Analisa Fundamental Saham BINA | PT Bank Ina Perdana Tbk.



Harga Saham BINA

4,290
PER
107.02
PBV
6.74

Market Cap.

23.6 T
ROA
0.27
ROE
1.57

Analisa Fundamental PT Bank Ina Perdana Tbk.

Analisis Skor

Net Profit

Perusahaan mencetak laba positif 5 tahun berturut-turut

Earning per Share

Perusahaan mencetak EPS positif 5 tahun berturut-turut

Rasio hutang

DER/Rasio hutang kurang dari 1 (0.1 kali modal).

Tier Saham

Saham tier 2 dengan market cap. menengah (di atas 1 T)

Current ratio

Aset lancar lebih besar dari liabilitas jangka pendek

Net Profit Margin

Profitabilitas baik. NPM lebih dari 10% (29.35%)

Return on Equity

Profitabilitas kurang baik. RoE kurang dari 15% (1.57%)

Buffet's Intrinsic Value

Overvalued. Harga saham di atas harga wajar (3,000)

Price to Book Value

Overvalued. PBV lebih dari 1x valuasi perusahaan (6.74).

Analisa Teknikal PT Bank Ina Perdana Tbk.

Metode Rekomendasi

MACD

Untuk swing trade jangka menengah
Sell

Stochastic

Untuk scalping jangka pendek
Neutral

Harga Saham PT Bank Ina Perdana Tbk.


Laporan Keuangan PT Bank Ina Perdana Tbk.

Laporan Laba Rugi

Laporan laba rugi adalah laporan keuangan yang memberikan gambaran tentang pendapatan, biaya, dan laba atau rugi suatu perusahaan dalam periode waktu tertentu. Laporan ini membantu investor untuk memahami seberapa baik atau buruk kinerja keuangan perusahaan tersebut, apakah perusahaan tersebut menghasilkan laba atau mengalami kerugian, serta sumber-sumber pendapatan dan pengeluaran utama yang mempengaruhi hasil keuangan perusahaan.

Pendapatan adalah total uang yang diperoleh perusahaan dari penjualan produk atau jasa sebelum memperhitungkan biaya produksi dan pengeluaran lainnya. Ini adalah indikator penting untuk mengevaluasi pertumbuhan dan kinerja keuangan perusahaan serta memberikan gambaran kepada investor tentang keberhasilan perusahaan dalam menghasilkan pendapatan dari bisnis intinya.


Pendapatan PT Bank Ina Perdana Tbk.
Tahun Pendapatan
2007 37.380.866.624
2008 42.309.936.839
2009 51.617.907.475
2010 54.740.928.237
2011 48.294.881.729
2012 61.869.000.000
2013 62.640.000.000
2014 77.585.000.000
2015 83.547.000.000
2016 113.564.000.000
2017 137.682.000.000
2018 153.885.000.000
2019 169.221.000.000
2020 249.266.000.000
2021 326.332.000.000
2022 618.426.000.000
2023 751.920.000.000

EBITDA (Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization) adalah ukuran kinerja keuangan yang mencerminkan pendapatan operasional perusahaan sebelum memperhitungkan pengaruh bunga, pajak, penyusutan, dan amortisasi. EBITDA membantu investor dalam mengevaluasi efisiensi operasional perusahaan tanpa memperhitungkan faktor non-operasional.


EBITDA PT Bank Ina Perdana Tbk.
Tahun EBITDA
2007 52.125.320.543
2008 67.838.605.917
2009 71.988.438.210
2010 60.634.769.462
2011 74.315.921.412
2012 114.161.000.000
2013 97.518.000.000
2014 130.035.000.000
2015 167.697.000.000
2016 158.720.000.000
2017 145.538.000.000
2018 154.995.000.000
2019 15.933.000.000
2020 53.779.000.000
2021 85.255.000.000
2022 824.803.000.000
2023 324.948.000.000

Profit atau yang juga kita kenal dengan laba adalah hal yang menggambarkan manfaat finansial yang diwujudkan ketika pendapatan yang dihasilkan dari aktivitas bisnis melebihi biaya, ongkos, dan pajak yang terlibat dalam menopang aktivitas bisnis yang bersangkutan. Setiap keuntungan yang diperoleh disalurkan kembali ke pemilik bisnis, yang memilih untuk mengantongi uang tunai atau menginvestasikannya kembali ke bisnis. Keuntungan dihitung sebagai pendapatan total dikurangi total biaya.


