Analisa Fundamental Saham BTPN | PT Bank SMBC Indonesia Tbk



Harga Saham BTPN

2,240
PER
7.89
PBV
0.46

Market Cap.

22.2 T
ROA
1.18
ROE
5.89

Analisa Fundamental PT Bank SMBC Indonesia Tbk

Analisis Skor

Net Profit

Perusahaan mencetak laba positif 5 tahun berturut-turut

Earning per Share

Perusahaan mencetak Earning per Share (EPS) positif 5 tahun berturut-turut

Rasio hutang

Debt Equity Ratio (DER)/Rasio hutang dalam batas wajar emiten perbankan (1.32).

Tier Saham

Saham tier 2 dengan market cap. menengah (di atas 1 T)

Current ratio

Aset lancar lebih besar dari liabilitas jangka pendek

Net Profit Margin

Profitabilitas baik. Net Profit Margin (NPM) lebih dari 10% (10.12%)

Price to Book Value

Undervalued. Price to Book Value (PBV) lebih rendah dari valuasi perusahaan (0.46).

Return on Equity

Profitabilitas kurang baik. Return on Equity (RoE) kurang dari 15% (5.89%)

Buffet's Intrinsic Value

Perusahaan belum melaporkan laporan keuangan terbaru

Analisa Teknikal PT Bank SMBC Indonesia Tbk

Metode Rekomendasi

MACD

Untuk swing trade jangka menengah
Sell

Stochastic

Untuk scalping jangka pendek
Sell

Bollinger Bands

Untuk swing trade jangka menengah
Neutral

Harga Saham PT Bank SMBC Indonesia Tbk


Laporan Keuangan PT Bank SMBC Indonesia Tbk

Laporan Laba Rugi

Laporan laba rugi adalah laporan keuangan yang memberikan gambaran tentang pendapatan, biaya, dan laba atau rugi suatu perusahaan dalam periode waktu tertentu. Laporan ini membantu investor untuk memahami seberapa baik atau buruk kinerja keuangan perusahaan tersebut, apakah perusahaan tersebut menghasilkan laba atau mengalami kerugian, serta sumber-sumber pendapatan dan pengeluaran utama yang mempengaruhi hasil keuangan perusahaan.

Pendapatan adalah total uang yang diperoleh perusahaan dari penjualan produk atau jasa sebelum memperhitungkan biaya produksi dan pengeluaran lainnya. Ini adalah indikator penting untuk mengevaluasi pertumbuhan dan kinerja keuangan perusahaan serta memberikan gambaran kepada investor tentang keberhasilan perusahaan dalam menghasilkan pendapatan dari bisnis intinya.


Pendapatan PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Tahun Pendapatan
2024 25.070.288.000.000
2023 19.677.413.000.000
2022 17.012.362.000.000
2021 15.756.306.000.000
2020 16.992.921.000.000
2019 19.198.231.000.000
2018 14.042.123.000.000
2017 13.927.262.000.000
2016 13.820.342.000.000
2015 13.289.071.000.000
2014 12.835.933.000.000
2013 11.257.041.000.000
2012 9.563.812.000.000
2011 7.655.986.000.000
2010 5.739.852.000.000
2009 3.986.213.000.000
2008 2.637.551.000.000
2007 2.061.213.000.000
2006 1.280.258.000.000

EBITDA (Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization) adalah ukuran kinerja keuangan yang mencerminkan pendapatan operasional perusahaan sebelum memperhitungkan pengaruh bunga, pajak, penyusutan, dan amortisasi. EBITDA membantu investor dalam mengevaluasi efisiensi operasional perusahaan tanpa memperhitungkan faktor non-operasional.


EBITDA PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Tahun EBITDA
2024 5.031.236.000.000
2023 4.223.829.000.000
2022 5.492.108.000.000
2021 4.886.490.000.000
2020 3.576.079.000.000
2019 4.695.470.000.000
2018 3.444.531.000.000
2017 2.415.536.000.000
2016 3.004.258.000.000
2015 2.771.794.000.000
2014 2.832.095.000.000
2013 3.119.422.000.000
2012 2.667.808.000.000
2011 1.905.301.000.000
2010 1.194.574.000.000
2009 622.218.000.000
2008 575.159.000.000
2007 525.273.000.000
2006 233.601.000.000

Profit atau yang juga kita kenal dengan laba adalah hal yang menggambarkan manfaat finansial yang diwujudkan ketika pendapatan yang dihasilkan dari aktivitas bisnis melebihi biaya, ongkos, dan pajak yang terlibat dalam menopang aktivitas bisnis yang bersangkutan. Setiap keuntungan yang diperoleh disalurkan kembali ke pemilik bisnis, yang memilih untuk mengantongi uang tunai atau menginvestasikannya kembali ke bisnis. Keuntungan dihitung sebagai pendapatan total dikurangi total biaya.


