Analisa Fundamental Saham COCO | PT Wahana Interfood Nusantara Tbk.



Harga Saham COCO

172
PER
-1.39
PBV
0.74

Market Cap.

73 M
ROA
-11.95
ROE
-53.6

Analisa Fundamental PT Wahana Interfood Nusantara Tbk.

Analisis Skor

Price to Book Value

Undervalued. Price to Book Value (PBV) lebih rendah dari valuasi perusahaan (0.74).

Earning per Share

Perusahaan belum mencetak Earning per Share (EPS) positif selama 3 tahun berturut-turut

Rasio hutang

Debt Equity Ratio (DER)/Rasio hutang lebih dari 1 (1.03 kali modal).

Tier Saham

Saham tier 3 dengan market cap. kecil (di bawah 1 T)

Net Profit

Perusahaan belum mencetak laba positif selama 3 tahun berturut-turut

Current ratio

Aset lancar lebih kecil dari liabilitas jangka pendek

Net Profit Margin

Profitabilitas kurang baik. Net Profit Margin (NPM) kurang dari 10% (-62.29%)

Return on Equity

Profitabilitas kurang baik. Return on Equity (RoE) kurang dari 15% (-53.6%)

Buffet's Intrinsic Value

Perusahaan belum melaporkan laporan keuangan terbaru

Analisa Teknikal PT Wahana Interfood Nusantara Tbk.

Metode Rekomendasi

MACD

Untuk swing trade jangka menengah
Buy

Stochastic

Untuk scalping jangka pendek
Buy

Bollinger Bands

Untuk swing trade jangka menengah
Buy

Harga Saham PT Wahana Interfood Nusantara Tbk.


Laporan Keuangan PT Wahana Interfood Nusantara Tbk.

Laporan Laba Rugi

Laporan laba rugi adalah laporan keuangan yang memberikan gambaran tentang pendapatan, biaya, dan laba atau rugi suatu perusahaan dalam periode waktu tertentu. Laporan ini membantu investor untuk memahami seberapa baik atau buruk kinerja keuangan perusahaan tersebut, apakah perusahaan tersebut menghasilkan laba atau mengalami kerugian, serta sumber-sumber pendapatan dan pengeluaran utama yang mempengaruhi hasil keuangan perusahaan.

Pendapatan adalah total uang yang diperoleh perusahaan dari penjualan produk atau jasa sebelum memperhitungkan biaya produksi dan pengeluaran lainnya. Ini adalah indikator penting untuk mengevaluasi pertumbuhan dan kinerja keuangan perusahaan serta memberikan gambaran kepada investor tentang keberhasilan perusahaan dalam menghasilkan pendapatan dari bisnis intinya.


Pendapatan PT Wahana Interfood Nusantara Tbk.
Tahun Pendapatan
2024 161.089.602.000
2023 171.060.029.000
2022 289.795.165.000
2021 224.437.956.000
2020 171.048.709.000
2019 216.197.806.000
2018 157.581.399.731
2017 138.891.903.705
2016 103.492.844.368

EBITDA (Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization) adalah ukuran kinerja keuangan yang mencerminkan pendapatan operasional perusahaan sebelum memperhitungkan pengaruh bunga, pajak, penyusutan, dan amortisasi. EBITDA membantu investor dalam mengevaluasi efisiensi operasional perusahaan tanpa memperhitungkan faktor non-operasional.


EBITDA PT Wahana Interfood Nusantara Tbk.
Tahun EBITDA
2024 -11.003.298.000
2023 -16.132.664.000
2022 28.523.744.000
2021 31.136.567.000
2020 21.178.992.000
2019 27.532.890.000
2018 19.519.598.664
2017 15.895.950.210
2016 9.848.997.893

Profit atau yang juga kita kenal dengan laba adalah hal yang menggambarkan manfaat finansial yang diwujudkan ketika pendapatan yang dihasilkan dari aktivitas bisnis melebihi biaya, ongkos, dan pajak yang terlibat dalam menopang aktivitas bisnis yang bersangkutan. Setiap keuntungan yang diperoleh disalurkan kembali ke pemilik bisnis, yang memilih untuk mengantongi uang tunai atau menginvestasikannya kembali ke bisnis. Keuntungan dihitung sebagai pendapatan total dikurangi total biaya.