Net Profit PT Bank Ina Perdana Tbk.
Tahun Net Profit
2007 10.836.318.434
2008 9.365.090.642
2009 13.345.323.735
2010 6.768.632.649
2011 2.339.997.602
2012 13.128.000.000
2013 7.824.000.000
2014 15.342.000.000
2015 16.877.000.000
2016 18.236.000.000
2017 18.340.000.000
2018 11.395.000.000
2019 7.115.000.000
2020 19.376.000.000
2021 39.748.000.000
2022 157.048.000.000
2023 220.684.000.000

Net profit margin (NPM) adalah prosentase laba bersih yang diperoleh perusahaan dari pendapatan setelah mengurangi semua biaya. NPM menggambarkan seberapa efisien perusahaan menghasilkan keuntungan dari pendapatan. Semakin tinggi prosentasenya semakin baik profitabilitas perusahaan.


Net Profit Margin (NPM) PT Bank Ina Perdana Tbk.
Tahun Net Profit Margin (NPM)
2007 28,99 %
2008 22,13 %
2009 25,85 %
2010 12,36 %
2011 4,85 %
2012 21,22 %
2013 12,49 %
2014 19,77 %
2015 20,20 %
2016 16,06 %
2017 13,32 %
2018 7,40 %
2019 4,20 %
2020 7,77 %
2021 12,18 %
2022 25,39 %
2023 29,35 %

Earning per Share adalah keuntungan perusahaan yang dialokasikan untuk setiap lembar saham biasa yang beredar. Earnings Per Share merupakan sebuah indikator untuk menilai tingkat profitabilitas perusahaan. Semakin tinggi nilai EPS semakin baik perusahaan tersebut dalam menghasilkan laba per lembar sahamnya.


Earning per Share (EPS) PT Bank Ina Perdana Tbk.
Tahun Earning per Share (EPS)
2007 80
2008 54
2009 77
2010 2
2011 1
2012 8
2013 4
2014 6
2015 6
2016 6
2017 3
2018 2
2019 1
2020 3
2021 7
2022 26
2023 36

Neraca Keuangan

Neraca keuangan adalah laporan keuangan yang memberikan ringkasan mengenai aset, kewajiban, dan ekuitas suatu perusahaan pada suatu titik waktu tertentu. Neraca keuangan ini membantu investor dalam memahami nilai total aset yang dimiliki perusahaan, jumlah kewajiban yang harus dibayar, serta jumlah ekuitas yang dimiliki pemilik perusahaan. Dengan mempelajari neraca keuangan, investor dapat mengevaluasi stabilitas keuangan perusahaan dan melihat sejauh mana perusahaan menggunakan sumber daya yang dimilikinya untuk menghasilkan laba.

Aset merupakan sumber daya dengan nilai ekonomi yang dimiliki atau dikendalikan oleh perusahaan dengan harapan akan memberikan manfaat di masa depan. Aset dilaporkan di neraca perusahaan dan dibeli atau dibuat untuk meningkatkan nilai perusahaan atau menguntungkan operasi perusahaan. Aset dapat dianggap sebagai sesuatu yang dapat menghasilkan arus kas, mengurangi pengeluaran, atau meningkatkan penjualan, terlepas dari apakah itu peralatan produksi atau paten.


