Analisa Fundamental Saham WIKA | PT Wijaya Karya (Persero) Tbk



Harga Saham WIKA

204
PER
-4.29
PBV
1.10

Market Cap.

9.7 T
ROA
-4.17
ROE
-25.56

Analisa Fundamental PT Wijaya Karya (Persero) Tbk

Analisis Skor

Tier Saham

Saham tier 2 dengan market cap. menengah (di atas 1 T)

Current ratio

Aset lancar lebih besar dari liabilitas jangka pendek

Net Profit Margin

Profitabilitas baik. Net Profit Margin (NPM) lebih dari 10% (38.34%)

Rasio hutang

Debt Equity Ratio (DER)/Rasio hutang lebih dari 1 (2.58 kali modal).

Net Profit

Perusahaan belum mencetak laba positif selama 3 tahun berturut-turut

Return on Equity

Profitabilitas kurang baik. Return on Equity (RoE) kurang dari 15% (-25.56%)

Buffet's Intrinsic Value

Perusahaan belum melaporkan laporan keuangan terbaru

Price to Book Value

Overvalued. Price to Book Value (PBV) lebih dari 1x valuasi perusahaan (1.10).

Earning per Share

Perusahaan belum mencetak Earning per Share (EPS) positif selama 3 tahun berturut-turut

Analisa Teknikal PT Wijaya Karya (Persero) Tbk

Metode Rekomendasi

MACD

Untuk swing trade jangka menengah
Sell

Stochastic

Untuk scalping jangka pendek
Buy

Bollinger Bands

Untuk swing trade jangka menengah
Neutral

Harga Saham PT Wijaya Karya (Persero) Tbk


Laporan Keuangan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk

Laporan Laba Rugi

Laporan laba rugi adalah laporan keuangan yang memberikan gambaran tentang pendapatan, biaya, dan laba atau rugi suatu perusahaan dalam periode waktu tertentu. Laporan ini membantu investor untuk memahami seberapa baik atau buruk kinerja keuangan perusahaan tersebut, apakah perusahaan tersebut menghasilkan laba atau mengalami kerugian, serta sumber-sumber pendapatan dan pengeluaran utama yang mempengaruhi hasil keuangan perusahaan.

Pendapatan adalah total uang yang diperoleh perusahaan dari penjualan produk atau jasa sebelum memperhitungkan biaya produksi dan pengeluaran lainnya. Ini adalah indikator penting untuk mengevaluasi pertumbuhan dan kinerja keuangan perusahaan serta memberikan gambaran kepada investor tentang keberhasilan perusahaan dalam menghasilkan pendapatan dari bisnis intinya.


Pendapatan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk
Tahun Pendapatan
2024 19.242.726.731.000
2023 22.530.355.784.000
2022 21.480.791.864.000
2021 17.809.717.726.000
2020 16.536.381.639.000
2019 27.212.914.210.000
2018 31.158.193.498.000
2017 26.176.403.026.000
2017 29.438.000.000
2016 15.668.832.513.000
2016 28.819.000.000
2015 13.620.101.419.000
2015 27.858.000.000
2014 12.463.216.288.000
2013 11.884.667.552.000
2012 9.816.085.895.000
2011 7.741.827.272.000
2010 6.063.079.765.000
2009 6.613.464.941.000
2008 6.555.978.255.000
2007 4.284.581.223.000
2006 3.049.427.341.000

EBITDA (Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization) adalah ukuran kinerja keuangan yang mencerminkan pendapatan operasional perusahaan sebelum memperhitungkan pengaruh bunga, pajak, penyusutan, dan amortisasi. EBITDA membantu investor dalam mengevaluasi efisiensi operasional perusahaan tanpa memperhitungkan faktor non-operasional.


