Analisa Fundamental Saham JIHD | Jakarta International Hotels & Development Tbk



Harga Saham JIHD

406
PER
23.01
PBV
0.77

Market Cap.

2.8 T
ROA
1.87
ROE
3.34

Analisa Fundamental Jakarta International Hotels & Development Tbk

Analisis Skor

Rasio hutang

DER/Rasio hutang kurang dari 1 (0.08 kali modal).

Net Profit

Perusahaan mencetak laba positif 3 tahun berturut-turut

Current ratio

Aset lancar lebih besar dari liabilitas jangka pendek

Price to Book Value

Undervalued. Price to Book Value (PBV) lebih rendah dari valuasi perusahaan (0.77).

Earning per Share

Perusahaan mencetak Earning per Share (EPS) positif 3 tahun berturut-turut

Tier Saham

Saham tier 3 dengan market cap. kecil (di bawah 1 T)

Net Profit Margin

Profitabilitas kurang baik. Net Profit Margin (NPM) kurang dari 10% (7.79%)

Return on Equity

Profitabilitas kurang baik. Return on Equity (RoE) kurang dari 15% (3.34%)

Buffet's Intrinsic Value

Perusahaan belum melaporkan laporan keuangan terbaru

Analisa Teknikal Jakarta International Hotels & Development Tbk

Metode Rekomendasi

MACD

Untuk swing trade jangka menengah
Sell

Stochastic

Untuk scalping jangka pendek
Buy

Bollinger Bands

Untuk swing trade jangka menengah
Neutral

Harga Saham Jakarta International Hotels & Development Tbk


Laporan Keuangan Jakarta International Hotels & Development Tbk

Laporan Laba Rugi

Laporan laba rugi adalah laporan keuangan yang memberikan gambaran tentang pendapatan, biaya, dan laba atau rugi suatu perusahaan dalam periode waktu tertentu. Laporan ini membantu investor untuk memahami seberapa baik atau buruk kinerja keuangan perusahaan tersebut, apakah perusahaan tersebut menghasilkan laba atau mengalami kerugian, serta sumber-sumber pendapatan dan pengeluaran utama yang mempengaruhi hasil keuangan perusahaan.

Pendapatan adalah total uang yang diperoleh perusahaan dari penjualan produk atau jasa sebelum memperhitungkan biaya produksi dan pengeluaran lainnya. Ini adalah indikator penting untuk mengevaluasi pertumbuhan dan kinerja keuangan perusahaan serta memberikan gambaran kepada investor tentang keberhasilan perusahaan dalam menghasilkan pendapatan dari bisnis intinya.


Pendapatan Jakarta International Hotels & Development Tbk
Tahun Pendapatan
2024 1.624.022.798.000
2023 1.465.917.923.000
2022 1.266.978.042.000
2021 902.939.268.000
2020 906.264.511.000
2019 1.447.914.679.000
2018 1.457.372.082.000
2017 1.371.672.386.000
2016 1.383.786.187.000
2015 1.377.511.704.000
2014 1.338.968.441.000
2013 3.109.196.019.000
2012 1.001.519.247.000
2011 955.254.685.000
2010 1.352.104.734.000
2009 2.124.875.298.000
2008 970.093.852.000
2007 485.653.821.000
2006 191.771.002.000
2005 308.790.150.000
2004 181.680.159.000
2003 159.026.936.000
2002 163.124.787.000
2001 120.005.000.000
2000 96.172.000.000

EBITDA (Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization) adalah ukuran kinerja keuangan yang mencerminkan pendapatan operasional perusahaan sebelum memperhitungkan pengaruh bunga, pajak, penyusutan, dan amortisasi. EBITDA membantu investor dalam mengevaluasi efisiensi operasional perusahaan tanpa memperhitungkan faktor non-operasional.


