Analisa Fundamental Saham SIMP | Salim Ivomas Pratama Tbk
- Home /
- Barang Konsumen Primer /
- Salim Ivomas Pratama Tbk
Harga Saham SIMP
Market Cap.
Analisa Fundamental Salim Ivomas Pratama Tbk
| Analisis | Skor |
|---|---|
Net ProfitPerusahaan mencetak laba positif 5 tahun berturut-turut |
|
Earning per SharePerusahaan mencetak Earning per Share (EPS) positif 5 tahun berturut-turut |
|
Rasio hutangDER/Rasio hutang kurang dari 1 (0.52 kali modal). |
|
Tier SahamSaham tier 2 dengan market cap. menengah (di atas 1 T) |
|
Price to Book ValueUndervalued. Price to Book Value (PBV) lebih rendah dari valuasi perusahaan (0.31). |
|
Current ratioAset lancar lebih kecil dari liabilitas jangka pendek |
|
Net Profit MarginProfitabilitas kurang baik. Net Profit Margin (NPM) kurang dari 10% (6.70%) |
|
Return on EquityProfitabilitas kurang baik. Return on Equity (RoE) kurang dari 15% (8.28%) |
|
Buffet's Intrinsic ValuePerusahaan belum melaporkan laporan keuangan terbaru |
Analisa Teknikal Salim Ivomas Pratama Tbk
| Metode | Rekomendasi |
|---|---|
MACDUntuk swing trade jangka menengah |
Sell |
StochasticUntuk scalping jangka pendek |
Neutral |
Bollinger BandsUntuk swing trade jangka menengah |
Neutral |
Harga Saham Salim Ivomas Pratama Tbk
Kompetitor Salim Ivomas Pratama Tbk
Laporan Keuangan Salim Ivomas Pratama Tbk
Laporan Laba Rugi
Laporan laba rugi adalah laporan keuangan yang memberikan gambaran tentang pendapatan, biaya, dan laba atau rugi suatu perusahaan dalam periode waktu tertentu. Laporan ini membantu investor untuk memahami seberapa baik atau buruk kinerja keuangan perusahaan tersebut, apakah perusahaan tersebut menghasilkan laba atau mengalami kerugian, serta sumber-sumber pendapatan dan pengeluaran utama yang mempengaruhi hasil keuangan perusahaan.
Pendapatan adalah total uang yang diperoleh perusahaan dari penjualan produk atau jasa sebelum memperhitungkan biaya produksi dan pengeluaran lainnya. Ini adalah indikator penting untuk mengevaluasi pertumbuhan dan kinerja keuangan perusahaan serta memberikan gambaran kepada investor tentang keberhasilan perusahaan dalam menghasilkan pendapatan dari bisnis intinya.
| Tahun | Pendapatan |
|---|---|
| 2024 | 15.967.804.000.000 |
| 2023 | 16.002.643.000.000 |
| 2022 | 17.794.246.000.000 |
| 2021 | 19.658.529.000.000 |
| 2020 | 14.474.700.000.000 |
| 2019 | 13.650.388.000.000 |
| 2018 | 14.190.099.000.000 |
| 2017 | 15.826.648.000.000 |
| 2016 | 14.536.915.000.000 |
| 2015 | 13.844.103.000.000 |
| 2014 | 14.976.599.000.000 |
| 2013 | 13.293.678.000.000 |
| 2012 | 13.855.415.000.000 |
| 2011 | 12.605.311.000.000 |
| 2010 | 9.484.281.000.000 |
| 2009 | 9.040.325.000.000 |
| 2008 | 11.840.499.000.000 |
EBITDA (Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization) adalah ukuran kinerja keuangan yang mencerminkan pendapatan operasional perusahaan sebelum memperhitungkan pengaruh bunga, pajak, penyusutan, dan amortisasi. EBITDA membantu investor dalam mengevaluasi efisiensi operasional perusahaan tanpa memperhitungkan faktor non-operasional.
