Analisa Fundamental Saham BJBR | Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk

  • Home /
  • Keuangan /
  • Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk


Harga Saham BJBR

0
PER
6.99
PBV
0.59

Market Cap.

9.6 T
ROA
0.62
ROE
8.41

Analisa Fundamental Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk

Analisis Skor

Net Profit

Perusahaan mencetak laba positif 5 tahun berturut-turut

Earning per Share

Perusahaan mencetak Earning per Share (EPS) positif 5 tahun berturut-turut

Rasio hutang

Debt Equity Ratio (DER)/Rasio hutang dalam batas wajar emiten perbankan (1.59).

Tier Saham

Saham tier 2 dengan market cap. menengah (di atas 1 T)

Current ratio

Aset lancar lebih besar dari liabilitas jangka pendek

Price to Book Value

Undervalued. Price to Book Value (PBV) lebih rendah dari valuasi perusahaan (0.59).

Net Profit Margin

Profitabilitas kurang baik. Net Profit Margin (NPM) kurang dari 10% (8.29%)

Return on Equity

Profitabilitas kurang baik. Return on Equity (RoE) kurang dari 15% (8.41%)

Buffet's Intrinsic Value

Perusahaan belum melaporkan laporan keuangan terbaru

Analisa Teknikal Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk

Metode Rekomendasi

MACD

Untuk swing trade jangka menengah
Buy

Stochastic

Untuk scalping jangka pendek
Neutral

Bollinger Bands

Untuk swing trade jangka menengah
Neutral

Harga Saham Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk


Laporan Keuangan Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk

Laporan Laba Rugi

Laporan laba rugi adalah laporan keuangan yang memberikan gambaran tentang pendapatan, biaya, dan laba atau rugi suatu perusahaan dalam periode waktu tertentu. Laporan ini membantu investor untuk memahami seberapa baik atau buruk kinerja keuangan perusahaan tersebut, apakah perusahaan tersebut menghasilkan laba atau mengalami kerugian, serta sumber-sumber pendapatan dan pengeluaran utama yang mempengaruhi hasil keuangan perusahaan.

Pendapatan adalah total uang yang diperoleh perusahaan dari penjualan produk atau jasa sebelum memperhitungkan biaya produksi dan pengeluaran lainnya. Ini adalah indikator penting untuk mengevaluasi pertumbuhan dan kinerja keuangan perusahaan serta memberikan gambaran kepada investor tentang keberhasilan perusahaan dalam menghasilkan pendapatan dari bisnis intinya.


Pendapatan Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk
Tahun Pendapatan
2024 17.413.403.000.000
2023 15.470.453.000.000
2022 14.590.073.000.000
2021 14.246.003.000.000
2020 13.530.235.000.000
2019 12.530.432.000.000
2018 12.267.701.000.000
2017 11.691.470.000.000
2016 10.874.973.000.000
2015 10.174.738.000.000
2014 8.940.834.000.000
2013 8.160.957.000.000
2012 6.909.472.000.000
2011 6.075.284.000.000
2010 5.172.024.000.000
2009 4.206.631.000.000
2008 3.233.690.000.000
2007 2.667.567.000.000
2006 2.581.002.000.000
2004 1.652.522.015.000
2003 1.578.679.408.000

EBITDA (Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization) adalah ukuran kinerja keuangan yang mencerminkan pendapatan operasional perusahaan sebelum memperhitungkan pengaruh bunga, pajak, penyusutan, dan amortisasi. EBITDA membantu investor dalam mengevaluasi efisiensi operasional perusahaan tanpa memperhitungkan faktor non-operasional.


