Analisa Fundamental Saham AALI | Astra Agro Lestari Tbk



Harga Saham AALI

6,150
PER
12.81
PBV
0.61

Market Cap.

13.5 T
ROA
3.67
ROE
4.8

Analisa Fundamental Astra Agro Lestari Tbk

Analisis Skor

Net Profit

Perusahaan mencetak laba positif 5 tahun berturut-turut

Earning per Share

Perusahaan mencetak EPS positif 5 tahun berturut-turut

Rasio hutang

DER/Rasio hutang kurang dari 1 (0.18 kali modal).

Tier Saham

Saham tier 2 dengan market cap. menengah (di atas 1 T)

Current ratio

Aset lancar lebih besar dari liabilitas jangka pendek

Buffet's Intrinsic Value

Undervalued. Harga saham di bawah harga wajar (41,798)

Price to Book Value

Undervalued. PBV lebih rendah dari valuasi perusahaan (0.61).

Net Profit Margin

Profitabilitas kurang baik. NPM kurang dari 10% (6.88%)

Return on Equity

Profitabilitas kurang baik. RoE kurang dari 15% (4.8%)

Analisa Teknikal Astra Agro Lestari Tbk

Metode Rekomendasi

MACD

Untuk swing trade jangka menengah
Sell

Stochastic

Untuk scalping jangka pendek
Sell

Harga Saham Astra Agro Lestari Tbk


Laporan Keuangan Astra Agro Lestari Tbk

Laporan Laba Rugi

Laporan laba rugi adalah laporan keuangan yang memberikan gambaran tentang pendapatan, biaya, dan laba atau rugi suatu perusahaan dalam periode waktu tertentu. Laporan ini membantu investor untuk memahami seberapa baik atau buruk kinerja keuangan perusahaan tersebut, apakah perusahaan tersebut menghasilkan laba atau mengalami kerugian, serta sumber-sumber pendapatan dan pengeluaran utama yang mempengaruhi hasil keuangan perusahaan.

Pendapatan adalah total uang yang diperoleh perusahaan dari penjualan produk atau jasa sebelum memperhitungkan biaya produksi dan pengeluaran lainnya. Ini adalah indikator penting untuk mengevaluasi pertumbuhan dan kinerja keuangan perusahaan serta memberikan gambaran kepada investor tentang keberhasilan perusahaan dalam menghasilkan pendapatan dari bisnis intinya.


Pendapatan Astra Agro Lestari Tbk
Tahun Pendapatan
2005 3.370.936.000.000
2006 3.757.987.000.000
2007 5.960.954.000.000
2008 8.161.217.000.000
2009 7.424.283.000.000
2010 8.843.721.000.000
2011 10.772.582.000.000
2012 11.566.056.000.000
2013 12.675.669.000.000
2014 16.307.958.000.000
2015 13.059.625.000.000
2016 14.121.435.000.000
2017 17.308.602.000.000
2018 19.086.479.000.000
2019 17.452.736.000.000
2020 18.807.043.000.000
2021 24.322.048.000.000
2022 21.828.591.000.000
2023 25.165.328.000.000

EBITDA (Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization) adalah ukuran kinerja keuangan yang mencerminkan pendapatan operasional perusahaan sebelum memperhitungkan pengaruh bunga, pajak, penyusutan, dan amortisasi. EBITDA membantu investor dalam mengevaluasi efisiensi operasional perusahaan tanpa memperhitungkan faktor non-operasional.


EBITDA Astra Agro Lestari Tbk
Tahun EBITDA
2005 1.183.049.000.000
2006 1.191.417.000.000
2007 2.927.071.000.000
2008 3.949.614.000.000
2009 2.531.043.000.000
2010 2.972.298.000.000
2011 3.338.738.000.000
2012 3.600.668.000.000
2013 2.720.542.000.000
2014 3.882.865.000.000
2015 1.550.741.000.000
2016 3.092.934.000.000
2017 3.160.798.000.000
2018 2.534.612.000.000
2019 1.328.317.000.000
2020 2.382.671.000.000
2021 4.094.762.000.000
2022 2.924.754.000.000
2023 2.622.204.000.000

Profit atau yang juga kita kenal dengan laba adalah hal yang menggambarkan manfaat finansial yang diwujudkan ketika pendapatan yang dihasilkan dari aktivitas bisnis melebihi biaya, ongkos, dan pajak yang terlibat dalam menopang aktivitas bisnis yang bersangkutan. Setiap keuntungan yang diperoleh disalurkan kembali ke pemilik bisnis, yang memilih untuk mengantongi uang tunai atau menginvestasikannya kembali ke bisnis. Keuntungan dihitung sebagai pendapatan total dikurangi total biaya.