EBITDA PT Wijaya Karya (Persero) Tbk
Tahun EBITDA
2024 839.938.079.000
2023 -4.483.926.614.000
2022 2.133.765.769.000
2021 1.826.145.150.000
2020 2.097.560.812.000
2019 3.073.621.635.000
2018 3.078.884.572.000
2017 2.450.647.001.000
2017 0
2016 1.902.186.005.000
2016 0
2015 1.559.991.349.000
2015 0
2014 1.336.893.636.000
2013 1.080.717.928.000
2012 868.900.942.000
2011 675.065.884.000
2010 477.611.211.000
2009 399.873.189.000
2008 300.438.916.000
2007 238.992.109.000
2006 214.307.000.000

Profit atau yang juga kita kenal dengan laba adalah hal yang menggambarkan manfaat finansial yang diwujudkan ketika pendapatan yang dihasilkan dari aktivitas bisnis melebihi biaya, ongkos, dan pajak yang terlibat dalam menopang aktivitas bisnis yang bersangkutan. Setiap keuntungan yang diperoleh disalurkan kembali ke pemilik bisnis, yang memilih untuk mengantongi uang tunai atau menginvestasikannya kembali ke bisnis. Keuntungan dihitung sebagai pendapatan total dikurangi total biaya.


Net Profit PT Wijaya Karya (Persero) Tbk
Tahun Net Profit
2024 -2.266.814.142.000
2023 -7.128.264.152.000
2022 12.586.435.000
2021 214.424.794.000
2020 322.342.513.000
2019 2.285.022.038.000
2018 1.730.256.243.000
2017 1.202.069.175.000
2017 6.269.000.000
2016 1.011.827.718.000
2016 5.697.000.000
2015 625.043.905.000
2015 5.626.000.000
2014 615.181.415.000
2013 569.939.958.000
2012 457.857.708.000
2011 390.946.495.000
2010 311.241.250.000
2009 206.523.945.000
2008 174.653.317.000
2007 143.622.624.000
2006 105.493.557.000

Net profit margin (NPM) adalah prosentase laba bersih yang diperoleh perusahaan dari pendapatan setelah mengurangi semua biaya. NPM menggambarkan seberapa efisien perusahaan menghasilkan keuntungan dari pendapatan. Semakin tinggi prosentasenya semakin baik profitabilitas perusahaan.


Net Profit Margin (NPM) PT Wijaya Karya (Persero) Tbk
Tahun Net Profit Margin (NPM)
2024 -12,00 %
2023 -32,00 %
2022 0,00 %
2021 1,00 %
2020 2,00 %
2019 8,00 %
2018 6,00 %
2017 5,00 %
2017 21,00 %
2016 6,00 %
2016 20,00 %
2015 5,00 %
2015 20,00 %
2014 5,00 %
2013 5,00 %
2012 5,00 %
2011 5,00 %
2010 5,00 %
2009 3,00 %
2008 3,00 %
2007 3,00 %
2006 3,00 %

Earning per Share adalah keuntungan perusahaan yang dialokasikan untuk setiap lembar saham biasa yang beredar. Earnings Per Share merupakan sebuah indikator untuk menilai tingkat profitabilitas perusahaan. Semakin tinggi nilai EPS semakin baik perusahaan tersebut dalam menghasilkan laba per lembar sahamnya.


Earning per Share (EPS) PT Wijaya Karya (Persero) Tbk
Tahun Earning per Share (EPS)
2024 0
2023 0
2022 -3
2021 1
2020 15
2019 103
2018 97
2017 57
2017 27
2016 0
2016 21
2015 35
2015 29
2014 32
2013 27
2012 26
2011 21
2010 18
2009 0
2008 0
2007 0
2006 0

Neraca Keuangan

Neraca keuangan adalah laporan keuangan yang memberikan ringkasan mengenai aset, kewajiban, dan ekuitas suatu perusahaan pada suatu titik waktu tertentu. Neraca keuangan ini membantu investor dalam memahami nilai total aset yang dimiliki perusahaan, jumlah kewajiban yang harus dibayar, serta jumlah ekuitas yang dimiliki pemilik perusahaan. Dengan mempelajari neraca keuangan, investor dapat mengevaluasi stabilitas keuangan perusahaan dan melihat sejauh mana perusahaan menggunakan sumber daya yang dimilikinya untuk menghasilkan laba.