Aset PT Bank Ina Perdana Tbk.
Tahun Aset
2007 630.964.158.987
2008 661.917.870.700
2009 846.360.510.029
2010 948.787.226.596
2011 1.444.742.379.584
2012 1.512.205.000.000
2013 1.402.171.000.000
2014 1.951.836.000.000
2015 2.081.523.000.000
2016 2.359.089.000.000
2017 3.123.345.000.000
2018 3.854.174.000.000
2019 5.262.429.000.000
2020 8.437.685.000.000
2021 15.055.850.000.000
2022 20.552.736.000.000
2023 23.564.613.000.000

Modal (equity) dalam konteks keuangan merujuk pada bagian kepemilikan atau klaim pemilik terhadap aset perusahaan setelah dikurangi kewajiban. Dalam istilah sederhana, modal adalah jumlah investasi atau kontribusi pemilik perusahaan yang dapat berupa uang tunai, aset, atau laba yang ditahan. Bagi investor, modal merupakan ukuran penting untuk mengevaluasi sejauh mana pemilik perusahaan memiliki kepentingan dan tanggung jawab terhadap kinerja dan hasil perusahaan.


Modal (Equity) PT Bank Ina Perdana Tbk.
Tahun Modal (Equity)
2007 89.047.443.536
2008 98.412.534.178
2009 111.757.857.913
2010 118.158.490.562
2011 120.903.988.163
2012 133.975.000.000
2013 170.251.000.000
2014 302.085.000.000
2015 319.432.000.000
2016 482.705.000.000
2017 1.204.184.000.000
2018 1.208.052.000.000
2019 1.221.096.000.000
2020 1.217.144.000.000
2021 2.373.675.000.000
2022 3.288.088.000.000
2023 3.504.279.000.000

Piutang adalah jumlah uang yang harus diterima oleh perusahaan dari pelanggan atau pihak lain sebagai pembayaran atas barang atau jasa yang telah disediakan. Piutang dapat menjadi aset yang penting dalam menilai kesehatan keuangan perusahaan serta kemampuannya untuk menghasilkan arus kas yang cukup.


Piutang (Receivables) PT Bank Ina Perdana Tbk.
Tahun Piutang (Receivables)
2007 3.298.998.192
2008 0
2009 3.583.741.990
2010 439.708.669.683
2011 739.088.547.571
2012 5.583.000.000
2013 6.858.000.000
2014 8.402.000.000
2015 11.122.000.000
2016 11.542.000.000
2017 13.827.000.000
2018 17.810.000.000
2019 17.398.000.000
2020 45.270.000.000
2021 184.044.000.000
2022 251.532.000.000
2023 215.459.000.000

Investasi jangka pendek adalah jenis investasi dengan jangka waktu singkat (biasanya kurang dari satu tahun) bertujuan untuk mendapatkan keuntungan dalam waktu yang singkat dan risiko yang rendah.


Investasi Jangka Pendek PT Bank Ina Perdana Tbk.
Tahun Investasi Jangka Pendek
2007 0
2008 0
2009 0
2010 0
2011 0
2012 0
2013 0
2014 0
2015 0
2016 0
2017 0
2018 0
2019 0
2020 0
2021 0
2022 0
2023 0

Investasi jangka panjang adalah investasi yang dilakukan untuk jangka waktu yang lama (biasanya lebih dari satu tahun) bertujuan untuk mencapai pertumbuhan nilai investasi yang signifikan dalam jangka panjang. Investasi ini fokus diberikan pada aspek seperti kenaikan harga saham, dividen, atau pertumbuhan nilai aset.