EBITDA Jakarta International Hotels & Development Tbk
Tahun EBITDA
2024 534.770.287.000
2023 446.693.564.000
2022 369.932.327.000
2021 152.568.967.000
2020 162.158.244.000
2019 191.473.202.000
2018 295.978.094.000
2017 434.997.469.000
2016 278.437.777.000
2015 183.027.198.000
2014 251.645.175.000
2013 2.129.252.711.000
2012 165.075.837.000
2011 171.296.301.000
2010 0
2009 0
2008 0
2007 0
2006 0
2005 0
2004 0
2003 0
2002 0
2001 0
2000 0

Profit atau yang juga kita kenal dengan laba adalah hal yang menggambarkan manfaat finansial yang diwujudkan ketika pendapatan yang dihasilkan dari aktivitas bisnis melebihi biaya, ongkos, dan pajak yang terlibat dalam menopang aktivitas bisnis yang bersangkutan. Setiap keuntungan yang diperoleh disalurkan kembali ke pemilik bisnis, yang memilih untuk mengantongi uang tunai atau menginvestasikannya kembali ke bisnis. Keuntungan dihitung sebagai pendapatan total dikurangi total biaya.


Net Profit Jakarta International Hotels & Development Tbk
Tahun Net Profit
2024 123.501.043.000
2023 52.589.424.000
2022 132.575.384.000
2021 -113.618.419.000
2020 -62.540.867.000
2019 144.145.475.000
2018 14.780.624.000
2017 13.951.940.000
2016 19.571.166.000
2015 3.075.753.000
2014 37.894.655.000
2013 1.420.824.794.000
2012 33.761.649.000
2011 19.257.698.000
2010 61.417.164.000
2009 315.166.027.000
2008 0
2007 0
2006 0
2005 0
2004 0
2003 0
2002 100.139.329.000
2001 249.501.000.000
2000 0

Net profit margin (NPM) adalah prosentase laba bersih yang diperoleh perusahaan dari pendapatan setelah mengurangi semua biaya. NPM menggambarkan seberapa efisien perusahaan menghasilkan keuntungan dari pendapatan. Semakin tinggi prosentasenya semakin baik profitabilitas perusahaan.


Net Profit Margin (NPM) Jakarta International Hotels & Development Tbk
Tahun Net Profit Margin (NPM)
2024 8,00 %
2023 4,00 %
2022 10,00 %
2021 -13,00 %
2020 -7,00 %
2019 10,00 %
2018 1,00 %
2017 1,00 %
2016 1,00 %
2015 0,00 %
2014 3,00 %
2013 46,00 %
2012 3,00 %
2011 2,00 %
2010 5,00 %
2009 15,00 %
2008 0,00 %
2007 0,00 %
2006 0,00 %
2005 0,00 %
2004 0,00 %
2003 0,00 %
2002 61,00 %
2001 208,00 %
2000 0,00 %

Earning per Share adalah keuntungan perusahaan yang dialokasikan untuk setiap lembar saham biasa yang beredar. Earnings Per Share merupakan sebuah indikator untuk menilai tingkat profitabilitas perusahaan. Semakin tinggi nilai EPS semakin baik perusahaan tersebut dalam menghasilkan laba per lembar sahamnya.


Earning per Share (EPS) Jakarta International Hotels & Development Tbk
Tahun Earning per Share (EPS)
2024 0
2023 0
2022 5
2021 3
2020 23
2019 3
2018 5
2017 11
2016 6
2015 -6
2014 15
2013 -2
2012 0
2011 0
2010 0
2009 0
2008 0
2007 0
2006 0
2005 0
2004 0
2003 0
2002 0
2001 0
2000 0

Neraca Keuangan

Neraca keuangan adalah laporan keuangan yang memberikan ringkasan mengenai aset, kewajiban, dan ekuitas suatu perusahaan pada suatu titik waktu tertentu. Neraca keuangan ini membantu investor dalam memahami nilai total aset yang dimiliki perusahaan, jumlah kewajiban yang harus dibayar, serta jumlah ekuitas yang dimiliki pemilik perusahaan. Dengan mempelajari neraca keuangan, investor dapat mengevaluasi stabilitas keuangan perusahaan dan melihat sejauh mana perusahaan menggunakan sumber daya yang dimilikinya untuk menghasilkan laba.

Aset merupakan sumber daya dengan nilai ekonomi yang dimiliki atau dikendalikan oleh perusahaan dengan harapan akan memberikan manfaat di masa depan. Aset dilaporkan di neraca perusahaan dan dibeli atau dibuat untuk meningkatkan nilai perusahaan atau menguntungkan operasi perusahaan. Aset dapat dianggap sebagai sesuatu yang dapat menghasilkan arus kas, mengurangi pengeluaran, atau meningkatkan penjualan, terlepas dari apakah itu peralatan produksi atau paten.


