Analisa Fundamental Saham SMRA | PT Summarecon Agung Tbk



Harga Saham SMRA

282
PER
5.89
PBV
0.73

Market Cap.

8.1 T
ROA
4.1
ROE
12.43

Analisa Fundamental PT Summarecon Agung Tbk

Analisis Skor

Earning per Share

Perusahaan mencetak Earning per Share (EPS) positif 5 tahun berturut-turut

Net Profit

Perusahaan mencetak laba positif 5 tahun berturut-turut

Rasio hutang

DER/Rasio hutang kurang dari 1 (0.64 kali modal).

Tier Saham

Saham tier 2 dengan market cap. menengah (di atas 1 T)

Price to Book Value

Undervalued. Price to Book Value (PBV) lebih rendah dari valuasi perusahaan (0.73).

Current ratio

Aset lancar lebih kecil dari liabilitas jangka pendek

Net Profit Margin

Profitabilitas kurang baik. Net Profit Margin (NPM) kurang dari 10% (8.82%)

Return on Equity

Profitabilitas kurang baik. Return on Equity (RoE) kurang dari 15% (12.43%)

Buffet's Intrinsic Value

Perusahaan belum melaporkan laporan keuangan terbaru

Analisa Teknikal PT Summarecon Agung Tbk

Metode Rekomendasi

MACD

Untuk swing trade jangka menengah
Sell

Stochastic

Untuk scalping jangka pendek
Neutral

Bollinger Bands

Untuk swing trade jangka menengah
Neutral

Harga Saham PT Summarecon Agung Tbk


Laporan Keuangan PT Summarecon Agung Tbk

Laporan Laba Rugi

Laporan laba rugi adalah laporan keuangan yang memberikan gambaran tentang pendapatan, biaya, dan laba atau rugi suatu perusahaan dalam periode waktu tertentu. Laporan ini membantu investor untuk memahami seberapa baik atau buruk kinerja keuangan perusahaan tersebut, apakah perusahaan tersebut menghasilkan laba atau mengalami kerugian, serta sumber-sumber pendapatan dan pengeluaran utama yang mempengaruhi hasil keuangan perusahaan.

Pendapatan adalah total uang yang diperoleh perusahaan dari penjualan produk atau jasa sebelum memperhitungkan biaya produksi dan pengeluaran lainnya. Ini adalah indikator penting untuk mengevaluasi pertumbuhan dan kinerja keuangan perusahaan serta memberikan gambaran kepada investor tentang keberhasilan perusahaan dalam menghasilkan pendapatan dari bisnis intinya.


Pendapatan PT Summarecon Agung Tbk
Tahun Pendapatan
2024 10.623.354.592.000
2023 6.658.782.663.000
2022 5.719.396.239.000
2021 5.567.912.577.000
2020 5.029.984.099.000
2019 5.941.625.762.000
2018 5.661.360.114.000
2017 5.640.751.809.000
2016 5.397.948.907.000
2015 5.623.560.624.000
2014 5.333.593.142.000
2013 4.093.789.495.000
2012 3.463.163.272.000
2011 2.359.330.713.000
2010 1.695.443.952.000
2009 1.197.692.629.000
2008 1.267.062.897.000
2007 1.027.229.644.000
2006 965.249.803.000
2005 797.931.932.000
2004 644.009.000.000
2003 482.428.000.000
2002 271.748.000.000
2001 399.006.000.000
2000 256.143.000.000

EBITDA (Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization) adalah ukuran kinerja keuangan yang mencerminkan pendapatan operasional perusahaan sebelum memperhitungkan pengaruh bunga, pajak, penyusutan, dan amortisasi. EBITDA membantu investor dalam mengevaluasi efisiensi operasional perusahaan tanpa memperhitungkan faktor non-operasional.