Net Profit PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Tahun Net Profit
2024 2.812.986.000.000
2023 2.358.334.000.000
2022 3.095.701.000.000
2021 2.664.714.000.000
2020 1.749.293.000.000
2019 2.572.528.000.000
2018 1.838.471.000.000
2017 1.220.886.000.000
2016 1.752.097.000.000
2015 1.701.847.000.000
2014 1.869.118.000.000
2013 2.139.661.000.000
2012 1.978.986.000.000
2011 1.400.063.000.000
2010 836.819.000.000
2009 420.423.000.000
2008 378.886.000.000
2007 347.399.000.000
2006 150.188.000.000

Net profit margin (NPM) adalah prosentase laba bersih yang diperoleh perusahaan dari pendapatan setelah mengurangi semua biaya. NPM menggambarkan seberapa efisien perusahaan menghasilkan keuntungan dari pendapatan. Semakin tinggi prosentasenya semakin baik profitabilitas perusahaan.


Net Profit Margin (NPM) PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Tahun Net Profit Margin (NPM)
2024 11,00 %
2023 12,00 %
2022 18,00 %
2021 17,00 %
2020 10,00 %
2019 13,00 %
2018 13,00 %
2017 9,00 %
2016 13,00 %
2015 13,00 %
2014 15,00 %
2013 19,00 %
2012 21,00 %
2011 18,00 %
2010 15,00 %
2009 11,00 %
2008 14,00 %
2007 17,00 %
2006 12,00 %

Earning per Share adalah keuntungan perusahaan yang dialokasikan untuk setiap lembar saham biasa yang beredar. Earnings Per Share merupakan sebuah indikator untuk menilai tingkat profitabilitas perusahaan. Semakin tinggi nilai EPS semakin baik perusahaan tersebut dalam menghasilkan laba per lembar sahamnya.


Earning per Share (EPS) PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Tahun Earning per Share (EPS)
2024 0
2023 0
2022 84
2021 76
2020 25
2019 77
2018 58
2017 -24
2016 62
2015 56
2014 74
2013 59
2012 91
2011 73
2010 45
2009 29
2008 10
2007 0
2006 0

Neraca Keuangan

Neraca keuangan adalah laporan keuangan yang memberikan ringkasan mengenai aset, kewajiban, dan ekuitas suatu perusahaan pada suatu titik waktu tertentu. Neraca keuangan ini membantu investor dalam memahami nilai total aset yang dimiliki perusahaan, jumlah kewajiban yang harus dibayar, serta jumlah ekuitas yang dimiliki pemilik perusahaan. Dengan mempelajari neraca keuangan, investor dapat mengevaluasi stabilitas keuangan perusahaan dan melihat sejauh mana perusahaan menggunakan sumber daya yang dimilikinya untuk menghasilkan laba.

Aset merupakan sumber daya dengan nilai ekonomi yang dimiliki atau dikendalikan oleh perusahaan dengan harapan akan memberikan manfaat di masa depan. Aset dilaporkan di neraca perusahaan dan dibeli atau dibuat untuk meningkatkan nilai perusahaan atau menguntungkan operasi perusahaan. Aset dapat dianggap sebagai sesuatu yang dapat menghasilkan arus kas, mengurangi pengeluaran, atau meningkatkan penjualan, terlepas dari apakah itu peralatan produksi atau paten.


