Analisa Fundamental Saham BBCA | PT Bank Central Asia Tbk.



Harga Saham BBCA

0
PER
21.75
PBV
4.54

Market Cap.

1192.7 T
ROA
3.79
ROE
20.88

Analisa Fundamental PT Bank Central Asia Tbk.

Analisis Skor

Tier Saham

Saham tier 1 dengan market cap. besar (di atas 40 T)

Net Profit

Perusahaan mencetak laba positif 5 tahun berturut-turut

Earning per Share

Perusahaan mencetak Earning per Share (EPS) positif 5 tahun berturut-turut

Rasio hutang

DER/Rasio hutang kurang dari 1 (0.01 kali modal).

Current ratio

Aset lancar lebih besar dari liabilitas jangka pendek

Net Profit Margin

Profitabilitas baik. Net Profit Margin (NPM) lebih dari 10% (47.98%)

Return on Equity

Profitabilitas baik. Return on Equity (RoE) lebih dari 15% (20.88%)

Buffet's Intrinsic Value

Perusahaan belum melaporkan laporan keuangan terbaru

Price to Book Value

Overvalued. Price to Book Value (PBV) lebih dari 1x valuasi perusahaan (4.54).

Analisa Teknikal PT Bank Central Asia Tbk.

Metode Rekomendasi

MACD

Untuk swing trade jangka menengah
Sell

Stochastic

Untuk scalping jangka pendek
Buy

Bollinger Bands

Untuk swing trade jangka menengah
Buy

Harga Saham PT Bank Central Asia Tbk.


Laporan Keuangan PT Bank Central Asia Tbk.

Laporan Laba Rugi

Laporan laba rugi adalah laporan keuangan yang memberikan gambaran tentang pendapatan, biaya, dan laba atau rugi suatu perusahaan dalam periode waktu tertentu. Laporan ini membantu investor untuk memahami seberapa baik atau buruk kinerja keuangan perusahaan tersebut, apakah perusahaan tersebut menghasilkan laba atau mengalami kerugian, serta sumber-sumber pendapatan dan pengeluaran utama yang mempengaruhi hasil keuangan perusahaan.

Pendapatan adalah total uang yang diperoleh perusahaan dari penjualan produk atau jasa sebelum memperhitungkan biaya produksi dan pengeluaran lainnya. Ini adalah indikator penting untuk mengevaluasi pertumbuhan dan kinerja keuangan perusahaan serta memberikan gambaran kepada investor tentang keberhasilan perusahaan dalam menghasilkan pendapatan dari bisnis intinya.


Pendapatan PT Bank Central Asia Tbk.
Tahun Pendapatan
2025 124.775.109.000.000
2024 120.435.651.000.000
2023 110.217.928.000.000
2022 95.536.088.000.000
2021 80.139.976.000.000
2020 76.706.444.000.000
2019 72.968.338.000.000
2018 64.464.796.000.000
2017 57.925.379.000.000
2016 54.743.742.000.000
2015 48.776.714.000.000
2014 41.910.722.000.000
2013 42.116.915.000.000
2012 35.188.157.000.000
2011 24.142.639.000.000
2010 28.353.168.000.000
2009 25.174.523.000.000
2008 23.179.233.000.000
2007 18.303.648.000.000
2006 19.376.468.000.000
2005 15.102.431.000.000
2004 13.070.848.000.000
2003 13.485.920.000.000
2002 15.053.680.000.000
2001 14.249.753.000.000
2000 11.305.678.000.000

EBITDA (Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization) adalah ukuran kinerja keuangan yang mencerminkan pendapatan operasional perusahaan sebelum memperhitungkan pengaruh bunga, pajak, penyusutan, dan amortisasi. EBITDA membantu investor dalam mengevaluasi efisiensi operasional perusahaan tanpa memperhitungkan faktor non-operasional.


