Analisa Fundamental Saham ADHI | PT Adhi Karya (Persero) Tbk.



Harga Saham ADHI

153
PER
7.06
PBV
0.20

Market Cap.

1.8 T
ROA
0.75
ROE
2.79

Analisa Fundamental PT Adhi Karya (Persero) Tbk.

Analisis Skor

Net Profit

Perusahaan mencetak laba positif 5 tahun berturut-turut

Earning per Share

Perusahaan mencetak Earning per Share (EPS) positif 5 tahun berturut-turut

Tier Saham

Saham tier 2 dengan market cap. menengah (di atas 1 T)

Buffet's Intrinsic Value

Undervalued. Harga saham di bawah harga wajar (Rp. 855,446)

Price to Book Value

Undervalued. Price to Book Value (PBV) lebih rendah dari valuasi perusahaan (0.20).

Rasio hutang

Debt Equity Ratio (DER)/Rasio hutang lebih dari 1 (1.25 kali modal).

Current ratio

Aset lancar lebih kecil dari liabilitas jangka pendek

Net Profit Margin

Profitabilitas kurang baik. Net Profit Margin (NPM) kurang dari 10% (0.12%)

Return on Equity

Profitabilitas kurang baik. Return on Equity (RoE) kurang dari 15% (2.79%)

Analisa Teknikal PT Adhi Karya (Persero) Tbk.

Metode Rekomendasi

MACD

Untuk swing trade jangka menengah
Sell

Stochastic

Untuk scalping jangka pendek
Neutral

Bollinger Bands

Untuk swing trade jangka menengah
Neutral

Harga Saham PT Adhi Karya (Persero) Tbk.


Laporan Keuangan PT Adhi Karya (Persero) Tbk.

Laporan Laba Rugi

Laporan laba rugi adalah laporan keuangan yang memberikan gambaran tentang pendapatan, biaya, dan laba atau rugi suatu perusahaan dalam periode waktu tertentu. Laporan ini membantu investor untuk memahami seberapa baik atau buruk kinerja keuangan perusahaan tersebut, apakah perusahaan tersebut menghasilkan laba atau mengalami kerugian, serta sumber-sumber pendapatan dan pengeluaran utama yang mempengaruhi hasil keuangan perusahaan.

Pendapatan adalah total uang yang diperoleh perusahaan dari penjualan produk atau jasa sebelum memperhitungkan biaya produksi dan pengeluaran lainnya. Ini adalah indikator penting untuk mengevaluasi pertumbuhan dan kinerja keuangan perusahaan serta memberikan gambaran kepada investor tentang keberhasilan perusahaan dalam menghasilkan pendapatan dari bisnis intinya.


Pendapatan PT Adhi Karya (Persero) Tbk.
Tahun Pendapatan
2024 13.351.717.203.000
2023 20.072.993.428.021
2022 13.549.010.228.584
2021 11.530.471.713.036
2020 10.827.682.417.205
2019 15.307.860.220.494
2018 15.655.499.866.494
2017 15.156.178.074.776
2016 11.063.942.850.707
2015 9.389.570.098.578
2014 8.653.578.309.020
2013 9.799.598.396.362
2012 7.627.702.794.424
2011 6.695.112.327.923
2010 5.674.980.407.618
2009 7.811.015.030.215
2008 6.639.941.610.900
2007 5.012.379.913.210
2006 4.363.019.175.000
2005 3.067.013.210.000
2004 2.797.019.133.000
2003 2.248.318.705.000

EBITDA (Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization) adalah ukuran kinerja keuangan yang mencerminkan pendapatan operasional perusahaan sebelum memperhitungkan pengaruh bunga, pajak, penyusutan, dan amortisasi. EBITDA membantu investor dalam mengevaluasi efisiensi operasional perusahaan tanpa memperhitungkan faktor non-operasional.


