Analisa Fundamental Saham BINA | PT Bank Ina Perdana Tbk.



Harga Saham BINA

3,670
PER
314.05
PBV
7.11

Market Cap.

25.7 T
ROA
0.33
ROE
2.27

Analisa Fundamental PT Bank Ina Perdana Tbk.

Analisis Skor

Net Profit

Perusahaan mencetak laba positif 5 tahun berturut-turut

Earning per Share

Perusahaan mencetak Earning per Share (EPS) positif 5 tahun berturut-turut

Rasio hutang

DER/Rasio hutang kurang dari 1 (0.01 kali modal).

Tier Saham

Saham tier 2 dengan market cap. menengah (di atas 1 T)

Current ratio

Aset lancar lebih besar dari liabilitas jangka pendek

Net Profit Margin

Profitabilitas kurang baik. Net Profit Margin (NPM) kurang dari 10% (7.42%)

Return on Equity

Profitabilitas kurang baik. Return on Equity (RoE) kurang dari 15% (2.27%)

Buffet's Intrinsic Value

Perusahaan belum melaporkan laporan keuangan terbaru

Price to Book Value

Overvalued. Price to Book Value (PBV) lebih dari 1x valuasi perusahaan (7.11).

Analisa Teknikal PT Bank Ina Perdana Tbk.

Metode Rekomendasi

MACD

Untuk swing trade jangka menengah
Sell

Stochastic

Untuk scalping jangka pendek
Neutral

Bollinger Bands

Untuk swing trade jangka menengah
Neutral

Harga Saham PT Bank Ina Perdana Tbk.


Laporan Keuangan PT Bank Ina Perdana Tbk.

Laporan Laba Rugi

Laporan laba rugi adalah laporan keuangan yang memberikan gambaran tentang pendapatan, biaya, dan laba atau rugi suatu perusahaan dalam periode waktu tertentu. Laporan ini membantu investor untuk memahami seberapa baik atau buruk kinerja keuangan perusahaan tersebut, apakah perusahaan tersebut menghasilkan laba atau mengalami kerugian, serta sumber-sumber pendapatan dan pengeluaran utama yang mempengaruhi hasil keuangan perusahaan.

Pendapatan adalah total uang yang diperoleh perusahaan dari penjualan produk atau jasa sebelum memperhitungkan biaya produksi dan pengeluaran lainnya. Ini adalah indikator penting untuk mengevaluasi pertumbuhan dan kinerja keuangan perusahaan serta memberikan gambaran kepada investor tentang keberhasilan perusahaan dalam menghasilkan pendapatan dari bisnis intinya.


Pendapatan PT Bank Ina Perdana Tbk.
Tahun Pendapatan
2024 1.936.568.000.000
2023 1.773.436.000.000
2022 1.201.306.000.000
2021 767.246.000.000
2020 502.331.000.000
2019 367.105.000.000
2018 287.324.000.000
2017 256.790.000.000
2016 247.888.000.000
2015 228.785.000.000
2014 185.688.000.000
2013 146.750.000.000
2012 155.305.000.000
2011 120.863.000.000
2010 105.995.000.000
2009 104.067.223.619
2008 90.079.212.999
2007 74.702.293.159

EBITDA (Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization) adalah ukuran kinerja keuangan yang mencerminkan pendapatan operasional perusahaan sebelum memperhitungkan pengaruh bunga, pajak, penyusutan, dan amortisasi. EBITDA membantu investor dalam mengevaluasi efisiensi operasional perusahaan tanpa memperhitungkan faktor non-operasional.