Investasi Jangka Panjang PT Bank Ina Perdana Tbk.
Tahun Investasi Jangka Panjang
2007 136.492.555.439
2008 134.110.674.153
2009 154.625.943.317
2010 98.198.517.497
2011 73.645.980.378
2012 66.244.000.000
2013 108.019.000.000
2014 214.775.000.000
2015 322.677.000.000
2016 641.985.000.000
2017 907.617.000.000
2018 915.980.000.000
2019 813.125.000.000
2020 2.564.163.000.000
2021 4.250.716.000.000
2022 5.099.891.000.000
2023 3.193.767.000.000

Debt/utang adalah sejumlah uang yang dipinjam oleh perusahaan dan harus dikembalikan dalam jangka waktu tertentu dengan membayar bunga. Investor perlu memperhatikan tingkat utang suatu perusahaan dan kemampuannya untuk membayar kembali utang tersebut.


Utang PT Bank Ina Perdana Tbk.
Tahun Utang
2007 161.138.731
2008 41.512.821.851
2009 0
2010 0
2011 550.237.817
2012 0
2013 0
2014 0
2015 0
2016 0
2017 0
2018 0
2019 0
2020 52.164.000.000
2021 43.158.000.000
2022 36.706.000.000
2023 17.593.000.000

Laporan Arus Kas

Laporan arus kas adalah laporan keuangan yang menunjukkan aliran masuk dan keluar uang tunai dari aktivitas operasional, investasi, dan pendanaan perusahaan. Investor dapat mempelajari laporan ini untuk melihat bagaimana perusahaan menghasilkan dan menggunakan uang tunai untuk mengevaluasi kesehatan keuangan perusahaan.

Pembayaran dividen adalah pembagian sebagian laba perusahaan kepada para pemegang saham sebagai imbalan atas kepemilikan saham mereka. Dividen biasanya dibayarkan secara tunai atau dalam bentuk saham tambahan, dan menjadi salah satu cara bagi investor untuk mendapatkan pengembalian investasi dari perusahaan di mana mereka memiliki saham.


Pembayaran Dividen PT Bank Ina Perdana Tbk.
Tahun Pembayaran Dividen
2007 491.821.740
2008 0
2009 0
2010 0
2011 0
2012 0
2013 0
2014 0
2015 0
2016 0
2017 0
2018 0
2019 0
2020 0
2021 0
2022 0
2023 0

Pembayaran dividen adalah pembagian sebagian laba perusahaan kepada para pemegang saham sebagai imbalan atas kepemilikan saham mereka. Dividen biasanya dibayarkan secara tunai atau dalam bentuk saham tambahan, dan menjadi salah satu cara bagi investor untuk mendapatkan pengembalian investasi dari perusahaan di mana mereka memiliki saham.


Capital Expenditure (CAPEX) PT Bank Ina Perdana Tbk.
Tahun Capital Expenditure (CAPEX)
2007 -491.821.740
2008 0
2009 0
2010 0
2011 0
2012 0
2013 0
2014 0
2015 0
2016 0
2017 0
2018 0
2019 0
2020 0
2021 0
2022 0
2023 0

Capital expenditure adalah pengeluaran perusahaan untuk membeli atau meningkatkan aset jangka panjang seperti tanah, bangunan, atau peralatan. Investor perlu capex untuk mengevaluasi pertumbuhan dan nilai jangka panjang perusahaan.


Capital Expenditure (CAPEX) PT Bank Ina Perdana Tbk.
Tahun Capital Expenditure (CAPEX)
2007 -627.840.534
2008 -1.683.406.832
2009 -3.243.458.589
2010 -4.628.269.997
2011 -1.467.212.421
2012 -1.144.000.000
2013 -389.000.000
2014 -421.000.000
2015 -3.090.000.000
2016 -1.958.000.000
2017 -7.033.000.000
2018 -9.276.000.000
2019 -9.360.000.000
2020 -36.266.000.000
2021 -25.921.000.000
2022 -45.147.000.000
2023 0

Free cash flow adalah jumlah uang yang tersisa setelah perusahaan mengeluarkan biaya operasional dan investasi modal yang diperlukan untuk menjaga dan mengembangkan bisnisnya. FCF merupakan indikator penting bagi investor karena mencerminkan kemampuan perusahaan untuk menghasilkan uang tunai yang digunakan untuk membayar dividen, mengurangi utang, atau melakukan investasi tambahan.