EBITDA PT Adhi Karya (Persero) Tbk.
Tahun EBITDA
2024 1.148.576.495.000
2023 1.295.443.578.820
2022 1.169.143.668.444
2021 1.169.222.817.881
2020 1.026.052.262.377
2019 1.426.820.845.139
2018 1.373.335.514.612
2017 1.544.694.421.655
2016 967.841.109.736
2015 890.639.463.332
2014 739.092.978.654
2013 811.607.946.213
2012 504.330.959.493
2011 404.906.311.847
2010 428.132.812.217
2009 439.619.328.405
2008 228.454.307.496
2007 308.938.852.879
2006 283.489.591.099
2005 227.288.755.000
2004 0
2003 0

Profit atau yang juga kita kenal dengan laba adalah hal yang menggambarkan manfaat finansial yang diwujudkan ketika pendapatan yang dihasilkan dari aktivitas bisnis melebihi biaya, ongkos, dan pajak yang terlibat dalam menopang aktivitas bisnis yang bersangkutan. Setiap keuntungan yang diperoleh disalurkan kembali ke pemilik bisnis, yang memilih untuk mengantongi uang tunai atau menginvestasikannya kembali ke bisnis. Keuntungan dihitung sebagai pendapatan total dikurangi total biaya.


Net Profit PT Adhi Karya (Persero) Tbk.
Tahun Net Profit
2024 252.497.962.000
2023 214.015.935.473
2022 175.209.867.105
2021 86.499.800.385
2020 23.976.887.476
2019 663.806.247.566
2018 644.158.905.208
2017 515.415.315.215
2016 313.451.016.555
2015 463.685.278.989
2014 324.071.362.297
2013 405.976.801.046
2012 211.590.394.070
2011 182.692.722.038
2010 189.483.638.611
2009 162.923.758.906
2008 81.482.495.008
2007 112.911.018.289
2006 95.870.056.000
2005 78.018.882.000
2004 70.485.481.000
2003 44.337.964.000

Net profit margin (NPM) adalah prosentase laba bersih yang diperoleh perusahaan dari pendapatan setelah mengurangi semua biaya. NPM menggambarkan seberapa efisien perusahaan menghasilkan keuntungan dari pendapatan. Semakin tinggi prosentasenya semakin baik profitabilitas perusahaan.


Net Profit Margin (NPM) PT Adhi Karya (Persero) Tbk.
Tahun Net Profit Margin (NPM)
2024 2,00 %
2023 1,00 %
2022 1,00 %
2021 1,00 %
2020 0,00 %
2019 4,00 %
2018 4,00 %
2017 3,00 %
2016 3,00 %
2015 5,00 %
2014 4,00 %
2013 4,00 %
2012 3,00 %
2011 3,00 %
2010 3,00 %
2009 2,00 %
2008 1,00 %
2007 2,00 %
2006 2,00 %
2005 3,00 %
2004 3,00 %
2003 2,00 %

Earning per Share adalah keuntungan perusahaan yang dialokasikan untuk setiap lembar saham biasa yang beredar. Earnings Per Share merupakan sebuah indikator untuk menilai tingkat profitabilitas perusahaan. Semakin tinggi nilai EPS semakin baik perusahaan tersebut dalam menghasilkan laba per lembar sahamnya.


Earning per Share (EPS) PT Adhi Karya (Persero) Tbk.
Tahun Earning per Share (EPS)
2024 0
2023 0
2022 10
2021 9
2020 2
2019 80
2018 79
2017 87
2016 50
2015 117
2014 96
2013 97
2012 53
2011 67
2010 50
2009 44
2008 0
2007 0
2006 0
2005 0
2004 0
2003 0

Neraca Keuangan

Neraca keuangan adalah laporan keuangan yang memberikan ringkasan mengenai aset, kewajiban, dan ekuitas suatu perusahaan pada suatu titik waktu tertentu. Neraca keuangan ini membantu investor dalam memahami nilai total aset yang dimiliki perusahaan, jumlah kewajiban yang harus dibayar, serta jumlah ekuitas yang dimiliki pemilik perusahaan. Dengan mempelajari neraca keuangan, investor dapat mengevaluasi stabilitas keuangan perusahaan dan melihat sejauh mana perusahaan menggunakan sumber daya yang dimilikinya untuk menghasilkan laba.

Aset merupakan sumber daya dengan nilai ekonomi yang dimiliki atau dikendalikan oleh perusahaan dengan harapan akan memberikan manfaat di masa depan. Aset dilaporkan di neraca perusahaan dan dibeli atau dibuat untuk meningkatkan nilai perusahaan atau menguntungkan operasi perusahaan. Aset dapat dianggap sebagai sesuatu yang dapat menghasilkan arus kas, mengurangi pengeluaran, atau meningkatkan penjualan, terlepas dari apakah itu peralatan produksi atau paten.