Net Profit PT Wahana Interfood Nusantara Tbk.
Tahun Net Profit
2024 -52.561.042.000
2023 -50.445.584.000
2022 6.620.433.000
2021 8.532.632.000
2020 2.738.129.000
2019 7.957.208.000
2018 3.090.956.272
2017 2.060.499.034
2016 659.775.418

Net profit margin (NPM) adalah prosentase laba bersih yang diperoleh perusahaan dari pendapatan setelah mengurangi semua biaya. NPM menggambarkan seberapa efisien perusahaan menghasilkan keuntungan dari pendapatan. Semakin tinggi prosentasenya semakin baik profitabilitas perusahaan.


Net Profit Margin (NPM) PT Wahana Interfood Nusantara Tbk.
Tahun Net Profit Margin (NPM)
2024 -33,00 %
2023 -29,00 %
2022 2,00 %
2021 4,00 %
2020 2,00 %
2019 4,00 %
2018 2,00 %
2017 1,00 %
2016 1,00 %

Earning per Share adalah keuntungan perusahaan yang dialokasikan untuk setiap lembar saham biasa yang beredar. Earnings Per Share merupakan sebuah indikator untuk menilai tingkat profitabilitas perusahaan. Semakin tinggi nilai EPS semakin baik perusahaan tersebut dalam menghasilkan laba per lembar sahamnya.


Earning per Share (EPS) PT Wahana Interfood Nusantara Tbk.
Tahun Earning per Share (EPS)
2024 0
2023 0
2022 2
2021 4
2020 1
2019 4
2018 0
2017 0
2016 0

Neraca Keuangan

Neraca keuangan adalah laporan keuangan yang memberikan ringkasan mengenai aset, kewajiban, dan ekuitas suatu perusahaan pada suatu titik waktu tertentu. Neraca keuangan ini membantu investor dalam memahami nilai total aset yang dimiliki perusahaan, jumlah kewajiban yang harus dibayar, serta jumlah ekuitas yang dimiliki pemilik perusahaan. Dengan mempelajari neraca keuangan, investor dapat mengevaluasi stabilitas keuangan perusahaan dan melihat sejauh mana perusahaan menggunakan sumber daya yang dimilikinya untuk menghasilkan laba.

Aset merupakan sumber daya dengan nilai ekonomi yang dimiliki atau dikendalikan oleh perusahaan dengan harapan akan memberikan manfaat di masa depan. Aset dilaporkan di neraca perusahaan dan dibeli atau dibuat untuk meningkatkan nilai perusahaan atau menguntungkan operasi perusahaan. Aset dapat dianggap sebagai sesuatu yang dapat menghasilkan arus kas, mengurangi pengeluaran, atau meningkatkan penjualan, terlepas dari apakah itu peralatan produksi atau paten.


Aset PT Wahana Interfood Nusantara Tbk.
Tahun Aset
2024 439.775.109.000
2023 528.959.733.000
2022 485.054.413.000
2021 370.684.311.428
2020 263.754.414.443
2019 250.442.587.742
2018 162.749.739.566
2017 99.799.403.803
2016 74.924.539.221

Modal (equity) dalam konteks keuangan merujuk pada bagian kepemilikan atau klaim pemilik terhadap aset perusahaan setelah dikurangi kewajiban. Dalam istilah sederhana, modal adalah jumlah investasi atau kontribusi pemilik perusahaan yang dapat berupa uang tunai, aset, atau laba yang ditahan. Bagi investor, modal merupakan ukuran penting untuk mengevaluasi sejauh mana pemilik perusahaan memiliki kepentingan dan tanggung jawab terhadap kinerja dan hasil perusahaan.