| Tahun | EBITDA |
|---|---|
| 2024 | 3.596.692.000.000 |
| 2023 | 3.545.681.000.000 |
| 2022 | 4.391.589.000.000 |
| 2021 | 4.329.106.000.000 |
| 2020 | 3.193.166.000.000 |
| 2019 | 2.115.872.000.000 |
| 2018 | 2.318.159.000.000 |
| 2017 | 3.114.595.000.000 |
| 2016 | 3.381.490.000.000 |
| 2015 | 1.446.421.000.000 |
| 2014 | 2.459.566.000.000 |
| 2013 | 1.459.614.000.000 |
| 2012 | 2.516.902.000.000 |
| 2011 | 3.128.014.000.000 |
| 2010 | 2.577.421.000.000 |
| 2009 | 2.152.622.000.000 |
| 2008 | 2.916.992.000.000 |
Profit atau yang juga kita kenal dengan laba adalah hal yang menggambarkan manfaat finansial yang diwujudkan ketika pendapatan yang dihasilkan dari aktivitas bisnis melebihi biaya, ongkos, dan pajak yang terlibat dalam menopang aktivitas bisnis yang bersangkutan. Setiap keuntungan yang diperoleh disalurkan kembali ke pemilik bisnis, yang memilih untuk mengantongi uang tunai atau menginvestasikannya kembali ke bisnis. Keuntungan dihitung sebagai pendapatan total dikurangi total biaya.
| Tahun | Net Profit |
|---|---|
| 2024 | 1.549.914.000.000 |
| 2023 | 736.417.000.000 |
| 2022 | 1.198.367.000.000 |
| 2021 | 1.333.747.000.000 |
| 2020 | 340.285.000.000 |
| 2019 | -642.202.000.000 |
| 2018 | -76.566.000.000 |
| 2017 | 512.200.000.000 |
| 2016 | 538.330.000.000 |
| 2015 | 264.490.000.000 |
| 2014 | 842.286.000.000 |
| 2013 | 523.953.000.000 |
| 2012 | 1.156.942.000.000 |
| 2011 | 1.666.556.000.000 |
| 2010 | 970.975.000.000 |
| 2009 | 1.008.662.000.000 |
| 2008 | 1.002.435.000.000 |
Net profit margin (NPM) adalah prosentase laba bersih yang diperoleh perusahaan dari pendapatan setelah mengurangi semua biaya. NPM menggambarkan seberapa efisien perusahaan menghasilkan keuntungan dari pendapatan. Semakin tinggi prosentasenya semakin baik profitabilitas perusahaan.
| Tahun | Net Profit Margin (NPM) |
|---|---|
| 2024 | 10,00 % |
| 2023 | 5,00 % |
| 2022 | 7,00 % |
| 2021 | 7,00 % |
| 2020 | 2,00 % |
| 2019 | -5,00 % |
| 2018 | -1,00 % |
| 2017 | 3,00 % |
| 2016 | 4,00 % |
| 2015 | 2,00 % |
| 2014 | 6,00 % |
| 2013 | 4,00 % |
| 2012 | 8,00 % |
| 2011 | 13,00 % |
| 2010 | 10,00 % |
| 2009 | 11,00 % |
| 2008 | 8,00 % |
Earning per Share adalah keuntungan perusahaan yang dialokasikan untuk setiap lembar saham biasa yang beredar. Earnings Per Share merupakan sebuah indikator untuk menilai tingkat profitabilitas perusahaan. Semakin tinggi nilai EPS semakin baik perusahaan tersebut dalam menghasilkan laba per lembar sahamnya.
| Tahun | Earning per Share (EPS) |
|---|---|
| 2024 | 0 |
| 2023 | 0 |
| 2022 | 19 |
| 2021 | 27 |
| 2020 | 26 |
| 2019 | -4 |
| 2018 | -10 |
| 2017 | 6 |
| 2016 | 15 |
| 2015 | 12 |
| 2014 | 18 |
| 2013 | 22 |
| 2012 | 12 |
| 2011 | 26 |
| 2010 | 0 |
| 2009 | 0 |
| 2008 | 0 |
Neraca Keuangan
Neraca keuangan adalah laporan keuangan yang memberikan ringkasan mengenai aset, kewajiban, dan ekuitas suatu perusahaan pada suatu titik waktu tertentu. Neraca keuangan ini membantu investor dalam memahami nilai total aset yang dimiliki perusahaan, jumlah kewajiban yang harus dibayar, serta jumlah ekuitas yang dimiliki pemilik perusahaan. Dengan mempelajari neraca keuangan, investor dapat mengevaluasi stabilitas keuangan perusahaan dan melihat sejauh mana perusahaan menggunakan sumber daya yang dimilikinya untuk menghasilkan laba.