Aset merupakan sumber daya dengan nilai ekonomi yang dimiliki atau dikendalikan oleh perusahaan dengan harapan akan memberikan manfaat di masa depan. Aset dilaporkan di neraca perusahaan dan dibeli atau dibuat untuk meningkatkan nilai perusahaan atau menguntungkan operasi perusahaan. Aset dapat dianggap sebagai sesuatu yang dapat menghasilkan arus kas, mengurangi pengeluaran, atau meningkatkan penjualan, terlepas dari apakah itu peralatan produksi atau paten.


Aset PT Wijaya Karya (Persero) Tbk
Tahun Aset
2024 63.556.342.748.000
2023 65.981.235.888.000
2022 75.069.604.222.000
2021 69.385.794.346.000
2020 68.109.185.213.000
2019 62.110.847.154.000
2018 59.230.001.239.000
2017 45.683.774.302.000
2017 668.426.000.000
2016 31.096.539.490.000
2016 642.201.000.000
2015 19.602.406.034.000
2015 570.338.000.000
2014 15.915.161.682.000
2013 12.594.962.700.000
2012 10.945.209.418.000
2011 8.322.979.571.000
2010 6.286.304.902.000
2009 5.700.613.602.000
2008 5.771.423.810.000
2007 4.133.063.845.000
2006 2.655.142.507.000

Modal (equity) dalam konteks keuangan merujuk pada bagian kepemilikan atau klaim pemilik terhadap aset perusahaan setelah dikurangi kewajiban. Dalam istilah sederhana, modal adalah jumlah investasi atau kontribusi pemilik perusahaan yang dapat berupa uang tunai, aset, atau laba yang ditahan. Bagi investor, modal merupakan ukuran penting untuk mengevaluasi sejauh mana pemilik perusahaan memiliki kepentingan dan tanggung jawab terhadap kinerja dan hasil perusahaan.


Modal (Equity) PT Wijaya Karya (Persero) Tbk
Tahun Modal (Equity)
2024 8.868.680.797.000
2023 5.749.878.346.000
2022 12.963.812.538.000
2021 13.047.082.959.000
2020 13.678.130.940.000
2019 16.502.703.368.000
2018 14.803.614.301.000
2017 12.633.516.348.000
2017 48.090.000.000
2016 11.351.881.446.000
2016 44.476.000.000
2015 4.375.164.669.000
2015 37.288.000.000
2014 3.989.590.256.000
2013 2.948.962.839.000
2012 2.574.070.857.000
2011 2.071.560.773.000
2010 1.801.623.781.000
2009 1.532.941.234.000
2008 1.384.641.206.000
2007 1.291.212.068.000
2006 402.257.775.000

Piutang adalah jumlah uang yang harus diterima oleh perusahaan dari pelanggan atau pihak lain sebagai pembayaran atas barang atau jasa yang telah disediakan. Piutang dapat menjadi aset yang penting dalam menilai kesehatan keuangan perusahaan serta kemampuannya untuk menghasilkan arus kas yang cukup.


Piutang (Receivables) PT Wijaya Karya (Persero) Tbk
Tahun Piutang (Receivables)
2024 6.471.173.384.000
2023 8.399.482.456.000
2022 11.256.502.792.000
2021 10.889.553.083.000
2020 19.310.044.120.000
2019 21.448.818.706.000
2018 19.639.647.160.000
2017 16.221.990.952.000
2017 5.593.000.000
2016 9.075.419.354.000
2016 7.615.000.000
2015 7.442.257.002.000
2015 6.730.000.000
2014 5.202.218.660.000
2013 4.161.927.494.000
2012 3.555.025.574.000
2011 2.913.794.333.000
2010 2.356.997.476.000
2009 1.997.322.762.000
2008 2.828.399.649.000
2007 1.447.883.000.000
2006 1.356.065.000.000

Investasi jangka pendek adalah jenis investasi dengan jangka waktu singkat (biasanya kurang dari satu tahun) bertujuan untuk mendapatkan keuntungan dalam waktu yang singkat dan risiko yang rendah.