Modal (Equity) PT Wahana Interfood Nusantara Tbk.
Tahun Modal (Equity)
2024 98.066.283.000
2023 150.596.540.000
2022 204.292.284.000
2021 218.832.136.935
2020 112.068.982.561
2019 109.361.193.193
2018 50.216.465.430
2017 14.106.928.658
2016 12.101.145.873

Piutang adalah jumlah uang yang harus diterima oleh perusahaan dari pelanggan atau pihak lain sebagai pembayaran atas barang atau jasa yang telah disediakan. Piutang dapat menjadi aset yang penting dalam menilai kesehatan keuangan perusahaan serta kemampuannya untuk menghasilkan arus kas yang cukup.


Piutang (Receivables) PT Wahana Interfood Nusantara Tbk.
Tahun Piutang (Receivables)
2024 84.584.501.000
2023 88.075.161.000
2022 139.010.299.000
2021 94.235.811.605
2020 67.725.320.270
2019 76.332.173.527
2018 40.818.469.727
2017 18.574.674.719
2016 18.653.542.354

Investasi jangka pendek adalah jenis investasi dengan jangka waktu singkat (biasanya kurang dari satu tahun) bertujuan untuk mendapatkan keuntungan dalam waktu yang singkat dan risiko yang rendah.


Investasi Jangka Pendek PT Wahana Interfood Nusantara Tbk.
Tahun Investasi Jangka Pendek
2024 0
2023 0
2022 0
2021 0
2020 0
2019 0
2018 0
2017 0
2016 0

Investasi jangka panjang adalah investasi yang dilakukan untuk jangka waktu yang lama (biasanya lebih dari satu tahun) bertujuan untuk mencapai pertumbuhan nilai investasi yang signifikan dalam jangka panjang. Investasi ini fokus diberikan pada aspek seperti kenaikan harga saham, dividen, atau pertumbuhan nilai aset.


Investasi Jangka Panjang PT Wahana Interfood Nusantara Tbk.
Tahun Investasi Jangka Panjang
2024 0
2023 0
2022 0
2021 0
2020 0
2019 0
2018 0
2017 0
2016 0

Debt/utang adalah sejumlah uang yang dipinjam oleh perusahaan dan harus dikembalikan dalam jangka waktu tertentu dengan membayar bunga. Investor perlu memperhatikan tingkat utang suatu perusahaan dan kemampuannya untuk membayar kembali utang tersebut.


Utang PT Wahana Interfood Nusantara Tbk.
Tahun Utang
2024 291.648.052.500
2023 337.131.442.560
2022 210.413.295.840
2021 129.739.881.951
2020 125.501.852.486
2019 90.417.549.680
2018 89.711.090.290
2017 67.062.207.020
2016 42.830.455.510

Laporan Arus Kas

Laporan arus kas adalah laporan keuangan yang menunjukkan aliran masuk dan keluar uang tunai dari aktivitas operasional, investasi, dan pendanaan perusahaan. Investor dapat mempelajari laporan ini untuk melihat bagaimana perusahaan menghasilkan dan menggunakan uang tunai untuk mengevaluasi kesehatan keuangan perusahaan.

Pembayaran dividen adalah pembagian sebagian laba perusahaan kepada para pemegang saham sebagai imbalan atas kepemilikan saham mereka. Dividen biasanya dibayarkan secara tunai atau dalam bentuk saham tambahan, dan menjadi salah satu cara bagi investor untuk mendapatkan pengembalian investasi dari perusahaan di mana mereka memiliki saham.