Aset PT Adhi Karya (Persero) Tbk.
Tahun Aset
2024 35.042.781.072.000
2023 40.492.030.620.079
2022 39.986.417.216.654
2021 39.900.337.834.619
2020 38.093.888.626.552
2019 36.515.833.214.549
2018 30.118.614.769.882
2017 28.332.948.012.950
2016 20.095.435.959.279
2015 16.761.063.514.879
2014 10.458.881.684.274
2013 9.720.961.764.422
2012 7.872.073.635.468
2011 6.112.953.591.126
2010 4.927.696.202.275
2009 5.629.454.335.393
2008 5.125.368.541.520
2007 4.333.167.349.278
2006 2.869.948.047.000
2005 2.413.949.751.000
2004 1.849.614.331.000
2003 1.343.342.564.000

Modal (equity) dalam konteks keuangan merujuk pada bagian kepemilikan atau klaim pemilik terhadap aset perusahaan setelah dikurangi kewajiban. Dalam istilah sederhana, modal adalah jumlah investasi atau kontribusi pemilik perusahaan yang dapat berupa uang tunai, aset, atau laba yang ditahan. Bagi investor, modal merupakan ukuran penting untuk mengevaluasi sejauh mana pemilik perusahaan memiliki kepentingan dan tanggung jawab terhadap kinerja dan hasil perusahaan.


Modal (Equity) PT Adhi Karya (Persero) Tbk.
Tahun Modal (Equity)
2024 9.041.433.746.000
2023 8.615.578.898.919
2022 8.392.939.556.704
2021 5.599.819.002.035
2020 5.548.266.862.880
2019 6.810.018.544.505
2018 6.274.484.934.705
2017 5.859.245.553.537
2016 5.433.255.964.961
2015 5.153.827.238.126
2014 1.744.584.326.601
2013 1.539.228.681.765
2012 1.174.145.971.294
2011 983.576.622.800
2010 861.113.484.045
2009 731.199.659.939
2008 584.279.189.639
2007 531.234.660.402
2006 440.661.059.000
2005 370.850.007.000
2004 330.478.364.000
2003 227.130.630.000

Piutang adalah jumlah uang yang harus diterima oleh perusahaan dari pelanggan atau pihak lain sebagai pembayaran atas barang atau jasa yang telah disediakan. Piutang dapat menjadi aset yang penting dalam menilai kesehatan keuangan perusahaan serta kemampuannya untuk menghasilkan arus kas yang cukup.


Piutang (Receivables) PT Adhi Karya (Persero) Tbk.
Tahun Piutang (Receivables)
2024 11.549.274.331.000
2023 16.269.939.477.094
2022 13.940.531.078.719
2021 15.838.596.002.806
2020 17.078.643.907.495
2019 22.113.367.374.316
2018 15.351.458.794.913
2017 16.616.465.248.706
2016 11.085.914.574.129
2015 2.231.747.915.510
2014 5.512.879.358.184
2013 5.158.168.361.945
2012 4.943.480.714.672
2011 4.604.743.828.281
2010 3.159.391.253.143
2009 3.696.111.000.000
2008 3.072.937.000.000
2007 2.509.047.833.753
2006 1.860.315.481.000
2005 1.449.954.629.000
2004 978.219.036.000
2003 749.762.501.000

Investasi jangka pendek adalah jenis investasi dengan jangka waktu singkat (biasanya kurang dari satu tahun) bertujuan untuk mendapatkan keuntungan dalam waktu yang singkat dan risiko yang rendah.


Investasi Jangka Pendek PT Adhi Karya (Persero) Tbk.
Tahun Investasi Jangka Pendek
2024 360.191.414.000
2023 256.465.955.789
2022 19.349.364.763
2021 10.067.659.805
2020 -3.943.875.985.779
2019 -1.172.242.674.538
2018 2.194.962.000.000
2017 1.439.334.000.000
2016 2.706.500.000.000
2015 0
2014 0
2013 0
2012 0
2011 2.132.282.656
2010 2.006.411.315
2009 280.551.677
2008 858.577.487
2007 2.290.171.047
2006 212.063.000
2005 334.555.000
2004 92.270.336.000
2003 20.752.058.000

Investasi jangka panjang adalah investasi yang dilakukan untuk jangka waktu yang lama (biasanya lebih dari satu tahun) bertujuan untuk mencapai pertumbuhan nilai investasi yang signifikan dalam jangka panjang. Investasi ini fokus diberikan pada aspek seperti kenaikan harga saham, dividen, atau pertumbuhan nilai aset.