EBITDA PT Bank Ina Perdana Tbk.
Tahun EBITDA
2024 169.720.000.000
2023 322.490.000.000
2022 241.923.000.000
2021 85.255.000.000
2020 53.779.000.000
2019 15.933.000.000
2018 21.556.000.000
2017 27.143.000.000
2016 24.396.000.000
2015 22.459.000.000
2014 22.534.000.000
2013 13.408.000.000
2012 20.725.000.000
2011 6.460.000.000
2010 11.802.000.000
2009 19.539.122.066
2008 15.517.687.955
2007 14.803.894.008

Profit atau yang juga kita kenal dengan laba adalah hal yang menggambarkan manfaat finansial yang diwujudkan ketika pendapatan yang dihasilkan dari aktivitas bisnis melebihi biaya, ongkos, dan pajak yang terlibat dalam menopang aktivitas bisnis yang bersangkutan. Setiap keuntungan yang diperoleh disalurkan kembali ke pemilik bisnis, yang memilih untuk mengantongi uang tunai atau menginvestasikannya kembali ke bisnis. Keuntungan dihitung sebagai pendapatan total dikurangi total biaya.


Net Profit PT Bank Ina Perdana Tbk.
Tahun Net Profit
2024 81.848.000.000
2023 207.876.000.000
2022 157.048.000.000
2021 39.748.000.000
2020 19.376.000.000
2019 7.115.000.000
2018 11.395.000.000
2017 18.340.000.000
2016 18.236.000.000
2015 16.877.000.000
2014 15.794.000.000
2013 7.824.000.000
2012 13.128.000.000
2011 2.340.000.000
2010 6.769.000.000
2009 13.345.323.735
2008 9.365.090.642
2007 10.836.318.434

Net profit margin (NPM) adalah prosentase laba bersih yang diperoleh perusahaan dari pendapatan setelah mengurangi semua biaya. NPM menggambarkan seberapa efisien perusahaan menghasilkan keuntungan dari pendapatan. Semakin tinggi prosentasenya semakin baik profitabilitas perusahaan.


Net Profit Margin (NPM) PT Bank Ina Perdana Tbk.
Tahun Net Profit Margin (NPM)
2024 4,00 %
2023 12,00 %
2022 13,00 %
2021 5,00 %
2020 4,00 %
2019 2,00 %
2018 4,00 %
2017 7,00 %
2016 7,00 %
2015 7,00 %
2014 9,00 %
2013 5,00 %
2012 8,00 %
2011 2,00 %
2010 6,00 %
2009 13,00 %
2008 10,00 %
2007 15,00 %

Earning per Share adalah keuntungan perusahaan yang dialokasikan untuk setiap lembar saham biasa yang beredar. Earnings Per Share merupakan sebuah indikator untuk menilai tingkat profitabilitas perusahaan. Semakin tinggi nilai EPS semakin baik perusahaan tersebut dalam menghasilkan laba per lembar sahamnya.


Earning per Share (EPS) PT Bank Ina Perdana Tbk.
Tahun Earning per Share (EPS)
2024 0
2023 0
2022 10
2021 1
2020 1
2019 0
2018 1
2017 1
2016 0
2015 3
2014 1
2013 0
2012 0
2011 0
2010 0
2009 0
2008 0
2007 0

Neraca Keuangan

Neraca keuangan adalah laporan keuangan yang memberikan ringkasan mengenai aset, kewajiban, dan ekuitas suatu perusahaan pada suatu titik waktu tertentu. Neraca keuangan ini membantu investor dalam memahami nilai total aset yang dimiliki perusahaan, jumlah kewajiban yang harus dibayar, serta jumlah ekuitas yang dimiliki pemilik perusahaan. Dengan mempelajari neraca keuangan, investor dapat mengevaluasi stabilitas keuangan perusahaan dan melihat sejauh mana perusahaan menggunakan sumber daya yang dimilikinya untuk menghasilkan laba.

Aset merupakan sumber daya dengan nilai ekonomi yang dimiliki atau dikendalikan oleh perusahaan dengan harapan akan memberikan manfaat di masa depan. Aset dilaporkan di neraca perusahaan dan dibeli atau dibuat untuk meningkatkan nilai perusahaan atau menguntungkan operasi perusahaan. Aset dapat dianggap sebagai sesuatu yang dapat menghasilkan arus kas, mengurangi pengeluaran, atau meningkatkan penjualan, terlepas dari apakah itu peralatan produksi atau paten.