Aset Jakarta International Hotels & Development Tbk
Tahun Aset
2024 6.609.915.341.000
2023 6.529.925.187.000
2022 6.578.827.672.000
2021 6.609.371.028.000
2020 6.719.372.766.000
2019 6.844.501.891.000
2018 6.606.689.033.000
2017 6.655.376.027.000
2016 6.604.718.559.000
2015 6.470.222.705.000
2014 6.484.787.205.000
2013 6.463.220.155.000
2012 4.454.535.086.000
2011 4.362.366.221.000
2010 4.776.300.970.000
2009 5.137.438.904.000
2008 5.487.044.343.000
2007 5.080.942.511.000
2006 4.806.879.468.000
2005 3.173.626.702.000
2004 3.990.773.766.000
2003 4.246.608.035.000
2002 4.684.621.766.000
2001 4.709.898.000.000
2000 4.007.400.000.000

Modal (equity) dalam konteks keuangan merujuk pada bagian kepemilikan atau klaim pemilik terhadap aset perusahaan setelah dikurangi kewajiban. Dalam istilah sederhana, modal adalah jumlah investasi atau kontribusi pemilik perusahaan yang dapat berupa uang tunai, aset, atau laba yang ditahan. Bagi investor, modal merupakan ukuran penting untuk mengevaluasi sejauh mana pemilik perusahaan memiliki kepentingan dan tanggung jawab terhadap kinerja dan hasil perusahaan.


Modal (Equity) Jakarta International Hotels & Development Tbk
Tahun Modal (Equity)
2024 3.701.840.351.000
2023 3.572.367.945.000
2022 3.521.825.905.000
2021 3.508.206.646.000
2020 3.605.078.258.000
2019 3.641.306.511.000
2018 3.634.278.795.000
2017 3.613.348.607.000
2016 3.588.271.804.000
2015 3.555.160.869.000
2014 3.555.462.982.000
2013 3.523.800.234.000
2012 2.102.975.438.000
2011 2.069.213.789.000
2010 1.552.399.687.000
2009 1.490.982.523.000
2008 1.175.816.496.000
2007 1.219.674.193.000
2006 1.358.216.830.000
2005 1.416.729.976.000
2004 1.380.052.168.000
2003 980.229.680.000
2002 1.055.865.178.000
2001 940.165.000.000
2000 682.789.000.000

Piutang adalah jumlah uang yang harus diterima oleh perusahaan dari pelanggan atau pihak lain sebagai pembayaran atas barang atau jasa yang telah disediakan. Piutang dapat menjadi aset yang penting dalam menilai kesehatan keuangan perusahaan serta kemampuannya untuk menghasilkan arus kas yang cukup.


Piutang (Receivables) Jakarta International Hotels & Development Tbk
Tahun Piutang (Receivables)
2024 75.437.936.000
2023 58.306.265.000
2022 57.121.945.000
2021 59.512.321.000
2020 143.867.655.000
2019 247.202.196.000
2018 70.509.000.000
2017 80.083.000.000
2016 140.023.810.000
2015 447.637.229.000
2014 623.600.653.000
2013 436.965.399.000
2012 60.158.312.000
2011 74.495.633.000
2010 69.027.320.000
2009 253.496.782.000
2008 84.236.216.000
2007 66.527.588.000
2006 94.476.141.000
2005 94.963.274.000
2004 36.751.201.000
2003 22.050.748.000
2002 28.061.647.000
2001 11.982.000.000
2000 56.590.000.000

Investasi jangka pendek adalah jenis investasi dengan jangka waktu singkat (biasanya kurang dari satu tahun) bertujuan untuk mendapatkan keuntungan dalam waktu yang singkat dan risiko yang rendah.


Investasi Jangka Pendek Jakarta International Hotels & Development Tbk
Tahun Investasi Jangka Pendek
2024 0
2023 0
2022 -1.546.739.453.000
2021 -2.458.240.290.000
2020 -2.552.728.581.000
2019 6.950.500.000
2018 62.240.500.000
2017 171.267.979.000
2016 -2.289.603.846.000
2015 -2.203.545.456.000
2014 -2.051.037.877.000
2013 402.237.000.000
2012 -1.327.536.189.000
2011 -1.345.614.852.000
2010 810.690.000
2009 632.053.000
2008 731.734.000
2007 628.528.000
2006 194.924.553.000
2005 70.994.301.000
2004 115.138.503.000
2003 420.364.870.000
2002 15.567.143.000
2001 190.647.000.000
2000 32.902.000.000

Investasi jangka panjang adalah investasi yang dilakukan untuk jangka waktu yang lama (biasanya lebih dari satu tahun) bertujuan untuk mencapai pertumbuhan nilai investasi yang signifikan dalam jangka panjang. Investasi ini fokus diberikan pada aspek seperti kenaikan harga saham, dividen, atau pertumbuhan nilai aset.