EBITDA Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk
Tahun EBITDA
2024 2.226.742.000.000
2023 2.459.946.000.000
2022 3.140.546.000.000
2021 2.925.018.000.000
2020 2.457.737.000.000
2019 2.151.923.000.000
2018 2.036.081.000.000
2017 1.657.802.000.000
2016 1.553.020.000.000
2015 1.856.788.000.000
2014 1.524.464.000.000
2013 1.844.459.000.000
2012 1.593.696.000.000
2011 1.403.800.000.000
2010 1.219.628.000.000
2009 985.377.000.000
2008 818.946.000.000
2007 552.707.000.000
2006 502.337.000.000
2004 0
2003 0

Profit atau yang juga kita kenal dengan laba adalah hal yang menggambarkan manfaat finansial yang diwujudkan ketika pendapatan yang dihasilkan dari aktivitas bisnis melebihi biaya, ongkos, dan pajak yang terlibat dalam menopang aktivitas bisnis yang bersangkutan. Setiap keuntungan yang diperoleh disalurkan kembali ke pemilik bisnis, yang memilih untuk mengantongi uang tunai atau menginvestasikannya kembali ke bisnis. Keuntungan dihitung sebagai pendapatan total dikurangi total biaya.


Net Profit Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk
Tahun Net Profit
2024 1.369.463.000.000
2023 1.778.395.000.000
2022 2.304.376.000.000
2021 2.031.858.000.000
2020 1.687.218.000.000
2019 1.558.651.000.000
2018 1.548.249.000.000
2017 1.212.036.000.000
2016 1.154.421.000.000
2015 1.377.110.000.000
2014 1.103.880.000.000
2013 1.372.913.000.000
2012 1.192.684.000.000
2011 962.260.000.000
2010 890.225.000.000
2009 709.106.000.000
2008 542.162.000.000
2007 370.667.000.000
2006 301.070.000.000
2004 240.987.827.000
2003 175.897.657.000

Net profit margin (NPM) adalah prosentase laba bersih yang diperoleh perusahaan dari pendapatan setelah mengurangi semua biaya. NPM menggambarkan seberapa efisien perusahaan menghasilkan keuntungan dari pendapatan. Semakin tinggi prosentasenya semakin baik profitabilitas perusahaan.


Net Profit Margin (NPM) Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk
Tahun Net Profit Margin (NPM)
2024 8,00 %
2023 11,00 %
2022 16,00 %
2021 14,00 %
2020 12,00 %
2019 12,00 %
2018 13,00 %
2017 10,00 %
2016 11,00 %
2015 14,00 %
2014 12,00 %
2013 17,00 %
2012 17,00 %
2011 16,00 %
2010 17,00 %
2009 17,00 %
2008 17,00 %
2007 14,00 %
2006 12,00 %
2004 15,00 %
2003 11,00 %

Earning per Share adalah keuntungan perusahaan yang dialokasikan untuk setiap lembar saham biasa yang beredar. Earnings Per Share merupakan sebuah indikator untuk menilai tingkat profitabilitas perusahaan. Semakin tinggi nilai EPS semakin baik perusahaan tersebut dalam menghasilkan laba per lembar sahamnya.


Earning per Share (EPS) Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk
Tahun Earning per Share (EPS)
2024 0
2023 0
2022 44
2021 62
2020 49
2019 43
2018 21
2017 14
2016 0
2015 53
2014 41
2013 28
2012 25
2011 17
2010 10
2009 0
2008 0
2007 0
2006 0
2004 0
2003 0

Neraca Keuangan

Neraca keuangan adalah laporan keuangan yang memberikan ringkasan mengenai aset, kewajiban, dan ekuitas suatu perusahaan pada suatu titik waktu tertentu. Neraca keuangan ini membantu investor dalam memahami nilai total aset yang dimiliki perusahaan, jumlah kewajiban yang harus dibayar, serta jumlah ekuitas yang dimiliki pemilik perusahaan. Dengan mempelajari neraca keuangan, investor dapat mengevaluasi stabilitas keuangan perusahaan dan melihat sejauh mana perusahaan menggunakan sumber daya yang dimilikinya untuk menghasilkan laba.

Aset merupakan sumber daya dengan nilai ekonomi yang dimiliki atau dikendalikan oleh perusahaan dengan harapan akan memberikan manfaat di masa depan. Aset dilaporkan di neraca perusahaan dan dibeli atau dibuat untuk meningkatkan nilai perusahaan atau menguntungkan operasi perusahaan. Aset dapat dianggap sebagai sesuatu yang dapat menghasilkan arus kas, mengurangi pengeluaran, atau meningkatkan penjualan, terlepas dari apakah itu peralatan produksi atau paten.