Aset PT Bank Ina Perdana Tbk.
Tahun Aset
2024 24.436.734.000.000
2023 24.384.580.000.000
2022 20.552.736.000.000
2021 15.055.850.000.000
2020 8.437.685.000.000
2019 5.262.429.000.000
2018 3.854.174.000.000
2017 3.123.345.000.000
2016 2.359.089.000.000
2015 2.081.523.000.000
2014 1.951.836.000.000
2013 1.402.171.000.000
2012 1.512.205.000.000
2011 1.444.742.379.584
2010 948.787.226.596
2009 846.360.510.029
2008 661.917.870.700
2007 630.964.158.987

Modal (equity) dalam konteks keuangan merujuk pada bagian kepemilikan atau klaim pemilik terhadap aset perusahaan setelah dikurangi kewajiban. Dalam istilah sederhana, modal adalah jumlah investasi atau kontribusi pemilik perusahaan yang dapat berupa uang tunai, aset, atau laba yang ditahan. Bagi investor, modal merupakan ukuran penting untuk mengevaluasi sejauh mana pemilik perusahaan memiliki kepentingan dan tanggung jawab terhadap kinerja dan hasil perusahaan.


Modal (Equity) PT Bank Ina Perdana Tbk.
Tahun Modal (Equity)
2024 3.612.974.000.000
2023 3.556.158.000.000
2022 3.288.088.000.000
2021 2.373.675.000.000
2020 1.217.144.000.000
2019 1.221.096.000.000
2018 1.208.052.000.000
2017 1.204.184.000.000
2016 482.705.000.000
2015 319.432.000.000
2014 302.085.000.000
2013 170.251.000.000
2012 133.975.000.000
2011 120.903.988.163
2010 118.158.490.562
2009 111.757.857.913
2008 98.412.534.178
2007 89.047.443.536

Piutang adalah jumlah uang yang harus diterima oleh perusahaan dari pelanggan atau pihak lain sebagai pembayaran atas barang atau jasa yang telah disediakan. Piutang dapat menjadi aset yang penting dalam menilai kesehatan keuangan perusahaan serta kemampuannya untuk menghasilkan arus kas yang cukup.


Piutang (Receivables) PT Bank Ina Perdana Tbk.
Tahun Piutang (Receivables)
2024 405.843.000.000
2023 198.841.000.000
2022 251.532.000.000
2021 184.044.000.000
2020 45.270.000.000
2019 17.398.000.000
2018 17.810.000.000
2017 13.827.000.000
2016 11.542.000.000
2015 11.122.000.000
2014 8.402.000.000
2013 5.850.000.000
2012 5.583.000.000
2011 4.994.000.000
2010 3.640.000.000
2009 3.583.741.990
2008 2.888.333.821
2007 3.298.998.192

Investasi jangka pendek adalah jenis investasi dengan jangka waktu singkat (biasanya kurang dari satu tahun) bertujuan untuk mendapatkan keuntungan dalam waktu yang singkat dan risiko yang rendah.


Investasi Jangka Pendek PT Bank Ina Perdana Tbk.
Tahun Investasi Jangka Pendek
2024 0
2023 0
2022 0
2021 0
2020 0
2019 0
2018 48.611.000.000
2017 403.783.000.000
2016 19.777.000.000
2015 18.942.000.000
2014 126.736.000.000
2013 88.865.000.000
2012 332.244.156.000
2011 198.659.916.000
2010 200.193.658.000
2009 85.608.311.000
2008 26.458.147.000
2007 99.378.101.000

Investasi jangka panjang adalah investasi yang dilakukan untuk jangka waktu yang lama (biasanya lebih dari satu tahun) bertujuan untuk mencapai pertumbuhan nilai investasi yang signifikan dalam jangka panjang. Investasi ini fokus diberikan pada aspek seperti kenaikan harga saham, dividen, atau pertumbuhan nilai aset.


