Analisa Fundamental Saham CEKA | PT Wilmar Cahaya Indonesia Tbk.



Harga Saham CEKA

2,200
PER
3.81
PBV
0.65

Market Cap.

1.2 T
ROA
13.62
ROE
17.02

Analisa Fundamental PT Wilmar Cahaya Indonesia Tbk.

Analisis Skor

Net Profit

Perusahaan mencetak laba positif 5 tahun berturut-turut

Earning per Share

Perusahaan mencetak Earning per Share (EPS) positif 5 tahun berturut-turut

Rasio hutang

DER/Rasio hutang kurang dari 1 (0 kali modal).

Tier Saham

Saham tier 2 dengan market cap. menengah (di atas 1 T)

Current ratio

Aset lancar lebih besar dari liabilitas jangka pendek

Return on Equity

Profitabilitas baik. Return on Equity (RoE) lebih dari 15% (17.02%)

Price to Book Value

Undervalued. Price to Book Value (PBV) lebih rendah dari valuasi perusahaan (0.65).

Net Profit Margin

Profitabilitas kurang baik. Net Profit Margin (NPM) kurang dari 10% (5.20%)

Buffet's Intrinsic Value

Perusahaan belum melaporkan laporan keuangan terbaru

Analisa Teknikal PT Wilmar Cahaya Indonesia Tbk.

Metode Rekomendasi

MACD

Untuk swing trade jangka menengah
Sell

Stochastic

Untuk scalping jangka pendek
Buy

Bollinger Bands

Untuk swing trade jangka menengah
Neutral

Harga Saham PT Wilmar Cahaya Indonesia Tbk.


Laporan Keuangan PT Wilmar Cahaya Indonesia Tbk.

Laporan Laba Rugi

Laporan laba rugi adalah laporan keuangan yang memberikan gambaran tentang pendapatan, biaya, dan laba atau rugi suatu perusahaan dalam periode waktu tertentu. Laporan ini membantu investor untuk memahami seberapa baik atau buruk kinerja keuangan perusahaan tersebut, apakah perusahaan tersebut menghasilkan laba atau mengalami kerugian, serta sumber-sumber pendapatan dan pengeluaran utama yang mempengaruhi hasil keuangan perusahaan.

Pendapatan adalah total uang yang diperoleh perusahaan dari penjualan produk atau jasa sebelum memperhitungkan biaya produksi dan pengeluaran lainnya. Ini adalah indikator penting untuk mengevaluasi pertumbuhan dan kinerja keuangan perusahaan serta memberikan gambaran kepada investor tentang keberhasilan perusahaan dalam menghasilkan pendapatan dari bisnis intinya.


Pendapatan PT Wilmar Cahaya Indonesia Tbk.
Tahun Pendapatan
2024 8.002.904.770.000
2023 6.337.428.626.000
2022 6.143.759.425.000
2021 5.359.440.530.000
2020 3.634.297.274.000
2019 3.120.937.099.000
2018 3.629.327.583.572
2017 4.257.738.486.908
2016 4.115.541.761.173
2015 3.485.733.830.354
2014 3.701.868.790.192
2013 2.531.881.182.546
2012 1.123.519.657.631
2011 1.238.169.022.036
2010 718.204.875.000
2009 1.194.543.762.000
2008 1.963.637.631.000
2007 812.635.483.000
2006 391.061.739.000
2005 240.713.227.000
2004 167.611.744.000
2003 180.497.801.000
2002 172.968.214.000
2001 149.107.866.000
2000 169.797.000.000

EBITDA (Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization) adalah ukuran kinerja keuangan yang mencerminkan pendapatan operasional perusahaan sebelum memperhitungkan pengaruh bunga, pajak, penyusutan, dan amortisasi. EBITDA membantu investor dalam mengevaluasi efisiensi operasional perusahaan tanpa memperhitungkan faktor non-operasional.