EBITDA PT Summarecon Agung Tbk
Tahun EBITDA
2024 2.951.861.823.000
2023 2.174.351.835.000
2022 1.966.074.226.000
2021 1.821.297.495.000
2020 1.551.409.462.000
2019 1.867.093.693.000
2018 1.849.933.711.000
2017 1.676.245.081.000
2016 1.678.782.907.000
2015 2.032.356.615.000
2014 2.033.838.323.000
2013 1.511.640.082.000
2012 1.224.343.374.000
2011 625.917.257.000
2010 527.393.389.000
2009 366.813.099.000
2008 238.893.435.000
2007 289.885.485.000
2006 261.239.686.000
2005 236.100.044.000
2004 0
2003 0
2002 0
2001 0
2000 0

Profit atau yang juga kita kenal dengan laba adalah hal yang menggambarkan manfaat finansial yang diwujudkan ketika pendapatan yang dihasilkan dari aktivitas bisnis melebihi biaya, ongkos, dan pajak yang terlibat dalam menopang aktivitas bisnis yang bersangkutan. Setiap keuntungan yang diperoleh disalurkan kembali ke pemilik bisnis, yang memilih untuk mengantongi uang tunai atau menginvestasikannya kembali ke bisnis. Keuntungan dihitung sebagai pendapatan total dikurangi total biaya.


Net Profit PT Summarecon Agung Tbk
Tahun Net Profit
2024 1.373.378.406.000
2023 765.969.994.000
2022 625.377.320.000
2021 323.708.800.000
2020 179.835.310.000
2019 514.984.430.000
2018 448.709.527.000
2017 362.062.815.000
2016 311.665.815.000
2015 855.185.525.000
2014 1.398.294.417.000
2013 1.102.176.746.000
2012 797.814.126.000
2011 388.706.644.000
2010 234.336.639.000
2009 168.202.988.000
2008 94.141.182.000
2007 159.839.096.000
2006 168.099.159.000
2005 151.209.519.000
2004 147.015.000.000
2003 121.367.000.000
2002 85.160.000.000
2001 213.814.000.000
2000 28.708.000.000

Net profit margin (NPM) adalah prosentase laba bersih yang diperoleh perusahaan dari pendapatan setelah mengurangi semua biaya. NPM menggambarkan seberapa efisien perusahaan menghasilkan keuntungan dari pendapatan. Semakin tinggi prosentasenya semakin baik profitabilitas perusahaan.


Net Profit Margin (NPM) PT Summarecon Agung Tbk
Tahun Net Profit Margin (NPM)
2024 13,00 %
2023 12,00 %
2022 11,00 %
2021 6,00 %
2020 4,00 %
2019 9,00 %
2018 8,00 %
2017 6,00 %
2016 6,00 %
2015 15,00 %
2014 26,00 %
2013 27,00 %
2012 23,00 %
2011 16,00 %
2010 14,00 %
2009 14,00 %
2008 7,00 %
2007 16,00 %
2006 17,00 %
2005 19,00 %
2004 23,00 %
2003 25,00 %
2002 31,00 %
2001 54,00 %
2000 11,00 %

Earning per Share adalah keuntungan perusahaan yang dialokasikan untuk setiap lembar saham biasa yang beredar. Earnings Per Share merupakan sebuah indikator untuk menilai tingkat profitabilitas perusahaan. Semakin tinggi nilai EPS semakin baik perusahaan tersebut dalam menghasilkan laba per lembar sahamnya.


Earning per Share (EPS) PT Summarecon Agung Tbk
Tahun Earning per Share (EPS)
2024 0
2023 6
2022 19
2021 9
2020 0
2019 13
2018 17
2017 17
2016 17
2015 3
2014 0
2013 16
2012 23
2011 9
2010 0
2009 3
2008 0
2007 0
2006 0
2005 2
2004 0
2003 0
2002 0
2001 0
2000 0

Neraca Keuangan

Neraca keuangan adalah laporan keuangan yang memberikan ringkasan mengenai aset, kewajiban, dan ekuitas suatu perusahaan pada suatu titik waktu tertentu. Neraca keuangan ini membantu investor dalam memahami nilai total aset yang dimiliki perusahaan, jumlah kewajiban yang harus dibayar, serta jumlah ekuitas yang dimiliki pemilik perusahaan. Dengan mempelajari neraca keuangan, investor dapat mengevaluasi stabilitas keuangan perusahaan dan melihat sejauh mana perusahaan menggunakan sumber daya yang dimilikinya untuk menghasilkan laba.

