Analisa Fundamental Saham GIAA | Garuda Indonesia (Persero) Tbk



Harga Saham GIAA

53
PER
-4.29
PBV
-0.24

Market Cap.

311949473
ROA
-1.1
ROE
5.51

Analisa Fundamental Garuda Indonesia (Persero) Tbk

Analisis Skor

Rasio hutang

DER/Rasio hutang kurang dari 1 (-2.67 kali modal).

Price to Book Value

Undervalued. Price to Book Value (PBV) lebih rendah dari valuasi perusahaan (-0.24).

Tier Saham

Saham tier 3 dengan market cap. kecil (di bawah 1 T)

Net Profit

Perusahaan belum mencetak laba positif selama 3 tahun berturut-turut

Current ratio

Aset lancar lebih kecil dari liabilitas jangka pendek

Net Profit Margin

Profitabilitas kurang baik. Net Profit Margin (NPM) kurang dari 10% (-1.61%)

Return on Equity

Profitabilitas kurang baik. Return on Equity (RoE) kurang dari 15% (5.51%)

Buffet's Intrinsic Value

Perusahaan belum melaporkan laporan keuangan terbaru

Earning per Share

Perusahaan belum mencetak Earning per Share (EPS) positif selama 3 tahun berturut-turut

Analisa Teknikal Garuda Indonesia (Persero) Tbk

Metode Rekomendasi

MACD

Untuk swing trade jangka menengah
Sell

Stochastic

Untuk scalping jangka pendek
Neutral

Bollinger Bands

Untuk swing trade jangka menengah
Neutral

Harga Saham Garuda Indonesia (Persero) Tbk


Laporan Keuangan Garuda Indonesia (Persero) Tbk

Laporan Laba Rugi

Laporan laba rugi adalah laporan keuangan yang memberikan gambaran tentang pendapatan, biaya, dan laba atau rugi suatu perusahaan dalam periode waktu tertentu. Laporan ini membantu investor untuk memahami seberapa baik atau buruk kinerja keuangan perusahaan tersebut, apakah perusahaan tersebut menghasilkan laba atau mengalami kerugian, serta sumber-sumber pendapatan dan pengeluaran utama yang mempengaruhi hasil keuangan perusahaan.

Pendapatan adalah total uang yang diperoleh perusahaan dari penjualan produk atau jasa sebelum memperhitungkan biaya produksi dan pengeluaran lainnya. Ini adalah indikator penting untuk mengevaluasi pertumbuhan dan kinerja keuangan perusahaan serta memberikan gambaran kepada investor tentang keberhasilan perusahaan dalam menghasilkan pendapatan dari bisnis intinya.


Pendapatan Garuda Indonesia (Persero) Tbk
Tahun Pendapatan
2024 3.416.526.383
2023 2.936.631.094
2022 2.100.079.558
2021 1.336.678.470
2020 1.492.331.099
2019 4.572.638.083
2018 4.373.177.070
2017 4.177.325.781
2016 3.863.921.565
2015 3.814.989.745
2014 3.933.530.272
2013 3.716.076.586
2012 3.472.468.962
2011 2.738.527.140
2010 1.967.375.674
2009 1.717.829.417
2008 1.590.948.919
2007 1.348.059.826
2006 1.215.087.366
2005 1.133.699.417
2004 9.604.544.565.000

EBITDA (Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization) adalah ukuran kinerja keuangan yang mencerminkan pendapatan operasional perusahaan sebelum memperhitungkan pengaruh bunga, pajak, penyusutan, dan amortisasi. EBITDA membantu investor dalam mengevaluasi efisiensi operasional perusahaan tanpa memperhitungkan faktor non-operasional.