Aset PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Tahun Aset
2024 241.096.427.000.000
2023 201.448.392.000.000
2022 209.169.704.000.000
2021 191.917.794.000.000
2020 183.165.978.000.000
2019 181.631.385.000.000
2018 101.919.301.000.000
2017 95.489.850.000.000
2016 91.371.387.000.000
2015 81.039.663.000.000
2014 75.014.737.000.000
2013 69.664.873.000.000
2012 59.090.132.000.000
2011 46.651.141.000.000
2010 34.522.573.000.000
2009 22.272.246.000.000
2008 13.697.461.000.000
2007 10.582.356.000.000
2006 6.365.837.000.000

Modal (equity) dalam konteks keuangan merujuk pada bagian kepemilikan atau klaim pemilik terhadap aset perusahaan setelah dikurangi kewajiban. Dalam istilah sederhana, modal adalah jumlah investasi atau kontribusi pemilik perusahaan yang dapat berupa uang tunai, aset, atau laba yang ditahan. Bagi investor, modal merupakan ukuran penting untuk mengevaluasi sejauh mana pemilik perusahaan memiliki kepentingan dan tanggung jawab terhadap kinerja dan hasil perusahaan.


Modal (Equity) PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Tahun Modal (Equity)
2024 47.791.641.000.000
2023 38.666.426.000.000
2022 36.930.943.000.000
2021 33.989.530.000.000
2020 31.239.983.000.000
2019 29.892.310.000.000
2018 18.207.004.000.000
2017 16.529.493.000.000
2016 15.837.896.000.000
2015 13.576.068.000.000
2014 11.811.171.000.000
2013 9.907.865.000.000
2012 7.733.927.000.000
2011 5.617.198.000.000
2010 4.217.291.000.000
2009 2.038.313.000.000
2008 1.617.222.000.000
2007 1.229.296.000.000
2006 890.937.000.000

Piutang adalah jumlah uang yang harus diterima oleh perusahaan dari pelanggan atau pihak lain sebagai pembayaran atas barang atau jasa yang telah disediakan. Piutang dapat menjadi aset yang penting dalam menilai kesehatan keuangan perusahaan serta kemampuannya untuk menghasilkan arus kas yang cukup.


Piutang (Receivables) PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Tahun Piutang (Receivables)
2024 4.516.237.000.000
2023 3.711.517.000.000
2022 2.911.120.000.000
2021 1.483.818.000.000
2020 1.862.007.000.000
2019 1.790.192.000.000
2018 703.185.000.000
2017 801.971.000.000
2016 828.997.000.000
2015 679.628.000.000
2014 624.758.000.000
2013 621.381.000.000
2012 545.164.000.000
2011 439.688.000.000
2010 371.029.000.000
2009 283.398.000.000
2008 0
2007 0
2006 0

Investasi jangka pendek adalah jenis investasi dengan jangka waktu singkat (biasanya kurang dari satu tahun) bertujuan untuk mendapatkan keuntungan dalam waktu yang singkat dan risiko yang rendah.


Investasi Jangka Pendek PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Tahun Investasi Jangka Pendek
2024 0
2023 -34.656.188.000.000
2022 0
2021 0
2020 0
2019 0
2018 1.591.672.000.000
2017 3.250.409.000.000
2016 2.746.767.000.000
2015 4.780.076.000.000
2014 11.634.205.000.000
2013 14.696.192.000.000
2012 7.034.072.000.000
2011 10.096.248.000.000
2010 4.247.810.000.000
2009 1.284.082.000.000
2008 1.015.247.000.000
2007 944.258.000.000
2006 0

Investasi jangka panjang adalah investasi yang dilakukan untuk jangka waktu yang lama (biasanya lebih dari satu tahun) bertujuan untuk mencapai pertumbuhan nilai investasi yang signifikan dalam jangka panjang. Investasi ini fokus diberikan pada aspek seperti kenaikan harga saham, dividen, atau pertumbuhan nilai aset.


Investasi Jangka Panjang PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Tahun Investasi Jangka Panjang
2024 26.963.096.000.000
2023 16.054.444.000.000
2022 18.938.351.000.000
2021 21.297.828.000.000
2020 14.826.887.000.000
2019 10.677.140.000.000
2018 6.806.429.000.000
2017 6.337.853.000.000
2016 5.934.080.000.000
2015 1.285.981.000.000
2014 0
2013 0
2012 0
2011 0
2010 0
2009 0
2008 0
2007 0
2006 0

Debt/utang adalah sejumlah uang yang dipinjam oleh perusahaan dan harus dikembalikan dalam jangka waktu tertentu dengan membayar bunga. Investor perlu memperhatikan tingkat utang suatu perusahaan dan kemampuannya untuk membayar kembali utang tersebut.