Investasi Jangka Panjang PT Bank Ina Perdana Tbk.
Tahun Investasi Jangka Panjang
2024 6.557.214.000.000
2023 4.369.596.000.000
2022 5.099.891.000.000
2021 4.250.406.000.000
2020 2.564.163.000.000
2019 813.125.000.000
2018 915.980.000.000
2017 907.617.000.000
2016 641.985.000.000
2015 293.065.000.000
2014 0
2013 0
2012 0
2011 0
2010 0
2009 0
2008 0
2007 0

Debt/utang adalah sejumlah uang yang dipinjam oleh perusahaan dan harus dikembalikan dalam jangka waktu tertentu dengan membayar bunga. Investor perlu memperhatikan tingkat utang suatu perusahaan dan kemampuannya untuk membayar kembali utang tersebut.


Utang PT Bank Ina Perdana Tbk.
Tahun Utang
2024 432.273.000.000
2023 1.225.313.000.000
2022 1.527.705.000.000
2021 46.102.000.000
2020 55.790.000.000
2019 8.293.000.000
2018 0
2017 4.045.000.000
2016 0
2015 0
2014 0
2013 0
2012 0
2011 0
2010 0
2009 0
2008 4.000.000
2007 161.139.000

Laporan Arus Kas

Laporan arus kas adalah laporan keuangan yang menunjukkan aliran masuk dan keluar uang tunai dari aktivitas operasional, investasi, dan pendanaan perusahaan. Investor dapat mempelajari laporan ini untuk melihat bagaimana perusahaan menghasilkan dan menggunakan uang tunai untuk mengevaluasi kesehatan keuangan perusahaan.

Pembayaran dividen adalah pembagian sebagian laba perusahaan kepada para pemegang saham sebagai imbalan atas kepemilikan saham mereka. Dividen biasanya dibayarkan secara tunai atau dalam bentuk saham tambahan, dan menjadi salah satu cara bagi investor untuk mendapatkan pengembalian investasi dari perusahaan di mana mereka memiliki saham.


Pembayaran Dividen PT Bank Ina Perdana Tbk.
Tahun Pembayaran Dividen
2024 0
2023 0
2022 0
2021 0
2020 0
2019 0
2018 0
2017 0
2016 0
2015 0
2014 0
2013 0
2012 0
2011 0
2010 0
2009 0
2008 0
2007 -491.821.740

Capital expenditure adalah pengeluaran perusahaan untuk membeli atau meningkatkan aset jangka panjang seperti tanah, bangunan, atau peralatan. Investor perlu capex untuk mengevaluasi pertumbuhan dan nilai jangka panjang perusahaan.


Capital Expenditure (CAPEX) PT Bank Ina Perdana Tbk.
Tahun Capital Expenditure (CAPEX)
2024 132.237.000.000
2023 55.510.000.000
2022 45.147.000.000
2021 25.921.000.000
2020 36.266.000.000
2019 9.360.000.000
2018 9.276.000.000
2017 12.902.000.000
2016 1.957.000.000
2015 3.090.000.000
2014 421.000.000
2013 389.000.000
2012 1.144.000.000
2011 1.466.000.000
2010 4.837.000.000
2009 3.243.458.589
2008 1.683.406.832
2007 627.840.534

Free cash flow adalah jumlah uang yang tersisa setelah perusahaan mengeluarkan biaya operasional dan investasi modal yang diperlukan untuk menjaga dan mengembangkan bisnisnya. FCF merupakan indikator penting bagi investor karena mencerminkan kemampuan perusahaan untuk menghasilkan uang tunai yang digunakan untuk membayar dividen, mengurangi utang, atau melakukan investasi tambahan.