EBITDA Garuda Indonesia (Persero) Tbk
Tahun EBITDA
2024 421.793.959
2023 711.464.217
2022 96.091.182
2021 -3.933.925.355
2020 -1.159.560.000
2019 217.955.455
2018 -139.470.464
2017 -40.203.978
2016 125.655.909
2015 195.929.060
2014 -359.335.010
2013 96.927.595
2012 196.521.236
2011 113.215.183
2010 193.983.527
2009 291.624.560
2008 239.745.304
2007 74.398.558
2006 24.770.304
2005 -22.426.766
2004 0

Profit atau yang juga kita kenal dengan laba adalah hal yang menggambarkan manfaat finansial yang diwujudkan ketika pendapatan yang dihasilkan dari aktivitas bisnis melebihi biaya, ongkos, dan pajak yang terlibat dalam menopang aktivitas bisnis yang bersangkutan. Setiap keuntungan yang diperoleh disalurkan kembali ke pemilik bisnis, yang memilih untuk mengantongi uang tunai atau menginvestasikannya kembali ke bisnis. Keuntungan dihitung sebagai pendapatan total dikurangi total biaya.


Net Profit Garuda Indonesia (Persero) Tbk
Tahun Net Profit
2024 -72.709.450
2023 250.046.769
2022 3.737.905.012
2021 -4.174.004.768
2020 -2.443.042.762
2019 -38.936.612
2018 809.846
2017 -216.582.416
2016 8.069.365
2015 76.480.236
2014 -373.041.305
2013 11.038.843
2012 110.598.370
2011 88.930.492
2010 56.552.747
2009 108.075.150
2008 60.587.105
2007 27.475.714
2006 -21.934.650
2005 -70.223.577
2004 0

Net profit margin (NPM) adalah prosentase laba bersih yang diperoleh perusahaan dari pendapatan setelah mengurangi semua biaya. NPM menggambarkan seberapa efisien perusahaan menghasilkan keuntungan dari pendapatan. Semakin tinggi prosentasenya semakin baik profitabilitas perusahaan.


Net Profit Margin (NPM) Garuda Indonesia (Persero) Tbk
Tahun Net Profit Margin (NPM)
2024 -2,00 %
2023 9,00 %
2022 178,00 %
2021 -312,00 %
2020 -164,00 %
2019 -1,00 %
2018 0,00 %
2017 -5,00 %
2016 0,00 %
2015 2,00 %
2014 -9,00 %
2013 0,00 %
2012 3,00 %
2011 3,00 %
2010 3,00 %
2009 6,00 %
2008 4,00 %
2007 2,00 %
2006 -2,00 %
2005 -6,00 %
2004 0,00 %

Earning per Share adalah keuntungan perusahaan yang dialokasikan untuk setiap lembar saham biasa yang beredar. Earnings Per Share merupakan sebuah indikator untuk menilai tingkat profitabilitas perusahaan. Semakin tinggi nilai EPS semakin baik perusahaan tersebut dalam menghasilkan laba per lembar sahamnya.


Earning per Share (EPS) Garuda Indonesia (Persero) Tbk
Tahun Earning per Share (EPS)
2024 0
2023 0
2022 0
2021 -1.383
2020 -758
2019 -62
2018 65
2017 2
2016 30
2015 13
2014 -76
2013 18
2012 22
2011 22
2010 0
2009 0
2008 0
2007 0
2006 0
2005 0
2004 0

Neraca Keuangan

Neraca keuangan adalah laporan keuangan yang memberikan ringkasan mengenai aset, kewajiban, dan ekuitas suatu perusahaan pada suatu titik waktu tertentu. Neraca keuangan ini membantu investor dalam memahami nilai total aset yang dimiliki perusahaan, jumlah kewajiban yang harus dibayar, serta jumlah ekuitas yang dimiliki pemilik perusahaan. Dengan mempelajari neraca keuangan, investor dapat mengevaluasi stabilitas keuangan perusahaan dan melihat sejauh mana perusahaan menggunakan sumber daya yang dimilikinya untuk menghasilkan laba.

Aset merupakan sumber daya dengan nilai ekonomi yang dimiliki atau dikendalikan oleh perusahaan dengan harapan akan memberikan manfaat di masa depan. Aset dilaporkan di neraca perusahaan dan dibeli atau dibuat untuk meningkatkan nilai perusahaan atau menguntungkan operasi perusahaan. Aset dapat dianggap sebagai sesuatu yang dapat menghasilkan arus kas, mengurangi pengeluaran, atau meningkatkan penjualan, terlepas dari apakah itu peralatan produksi atau paten.