Investasi Jangka Panjang PT Adhi Karya (Persero) Tbk.
Tahun Investasi Jangka Panjang
2024 0
2023 0
2022 0
2021 0
2020 0
2019 0
2018 952.540.572.014
2017 497.866.111.347
2016 345.943.130.294
2015 399.640.219.107
2014 0
2013 0
2012 0
2011 0
2010 0
2009 0
2008 0
2007 0
2006 0
2005 0
2004 0
2003 0

Debt/utang adalah sejumlah uang yang dipinjam oleh perusahaan dan harus dikembalikan dalam jangka waktu tertentu dengan membayar bunga. Investor perlu memperhatikan tingkat utang suatu perusahaan dan kemampuannya untuk membayar kembali utang tersebut.


Utang PT Adhi Karya (Persero) Tbk.
Tahun Utang
2024 8.930.540.720.713
2023 12.062.766.960.319
2022 10.478.346.063.888
2021 10.525.025.087.257
2020 9.767.544.327.759
2019 10.521.866.427.089
2018 8.553.455.206.122
2017 8.327.557.664.708
2016 4.022.038.701.231
2015 3.118.534.704.390
2014 2.235.128.721.000
2013 1.726.824.351.386
2012 949.476.171.197
2011 693.845.522.528
2010 870.849.153.796
2009 992.325.638.950
2008 827.731.579.984
2007 770.991.004.419
2006 451.583.757.083
2005 758.488.697.000
2004 479.597.037.000
2003 335.749.841.000

Laporan Arus Kas

Laporan arus kas adalah laporan keuangan yang menunjukkan aliran masuk dan keluar uang tunai dari aktivitas operasional, investasi, dan pendanaan perusahaan. Investor dapat mempelajari laporan ini untuk melihat bagaimana perusahaan menghasilkan dan menggunakan uang tunai untuk mengevaluasi kesehatan keuangan perusahaan.

Pembayaran dividen adalah pembagian sebagian laba perusahaan kepada para pemegang saham sebagai imbalan atas kepemilikan saham mereka. Dividen biasanya dibayarkan secara tunai atau dalam bentuk saham tambahan, dan menjadi salah satu cara bagi investor untuk mendapatkan pengembalian investasi dari perusahaan di mana mereka memiliki saham.


Pembayaran Dividen PT Adhi Karya (Persero) Tbk.
Tahun Pembayaran Dividen
2024 0
2023 0
2022 0
2021 0
2020 -66.380.474.121
2019 -128.831.781.042
2018 -103.083.063.043
2017 -94.035.304.967
2016 -93.385.904.460
2015 -64.814.602.280
2014 -121.793.040.314
2013 -42.318.078.814
2012 -58.732.403.011
2011 -56.845.102.342
2010 -49.658.900.000
2009 -20.981.742.465
2008 -28.217.028.591
2007 -25.059.088.278
2006 -25.769.854.000
2005 -37.547.616.000
2004 -23.494.829.000
2003 -21.010.466.000

Capital expenditure adalah pengeluaran perusahaan untuk membeli atau meningkatkan aset jangka panjang seperti tanah, bangunan, atau peralatan. Investor perlu capex untuk mengevaluasi pertumbuhan dan nilai jangka panjang perusahaan.


Capital Expenditure (CAPEX) PT Adhi Karya (Persero) Tbk.
Tahun Capital Expenditure (CAPEX)
2024 35.611.872.000
2023 430.217.716.576
2022 191.459.994.079
2021 356.764.764.000
2020 460.011.518.960
2019 1.288.161.949.293
2018 147.616.264.833
2017 166.382.523.972
2016 369.537.917.404
2015 200.332.698.587
2014 244.674.145.804
2013 100.987.927.122
2012 108.683.021.398
2011 11.248.441.955
2010 6.410.856.722
2009 9.072.083.723
2008 51.448.159.615
2007 41.490.088.778
2006 0
2005 47.582.034.000
2004 16.671.628.000
2003 19.769.158.000

Free cash flow adalah jumlah uang yang tersisa setelah perusahaan mengeluarkan biaya operasional dan investasi modal yang diperlukan untuk menjaga dan mengembangkan bisnisnya. FCF merupakan indikator penting bagi investor karena mencerminkan kemampuan perusahaan untuk menghasilkan uang tunai yang digunakan untuk membayar dividen, mengurangi utang, atau melakukan investasi tambahan.