Aset merupakan sumber daya dengan nilai ekonomi yang dimiliki atau dikendalikan oleh perusahaan dengan harapan akan memberikan manfaat di masa depan. Aset dilaporkan di neraca perusahaan dan dibeli atau dibuat untuk meningkatkan nilai perusahaan atau menguntungkan operasi perusahaan. Aset dapat dianggap sebagai sesuatu yang dapat menghasilkan arus kas, mengurangi pengeluaran, atau meningkatkan penjualan, terlepas dari apakah itu peralatan produksi atau paten.
| Tahun | Aset |
|---|---|
| 2024 | 37.247.829.000.000 |
| 2023 | 35.012.351.000.000 |
| 2022 | 36.113.081.000.000 |
| 2021 | 35.979.302.000.000 |
| 2020 | 35.395.264.000.000 |
| 2019 | 34.910.838.000.000 |
| 2018 | 34.666.506.000.000 |
| 2017 | 33.397.766.000.000 |
| 2016 | 32.537.592.000.000 |
| 2015 | 31.697.142.000.000 |
| 2014 | 30.996.051.000.000 |
| 2013 | 28.065.121.000.000 |
| 2012 | 26.574.461.000.000 |
| 2011 | 25.510.399.000.000 |
| 2010 | 21.063.714.000.000 |
| 2009 | 18.311.605.000.000 |
| 2008 | 16.337.417.000.000 |
Modal (equity) dalam konteks keuangan merujuk pada bagian kepemilikan atau klaim pemilik terhadap aset perusahaan setelah dikurangi kewajiban. Dalam istilah sederhana, modal adalah jumlah investasi atau kontribusi pemilik perusahaan yang dapat berupa uang tunai, aset, atau laba yang ditahan. Bagi investor, modal merupakan ukuran penting untuk mengevaluasi sejauh mana pemilik perusahaan memiliki kepentingan dan tanggung jawab terhadap kinerja dan hasil perusahaan.
| Tahun | Modal (Equity) |
|---|---|
| 2024 | 18.724.382.000.000 |
| 2023 | 17.336.832.000.000 |
| 2022 | 16.832.316.000.000 |
| 2021 | 15.667.881.000.000 |
| 2020 | 14.932.789.000.000 |
| 2019 | 14.484.953.000.000 |
| 2018 | 14.863.346.000.000 |
| 2017 | 14.700.669.000.000 |
| 2016 | 14.461.648.000.000 |
| 2015 | 14.025.959.000.000 |
| 2014 | 14.181.421.000.000 |
| 2013 | 13.668.446.000.000 |
| 2012 | 13.577.168.000.000 |
| 2011 | 12.748.183.000.000 |
| 2010 | 7.732.178.000.000 |
| 2009 | 6.834.909.000.000 |
| 2008 | 5.754.432.000.000 |
Piutang adalah jumlah uang yang harus diterima oleh perusahaan dari pelanggan atau pihak lain sebagai pembayaran atas barang atau jasa yang telah disediakan. Piutang dapat menjadi aset yang penting dalam menilai kesehatan keuangan perusahaan serta kemampuannya untuk menghasilkan arus kas yang cukup.
| Tahun | Piutang (Receivables) |
|---|---|
| 2024 | 1.221.157.000.000 |
| 2023 | 857.931.000.000 |
| 2022 | 1.321.638.000.000 |
| 2021 | 1.558.325.000.000 |
| 2020 | 1.299.579.000.000 |
| 2019 | 1.317.293.000.000 |
| 2018 | 810.181.000.000 |
| 2017 | 624.979.000.000 |
| 2016 | 614.016.000.000 |
| 2015 | 1.214.859.000.000 |
| 2014 | 625.430.000.000 |
| 2013 | 790.900.000.000 |
| 2012 | 1.033.980.000.000 |
| 2011 | 1.005.839.000.000 |
| 2010 | 851.468.000.000 |
| 2009 | 693.917.000.000 |
| 2008 | 960.343.000.000 |
Investasi jangka pendek adalah jenis investasi dengan jangka waktu singkat (biasanya kurang dari satu tahun) bertujuan untuk mendapatkan keuntungan dalam waktu yang singkat dan risiko yang rendah.