Aset Garuda Indonesia (Persero) Tbk
Tahun Aset
2024 6.618.614.941
2023 6.727.645.053
2022 6.235.010.979
2021 7.192.745.360
2020 10.789.980.407
2019 4.455.675.774
2018 4.371.659.686
2017 3.763.292.093
2016 3.737.569.390
2015 3.310.010.986
2014 3.100.815.978
2013 2.953.784.952
2012 2.517.997.766
2011 1.988.300.366
2010 1.499.162.166
2009 1.570.537.105
2008 1.182.840.535
2007 1.053.785.453
2006 898.811.829
2005 787.176.772
2004 8.255.091.313.000

Modal (equity) dalam konteks keuangan merujuk pada bagian kepemilikan atau klaim pemilik terhadap aset perusahaan setelah dikurangi kewajiban. Dalam istilah sederhana, modal adalah jumlah investasi atau kontribusi pemilik perusahaan yang dapat berupa uang tunai, aset, atau laba yang ditahan. Bagi investor, modal merupakan ukuran penting untuk mengevaluasi sejauh mana pemilik perusahaan memiliki kepentingan dan tanggung jawab terhadap kinerja dan hasil perusahaan.


Modal (Equity) Garuda Indonesia (Persero) Tbk
Tahun Modal (Equity)
2024 -1.319.475.531
2023 -1.247.379.312
2022 -1.498.020.900
2021 -6.072.342.272
2020 -1.919.685.359
2019 694.997.332
2018 863.385.232
2017 894.781.705
2016 992.805.948
2015 933.520.756
2014 903.938.603
2013 1.115.677.977
2012 1.113.089.150
2011 831.557.056
2010 379.261.608
2009 341.012.892
2008 23.043.950
2007 194.752.843
2006 83.596.076
2005 46.572.951
2004 1.209.737.309.000

Piutang adalah jumlah uang yang harus diterima oleh perusahaan dari pelanggan atau pihak lain sebagai pembayaran atas barang atau jasa yang telah disediakan. Piutang dapat menjadi aset yang penting dalam menilai kesehatan keuangan perusahaan serta kemampuannya untuk menghasilkan arus kas yang cukup.


Piutang (Receivables) Garuda Indonesia (Persero) Tbk
Tahun Piutang (Receivables)
2024 168.600.688
2023 149.519.356
2022 114.311.116
2021 96.538.431
2020 121.290.001
2019 348.489.864
2018 409.617.323
2017 3.110.351.000
2016 223.256.907
2015 124.713.488
2014 123.140.916
2013 149.503.247
2012 -12.999.438
2011 -8.765.026
2010 143.678.694
2009 114.843.459
2008 81.266.386
2007 0
2006 93.936.588
2005 91.316.475
2004 1.216.711.993.000

Investasi jangka pendek adalah jenis investasi dengan jangka waktu singkat (biasanya kurang dari satu tahun) bertujuan untuk mendapatkan keuntungan dalam waktu yang singkat dan risiko yang rendah.


Investasi Jangka Pendek Garuda Indonesia (Persero) Tbk
Tahun Investasi Jangka Pendek
2024 9.610.380
2023 -351.509.413
2022 3.897.530
2021 -277.920.154
2020 -426.433.822
2019 -130.024.991
2018 -120.474.956
2017 -94.101.772
2016 -80.802.853
2015 -81.622.291
2014 -54.334.159
2013 -77.016.300
2012 -65.352.351
2011 -352.439.500
2010 0
2009 1.167.099
2008 1.321.299
2007 1.237.357
2006 61.026.457
2005 1.122.000
2004 28.697.060.000

Investasi jangka panjang adalah investasi yang dilakukan untuk jangka waktu yang lama (biasanya lebih dari satu tahun) bertujuan untuk mencapai pertumbuhan nilai investasi yang signifikan dalam jangka panjang. Investasi ini fokus diberikan pada aspek seperti kenaikan harga saham, dividen, atau pertumbuhan nilai aset.