Investasi Jangka Pendek PT Wijaya Karya (Persero) Tbk
Tahun Investasi Jangka Pendek
2024 0
2023 -3.475.826.797.000
2022 -2.001.946.566.000
2021 -7.904.798.307.000
2020 -3.604.154.640.000
2019 -6.429.202.108.000
2018 -7.073.177.798.000
2017 -2.994.343.189.000
2017 0
2016 -3.344.198.996.000
2016 0
2015 -1.842.313.305.000
2015 0
2014 33.237.129.000
2013 34.752.021.000
2012 11.510.882.000
2011 12.953.220.000
2010 0
2009 0
2008 0
2007 0
2006 0

Investasi jangka panjang adalah investasi yang dilakukan untuk jangka waktu yang lama (biasanya lebih dari satu tahun) bertujuan untuk mencapai pertumbuhan nilai investasi yang signifikan dalam jangka panjang. Investasi ini fokus diberikan pada aspek seperti kenaikan harga saham, dividen, atau pertumbuhan nilai aset.


Investasi Jangka Panjang PT Wijaya Karya (Persero) Tbk
Tahun Investasi Jangka Panjang
2024 0
2023 0
2022 0
2021 0
2020 0
2019 5.601.601.617.000
2018 3.100.257.275.000
2017 3.326.177.863.000
2017 623.835.000.000
2016 2.534.183.831.000
2016 594.381.000.000
2015 1.965.846.981.000
2015 529.872.000.000
2014 0
2013 0
2012 0
2011 0
2010 0
2009 0
2008 0
2007 0
2006 0

Debt/utang adalah sejumlah uang yang dipinjam oleh perusahaan dan harus dikembalikan dalam jangka waktu tertentu dengan membayar bunga. Investor perlu memperhatikan tingkat utang suatu perusahaan dan kemampuannya untuk membayar kembali utang tersebut.


Utang PT Wijaya Karya (Persero) Tbk
Tahun Utang
2024 35.528.369.225.000
2023 36.800.581.168.000
2022 33.223.914.358.000
2021 28.186.571.663.000
2020 26.204.944.055.000
2019 14.912.994.111.000
2018 13.375.233.374.000
2017 8.917.746.635.000
2017 19.911.000.000
2016 7.102.530.448.000
2016 27.607.000.000
2015 3.463.897.070.000
2015 33.922.000.000
2014 3.031.589.163.000
2013 1.673.729.333.000
2012 1.252.906.526.000
2011 532.946.454.000
2010 363.498.951.000
2009 116.734.550.000
2008 633.838.743.000
2007 175.994.348.000
2006 576.521.725.000

Laporan Arus Kas

Laporan arus kas adalah laporan keuangan yang menunjukkan aliran masuk dan keluar uang tunai dari aktivitas operasional, investasi, dan pendanaan perusahaan. Investor dapat mempelajari laporan ini untuk melihat bagaimana perusahaan menghasilkan dan menggunakan uang tunai untuk mengevaluasi kesehatan keuangan perusahaan.

Pembayaran dividen adalah pembagian sebagian laba perusahaan kepada para pemegang saham sebagai imbalan atas kepemilikan saham mereka. Dividen biasanya dibayarkan secara tunai atau dalam bentuk saham tambahan, dan menjadi salah satu cara bagi investor untuk mendapatkan pengembalian investasi dari perusahaan di mana mereka memiliki saham.