Aset Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk
Tahun Aset
2024 219.960.693.000.000
2023 188.295.488.000.000
2022 181.241.291.000.000
2021 158.356.097.000.000
2020 140.934.002.000.000
2019 123.536.474.000.000
2018 120.191.387.000.000
2017 114.980.168.000.000
2016 102.318.457.000.000
2015 88.697.430.000.000
2014 75.861.310.000.000
2013 70.958.233.000.000
2012 70.840.878.000.000
2011 54.448.658.000.000
2010 43.445.700.000.000
2009 32.410.329.000.000
2008 26.040.869.000.000
2007 23.043.489.000.000
2006 21.290.573.000.000
2004 13.317.307.753.000
2003 11.331.914.757.000

Modal (equity) dalam konteks keuangan merujuk pada bagian kepemilikan atau klaim pemilik terhadap aset perusahaan setelah dikurangi kewajiban. Dalam istilah sederhana, modal adalah jumlah investasi atau kontribusi pemilik perusahaan yang dapat berupa uang tunai, aset, atau laba yang ditahan. Bagi investor, modal merupakan ukuran penting untuk mengevaluasi sejauh mana pemilik perusahaan memiliki kepentingan dan tanggung jawab terhadap kinerja dan hasil perusahaan.


Modal (Equity) Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk
Tahun Modal (Equity)
2024 16.290.967.000.000
2023 15.559.877.000.000
2022 14.759.075.000.000
2021 13.036.374.000.000
2020 11.959.524.000.000
2019 11.992.840.000.000
2018 11.236.575.000.000
2017 10.064.435.000.000
2016 9.631.827.000.000
2015 7.712.880.000.000
2014 7.041.195.000.000
2013 6.684.221.000.000
2012 5.975.153.000.000
2011 5.374.642.000.000
2010 4.990.993.000.000
2009 3.091.543.000.000
2008 2.481.870.000.000
2007 2.176.387.000.000
2006 1.854.042.000.000
2004 1.226.315.843.000
2003 948.844.629.000

Piutang adalah jumlah uang yang harus diterima oleh perusahaan dari pelanggan atau pihak lain sebagai pembayaran atas barang atau jasa yang telah disediakan. Piutang dapat menjadi aset yang penting dalam menilai kesehatan keuangan perusahaan serta kemampuannya untuk menghasilkan arus kas yang cukup.


Piutang (Receivables) Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk
Tahun Piutang (Receivables)
2024 2.007.944.000.000
2023 2.249.901.000.000
2022 2.175.899.000.000
2021 1.843.763.000.000
2020 1.751.663.000.000
2019 1.694.709.000.000
2018 1.528.781.000.000
2017 937.981.000.000
2016 797.130.000.000
2015 720.950.000.000
2014 704.195.000.000
2013 463.081.000.000
2012 417.960.000.000
2011 284.291.000.000
2010 0
2009 0
2008 0
2007 0
2006 0
2004 0
2003 0

Investasi jangka pendek adalah jenis investasi dengan jangka waktu singkat (biasanya kurang dari satu tahun) bertujuan untuk mendapatkan keuntungan dalam waktu yang singkat dan risiko yang rendah.


Investasi Jangka Pendek Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk
Tahun Investasi Jangka Pendek
2024 0
2023 0
2022 0
2021 0
2020 0
2019 3.327.245.000.000
2018 2.815.800.000.000
2017 383.038.000.000
2016 78.142.000.000
2015 1.353.235.000.000
2014 7.996.403.000.000
2013 4.479.693.000.000
2012 17.850.690.000.000
2011 10.008.979.000.000
2010 16.588.667.000.000
2009 8.081.749.000.000
2008 3.827.603.000.000
2007 3.507.881.000.000
2006 0
2004 2.300.069.519.000
2003 3.239.121.184.000

Investasi jangka panjang adalah investasi yang dilakukan untuk jangka waktu yang lama (biasanya lebih dari satu tahun) bertujuan untuk mencapai pertumbuhan nilai investasi yang signifikan dalam jangka panjang. Investasi ini fokus diberikan pada aspek seperti kenaikan harga saham, dividen, atau pertumbuhan nilai aset.