EBITDA PT Bank Central Asia Tbk.
Tahun EBITDA
2025 73.862.911.000.000
2024 70.385.399.000.000
2023 63.391.240.000.000
2022 53.129.223.000.000
2021 48.810.101.000.000
2020 45.512.184.000.000
2019 50.294.262.000.000
2018 45.026.902.000.000
2017 41.769.251.000.000
2016 36.817.879.000.000
2015 34.473.134.000.000
2014 32.813.112.000.000
2013 18.890.942.000.000
2012 15.550.613.000.000
2011 21.350.426.000.000
2010 10.653.269.000.000
2009 8.945.092.000.000
2008 7.720.043.000.000
2007 6.401.630.000.000
2006 6.066.603.000.000
2005 0
2004 0
2003 0
2002 0
2001 0
2000 0

Profit atau yang juga kita kenal dengan laba adalah hal yang menggambarkan manfaat finansial yang diwujudkan ketika pendapatan yang dihasilkan dari aktivitas bisnis melebihi biaya, ongkos, dan pajak yang terlibat dalam menopang aktivitas bisnis yang bersangkutan. Setiap keuntungan yang diperoleh disalurkan kembali ke pemilik bisnis, yang memilih untuk mengantongi uang tunai atau menginvestasikannya kembali ke bisnis. Keuntungan dihitung sebagai pendapatan total dikurangi total biaya.


Net Profit PT Bank Central Asia Tbk.
Tahun Net Profit
2025 57.537.287.000.000
2024 54.836.305.000.000
2023 48.639.122.000.000
2022 40.735.722.000.000
2021 31.440.000.000.000
2020 27.147.000.000.000
2019 28.565.053.000.000
2018 25.855.154.000.000
2017 23.309.994.000.000
2016 20.605.736.000.000
2015 18.018.653.000.000
2014 16.485.858.000.000
2013 14.253.831.000.000
2012 11.721.717.000.000
2011 10.819.309.000.000
2010 8.479.273.000.000
2009 6.807.242.000.000
2008 5.776.139.000.000
2007 4.489.252.000.000
2006 4.242.809.000.000
2005 3.597.400.000.000
2004 3.195.421.000.000
2003 2.390.855.000.000
2002 2.541.552.000.000
2001 3.119.167.000.000
2000 0

Net profit margin (NPM) adalah prosentase laba bersih yang diperoleh perusahaan dari pendapatan setelah mengurangi semua biaya. NPM menggambarkan seberapa efisien perusahaan menghasilkan keuntungan dari pendapatan. Semakin tinggi prosentasenya semakin baik profitabilitas perusahaan.


Net Profit Margin (NPM) PT Bank Central Asia Tbk.
Tahun Net Profit Margin (NPM)
2025 46,00 %
2024 46,00 %
2023 44,00 %
2022 43,00 %
2021 39,00 %
2020 35,00 %
2019 39,00 %
2018 40,00 %
2017 40,00 %
2016 38,00 %
2015 37,00 %
2014 39,00 %
2013 34,00 %
2012 33,00 %
2011 45,00 %
2010 30,00 %
2009 27,00 %
2008 25,00 %
2007 25,00 %
2006 22,00 %
2005 24,00 %
2004 24,00 %
2003 18,00 %
2002 17,00 %
2001 22,00 %
2000 0,00 %

Earning per Share adalah keuntungan perusahaan yang dialokasikan untuk setiap lembar saham biasa yang beredar. Earnings Per Share merupakan sebuah indikator untuk menilai tingkat profitabilitas perusahaan. Semakin tinggi nilai EPS semakin baik perusahaan tersebut dalam menghasilkan laba per lembar sahamnya.


Earning per Share (EPS) PT Bank Central Asia Tbk.
Tahun Earning per Share (EPS)
2025 115
2024 112
2023 100
2022 95
2021 67
2020 57
2019 62
2018 298
2017 262
2016 222
2015 37
2014 34
2013 31
2012 28
2011 25
2010 9
2009 14
2008 0
2007 9
2006 9
2005 7
2004 0
2003 0
2002 0
2001 0
2000 0

Neraca Keuangan

Neraca keuangan adalah laporan keuangan yang memberikan ringkasan mengenai aset, kewajiban, dan ekuitas suatu perusahaan pada suatu titik waktu tertentu. Neraca keuangan ini membantu investor dalam memahami nilai total aset yang dimiliki perusahaan, jumlah kewajiban yang harus dibayar, serta jumlah ekuitas yang dimiliki pemilik perusahaan. Dengan mempelajari neraca keuangan, investor dapat mengevaluasi stabilitas keuangan perusahaan dan melihat sejauh mana perusahaan menggunakan sumber daya yang dimilikinya untuk menghasilkan laba.

