Analisa Fundamental Saham BMAS | PT Bank Maspion Indonesia Tbk.



Harga Saham BMAS

500
PER
-42.83
PBV
1.64

Market Cap.

10.6 T
ROA
-1.11
ROE
-3.82

Analisa Fundamental PT Bank Maspion Indonesia Tbk.

Analisis Skor

Net Profit

Perusahaan mencetak laba positif 5 tahun berturut-turut

Rasio hutang

DER/Rasio hutang kurang dari 1 (0 kali modal).

Tier Saham

Saham tier 2 dengan market cap. menengah (di atas 1 T)

Current ratio

Aset lancar lebih kecil dari liabilitas jangka pendek

Net Profit Margin

Profitabilitas kurang baik. Net Profit Margin (NPM) kurang dari 10% (2.26%)

Return on Equity

Profitabilitas kurang baik. Return on Equity (RoE) kurang dari 15% (-3.82%)

Buffet's Intrinsic Value

Perusahaan belum melaporkan laporan keuangan terbaru

Price to Book Value

Overvalued. Price to Book Value (PBV) lebih dari 1x valuasi perusahaan (1.64).

Earning per Share

Perusahaan belum mencetak Earning per Share (EPS) positif selama 3 tahun berturut-turut

Analisa Teknikal PT Bank Maspion Indonesia Tbk.

Metode Rekomendasi

MACD

Untuk swing trade jangka menengah
Sell

Stochastic

Untuk scalping jangka pendek
Sell

Bollinger Bands

Untuk swing trade jangka menengah
Neutral

Harga Saham PT Bank Maspion Indonesia Tbk.


Laporan Keuangan PT Bank Maspion Indonesia Tbk.

Laporan Laba Rugi

Laporan laba rugi adalah laporan keuangan yang memberikan gambaran tentang pendapatan, biaya, dan laba atau rugi suatu perusahaan dalam periode waktu tertentu. Laporan ini membantu investor untuk memahami seberapa baik atau buruk kinerja keuangan perusahaan tersebut, apakah perusahaan tersebut menghasilkan laba atau mengalami kerugian, serta sumber-sumber pendapatan dan pengeluaran utama yang mempengaruhi hasil keuangan perusahaan.

Pendapatan adalah total uang yang diperoleh perusahaan dari penjualan produk atau jasa sebelum memperhitungkan biaya produksi dan pengeluaran lainnya. Ini adalah indikator penting untuk mengevaluasi pertumbuhan dan kinerja keuangan perusahaan serta memberikan gambaran kepada investor tentang keberhasilan perusahaan dalam menghasilkan pendapatan dari bisnis intinya.


Pendapatan PT Bank Maspion Indonesia Tbk.
Tahun Pendapatan
2024 1.555.566.330.000
2023 1.254.090.609.000
2022 1.001.503.117.000
2021 957.752.155.000
2020 697.888.295.000
2019 632.001.941.000
2018 542.433.413.000
2017 535.012.105.000
2016 562.570.519.000
2015 523.137.221.000
2014 441.651.039.000
2013 365.084.301.000
2012 294.194.066.000
2011 273.791.026.000
2010 240.178.738.000
2009 239.149.663.000
2008 209.566.380.000

EBITDA (Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization) adalah ukuran kinerja keuangan yang mencerminkan pendapatan operasional perusahaan sebelum memperhitungkan pengaruh bunga, pajak, penyusutan, dan amortisasi. EBITDA membantu investor dalam mengevaluasi efisiensi operasional perusahaan tanpa memperhitungkan faktor non-operasional.


EBITDA PT Bank Maspion Indonesia Tbk.
Tahun EBITDA
2024 -285.598.730.000
2023 99.507.716.000
2022 165.436.238.000
2021 114.734.560.000
2020 100.393.717.000
2019 89.698.091.000
2018 104.480.820.000
2017 102.129.066.000
2016 105.731.141.000
2015 64.451.098.000
2014 43.132.227.000
2013 49.873.667.000
2012 37.503.356.000
2011 0
2010 0
2009 0
2008 0

Profit atau yang juga kita kenal dengan laba adalah hal yang menggambarkan manfaat finansial yang diwujudkan ketika pendapatan yang dihasilkan dari aktivitas bisnis melebihi biaya, ongkos, dan pajak yang terlibat dalam menopang aktivitas bisnis yang bersangkutan. Setiap keuntungan yang diperoleh disalurkan kembali ke pemilik bisnis, yang memilih untuk mengantongi uang tunai atau menginvestasikannya kembali ke bisnis. Keuntungan dihitung sebagai pendapatan total dikurangi total biaya.