Utang PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Tahun Utang
2024 56.395.313.000.000
2023 49.807.162.000.000
2022 53.181.683.000.000
2021 39.795.560.000.000
2020 46.502.343.000.000
2019 63.308.493.000.000
2018 9.774.191.000.000
2017 5.593.566.000.000
2016 4.172.390.000.000
2015 8.956.119.000.000
2014 6.504.770.000.000
2013 5.829.796.000.000
2012 4.071.610.000.000
2011 4.032.483.000.000
2010 3.270.505.000.000
2009 743.594.000.000
2008 1.017.000.000
2007 0
2006 0

Laporan Arus Kas

Laporan arus kas adalah laporan keuangan yang menunjukkan aliran masuk dan keluar uang tunai dari aktivitas operasional, investasi, dan pendanaan perusahaan. Investor dapat mempelajari laporan ini untuk melihat bagaimana perusahaan menghasilkan dan menggunakan uang tunai untuk mengevaluasi kesehatan keuangan perusahaan.

Pembayaran dividen adalah pembagian sebagian laba perusahaan kepada para pemegang saham sebagai imbalan atas kepemilikan saham mereka. Dividen biasanya dibayarkan secara tunai atau dalam bentuk saham tambahan, dan menjadi salah satu cara bagi investor untuk mendapatkan pengembalian investasi dari perusahaan di mana mereka memiliki saham.


Pembayaran Dividen PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Tahun Pembayaran Dividen
2024 -683.958.000.000
2023 -832.860.000.000
2022 -142.633.000.000
2021 -76.197.000.000
2020 -103.887.000.000
2019 -103.887.000.000
2018 -574.509.000.000
2017 -574.509.000.000
2016 -574.509.000.000
2015 -574.509.000.000
2014 0
2013 0
2012 0
2011 0
2010 0
2009 0
2008 0
2007 0
2006 0

Capital expenditure adalah pengeluaran perusahaan untuk membeli atau meningkatkan aset jangka panjang seperti tanah, bangunan, atau peralatan. Investor perlu capex untuk mengevaluasi pertumbuhan dan nilai jangka panjang perusahaan.


Capital Expenditure (CAPEX) PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Tahun Capital Expenditure (CAPEX)
2024 580.840.000.000
2023 655.522.000.000
2022 641.586.000.000
2021 584.247.000.000
2020 613.389.000.000
2019 704.934.000.000
2018 775.911.000.000
2017 786.059.000.000
2016 684.350.000.000
2015 628.718.000.000
2014 463.362.000.000
2013 396.236.000.000
2012 450.745.000.000
2011 202.809.000.000
2010 77.080.000.000
2009 83.249.000.000
2008 161.894.000.000
2007 113.049.000.000
2006 19.998.000.000

Free cash flow adalah jumlah uang yang tersisa setelah perusahaan mengeluarkan biaya operasional dan investasi modal yang diperlukan untuk menjaga dan mengembangkan bisnisnya. FCF merupakan indikator penting bagi investor karena mencerminkan kemampuan perusahaan untuk menghasilkan uang tunai yang digunakan untuk membayar dividen, mengurangi utang, atau melakukan investasi tambahan.


Free Cashflow (FCF) PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Tahun Free Cashflow (FCF)
2024 10.248.929.000.000
2023 -3.052.719.000.000
2022 -5.057.654.000.000
2021 12.566.208.000.000
2020 18.050.432.000.000
2019 -12.675.854.000.000
2018 3.809.896.000.000
2017 339.909.000.000
2016 1.997.831.000.000
2015 2.868.882.000.000
2014 1.921.613.000.000
2013 -4.144.624.000.000
2012 5.529.869.000.000
2011 -1.747.107.000.000
2010 -842.806.000.000
2009 1.760.310.000.000
2008 367.951.000.000
2007 301.753.000.000
2006 174.702.000.000

Operating cash flow adalah jumlah uang tunai yang dihasilkan atau digunakan oleh perusahaan dari kegiatan operasional utamanya, seperti penjualan produk atau jasa. Operating cashflow penting bagi investor karena angka ini menunjukkan keberlanjutan dan kesehatan keuangan perusahaan dalam menjalankan bisnisnya.