Net Profit Astra Agro Lestari Tbk
Tahun Net Profit
2005 790.410.000.000
2006 787.318.000.000
2007 1.973.428.000.000
2008 2.715.518.000.000
2009 1.729.648.000.000
2010 2.103.652.000.000
2011 2.498.565.000.000
2012 2.410.259.000.000
2013 1.801.397.000.000
2014 2.503.695.000.000
2015 619.107.000.000
2016 2.006.973.000.000
2017 2.010.332.000.000
2018 1.438.511.000.000
2019 211.117.000.000
2020 833.090.000.000
2021 1.971.365.000.000
2022 1.726.607.000.000
2023 1.732.016.000.000

Net profit margin (NPM) adalah prosentase laba bersih yang diperoleh perusahaan dari pendapatan setelah mengurangi semua biaya. NPM menggambarkan seberapa efisien perusahaan menghasilkan keuntungan dari pendapatan. Semakin tinggi prosentasenya semakin baik profitabilitas perusahaan.


Net Profit Margin (NPM) Astra Agro Lestari Tbk
Tahun Net Profit Margin (NPM)
2005 23,45 %
2006 20,95 %
2007 33,11 %
2008 33,27 %
2009 23,30 %
2010 23,79 %
2011 23,19 %
2012 20,84 %
2013 14,21 %
2014 15,35 %
2015 4,74 %
2016 14,21 %
2017 11,61 %
2018 7,54 %
2019 1,21 %
2020 4,43 %
2021 8,11 %
2022 7,91 %
2023 6,88 %

Earning per Share adalah keuntungan perusahaan yang dialokasikan untuk setiap lembar saham biasa yang beredar. Earnings Per Share merupakan sebuah indikator untuk menilai tingkat profitabilitas perusahaan. Semakin tinggi nilai EPS semakin baik perusahaan tersebut dalam menghasilkan laba per lembar sahamnya.


Earning per Share (EPS) Astra Agro Lestari Tbk
Tahun Earning per Share (EPS)
2005 478
2006 476
2007 1.194
2008 1.592
2009 1.005
2010 1.220
2011 1.456
2012 1.458
2013 1.090
2014 1.515
2015 375
2016 1.136
2017 1.023
2018 747
2019 110
2020 433
2021 1.024
2022 897
2023 900

Neraca Keuangan

Neraca keuangan adalah laporan keuangan yang memberikan ringkasan mengenai aset, kewajiban, dan ekuitas suatu perusahaan pada suatu titik waktu tertentu. Neraca keuangan ini membantu investor dalam memahami nilai total aset yang dimiliki perusahaan, jumlah kewajiban yang harus dibayar, serta jumlah ekuitas yang dimiliki pemilik perusahaan. Dengan mempelajari neraca keuangan, investor dapat mengevaluasi stabilitas keuangan perusahaan dan melihat sejauh mana perusahaan menggunakan sumber daya yang dimilikinya untuk menghasilkan laba.

Aset merupakan sumber daya dengan nilai ekonomi yang dimiliki atau dikendalikan oleh perusahaan dengan harapan akan memberikan manfaat di masa depan. Aset dilaporkan di neraca perusahaan dan dibeli atau dibuat untuk meningkatkan nilai perusahaan atau menguntungkan operasi perusahaan. Aset dapat dianggap sebagai sesuatu yang dapat menghasilkan arus kas, mengurangi pengeluaran, atau meningkatkan penjualan, terlepas dari apakah itu peralatan produksi atau paten.