Net Profit PT Bank Maspion Indonesia Tbk.
Tahun Net Profit
2024 -247.211.570.000
2023 63.253.410.000
2022 114.940.964.000
2021 80.162.068.000
2020 66.986.471.000
2019 59.746.814.000
2018 71.013.866.000
2017 69.497.192.000
2016 68.157.510.000
2015 40.189.822.000
2014 25.172.604.000
2013 31.459.486.000
2012 23.654.038.000
2011 0
2010 0
2009 0
2008 0

Net profit margin (NPM) adalah prosentase laba bersih yang diperoleh perusahaan dari pendapatan setelah mengurangi semua biaya. NPM menggambarkan seberapa efisien perusahaan menghasilkan keuntungan dari pendapatan. Semakin tinggi prosentasenya semakin baik profitabilitas perusahaan.


Net Profit Margin (NPM) PT Bank Maspion Indonesia Tbk.
Tahun Net Profit Margin (NPM)
2024 -16,00 %
2023 5,00 %
2022 11,00 %
2021 8,00 %
2020 10,00 %
2019 9,00 %
2018 13,00 %
2017 13,00 %
2016 12,00 %
2015 8,00 %
2014 6,00 %
2013 9,00 %
2012 8,00 %
2011 0,00 %
2010 0,00 %
2009 0,00 %
2008 0,00 %

Earning per Share adalah keuntungan perusahaan yang dialokasikan untuk setiap lembar saham biasa yang beredar. Earnings Per Share merupakan sebuah indikator untuk menilai tingkat profitabilitas perusahaan. Semakin tinggi nilai EPS semakin baik perusahaan tersebut dalam menghasilkan laba per lembar sahamnya.


Earning per Share (EPS) PT Bank Maspion Indonesia Tbk.
Tahun Earning per Share (EPS)
2024 0
2023 0
2022 3
2021 4
2020 3
2019 2
2018 4
2017 2
2016 3
2015 3
2014 0
2013 1
2012 0
2011 0
2010 0
2009 0
2008 0

Neraca Keuangan

Neraca keuangan adalah laporan keuangan yang memberikan ringkasan mengenai aset, kewajiban, dan ekuitas suatu perusahaan pada suatu titik waktu tertentu. Neraca keuangan ini membantu investor dalam memahami nilai total aset yang dimiliki perusahaan, jumlah kewajiban yang harus dibayar, serta jumlah ekuitas yang dimiliki pemilik perusahaan. Dengan mempelajari neraca keuangan, investor dapat mengevaluasi stabilitas keuangan perusahaan dan melihat sejauh mana perusahaan menggunakan sumber daya yang dimilikinya untuk menghasilkan laba.

Aset merupakan sumber daya dengan nilai ekonomi yang dimiliki atau dikendalikan oleh perusahaan dengan harapan akan memberikan manfaat di masa depan. Aset dilaporkan di neraca perusahaan dan dibeli atau dibuat untuk meningkatkan nilai perusahaan atau menguntungkan operasi perusahaan. Aset dapat dianggap sebagai sesuatu yang dapat menghasilkan arus kas, mengurangi pengeluaran, atau meningkatkan penjualan, terlepas dari apakah itu peralatan produksi atau paten.


Aset PT Bank Maspion Indonesia Tbk.
Tahun Aset
2024 22.305.050.012.000
2023 19.665.962.966.000
2022 14.956.302.274.000
2021 14.234.358.584.000
2020 10.110.519.691.000
2019 7.569.580.138.000
2018 6.694.023.677.000
2017 6.054.845.282.000
2016 5.481.518.940.000
2015 5.343.936.388.000
2014 4.828.575.431.000
2013 4.170.423.536.000
2012 3.403.282.701.000
2011 2.797.581.866.000
2010 2.250.800.101.000
2009 2.324.556.160.000
2008 1.981.048.391.000

Modal (equity) dalam konteks keuangan merujuk pada bagian kepemilikan atau klaim pemilik terhadap aset perusahaan setelah dikurangi kewajiban. Dalam istilah sederhana, modal adalah jumlah investasi atau kontribusi pemilik perusahaan yang dapat berupa uang tunai, aset, atau laba yang ditahan. Bagi investor, modal merupakan ukuran penting untuk mengevaluasi sejauh mana pemilik perusahaan memiliki kepentingan dan tanggung jawab terhadap kinerja dan hasil perusahaan.