EBITDA PT Wilmar Cahaya Indonesia Tbk.
Tahun EBITDA
2024 439.718.364.000
2023 225.443.526.000
2022 309.813.982.000
2021 261.271.598.000
2020 257.725.452.000
2019 298.364.758.000
2018 162.088.383.496
2017 185.447.421.701
2016 346.907.412.711
2015 179.231.626.448
2014 99.898.877.598
2013 100.200.500.483
2012 97.980.065.488
2011 150.459.710.037
2010 0
2009 0
2008 0
2007 0
2006 0
2005 0
2004 0
2003 0
2002 0
2001 0
2000 0

Profit atau yang juga kita kenal dengan laba adalah hal yang menggambarkan manfaat finansial yang diwujudkan ketika pendapatan yang dihasilkan dari aktivitas bisnis melebihi biaya, ongkos, dan pajak yang terlibat dalam menopang aktivitas bisnis yang bersangkutan. Setiap keuntungan yang diperoleh disalurkan kembali ke pemilik bisnis, yang memilih untuk mengantongi uang tunai atau menginvestasikannya kembali ke bisnis. Keuntungan dihitung sebagai pendapatan total dikurangi total biaya.


Net Profit PT Wilmar Cahaya Indonesia Tbk.
Tahun Net Profit
2024 324.942.516.000
2023 153.574.780.000
2022 220.704.543.000
2021 187.066.990.000
2020 181.812.594.000
2019 215.459.200.000
2018 92.649.656.775
2017 107.420.886.839
2016 249.697.013.626
2015 106.549.446.980
2014 41.001.414.954
2013 65.068.958.558
2012 58.344.237.476
2011 96.305.943.766
2010 29.562.060.000
2009 49.493.129.000
2008 27.867.555.000
2007 24.676.362.000
2006 15.291.189.000
2005 0
2004 0
2003 3.175.094.000
2002 9.750.756.000
2001 0
2000 0

Net profit margin (NPM) adalah prosentase laba bersih yang diperoleh perusahaan dari pendapatan setelah mengurangi semua biaya. NPM menggambarkan seberapa efisien perusahaan menghasilkan keuntungan dari pendapatan. Semakin tinggi prosentasenya semakin baik profitabilitas perusahaan.


Net Profit Margin (NPM) PT Wilmar Cahaya Indonesia Tbk.
Tahun Net Profit Margin (NPM)
2024 4,00 %
2023 2,00 %
2022 4,00 %
2021 3,00 %
2020 5,00 %
2019 7,00 %
2018 3,00 %
2017 3,00 %
2016 6,00 %
2015 3,00 %
2014 1,00 %
2013 3,00 %
2012 5,00 %
2011 8,00 %
2010 4,00 %
2009 4,00 %
2008 1,00 %
2007 3,00 %
2006 4,00 %
2005 0,00 %
2004 0,00 %
2003 2,00 %
2002 6,00 %
2001 0,00 %
2000 0,00 %

Earning per Share adalah keuntungan perusahaan yang dialokasikan untuk setiap lembar saham biasa yang beredar. Earnings Per Share merupakan sebuah indikator untuk menilai tingkat profitabilitas perusahaan. Semakin tinggi nilai EPS semakin baik perusahaan tersebut dalam menghasilkan laba per lembar sahamnya.


Earning per Share (EPS) PT Wilmar Cahaya Indonesia Tbk.
Tahun Earning per Share (EPS)
2024 0
2023 0
2022 134
2021 96
2020 111
2019 141
2018 86
2017 54
2016 56
2015 58
2014 44
2013 41
2012 13
2011 0
2010 0
2009 0
2008 0
2007 0
2006 0
2005 3
2004 0
2003 0
2002 0
2001 0
2000 0

Neraca Keuangan

Neraca keuangan adalah laporan keuangan yang memberikan ringkasan mengenai aset, kewajiban, dan ekuitas suatu perusahaan pada suatu titik waktu tertentu. Neraca keuangan ini membantu investor dalam memahami nilai total aset yang dimiliki perusahaan, jumlah kewajiban yang harus dibayar, serta jumlah ekuitas yang dimiliki pemilik perusahaan. Dengan mempelajari neraca keuangan, investor dapat mengevaluasi stabilitas keuangan perusahaan dan melihat sejauh mana perusahaan menggunakan sumber daya yang dimilikinya untuk menghasilkan laba.