Pembayaran Dividen PT Wahana Interfood Nusantara Tbk.
Tahun Pembayaran Dividen
2024 0
2023 0
2022 0
2021 0
2020 0
2019 0
2018 0
2017 0
2016 0

Capital expenditure adalah pengeluaran perusahaan untuk membeli atau meningkatkan aset jangka panjang seperti tanah, bangunan, atau peralatan. Investor perlu capex untuk mengevaluasi pertumbuhan dan nilai jangka panjang perusahaan.


Capital Expenditure (CAPEX) PT Wahana Interfood Nusantara Tbk.
Tahun Capital Expenditure (CAPEX)
2024 16.320.265.000
2023 10.973.384.000
2022 56.942.387.000
2021 1.266.962.000
2020 2.414.704.000
2019 34.757.554.000
2018 40.624.449.517
2017 14.382.352.088
2016 8.585.095.955

Free cash flow adalah jumlah uang yang tersisa setelah perusahaan mengeluarkan biaya operasional dan investasi modal yang diperlukan untuk menjaga dan mengembangkan bisnisnya. FCF merupakan indikator penting bagi investor karena mencerminkan kemampuan perusahaan untuk menghasilkan uang tunai yang digunakan untuk membayar dividen, mengurangi utang, atau melakukan investasi tambahan.


Free Cashflow (FCF) PT Wahana Interfood Nusantara Tbk.
Tahun Free Cashflow (FCF)
2024 -60.093.057.000
2023 -19.787.253.000
2022 -134.690.766.000
2021 -27.385.321.000
2020 -35.134.408.000
2019 -44.350.887.000
2018 -59.733.038.859
2017 -24.172.630.719
2016 -18.283.367.436

Operating cash flow adalah jumlah uang tunai yang dihasilkan atau digunakan oleh perusahaan dari kegiatan operasional utamanya, seperti penjualan produk atau jasa. Operating cashflow penting bagi investor karena angka ini menunjukkan keberlanjutan dan kesehatan keuangan perusahaan dalam menjalankan bisnisnya.


Operating Cashflow PT Wahana Interfood Nusantara Tbk.
Tahun Operating Cashflow
2024 -43.772.792.000
2023 -8.813.869.000
2022 -77.748.378.000
2021 -26.118.359.000
2020 -32.719.704.000
2019 -9.593.333.000
2018 -19.108.589.342
2017 -9.790.278.631
2016 -9.698.271.481

Dividen adalah pembagian laba kepada pemegang saham berdasarkan banyaknya saham yang dimiliki. Jumlah dividen yang akan dibagikan diusulkan oleh dewan direksi perusahaan dan disetujui di dalam rapat umum pemegang saham (RUPS).


Dividen PT Wahana Interfood Nusantara Tbk.
Tahun Dividen
2016 0
2017 0
2018 0
2019 0
2020 0
2021 0
2022 0
2023 0
2024 0

Rasio Keuangan

Rasio keuangan adalah perbandingan angka-angka keuangan yang digunakan untuk menganalisis kinerja dan kondisi keuangan perusahaan. Rasio ini membantu investor memahami profitabilitas, likuiditas, dan solvabilitas perusahaan untuk membuat keputusan investasi yang lebih terinformasi.

Return On Assets (ROA) menunjukkan seberapa besar kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba dengan menggunakan total aset yang dimiliki perusahaan. ROA yang positif menunjukkan bahwa dari total aset yang dimiliki, perusahaan mampu menghasilkan laba. Semakin besar nilai ROA berarti semakin efektif perusahaan dalam mengelola aset yang dimiliki, dan sebaliknya. ROA yang negatif menunjukkan bahwa perusahaan sedang mengalami kerugian.