Aset Astra Agro Lestari Tbk
Tahun Aset
2005 3.191.715.000.000
2006 3.496.955.000.000
2007 5.352.986.000.000
2008 6.519.791.000.000
2009 7.571.399.000.000
2010 8.791.799.000.000
2011 10.204.495.000.000
2012 12.419.820.000.000
2013 14.963.190.000.000
2014 18.558.329.000.000
2015 21.512.371.000.000
2016 24.226.122.000.000
2017 24.935.426.000.000
2018 26.856.967.000.000
2019 26.974.124.000.000
2020 27.781.231.000.000
2021 30.399.906.000.000
2022 29.249.340.000.000
2023 29.374.534.000.000

Modal (equity) dalam konteks keuangan merujuk pada bagian kepemilikan atau klaim pemilik terhadap aset perusahaan setelah dikurangi kewajiban. Dalam istilah sederhana, modal adalah jumlah investasi atau kontribusi pemilik perusahaan yang dapat berupa uang tunai, aset, atau laba yang ditahan. Bagi investor, modal merupakan ukuran penting untuk mengevaluasi sejauh mana pemilik perusahaan memiliki kepentingan dan tanggung jawab terhadap kinerja dan hasil perusahaan.


Modal (Equity) Astra Agro Lestari Tbk
Tahun Modal (Equity)
2005 2.622.642.000.000
2006 2.748.567.000.000
2007 4.060.602.000.000
2008 5.156.245.000.000
2009 6.226.365.000.000
2010 7.211.687.000.000
2011 8.139.615.000.000
2012 9.029.179.000.000
2013 9.894.602.000.000
2014 11.419.406.000.000
2015 11.284.816.000.000
2016 17.135.284.000.000
2017 18.065.943.000.000
2018 19.474.522.000.000
2019 18.978.527.000.000
2020 19.247.794.000.000
2021 21.171.173.000.000
2022 22.243.221.000.000
2023 22.280.922.000.000

Piutang adalah jumlah uang yang harus diterima oleh perusahaan dari pelanggan atau pihak lain sebagai pembayaran atas barang atau jasa yang telah disediakan. Piutang dapat menjadi aset yang penting dalam menilai kesehatan keuangan perusahaan serta kemampuannya untuk menghasilkan arus kas yang cukup.


Piutang (Receivables) Astra Agro Lestari Tbk
Tahun Piutang (Receivables)
2005 0
2006 0
2007 0
2008 0
2009 0
2010 0
2011 0
2012 0
2013 0
2014 0
2015 0
2016 0
2017 0
2018 1.733.529.000.000
2019 1.741.114.000.000
2020 0
2021 0
2022 0
2023 0

Investasi jangka pendek adalah jenis investasi dengan jangka waktu singkat (biasanya kurang dari satu tahun) bertujuan untuk mendapatkan keuntungan dalam waktu yang singkat dan risiko yang rendah.


Investasi Jangka Pendek Astra Agro Lestari Tbk
Tahun Investasi Jangka Pendek
2005 9.333.000.000
2006 0
2007 0
2008 0
2009 0
2010 0
2011 0
2012 0
2013 -592.141.000.000
2014 -609.568.000.000
2015 -1.394.383.000.000
2016 -1.378.298.000.000
2017 -1.607.376.000.000
2018 -2.707.421.000.000
2019 -3.328.454.000.000
2020 -2.942.415.000.000
2021 -2.074.552.000.000
2022 0
2023 -2.505.337.000.000

Investasi jangka panjang adalah investasi yang dilakukan untuk jangka waktu yang lama (biasanya lebih dari satu tahun) bertujuan untuk mencapai pertumbuhan nilai investasi yang signifikan dalam jangka panjang. Investasi ini fokus diberikan pada aspek seperti kenaikan harga saham, dividen, atau pertumbuhan nilai aset.


Investasi Jangka Panjang Astra Agro Lestari Tbk
Tahun Investasi Jangka Panjang
2005 1.063.118.000.000
2006 1.296.329.000.000
2007 1.742.117.000.000
2008 2.121.873.000.000
2009 2.797.488.000.000
2010 3.512.460.000.000
2011 4.238.248.000.000
2012 429.174.000.000
2013 600.523.000.000
2014 638.781.000.000
2015 1.503.598.000.000
2016 1.649.985.000.000
2017 1.795.411.000.000
2018 2.880.387.000.000
2019 3.495.521.000.000
2020 3.197.945.000.000
2021 2.405.456.000.000
2022 0
2023 3.032.041.000.000

Debt/utang adalah sejumlah uang yang dipinjam oleh perusahaan dan harus dikembalikan dalam jangka waktu tertentu dengan membayar bunga. Investor perlu memperhatikan tingkat utang suatu perusahaan dan kemampuannya untuk membayar kembali utang tersebut.