Modal (Equity) PT Bank Maspion Indonesia Tbk.
Tahun Modal (Equity)
2024 6.463.586.853.000
2023 6.722.657.517.000
2022 3.152.614.148.000
2021 1.331.210.939.000
2020 1.284.262.093.000
2019 1.228.931.584.000
2018 1.200.740.595.000
2017 1.162.157.388.000
2016 1.111.612.136.000
2015 848.006.715.000
2014 646.125.960.000
2013 637.034.971.000
2012 369.897.628.000
2011 368.543.590.000
2010 230.859.123.000
2009 207.582.485.000
2008 191.268.706.000

Piutang adalah jumlah uang yang harus diterima oleh perusahaan dari pelanggan atau pihak lain sebagai pembayaran atas barang atau jasa yang telah disediakan. Piutang dapat menjadi aset yang penting dalam menilai kesehatan keuangan perusahaan serta kemampuannya untuk menghasilkan arus kas yang cukup.


Piutang (Receivables) PT Bank Maspion Indonesia Tbk.
Tahun Piutang (Receivables)
2024 86.346.897.000
2023 88.706.208.000
2022 73.679.589.000
2021 62.307.298.000
2020 40.460.065.000
2019 23.609.015.000
2018 20.834.710.000
2017 19.778.552.000
2016 18.177.887.000
2015 19.924.001.000
2014 13.784.857.000
2013 12.931.563.000
2012 10.607.567.000
2011 0
2010 0
2009 0
2008 0

Investasi jangka pendek adalah jenis investasi dengan jangka waktu singkat (biasanya kurang dari satu tahun) bertujuan untuk mendapatkan keuntungan dalam waktu yang singkat dan risiko yang rendah.


Investasi Jangka Pendek PT Bank Maspion Indonesia Tbk.
Tahun Investasi Jangka Pendek
2024 0
2023 -2.791.404.384.001
2022 0
2021 0
2020 0
2019 0
2018 241.209.126.000
2017 379.408.743.000
2016 134.563.160.000
2015 4.482.000
2014 332.756.394.000
2013 270.935.545.000
2012 245.604.132.000
2011 258.798.390.000
2010 156.312.005.000
2009 254.732.562.000
2008 100.716.175.000

Investasi jangka panjang adalah investasi yang dilakukan untuk jangka waktu yang lama (biasanya lebih dari satu tahun) bertujuan untuk mencapai pertumbuhan nilai investasi yang signifikan dalam jangka panjang. Investasi ini fokus diberikan pada aspek seperti kenaikan harga saham, dividen, atau pertumbuhan nilai aset.


Investasi Jangka Panjang PT Bank Maspion Indonesia Tbk.
Tahun Investasi Jangka Panjang
2024 3.015.139.404.000
2023 2.431.540.231.000
2022 2.427.146.339.000
2021 1.885.082.554.000
2020 715.192.869.000
2019 185.268.217.000
2018 0
2017 168.176.732.000
2016 383.510.791.000
2015 99.275.337.000
2014 0
2013 0
2012 0
2011 0
2010 0
2009 0
2008 0

Debt/utang adalah sejumlah uang yang dipinjam oleh perusahaan dan harus dikembalikan dalam jangka waktu tertentu dengan membayar bunga. Investor perlu memperhatikan tingkat utang suatu perusahaan dan kemampuannya untuk membayar kembali utang tersebut.


Utang PT Bank Maspion Indonesia Tbk.
Tahun Utang
2024 0
2023 1.678.600.038.000
2022 718.294.477.000
2021 745.233.041.000
2020 494.711.562.000
2019 434.475.861.000
2018 0
2017 0
2016 0
2015 0
2014 0
2013 0
2012 0
2011 0
2010 0
2009 0
2008 0

Laporan Arus Kas

Laporan arus kas adalah laporan keuangan yang menunjukkan aliran masuk dan keluar uang tunai dari aktivitas operasional, investasi, dan pendanaan perusahaan. Investor dapat mempelajari laporan ini untuk melihat bagaimana perusahaan menghasilkan dan menggunakan uang tunai untuk mengevaluasi kesehatan keuangan perusahaan.

Pembayaran dividen adalah pembagian sebagian laba perusahaan kepada para pemegang saham sebagai imbalan atas kepemilikan saham mereka. Dividen biasanya dibayarkan secara tunai atau dalam bentuk saham tambahan, dan menjadi salah satu cara bagi investor untuk mendapatkan pengembalian investasi dari perusahaan di mana mereka memiliki saham.