| Tahun | Investasi Jangka Pendek |
|---|---|
| 2024 | 0 |
| 2023 | 0 |
| 2022 | -939.666.000.000 |
| 2021 | -1.744.947.000.000 |
| 2020 | -2.018.735.000.000 |
| 2019 | -2.034.484.000.000 |
| 2018 | -2.085.905.000.000 |
| 2017 | -11.271.061.000.000 |
| 2016 | -10.928.805.000.000 |
| 2015 | -10.329.292.000.000 |
| 2014 | -9.731.247.000.000 |
| 2013 | -9.467.727.000.000 |
| 2012 | -8.461.233.000.000 |
| 2011 | 0 |
| 2010 | 0 |
| 2009 | 0 |
| 2008 | 0 |
Investasi jangka panjang adalah investasi yang dilakukan untuk jangka waktu yang lama (biasanya lebih dari satu tahun) bertujuan untuk mencapai pertumbuhan nilai investasi yang signifikan dalam jangka panjang. Investasi ini fokus diberikan pada aspek seperti kenaikan harga saham, dividen, atau pertumbuhan nilai aset.
| Tahun | Investasi Jangka Panjang |
|---|---|
| 2024 | 0 |
| 2023 | 0 |
| 2022 | 0 |
| 2021 | 0 |
| 2020 | 0 |
| 2019 | 0 |
| 2018 | 1.016.577.000.000 |
| 2017 | 906.257.000.000 |
| 2016 | 603.081.000.000 |
| 2015 | 721.531.000.000 |
| 2014 | 0 |
| 2013 | 0 |
| 2012 | 0 |
| 2011 | 0 |
| 2010 | 0 |
| 2009 | 0 |
| 2008 | 0 |
Debt/utang adalah sejumlah uang yang dipinjam oleh perusahaan dan harus dikembalikan dalam jangka waktu tertentu dengan membayar bunga. Investor perlu memperhatikan tingkat utang suatu perusahaan dan kemampuannya untuk membayar kembali utang tersebut.
| Tahun | Utang |
|---|---|
| 2024 | 7.810.828.000.000 |
| 2023 | 7.837.107.000.000 |
| 2022 | 10.040.033.000.000 |
| 2021 | 11.287.336.000.000 |
| 2020 | 12.159.842.000.000 |
| 2019 | 10.304.889.000.000 |
| 2018 | 9.895.869.000.000 |
| 2017 | 9.282.331.000.000 |
| 2016 | 8.382.359.000.000 |
| 2015 | 10.217.802.000.000 |
| 2014 | 9.304.913.000.000 |
| 2013 | 9.129.515.000.000 |
| 2012 | 7.122.937.000.000 |
| 2011 | 7.558.929.000.000 |
| 2010 | 8.753.983.000.000 |
| 2009 | 7.261.419.000.000 |
| 2008 | 6.483.172.000.000 |
Laporan Arus Kas
Laporan arus kas adalah laporan keuangan yang menunjukkan aliran masuk dan keluar uang tunai dari aktivitas operasional, investasi, dan pendanaan perusahaan. Investor dapat mempelajari laporan ini untuk melihat bagaimana perusahaan menghasilkan dan menggunakan uang tunai untuk mengevaluasi kesehatan keuangan perusahaan.