Aset merupakan sumber daya dengan nilai ekonomi yang dimiliki atau dikendalikan oleh perusahaan dengan harapan akan memberikan manfaat di masa depan. Aset dilaporkan di neraca perusahaan dan dibeli atau dibuat untuk meningkatkan nilai perusahaan atau menguntungkan operasi perusahaan. Aset dapat dianggap sebagai sesuatu yang dapat menghasilkan arus kas, mengurangi pengeluaran, atau meningkatkan penjualan, terlepas dari apakah itu peralatan produksi atau paten.


Aset PT Bank Central Asia Tbk.
Tahun Aset
2025 1.586.828.536.000.000
2024 1.449.301.328.000.000
2023 1.408.107.010.000.000
2022 1.314.731.674.000.000
2021 1.228.344.680.000.000
2020 1.075.570.256.000.000
2019 918.989.312.000.000
2018 824.787.944.000.000
2017 750.319.671.000.000
2016 676.738.753.000.000
2015 594.372.770.000.000
2014 553.155.534.000.000
2013 496.849.327.000.000
2012 442.994.197.000.000
2011 381.908.353.000.000
2010 324.419.069.000.000
2009 282.392.324.000.000
2008 245.569.856.000.000
2007 218.005.008.000.000
2006 176.798.726.000.000
2005 150.180.752.000.000
2004 149.168.842.000.000
2003 133.260.087.000.000
2002 117.304.586.000.000
2001 103.206.297.000.000
2000 96.188.207.000.000

Modal (equity) dalam konteks keuangan merujuk pada bagian kepemilikan atau klaim pemilik terhadap aset perusahaan setelah dikurangi kewajiban. Dalam istilah sederhana, modal adalah jumlah investasi atau kontribusi pemilik perusahaan yang dapat berupa uang tunai, aset, atau laba yang ditahan. Bagi investor, modal merupakan ukuran penting untuk mengevaluasi sejauh mana pemilik perusahaan memiliki kepentingan dan tanggung jawab terhadap kinerja dan hasil perusahaan.


Modal (Equity) PT Bank Central Asia Tbk.
Tahun Modal (Equity)
2025 281.466.478.000.000
2024 262.640.621.000.000
2023 242.356.256.000.000
2022 221.018.606.000.000
2021 202.712.762.000.000
2020 184.596.326.000.000
2019 174.042.931.000.000
2018 151.659.684.000.000
2017 131.303.555.000.000
2016 112.433.077.000.000
2015 89.369.421.000.000
2014 75.488.159.000.000
2013 62.231.339.000.000
2012 51.826.775.000.000
2011 42.002.916.000.000
2010 34.107.844.000.000
2009 27.856.693.000.000
2008 23.279.310.000.000
2007 20.441.731.000.000
2006 18.067.360.000.000
2005 15.847.154.000.000
2004 13.925.401.000.000
2003 12.625.445.000.000
2002 11.507.910.000.000
2001 9.773.243.000.000
2000 7.005.257.000.000

Piutang adalah jumlah uang yang harus diterima oleh perusahaan dari pelanggan atau pihak lain sebagai pembayaran atas barang atau jasa yang telah disediakan. Piutang dapat menjadi aset yang penting dalam menilai kesehatan keuangan perusahaan serta kemampuannya untuk menghasilkan arus kas yang cukup.


Piutang (Receivables) PT Bank Central Asia Tbk.
Tahun Piutang (Receivables)
2025 25.105.008.000.000
2024 21.630.006.000.000
2023 24.600.718.000.000
2022 16.269.935.000.000
2021 16.375.246.000.000
2020 18.089.504.000.000
2019 16.429.482.000.000
2018 18.883.942.000.000
2017 12.912.044.000.000
2016 3.826.144.000.000
2015 2.541.352.000.000
2014 3.226.980.000.000
2013 2.632.832.000.000
2012 1.946.793.000.000
2011 1.273.598.000.000
2010 534.501.000.000
2009 3.240.427.000.000
2008 4.186.718.000.000
2007 21.821.000.000
2006 42.037.000.000
2005 0
2004 0
2003 0
2002 0
2001 0
2000 0

Investasi jangka pendek adalah jenis investasi dengan jangka waktu singkat (biasanya kurang dari satu tahun) bertujuan untuk mendapatkan keuntungan dalam waktu yang singkat dan risiko yang rendah.


