Analisa Fundamental Saham SIPD | PT Sreeya Sewu Indonesia Tbk



Harga Saham SIPD

685
PER
456.32
PBV
1.26

Market Cap.

1.5 T
ROA
0.11
ROE
0.28

Analisa Fundamental PT Sreeya Sewu Indonesia Tbk

Analisis Skor

Tier Saham

Saham tier 2 dengan market cap. menengah (di atas 1 T)

Rasio hutang

Debt Equity Ratio (DER)/Rasio hutang lebih dari 1 (1.61 kali modal).

Net Profit

Perusahaan belum mencetak laba positif selama 3 tahun berturut-turut

Current ratio

Aset lancar lebih kecil dari liabilitas jangka pendek

Net Profit Margin

Profitabilitas kurang baik. Net Profit Margin (NPM) kurang dari 10% (0.62%)

Return on Equity

Profitabilitas kurang baik. Return on Equity (RoE) kurang dari 15% (0.28%)

Buffet's Intrinsic Value

Perusahaan belum melaporkan laporan keuangan terbaru

Price to Book Value

Overvalued. Price to Book Value (PBV) lebih dari 1x valuasi perusahaan (1.26).

Earning per Share

Perusahaan belum mencetak Earning per Share (EPS) positif selama 3 tahun berturut-turut

Analisa Teknikal PT Sreeya Sewu Indonesia Tbk

Metode Rekomendasi

MACD

Untuk swing trade jangka menengah
Sell

Stochastic

Untuk scalping jangka pendek
Neutral

Bollinger Bands

Untuk swing trade jangka menengah
Neutral

Harga Saham PT Sreeya Sewu Indonesia Tbk


Laporan Keuangan PT Sreeya Sewu Indonesia Tbk

Laporan Laba Rugi

Laporan laba rugi adalah laporan keuangan yang memberikan gambaran tentang pendapatan, biaya, dan laba atau rugi suatu perusahaan dalam periode waktu tertentu. Laporan ini membantu investor untuk memahami seberapa baik atau buruk kinerja keuangan perusahaan tersebut, apakah perusahaan tersebut menghasilkan laba atau mengalami kerugian, serta sumber-sumber pendapatan dan pengeluaran utama yang mempengaruhi hasil keuangan perusahaan.

Pendapatan adalah total uang yang diperoleh perusahaan dari penjualan produk atau jasa sebelum memperhitungkan biaya produksi dan pengeluaran lainnya. Ini adalah indikator penting untuk mengevaluasi pertumbuhan dan kinerja keuangan perusahaan serta memberikan gambaran kepada investor tentang keberhasilan perusahaan dalam menghasilkan pendapatan dari bisnis intinya.


Pendapatan PT Sreeya Sewu Indonesia Tbk
Tahun Pendapatan
2024 5.360.755.000.000
2023 6.091.342.000.000
2022 6.047.203.000.000
2021 5.439.581.000.000
2020 4.341.295.000.000
2019 4.105.991.000.000
2018 3.120.459.000.000
2017 2.449.961.000.000
2016 2.427.199.231.761
2015 2.113.148.210.101
2014 2.505.575.102.503
2013 3.854.271.748.057
2012 4.354.469.720.627
2011 4.029.131.023.628
2010 3.642.500.860.349
2009 3.242.550.823.708
2008 2.331.686.331.401
2007 1.632.453.614.000
2006 1.111.242.031.000
2005 1.425.222.699.000
2004 1.353.621.328.000
2003 1.126.707.966.000
2002 1.315.701.903.000
2001 1.307.868.371.000
2000 1.073.702.446.000

EBITDA (Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization) adalah ukuran kinerja keuangan yang mencerminkan pendapatan operasional perusahaan sebelum memperhitungkan pengaruh bunga, pajak, penyusutan, dan amortisasi. EBITDA membantu investor dalam mengevaluasi efisiensi operasional perusahaan tanpa memperhitungkan faktor non-operasional.


