Analisa Fundamental Saham ADHI PT Adhi Karya (Persero) Tbk.
- PER
- 4,43x
- PBV
- 0,12x
- ROE
- 2,8%
- Dividend yield
- -
- Market cap
- Rp1,1 T
- Skor CariSaham
- 1,3/5
- Rentang 52 minggu
- 130 - 286
Rasio dihitung dengan harga terkini dan laporan keuangan 12M 2024.
Nilai wajar ADHI
Cara kami menghitungNilai wajar ADHI belum dapat dihitung secara andal (misalnya free cash flow terakhir negatif atau data belum lengkap).
Metode: Discounted Cash Flow 10 tahun. Diskonto 12,5%, pertumbuhan FCF dibatasi -5% s/d 10% lalu turun ke 3%. Estimasi, bukan rekomendasi beli atau jual.
Analisa fundamental PT Adhi Karya (Persero) Tbk.
3 dari 9 kriteria lolosRasio hutang
DER/Rasio hutang kurang dari 1 (0.99 kali modal).
Tier Saham
Saham tier 2 dengan market cap. menengah (di atas 1 T)
Price to Book Value
Undervalued. Price to Book Value (PBV) lebih rendah dari valuasi perusahaan (0.12).
Net Profit
Perusahaan belum melaporkan laporan keuangan terbaru
Current ratio
Perusahaan belum melaporkan laporan keuangan terbaru
Net Profit Margin
Perusahaan belum melaporkan laporan keuangan terbaru
Return on Equity
Perusahaan belum melaporkan laporan keuangan terbaru
Buffet's Intrinsic Value
Nilai wajar tidak dapat dihitung (free cash flow terakhir negatif atau data belum lengkap)
Earning per Share
Perusahaan belum melaporkan laporan keuangan terbaru
Analisa teknikal PT Adhi Karya (Persero) Tbk.
MACD
Untuk swing trade jangka menengah SellStochastic
Untuk scalping jangka pendek BuyBollinger Bands
Untuk swing trade jangka menengah NeutralHarga saham PT Adhi Karya (Persero) Tbk.
Candlestick harian dengan MA50 (kuning) dan MA200 (biru).
Tentang PT Adhi Karya (Persero) Tbk.
PT Adhi Karya (Persero) Tbk terutama bergerak dalam bisnis konstruksi di Indonesia. Perusahaan beroperasi melalui lima segmen: Konstruksi; Rekayasa, Pengadaan dan Konstruksi (EPC), Properti/Real Estat; Infrastruktur dan Investasi; dan Penyelenggara Sarana dan Prasarana Perkeretaapian. Segmen Konstruksi melakukan pembangunan pekerjaan sipil dan gedung bertingkat, termasuk fasilitas umum, seperti bandara, pelabuhan da…
Profil lengkapLaporan keuangan PT Adhi Karya (Persero) Tbk.
| Pos | 2016 | 2017 | 2018 | 2019 | 2020 | 2021 | 2022 | 2023 | 2024 | 2025 |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Laporan Laba Rugi | ||||||||||
| Pendapatan | 11,1 T | 15,2 T | 15,7 T | 15,3 T | 10,8 T | 11,5 T | 13,5 T | 20,1 T | 13,4 T | 9,7 T |
| EBITDA | 968 M | 1,5 T | 1,4 T | 1,4 T | 1,0 T | 1,2 T | 1,2 T | 1,3 T | 1,2 T | -4,7 T |
| Laba bersih | 313 M | 515 M | 644 M | 664 M | 24,0 M | 86,5 M | 175 M | 214 M | 252 M | -5,4 T |
| Net Profit Margin (NPM) | 3,0% | 3,0% | 4,0% | 4,0% | 0,0% | 1,0% | 1,0% | 1,0% | 2,0% | -56,0% |
| Earning per Share (EPS) | 80,60 | 132,54 | 165,64 | 170,69 | 6,17 | 22,24 | 40,09 | 25,46 | 30,03 | -642,58 |
| Neraca Keuangan | ||||||||||
| Aset | 20,1 T | 28,3 T | 30,1 T | 36,5 T | 38,1 T | 39,9 T | 40,0 T | 40,5 T | 35,0 T | 28,8 T |
| Modal (Equity) | 5,4 T | 5,9 T | 6,3 T | 6,8 T | 5,5 T | 5,6 T | 8,4 T | 8,6 T | 9,0 T | 2,9 T |
| Piutang (Receivables) | 11,1 T | 16,6 T | 15,4 T | 22,1 T | 17,1 T | 15,8 T | 13,9 T | 16,3 T | 11,5 T | 8,3 T |
| Investasi Jangka Pendek | 2,7 T | 1,4 T | 2,2 T | -1,2 T | -3,9 T | 10,1 M | 19,3 M | 256 M | 360 M | 360 M |
| Investasi Jangka Panjang | 346 M | 498 M | 953 M | - | - | - | - | - | - | - |
| Utang | 4,0 T | 8,3 T | 8,6 T | 10,5 T | 9,8 T | 10,5 T | 10,5 T | 12,1 T | 8,9 T | 8,0 T |
| Laporan Arus Kas | ||||||||||
| Operating Cashflow | -1,8 T | -3,2 T | 384 M | -270 M | 560 M | 624 M | 233 M | 83,9 M | 1,5 T | 2,0 T |