Pembayaran Dividen PT Wijaya Karya (Persero) Tbk
Tahun Pembayaran Dividen
2024 -5.685.895.000
2023 -22.648.825.000
2022 -16.056.673.000
2021 -21.719.602.000
2020 -548.569.461.000
2019 -449.997.641.000
2018 -240.413.755.000
2017 -344.653.064.000
2017 -3.807.000.000
2016 -125.014.252.000
2016 -4.148.000.000
2015 -128.720.449.000
2015 -3.084.000.000
2014 -170.982.002.000
2013 -150.884.667.000
2012 -128.884.471.000
2011 -119.428.097.000
2010 -70.758.655.000
2009 -45.523.581.000
2008 -34.907.865.000
2007 -2.139.793.000
2006 -21.023.108.000

Capital expenditure adalah pengeluaran perusahaan untuk membeli atau meningkatkan aset jangka panjang seperti tanah, bangunan, atau peralatan. Investor perlu capex untuk mengevaluasi pertumbuhan dan nilai jangka panjang perusahaan.


Capital Expenditure (CAPEX) PT Wijaya Karya (Persero) Tbk
Tahun Capital Expenditure (CAPEX)
2024 1.649.590.469.000
2023 1.386.007.196.000
2022 1.412.807.162.000
2021 3.006.114.698.000
2020 3.313.986.701.000
2019 2.939.351.759.000
2018 1.832.154.772.000
2017 1.009.847.435.000
2017 207.000.000
2016 285.059.906.000
2016 399.000.000
2015 700.577.720.000
2015 475.000.000
2014 1.035.750.966.000
2013 604.595.774.000
2012 496.551.776.000
2011 292.592.498.000
2010 145.325.793.000
2009 39.964.347.000
2008 123.685.912.000
2007 24.476.972.000
2006 39.663.805.000

Free cash flow adalah jumlah uang yang tersisa setelah perusahaan mengeluarkan biaya operasional dan investasi modal yang diperlukan untuk menjaga dan mengembangkan bisnisnya. FCF merupakan indikator penting bagi investor karena mencerminkan kemampuan perusahaan untuk menghasilkan uang tunai yang digunakan untuk membayar dividen, mengurangi utang, atau melakukan investasi tambahan.


Free Cashflow (FCF) PT Wijaya Karya (Persero) Tbk
Tahun Free Cashflow (FCF)
2024 -1.581.367.312.000
2023 -4.281.240.861.000
2022 -1.400.220.727.000
2021 -6.746.158.892.000
2020 -3.168.276.174.000
2019 -2.106.260.430.000
2018 890.376.447.000
2017 875.404.731.000
2017 0
2016 -1.404.669.383.000
2016 0
2015 -462.172.340.000
2015 0
2014 -1.213.441.726.000
2013 -315.483.687.000
2012 -18.399.672.000
2011 -292.592.498.000
2010 -145.325.793.000
2009 -39.964.347.000
2008 -123.685.912.000
2007 -24.476.972.000
2006 -39.663.805.000

Operating cash flow adalah jumlah uang tunai yang dihasilkan atau digunakan oleh perusahaan dari kegiatan operasional utamanya, seperti penjualan produk atau jasa. Operating cashflow penting bagi investor karena angka ini menunjukkan keberlanjutan dan kesehatan keuangan perusahaan dalam menjalankan bisnisnya.


Operating Cashflow PT Wijaya Karya (Persero) Tbk
Tahun Operating Cashflow
2024 68.223.157.000
2023 -2.895.233.665.000
2022 12.586.435.000
2021 -3.740.044.194.000
2020 145.710.527.000
2019 833.091.329.000
2018 2.722.531.219.000
2017 1.885.252.166.000
2017 2.213.000.000
2016 -1.119.609.477.000
2016 4.207.000.000
2015 238.405.380.000
2015 -380.000.000
2014 -177.690.760.000
2013 289.112.087.000
2012 478.152.104.000
2011 838.418.778.000
2010 209.923.753.000
2009 877.697.205.000
2008 0
2007 627.126.807.000
2006 0

Dividen adalah pembagian laba kepada pemegang saham berdasarkan banyaknya saham yang dimiliki. Jumlah dividen yang akan dibagikan diusulkan oleh dewan direksi perusahaan dan disetujui di dalam rapat umum pemegang saham (RUPS).