Aset merupakan sumber daya dengan nilai ekonomi yang dimiliki atau dikendalikan oleh perusahaan dengan harapan akan memberikan manfaat di masa depan. Aset dilaporkan di neraca perusahaan dan dibeli atau dibuat untuk meningkatkan nilai perusahaan atau menguntungkan operasi perusahaan. Aset dapat dianggap sebagai sesuatu yang dapat menghasilkan arus kas, mengurangi pengeluaran, atau meningkatkan penjualan, terlepas dari apakah itu peralatan produksi atau paten.


Aset PT Wilmar Cahaya Indonesia Tbk.
Tahun Aset
2024 2.385.281.736.000
2023 1.893.560.798.000
2022 1.718.287.454.000
2021 1.697.387.196.000
2020 1.566.673.828.000
2019 1.393.079.542.000
2018 1.168.956.042.706
2017 1.392.636.444.501
2016 1.425.964.152.418
2015 1.485.826.210.015
2014 1.284.150.037.341
2013 1.069.627.299.747
2012 1.027.692.718.504
2011 823.360.918.368
2010 850.469.914.000
2009 568.362.940.000
2008 604.641.845.000
2007 613.679.507.000
2006 278.595.211.000
2005 333.807.566.000
2004 290.336.868.000
2003 295.248.814.000
2002 297.247.918.000
2001 300.851.371.000
2000 278.194.000.000

Modal (equity) dalam konteks keuangan merujuk pada bagian kepemilikan atau klaim pemilik terhadap aset perusahaan setelah dikurangi kewajiban. Dalam istilah sederhana, modal adalah jumlah investasi atau kontribusi pemilik perusahaan yang dapat berupa uang tunai, aset, atau laba yang ditahan. Bagi investor, modal merupakan ukuran penting untuk mengevaluasi sejauh mana pemilik perusahaan memiliki kepentingan dan tanggung jawab terhadap kinerja dan hasil perusahaan.


Modal (Equity) PT Wilmar Cahaya Indonesia Tbk.
Tahun Modal (Equity)
2024 1.908.791.069.000
2023 1.642.285.662.000
2022 1.550.042.870.000
2021 1.387.366.963.000
2020 1.260.714.995.000
2019 1.131.294.697.000
2018 976.647.575.842
2017 903.044.187.067
2016 887.920.113.728
2015 639.893.514.352
2014 537.551.172.122
2013 528.274.933.918
2012 463.402.986.308
2011 405.058.748.832
2010 308.752.805.000
2009 301.503.245.000
2008 246.904.947.000
2007 219.037.391.000
2006 194.361.029.000
2005 179.069.842.000
2004 204.552.492.000
2003 228.645.295.000
2002 227.012.046.000
2001 217.261.290.000
2000 204.059.000.000

Piutang adalah jumlah uang yang harus diterima oleh perusahaan dari pelanggan atau pihak lain sebagai pembayaran atas barang atau jasa yang telah disediakan. Piutang dapat menjadi aset yang penting dalam menilai kesehatan keuangan perusahaan serta kemampuannya untuk menghasilkan arus kas yang cukup.


Piutang (Receivables) PT Wilmar Cahaya Indonesia Tbk.
Tahun Piutang (Receivables)
2024 998.425.532.000
2023 624.784.367.000
2022 846.687.182.000
2021 565.190.856.000
2020 417.293.072.000
2019 358.946.288.000
2018 289.946.271.219
2017 289.906.617.201
2016 282.397.649.805
2015 498.264.962.552
2014 315.238.141.383
2013 284.131.937.391
2012 215.064.128.000
2011 190.379.958.153
2010 172.569.461.000
2009 248.942.953.000
2008 133.057.254.000
2007 35.655.070.000
2006 78.447.273.000
2005 28.306.470.000
2004 21.143.902.000
2003 27.067.483.000
2002 33.566.167.000
2001 17.889.511.000
2000 14.529.000.000

Investasi jangka pendek adalah jenis investasi dengan jangka waktu singkat (biasanya kurang dari satu tahun) bertujuan untuk mendapatkan keuntungan dalam waktu yang singkat dan risiko yang rendah.