Investasi Jangka Pendek PT Bank Central Asia Tbk.
Tahun Investasi Jangka Pendek
2025 0
2024 0
2023 0
2022 5.462.000.000
2021 0
2020 0
2019 11.820.687.000.000
2018 11.321.625.000.000
2017 36.964.750.000.000
2016 6.597.872.000.000
2015 2.175.918.000.000
2014 65.258.138.000.000
2013 76.423.473.000.000
2012 69.589.625.000.000
2011 91.619.690.000.000
2010 33.400.406.000.000
2009 17.439.949.000.000
2008 14.605.016.000.000
2007 27.260.130.000.000
2006 0
2005 748.505.000.000
2004 381.048.000.000
2003 302.008.000.000
2002 305.120.000.000
2001 301.379.000.000
2000 0

Investasi jangka panjang adalah investasi yang dilakukan untuk jangka waktu yang lama (biasanya lebih dari satu tahun) bertujuan untuk mencapai pertumbuhan nilai investasi yang signifikan dalam jangka panjang. Investasi ini fokus diberikan pada aspek seperti kenaikan harga saham, dividen, atau pertumbuhan nilai aset.


Investasi Jangka Panjang PT Bank Central Asia Tbk.
Tahun Investasi Jangka Panjang
2025 444.741.959.000.000
2024 392.676.574.000.000
2023 327.112.284.000.000
2022 251.128.295.000.000
2021 226.679.579.000.000
2020 195.489.346.000.000
2019 148.892.851.000.000
2018 114.922.487.000.000
2017 137.106.465.000.000
2016 113.836.425.000.000
2015 51.153.115.000.000
2014 0
2013 0
2012 0
2011 0
2010 0
2009 0
2008 0
2007 0
2006 0
2005 0
2004 0
2003 0
2002 0
2001 0
2000 0

Debt/utang adalah sejumlah uang yang dipinjam oleh perusahaan dan harus dikembalikan dalam jangka waktu tertentu dengan membayar bunga. Investor perlu memperhatikan tingkat utang suatu perusahaan dan kemampuannya untuk membayar kembali utang tersebut.


Utang PT Bank Central Asia Tbk.
Tahun Utang
2025 6.078.513.000.000
2024 8.167.127.000.000
2023 13.255.226.000.000
2022 10.009.119.000.000
2021 11.317.453.000.000
2020 12.561.282.000.000
2019 20.572.965.000.000
2018 2.658.210.000.000
2017 3.040.097.000.000
2016 5.120.723.000.000
2015 4.564.302.000.000
2014 2.658.295.000.000
2013 1.887.384.000.000
2012 1.543.036.000.000
2011 975.567.000.000
2010 395.194.000.000
2009 441.038.000.000
2008 882.170.000.000
2007 1.579.297.000.000
2006 739.072.000.000
2005 1.177.755.000.000
2004 909.166.000.000
2003 471.854.000.000
2002 498.737.000.000
2001 1.490.831.000.000
2000 1.892.602.000.000

Laporan Arus Kas

Laporan arus kas adalah laporan keuangan yang menunjukkan aliran masuk dan keluar uang tunai dari aktivitas operasional, investasi, dan pendanaan perusahaan. Investor dapat mempelajari laporan ini untuk melihat bagaimana perusahaan menghasilkan dan menggunakan uang tunai untuk mengevaluasi kesehatan keuangan perusahaan.

Pembayaran dividen adalah pembagian sebagian laba perusahaan kepada para pemegang saham sebagai imbalan atas kepemilikan saham mereka. Dividen biasanya dibayarkan secara tunai atau dalam bentuk saham tambahan, dan menjadi salah satu cara bagi investor untuk mendapatkan pengembalian investasi dari perusahaan di mana mereka memiliki saham.