Investasi Jangka Panjang Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk
Tahun Investasi Jangka Panjang
2024 43.107.804.000.000
2023 31.154.396.000.000
2022 27.540.496.000.000
2021 17.013.803.000.000
2020 11.520.584.000.000
2019 8.896.114.000.000
2018 8.658.041.000.000
2017 7.743.187.000.000
2016 9.237.279.000.000
2015 11.780.150.000.000
2014 0
2013 0
2012 0
2011 0
2010 0
2009 0
2008 0
2007 0
2006 0
2004 0
2003 0

Debt/utang adalah sejumlah uang yang dipinjam oleh perusahaan dan harus dikembalikan dalam jangka waktu tertentu dengan membayar bunga. Investor perlu memperhatikan tingkat utang suatu perusahaan dan kemampuannya untuk membayar kembali utang tersebut.


Utang Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk
Tahun Utang
2024 23.468.985.000.000
2023 31.732.883.000.000
2022 30.523.111.000.000
2021 19.422.533.000.000
2020 15.224.612.000.000
2019 18.516.536.000.000
2018 10.945.715.000.000
2017 7.477.159.000.000
2016 2.557.661.000.000
2015 2.758.518.000.000
2014 2.160.985.000.000
2013 2.043.548.000.000
2012 2.626.251.000.000
2011 2.560.756.000.000
2010 759.867.000.000
2009 1.755.354.000.000
2008 1.010.462.000.000
2007 1.742.355.000.000
2006 0
2004 1.023.705.295.000
2003 170.371.601.000

Laporan Arus Kas

Laporan arus kas adalah laporan keuangan yang menunjukkan aliran masuk dan keluar uang tunai dari aktivitas operasional, investasi, dan pendanaan perusahaan. Investor dapat mempelajari laporan ini untuk melihat bagaimana perusahaan menghasilkan dan menggunakan uang tunai untuk mengevaluasi kesehatan keuangan perusahaan.

Pembayaran dividen adalah pembagian sebagian laba perusahaan kepada para pemegang saham sebagai imbalan atas kepemilikan saham mereka. Dividen biasanya dibayarkan secara tunai atau dalam bentuk saham tambahan, dan menjadi salah satu cara bagi investor untuk mendapatkan pengembalian investasi dari perusahaan di mana mereka memiliki saham.


Pembayaran Dividen Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk
Tahun Pembayaran Dividen
2024 -1.000.063.000.000
2023 -1.100.017.000.000
2022 -1.042.780.000.000
2021 -941.965.000.000
2020 -925.044.000.000
2019 -879.586.000.000
2018 -875.575.000.000
2017 -862.970.000.000
2016 -822.246.000.000
2015 -694.253.000.000
2014 -757.279.000.000
2013 -663.845.000.000
2012 -590.187.000.000
2011 -578.643.000.000
2010 -472.738.000.000
2009 -370.486.000.000
2008 -282.182.000.000
2007 -225.803.000.000
2006 -192.477.000.000
2004 0
2003 0

Capital expenditure adalah pengeluaran perusahaan untuk membeli atau meningkatkan aset jangka panjang seperti tanah, bangunan, atau peralatan. Investor perlu capex untuk mengevaluasi pertumbuhan dan nilai jangka panjang perusahaan.


Capital Expenditure (CAPEX) Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk
Tahun Capital Expenditure (CAPEX)
2024 420.459.000.000
2023 489.544.000.000
2022 513.133.000.000
2021 418.858.000.000
2020 404.603.000.000
2019 159.446.000.000
2018 220.779.000.000
2017 142.125.000.000
2016 123.252.000.000
2015 54.055.000.000
2014 78.288.000.000
2013 52.991.000.000
2012 248.845.000.000
2011 90.493.000.000
2010 92.004.000.000
2009 106.207.000.000
2008 114.628.000.000
2007 75.299.000.000
2006 168.300.000.000
2004 0
2003 0

Free cash flow adalah jumlah uang yang tersisa setelah perusahaan mengeluarkan biaya operasional dan investasi modal yang diperlukan untuk menjaga dan mengembangkan bisnisnya. FCF merupakan indikator penting bagi investor karena mencerminkan kemampuan perusahaan untuk menghasilkan uang tunai yang digunakan untuk membayar dividen, mengurangi utang, atau melakukan investasi tambahan.