EBITDA PT Sreeya Sewu Indonesia Tbk
Tahun EBITDA
2024 177.167.000.000
2023 128.259.000.000
2022 -33.064.000.000
2021 89.765.000.000
2020 235.449.000.000
2019 295.791.000.000
2018 220.044.000.000
2017 48.417.000.000
2016 205.790.778.963
2015 -262.523.937.449
2014 193.853.650.493
2013 278.092.322.725
2012 172.297.454.538
2011 143.679.060.268
2010 140.180.826.373
2009 72.683.527.182
2008 74.453.235.188
2007 0
2006 0
2005 0
2004 0
2003 0
2002 0
2001 0
2000 0

Profit atau yang juga kita kenal dengan laba adalah hal yang menggambarkan manfaat finansial yang diwujudkan ketika pendapatan yang dihasilkan dari aktivitas bisnis melebihi biaya, ongkos, dan pajak yang terlibat dalam menopang aktivitas bisnis yang bersangkutan. Setiap keuntungan yang diperoleh disalurkan kembali ke pemilik bisnis, yang memilih untuk mengantongi uang tunai atau menginvestasikannya kembali ke bisnis. Keuntungan dihitung sebagai pendapatan total dikurangi total biaya.


Net Profit PT Sreeya Sewu Indonesia Tbk
Tahun Net Profit
2024 3.325.000.000
2023 -17.315.000.000
2022 -218.103.000.000
2021 15.065.000.000
2020 28.266.000.000
2019 79.776.000.000
2018 25.934.000.000
2017 -354.925.000.000
2016 13.048.780.927
2015 -352.335.236.454
2014 1.780.688.352
2013 9.640.599.357
2012 15.061.473.532
2011 23.452.266.464
2010 61.148.306.170
2009 37.215.492.047
2008 27.253.530.872
2007 21.196.443.000
2006 40.953.736.000
2005 0
2004 0
2003 0
2002 0
2001 0
2000 0

Net profit margin (NPM) adalah prosentase laba bersih yang diperoleh perusahaan dari pendapatan setelah mengurangi semua biaya. NPM menggambarkan seberapa efisien perusahaan menghasilkan keuntungan dari pendapatan. Semakin tinggi prosentasenya semakin baik profitabilitas perusahaan.


Net Profit Margin (NPM) PT Sreeya Sewu Indonesia Tbk
Tahun Net Profit Margin (NPM)
2024 0,00 %
2023 0,00 %
2022 -4,00 %
2021 0,00 %
2020 1,00 %
2019 2,00 %
2018 1,00 %
2017 -14,00 %
2016 1,00 %
2015 -17,00 %
2014 0,00 %
2013 0,00 %
2012 0,00 %
2011 1,00 %
2010 2,00 %
2009 1,00 %
2008 1,00 %
2007 1,00 %
2006 4,00 %
2005 0,00 %
2004 0,00 %
2003 0,00 %
2002 0,00 %
2001 0,00 %
2000 0,00 %

Earning per Share adalah keuntungan perusahaan yang dialokasikan untuk setiap lembar saham biasa yang beredar. Earnings Per Share merupakan sebuah indikator untuk menilai tingkat profitabilitas perusahaan. Semakin tinggi nilai EPS semakin baik perusahaan tersebut dalam menghasilkan laba per lembar sahamnya.


Earning per Share (EPS) PT Sreeya Sewu Indonesia Tbk
Tahun Earning per Share (EPS)
2024 0
2023 0
2022 -105
2021 0
2020 -2
2019 13
2018 6
2017 0
2016 -18
2015 -24
2014 -2
2013 -2
2012 7
2011 0
2010 0
2009 0
2008 0
2007 0
2006 0
2005 0
2004 0
2003 0
2002 0
2001 0
2000 0

Neraca Keuangan

Neraca keuangan adalah laporan keuangan yang memberikan ringkasan mengenai aset, kewajiban, dan ekuitas suatu perusahaan pada suatu titik waktu tertentu. Neraca keuangan ini membantu investor dalam memahami nilai total aset yang dimiliki perusahaan, jumlah kewajiban yang harus dibayar, serta jumlah ekuitas yang dimiliki pemilik perusahaan. Dengan mempelajari neraca keuangan, investor dapat mengevaluasi stabilitas keuangan perusahaan dan melihat sejauh mana perusahaan menggunakan sumber daya yang dimilikinya untuk menghasilkan laba.

Aset merupakan sumber daya dengan nilai ekonomi yang dimiliki atau dikendalikan oleh perusahaan dengan harapan akan memberikan manfaat di masa depan. Aset dilaporkan di neraca perusahaan dan dibeli atau dibuat untuk meningkatkan nilai perusahaan atau menguntungkan operasi perusahaan. Aset dapat dianggap sebagai sesuatu yang dapat menghasilkan arus kas, mengurangi pengeluaran, atau meningkatkan penjualan, terlepas dari apakah itu peralatan produksi atau paten.