Operating Cashflow PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Tahun Operating Cashflow
2024 10.829.769.000.000
2023 -2.397.197.000.000
2022 -4.416.068.000.000
2021 13.150.455.000.000
2020 18.663.821.000.000
2019 -11.970.920.000.000
2018 4.585.807.000.000
2017 1.125.968.000.000
2016 2.682.181.000.000
2015 3.497.600.000.000
2014 2.384.975.000.000
2013 -3.748.388.000.000
2012 5.980.614.000.000
2011 -1.544.298.000.000
2010 -765.726.000.000
2009 1.843.559.000.000
2008 529.845.000.000
2007 414.802.000.000
2006 194.700.000.000

Dividen adalah pembagian laba kepada pemegang saham berdasarkan banyaknya saham yang dimiliki. Jumlah dividen yang akan dibagikan diusulkan oleh dewan direksi perusahaan dan disetujui di dalam rapat umum pemegang saham (RUPS).


Dividen PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Tahun Dividen
2006 0
2007 0
2008 0
2009 0
2010 0
2011 0
2012 0
2013 0
2014 0
2015 0
2016 0
2017 99
2018 99
2019 0
2020 0
2021 0
2022 0
2023 76
2024 44

Rasio Keuangan

Rasio keuangan adalah perbandingan angka-angka keuangan yang digunakan untuk menganalisis kinerja dan kondisi keuangan perusahaan. Rasio ini membantu investor memahami profitabilitas, likuiditas, dan solvabilitas perusahaan untuk membuat keputusan investasi yang lebih terinformasi.

Return On Assets (ROA) menunjukkan seberapa besar kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba dengan menggunakan total aset yang dimiliki perusahaan. ROA yang positif menunjukkan bahwa dari total aset yang dimiliki, perusahaan mampu menghasilkan laba. Semakin besar nilai ROA berarti semakin efektif perusahaan dalam mengelola aset yang dimiliki, dan sebaliknya. ROA yang negatif menunjukkan bahwa perusahaan sedang mengalami kerugian.


Return on Asset PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Tahun Return on Asset
2006 2.36%
2007 3.2%
2008 2.77%
2009 1.89%
2010 2.42%
2011 3%
2012 3.36%
2013 3.07%
2014 2.48%
2015 2.11%
2016 1.93%
2017 1.29%
2018 1.95%
2019 1.42%
2020 0.96%
2021 1.4%
2022 1.49%
2023 1.18%
2024 1.18%

Return On Equity (ROE) digunakan untuk mengukur seberapa besar keuntungan yang dihasilkan perusahaan dibandingkan dengan modal yang disetor oleh pemegang saham. ROE berguna untuk membandingkan profitabilitas perusahaan dengan perusahaan lain dalam industri yang sama. Nilai ROE yang semakin besar menunjukkan bahwa perusahaan lebih mampu mengelola modal yang dimiliki untuk menghasilkan laba.


Return on Equity PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Tahun Return on Equity
2006 16.86%
2007 27.52%
2008 23.43%
2009 20.63%
2010 19.84%
2011 24.92%
2012 25.59%
2013 21.51%
2014 15.69%
2015 12.54%
2016 11.06%
2017 7.39%
2018 10.81%
2019 8.61%
2020 5.6%
2021 7.84%
2022 8.38%
2023 6.1%
2024 5.89%

Pemegang Saham PT Bank SMBC Indonesia Tbk

Nama Jumlah Prosentase
Chow Ying Hoong 0 0.00 %
Ninik Herlani Masli Ridhwan 0 0.00 %
Onny Widjanarko 0 0.00 %
Kusumaningtuti Sandriharmy Soetiono 0 0.00 %
Henoch Munandar 175,256 0.00 %
Jun Saito 0 0.00 %
Michellina Laksmi Triwardhany 0 0.00 %
Dini Herdini 120,072 0.00 %
Hanna Tantani 149,654 0.00 %
Merisa Darwis 223,858 0.00 %
Atsushi Hino 1,500 0.00 %
Yuki Terayama 0 0.00 %
Marita Alisjahbana 0 0.00 %
Sumitomo Mitsui Banking Corporation 9,692,826,975 91.05 %
Takeshi Kimoto 0 0.00 %
Pengendali Saham 0 0.00 %
Non Pengendali Saham 0 0.00 %
Saham Treasury 0 0.00 %
Masyarakat Warkat 121,749,195 1.14 %
Masyarakat Non Warkat 830,699,238 7.80 %