Investasi Jangka Panjang Garuda Indonesia (Persero) Tbk
Tahun Investasi Jangka Panjang
2024 0
2023 0
2022 0
2021 0
2020 0
2019 0
2018 18.452.285
2017 4.958.535
2016 4.745.262
2015 4.432.337
2014 0
2013 0
2012 0
2011 0
2010 0
2009 0
2008 0
2007 0
2006 0
2005 0
2004 0

Debt/utang adalah sejumlah uang yang dipinjam oleh perusahaan dan harus dikembalikan dalam jangka waktu tertentu dengan membayar bunga. Investor perlu memperhatikan tingkat utang suatu perusahaan dan kemampuannya untuk membayar kembali utang tersebut.


Utang Garuda Indonesia (Persero) Tbk
Tahun Utang
2024 1.696.245.431
2023 1.623.752.313
2022 1.596.057.706
2021 3.947.973.018
2020 3.272.422.703
2019 1.783.349.343
2018 2.235.453.523
2017 1.648.565.186
2016 1.555.478.709
2015 1.276.066.767
2014 1.169.613.467
2013 1.004.518.989
2012 612.950.889
2011 2.933.342.356.139
2010 3.360.284.815.985
2009 3.382.886.912.629
2008 5.597.538.878.254
2007 1.050.491.035.290
2006 1.383.869.437.580
2005 1.791.162.103.911
2004 2.332.624.355.000

Laporan Arus Kas

Laporan arus kas adalah laporan keuangan yang menunjukkan aliran masuk dan keluar uang tunai dari aktivitas operasional, investasi, dan pendanaan perusahaan. Investor dapat mempelajari laporan ini untuk melihat bagaimana perusahaan menghasilkan dan menggunakan uang tunai untuk mengevaluasi kesehatan keuangan perusahaan.

Pembayaran dividen adalah pembagian sebagian laba perusahaan kepada para pemegang saham sebagai imbalan atas kepemilikan saham mereka. Dividen biasanya dibayarkan secara tunai atau dalam bentuk saham tambahan, dan menjadi salah satu cara bagi investor untuk mendapatkan pengembalian investasi dari perusahaan di mana mereka memiliki saham.


Pembayaran Dividen Garuda Indonesia (Persero) Tbk
Tahun Pembayaran Dividen
2024 0
2023 0
2022 0
2021 0
2020 0
2019 0
2018 0
2017 0
2016 0
2015 0
2014 0
2013 0
2012 0
2011 0
2010 0
2009 0
2008 0
2007 0
2006 0
2005 0
2004 0

Capital expenditure adalah pengeluaran perusahaan untuk membeli atau meningkatkan aset jangka panjang seperti tanah, bangunan, atau peralatan. Investor perlu capex untuk mengevaluasi pertumbuhan dan nilai jangka panjang perusahaan.


Capital Expenditure (CAPEX) Garuda Indonesia (Persero) Tbk
Tahun Capital Expenditure (CAPEX)
2024 438.493.008
2023 43.870.626
2022 262.573.841
2021 230.809.882
2020 57.918.014
2019 512.526.868
2018 399.129.189
2017 457.387.805
2016 431.092.973
2015 457.980.873
2014 552.867.240
2013 802.415.772
2012 613.950.418
2011 48.879.004
2010 59.766.993
2009 33.650.712
2008 125.279.334
2007 9.039.419
2006 4.644.585
2005 5.725.472
2004 57.439.156.000

Free cash flow adalah jumlah uang yang tersisa setelah perusahaan mengeluarkan biaya operasional dan investasi modal yang diperlukan untuk menjaga dan mengembangkan bisnisnya. FCF merupakan indikator penting bagi investor karena mencerminkan kemampuan perusahaan untuk menghasilkan uang tunai yang digunakan untuk membayar dividen, mengurangi utang, atau melakukan investasi tambahan.