Aset PT Sreeya Sewu Indonesia Tbk
Tahun Aset
2024 3.119.496.000.000
2023 3.281.471.000.000
2022 3.002.424.000.000
2021 2.794.113.000.000
2020 2.592.850.000.000
2019 2.470.793.000.000
2018 2.187.879.000.000
2017 2.239.699.000.000
2016 2.567.211.193.259
2015 2.246.770.166.899
2014 2.800.914.553.878
2013 3.155.680.394.480
2012 3.298.123.574.771
2011 2.641.602.932.160
2010 2.055.743.204.664
2009 1.641.295.139.974
2008 1.384.992.127.000
2007 1.294.772.758.000
2006 1.113.796.115.000
2005 1.157.773.437.000
2004 1.254.008.869.000
2003 1.266.008.460.000
2002 1.149.367.906.000
2001 1.314.479.648.000
2000 1.646.210.027.000

Modal (equity) dalam konteks keuangan merujuk pada bagian kepemilikan atau klaim pemilik terhadap aset perusahaan setelah dikurangi kewajiban. Dalam istilah sederhana, modal adalah jumlah investasi atau kontribusi pemilik perusahaan yang dapat berupa uang tunai, aset, atau laba yang ditahan. Bagi investor, modal merupakan ukuran penting untuk mengevaluasi sejauh mana pemilik perusahaan memiliki kepentingan dan tanggung jawab terhadap kinerja dan hasil perusahaan.


Modal (Equity) PT Sreeya Sewu Indonesia Tbk
Tahun Modal (Equity)
2024 1.203.843.000.000
2023 1.193.049.000.000
2022 702.317.000.000
2021 926.013.000.000
2020 930.675.000.000
2019 916.213.000.000
2018 840.488.000.000
2017 791.312.000.000
2016 1.142.830.770.003
2015 734.242.277.294
2014 1.269.850.746.338
2013 1.268.070.057.986
2012 1.258.429.458.629
2011 1.245.499.849.885
2010 1.232.823.139.291
2009 1.178.660.675.981
2008 1.033.064.472.285
2007 1.005.810.941.000
2006 984.580.065.000
2005 943.626.329.000
2004 52.029.324.000
2003 205.340.767.000
2002 74.781.479.000
2001 38.760.263.000
2000 0

Piutang adalah jumlah uang yang harus diterima oleh perusahaan dari pelanggan atau pihak lain sebagai pembayaran atas barang atau jasa yang telah disediakan. Piutang dapat menjadi aset yang penting dalam menilai kesehatan keuangan perusahaan serta kemampuannya untuk menghasilkan arus kas yang cukup.


Piutang (Receivables) PT Sreeya Sewu Indonesia Tbk
Tahun Piutang (Receivables)
2024 502.889.000.000
2023 580.182.000.000
2022 644.009.000.000
2021 557.003.000.000
2020 556.793.000.000
2019 553.039.000.000
2018 416.977.000.000
2017 362.925.000.000
2016 295.959.956.401
2015 251.852.212.190
2014 432.110.287.781
2013 463.153.892.586
2012 666.696.860.444
2011 479.389.665.993
2010 388.435.025.395
2009 364.623.595.143
2008 256.425.000.000
2007 211.177.261.000
2006 180.326.807.000
2005 172.460.413.000
2004 164.675.860.000
2003 161.038.284.000
2002 129.993.606.000
2001 160.182.682.000
2000 207.633.228.000

Investasi jangka pendek adalah jenis investasi dengan jangka waktu singkat (biasanya kurang dari satu tahun) bertujuan untuk mendapatkan keuntungan dalam waktu yang singkat dan risiko yang rendah.


Investasi Jangka Pendek PT Sreeya Sewu Indonesia Tbk
Tahun Investasi Jangka Pendek
2024 115.485.000.000
2023 355.174.000.000
2022 0
2021 0
2020 0
2019 0
2018 115.700.000.000
2017 223.981.000.000
2016 343.000.000.000
2015 45.000.000.000
2014 45.000.000.000
2013 0
2012 0
2011 0
2010 0
2009 0
2008 0
2007 0
2006 7.685.000.000
2005 1.329.693.000
2004 3.896.691.000
2003 577.876.000
2002 15.231.935.000
2001 7.181.506.000
2000 16.964.111.000

Investasi jangka panjang adalah investasi yang dilakukan untuk jangka waktu yang lama (biasanya lebih dari satu tahun) bertujuan untuk mencapai pertumbuhan nilai investasi yang signifikan dalam jangka panjang. Investasi ini fokus diberikan pada aspek seperti kenaikan harga saham, dividen, atau pertumbuhan nilai aset.