Utang Astra Agro Lestari Tbk
Tahun Utang
2005 60.588.000.000
2006 266.171.000.000
2007 5.000.000.000
2008 0
2009 0
2010 0
2011 0
2012 971.950.000.000
2013 2.722.940.000.000
2014 4.426.933.000.000
2015 7.732.824.000.000
2016 4.101.024.000.000
2017 3.969.334.000.000
2018 4.731.303.000.000
2019 5.685.466.000.000
2020 5.623.933.000.000
2021 5.696.405.000.000
2022 4.053.767.000.000
2023 4.025.556.000.000

Laporan Arus Kas

Laporan arus kas adalah laporan keuangan yang menunjukkan aliran masuk dan keluar uang tunai dari aktivitas operasional, investasi, dan pendanaan perusahaan. Investor dapat mempelajari laporan ini untuk melihat bagaimana perusahaan menghasilkan dan menggunakan uang tunai untuk mengevaluasi kesehatan keuangan perusahaan.

Pembayaran dividen adalah pembagian sebagian laba perusahaan kepada para pemegang saham sebagai imbalan atas kepemilikan saham mereka. Dividen biasanya dibayarkan secara tunai atau dalam bentuk saham tambahan, dan menjadi salah satu cara bagi investor untuk mendapatkan pengembalian investasi dari perusahaan di mana mereka memiliki saham.


Pembayaran Dividen Astra Agro Lestari Tbk
Tahun Pembayaran Dividen
2005 236.174.000.000
2006 661.330.000.000
2007 661.374.000.000
2008 1.535.297.000.000
2009 0
2010 1.031.290.000.000
2011 1.480.146.000.000
2012 1.456.422.000.000
2013 968.359.000.000
2014 943.165.000.000
2015 743.196.000.000
2016 190.527.000.000
2017 996.896.000.000
2018 835.247.000.000
2019 431.091.000.000
2020 175.130.000.000
2021 490.745.000.000
2022 854.474.000.000
2023 0

Pembayaran dividen adalah pembagian sebagian laba perusahaan kepada para pemegang saham sebagai imbalan atas kepemilikan saham mereka. Dividen biasanya dibayarkan secara tunai atau dalam bentuk saham tambahan, dan menjadi salah satu cara bagi investor untuk mendapatkan pengembalian investasi dari perusahaan di mana mereka memiliki saham.


Capital Expenditure (CAPEX) Astra Agro Lestari Tbk
Tahun Capital Expenditure (CAPEX)
2005 -236.174.000.000
2006 -661.330.000.000
2007 -661.374.000.000
2008 -1.535.297.000.000
2009 0
2010 -1.031.290.000.000
2011 -1.480.146.000.000
2012 -1.456.422.000.000
2013 -968.359.000.000
2014 -943.165.000.000
2015 -743.196.000.000
2016 -190.527.000.000
2017 -996.896.000.000
2018 -835.247.000.000
2019 -431.091.000.000
2020 -175.130.000.000
2021 -490.745.000.000
2022 -854.474.000.000
2023 0

Capital expenditure adalah pengeluaran perusahaan untuk membeli atau meningkatkan aset jangka panjang seperti tanah, bangunan, atau peralatan. Investor perlu capex untuk mengevaluasi pertumbuhan dan nilai jangka panjang perusahaan.


Capital Expenditure (CAPEX) Astra Agro Lestari Tbk
Tahun Capital Expenditure (CAPEX)
2005 -569.156.000.000
2006 -642.758.000.000
2007 -796.016.000.000
2008 -1.279.408.000.000
2009 -1.283.990.000.000
2010 -1.536.107.000.000
2011 -2.032.590.000.000
2012 -2.599.906.000.000
2013 -2.856.025.000.000
2014 -3.278.226.000.000
2015 -2.586.334.000.000
2016 -2.330.312.000.000
2017 -1.753.504.000.000
2018 -1.608.768.000.000
2019 -1.307.383.000.000
2020 -999.198.000.000
2021 -1.229.482.000.000
2022 -1.379.444.000.000
2023 -311.092.000.000

Free cash flow adalah jumlah uang yang tersisa setelah perusahaan mengeluarkan biaya operasional dan investasi modal yang diperlukan untuk menjaga dan mengembangkan bisnisnya. FCF merupakan indikator penting bagi investor karena mencerminkan kemampuan perusahaan untuk menghasilkan uang tunai yang digunakan untuk membayar dividen, mengurangi utang, atau melakukan investasi tambahan.