Dividen PT Wijaya Karya (Persero) Tbk
Tahun Dividen
2006 0
2007 0
2008 5
2009 7
2010 9
2011 15
2012 16
2013 20
2014 25
2015 37
2016 18
2017 33
2018 26
2019 38
2020 50
2021 0
2022 0
2023 0
2024 0

Rasio Keuangan

Rasio keuangan adalah perbandingan angka-angka keuangan yang digunakan untuk menganalisis kinerja dan kondisi keuangan perusahaan. Rasio ini membantu investor memahami profitabilitas, likuiditas, dan solvabilitas perusahaan untuk membuat keputusan investasi yang lebih terinformasi.

Return On Assets (ROA) menunjukkan seberapa besar kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba dengan menggunakan total aset yang dimiliki perusahaan. ROA yang positif menunjukkan bahwa dari total aset yang dimiliki, perusahaan mampu menghasilkan laba. Semakin besar nilai ROA berarti semakin efektif perusahaan dalam mengelola aset yang dimiliki, dan sebaliknya. ROA yang negatif menunjukkan bahwa perusahaan sedang mengalami kerugian.


Return on Asset PT Wijaya Karya (Persero) Tbk
Tahun Return on Asset
2006 3.97%
2007 3.47%
2008 3.03%
2009 3.63%
2010 4.96%
2011 4.7%
2012 4.28%
2013 4.68%
2014 4.08%
2015 3.34%
2016 3.35%
2017 2.69%
2018 3.02%
2019 3.92%
2020 0.52%
2021 0.36%
2022 0.02%
2023 -13.23%
2024 -4.17%

Return On Equity (ROE) digunakan untuk mengukur seberapa besar keuntungan yang dihasilkan perusahaan dibandingkan dengan modal yang disetor oleh pemegang saham. ROE berguna untuk membandingkan profitabilitas perusahaan dengan perusahaan lain dalam industri yang sama. Nilai ROE yang semakin besar menunjukkan bahwa perusahaan lebih mampu mengelola modal yang dimiliki untuk menghasilkan laba.


Return on Equity PT Wijaya Karya (Persero) Tbk
Tahun Return on Equity
2006 26.23%
2007 11.12%
2008 12.61%
2009 13.47%
2010 17.28%
2011 18.87%
2012 17.79%
2013 19.33%
2014 15.42%
2015 14.29%
2016 8.91%
2017 9.51%
2018 11.69%
2019 13.85%
2020 2.36%
2021 1.64%
2022 0.1%
2023 -123.97%
2024 -25.56%

Pemegang Saham PT Wijaya Karya (Persero) Tbk

Nama Jumlah Prosentase
Negara Republik Indonesia 1 0.00 %
AGUNG BUDI WASKITO 1,434,200 0.00 %
HANANTO AJI 1,269,000 0.00 %
HADJAR SETI AJI 510,000 0.00 %
SUMADI 850,000 0.00 %
PT DANANTARA ASSET MANAGEMENT 36,291,702,780 91.02 %
Pengendali Saham 0 0.00 %
Non Pengendali Saham 0 0.00 %
Saham Treasury 1,100,000 0.00 %
Masyarakat Warkat 2,968,800 0.01 %
Masyarakat Non Warkat 3,573,229,077 8.96 %