Aset merupakan sumber daya dengan nilai ekonomi yang dimiliki atau dikendalikan oleh perusahaan dengan harapan akan memberikan manfaat di masa depan. Aset dilaporkan di neraca perusahaan dan dibeli atau dibuat untuk meningkatkan nilai perusahaan atau menguntungkan operasi perusahaan. Aset dapat dianggap sebagai sesuatu yang dapat menghasilkan arus kas, mengurangi pengeluaran, atau meningkatkan penjualan, terlepas dari apakah itu peralatan produksi atau paten.


Aset PT Summarecon Agung Tbk
Tahun Aset
2024 33.534.100.462.000
2023 31.168.375.086.000
2022 28.433.574.878.000
2021 26.049.716.678.000
2020 24.922.534.224.000
2019 24.441.657.276.000
2018 23.299.242.068.000
2017 21.662.711.991.000
2016 20.810.319.657.000
2015 18.758.262.022.000
2014 15.379.478.994.000
2013 13.659.136.825.000
2012 10.876.386.685.000
2011 8.099.174.681.000
2010 6.139.640.438.000
2009 4.460.277.206.000
2008 3.629.969.131.000
2007 3.029.483.370.000
2006 2.191.817.465.000
2005 1.864.759.453.000
2004 1.478.941.000.000
2003 1.443.691.000.000
2002 949.602.000.000
2001 721.111.000.000
2000 788.527.000.000

Modal (equity) dalam konteks keuangan merujuk pada bagian kepemilikan atau klaim pemilik terhadap aset perusahaan setelah dikurangi kewajiban. Dalam istilah sederhana, modal adalah jumlah investasi atau kontribusi pemilik perusahaan yang dapat berupa uang tunai, aset, atau laba yang ditahan. Bagi investor, modal merupakan ukuran penting untuk mengevaluasi sejauh mana pemilik perusahaan memiliki kepentingan dan tanggung jawab terhadap kinerja dan hasil perusahaan.


Modal (Equity) PT Summarecon Agung Tbk
Tahun Modal (Equity)
2024 11.047.865.751.000
2023 9.826.809.976.000
2022 9.197.405.990.000
2021 8.661.167.870.000
2020 6.845.845.769.000
2019 7.367.645.980.000
2018 6.903.591.133.000
2017 6.509.901.479.000
2016 6.242.958.244.000
2015 6.012.813.772.000
2014 5.496.867.048.000
2013 4.430.861.737.000
2012 3.638.860.797.000
2011 2.464.196.174.000
2010 2.139.886.827.000
2009 1.717.776.902.000
2008 1.569.184.346.000
2007 1.505.261.604.000
2006 975.741.538.000
2005 837.150.451.000
2004 647.880.000.000
2003 538.547.000.000
2002 435.915.000.000
2001 360.974.000.000
2000 155.676.000.000

Piutang adalah jumlah uang yang harus diterima oleh perusahaan dari pelanggan atau pihak lain sebagai pembayaran atas barang atau jasa yang telah disediakan. Piutang dapat menjadi aset yang penting dalam menilai kesehatan keuangan perusahaan serta kemampuannya untuk menghasilkan arus kas yang cukup.