Free Cashflow (FCF) Astra Agro Lestari Tbk
Tahun Free Cashflow (FCF)
2005 230.359.000.000
2006 386.464.000.000
2007 1.800.397.000.000
2008 808.021.000.000
2009 700.904.000.000
2010 1.410.550.000.000
2011 1.129.885.000.000
2012 9.605.000.000
2013 300.506.000.000
2014 -256.206.000.000
2015 -1.558.561.000.000
2016 181.511.000.000
2017 1.088.318.000.000
2018 436.467.000.000
2019 -15.030.000.000
2020 1.322.966.000.000
2021 3.665.637.000.000
2022 503.780.000.000
2023 1.179.792.000.000

Operating cash flow adalah jumlah uang tunai yang dihasilkan atau digunakan oleh perusahaan dari kegiatan operasional utamanya, seperti penjualan produk atau jasa. Operating cashflow penting bagi investor karena angka ini menunjukkan keberlanjutan dan kesehatan keuangan perusahaan dalam menjalankan bisnisnya.


Operating Cashflow Astra Agro Lestari Tbk
Tahun Operating Cashflow
2005 799.515.000.000
2006 1.029.222.000.000
2007 2.596.413.000.000
2008 2.087.429.000.000
2009 1.984.894.000.000
2010 2.946.657.000.000
2011 3.162.475.000.000
2012 2.609.511.000.000
2013 3.156.531.000.000
2014 3.022.020.000.000
2015 1.027.773.000.000
2016 2.511.823.000.000
2017 2.841.822.000.000
2018 2.045.235.000.000
2019 1.292.353.000.000
2020 2.322.164.000.000
2021 4.895.119.000.000
2022 1.883.224.000.000
2023 1.490.884.000.000

Dividen adalah pembagian laba kepada pemegang saham berdasarkan banyaknya saham yang dimiliki. Jumlah dividen yang akan dibagikan diusulkan oleh dewan direksi perusahaan dan disetujui di dalam rapat umum pemegang saham (RUPS).


Dividen Astra Agro Lestari Tbk
Tahun Dividen
2005 150
2006 420
2007 420
2008 975
2009 364
2010 655
2011 940
2012 925
2013 615
2014 599
2015 472
2016 99
2017 518
2018 434
2019 224
2020 91
2021 255
2022 444
2023 401

Rasio Keuangan

Rasio keuangan adalah perbandingan angka-angka keuangan yang digunakan untuk menganalisis kinerja dan kondisi keuangan perusahaan. Rasio ini membantu investor memahami profitabilitas, likuiditas, dan solvabilitas perusahaan untuk membuat keputusan investasi yang lebih terinformasi.

Return On Assets (ROA) menunjukkan seberapa besar kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba dengan menggunakan total aset yang dimiliki perusahaan. ROA yang positif menunjukkan bahwa dari total aset yang dimiliki, perusahaan mampu menghasilkan laba. Semakin besar nilai ROA berarti semakin efektif perusahaan dalam mengelola aset yang dimiliki, dan sebaliknya. ROA yang negatif menunjukkan bahwa perusahaan sedang mengalami kerugian.


Return on Asset Astra Agro Lestari Tbk
Tahun Return on Asset
2005 25.15%
2006 22.85%
2007 37.4%
2008 42.13%
2009 23.03%
2010 24.07%
2011 24.62%
2012 19.49%
2013 12.08%
2014 13.53%
2015 2.89%
2016 8.3%
2017 8.08%
2018 5.37%
2019 0.78%
2020 3%
2021 6.5%
2022 5.91%
2023 3.67%

Return On Equity (ROE) digunakan untuk mengukur seberapa besar keuntungan yang dihasilkan perusahaan dibandingkan dengan modal yang disetor oleh pemegang saham. ROE berguna untuk membandingkan profitabilitas perusahaan dengan perusahaan lain dalam industri yang sama. Nilai ROE yang semakin besar menunjukkan bahwa perusahaan lebih mampu mengelola modal yang dimiliki untuk menghasilkan laba.