Investasi Jangka Panjang Jakarta International Hotels & Development Tbk
Tahun Investasi Jangka Panjang
2024 0
2023 0
2022 0
2021 0
2020 0
2019 0
2018 283.496.974.000
2017 283.816.613.000
2016 54.583.930.000
2015 51.488.652.000
2014 0
2013 0
2012 0
2011 0
2010 0
2009 0
2008 0
2007 0
2006 0
2005 0
2004 0
2003 0
2002 0
2001 0
2000 0

Debt/utang adalah sejumlah uang yang dipinjam oleh perusahaan dan harus dikembalikan dalam jangka waktu tertentu dengan membayar bunga. Investor perlu memperhatikan tingkat utang suatu perusahaan dan kemampuannya untuk membayar kembali utang tersebut.


Utang Jakarta International Hotels & Development Tbk
Tahun Utang
2024 225.707.824.000
2023 266.367.664.000
2022 270.986.868.000
2021 280.046.718.000
2020 266.962.037.000
2019 195.814.189.000
2018 208.524.029.000
2017 362.114.726.000
2016 463.512.492.000
2015 537.121.794.000
2014 554.153.803.000
2013 161.646.600.000
2012 252.946.463.000
2011 380.595.608.000
2010 1.238.512.571.000
2009 1.290.883.316.000
2008 1.730.064.076.000
2007 1.602.182.080.000
2006 1.522.208.033.000
2005 931.632.978.000
2004 1.388.509.213.000
2003 1.730.211.045.000
2002 1.852.801.051.000
2001 1.157.181.000.000
2000 1.925.775.000.000

Laporan Arus Kas

Laporan arus kas adalah laporan keuangan yang menunjukkan aliran masuk dan keluar uang tunai dari aktivitas operasional, investasi, dan pendanaan perusahaan. Investor dapat mempelajari laporan ini untuk melihat bagaimana perusahaan menghasilkan dan menggunakan uang tunai untuk mengevaluasi kesehatan keuangan perusahaan.

Pembayaran dividen adalah pembagian sebagian laba perusahaan kepada para pemegang saham sebagai imbalan atas kepemilikan saham mereka. Dividen biasanya dibayarkan secara tunai atau dalam bentuk saham tambahan, dan menjadi salah satu cara bagi investor untuk mendapatkan pengembalian investasi dari perusahaan di mana mereka memiliki saham.


Pembayaran Dividen Jakarta International Hotels & Development Tbk
Tahun Pembayaran Dividen
2024 0
2023 0
2022 0
2021 0
2020 0
2019 0
2018 0
2017 0
2016 0
2015 0
2014 0
2013 0
2012 0
2011 0
2010 0
2009 0
2008 0
2007 -500.000.000
2006 -800.000.000
2005 -800.000.000
2004 0
2003 0
2002 0
2001 0
2000 0

Capital expenditure adalah pengeluaran perusahaan untuk membeli atau meningkatkan aset jangka panjang seperti tanah, bangunan, atau peralatan. Investor perlu capex untuk mengevaluasi pertumbuhan dan nilai jangka panjang perusahaan.


Capital Expenditure (CAPEX) Jakarta International Hotels & Development Tbk
Tahun Capital Expenditure (CAPEX)
2024 89.895.685.000
2023 85.578.970.000
2022 71.006.357.000
2021 35.229.646.000
2020 138.588.455.000
2019 90.468.421.000
2018 86.324.497.000
2017 66.420.526.000
2016 65.967.295.000
2015 85.499.390.000
2014 75.433.387.000
2013 57.418.033.000
2012 55.724.113.000
2011 54.448.718.000
2010 76.052.221.000
2009 79.992.829.000
2008 79.682.997.000
2007 532.514.688.000
2006 7.706.684.000
2005 17.433.117.000
2004 11.065.568.000
2003 9.232.733.000
2002 7.176.240.000
2001 5.987.000.000
2000 12.179.000.000

Free cash flow adalah jumlah uang yang tersisa setelah perusahaan mengeluarkan biaya operasional dan investasi modal yang diperlukan untuk menjaga dan mengembangkan bisnisnya. FCF merupakan indikator penting bagi investor karena mencerminkan kemampuan perusahaan untuk menghasilkan uang tunai yang digunakan untuk membayar dividen, mengurangi utang, atau melakukan investasi tambahan.