Pembayaran Dividen PT Bank Central Asia Tbk.
Tahun Pembayaran Dividen
2025 37.595.047.000.000
2024 34.208.826.000.000
2023 26.195.948.000.000
2022 19.107.633.000.000
2021 -13.732.840.000.000
2020 -13.634.221.000.000
2019 -8.752.529.000.000
2018 -6.410.302.000.000
2017 -5.177.553.000.000
2016 -4.314.626.000.000
2015 -3.772.217.000.000
2014 -3.081.876.000.000
2013 -2.859.981.000.000
2012 -2.769.413.000.000
2011 -2.765.455.000.000
2010 -2.741.090.000.000
2009 -3.411.135.000.000
2008 -1.549.623.000.000
2007 -2.087.941.000.000
2006 -1.784.372.000.000
2005 0
2004 0
2003 0
2002 0
2001 0

Capital expenditure adalah pengeluaran perusahaan untuk membeli atau meningkatkan aset jangka panjang seperti tanah, bangunan, atau peralatan. Investor perlu capex untuk mengevaluasi pertumbuhan dan nilai jangka panjang perusahaan.


Capital Expenditure (CAPEX) PT Bank Central Asia Tbk.
Tahun Capital Expenditure (CAPEX)
2025 2.451.210.000.000
2024 4.173.179.000.000
2023 5.099.348.000.000
2022 3.355.006.000.000
2021 3.305.452.000.000
2020 2.673.737.000.000
2019 2.675.281.000.000
2018 2.347.223.000.000
2017 1.736.651.000.000
2016 2.728.366.000.000
2015 2.533.375.000.000
2014 2.661.220.000.000
2013 2.937.296.000.000
2012 3.211.877.000.000
2011 1.727.384.000.000
2010 1.118.823.000.000
2009 930.497.000.000
2008 1.014.455.000.000
2007 441.223.000.000
2006 564.246.000.000
2005 0
2004 0
2003 0
2002 0
2001 0

Free cash flow adalah jumlah uang yang tersisa setelah perusahaan mengeluarkan biaya operasional dan investasi modal yang diperlukan untuk menjaga dan mengembangkan bisnisnya. FCF merupakan indikator penting bagi investor karena mencerminkan kemampuan perusahaan untuk menghasilkan uang tunai yang digunakan untuk membayar dividen, mengurangi utang, atau melakukan investasi tambahan.


Free Cashflow (FCF) PT Bank Central Asia Tbk.
Tahun Free Cashflow (FCF)
2025 59.441.468.000.000
2024 49.647.050.000.000
2023 53.016.118.000.000
2022 30.424.257.000.000
2021 122.880.866.000.000
2020 48.305.138.000.000
2019 49.266.759.000.000
2018 2.565.339.000.000
2017 7.921.976.000.000
2016 40.744.683.000.000
2015 26.925.651.000.000
2014 32.475.307.000.000
2013 -7.127.123.000.000
2012 24.503.167.000.000
2011 -39.998.051.000.000
2010 1.593.139.000.000
2009 26.190.780.000.000
2008 -2.758.219.000.000
2007 8.364.864.000.000
2006 6.527.577.000.000
2005 0
2004 0
2003 0
2002 0
2001 0

Operating cash flow adalah jumlah uang tunai yang dihasilkan atau digunakan oleh perusahaan dari kegiatan operasional utamanya, seperti penjualan produk atau jasa. Operating cashflow penting bagi investor karena angka ini menunjukkan keberlanjutan dan kesehatan keuangan perusahaan dalam menjalankan bisnisnya.


Operating Cashflow PT Bank Central Asia Tbk.
Tahun Operating Cashflow
2025 77.508.785.000.000
2024 53.820.229.000.000
2023 58.115.466.000.000
2022 33.779.263.000.000
2021 126.186.318.000.000
2020 50.978.875.000.000
2019 51.942.040.000.000
2018 4.912.562.000.000
2017 9.658.627.000.000
2016 43.473.049.000.000
2015 29.459.026.000.000
2014 35.136.527.000.000
2013 -4.189.827.000.000
2012 27.715.044.000.000
2011 -38.270.667.000.000
2010 2.711.962.000.000
2009 27.121.277.000.000
2008 -1.743.764.000.000
2007 8.806.087.000.000
2006 7.091.823.000.000
2005 0
2004 0
2003 0
2002 0
2001 0

Dividen adalah pembagian laba kepada pemegang saham berdasarkan banyaknya saham yang dimiliki. Jumlah dividen yang akan dibagikan diusulkan oleh dewan direksi perusahaan dan disetujui di dalam rapat umum pemegang saham (RUPS).