| Capital Expenditure (CAPEX) | 370 M | 166 M | 148 M | 1,3 T | 460 M | 357 M | 191 M | 430 M | 35,6 M | 63,5 M |
| Free Cashflow (FCF) | -2,1 T | -3,4 T | 236 M | -1,6 T | 100 M | 267 M | 41,9 M | -1,1 T | 1,4 T | 1,9 T |
| Pembayaran Dividen | 93,4 M | 94,0 M | 103 M | 129 M | 66,4 M | 0 | - | - | - | - |
| Rasio Keuangan | ||||||||||
| Return on Equity (ROE) | 5,8% | 8,8% | 10,3% | 9,8% | 0,4% | 1,5% | 2,1% | 2,5% | 2,8% | - |
| Return on Asset (ROA) | 1,6% | 1,8% | 2,0% | 1,7% | 0,1% | 0,2% | 0,5% | 0,6% | 0,8% | - |
| Dividen per saham (DPS) | 26 | 26 | 29 | 36 | 19 | - | - | - | - | - |
Penjelasan istilah laporan keuangan
- Pendapatan
- Pendapatan adalah total uang yang diperoleh perusahaan dari penjualan produk atau jasa sebelum memperhitungkan biaya produksi dan pengeluaran lainnya. Ini adalah indikator penting untuk mengevaluasi pertumbuhan dan kinerja keuangan perusahaan serta memberikan gambaran kepada investor tentang keberhasilan perusahaan dalam menghasilkan pendapatan dari bisnis intinya.
- EBITDA
- EBITDA (Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization) adalah ukuran kinerja keuangan yang mencerminkan pendapatan operasional perusahaan sebelum memperhitungkan pengaruh bunga, pajak, penyusutan, dan amortisasi. EBITDA membantu investor dalam mengevaluasi efisiensi operasional perusahaan tanpa memperhitungkan faktor non-operasional.
- Laba bersih
- Profit atau yang juga kita kenal dengan laba adalah hal yang menggambarkan manfaat finansial yang diwujudkan ketika pendapatan yang dihasilkan dari aktivitas bisnis melebihi biaya, ongkos, dan pajak yang terlibat dalam menopang aktivitas bisnis yang bersangkutan. Setiap keuntungan yang diperoleh disalurkan kembali ke pemilik bisnis, yang memilih untuk mengantongi uang tunai atau menginvestasikannya kembali ke bisnis. Keuntungan dihitung sebagai pendapatan total dikurangi total biaya.
- Net Profit Margin (NPM)
- Net profit margin (NPM) adalah prosentase laba bersih yang diperoleh perusahaan dari pendapatan setelah mengurangi semua biaya. NPM menggambarkan seberapa efisien perusahaan menghasilkan keuntungan dari pendapatan. Semakin tinggi prosentasenya semakin baik profitabilitas perusahaan.
- Earning per Share (EPS)
- Earning per Share adalah keuntungan perusahaan yang dialokasikan untuk setiap lembar saham biasa yang beredar. Earnings Per Share merupakan sebuah indikator untuk menilai tingkat profitabilitas perusahaan. Semakin tinggi nilai EPS semakin baik perusahaan tersebut dalam menghasilkan laba per lembar sahamnya.
- Aset
- Aset merupakan sumber daya dengan nilai ekonomi yang dimiliki atau dikendalikan oleh perusahaan dengan harapan akan memberikan manfaat di masa depan. Aset dilaporkan di neraca perusahaan dan dibeli atau dibuat untuk meningkatkan nilai perusahaan atau menguntungkan operasi perusahaan. Aset dapat dianggap sebagai sesuatu yang dapat menghasilkan arus kas, mengurangi pengeluaran, atau meningkatkan penjualan, terlepas dari apakah itu peralatan produksi atau paten.
- Modal (Equity)
- Modal (equity) dalam konteks keuangan merujuk pada bagian kepemilikan atau klaim pemilik terhadap aset perusahaan setelah dikurangi kewajiban. Dalam istilah sederhana, modal adalah jumlah investasi atau kontribusi pemilik perusahaan yang dapat berupa uang tunai, aset, atau laba yang ditahan. Bagi investor, modal merupakan ukuran penting untuk mengevaluasi sejauh mana pemilik perusahaan memiliki kepentingan dan tanggung jawab terhadap kinerja dan hasil perusahaan.