Free Cashflow (FCF) Jakarta International Hotels & Development Tbk
Tahun Free Cashflow (FCF)
2024 367.186.726.000
2023 307.162.968.000
2022 61.569.027.000
2021 107.679.509.000
2020 -92.333.168.000
2019 213.274.166.000
2018 298.809.795.000
2017 362.866.898.000
2016 349.913.452.000
2015 376.719.888.000
2014 -754.875.000
2013 1.393.659.796.000
2012 255.721.842.000
2011 230.253.931.000
2010 0
2009 0
2008 0
2007 0
2006 0
2005 0
2004 0
2003 0
2002 0
2001 0
2000 0

Operating cash flow adalah jumlah uang tunai yang dihasilkan atau digunakan oleh perusahaan dari kegiatan operasional utamanya, seperti penjualan produk atau jasa. Operating cashflow penting bagi investor karena angka ini menunjukkan keberlanjutan dan kesehatan keuangan perusahaan dalam menjalankan bisnisnya.


Operating Cashflow Jakarta International Hotels & Development Tbk
Tahun Operating Cashflow
2024 457.082.411.000
2023 442.345.774.000
2022 132.575.384.000
2021 142.909.155.000
2020 46.255.287.000
2019 303.742.587.000
2018 385.134.292.000
2017 429.287.424.000
2016 415.880.747.000
2015 462.219.278.000
2014 74.678.512.000
2013 1.451.077.829.000
2012 311.445.955.000
2011 284.702.649.000
2010 91.578.408.000
2009 357.654.772.000
2008 672.328.537.000
2007 610.249.080.000
2006 0
2005 13.839.848.000
2004 0
2003 0
2002 0
2001 0
2000 85.095.000.000

Dividen adalah pembagian laba kepada pemegang saham berdasarkan banyaknya saham yang dimiliki. Jumlah dividen yang akan dibagikan diusulkan oleh dewan direksi perusahaan dan disetujui di dalam rapat umum pemegang saham (RUPS).


Dividen Jakarta International Hotels & Development Tbk
Tahun Dividen
2011 0
2012 0
2013 0
2014 0
2015 0
2016 0
2017 0
2018 0
2019 0
2020 0
2021 0
2022 0
2023 0
2024 0

Rasio Keuangan

Rasio keuangan adalah perbandingan angka-angka keuangan yang digunakan untuk menganalisis kinerja dan kondisi keuangan perusahaan. Rasio ini membantu investor memahami profitabilitas, likuiditas, dan solvabilitas perusahaan untuk membuat keputusan investasi yang lebih terinformasi.

Return On Assets (ROA) menunjukkan seberapa besar kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba dengan menggunakan total aset yang dimiliki perusahaan. ROA yang positif menunjukkan bahwa dari total aset yang dimiliki, perusahaan mampu menghasilkan laba. Semakin besar nilai ROA berarti semakin efektif perusahaan dalam mengelola aset yang dimiliki, dan sebaliknya. ROA yang negatif menunjukkan bahwa perusahaan sedang mengalami kerugian.


Return on Asset Jakarta International Hotels & Development Tbk
Tahun Return on Asset
2011 0.44%
2012 0.76%
2013 22.05%
2014 0.59%
2015 0.05%
2016 0.3%
2017 0.21%
2018 0.22%
2019 2.11%
2020 -0.93%
2021 -1.72%
2022 2.02%
2023 0.81%
2024 1.87%

Return On Equity (ROE) digunakan untuk mengukur seberapa besar keuntungan yang dihasilkan perusahaan dibandingkan dengan modal yang disetor oleh pemegang saham. ROE berguna untuk membandingkan profitabilitas perusahaan dengan perusahaan lain dalam industri yang sama. Nilai ROE yang semakin besar menunjukkan bahwa perusahaan lebih mampu mengelola modal yang dimiliki untuk menghasilkan laba.