Dividen PT Bank Central Asia Tbk.
Tahun Dividen
2006 145
2007 170
2008 63
2009 140
2010 112
2011 113
2012 113
2013 116
2014 125
2015 153
2016 175
2017 210
2018 260
2019 355
2020 553
2021 457
2022 155
2023 212
2024 227

Rasio Keuangan

Rasio keuangan adalah perbandingan angka-angka keuangan yang digunakan untuk menganalisis kinerja dan kondisi keuangan perusahaan. Rasio ini membantu investor memahami profitabilitas, likuiditas, dan solvabilitas perusahaan untuk membuat keputusan investasi yang lebih terinformasi.

Return On Assets (ROA) menunjukkan seberapa besar kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba dengan menggunakan total aset yang dimiliki perusahaan. ROA yang positif menunjukkan bahwa dari total aset yang dimiliki, perusahaan mampu menghasilkan laba. Semakin besar nilai ROA berarti semakin efektif perusahaan dalam mengelola aset yang dimiliki, dan sebaliknya. ROA yang negatif menunjukkan bahwa perusahaan sedang mengalami kerugian.


Return on Asset PT Bank Central Asia Tbk.
Tahun Return on Asset
2006 2.4%
2007 2.06%
2008 2.35%
2009 2.41%
2010 2.61%
2011 2.83%
2012 2.65%
2013 2.87%
2014 2.98%
2015 3.03%
2016 3.75%
2017 3.11%
2018 3.14%
2019 3.11%
2020 2.53%
2021 2.56%
2022 3.1%
2023 3.46%
2024 3.79%

Return On Equity (ROE) digunakan untuk mengukur seberapa besar keuntungan yang dihasilkan perusahaan dibandingkan dengan modal yang disetor oleh pemegang saham. ROE berguna untuk membandingkan profitabilitas perusahaan dengan perusahaan lain dalam industri yang sama. Nilai ROE yang semakin besar menunjukkan bahwa perusahaan lebih mampu mengelola modal yang dimiliki untuk menghasilkan laba.


Return on Equity PT Bank Central Asia Tbk.
Tahun Return on Equity
2006 23.48%
2007 21.96%
2008 24.81%
2009 24.44%
2010 24.86%
2011 25.76%
2012 22.62%
2013 22.32%
2014 21.22%
2015 20.16%
2016 18.33%
2017 17.75%
2018 17.05%
2019 16.41%
2020 14.7%
2021 15.5%
2022 18.43%
2023 20.07%
2024 20.88%

Pemegang Saham PT Bank Central Asia Tbk.

Nama Jumlah Prosentase
Vera Eve Lim 2,731,601 0.00 %
Gregory Hendra Lembong 1,531,282 0.00 %
Haryanto Tiara Budiman 1,057,378 0.00 %
Frengky Chandra Kusuma 2,429,926 0.00 %
John Kosasih 1,094,492 0.00 %
Antonius Widodo Mulyono 440,838 0.00 %
PT Dwimuria Investama Andalan 67,729,950,000 54.94 %
Robert Budi Hartono 28,135,000 0.02 %
Bambang Hartono 27,025,000 0.02 %
Pihak Afiliasi Pengendali 3,026,977,500 2.46 %
Jahja Setiaatmadja 34,805,144 0.03 %
Armand Wahyudi Hartono 4,256,065 0.00 %
Tan Ho Hien/Subur disebut juga Subur Tan 11,169,044 0.01 %
Rudy Susanto 3,431,711 0.00 %
Lianawaty Suwono 2,840,417 0.00 %
Santoso 3,169,028 0.00 %
Hendra Tanumihardja 193,206 0.00 %
Tonny Kusnadi 7,502,058 0.01 %
Cyrillus Harinowo 0 0.00 %
Raden Pardede 0 0.00 %
Sumantri Slamet 0 0.00 %
Pengendali Saham 0 0.00 %
Non Pengendali Saham 0 0.00 %
Saham Treasury 28,317,500 0.02 %
Masyarakat Warkat 11,248,880 0.01 %
Masyarakat Non Warkat 52,346,743,930 42.46 %

Anak Perusahaan PT Bank Central Asia Tbk.