Free Cashflow (FCF) PT Bank Ina Perdana Tbk.
Tahun Free Cashflow (FCF)
2007 2.445.471.522
2008 -7.081.892.257
2009 41.763.883.920
2010 -13.985.291.614
2011 20.416.630.393
2012 137.186.000.000
2013 -150.649.000.000
2014 123.158.000.000
2015 -101.760.000.000
2016 255.040.000.000
2017 -216.517.000.000
2018 496.620.000.000
2019 405.740.000.000
2020 2.233.190.000.000
2021 3.408.769.000.000
2022 -292.877.000.000
2023 -621.081.000.000

Operating cash flow adalah jumlah uang tunai yang dihasilkan atau digunakan oleh perusahaan dari kegiatan operasional utamanya, seperti penjualan produk atau jasa. Operating cashflow penting bagi investor karena angka ini menunjukkan keberlanjutan dan kesehatan keuangan perusahaan dalam menjalankan bisnisnya.


Operating Cashflow PT Bank Ina Perdana Tbk.
Tahun Operating Cashflow
2007 3.073.312.056
2008 -5.398.485.425
2009 45.007.342.509
2010 -9.357.021.617
2011 21.883.842.814
2012 138.330.000.000
2013 -150.260.000.000
2014 123.579.000.000
2015 -98.670.000.000
2016 256.998.000.000
2017 -209.484.000.000
2018 505.896.000.000
2019 415.100.000.000
2020 2.269.456.000.000
2021 3.434.690.000.000
2022 -247.730.000.000
2023 -621.081.000.000

Dividen adalah pembagian laba kepada pemegang saham berdasarkan banyaknya saham yang dimiliki. Jumlah dividen yang akan dibagikan diusulkan oleh dewan direksi perusahaan dan disetujui di dalam rapat umum pemegang saham (RUPS).


Dividen PT Bank Ina Perdana Tbk.
Tahun Dividen
2007 0
2008 0
2009 0
2010 0
2011 0
2012 0
2013 0
2014 0
2015 0
2016 0
2017 0
2018 0
2019 0
2020 0
2021 0
2022 0
2023 0

Rasio Keuangan

Rasio keuangan adalah perbandingan angka-angka keuangan yang digunakan untuk menganalisis kinerja dan kondisi keuangan perusahaan. Rasio ini membantu investor memahami profitabilitas, likuiditas, dan solvabilitas perusahaan untuk membuat keputusan investasi yang lebih terinformasi.

Return On Assets (ROA) menunjukkan seberapa besar kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba dengan menggunakan total aset yang dimiliki perusahaan. ROA yang positif menunjukkan bahwa dari total aset yang dimiliki, perusahaan mampu menghasilkan laba. Semakin besar nilai ROA berarti semakin efektif perusahaan dalam mengelola aset yang dimiliki, dan sebaliknya. ROA yang negatif menunjukkan bahwa perusahaan sedang mengalami kerugian.


Return on Asset PT Bank Ina Perdana Tbk.
Tahun Return on Asset
2007 1.72%
2008 1.41%
2009 1.58%
2010 0.71%
2011 0.16%
2012 0.87%
2013 0.56%
2014 0.79%
2015 0.81%
2016 0.77%
2017 0.59%
2018 0.3%
2019 0.16%
2020 0.34%
2021 0.37%
2022 1.02%
2023 0.27%

Return On Equity (ROE) digunakan untuk mengukur seberapa besar keuntungan yang dihasilkan perusahaan dibandingkan dengan modal yang disetor oleh pemegang saham. ROE berguna untuk membandingkan profitabilitas perusahaan dengan perusahaan lain dalam industri yang sama. Nilai ROE yang semakin besar menunjukkan bahwa perusahaan lebih mampu mengelola modal yang dimiliki untuk menghasilkan laba.