Piutang (Receivables) PT Summarecon Agung Tbk
Tahun Piutang (Receivables)
2024 340.260.100.000
2023 13.676.167.000
2022 376.160.007.000
2021 344.175.239.000
2020 363.851.049.000
2019 291.197.343.000
2018 454.875.052.000
2017 698.990.644.000
2016 34.583.978.000
2015 152.036.034.000
2014 87.381.827.000
2013 210.388.903.000
2012 233.113.287.000
2011 74.541.504.000
2010 0
2009 -955.464.676.000
2008 141.777.684.000
2007 605.421.884.000
2006 97.430.000.000
2005 78.420.000.000
2004 0
2003 0
2002 0
2001 0
2000 0

Investasi jangka pendek adalah jenis investasi dengan jangka waktu singkat (biasanya kurang dari satu tahun) bertujuan untuk mendapatkan keuntungan dalam waktu yang singkat dan risiko yang rendah.


Investasi Jangka Pendek PT Summarecon Agung Tbk
Tahun Investasi Jangka Pendek
2024 14.073.775.000
2023 13.676.167.000
2022 -5.787.614.382.000
2021 -5.441.105.639.000
2020 170.533.000
2019 5.163.451.000
2018 60.013.000
2017 145.869.000
2016 106.644.000
2015 103.829.000
2014 374.930.000
2013 1.206.839.000
2012 1.214.414.000
2011 3.698.761.000
2010 4.029.276.000
2009 10.851.388.000
2008 31.895.920.000
2007 6.635.357.000
2006 85.573.000.000
2005 226.216.000.000
2004 167.447.000.000
2003 92.598.000.000
2002 60.649.000.000
2001 76.029.000.000
2000 54.093.000.000

Investasi jangka panjang adalah investasi yang dilakukan untuk jangka waktu yang lama (biasanya lebih dari satu tahun) bertujuan untuk mencapai pertumbuhan nilai investasi yang signifikan dalam jangka panjang. Investasi ini fokus diberikan pada aspek seperti kenaikan harga saham, dividen, atau pertumbuhan nilai aset.


Investasi Jangka Panjang PT Summarecon Agung Tbk
Tahun Investasi Jangka Panjang
2024 0
2023 0
2022 0
2021 0
2020 0
2019 0
2018 6.067.448.000
2017 212.500.000
2016 212.500.000
2015 3.698.761.000
2014 0
2013 0
2012 0
2011 0
2010 0
2009 0
2008 0
2007 0
2006 0
2005 0
2004 0
2003 0
2002 0
2001 0
2000 0

Debt/utang adalah sejumlah uang yang dipinjam oleh perusahaan dan harus dikembalikan dalam jangka waktu tertentu dengan membayar bunga. Investor perlu memperhatikan tingkat utang suatu perusahaan dan kemampuannya untuk membayar kembali utang tersebut.


Utang PT Summarecon Agung Tbk
Tahun Utang
2024 10.535.627.468.000
2023 7.197.945.632.000
2022 5.909.064.849.000
2021 7.039.346.575.000
2020 9.452.940.507.000
2019 8.969.006.571.000
2018 8.606.601.379.000
2017 7.983.709.161.000
2016 7.426.641.668.000
2015 6.197.820.100.000
2014 4.436.195.484.000
2013 2.501.497.546.000
2012 1.140.760.175.000
2011 1.431.039.815.000
2010 1.263.219.682.000
2009 1.529.442.602.000
2008 864.040.353.000
2007 570.660.851.000
2006 386.451.000.000
2005 165.804.000.000
2004 255.794.000.000
2003 371.579.000.000
2002 150.792.000.000
2001 114.400.000.000
2000 449.894.000.000

Laporan Arus Kas

Laporan arus kas adalah laporan keuangan yang menunjukkan aliran masuk dan keluar uang tunai dari aktivitas operasional, investasi, dan pendanaan perusahaan. Investor dapat mempelajari laporan ini untuk melihat bagaimana perusahaan menghasilkan dan menggunakan uang tunai untuk mengevaluasi kesehatan keuangan perusahaan.

Pembayaran dividen adalah pembagian sebagian laba perusahaan kepada para pemegang saham sebagai imbalan atas kepemilikan saham mereka. Dividen biasanya dibayarkan secara tunai atau dalam bentuk saham tambahan, dan menjadi salah satu cara bagi investor untuk mendapatkan pengembalian investasi dari perusahaan di mana mereka memiliki saham.