- Piutang (Receivables)
- Piutang adalah jumlah uang yang harus diterima oleh perusahaan dari pelanggan atau pihak lain sebagai pembayaran atas barang atau jasa yang telah disediakan. Piutang dapat menjadi aset yang penting dalam menilai kesehatan keuangan perusahaan serta kemampuannya untuk menghasilkan arus kas yang cukup.
- Investasi Jangka Pendek
- Investasi jangka pendek adalah jenis investasi dengan jangka waktu singkat (biasanya kurang dari satu tahun) bertujuan untuk mendapatkan keuntungan dalam waktu yang singkat dan risiko yang rendah.
- Investasi Jangka Panjang
- Investasi jangka panjang adalah investasi yang dilakukan untuk jangka waktu yang lama (biasanya lebih dari satu tahun) bertujuan untuk mencapai pertumbuhan nilai investasi yang signifikan dalam jangka panjang. Investasi ini fokus diberikan pada aspek seperti kenaikan harga saham, dividen, atau pertumbuhan nilai aset.
- Utang
- Debt/utang adalah sejumlah uang yang dipinjam oleh perusahaan dan harus dikembalikan dalam jangka waktu tertentu dengan membayar bunga. Investor perlu memperhatikan tingkat utang suatu perusahaan dan kemampuannya untuk membayar kembali utang tersebut.
- Operating Cashflow
- Operating cash flow adalah jumlah uang tunai yang dihasilkan atau digunakan oleh perusahaan dari kegiatan operasional utamanya, seperti penjualan produk atau jasa. Operating cashflow penting bagi investor karena angka ini menunjukkan keberlanjutan dan kesehatan keuangan perusahaan dalam menjalankan bisnisnya.
- Capital Expenditure (CAPEX)
- Capital expenditure adalah pengeluaran perusahaan untuk membeli atau meningkatkan aset jangka panjang seperti tanah, bangunan, atau peralatan. Investor perlu capex untuk mengevaluasi pertumbuhan dan nilai jangka panjang perusahaan.
- Free Cashflow (FCF)
- Free cash flow adalah jumlah uang yang tersisa setelah perusahaan mengeluarkan biaya operasional dan investasi modal yang diperlukan untuk menjaga dan mengembangkan bisnisnya. FCF merupakan indikator penting bagi investor karena mencerminkan kemampuan perusahaan untuk menghasilkan uang tunai yang digunakan untuk membayar dividen, mengurangi utang, atau melakukan investasi tambahan.
- Pembayaran Dividen
- Pembayaran dividen adalah pembagian sebagian laba perusahaan kepada para pemegang saham sebagai imbalan atas kepemilikan saham mereka. Dividen biasanya dibayarkan secara tunai atau dalam bentuk saham tambahan, dan menjadi salah satu cara bagi investor untuk mendapatkan pengembalian investasi dari perusahaan di mana mereka memiliki saham.
- Return on Equity (ROE)
- Return On Equity (ROE) digunakan untuk mengukur seberapa besar keuntungan yang dihasilkan perusahaan dibandingkan dengan modal yang disetor oleh pemegang saham. ROE berguna untuk membandingkan profitabilitas perusahaan dengan perusahaan lain dalam industri yang sama. Nilai ROE yang semakin besar menunjukkan bahwa perusahaan lebih mampu mengelola modal yang dimiliki untuk menghasilkan laba.
- Return on Asset (ROA)
- Return On Assets (ROA) menunjukkan seberapa besar kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba dengan menggunakan total aset yang dimiliki perusahaan. ROA yang positif menunjukkan bahwa dari total aset yang dimiliki, perusahaan mampu menghasilkan laba. Semakin besar nilai ROA berarti semakin efektif perusahaan dalam mengelola aset yang dimiliki, dan sebaliknya. ROA yang negatif menunjukkan bahwa perusahaan sedang mengalami kerugian.
- Dividen per saham (DPS)
- Dividen adalah pembagian laba kepada pemegang saham berdasarkan banyaknya saham yang dimiliki. Jumlah dividen yang akan dibagikan diusulkan oleh dewan direksi perusahaan dan disetujui di dalam rapat umum pemegang saham (RUPS).
Dividen PT Adhi Karya (Persero) Tbk.