Free Cashflow (FCF) PT Adhi Karya (Persero) Tbk.
Tahun Free Cashflow (FCF)
2024 1.431.419.767.000
2023 -1.107.663.311.092
2022 41.903.484.567
2021 267.192.831.025
2020 100.474.436.538
2019 -1.557.769.748.847
2018 236.469.087.887
2017 -3.393.377.972.347
2016 -2.122.439.602.042
2015 40.719.643.052
2014 -1.222.905.190.604
2013 469.849.480.479
2012 137.265.439.923
2011 511.435.742.151
2010 -34.670.295.226
2009 -159.864.041.351
2008 -54.754.327.472
2007 564.341.977.821
2006 -162.840.554.000
2005 6.082.378.000
2004 0
2003 0

Operating cash flow adalah jumlah uang tunai yang dihasilkan atau digunakan oleh perusahaan dari kegiatan operasional utamanya, seperti penjualan produk atau jasa. Operating cashflow penting bagi investor karena angka ini menunjukkan keberlanjutan dan kesehatan keuangan perusahaan dalam menjalankan bisnisnya.


Operating Cashflow PT Adhi Karya (Persero) Tbk.
Tahun Operating Cashflow
2024 1.467.031.639.000
2023 83.852.724.255
2022 233.363.478.646
2021 623.957.595.026
2020 560.485.955.498
2019 -269.607.799.554
2018 384.085.352.720
2017 -3.226.995.448.375
2016 -1.752.901.684.638
2015 241.052.341.639
2014 -978.231.044.800
2013 570.837.407.601
2012 245.948.461.321
2011 522.684.184.106
2010 -28.259.438.504
2009 -150.791.957.628
2008 -3.306.167.857
2007 605.832.066.599
2006 -162.840.554.000
2005 53.664.412.000
2004 0
2003 5.735.680.000

Dividen adalah pembagian laba kepada pemegang saham berdasarkan banyaknya saham yang dimiliki. Jumlah dividen yang akan dibagikan diusulkan oleh dewan direksi perusahaan dan disetujui di dalam rapat umum pemegang saham (RUPS).


Dividen PT Adhi Karya (Persero) Tbk.
Tahun Dividen
2005 15
2006 10
2007 8
2008 11
2009 9
2010 21
2011 25
2012 23
2013 18
2014 52
2015 27
2016 26
2017 26
2018 28
2019 36
2020 18
2021 0
2022 0
2023 0
2024 0

Rasio Keuangan

Rasio keuangan adalah perbandingan angka-angka keuangan yang digunakan untuk menganalisis kinerja dan kondisi keuangan perusahaan. Rasio ini membantu investor memahami profitabilitas, likuiditas, dan solvabilitas perusahaan untuk membuat keputusan investasi yang lebih terinformasi.

Return On Assets (ROA) menunjukkan seberapa besar kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba dengan menggunakan total aset yang dimiliki perusahaan. ROA yang positif menunjukkan bahwa dari total aset yang dimiliki, perusahaan mampu menghasilkan laba. Semakin besar nilai ROA berarti semakin efektif perusahaan dalam mengelola aset yang dimiliki, dan sebaliknya. ROA yang negatif menunjukkan bahwa perusahaan sedang mengalami kerugian.


Return on Asset PT Adhi Karya (Persero) Tbk.
Tahun Return on Asset
2005 3.28%
2006 3.37%
2007 2.61%
2008 1.6%
2009 2.91%
2010 3.85%
2011 2.99%
2012 2.69%
2013 4.18%
2014 3.1%
2015 2.77%
2016 1.56%
2017 1.82%
2018 2%
2019 1.71%
2020 0.06%
2021 0.22%
2022 0.45%
2023 0.62%
2024 0.75%

Return On Equity (ROE) digunakan untuk mengukur seberapa besar keuntungan yang dihasilkan perusahaan dibandingkan dengan modal yang disetor oleh pemegang saham. ROE berguna untuk membandingkan profitabilitas perusahaan dengan perusahaan lain dalam industri yang sama. Nilai ROE yang semakin besar menunjukkan bahwa perusahaan lebih mampu mengelola modal yang dimiliki untuk menghasilkan laba.