Investasi Jangka Pendek PT Wilmar Cahaya Indonesia Tbk.
Tahun Investasi Jangka Pendek
2024 55.035.651.000
2023 0
2022 0
2021 0
2020 437.160.543.370
2019 351.600.000.000
2018 0
2017 0
2016 0
2015 0
2014 0
2013 0
2012 0
2011 0
2010 0
2009 0
2008 0
2007 0
2006 0
2005 0
2004 0
2003 0
2002 0
2001 14.375.032.000
2000 1.548.000.000

Investasi jangka panjang adalah investasi yang dilakukan untuk jangka waktu yang lama (biasanya lebih dari satu tahun) bertujuan untuk mencapai pertumbuhan nilai investasi yang signifikan dalam jangka panjang. Investasi ini fokus diberikan pada aspek seperti kenaikan harga saham, dividen, atau pertumbuhan nilai aset.


Investasi Jangka Panjang PT Wilmar Cahaya Indonesia Tbk.
Tahun Investasi Jangka Panjang
2024 0
2023 0
2022 0
2021 0
2020 0
2019 0
2018 0
2017 0
2016 0
2015 0
2014 0
2013 0
2012 0
2011 0
2010 0
2009 0
2008 0
2007 0
2006 0
2005 0
2004 0
2003 0
2002 0
2001 0
2000 0

Debt/utang adalah sejumlah uang yang dipinjam oleh perusahaan dan harus dikembalikan dalam jangka waktu tertentu dengan membayar bunga. Investor perlu memperhatikan tingkat utang suatu perusahaan dan kemampuannya untuk membayar kembali utang tersebut.


Utang PT Wilmar Cahaya Indonesia Tbk.
Tahun Utang
2024 0
2023 10.928.805.417
2022 -1.361.656.736
2021 -9.313.528.118
2020 -5.456.976.416
2019 -4.435.191.450
2018 -17.044.917.338
2017 250.404.117.964
2016 297.513.432.513
2015 585.263.691.824
2014 493.333.059.098
2013 305.027.713.487
2012 483.500.000.000
2011 335.516.000.000
2010 144.384.000.000
2009 180.376.054.000
2008 294.438.615.000
2007 51.065.272.000
2006 0
2005 0
2004 244.679.000
2003 25.281.000
2002 154.047.000
2001 0
2000 0

Laporan Arus Kas

Laporan arus kas adalah laporan keuangan yang menunjukkan aliran masuk dan keluar uang tunai dari aktivitas operasional, investasi, dan pendanaan perusahaan. Investor dapat mempelajari laporan ini untuk melihat bagaimana perusahaan menghasilkan dan menggunakan uang tunai untuk mengevaluasi kesehatan keuangan perusahaan.

Pembayaran dividen adalah pembagian sebagian laba perusahaan kepada para pemegang saham sebagai imbalan atas kepemilikan saham mereka. Dividen biasanya dibayarkan secara tunai atau dalam bentuk saham tambahan, dan menjadi salah satu cara bagi investor untuk mendapatkan pengembalian investasi dari perusahaan di mana mereka memiliki saham.


Pembayaran Dividen PT Wilmar Cahaya Indonesia Tbk.
Tahun Pembayaran Dividen
2024 -59.415.620.000
2023 -59.415.620.000
2022 -59.415.620.000
2021 -59.415.620.000
2020 -59.416.540.000
2019 -59.408.630.000
2018 -26.711.383.500
2017 -89.103.945.000
2016 -89.103.945.000
2015 -89.103.945.000
2014 -29.659.570.000
2013 0
2012 0
2011 0
2010 -22.312.500.000
2009 0
2008 0
2007 0
2006 0
2005 0
2004 -419.281.000
2003 0
2002 0
2001 0
2000 -103.000.000

Capital expenditure adalah pengeluaran perusahaan untuk membeli atau meningkatkan aset jangka panjang seperti tanah, bangunan, atau peralatan. Investor perlu capex untuk mengevaluasi pertumbuhan dan nilai jangka panjang perusahaan.