Anak Perusahaan PT Bank SMBC Indonesia Tbk

Nama Lokasi Prosentase
PT Bank BTPN Syariah Tbk
Perbankan
Jakarta 70.00 %
PT BTPN Syariah Ventura
Modal Ventura
Jakarta 1.00 %
PT Oto Multiartha
Pembiayaan
Jakarta 51.00 %
PT Summit Oto Finance
Pembiayaan
Jakarta 51.00 %

Direktur PT Bank SMBC Indonesia Tbk

Nama Jabatan
Dini Herdini Direktur
Henoch Munandar Direktur Utama
Yuki Terayama Direktur
Merisa Darwis Direktur
Hanna Tantani Direktur
Michellina Laksmi Triwardhany Wakil Direktur Utama
Jun Saito Wakil Direktur Utama
Atsushi Hino Direktur

Komisaris PT Bank SMBC Indonesia Tbk

Nama Jabatan
Chow Ying Hoong Komisaris Utama
Takeshi Kimoto Komisaris
Ninik Herlani Masli Ridhwan Komisaris
Kusumaningtuti Sandriharmy Soetiono Komisaris
Onny Widjanarko Komisaris
Marita Alisjahbana Komisaris

Komite Audit PT Bank SMBC Indonesia Tbk

Nama Jabatan
Onny Widjanarko Ketua
Kusumaningtuti Sandriharmy Soetiono Anggota
Aria Kanaka Anggota
Marita Alisjahbana Anggota
Jacobus Sindu Adisuwono Anggota

Profil PT Bank SMBC Indonesia Tbk

Nama Emiten
PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Kode Saham
BTPN
ISIN
ID1000118508
Alamat
Menara SMBC, CBD Mega Kuningan Lantai 29. Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung Kav. 5.5-5.6 Jakarta 12950
Email
corporate.secretary@smbci.com
Situs Web
www.smbci.com
Papan Pencatatan
Utama
Bidang Usaha Utama
Perbankan
Sektor
Keuangan
Sub Sektor
Bank
Tentang PT Bank SMBC Indonesia Tbk
PT Bank BTPN Tbk menyediakan berbagai produk dan layanan perbankan terutama di Indonesia. Ini beroperasi melalui lima segmen: Ritel; Usaha Mikro, Kecil & Menengah; Pendanaan dan Perbendaharaan; Perusahaan; dan Syariah. Perusahaan menawarkan tabungan dan giro; berjangka, fleksibel, dan deposito; dan modal kerja dan investasi, bilateral dan sindikasi, jangka waktu, permintaan, hijau, pensiun, karyawan aktif, dan Pinjaman pelajar; pembiayaan proyek/pembiayaan terstruktur yang terkait dengan keberlanjutan, cerukan, pembiayaan bank berbasis aset dan BPR, dan pembiayaan rantai pasokan; dan kartu kredit. Perusahaan juga menyediakan produk bancassurance dan investasi, seperti reksa dana dan obligasi pemerintah; layanan perbankan syariah; penerbitan LC impor/negosiasi tagihan impor, konsultasi LC ekspor/konfirmasi/penagihan tagihan ekspor, penagihan dokumen, trust receipt/pinjaman perdagangan, pembiayaan perdagangan terstruktur, pembelian piutang, dan layanan bank garansi; dan manajemen likuiditas, internet dan mobile banking, dan layanan pembayaran penagihan. Selain itu, perusahaan menawarkan jasa treasury, seperti valuta asing, derivatif, pasar uang, dan pendapatan tetap. Per 31 Desember 2021, perusahaan mengoperasikan 82 kantor cabang, 349 kantor cabang pembantu, 224 unit ATM dan TCR. Perusahaan ini didirikan pada tahun 1958 dan berkantor pusat di Jakarta, Indonesia. PT Bank BTPN Tbk beroperasi sebagai anak perusahaan Sumitomo Mitsui Banking Corporation.

LinkedIn
WhatsApp
Telegram