Free Cashflow (FCF) Garuda Indonesia (Persero) Tbk
Tahun Free Cashflow (FCF)
2024 147.249.090
2023 178.159.869
2022 3.505.956.368
2021 -148.405.860
2020 52.456.148
2019 574.418
2018 -128.377.395
2017 -519.053.098
2016 -323.560.709
2015 -278.581.525
2014 -607.020.024
2013 -663.389.849
2012 -249.264.864
2011 161.247.477
2010 115.987.227
2009 112.733.255
2008 -3.393
2007 17.456.512
2006 -59.510.414
2005 -12.214.404
2004 0

Operating cash flow adalah jumlah uang tunai yang dihasilkan atau digunakan oleh perusahaan dari kegiatan operasional utamanya, seperti penjualan produk atau jasa. Operating cashflow penting bagi investor karena angka ini menunjukkan keberlanjutan dan kesehatan keuangan perusahaan dalam menjalankan bisnisnya.


Operating Cashflow Garuda Indonesia (Persero) Tbk
Tahun Operating Cashflow
2024 585.742.098
2023 218.853.422
2022 261.351.335
2021 82.404.022
2020 110.374.162
2019 513.101.286
2018 270.751.794
2017 -61.665.293
2016 107.532.264
2015 179.399.348
2014 -54.152.784
2013 139.025.923
2012 364.685.554
2011 210.126.482
2010 175.754.221
2009 146.383.967
2008 125.275.941
2007 26.495.931
2006 -54.865.829
2005 -6.488.933
2004 750.149.794.000

Dividen adalah pembagian laba kepada pemegang saham berdasarkan banyaknya saham yang dimiliki. Jumlah dividen yang akan dibagikan diusulkan oleh dewan direksi perusahaan dan disetujui di dalam rapat umum pemegang saham (RUPS).


Dividen Garuda Indonesia (Persero) Tbk
Tahun Dividen
2005 0
2006 0
2007 0
2008 0
2009 0
2010 0
2011 0
2012 0
2013 0
2014 0
2015 0
2016 0
2017 0
2018 0
2019 0
2020 0
2021 0
2022 0
2023 0
2024 0

Rasio Keuangan

Rasio keuangan adalah perbandingan angka-angka keuangan yang digunakan untuk menganalisis kinerja dan kondisi keuangan perusahaan. Rasio ini membantu investor memahami profitabilitas, likuiditas, dan solvabilitas perusahaan untuk membuat keputusan investasi yang lebih terinformasi.

Return On Assets (ROA) menunjukkan seberapa besar kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba dengan menggunakan total aset yang dimiliki perusahaan. ROA yang positif menunjukkan bahwa dari total aset yang dimiliki, perusahaan mampu menghasilkan laba. Semakin besar nilai ROA berarti semakin efektif perusahaan dalam mengelola aset yang dimiliki, dan sebaliknya. ROA yang negatif menunjukkan bahwa perusahaan sedang mengalami kerugian.


Return on Asset Garuda Indonesia (Persero) Tbk
Tahun Return on Asset
2005 -8.94%
2006 -2.62%
2007 2.61%
2008 5.14%
2009 9.12%
2010 3.77%
2011 4.48%
2012 4.4%
2013 0.37%
2014 -12.05%
2015 2.31%
2016 0.22%
2017 -5.76%
2018 0.02%
2019 -0.87%
2020 -22.64%
2021 -58.03%
2022 59.95%
2023 3.72%
2024 -1.1%

Return On Equity (ROE) digunakan untuk mengukur seberapa besar keuntungan yang dihasilkan perusahaan dibandingkan dengan modal yang disetor oleh pemegang saham. ROE berguna untuk membandingkan profitabilitas perusahaan dengan perusahaan lain dalam industri yang sama. Nilai ROE yang semakin besar menunjukkan bahwa perusahaan lebih mampu mengelola modal yang dimiliki untuk menghasilkan laba.