Anak Perusahaan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk

Nama Lokasi Prosentase
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung
Construction & Property
INDONESIA 69.30 %
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Construction & Property
INDONESIA 69.30 %
PT Wijaya Karya Beton
Concrete Industry
INDONESIA 60.00 %
PT Wijaya Karya Beton Tbk
Concrete Industry
INDONESIA 60.00 %
PT Wijaya Karya Bitumen
Asphalt Mining
INDONESIA 100.00 %
PT Wijaya Karya Industri dan Konstruksi
Industrial & Construction
INDONESIA 98.39 %
PT Wijaya Karya Realty
Real Estate
INDONESIA 72.51 %
PT Wijaya Karya Rekayasa Konstruksi
Construction, Electrical & Mechanical
INDONESIA 97.90 %
PT Wijaya Karya Serang-Panimbang
Toll Road
INDONESIA 82.98 %
PT Wijaya Karya Tirta Jaya Jatiluhur
Water Treatment
INDONESIA 80.00 %

Direktur PT Wijaya Karya (Persero) Tbk

Nama Jabatan
AGUNG BUDI WASKITO Direktur Utama
SUMADI Direktur
HADJAR SETI ADJI Direktur
HANANTO AJI Direktur
FAFAN KHOIRUL FANANI Direktur

Komisaris PT Wijaya Karya (Persero) Tbk

Nama Jabatan
JAROT WIDYOKO Komisaris Utama
RUSMANTO Komisaris
FIRDAUS ALI Komisaris
ADITYAWARMAN Komisaris
HARRIS ARTHUR HEDAR Komisaris
SURYO HAPSORO TRI UTOMO Komisaris

Komite Audit PT Wijaya Karya (Persero) Tbk

Nama Jabatan
ROY YOURNALISTA Anggota
SURYO HAPSORO TRI UTOMO Ketua
ADITYAWARMAN Anggota
RITA RUFAIDA Anggota

Profil PT Wijaya Karya (Persero) Tbk

Nama Emiten
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk
Kode Saham
WIKA
ISIN
ID1000107600
Alamat
Jl. D.I. Panjaitan Kav. 9-10 Jakarta 13340
Email
adwijaya@wika.co.id
Situs Web
www.wika.co.id
Papan Pencatatan
Pengembangan
Bidang Usaha Utama
Jasa Konstruksi
Sektor
Infrastruktur
Sub Sektor
Konstruksi Bangunan
Tentang PT Wijaya Karya (Persero) Tbk
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk beroperasi sebagai perusahaan konstruksi terintegrasi di Indonesia dan internasional. Segmen Infrastruktur dan Bangunan Perusahaan menyediakan jasa konstruksi sipil, seperti konstruksi umum dan infrastruktur, termasuk jalan, jembatan, pelabuhan, bandara, bendungan, gedung, dan irigasi. Segmen Energi dan Pabrik Industri bergerak di bidang energi; rekayasa, pengadaan dan konstruksi; dan operasi lapangan dan pemeliharaan pembangkit listrik; dan berinvestasi di sektor kelistrikan. Segmen Industri perusahaan menghasilkan produk beton pracetak, seperti PC polishing, PC piles, CP sleeper kereta api, beton jembatan, sheet pile, pipa PC, RC box culvert, CP struktur laut, HCS, PC silinder, dan fabrikasi perkerasan kaku; fabrikasi baja dengan memproduksi produk konstruksi baja, pengecoran aluminium, struktur rangka baja, konveyor, rak pipa, menara telekomunikasi, menara transmisi tenaga, jembatan rangka baja, tangki baja, silo, hopper, bejana tekan, balok las, dan pekerjaan pelat baja lainnya dan pengecoran aluminium dan injeksi plastik; dan menawarkan aspal, termasuk granular dan ekstraksi aspal. Segmen Realty and Property menawarkan real estate, properti, manajemen condotel, dan layanan lainnya, seperti rumah tapak, gedung bertingkat, dan kawasan industri. PT Wijaya Karya (Persero) Tbk didirikan pada tahun 1960 dan berkantor pusat di Jakarta, Indonesia.

LinkedIn
WhatsApp
Telegram