Capital Expenditure (CAPEX) PT Wilmar Cahaya Indonesia Tbk.
Tahun Capital Expenditure (CAPEX)
2024 23.250.660.000
2023 10.601.412.000
2022 69.452.867.000
2021 55.551.714.000
2020 33.380.827.000
2019 18.939.423.000
2018 12.811.819.628
2017 22.647.993.359
2016 17.238.750.487
2015 19.863.609.284
2014 25.283.044.733
2013 30.937.825.810
2012 18.541.326.647
2011 14.077.614.102
2010 24.897.572.000
2009 14.594.371.000
2008 48.533.739.000
2007 85.877.931.000
2006 27.707.277.000
2005 7.549.430.000
2004 38.626.231.000
2003 0
2002 19.224.016.000
2001 20.430.908.000
2000 11.788.000.000

Free cash flow adalah jumlah uang yang tersisa setelah perusahaan mengeluarkan biaya operasional dan investasi modal yang diperlukan untuk menjaga dan mengembangkan bisnisnya. FCF merupakan indikator penting bagi investor karena mencerminkan kemampuan perusahaan untuk menghasilkan uang tunai yang digunakan untuk membayar dividen, mengurangi utang, atau melakukan investasi tambahan.


Free Cashflow (FCF) PT Wilmar Cahaya Indonesia Tbk.
Tahun Free Cashflow (FCF)
2024 -41.368.089.000
2023 531.869.566.000
2022 156.661.067.000
2021 -147.037.620.000
2020 137.899.334.000
2019 433.700.097.000
2018 260.534.107.095
2017 167.964.759.779
2016 116.727.803.349
2015 117.940.708.239
2014 -173.089.997.580
2013 -11.329.100.320
2012 159.912.024.143
2011 112.156.136.897
2010 0
2009 0
2008 0
2007 0
2006 0
2005 0
2004 0
2003 0
2002 0
2001 0
2000 0

Operating cash flow adalah jumlah uang tunai yang dihasilkan atau digunakan oleh perusahaan dari kegiatan operasional utamanya, seperti penjualan produk atau jasa. Operating cashflow penting bagi investor karena angka ini menunjukkan keberlanjutan dan kesehatan keuangan perusahaan dalam menjalankan bisnisnya.


Operating Cashflow PT Wilmar Cahaya Indonesia Tbk.
Tahun Operating Cashflow
2024 -18.117.429.000
2023 542.472.807.000
2022 226.113.934.000
2021 -91.485.906.000
2020 171.280.161.000
2019 452.639.520.000
2018 273.345.926.723
2017 190.612.753.138
2016 133.966.553.836
2015 137.804.317.523
2014 -147.806.952.847
2013 19.608.725.490
2012 178.453.350.790
2011 126.233.750.999
2010 0
2009 104.682.615.000
2008 0
2007 0
2006 53.338.523.000
2005 275.680.000
2004 28.924.683.000
2003 16.843.169.000
2002 14.864.767.000
2001 13.083.864.000
2000 0

Dividen adalah pembagian laba kepada pemegang saham berdasarkan banyaknya saham yang dimiliki. Jumlah dividen yang akan dibagikan diusulkan oleh dewan direksi perusahaan dan disetujui di dalam rapat umum pemegang saham (RUPS).


Dividen PT Wilmar Cahaya Indonesia Tbk.
Tahun Dividen
2011 0
2012 0
2013 0
2014 100
2015 0
2016 0
2017 150
2018 45
2019 100
2020 100
2021 100
2022 100
2023 100
2024 100

Rasio Keuangan

Rasio keuangan adalah perbandingan angka-angka keuangan yang digunakan untuk menganalisis kinerja dan kondisi keuangan perusahaan. Rasio ini membantu investor memahami profitabilitas, likuiditas, dan solvabilitas perusahaan untuk membuat keputusan investasi yang lebih terinformasi.

Return On Assets (ROA) menunjukkan seberapa besar kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba dengan menggunakan total aset yang dimiliki perusahaan. ROA yang positif menunjukkan bahwa dari total aset yang dimiliki, perusahaan mampu menghasilkan laba. Semakin besar nilai ROA berarti semakin efektif perusahaan dalam mengelola aset yang dimiliki, dan sebaliknya. ROA yang negatif menunjukkan bahwa perusahaan sedang mengalami kerugian.