Return on Equity Garuda Indonesia (Persero) Tbk
Tahun Return on Equity
2005 -150.78%
2006 -26.24%
2007 14.11%
2008 262.92%
2009 31.69%
2010 14.91%
2011 10.69%
2012 9.94%
2013 0.99%
2014 -41.27%
2015 8.19%
2016 0.81%
2017 -24.21%
2018 0.09%
2019 -5.6%
2020 127.26%
2021 68.74%
2022 -249.52%
2023 -20.05%
2024 5.51%

Pemegang Saham Garuda Indonesia (Persero) Tbk

Nama Jumlah Prosentase
Negara Republik Indonesia 1 0.00 %
PT Danantara Asset Management (Persero) 59,038,124,402 64.54 %
PT Trans Airways 7,316,798,262 8.00 %
Chairal Tanjung 6,424,259 0.01 %
Wamildan Tsani 0 0.00 %
Reza Aulia Hakim 16,841 0.00 %
Dani Haikal Iriawan 19,706 0.00 %
Mukhtaris 25,459 0.00 %
Eksitarino Irianto 1,366,067 0.00 %
Pengendali Saham 0 0.00 %
Non Pengendali Saham 0 0.00 %
Saham Treasury 0 0.00 %
Masyarakat Warkat 260,900,501 0.28 %
Masyarakat Non Warkat 24,857,108,339 27.17 %

Anak Perusahaan Garuda Indonesia (Persero) Tbk

Nama Lokasi Prosentase
Garuda Indonesia Holiday France S.A.S
Biro perjalanan wisata, Penjualan Tiket dan Jasa Penyewaan Pesawat
Paris 100.00 %
PT Aero Systems Indonesia
Penyedia teknologi informasi
Jakarta 99.99 %
PT Aero Wisata dan Anak Perusahaan
Hotel, jasa boga dan penjualan tiket
Jakarta 99.99 %
PT Citilink Indonesia
Jasa angkutan udara
Jakarta 99.99 %
PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk
Perbaikan dan pemeliharaan pesawat terbang
Jakarta 89.99 %
PT Sabre Travel Network Indonesia
Penyedia jasa sistem komputerisasi reservasi
Jakarta 95.00 %

Direktur Garuda Indonesia (Persero) Tbk

Nama Jabatan
Wamildan Tsani Direktur Utama
Reza Aulia Hakim Direktur
Dani Haikal Iriawan Direktur
Mukhtaris Direktur
Eksitarino Irianto Direktur

Komisaris Garuda Indonesia (Persero) Tbk

Nama Jabatan
Fajar Prasetyo Komisaris Utama
Chairal Tanjung Komisaris
Glenny Kairupan Komisaris
Mawardi Yahya Komisaris

Komite Audit Garuda Indonesia (Persero) Tbk

Nama Jabatan
Fadjar Prasetyo Ketua
Glenny Kairupan Anggota
Mawardi Yahya Anggota
Chairal Tanjung Anggota
M.Z. Abidin Anggota
Dawny Rachella Tahar Anggota

Profil Garuda Indonesia (Persero) Tbk

Nama Emiten
Garuda Indonesia (Persero) Tbk
Kode Saham
GIAA
ISIN
ID1000118300
Alamat
Jalan Kebon Sirih No. 46A, Jakarta 10110
Email
mitra.piranti@garuda-indonesia.com
Situs Web
www.garuda-indonesia.com
Papan Pencatatan
Pemantauan Khusus
Bidang Usaha Utama
Jasa angkutan udara niaga
Sektor
Transportasi & Logistik
Sub Sektor
Transportasi
Tentang Garuda Indonesia (Persero) Tbk
PT. Garuda Indonesia (Persero) Tbk menyediakan layanan penerbangan di Indonesia dan internasional. Ini beroperasi melalui Operasi Penerbangan, Layanan Pemeliharaan Pesawat, dan segmen Operasi Lainnya. Perusahaan menyelenggarakan angkutan udara niaga berjadwal dan tidak berjadwal untuk penumpang, kargo, dan pos domestik atau internasional; dan menyediakan jasa perbaikan, perawatan, dan overhaul pesawat. Ini juga mendistribusikan sistem reservasi terkomputerisasi; dan menyediakan agen perjalanan, tiket, sewa pesawat, katering, manajemen hotel, kargo, teknologi informasi, dan layanan ground handling. Perusahaan beroperasi melalui armada 142 pesawat. PT. Garuda Indonesia (Persero) Tbk didirikan pada tahun 1949 dan berkantor pusat di Jakarta, Indonesia.

LinkedIn
WhatsApp
Telegram