Free Cashflow (FCF) PT Bank Ina Perdana Tbk.
Tahun Free Cashflow (FCF)
2024 1.002.723.000.000
2023 17.298.000.000
2022 -292.877.000.000
2021 3.408.769.000.000
2020 2.233.190.000.000
2019 405.740.000.000
2018 496.618.000.000
2017 -216.517.000.000
2016 255.041.000.000
2015 -101.760.000.000
2014 230.423.000.000
2013 -150.649.000.000
2012 137.186.000.000
2011 -1.859.000.000
2010 116.953.000.000
2009 41.763.883.920
2008 -7.081.892.257
2007 2.445.471.522

Operating cash flow adalah jumlah uang tunai yang dihasilkan atau digunakan oleh perusahaan dari kegiatan operasional utamanya, seperti penjualan produk atau jasa. Operating cashflow penting bagi investor karena angka ini menunjukkan keberlanjutan dan kesehatan keuangan perusahaan dalam menjalankan bisnisnya.


Operating Cashflow PT Bank Ina Perdana Tbk.
Tahun Operating Cashflow
2024 1.134.960.000.000
2023 72.808.000.000
2022 -247.730.000.000
2021 3.434.690.000.000
2020 2.269.456.000.000
2019 415.100.000.000
2018 505.894.000.000
2017 -203.615.000.000
2016 256.998.000.000
2015 -98.670.000.000
2014 230.844.000.000
2013 -150.260.000.000
2012 138.330.000.000
2011 -393.000.000
2010 121.790.000.000
2009 45.007.342.509
2008 -5.398.485.425
2007 3.073.312.056

Dividen adalah pembagian laba kepada pemegang saham berdasarkan banyaknya saham yang dimiliki. Jumlah dividen yang akan dibagikan diusulkan oleh dewan direksi perusahaan dan disetujui di dalam rapat umum pemegang saham (RUPS).


Dividen PT Bank Ina Perdana Tbk.
Tahun Dividen
2007 0
2008 0
2009 0
2010 0
2011 0
2012 0
2013 0
2014 0
2015 0
2016 0
2017 0
2018 0
2019 0
2020 0
2021 0
2022 0
2023 0
2024 0

Rasio Keuangan

Rasio keuangan adalah perbandingan angka-angka keuangan yang digunakan untuk menganalisis kinerja dan kondisi keuangan perusahaan. Rasio ini membantu investor memahami profitabilitas, likuiditas, dan solvabilitas perusahaan untuk membuat keputusan investasi yang lebih terinformasi.

Return On Assets (ROA) menunjukkan seberapa besar kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba dengan menggunakan total aset yang dimiliki perusahaan. ROA yang positif menunjukkan bahwa dari total aset yang dimiliki, perusahaan mampu menghasilkan laba. Semakin besar nilai ROA berarti semakin efektif perusahaan dalam mengelola aset yang dimiliki, dan sebaliknya. ROA yang negatif menunjukkan bahwa perusahaan sedang mengalami kerugian.


Return on Asset PT Bank Ina Perdana Tbk.
Tahun Return on Asset
2007 1.72%
2008 1.41%
2009 1.58%
2010 0.71%
2011 0.16%
2012 0.87%
2013 0.56%
2014 0.79%
2015 0.81%
2016 0.77%
2017 0.59%
2018 0.39%
2019 0.16%
2020 0.34%
2021 0.37%
2022 1.02%
2023 0.85%
2024 0.33%

Return On Equity (ROE) digunakan untuk mengukur seberapa besar keuntungan yang dihasilkan perusahaan dibandingkan dengan modal yang disetor oleh pemegang saham. ROE berguna untuk membandingkan profitabilitas perusahaan dengan perusahaan lain dalam industri yang sama. Nilai ROE yang semakin besar menunjukkan bahwa perusahaan lebih mampu mengelola modal yang dimiliki untuk menghasilkan laba.