Pembayaran Dividen PT Summarecon Agung Tbk
Tahun Pembayaran Dividen
2024 -148.355.215.000
2023 -115.375.194.000
2022 -98.892.945.000
2021 -2.834.000
2020 -1.703.000
2019 -72.015.636.000
2018 -72.010.084.000
2017 -72.127.968.000
2016 -72.005.559.000
2015 -288.077.886.000
2014 -331.353.103.000
2013 -309.692.317.000
2012 -157.819.095.000
2011 -68.612.311.000
2010 -54.725.599.000
2009 -19.578.655.000
2008 0
2007 -35.612.498.000
2006 -29.432.217.000
2005 -33.660.626.000
2004 0
2003 0
2002 0
2001 0
2000 0

Capital expenditure adalah pengeluaran perusahaan untuk membeli atau meningkatkan aset jangka panjang seperti tanah, bangunan, atau peralatan. Investor perlu capex untuk mengevaluasi pertumbuhan dan nilai jangka panjang perusahaan.


Capital Expenditure (CAPEX) PT Summarecon Agung Tbk
Tahun Capital Expenditure (CAPEX)
2024 147.740.367.000
2023 112.149.873.000
2022 43.660.292.000
2021 35.089.520.000
2020 256.998.327.000
2019 228.443.838.000
2018 200.827.489.000
2017 200.360.347.000
2016 391.365.862.000
2015 590.237.715.000
2014 1.058.125.708.000
2013 782.427.264.000
2012 657.694.825.000
2011 599.030.376.000
2010 213.107.789.000
2009 58.094.608.000
2008 197.075.842.000
2007 466.336.795.000
2006 154.070.996.000
2005 103.944.944.000
2004 0
2003 0
2002 0
2001 0
2000 0

Free cash flow adalah jumlah uang yang tersisa setelah perusahaan mengeluarkan biaya operasional dan investasi modal yang diperlukan untuk menjaga dan mengembangkan bisnisnya. FCF merupakan indikator penting bagi investor karena mencerminkan kemampuan perusahaan untuk menghasilkan uang tunai yang digunakan untuk membayar dividen, mengurangi utang, atau melakukan investasi tambahan.


Free Cashflow (FCF) PT Summarecon Agung Tbk
Tahun Free Cashflow (FCF)
2024 429.979.428.000
2023 1.285.818.979.000
2022 581.717.024.000
2021 2.409.933.527.000
2020 -279.930.061.000
2019 276.299.940.000
2018 -319.848.707.000
2017 -579.279.364.000
2016 -320.291.679.000
2015 -610.922.886.000
2014 -2.533.142.769.000
2013 -783.143.912.000
2012 651.813.591.000
2011 150.270.849.000
2010 441.281.050.000
2009 514.797.298.000
2008 -542.087.322.000
2007 -353.576.486.000
2006 -328.175.507.000
2005 180.115.756.000
2004 0
2003 0
2002 0
2001 0
2000 0

Operating cash flow adalah jumlah uang tunai yang dihasilkan atau digunakan oleh perusahaan dari kegiatan operasional utamanya, seperti penjualan produk atau jasa. Operating cashflow penting bagi investor karena angka ini menunjukkan keberlanjutan dan kesehatan keuangan perusahaan dalam menjalankan bisnisnya.


Operating Cashflow PT Summarecon Agung Tbk
Tahun Operating Cashflow
2024 578.969.795.000
2023 1.399.216.852.000
2022 625.377.316.000
2021 2.445.023.047.000
2020 -22.931.734.000
2019 504.743.778.000
2018 -119.021.218.000
2017 -378.919.017.000
2016 71.074.183.000
2015 -20.685.171.000
2014 -1.475.017.061.000
2013 -716.648.000
2012 1.309.508.416.000
2011 749.301.225.000
2010 654.388.839.000
2009 572.891.906.000
2008 -345.011.480.000
2007 112.760.309.000
2006 -174.104.511.000
2005 284.060.700.000
2004 0
2003 0
2002 0
2001 0
2000 0

Dividen adalah pembagian laba kepada pemegang saham berdasarkan banyaknya saham yang dimiliki. Jumlah dividen yang akan dibagikan diusulkan oleh dewan direksi perusahaan dan disetujui di dalam rapat umum pemegang saham (RUPS).