Pembayaran dividen adalah pembagian sebagian laba perusahaan kepada para pemegang saham sebagai imbalan atas kepemilikan saham mereka. Dividen biasanya dibayarkan secara tunai atau dalam bentuk saham tambahan, dan menjadi salah satu cara bagi investor untuk mendapatkan pengembalian investasi dari perusahaan di mana mereka memiliki saham.
| Tahun | Pembayaran Dividen |
|---|---|
| 2024 | -155.013.000.000 |
| 2023 | -232.520.000.000 |
| 2022 | -201.517.000.000 |
| 2021 | -46.503.000.000 |
| 2020 | -41.423.000.000 |
| 2019 | -52.469.000.000 |
| 2018 | -155.013.000.000 |
| 2017 | -155.013.000.000 |
| 2016 | -77.507.000.000 |
| 2015 | -248.021.000.000 |
| 2014 | -155.013.000.000 |
| 2013 | -347.895.000.000 |
| 2012 | -332.142.000.000 |
| 2011 | 0 |
| 2010 | 0 |
| 2009 | 0 |
| 2008 | -225.000.000.000 |
Capital expenditure adalah pengeluaran perusahaan untuk membeli atau meningkatkan aset jangka panjang seperti tanah, bangunan, atau peralatan. Investor perlu capex untuk mengevaluasi pertumbuhan dan nilai jangka panjang perusahaan.
| Tahun | Capital Expenditure (CAPEX) |
|---|---|
| 2024 | 1.230.676.000.000 |
| 2023 | 1.256.023.000.000 |
| 2022 | 1.413.190.000.000 |
| 2021 | 1.207.006.000.000 |
| 2020 | 1.365.789.000.000 |
| 2019 | 1.777.264.000.000 |
| 2018 | 1.570.282.000.000 |
| 2017 | 479.275.000.000 |
| 2016 | 619.159.000.000 |
| 2015 | 1.110.086.000.000 |
| 2014 | 1.992.460.000.000 |
| 2013 | 2.213.068.000.000 |
| 2012 | 2.815.967.000.000 |
| 2011 | 1.953.938.000.000 |
| 2010 | 1.709.232.000.000 |
| 2009 | 2.287.033.000.000 |
| 2008 | 1.672.513.000.000 |
Free cash flow adalah jumlah uang yang tersisa setelah perusahaan mengeluarkan biaya operasional dan investasi modal yang diperlukan untuk menjaga dan mengembangkan bisnisnya. FCF merupakan indikator penting bagi investor karena mencerminkan kemampuan perusahaan untuk menghasilkan uang tunai yang digunakan untuk membayar dividen, mengurangi utang, atau melakukan investasi tambahan.
| Tahun | Free Cashflow (FCF) |
|---|---|
| 2024 | 1.069.039.000.000 |
| 2023 | 2.573.731.000.000 |
| 2022 | -146.008.000.000 |
| 2021 | 2.499.163.000.000 |
| 2020 | 1.146.088.000.000 |
| 2019 | -100.049.000.000 |
| 2018 | -415.210.000.000 |
| 2017 | 1.523.115.000.000 |
| 2016 | 1.543.308.000.000 |
| 2015 | 555.295.000.000 |
| 2014 | 772.829.000.000 |
| 2013 | -74.204.000.000 |
| 2012 | -92.658.000.000 |
| 2011 | 865.843.000.000 |
| 2010 | 228.935.000.000 |
| 2009 | -1.253.189.000.000 |
| 2008 | 861.864.000.000 |
Operating cash flow adalah jumlah uang tunai yang dihasilkan atau digunakan oleh perusahaan dari kegiatan operasional utamanya, seperti penjualan produk atau jasa. Operating cashflow penting bagi investor karena angka ini menunjukkan keberlanjutan dan kesehatan keuangan perusahaan dalam menjalankan bisnisnya.
| Tahun | Operating Cashflow |
|---|---|
| 2024 | 2.299.715.000.000 |
| 2023 | 3.829.754.000.000 |
| 2022 | 1.267.182.000.000 |
| 2021 | 3.706.169.000.000 |
| 2020 | 2.511.877.000.000 |
| 2019 | 1.677.215.000.000 |
| 2018 | 1.155.072.000.000 |
| 2017 | 2.002.390.000.000 |
| 2016 | 2.162.467.000.000 |
| 2015 | 1.665.381.000.000 |
| 2014 | 2.765.289.000.000 |
| 2013 | 2.138.864.000.000 |
| 2012 | 2.723.309.000.000 |
| 2011 | 2.819.781.000.000 |
| 2010 | 1.938.167.000.000 |
| 2009 | 1.033.844.000.000 |
| 2008 | 2.534.377.000.000 |
Dividen adalah pembagian laba kepada pemegang saham berdasarkan banyaknya saham yang dimiliki. Jumlah dividen yang akan dibagikan diusulkan oleh dewan direksi perusahaan dan disetujui di dalam rapat umum pemegang saham (RUPS).