Return on Equity Jakarta International Hotels & Development Tbk
Tahun Return on Equity
2011 0.93%
2012 1.61%
2013 40.32%
2014 1.07%
2015 0.09%
2016 0.55%
2017 0.39%
2018 0.41%
2019 3.96%
2020 -1.73%
2021 -3.24%
2022 3.76%
2023 1.47%
2024 3.34%

Pemegang Saham Jakarta International Hotels & Development Tbk

Nama Jumlah Prosentase
Tomy Winata 306,243,700 13.15 %
Sukardi Tandijono Tang 140,880,000 6.05 %
PT Kresna Aji Sembada 932,401,192 40.03 %
PT Catur Kusuma Abadi Sejahtera 164,604,361 7.07 %
Tony Soesanto 917,200 0.04 %
Lanny Pujilestari Liga 30,000 0.00 %
Santoso Gunara 742,500 0.03 %
Pengendali Saham 0 0.00 %
Non Pengendali Saham 0 0.00 %
Saham Treasury 0 0.00 %
Masyarakat Warkat 232,771,557 10.00 %
Masyarakat Non Warkat 550,449,972 23.63 %

Anak Perusahaan Jakarta International Hotels & Development Tbk

Nama Lokasi Prosentase
PT Danayasa Arthatama Tbk
Real estat
Jakarta 82.41 %
PT Dharma Harapan Raya
Jasa manajemen perhotelan
Jakarta 60.00 %
PT Jakarta International Hotels Management
Jasa manajemen perhotelan
Jakarta 90.00 %
PT Panduneka Sejahtera
Pembangunan dan pengelolaan gedung perkantoran
Jakarta 99.99 %

Direktur Jakarta International Hotels & Development Tbk

Nama Jabatan
Santoso Gunara Presiden Direktur
Lanny Pujilestari Liga Direktur
Hendi Lukman Direktur
Tony Soesanto Direktur
Agung Rin Prabowo Direktur
Erick Hartanto Direktur

Komisaris Jakarta International Hotels & Development Tbk

Nama Jabatan
Sugianto Kusuma Presiden Komisaris
Tomy Winata Wakil Presiden Komisaris
Hartono Tjahjadi Adiwana Wakil Presiden Komisaris
Ku Siew Kuan Komisaris
Lidwina Ong Komisaris

Komite Audit Jakarta International Hotels & Development Tbk

Nama Jabatan
Ku Siew Kuan Ketua
Dedy Djafarli Anggota
Indra Pranajaya Anggota

Profil Jakarta International Hotels & Development Tbk

Nama Emiten
Jakarta International Hotels & Development Tbk
Kode Saham
JIHD
ISIN
ID1000097900
Alamat
Gedung Artha Graha Lt. 15 Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53 Jakarta 12190
Email
jihd@jihd.co.id
Situs Web
www.jihd.co.id
Papan Pencatatan
Pengembangan
Bidang Usaha Utama
Hotel and Tourism
Sektor
Barang Konsumen Non-Primer
Sub Sektor
Jasa Konsumen
Tentang Jakarta International Hotels & Development Tbk
PT Jakarta International Hotels & Development Tbk melalui anak perusahaannya bergerak di bidang perhotelan dan properti di Indonesia. Ini beroperasi melalui layanan Hotel, Real Estate, Telekomunikasi, dan Manajemen Hotel. Segmen Hotel memiliki dan mengoperasikan dua hotel dengan nama Hotel Borobudur Jakarta dan Ritz-Carlton Pacific Place. Segmen Real Estate bergerak di bidang usaha dan jasa pengembangan real estat, termasuk pembangunan gedung perkantoran, mal, apartemen, pusat komersial, dan fasilitasnya. Segmen Jasa Telekomunikasi meliputi telepon, internet, sirkit yang disewakan, layanan terkelola, dan layanan TV kabel. Segmen Hotel Management Services mengelola dan mengoperasikan hotel borobudur jakarta, discovery kartika plaza hotel, palace hotel, dan discovery ancol. Perusahaan juga bergerak dalam bisnis restoran dan pariwisata. PT Jakarta International Hotels & Development Tbk didirikan pada tahun 1969 dan berkantor pusat di Jakarta, Indonesia.

LinkedIn
WhatsApp
Telegram