Investasi Jangka Panjang PT Sreeya Sewu Indonesia Tbk
Tahun Investasi Jangka Panjang
2024 0
2023 0
2022 0
2021 0
2020 0
2019 0
2018 0
2017 0
2016 0
2015 0
2014 0
2013 0
2012 0
2011 0
2010 0
2009 0
2008 0
2007 0
2006 0
2005 0
2004 0
2003 0
2002 0
2001 0
2000 0

Debt/utang adalah sejumlah uang yang dipinjam oleh perusahaan dan harus dikembalikan dalam jangka waktu tertentu dengan membayar bunga. Investor perlu memperhatikan tingkat utang suatu perusahaan dan kemampuannya untuk membayar kembali utang tersebut.


Utang PT Sreeya Sewu Indonesia Tbk
Tahun Utang
2024 1.016.348.000.000
2023 1.066.987.000.000
2022 1.212.004.000.000
2021 886.699.000.000
2020 819.715.000.000
2019 866.313.000.000
2018 897.211.000.000
2017 1.002.580.000.000
2016 1.049.043.612.969
2015 1.084.348.054.341
2014 1.205.387.496.028
2013 1.538.310.087.595
2012 1.544.845.775.160
2011 1.058.205.053.344
2010 595.846.121.204
2009 284.542.113.933
2008 203.729.081.644
2007 2.474.112.000
2006 433.489.000
2005 425.510.000
2004 1.014.660.168.000
2003 922.039.202.000
2002 932.293.285.000
2001 1.031.154.789.000
2000 0

Laporan Arus Kas

Laporan arus kas adalah laporan keuangan yang menunjukkan aliran masuk dan keluar uang tunai dari aktivitas operasional, investasi, dan pendanaan perusahaan. Investor dapat mempelajari laporan ini untuk melihat bagaimana perusahaan menghasilkan dan menggunakan uang tunai untuk mengevaluasi kesehatan keuangan perusahaan.

Pembayaran dividen adalah pembagian sebagian laba perusahaan kepada para pemegang saham sebagai imbalan atas kepemilikan saham mereka. Dividen biasanya dibayarkan secara tunai atau dalam bentuk saham tambahan, dan menjadi salah satu cara bagi investor untuk mendapatkan pengembalian investasi dari perusahaan di mana mereka memiliki saham.


Pembayaran Dividen PT Sreeya Sewu Indonesia Tbk
Tahun Pembayaran Dividen
2024 0
2023 0
2022 0
2021 0
2020 0
2019 0
2018 0
2017 0
2016 0
2015 0
2014 0
2013 0
2012 -9.212.411.791
2011 -9.212.449.313
2010 0
2009 0
2008 0
2007 0
2006 0
2005 0
2004 0
2003 0
2002 0
2001 0
2000 0

Capital expenditure adalah pengeluaran perusahaan untuk membeli atau meningkatkan aset jangka panjang seperti tanah, bangunan, atau peralatan. Investor perlu capex untuk mengevaluasi pertumbuhan dan nilai jangka panjang perusahaan.


Capital Expenditure (CAPEX) PT Sreeya Sewu Indonesia Tbk
Tahun Capital Expenditure (CAPEX)
2024 243.844.000.000
2023 122.661.000.000
2022 124.490.000.000
2021 93.676.000.000
2020 75.054.000.000
2019 75.631.000.000
2018 69.671.000.000
2017 165.853.000.000
2016 68.827.952.004
2015 56.196.957.942
2014 72.747.081.072
2013 271.067.476.980
2012 313.686.445.097
2011 379.775.031.807
2010 259.039.243.767
2009 97.852.116.696
2008 32.056.396.787
2007 22.059.493.000
2006 12.884.264.000
2005 10.298.957.000
2004 12.623.695.000
2003 15.881.266.000
2002 11.236.263.000
2001 26.500.253.000
2000 23.605.946.000

Free cash flow adalah jumlah uang yang tersisa setelah perusahaan mengeluarkan biaya operasional dan investasi modal yang diperlukan untuk menjaga dan mengembangkan bisnisnya. FCF merupakan indikator penting bagi investor karena mencerminkan kemampuan perusahaan untuk menghasilkan uang tunai yang digunakan untuk membayar dividen, mengurangi utang, atau melakukan investasi tambahan.