Pembayaran Dividen PT Bank Maspion Indonesia Tbk.
Tahun Pembayaran Dividen
2024 0
2023 0
2022 0
2021 -33.325.961.000
2020 -33.325.961.000
2019 -35.547.692.000
2018 -35.547.692.000
2017 -35.547.692.000
2016 -35.547.692.000
2015 -12.361.710.000
2014 -15.700.000.000
2013 0
2012 -22.300.000.000

Capital expenditure adalah pengeluaran perusahaan untuk membeli atau meningkatkan aset jangka panjang seperti tanah, bangunan, atau peralatan. Investor perlu capex untuk mengevaluasi pertumbuhan dan nilai jangka panjang perusahaan.


Capital Expenditure (CAPEX) PT Bank Maspion Indonesia Tbk.
Tahun Capital Expenditure (CAPEX)
2024 19.981.705.000
2023 15.398.991.000
2022 29.133.345.000
2021 4.551.687.000
2020 8.194.206.000
2019 7.932.172.000
2018 4.769.441.000
2017 185.752.256.000
2016 6.023.728.000
2015 11.725.445.000
2014 29.099.128.000
2013 11.262.838.000
2012 23.961.901.000

Free cash flow adalah jumlah uang yang tersisa setelah perusahaan mengeluarkan biaya operasional dan investasi modal yang diperlukan untuk menjaga dan mengembangkan bisnisnya. FCF merupakan indikator penting bagi investor karena mencerminkan kemampuan perusahaan untuk menghasilkan uang tunai yang digunakan untuk membayar dividen, mengurangi utang, atau melakukan investasi tambahan.


Free Cashflow (FCF) PT Bank Maspion Indonesia Tbk.
Tahun Free Cashflow (FCF)
2024 -322.077.986.000
2023 -3.206.285.853.000
2022 -1.549.468.331.000
2021 2.621.189.025.000
2020 853.199.037.000
2019 134.342.972.000
2018 358.400.424.000
2017 -216.290.893.000
2016 -194.389.281.000
2015 -577.069.958.000
2014 406.305.311.000
2013 255.634.722.000
2012 -42.763.295.000

Operating cash flow adalah jumlah uang tunai yang dihasilkan atau digunakan oleh perusahaan dari kegiatan operasional utamanya, seperti penjualan produk atau jasa. Operating cashflow penting bagi investor karena angka ini menunjukkan keberlanjutan dan kesehatan keuangan perusahaan dalam menjalankan bisnisnya.


Operating Cashflow PT Bank Maspion Indonesia Tbk.
Tahun Operating Cashflow
2024 -302.096.281.000
2023 -3.190.886.862.000
2022 -1.520.334.986.000
2021 2.625.740.712.000
2020 861.393.243.000
2019 142.275.144.000
2018 363.169.865.000
2017 -30.538.637.000
2016 -188.365.553.000
2015 -565.344.513.000
2014 435.404.439.000
2013 266.897.560.000
2012 -18.801.394.000

Dividen adalah pembagian laba kepada pemegang saham berdasarkan banyaknya saham yang dimiliki. Jumlah dividen yang akan dibagikan diusulkan oleh dewan direksi perusahaan dan disetujui di dalam rapat umum pemegang saham (RUPS).


Dividen PT Bank Maspion Indonesia Tbk.
Tahun Dividen
2012 0
2013 0
2014 1
2015 1
2016 0
2017 0
2018 3
2019 3
2020 0
2021 2
2022 0
2023 0
2024 0

Rasio Keuangan

Rasio keuangan adalah perbandingan angka-angka keuangan yang digunakan untuk menganalisis kinerja dan kondisi keuangan perusahaan. Rasio ini membantu investor memahami profitabilitas, likuiditas, dan solvabilitas perusahaan untuk membuat keputusan investasi yang lebih terinformasi.

Return On Assets (ROA) menunjukkan seberapa besar kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba dengan menggunakan total aset yang dimiliki perusahaan. ROA yang positif menunjukkan bahwa dari total aset yang dimiliki, perusahaan mampu menghasilkan laba. Semakin besar nilai ROA berarti semakin efektif perusahaan dalam mengelola aset yang dimiliki, dan sebaliknya. ROA yang negatif menunjukkan bahwa perusahaan sedang mengalami kerugian.