| Tahun | Dividen |
|---|---|
| 2008 | 0 |
| 2009 | 0 |
| 2010 | 0 |
| 2011 | 0 |
| 2012 | 21 |
| 2013 | 22 |
| 2014 | 10 |
| 2015 | 16 |
| 2016 | 5 |
| 2017 | 10 |
| 2018 | 10 |
| 2019 | 0 |
| 2020 | 0 |
| 2021 | 3 |
| 2022 | 13 |
| 2023 | 15 |
| 2024 | 10 |
Rasio Keuangan
Rasio keuangan adalah perbandingan angka-angka keuangan yang digunakan untuk menganalisis kinerja dan kondisi keuangan perusahaan. Rasio ini membantu investor memahami profitabilitas, likuiditas, dan solvabilitas perusahaan untuk membuat keputusan investasi yang lebih terinformasi.
Return On Assets (ROA) menunjukkan seberapa besar kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba dengan menggunakan total aset yang dimiliki perusahaan. ROA yang positif menunjukkan bahwa dari total aset yang dimiliki, perusahaan mampu menghasilkan laba. Semakin besar nilai ROA berarti semakin efektif perusahaan dalam mengelola aset yang dimiliki, dan sebaliknya. ROA yang negatif menunjukkan bahwa perusahaan sedang mengalami kerugian.
| Tahun | Return on Asset |
|---|---|
| 2008 | 7.4% |
| 2009 | 6.52% |
| 2010 | 5.36% |
| 2011 | 7.16% |
| 2012 | 4.76% |
| 2013 | 2.04% |
| 2014 | 2.98% |
| 2015 | 0.92% |
| 2016 | 1.81% |
| 2017 | 1.68% |
| 2018 | -0.24% |
| 2019 | -2.01% |
| 2020 | 1.05% |
| 2021 | 4.04% |
| 2022 | 3.6% |
| 2023 | 2.29% |
| 2024 | 4.51% |
Return On Equity (ROE) digunakan untuk mengukur seberapa besar keuntungan yang dihasilkan perusahaan dibandingkan dengan modal yang disetor oleh pemegang saham. ROE berguna untuk membandingkan profitabilitas perusahaan dengan perusahaan lain dalam industri yang sama. Nilai ROE yang semakin besar menunjukkan bahwa perusahaan lebih mampu mengelola modal yang dimiliki untuk menghasilkan laba.
| Tahun | Return on Equity |
|---|---|
| 2008 | 17.42% |
| 2009 | 14.76% |
| 2010 | 12.56% |
| 2011 | 13.07% |
| 2012 | 8.52% |
| 2013 | 3.83% |
| 2014 | 5.94% |
| 2015 | 1.89% |
| 2016 | 3.72% |
| 2017 | 3.48% |
| 2018 | -0.52% |
| 2019 | -4.43% |
| 2020 | 2.28% |
| 2021 | 8.51% |
| 2022 | 7.12% |
| 2023 | 4.25% |
| 2024 | 8.28% |
Anak Perusahaan Salim Ivomas Pratama Tbk
| Nama | Lokasi | Prosentase |
|---|---|---|
|
Agri Investment Pte. Ltd Investasi di bidang usaha teknologi pertanian dan budidaya tanaman |
Singapura | 59.51 % |
|
Asian Synergies Limited Investasi |
British Virgin Islands | 100.00 % |
|
IndoInternational Green Energy Resources Pte. Ltd. Investasi |
Singapura | 60.00 % |
|
Lonsum Singapore Pte. Ltd. Perdagangan dan pemasaran |
Singapura | 59.51 % |
|
PT Agrosubur Permai Perkebunan Kelapa Sawit |
Provinsi DKI Jakarta | 80.00 % |
|
PT Cakra Alam Makmur Stasiun bongkar muat |
Provinsi DKI Jakarta | 100.00 % |