Free Cashflow (FCF) PT Sreeya Sewu Indonesia Tbk
Tahun Free Cashflow (FCF)
2024 6.798.000.000
2023 17.084.000.000
2022 -342.593.000.000
2021 -223.192.000.000
2020 -241.512.000.000
2019 147.847.000.000
2018 46.840.000.000
2017 -220.228.000.000
2016 -73.956.267.322
2015 149.400.624.160
2014 -99.262.996.181
2013 -227.085.436.315
2012 -456.407.089.888
2011 -379.775.031.807
2010 -251.556.869.649
2009 -104.927.738.605
2008 -83.020.986.722
2007 0
2006 0
2005 0
2004 0
2003 0
2002 0
2001 0
2000 0

Operating cash flow adalah jumlah uang tunai yang dihasilkan atau digunakan oleh perusahaan dari kegiatan operasional utamanya, seperti penjualan produk atau jasa. Operating cashflow penting bagi investor karena angka ini menunjukkan keberlanjutan dan kesehatan keuangan perusahaan dalam menjalankan bisnisnya.


Operating Cashflow PT Sreeya Sewu Indonesia Tbk
Tahun Operating Cashflow
2024 250.642.000.000
2023 139.745.000.000
2022 -218.103.000.000
2021 -129.516.000.000
2020 -166.458.000.000
2019 223.478.000.000
2018 116.511.000.000
2017 -54.375.000.000
2016 -5.128.315.318
2015 205.597.582.102
2014 -26.515.915.109
2013 43.982.040.665
2012 -142.720.644.791
2011 22.464.668.000
2010 7.482.374.118
2009 -7.075.621.909
2008 -50.964.589.935
2007 0
2006 0
2005 0
2004 3.151.430.000
2003 0
2002 9.819.918.000
2001 0
2000 0

Dividen adalah pembagian laba kepada pemegang saham berdasarkan banyaknya saham yang dimiliki. Jumlah dividen yang akan dibagikan diusulkan oleh dewan direksi perusahaan dan disetujui di dalam rapat umum pemegang saham (RUPS).


Dividen PT Sreeya Sewu Indonesia Tbk
Tahun Dividen
2008 0
2009 0
2010 0
2011 1
2012 1
2013 0
2014 0
2015 0
2016 0
2017 0
2018 0
2019 0
2020 0
2021 0
2022 0
2023 0
2024 0

Rasio Keuangan

Rasio keuangan adalah perbandingan angka-angka keuangan yang digunakan untuk menganalisis kinerja dan kondisi keuangan perusahaan. Rasio ini membantu investor memahami profitabilitas, likuiditas, dan solvabilitas perusahaan untuk membuat keputusan investasi yang lebih terinformasi.

Return On Assets (ROA) menunjukkan seberapa besar kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba dengan menggunakan total aset yang dimiliki perusahaan. ROA yang positif menunjukkan bahwa dari total aset yang dimiliki, perusahaan mampu menghasilkan laba. Semakin besar nilai ROA berarti semakin efektif perusahaan dalam mengelola aset yang dimiliki, dan sebaliknya. ROA yang negatif menunjukkan bahwa perusahaan sedang mengalami kerugian.


Return on Asset PT Sreeya Sewu Indonesia Tbk
Tahun Return on Asset
2008 1.97%
2009 2.27%
2010 2.97%
2011 0.9%
2012 0.46%
2013 0.31%
2014 0.06%
2015 -15.89%
2016 0.51%
2017 -16.02%
2018 1.2%
2019 3.26%
2020 1.1%
2021 0.54%
2022 -7.33%
2023 -0.53%
2024 0.11%

Return On Equity (ROE) digunakan untuk mengukur seberapa besar keuntungan yang dihasilkan perusahaan dibandingkan dengan modal yang disetor oleh pemegang saham. ROE berguna untuk membandingkan profitabilitas perusahaan dengan perusahaan lain dalam industri yang sama. Nilai ROE yang semakin besar menunjukkan bahwa perusahaan lebih mampu mengelola modal yang dimiliki untuk menghasilkan laba.