- DPS terakhir
- 0
- Yield saat ini
- -
- Median yield 0 th
- -
- Payout ratio
- -
| Tahun buku | DPS | Yield* | Payout |
|---|---|---|---|
| 2024 | - | - | - |
| 2023 | - | - | - |
| 2022 | - | - | - |
| 2021 | - | - | - |
| 2020 | 19 | - | 302,3% |
| 2019 | 36 | - | 21,2% |
| 2018 | 29 | - | 17,5% |
| 2017 | 26 | - | 19,9% |
| 2016 | 26 | - | 32,5% |
| 2015 | 28 | - | 11,9% |
*Yield terhadap harga akhir tahun buku. Payout = dividen dibagi laba bersih.
Pemegang saham PT Adhi Karya (Persero) Tbk.
- PT Danantara Asset Management (Persero) 63,69%
- Masyarakat Non Warkat 36,29%
- Lainnya (< 1%) 0,02%
| Nama | Jumlah saham | Persentase |
|---|---|---|
| PT Danantara Asset Management (Persero) | 5.354.686.054 | 63,69% |
| Masyarakat Non Warkat | 3.051.045.225 | 36,29% |
Lihat 6 pemegang saham lain (< 1%)
| Nama | Jumlah saham | Persentase |
|---|---|---|
| KI SYAHGOLANG PERMATA | 772.200 | 0,01% |
| DODY USODO HARGO SUSENO | 572.700 | 0,01% |
| HARIMAWAN | 337.900 | 0,00% |
| ROZI SPARTA | 184.900 | 0,00% |
| Masyarakat Warkat | 10.000 | 0,00% |
| Saham Treasury | 0 | 0,00% |
Profil PT Adhi Karya (Persero) Tbk.
- Nama emiten
- PT Adhi Karya (Persero) Tbk.
- Kode saham
- ADHI
- ISIN
- ID1000097207
- Papan pencatatan
- Utama
- Tanggal pencatatan
- 18 Mar 2004
- Sektor
- Infrastruktur
- Sub sektor
- Konstruksi Bangunan
- Bidang usaha utama
- Konstruksi
- Alamat
- Jalan Raya Pasar Minggu Km. 18 Jakarta 12510
- adhi@adhi.co.id
- Situs web
- www.adhi.co.id
Tentang PT Adhi Karya (Persero) Tbk.
PT Adhi Karya (Persero) Tbk terutama bergerak dalam bisnis konstruksi di Indonesia. Perusahaan beroperasi melalui lima segmen: Konstruksi; Rekayasa, Pengadaan dan Konstruksi (EPC), Properti/Real Estat; Infrastruktur dan Investasi; dan Penyelenggara Sarana dan Prasarana Perkeretaapian. Segmen Konstruksi melakukan pembangunan pekerjaan sipil dan gedung bertingkat, termasuk fasilitas umum, seperti bandara, pelabuhan dan dermaga, jalan dan jembatan, bendungan dan saluran irigasi, dan lain-lain. Segmen EPC bergerak dalam bisnis energi yang terdiri dari pengembangan infrastruktur minyak dan gas, pembangkit listrik, kilang minyak, petrokimia, industri mineral, dan industri lainnya. Segmen Properti/Real Estate mengembangkan kawasan gedung bertingkat untuk komersial, perkantoran dan residensial (apartemen), serta hotel. Segmen ini juga mengembangkan kawasan residensial, landed house, office house, ruko, dan pusat perbelanjaan dalam pengembangan lahan dan pengembangan desain hunian. Segmen Infrastruktur dan Investasi bergerak dalam kegiatan industri infrastruktur dan investasi, termasuk pembuatan bahan dan komponen untuk produk jadi konstruksi, seperti beton pracetak dan beton siap pakai. Segmen Operator Sarana dan Prasarana Perkeretaapian bergerak dalam kegiatan EPC di sektor perkeretaapian. Ia juga terlibat dalam perdagangan umum; pengadaan barang; dan kegiatan pelayanan hotel, serta industri air minum dan air mineral. Perusahaan ini sebelumnya bernama PN Adhi Karya dan berubah nama menjadi PT Adhi Karya (Persero) Tbk pada tahun 1974. PT Adhi Karya (Persero) Tbk didirikan pada tahun 1960 dan berkantor pusat di Jakarta, Indonesia.
Manajemen PT Adhi Karya (Persero) Tbk.
Direksi
- Moeharmein Z. CDirektur Utama
- Ki Syahgolang PermataDirektur
- Bani IqbalDirektur
- HarimawanDirektur
- Yan AriantoDirektur
- Rozi SpartaDirektur
Dewan Komisaris
- Dody Usodo HargoKomisaris Utama
- Elan SuherlanKomisaris
- R. Erwin Moeslimin SingajuruKomisaris
- Rustam Sofyan SiraitKomisaris
- Amelia TetrianaKomisaris
- Alexander Rubi SatyoadiKomisaris
Komite Audit
- Rustam Sofyan SiraitKetua
- Mardiannus PramudyaAnggota
- Andi Nugroho Suryo KuncoroAnggota