Return on Equity PT Bank Ina Perdana Tbk.
Tahun Return on Equity
2007 12.17%
2008 9.52%
2009 11.94%
2010 5.73%
2011 1.94%
2012 9.8%
2013 4.6%
2014 5.08%
2015 5.28%
2016 3.78%
2017 1.52%
2018 0.94%
2019 0.58%
2020 1.59%
2021 1.67%
2022 4.78%
2023 5.85%
2024 2.27%

Pemegang Saham PT Bank Ina Perdana Tbk.

Nama Jumlah Prosentase
Inawaty Handojo 0 0.00 %
Yohanes Santoso Wibowo 0 0.00 %
Josavia Rachman Ichwan 0 0.00 %
Yulius Purnama Junaedi 0 0.00 %
Adhiputra Tanoyo 0 0.00 %
Kiung Hui Ngo 0 0.00 %
Henry Koenaifi 0 0.00 %
Yandy Ramadhani 0 0.00 %
Dewi Kurniawati Prodjohartono 0 0.00 %
PT Indolife Pensiontama 1,400,830,852 22.83 %
PT. Gaya Hidup Masa Kini 726,190,057 11.84 %
PT. Samudra Biru 1,114,213,066 18.16 %
UOB Kay Hian Pte Ltd 1,034,416,550 16.86 %
DBS BANK LTD S/A LTSL AS TRUSTEE OF NS FINANCIAL FUND 593,387,750 9.67 %
Pengendali Saham 0 0.00 %
Non Pengendali Saham 0 0.00 %
Saham Treasury 0 0.00 %
Masyarakat Warkat 61,347,167 1.00 %
Masyarakat Non Warkat 1,204,331,223 19.63 %

Anak Perusahaan PT Bank Ina Perdana Tbk.

Nama Lokasi Prosentase

Direktur PT Bank Ina Perdana Tbk.

Nama Jabatan
Henry Koenaifi Direktur Utama
Yulius Purnama Junaedi Wakil Direktur Utama
Kiung Hui Ngo Direktur
Adhiputra Tanoyo Direktur
Yandy Ramadhani Direktur
Dewi Kurniawati Prodjohartono Direktur

Komisaris PT Bank Ina Perdana Tbk.

Nama Jabatan
Inawaty Handojo Komisaris Utama
Yohanes Santoso Wibowo Komisaris
Josavia Rachman Ichwan Komisaris

Komite Audit PT Bank Ina Perdana Tbk.

Nama Jabatan
Yohanes Santoso Wibowo Ketua
Drs. Dinan Sufendi Rae, SH., MH Anggota
Antonius Suryanta SE Ak, MM. QIA Anggota

Profil PT Bank Ina Perdana Tbk.

Nama Emiten
PT Bank Ina Perdana Tbk.
Kode Saham
BINA
ISIN
ID1000130404
Alamat
Ariobimo Sentral
Email
corp_sec@bankina.co.id
Situs Web
www.bankina.co.id
Papan Pencatatan
Utama
Bidang Usaha Utama
Perbankan
Sektor
Keuangan
Sub Sektor
Bank
Tentang PT Bank Ina Perdana Tbk.
PT Bank Ina Perdana Tbk menyediakan berbagai produk dan layanan perbankan di Indonesia. Ini beroperasi melalui segmen Pemasaran dan Kredit, Treasury, dan Trade Finance. Perusahaan menawarkan deposito giro, tabungan, giro, berjangka, dan mata uang asing, serta sertifikat deposito dan deposito bank lainnya. Ini juga menyediakan produk kredit komersial, konsumen, dan tanpa uang tunai; dan penggajian, pembayaran uang sekolah atau pendidikan, valuta asing, pembiayaan perdagangan, pengiriman uang, dan layanan internet dan mobile banking. Per 31 Desember 2021, perusahaan beroperasi melalui jaringan 36 kantor operasi, termasuk 12 kantor cabang dan 24 cabang pembantu, serta 34 mesin anjungan tunai mandiri. PT Bank Ina Perdana Tbk didirikan pada tahun 1990 dan berkantor pusat di Jakarta Selatan, Indonesia.

LinkedIn
WhatsApp
Telegram