Return on Equity PT Sreeya Sewu Indonesia Tbk
Tahun Return on Equity
2008 2.64%
2009 3.16%
2010 4.96%
2011 1.88%
2012 1.2%
2013 0.76%
2014 0.14%
2015 -47.99%
2016 1.14%
2017 -44.85%
2018 3.09%
2019 8.71%
2020 3.04%
2021 1.63%
2022 -31.05%
2023 -1.45%
2024 0.28%

Pemegang Saham PT Sreeya Sewu Indonesia Tbk

Nama Jumlah Prosentase
PT GREAT GIANT PINEAPPLE 1,669,423,819 90.77 %
Pengendali Saham 0 0.00 %
Non Pengendali Saham 0 0.00 %
Saham Treasury 0 0.00 %
Masyarakat Warkat 2,865,509 0.16 %
Masyarakat Non Warkat 166,812,728 9.07 %

Anak Perusahaan PT Sreeya Sewu Indonesia Tbk

Nama Lokasi Prosentase
PT Belfoods Indonesia
Berusaha dalam bidang perindustrian dan perdagangan dan aktivitas pengepakan
Jawa Barat 99.99 %
PT Sierad Corpora
Dalam proses likuidasi
99.99 %
PT Transpasifik Niagareksa
Perdagangan
Jakarta 99.99 %

Direktur PT Sreeya Sewu Indonesia Tbk

Nama Jabatan
SUNGKONO SADIKIN Direktur Utama
IRVAN CAHYANA Direktur
NATANAEL YUYUN SURYADI Direktur
KENT KURNADI SAROSA Direktur

Komisaris PT Sreeya Sewu Indonesia Tbk

Nama Jabatan
ANTONIUS JOENOES SUPIT Komisaris Utama
EDDY TAMBOTO Komisaris
THEO LEKATOMPESSY Komisaris
STEPHANIE VERAWATY GONDOKUSUMO Komisaris

Komite Audit PT Sreeya Sewu Indonesia Tbk

Nama Jabatan
Theo Lekatompessy Ketua
Lita Suprianto Anggota
Aria Kanaka Anggota

Profil PT Sreeya Sewu Indonesia Tbk

Nama Emiten
PT Sreeya Sewu Indonesia Tbk
Kode Saham
SIPD
ISIN
ID1000133606
Alamat
Sequis Tower, Lantai 40, Jl. Jenderal Sudirman Kav.71, Jakarta Selatan, 12190
Email
info.sreeya@sreeyasewu.com
Situs Web
www.sreeyasewu.com
Papan Pencatatan
Pemantauan Khusus
Bidang Usaha Utama
Animal Feed
Sektor
Barang Konsumen Primer
Sub Sektor
Makanan & Minuman
Tentang PT Sreeya Sewu Indonesia Tbk
PT Sreeya Sewu Indonesia Tbk memproduksi olahan dan pakan unggas di Indonesia. Perusahaan ini beroperasi melalui lima segmen: Feedmill, Day Old Chickens, Dressed Chicken, Broiler and Layer, dan Frozen Food. Produk pakan perusahaan antara lain pakan ayam pedaging, ayam petelur, dan ayam umur sehari (DOC); pakan konsentrat; pakan puyuh; dan jenis pakan lainnya berupa tepung, pellet (butiran), crumble, dan expander sesuai kebutuhan pasar. Perusahaan juga mengoperasikan peternakan yang menetaskan DOC, yang dibudidayakan oleh peternak untuk menghasilkan unggas hidup/ayam pedaging dan layer; dan rumah potong hewan yang memproduksi dan mengolah unggas hidup dari DOC broiler. Selain itu, perusahaan menawarkan produk ayam pedaging ke berbagai supermarket, restoran, kafe, dan outlet lainnya; dan makanan olahan, antara lain nugget ayam, sosis, dan bakso dengan merek Belfoods. Selanjutnya, terlibat dalam distribusi dan perdagangan peralatan unggas, feedmill, dan produk lainnya; dan industri pengolahan makanan beku. Perusahaan ini sebelumnya bernama PT Sierad Produce Tbk dan berubah nama menjadi PT Sreeya Sewu Indonesia Tbk pada September 2020. Perusahaan ini didirikan pada tahun 1985 dan berbasis di Jakarta Selatan, Indonesia. PT Sreeya Sewu Indonesia Tbk merupakan anak perusahaan dari PT Great Giant Pineapple.

LinkedIn
WhatsApp
Telegram