Return on Asset PT Bank Maspion Indonesia Tbk.
Tahun Return on Asset
2012 0.7%
2013 0.76%
2014 0.52%
2015 0.78%
2016 1.29%
2017 1.22%
2018 1.12%
2019 0.83%
2020 0.69%
2021 0.58%
2022 0.77%
2023 0.32%
2024 -1.11%

Return On Equity (ROE) digunakan untuk mengukur seberapa besar keuntungan yang dihasilkan perusahaan dibandingkan dengan modal yang disetor oleh pemegang saham. ROE berguna untuk membandingkan profitabilitas perusahaan dengan perusahaan lain dalam industri yang sama. Nilai ROE yang semakin besar menunjukkan bahwa perusahaan lebih mampu mengelola modal yang dimiliki untuk menghasilkan laba.


Return on Equity PT Bank Maspion Indonesia Tbk.
Tahun Return on Equity
2012 6.39%
2013 4.94%
2014 3.84%
2015 4.74%
2016 6.13%
2017 5.98%
2018 5.91%
2019 4.86%
2020 5.22%
2021 6.02%
2022 3.65%
2023 0.94%
2024 -3.82%

Pemegang Saham PT Bank Maspion Indonesia Tbk.

Nama Jumlah Prosentase
PT Alim Investindo 1,870,763,156 10.33 %
KASIKORN VISION FINANCIAL COMPANY PTE. LTD. 14,590,476,265 80.60 %
KASIKORNBANK PUBLIC COMPANY LIMITED 443,901,808 2.45 %
Iis Herijati 4,600 0.00 %
PT KASIKORN VISION FINANCIAL INDONESIA 181,026,624 1.00 %
Pengendali Saham 0 0.00 %
Non Pengendali Saham 0 0.00 %
Saham Treasury 0 0.00 %
Masyarakat Warkat 0 0.00 %
Masyarakat Non Warkat 1,016,489,851 5.62 %

Anak Perusahaan PT Bank Maspion Indonesia Tbk.

Nama Lokasi Prosentase

Direktur PT Bank Maspion Indonesia Tbk.

Nama Jabatan
Kasemsri Charoensiddhi Direktur Utama
Junita Wangsadinata Direktur
Iis Herijati Direktur
Viktor Ebenheizer Fanggidae Direktur
Jeffrey Bob Karman Direktur

Komisaris PT Bank Maspion Indonesia Tbk.

Nama Jabatan
Chat Luangarpa Komisaris Utama
Diana Alim Komisaris
Rony Teja Sukamana Komisaris
Alan Jenviphakul Komisaris
Pardi Kendy Komisaris

Komite Audit PT Bank Maspion Indonesia Tbk.

Nama Jabatan
Alan Jenviphakul Ketua

Profil PT Bank Maspion Indonesia Tbk.

Nama Emiten
PT Bank Maspion Indonesia Tbk.
Kode Saham
BMAS
ISIN
ID1000128200
Alamat
Pakuwon Tower, Tunjungan Plaza 6 Lantai 32 & 33, Jln. Embong Malang No. 21 - 31, Surabaya
Email
corsec@bankmaspion.co.id
Situs Web
www.bankmaspion.co.id
Papan Pencatatan
Pengembangan
Bidang Usaha Utama
Jasa perbankan
Sektor
Keuangan
Sub Sektor
Bank
Tentang PT Bank Maspion Indonesia Tbk.
PT Bank Maspion Indonesia Tbk menyediakan berbagai produk dan layanan perbankan. Menawarkan tabungan dan giro; produk simpanan; pinjaman modal kerja, investasi, konsumer, dan pribadi umum; layanan pengiriman uang; dan layanan pembiayaan perdagangan, seperti letter of credit dan layanan garansi bank. Perusahaan juga menyediakan anjungan tunai mandiri (ATM), Internet dan perbankan seluler, penggajian, brankas, dan layanan transfer. Per 31 Desember 2021 memiliki 12 kantor cabang, 25 kantor cabang pembantu, 7 kantor kas, 2 kantor fungsional usaha kecil dan menengah, 7 kas keliling, 70 ATM, dan 4 mesin daur ulang uang tunai yang berlokasi di Surabaya, Jakarta, Tangerang, Semarang , Denpasar, Medan, Bandung, Makassar, Malang, Solo, Purwokerto, dan Palembang. Perusahaan ini didirikan pada tahun 1989 dan berkantor pusat di Surabaya, Indonesia. PT Bank Maspion Indonesia Tbk beroperasi sebagai anak perusahaan PT Alim Investindo.

LinkedIn
WhatsApp
Telegram