positif menunjukkan bahwa dari total aset yang dimiliki, perusahaan mampu menghasilkan laba. Semakin besar nilai ROA berarti semakin efektif perusahaan dalam mengelola aset yang dimiliki, dan sebaliknya. ROA yang negatif menunjukkan bahwa perusahaan sedang mengalami kerugian.


Return on Asset Bank Mega Tbk
Tahun Return on Asset
2008 1.44%
2009 1.35%
2010 1.84%
2011 1.73%
2012 2.12%
2013 0.79%
2014 0.9%
2015 1.54%
2016 2.54%
2017 2.39%
2018 2.9%
2019 2.71%
2020 3.82%
2021 3.95%
2022 4.21%
2023 2.66%
2024 1.95%

Return On Equity (ROE) digunakan untuk mengukur seberapa besar keuntungan yang dihasilkan perusahaan dibandingkan dengan modal yang disetor oleh pemegang saham. ROE berguna untuk membandingkan profitabilitas perusahaan dengan perusahaan lain dalam industri yang sama. Nilai ROE yang semakin besar menunjukkan bahwa perusahaan lebih mampu mengelola modal yang dimiliki untuk menghasilkan laba.


Return on Equity Bank Mega Tbk
Tahun Return on Equity
2008 17.48%
2009 15.79%
2010 21.8%
2011 22.01%
2012 21.99%
2013 8.58%
2014 8.61%
2015 9.14%
2016 9.44%
2017 9.95%
2018 11.6%
2019 12.89%
2020 16.52%
2021 20.94%
2022 19.64%
2023 16.14%
2024 12.42%

Pemegang Saham Bank Mega Tbk

Nama Jumlah Prosentase
PT. Mega Corpora 6,812,223,614 58.02 %
Pengendali Saham 0 0.00 %
Non Pengendali Saham 0 0.00 %
Saham Treasury 0 0.00 %
Masyarakat Warkat 0 0.00 %
Masyarakat Non Warkat 4,928,699,751 41.98 %

Anak Perusahaan Bank Mega Tbk

Nama Lokasi Prosentase

Direktur Bank Mega Tbk

Nama Jabatan
Kostaman Thayib Direktur Utama
Indivara Erni Wakil Direktur Utama
Wakil Direktur Utama
Madi Darmadi Lazuardi Direktur
Martin Mulwanto Direktur
Direktur
Yuni Lastianto Direktur
YB Hariantono Direktur
Heriwan Gazali Direktur

Komisaris Bank Mega Tbk

Nama Jabatan
Chairul Tanjung Komisaris Utama
Achjadi Ranuwisastra Komisaris
Lambock V Nahattands Komisaris
Hizbullah Komisaris

Komite Audit Bank Mega Tbk

Nama Jabatan
Hizbullah Ketua
Purwo Junianto Anggota
Ivan Purnama Sanoesi Anggota

Profil Bank Mega Tbk

Nama Emiten
Bank Mega Tbk
Kode Saham
MEGA
ISIN
ID1000052400
Alamat
Menara Bank Mega Jl. Kapten Tendean No.12-14A Jakarta 12970
Email
0
Situs Web
www.bankmega.com
Papan Pencatatan
Utama
Bidang Usaha Utama
Perbankan
Sektor
Keuangan
Sub Sektor
Bank
Tentang Bank Mega Tbk
PT Bank Mega Tbk menyediakan berbagai produk dan layanan perbankan di Indonesia. Menawarkan rekening tabungan, giro, dan deposito berjangka, serta sertifikat deposito; dan kartu debit. Perusahaan juga memberikan pinjaman korporasi, komersial, UKM dan konsumer, tunai, perumahan, modal kerja, dan investasi; pemasok dan pembiayaan persediaan; pembiayaan pembelian kendaraan bermotor dan aset; kartu kredit; dan berbagai fasilitas kredit. Selain itu, ia menawarkan produk investasi, seperti reksa dana dan obligasi; produk bancassurance yang terdiri dari produk term life dan unit link; dan jasa agen pemantau untuk penerbitan medium term notes dan jasa agen penjamin. Selanjutnya, perusahaan menyediakan layanan pengiriman dana, transfer dana, kliring antar kota, pengelolaan kas, brankas, penitipan, wali amanat, treasury, dan layanan pembiayaan perdagangan; layanan perbankan internasional; dan layanan perbankan elektronik, termasuk layanan ATM, internet banking, dan mobile banking. Per 31 Desember 2021 telah mengoperasikan 54 cabang dan 322 cabang pembantu. Perusahaan ini sebelumnya bernama PT. Bank Karman dan berganti nama menjadi PT Bank Mega Tbk pada tahun 1992. Perusahaan ini didirikan pada tahun 1969 dan berkantor pusat di Jakarta, Indonesia. PT Bank Mega Tbk beroperasi sebagai anak perusahaan PT Mega Corpora.

LinkedIn
WhatsApp
Telegram