Return on Equity Astra Agro Lestari Tbk
Tahun Return on Equity
2005 30.14%
2006 28.64%
2007 48.6%
2008 52.66%
2009 27.78%
2010 29.17%
2011 30.7%
2012 26.69%
2013 18.21%
2014 21.92%
2015 5.49%
2016 11.71%
2017 11.13%
2018 7.58%
2019 1.14%
2020 4.44%
2021 9.56%
2022 7.96%
2023 4.8%

Pemegang Saham Astra Agro Lestari Tbk

Nama Jumlah Prosentase
PT Astra International Tbk 340,510,927 17.69 %
PT Astra International Tbk 1,193,171,513 61.99 %
Publik 391,005,893 20.32 %
Saham Treasury 0 0.00 %
n/a 0 0.00 %

Anak Perusahaan Astra Agro Lestari Tbk

Nama Lokasi Prosentase
PT Agro Menara Rachmat
Perkebunan Kelapa Sawit
Kalimantan Tengah 99.99 %
PT Agro Nusa Abadi
Perkebunan Kelapa Sawit
Sulawesi Tengah 99.99 %
PT Bhadra Cemerlang
Perkebunan Kelapa Sawit
Kalimantan Tengah 99.99 %
PT Bhadra Sukses
Perkebunan Kelapa Sawit
Sulawesi Barat 99.80 %
PT Borneo Indah Marjaya
Perkebunan Kelapa Sawit
Kalimantan Timur 99.99 %
PT Cakradenta Agung Pertiwi
Perkebunan Kelapa Sawit
Kalimantan Selatan 99.99 %
PT Cakung Permata Nusa
Perkebunan Kelapa Sawit
Kalimantan Selatan 99.99 %
PT Cipta Agro Nusantara
Perkebunan Kelapa Sawit
Sulawesi Tengah 99.99 %
PT Ciptanarada Lestari
Perkebunan Kelapa Sawit
Kalimantan Timur 99.99 %
PT Eka Dura Indonesia
Perkebunan Kelapa Sawit
Riau 99.99 %
PT Eka Dura Perdana
Lainnya
Riau 99.99 %
PT Gunung Sejahtera Dua Indah
Perkebunan Kelapa Sawit
Kalimantan Tengah 95.00 %
PT Gunung Sejahtera Ibu Pertiwi
Perkebunan Kelapa Sawit
Kalimantan Tengah 99.99 %
PT Gunung Sejahtera Puti Pesona
Perkebunan Sawit
Kalimantan Tengah 95.00 %
PT Gunung Sejahtera Raman Permai
Perkebunan Kelapa Sawit
Kalimantan Tengah 99.99 %
PT Gunung Sejahtera Yoli Makmur
Perkebunan Kelapa Sawit
Kalimantan Tengah 95.00 %
PT Karya Tanah Subur
Perkebunan Kelapa Sawit
Aceh 99.99 %
PT Karyanusa Ekadaya
Perkebunan Kelapa Sawit
Kalimantan Timur 99.99 %
PT Kimia Tirta Utama
Perkebunan Kelapa Sawit
Riau 75.00 %
PT Lestari Tani Teladan
Perkebunan Kelapa Sawit
Sulawesi Tengah 94.99 %
PT Letawa
Perkebunan Kelapa Sawit
Sulawesi Barat 99.99 %
PT Mamuang
Perkebunan Kelapa Sawit
Sulawesi Barat 99.99 %
PT Mitra Barito Gemilang
Perkebunan Karet
Kalimantan Tengah 99.99 %
PT Nirmala Agro Lestari
Perkebunan Kelapa Sawit
Kalimantan Tengah 99.99 %
PT Palma Plantasindo
Perkebunan Kelapa Sawit
Kalimantan Timur 99.99 %
PT Pandji Waringin
Perkebunan Karet
Banten 99.99 %
PT Pasangkayu
Perkebunan Kelapa Sawit
Sulawesi Barat 99.99 %
PT Perkebunan Lembah Bhakti
Perkebunan Kelapa Sawit
Aceh 99.99 %
PT Persada Dinamika Lestari
Perkebunan Kelapa Sawit
Kalimantan Selatan 99.99 %
PT Persadabina Nusantaraabadi
Perkebunan Kelapa Sawit
Kalimantan Tengah 95.00 %
PT Rimbunan Alam Sentosa
Perkebunan Kelapa Sawit
Sulawesi Tengah 99.99 %
PT Sari Aditya Loka
Perkebunan Kelapa Sawit
Jambi 90.00 %
PT Sari Lembah Subur
Perkebunan Kelapa Sawit
Riau 85.00 %
PT Sawit Asahan Indah
Perkebunan Kelapa Sawit
Riau 99.99 %
PT Sawit Jaya Abadi
Perkebunan Kelapa Sawit
Sulawesi Tengah 99.99 %
PT Subur Abadi Plantations
Perkebunan Kelapa Sawit
Kalimantan Timur 99.99 %
PT Subur Agro Makmur
Perkebunan Kelapa Sawit
Kalimantan Selatan 99.99 %
PT Sukses Tani Nusasubur
Perkebunan Kelapa Sawit
Kalimantan Timur 99.99 %
PT Sumber Kharisma Persada
Perkebunan Kelapa Sawit
Kalimantan Timur 99.99 %
PT Suryaindah Nusantarapagi
Perkebunan Kelapa Sawit
Kalimantan Tengah 95.00 %
PT Suryaraya Lestari
Perkebunan Kelapa Sawit
Sulawesi Barat 99.99 %
PT Tanjung Bina Lestari
Penyulingan Minyak
Sulawesi Barat 99.99 %
PT Tanjung Sarana Lestari
Penyulingan Minyak
Sulawesi Barat 99.99 %
PT Tri Buana Mas
Perkebunan Kelapa Sawit
Kalimantan Selatan 99.99 %
PT Tunggal Perkasa Plantations
Perkebunan Kelapa Sawit
Riau 99.99 %
PT Waru Kaltim Plantation
Perkebunan Kelapa Sawit
Kalimantan Timur 99.99 %