Return on Asset PT Wahana Interfood Nusantara Tbk.
Tahun Return on Asset
2016 0.88%
2017 1.8%
2018 1.9%
2019 3.18%
2020 1.04%
2021 2.3%
2022 1.37%
2023 -9.54%
2024 -11.95%

Return On Equity (ROE) digunakan untuk mengukur seberapa besar keuntungan yang dihasilkan perusahaan dibandingkan dengan modal yang disetor oleh pemegang saham. ROE berguna untuk membandingkan profitabilitas perusahaan dengan perusahaan lain dalam industri yang sama. Nilai ROE yang semakin besar menunjukkan bahwa perusahaan lebih mampu mengelola modal yang dimiliki untuk menghasilkan laba.


Return on Equity PT Wahana Interfood Nusantara Tbk.
Tahun Return on Equity
2016 5.45%
2017 14.61%
2018 6.16%
2019 7.28%
2020 2.44%
2021 3.9%
2022 3.24%
2023 -33.5%
2024 -53.6%

Pemegang Saham PT Wahana Interfood Nusantara Tbk.

Nama Jumlah Prosentase
PT Inter Jaya Corpora 50,605,750 5.68 %
Mahogany Global Investment PTE.LTD 543,842,937 61.12 %
Pengendali Saham 0 0.00 %
Non Pengendali Saham 0 0.00 %
Saham Treasury 0 0.00 %
Masyarakat Warkat 0 0.00 %
Masyarakat Non Warkat 295,415,294 33.20 %

Anak Perusahaan PT Wahana Interfood Nusantara Tbk.

Nama Lokasi Prosentase
PT BIJI KOPI INTERNUSA
INDUSTRI PENGOLAHAN
BANDUNG 99.00 %
PT DLANIER GAYA INDONESIA
PERDAGANGAN DAN INDUSTRI
BANDUNG 99.99 %
PT WAHANA DISTRIBUSI NUSANTARA
PERDANGAN BESAR DAN ECERAN
BANDUNG 99.00 %
PT WAHANA RETAIL NUSANTARA
PERDAGANGAN ECERAN
BANDUNG 99.99 %
PT WINCO NIAGATAMA CORPORA
REAL ESTATE
BANDUNG 99.00 %

Direktur PT Wahana Interfood Nusantara Tbk.

Nama Jabatan
Sugianto Soenario Direktur Utama
Irma Suntita Direktur
Triyanto Sulistyono Direktur

Komisaris PT Wahana Interfood Nusantara Tbk.

Nama Jabatan
Widjanarko Brotosaputro Komisaris Utama
Heru Winato Komisaris

Komite Audit PT Wahana Interfood Nusantara Tbk.

Nama Jabatan
Heru Winanto Ketua
Syaeful Munir Anggota
Anna Kania Widiatami Anggota

Profil PT Wahana Interfood Nusantara Tbk.

Nama Emiten
PT Wahana Interfood Nusantara Tbk.
Kode Saham
COCO
ISIN
ID1000148208
Alamat
Jalan Raya Parakan Muncang, Dusun Cipacing, RT. 017, RW. 004, Desa Mekarbakti, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang, Kode Pos 45365.
Email
corsec@winco.co.id
Situs Web
www.wahana-interfood.com
Papan Pencatatan
Pengembangan
Bidang Usaha Utama
Menjalankan Usaha yang bergerak di bidang produksi kakao dan cokelat
Sektor
Barang Konsumen Primer
Sub Sektor
Makanan & Minuman
Tentang PT Wahana Interfood Nusantara Tbk.
PT Wahana Interfood Nusantara Tbk memproduksi dan menjual produk kakao dan cokelat di Indonesia. Perusahaan menyediakan coklat bubuk, couverture dan coklat compound, olesan dan isian, serta minuman serbuk coklat. Ini menjual produknya di bawah nama merek SCHOKO untuk produsen makanan, layanan makanan, dan pengecer. Perusahaan juga mengekspor produknya ke Asia, Eropa, Australia, Selandia Baru, dan Amerika Serikat. PT Wahana Interfood Nusantara Tbk didirikan pada tahun 2006 dan berkantor pusat di Bandung, Indonesia.

LinkedIn
WhatsApp
Telegram