Return on Equity PT Adhi Karya (Persero) Tbk.
Tahun Return on Equity
2005 21.04%
2006 21.76%
2007 21.25%
2008 13.95%
2009 22.28%
2010 22%
2011 18.57%
2012 18.02%
2013 26.38%
2014 18.58%
2015 9%
2016 5.77%
2017 8.8%
2018 10.27%
2019 9.75%
2020 0.43%
2021 1.54%
2022 2.09%
2023 2.48%
2024 2.79%

Pemegang Saham PT Adhi Karya (Persero) Tbk.

Nama Jumlah Prosentase
Negara Republik Indonesia 1 0.00 %
PT Danantara Asset Management (Persero) 5,408,773,791 64.33 %
Pengendali Saham 0 0.00 %
Non Pengendali Saham 0 0.00 %
Saham Treasury 0 0.00 %
Masyarakat Warkat 10,000 0.00 %
Masyarakat Non Warkat 2,993,706,087 35.61 %

Anak Perusahaan PT Adhi Karya (Persero) Tbk.

Nama Lokasi Prosentase

Direktur PT Adhi Karya (Persero) Tbk.

Nama Jabatan
Entus Asnawi Mukhson Direktur Utama
Ki Syahgolang Permata Direktur
Bani Iqbal Direktur
A. Suko Widigdo Direktur
Harimawan Direktur
Vera Kirana Direktur
Yan Arianto Direktur

Komisaris PT Adhi Karya (Persero) Tbk.

Nama Jabatan
Dody Usodo Hargo Komisaris Utama
Elan Suherlan Komisaris
R. Erwin Moeslimin Singajuru Komisaris
Bob Arthur Lombogia Komisaris
Rustam Sofyan Sirait Komisaris

Komite Audit PT Adhi Karya (Persero) Tbk.

Nama Jabatan
Rustam Sofyan Sirait Ketua
Mardiannus Pramudya Anggota
Andi Nugroho Suryo Kuncoro Anggota

Profil PT Adhi Karya (Persero) Tbk.

Nama Emiten
PT Adhi Karya (Persero) Tbk.
Kode Saham
ADHI
ISIN
ID1000097207
Alamat
Jalan Raya Pasar Minggu Km. 18 Jakarta 12510
Email
adhi@adhi.co.id
Situs Web
www.adhi.co.id
Papan Pencatatan
Utama
Bidang Usaha Utama
Konstruksi
Sektor
Infrastruktur
Sub Sektor
Konstruksi Bangunan
Tentang PT Adhi Karya (Persero) Tbk.
PT Adhi Karya (Persero) Tbk terutama bergerak dalam bisnis konstruksi di Indonesia. Perusahaan beroperasi melalui lima segmen: Konstruksi; Rekayasa, Pengadaan dan Konstruksi (EPC), Properti/Real Estat; Infrastruktur dan Investasi; dan Penyelenggara Sarana dan Prasarana Perkeretaapian. Segmen Konstruksi melakukan pembangunan pekerjaan sipil dan gedung bertingkat, termasuk fasilitas umum, seperti bandara, pelabuhan dan dermaga, jalan dan jembatan, bendungan dan saluran irigasi, dan lain-lain. Segmen EPC bergerak dalam bisnis energi yang terdiri dari pengembangan infrastruktur minyak dan gas, pembangkit listrik, kilang minyak, petrokimia, industri mineral, dan industri lainnya. Segmen Properti/Real Estate mengembangkan kawasan gedung bertingkat untuk komersial, perkantoran dan residensial (apartemen), serta hotel. Segmen ini juga mengembangkan kawasan residensial, landed house, office house, ruko, dan pusat perbelanjaan dalam pengembangan lahan dan pengembangan desain hunian. Segmen Infrastruktur dan Investasi bergerak dalam kegiatan industri infrastruktur dan investasi, termasuk pembuatan bahan dan komponen untuk produk jadi konstruksi, seperti beton pracetak dan beton siap pakai. Segmen Operator Sarana dan Prasarana Perkeretaapian bergerak dalam kegiatan EPC di sektor perkeretaapian. Ia juga terlibat dalam perdagangan umum; pengadaan barang; dan kegiatan pelayanan hotel, serta industri air minum dan air mineral. Perusahaan ini sebelumnya bernama PN Adhi Karya dan berubah nama menjadi PT Adhi Karya (Persero) Tbk pada tahun 1974. PT Adhi Karya (Persero) Tbk didirikan pada tahun 1960 dan berkantor pusat di Jakarta, Indonesia.

LinkedIn
WhatsApp
Telegram