Direktur Astra Agro Lestari Tbk

Nama Jabatan
SANTOSA Presiden Direktur
MARIO CASIMIRUS SURUNG GULTOM Direktur
MUHAMMAD HADI SUGENG WAHYUDIONO Direktur
RUJITO PURNOMO Direktur
NICO TAHIR Direktur
SAID FAKHRULLAZI Direktur
EKO PRASETYO Direktur

Komisaris Astra Agro Lestari Tbk

Nama Jabatan
CHIEW SIN CHEOK Presiden Komisaris
JOHANNES LOMAN Komisaris
SIDHARTA UTAMA Komisaris
ARIDONO SUKMANTO Komisaris

Komite Audit Astra Agro Lestari Tbk

Nama Jabatan
Sidharta Utama Ketua
Lindawati Gani Anggota
Budi Frensidy Anggota

Profil Astra Agro Lestari Tbk

Nama Emiten
Astra Agro Lestari Tbk
Kode Saham
AALI
Alamat
Jl Pulo Ayang Raya Blok OR No. 1 Kawasan Industri Pulogadung Jakarta
Email
Investor@astra-agro.co.id
Situs Web
www.astra-agro.co.id
Papan Pencatatan
Utama
Bidang Usaha Utama
Agriculture Plantation
Sektor
Barang Konsumen Primer
Sub Sektor
Makanan & Minuman
Tentang Astra Agro Lestari Tbk
PT Astra Agro Lestari Tbk, bersama dengan anak perusahaannya, bergerak di bidang usaha minyak kelapa sawit di Indonesia. Perusahaan ini menyediakan minyak sawit mentah dan turunannya, inti sawit dan turunannya, serta produk lainnya. Perusahaan mengelola 286.727 hektar perkebunan kelapa sawit di Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi. Perusahaan juga mengoperasikan kilang minyak kelapa sawit di Kabupaten Mamuju Utara di provinsi Sulawesi Barat; dan Dumai, provinsi Riau. Selain itu, perusahaan mengoperasikan pabrik pencampuran pupuk yang berlokasi di Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, dan Donggala, Sulawesi Tengah. Perusahaan mengekspor produknya ke China, Korea Selatan, India, Bangladesh, Filipina, Pakistan, Singapura, dan Kenya. Perusahaan ini didirikan pada tahun 1988 dan berkantor pusat di Jakarta, Indonesia. PT Astra Agro Lestari Tbk adalah anak perusahaan dari PT Astra International Tbk.

LinkedIn
WhatsApp
Telegram