Free Cashflow (FCF) Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk
Tahun Free Cashflow (FCF)
2024 3.394.151.000.000
2023 122.815.000.000
2022 -10.383.775.000.000
2021 11.230.489.000.000
2020 -1.790.528.000.000
2019 -6.753.080.000.000
2018 -6.291.948.000.000
2017 2.440.082.000.000
2016 5.968.394.000.000
2015 5.525.145.000.000
2014 1.098.263.000.000
2013 -10.452.760.000.000
2012 6.284.581.000.000
2011 2.172.182.000.000
2010 5.299.246.000.000
2009 580.063.000.000
2008 -483.705.000.000
2007 1.028.433.000.000
2006 -87.976.000.000
2004 0
2003 0

Operating cash flow adalah jumlah uang tunai yang dihasilkan atau digunakan oleh perusahaan dari kegiatan operasional utamanya, seperti penjualan produk atau jasa. Operating cashflow penting bagi investor karena angka ini menunjukkan keberlanjutan dan kesehatan keuangan perusahaan dalam menjalankan bisnisnya.


Operating Cashflow Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk
Tahun Operating Cashflow
2024 3.814.610.000.000
2023 612.359.000.000
2022 -9.870.642.000.000
2021 11.649.347.000.000
2020 -1.385.925.000.000
2019 -6.593.634.000.000
2018 -6.071.169.000.000
2017 2.582.207.000.000
2016 6.091.646.000.000
2015 5.579.200.000.000
2014 1.176.551.000.000
2013 -10.399.769.000.000
2012 6.533.426.000.000
2011 2.262.675.000.000
2010 5.391.250.000.000
2009 686.270.000.000
2008 -369.077.000.000
2007 1.103.732.000.000
2006 80.324.000.000
2004 0
2003 0

Dividen adalah pembagian laba kepada pemegang saham berdasarkan banyaknya saham yang dimiliki. Jumlah dividen yang akan dibagikan diusulkan oleh dewan direksi perusahaan dan disetujui di dalam rapat umum pemegang saham (RUPS).


Dividen Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk
Tahun Dividen
2006 0
2007 0
2008 0
2009 0
2010 0
2011 59
2012 61
2013 68
2014 78
2015 71
2016 84
2017 89
2018 90
2019 89
2020 94
2021 95
2022 99
2023 104
2024 95

Rasio Keuangan

Rasio keuangan adalah perbandingan angka-angka keuangan yang digunakan untuk menganalisis kinerja dan kondisi keuangan perusahaan. Rasio ini membantu investor memahami profitabilitas, likuiditas, dan solvabilitas perusahaan untuk membuat keputusan investasi yang lebih terinformasi.

Return On Assets (ROA) menunjukkan seberapa besar kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba dengan menggunakan total aset yang dimiliki perusahaan. ROA yang positif menunjukkan bahwa dari total aset yang dimiliki, perusahaan mampu menghasilkan laba. Semakin besar nilai ROA berarti semakin efektif perusahaan dalam mengelola aset yang dimiliki, dan sebaliknya. ROA yang negatif menunjukkan bahwa perusahaan sedang mengalami kerugian.


Return on Asset Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk
Tahun Return on Asset
2006 1.41%
2007 1.61%
2008 2.13%
2009 2.19%
2010 2.05%
2011 1.77%
2012 1.68%
2013 1.93%
2014 1.47%
2015 1.84%
2016 1.28%
2017 1.16%
2018 1.43%
2019 1.4%
2020 1.35%
2021 1.48%
2022 1.54%
2023 0.94%
2024 0.62%

Return On Equity (ROE) digunakan untuk mengukur seberapa besar keuntungan yang dihasilkan perusahaan dibandingkan dengan modal yang disetor oleh pemegang saham. ROE berguna untuk membandingkan profitabilitas perusahaan dengan perusahaan lain dalam industri yang sama. Nilai ROE yang semakin besar menunjukkan bahwa perusahaan lebih mampu mengelola modal yang dimiliki untuk menghasilkan laba.