Return on Asset PT Wilmar Cahaya Indonesia Tbk.
Tahun Return on Asset
2011 11.7%
2012 5.68%
2013 6.08%
2014 3.19%
2015 7.07%
2016 17.51%
2017 7.71%
2018 7.93%
2019 15.47%
2020 11.61%
2021 11.02%
2022 12.84%
2023 8.11%
2024 13.62%

Return On Equity (ROE) digunakan untuk mengukur seberapa besar keuntungan yang dihasilkan perusahaan dibandingkan dengan modal yang disetor oleh pemegang saham. ROE berguna untuk membandingkan profitabilitas perusahaan dengan perusahaan lain dalam industri yang sama. Nilai ROE yang semakin besar menunjukkan bahwa perusahaan lebih mampu mengelola modal yang dimiliki untuk menghasilkan laba.


Return on Equity PT Wilmar Cahaya Indonesia Tbk.
Tahun Return on Equity
2011 23.78%
2012 12.59%
2013 12.32%
2014 7.63%
2015 16.65%
2016 28.12%
2017 11.9%
2018 9.49%
2019 19.05%
2020 14.42%
2021 13.48%
2022 14.24%
2023 9.35%
2024 17.02%

Pemegang Saham PT Wilmar Cahaya Indonesia Tbk.

Nama Jumlah Prosentase
PT Sentratama Niaga Indonesia 517,771,000 87.02 %
Pengendali Saham 0 0.00 %
Non Pengendali Saham 0 0.00 %
Saham Treasury 0 0.00 %
Masyarakat Warkat 851,000 0.14 %
Masyarakat Non Warkat 76,378,000 12.84 %

Anak Perusahaan PT Wilmar Cahaya Indonesia Tbk.

Nama Lokasi Prosentase

Direktur PT Wilmar Cahaya Indonesia Tbk.

Nama Jabatan
Erry Tjuatja Presiden Direktur
Tonny Muksim Direktur
Teh Kenny Suryadi Direktur

Komisaris PT Wilmar Cahaya Indonesia Tbk.

Nama Jabatan
Darwin Indigo Komisaris Utama
Hendardji Soepandji Komisaris

Komite Audit PT Wilmar Cahaya Indonesia Tbk.

Nama Jabatan
Mayjend. (Purn). Drs. Hendardji Soepandji, SH Ketua
Prof. Dr. Sukrisno Agoes, Ak.MM.CPA Anggota
Beny Suharsono, SE., M.M Anggota

Profil PT Wilmar Cahaya Indonesia Tbk.

Nama Emiten
PT Wilmar Cahaya Indonesia Tbk.
Kode Saham
CEKA
ISIN
ID1000135007
Alamat
Gedung Multivision Tower Lantai 16, Jalan Kuningan Mulia Lot 9B, RT.14/RW.4, Kelurahan Guntur, Kecamatan Setiabudi, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta, 12980
Email
dwi.iriyadi@id.wilmar-intl.com
Situs Web
www.wilmarcahayaindonesia.com
Papan Pencatatan
Pengembangan
Bidang Usaha Utama
Industri Makanan
Sektor
Barang Konsumen Primer
Sub Sektor
Makanan & Minuman
Tentang PT Wilmar Cahaya Indonesia Tbk.
PT Wilmar Cahaya Indonesia Tbk. bergerak dalam produksi dan pengolahan minyak nabati dan khusus untuk industri makanan dan minuman di Indonesia. Menawarkan lemak khusus, termasuk pengganti mentega kakao, pengganti mentega kakao, setara mentega kakao, lemak manisan, lemak icing dan filling, pengganti lemak susu, lemak es krim, dan lemak oles; lemak roti; dan minyak goreng. Perusahaan ini sebelumnya bernama PT Cahaya Kalbar Tbk. dan berganti nama menjadi PT Wilmar Cahaya Indonesia Tbk. pada Mei 2013. Perusahaan ini didirikan pada tahun 1968 dan berkantor pusat di Bekasi, Indonesia. PT Wilmar Cahaya Indonesia Tbk. merupakan anak perusahaan dari PT Sentratama Niaga Indonesia.

LinkedIn
WhatsApp
Telegram