Return on Equity PT Bank Ina Perdana Tbk.
Tahun Return on Equity
2007 12.17%
2008 9.52%
2009 11.94%
2010 5.73%
2011 1.94%
2012 9.8%
2013 4.6%
2014 5.08%
2015 5.28%
2016 3.78%
2017 1.52%
2018 0.94%
2019 0.58%
2020 1.59%
2021 1.67%
2022 4.78%
2023 1.57%

Pemegang Saham PT Bank Ina Perdana Tbk.

Nama Jumlah Prosentase
PT. PHILADEL TERRA LESTARI 340,908,200 5.56 %
PT Indolife Pensiontama 1,400,830,852 22.83 %
PT. Gaya Hidup Masa Kini 726,190,057 11.84 %
PT. Samudra Biru 1,114,213,066 18.16 %
UOB Kay Hian Pte Ltd 1,034,416,550 16.86 %
DBS BANK LTD S/A LTSL AS TRUSTEE OF NS FINANCIAL FUND 593,387,750 9.67 %
Masyarakat 924,770,190 15.08 %
Saham Treasury 0 0.00 %
Inawaty Handojo 0 0.00 %
Yohanes Santoso Wibowo 0 0.00 %
Josavia Rachman Ichwan 0 0.00 %
Daniel Budirahayu 0 0.00 %
Yulius Purnama Junaedi 0 0.00 %
Adhiputra Tanoyo 0 0.00 %
Budijanto Soedarpo 0 0.00 %
Kiung Hui Ngo 0 0.00 %

Anak Perusahaan PT Bank Ina Perdana Tbk.

Nama Lokasi Prosentase

0.00 %

Direktur PT Bank Ina Perdana Tbk.

Nama Jabatan
Daniel Budirahayu Direktur Utama
Yulius Purnama Junaedi Direktur
Kiung Hui Ngo Direktur
Adhiputra Tanoyo Direktur
Henry Koenaifi Direktur

Komisaris PT Bank Ina Perdana Tbk.

Nama Jabatan
Inawaty Handojo Komisaris Utama
Yohanes Santoso Wibowo Komisaris
Josavia Rachman Ichwan Komisaris

Komite Audit PT Bank Ina Perdana Tbk.

Nama Jabatan
Inawaty Handojo Ketua
Ivan Purnama Sanoesi Anggota
Jacobus Sindu Adisuwono Anggota

Profil PT Bank Ina Perdana Tbk.

Nama Emiten
PT Bank Ina Perdana Tbk.
Kode Saham
BINA
Alamat
Ariobimo Sentral
Email
corp_sec@bankina.co.id
Situs Web
www.bankina.co.id
Papan Pencatatan
Utama
Bidang Usaha Utama
Perbankan
Sektor
Keuangan
Sub Sektor
Bank
Tentang PT Bank Ina Perdana Tbk.
PT Bank Ina Perdana Tbk menyediakan berbagai produk dan layanan perbankan di Indonesia. Ini beroperasi melalui segmen Pemasaran dan Kredit, Treasury, dan Trade Finance. Perusahaan menawarkan deposito giro, tabungan, giro, berjangka, dan mata uang asing, serta sertifikat deposito dan deposito bank lainnya. Ini juga menyediakan produk kredit komersial, konsumen, dan tanpa uang tunai; dan penggajian, pembayaran uang sekolah atau pendidikan, valuta asing, pembiayaan perdagangan, pengiriman uang, dan layanan internet dan mobile banking. Per 31 Desember 2021, perusahaan beroperasi melalui jaringan 36 kantor operasi, termasuk 12 kantor cabang dan 24 cabang pembantu, serta 34 mesin anjungan tunai mandiri. PT Bank Ina Perdana Tbk didirikan pada tahun 1990 dan berkantor pusat di Jakarta Selatan, Indonesia.

LinkedIn
WhatsApp
Telegram