Dividen PT Summarecon Agung Tbk
Tahun Dividen
2005 17
2006 14
2007 12
2008 21
2009 2
2010 7
2011 9
2012 22
2013 41
2014 22
2015 19
2016 4
2017 4
2018 4
2019 4
2020 0
2021 0
2022 6
2023 7
2024 9

Rasio Keuangan

Rasio keuangan adalah perbandingan angka-angka keuangan yang digunakan untuk menganalisis kinerja dan kondisi keuangan perusahaan. Rasio ini membantu investor memahami profitabilitas, likuiditas, dan solvabilitas perusahaan untuk membuat keputusan investasi yang lebih terinformasi.

Return On Assets (ROA) menunjukkan seberapa besar kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba dengan menggunakan total aset yang dimiliki perusahaan. ROA yang positif menunjukkan bahwa dari total aset yang dimiliki, perusahaan mampu menghasilkan laba. Semakin besar nilai ROA berarti semakin efektif perusahaan dalam mengelola aset yang dimiliki, dan sebaliknya. ROA yang negatif menunjukkan bahwa perusahaan sedang mengalami kerugian.


Return on Asset PT Summarecon Agung Tbk
Tahun Return on Asset
2005 8.11%
2006 7.67%
2007 5.28%
2008 2.59%
2009 3.77%
2010 3.82%
2011 4.8%
2012 12.51%
2013 15.36%
2014 23.33%
2015 10.83%
2016 3.34%
2017 3.71%
2018 4.05%
2019 4.4%
2020 1.45%
2021 1.03%
2022 1.82%
2023 2.46%
2024 4.1%

Return On Equity (ROE) digunakan untuk mengukur seberapa besar keuntungan yang dihasilkan perusahaan dibandingkan dengan modal yang disetor oleh pemegang saham. ROE berguna untuk membandingkan profitabilitas perusahaan dengan perusahaan lain dalam industri yang sama. Nilai ROE yang semakin besar menunjukkan bahwa perusahaan lebih mampu mengelola modal yang dimiliki untuk menghasilkan laba.


Return on Equity PT Summarecon Agung Tbk
Tahun Return on Equity
2005 18.06%
2006 17.23%
2007 10.62%
2008 6%
2009 9.79%
2010 10.95%
2011 15.77%
2012 21.92%
2013 24.87%
2014 25.44%
2015 14.22%
2016 4.99%
2017 5.56%
2018 6.5%
2019 6.99%
2020 2.63%
2021 3.74%
2022 6.8%
2023 7.79%
2024 12.43%

Pemegang Saham PT Summarecon Agung Tbk

Nama Jumlah Prosentase
PT SEMAROP AGUNG 5,894,627,316 35.71 %
HARTO DJOJO NAGARIA 20,800,002 0.13 %
LILIAWATI RAHARDJO 890,220,036 5.39 %
Pengendali Saham 0 0.00 %
Non Pengendali Saham 0 0.00 %
Saham Treasury 0 0.00 %
Masyarakat Warkat 1,839,190,392 11.14 %
Masyarakat Non Warkat 7,863,730,612 47.63 %