Return on Equity Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk
Tahun Return on Equity
2006 16.24%
2007 17.03%
2008 21.75%
2009 22.94%
2010 17.84%
2011 17.91%
2012 19.96%
2013 20.54%
2014 15.85%
2015 17.85%
2016 11.99%
2017 12.04%
2018 13.78%
2019 13%
2020 14.11%
2021 15.59%
2022 15.61%
2023 11.43%
2024 8.41%

Pemegang Saham Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk

Nama Jumlah Prosentase
PEMDA KABUPATEN BANDUNG 761,921,189 7.24 %
PEMDA SE-JAWA BARAT DAN BANTEN 3,133,499,547 29.78 %
TOMSI TOHIR 150,714 0.00 %
RUDIE KUSMAYADI 150,714 0.00 %
YUSUF SAADUDIN 853,790 0.01 %
HANA DARTIWAN 380,531 0.00 %
PEMDA PROVINSI JAWA BARAT 4,053,172,595 38.52 %
JOKO HARTONO KALISMAN* 500 0.00 %
AYI SUBARNA* 20,000 0.00 %
Pengendali Saham 0 0.00 %
Non Pengendali Saham 0 0.00 %
Saham Treasury 0 0.00 %
Masyarakat Warkat 0 0.00 %
Masyarakat Non Warkat 2,571,294,106 24.45 %

Anak Perusahaan Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk

Nama Lokasi Prosentase
PT Bank Jabar Banten Syariah
Keuangan
kota bandung 99.24 %
PT Bank Pembangunan Daerah Bengkulu
Keuangan
kota bengkulu 15.54 %
PT Bank Pembangunan Daerah Jambi
Keuangan
kota jambi 7.75 %
PT BJB Sekuritas Jawa Barat
Keuangan
kota bandung 93.75 %
PT BPR Intan Jabar
Keuangan
kota garut 10.92 %

Direktur Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk

Nama Jabatan
YUSUF SAADUDIN Direktur Utama
JOKO HARTONO KALISMAN Direktur
HANA DARTIWAN Direktur
MULYANA Direktur
NUNUNG SUHARTINI Direktur
AYI SUBARNA Direktur

Komisaris Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk

Nama Jabatan
WOWIEK PRASANTYO Komisaris Utama
HERMAN SURYATMAN Komisaris
TOMSI TOHIR Komisaris
RUDIE KUSMAYADI Komisaris
NOVIAN HERODWIJANTO Komisaris
HELMY YAHYA Komisaris

Komite Audit Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk

Nama Jabatan
Novian Herodwijanto Ketua
Dewi Kania Sugiharti Anggota
Atty Yuniawati Anggota

Profil Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk

Nama Emiten
Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk
Kode Saham
BJBR
ISIN
ID1000115702
Alamat
Menara bank bjb, Jl. Naripan No. 12-14, Bandung, Jawa Barat 40111
Email
ir@bankbjb.co.id
Situs Web
www.bankbjb.co.id
Papan Pencatatan
Utama
Bidang Usaha Utama
Jasa Perbankan
Sektor
Keuangan
Sub Sektor
Bank
Tentang Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk, bersama dengan anak perusahaannya, menyediakan produk dan layanan perbankan untuk nasabah individu dan korporasi di Indonesia. Perusahaan beroperasi melalui dua segmen, Konvensional dan Syariah. Menawarkan deposito saat ini, tabungan, waktu, dan uang panggilan, serta sertifikat deposito dan deposito panggilan; konsumer, modal kerja, usaha kecil, dan pinjaman jangka pendek; pembiayaan rantai pasokan, kredit agunan tunai, dan fasilitas bank garansi; dan kartu dan kartu debit. Perusahaan juga menyediakan layanan treasury, asuransi, reksa dana, valuta asing, cash management, trade finance, e-banking, dan safe deposit box. Per 31 Desember 2021 beroperasi melalui jaringan 980 kantor, yang meliputi kantor wilayah, kantor cabang, kantor cabang pembantu, kantor kas, dan kantor lainnya. Perusahaan ini sebelumnya bernama PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan berubah nama menjadi PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk pada November 2007. PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk didirikan pada tahun 1961 dan berkantor pusat di Bandung, Indonesia.

LinkedIn
WhatsApp
Telegram