Nama Lokasi Prosentase
BCA Finance Limited
Money lending dan remittance
Hong Kong 100.00 %
PT Asuransi Jiwa BCA
Asuransi Jiwa
Jakarta 90.00 %
PT Asuransi Umum BCA
Asuransi umum atau kerugian
Jakarta 100.00 %
PT Bank BCA Syariah
perbankan syariah
Jakarta 100.00 %
PT Bank Digital BCA
Perbankan
Jakarta 100.00 %
PT BCA Finance
Pembiayaan investasi, modal kerja, pembiayaan multiguna, sewa operasi, keg pembiayaan lain brdsrkn persetujuan instansi y
Jakarta 100.00 %
PT BCA Sekuritas
Perantara perdagangan efek dan penjamin emisi efek
Jakarta 90.00 %
PT Central Capital Ventura
Modal ventura
Jakarta 100.00 %

Direktur PT Bank Central Asia Tbk.

Nama Jabatan
Gregory Hendra Lembong Presiden Direktur
Armand Wahyudi Hartono Wakil Presiden Direktur
John Kosasih Wakil Presiden Direktur
Tan Ho Hien/Subur atau dipanggil Subur Tan Direktur
Rudy Susanto Direktur
Lianawaty Suwono Direktur
Santoso Direktur
Vera Eve Lim Direktur
Haryanto Tiara Budiman Direktur
Frengky Chandra Kusuma Direktur
Antonius Widodo Mulyono Direktur
Hendra Tanumihardja Direktur

Komisaris PT Bank Central Asia Tbk.

Nama Jabatan
Sumantri Slamet Komisaris
Jahja Setiaatmadja Presiden Komisaris
Tonny Kusnadi Komisaris
Cyrillus Harinowo Komisaris
Raden Pardede Komisaris

Komite Audit PT Bank Central Asia Tbk.

Nama Jabatan
Rallyati A. Wibowo Anggota
Sumantri Slamet Ketua
Fanny Sagitadewi Anggota

Profil PT Bank Central Asia Tbk.

Nama Emiten
PT Bank Central Asia Tbk.
Kode Saham
BBCA
ISIN
ID1000109507
Alamat
Menara BCA, Grand Indonesia Jalan MH Thamrin No. 1 Jakarta 10310
Email
investor_relations@bca.co.id
Situs Web
www.bca.co.id
Papan Pencatatan
Utama
Bidang Usaha Utama
Jasa Perbankan
Sektor
Keuangan
Sub Sektor
Bank
Tentang PT Bank Central Asia Tbk.
PT Bank Central Asia Tbk, bersama dengan anak perusahaannya, menyediakan produk dan layanan perbankan kepada nasabah individu, korporasi, dan usaha kecil dan menengah di Indonesia dan internasional. Menawarkan rekening tabungan; pembiayaan sepeda motor, serta kredit mobil, perumahan, modal kerja, dan investasi; reksa dana dan obligasi; layanan uang elektronik; kartu kredit; layanan pengumpulan bisnis; dan rumah dan eBanking, pengiriman uang, dan layanan pelanggan. Perusahaan juga menyediakan pembiayaan investasi, pembiayaan modal kerja, pembiayaan mobil dan multiguna, sewa operasi, kegiatan pembiayaan lainnya, peminjaman uang dan pengiriman uang, perantara pedagang efek dan penjaminan emisi efek, asuransi umum atau kerugian, asuransi jiwa, perbankan Syariah, dan modal ventura. jasa. Per Desember 2021 telah mengoperasikan 1.334 kantor yang terdiri dari 137 kantor cabang utama; 1.105 kantor cabang pembantu tetap; 70 kantor cabang pembantu keliling; dan 22 kantor fungsional, serta total 18.034 anjungan tunai mandiri (ATM) yang terdiri dari mesin daur ulang uang tunai dan ATM multi fungsi. PT Bank Central Asia Tbk didirikan pada tahun 1955 dan berkantor pusat di Jakarta, Indonesia. PT Bank Central Asia Tbk merupakan anak perusahaan dari PT Dwimuria Investama Andalan.

LinkedIn
WhatsApp
Telegram