Anak Perusahaan PT Summarecon Agung Tbk

Nama Lokasi Prosentase
PT Anugrah Damai Abadi
Retail, makanan dan minuman
Tangerang 100.00 %
PT Bahagia Makmuksejati
Pengembang Properti
Jakarta 99.99 %
PT Citra Damai Agung
Pengembang Properti
Jakarta 100.00 %
PT Gading Orchard
Pengembang Properti
Jakarta 100.00 %
PT Java Investama Properti
Properti Investasi
Jakarta 100.00 %
PT Layar Sukses Investama
Investasi
Tangerang 100.00 %
PT Mahakarya Sinar Simphoni
Properti Investasi
Tangerang 100.00 %
PT Multi Abadi Prima
SPBU
Jakarta 100.00 %
PT Nusantara Selaras Sejati
Pengembang Properti
Balikpapan 100.00 %
PT Sagraha Mitraloka Elok
Perdagangan
Jakarta 100.00 %
PT Satu Summarecon Sukses
Sistem Informasi
Tangerang 100.00 %
PT Serpong Cipta Kreasi
Pengembang Properti
Tangerang 100.00 %
PT Setia Mitra Edudharma
Pendidikan
Jakarta 100.00 %
PT Setia Mitra Intifajar
Pengembang Infrastruktur
Jakarta 100.00 %
PT Summarecon Investment Property
Properti Investasi
Jakarta 100.00 %
PT Summarecon Property Development
Pengembang Properti
Jakarta 100.00 %
PT Summerville Property Manajemen
Manajemen Properti
Jakarta 100.00 %

Direktur PT Summarecon Agung Tbk

Nama Jabatan
Ir. Adrianto Pitojo Adi Direktur Utama
Soegianto Nagaria Direktur
Herman Nagaria Direktur
Lydia Tjio Direktur
Nanik Wijaya Direktur
Ir. Sharif Benjamin Direktur
Jason Lim Direktur

Komisaris PT Summarecon Agung Tbk

Nama Jabatan
Soetjipto Nagaria Komisaris Utama
Harto Djojo Nagaria Komisaris
Drs. H. Edi Darnadi, M.M Komisaris
Hendri Rahardja Komisaris
Liliawati Rahardjo Komisaris
Drs. Kris Erlangga Adji Widjaya Komisaris

Komite Audit PT Summarecon Agung Tbk

Nama Jabatan
Drs. Edi Darnadi, M.M. Ketua
Esther Melyani Homan Anggota
Poespita Pelangiwati Anggota

Profil PT Summarecon Agung Tbk

Nama Emiten
PT Summarecon Agung Tbk
Kode Saham
SMRA
ISIN
ID1000092406
Alamat
Jl. Perintis Kemerdekaan No.42 Jakarta Timur
Email
corp_secretary@summarecon.com
Situs Web
www.summarecon.com
Papan Pencatatan
Utama
Bidang Usaha Utama
Property dan Real Estate
Sektor
Properti & Real Estat
Sub Sektor
Properti & Real Estat
Tentang PT Summarecon Agung Tbk
PT Summarecon Agung Tbk bergerak dalam bidang konstruksi dan pengembangan properti real estate di Indonesia. Perusahaan beroperasi melalui segmen Pengembangan Properti, Properti Investasi, Kenyamanan dan Perhotelan, dan Lainnya. Ini mengembangkan dan menjual rumah, bangunan komersial, apartemen, dan tanah perumahan dan ruko komersial; mengelola dan menyewakan properti; dan menyediakan fasilitas klub rekreasi. Perusahaan mengembangkan kota-kota; mengelola kota; menyewakan ruko dan gedung perkantoran; memiliki fasilitas rekreasi dan perhotelan, seperti klub olahraga dan hotel; dan menyediakan layanan kesehatan dan manajemen perkebunan. Selain itu, mengelola apartemen hunian, perkantoran, dan fasilitas gedung lainnya; dan mengembangkan sarana prasarana. Selanjutnya, perusahaan mengoperasikan pompa bensin dan rumah sakit; eceran makanan dan minuman; dan menyediakan sistem informasi dan pendidikan, serta layanan perdagangan. PT Summarecon Agung Tbk didirikan pada tahun 1975 dan berkantor pusat di Jakarta Timur, Indonesia.

LinkedIn
WhatsApp
Telegram