|
PT Cangkul Bumisubur Perkebunan Kelapa Sawit |
Provinsi DKI Jakarta | 99.80 % |
|
PT Cibaliung Tunggal Plantations Perkebunan Kelapa Sawit |
Provinsi DKI Jakarta | 98.01 % |
|
PT Citra Kalbar Sarana Perkebunan Kelapa Sawit |
Provinsi DKI Jakarta | 100.00 % |
|
PT Citranusa Intisawit Perkebunan dan pabrik kelapa sawit |
Provinsi DKI Jakarta | 100.00 % |
|
PT Gunta Samba Perkebunan dan Pabrik Kelapa Sawit |
Provinsi DKI Jakarta | 59.99 % |
|
PT Gunung Mas Raya Perkebunan dan pabrik kelapa sawit |
Provinsi DKI Jakarta | 98.01 % |
|
PT Hijaupertiwi Indah Plantations Perkebunan dan Pabrik Kelapa Sawit |
Provinsi DKI Jakarta | 100.00 % |
|
PT Indoagri Inti Plantation Investasi dan jasa manajemen dan pengangkutan |
Provinsi DKI Jakarta | 99.00 % |
|
PT Intimegah Bestari Pertiwi Perkebunan Kelapa Sawit |
Provinsi DKI Jakarta | 98.01 % |
|
PT Jake Sarana Perkebunan Kelapa Sawit |
Provinsi DKI Jakarta | 100.00 % |
|
PT Kebun Ganda Prima Perkebunan dan pabrik kelapa sawit |
Provinsi DKI Jakarta | 100.00 % |
|
PT Kebun Mandiri Sejahtera Perkebunan karet dan pabrik kelapa sawit |
Provinsi DKI Jakarta | 97.86 % |
|
PT Kencana Subur Sejahtera Industri Pupuk Buatan Campuran Hara Makro Primer |
Provinsi DKI Jakarta | 98.02 % |
|
PT Lajuperdana Indah Perkebunan tebu dan pabrik gula terpadu |
Provinsi DKI Jakarta | 61.47 % |
|
PT Madusari Lampung Indah Perkebunan tebu |
Provinsi Lampung | 61.47 % |
|
PT Manggala Batama Perdana Tidak aktif/Non-operating |
Provinsi DKI Jakarta | 100.00 % |
|
PT Mega Citra Perdana Investasi |
Provinsi DKI Jakarta | 60.00 % |
|
PT Mentari Pertiwi Makmur Investasi |
Provinsi DKI Jakarta | 79.68 % |
|
PT Mentari Subur Abadi Investasi dan perkebunan dan pabrik kelapa sawit |
Provinsi DKI Jakarta | 80.00 % |
|
PT Mitra Intisejati Plantation Perkebunan dan pabrik kelapa sawit |
Provinsi DKI Jakarta | 100.00 % |
|
PT Multi Agro Kencana Prima Perkebunan, pengolahan dan perdagangan |
Provinsi DKI Jakarta | 59.50 % |
|
PT Multi Pacific International Perkebunan dan pabrik kelapa sawit |
Provinsi DKI Jakarta | 60.00 % |
|
PT Pasir Luhur Perdagangan,pertanian,perindustrian dan keagenan/perwakilan |
Provinsi Jawa Barat | 38.67 % |
|
PT Pelangi Intipertiwi Perkebunan Kelapa Sawit |
Provinsi DKI Jakarta | 99.80 % |
|
PT Perusahaan Perkebunan London Sumatra Indonesia Tbk Industri Perkebunan Kelapa Sawit,Karet, Kakao,Kelapa dan Teh, Serta Pengolahannya danPerdagangan |
Provinsi DKI Jakarta | 59.51 % |
|
PT Perusahaan Perkebunan,Industri dan Dagang Indriplant Perkebunan dan pabrik kelapa sawit |
Provinsi DKI Jakarta | 98.01 % |
|
PT Pratama Citra Gemilang Industri Rumah Prefabrikasi |
Provinsi DKI Jakarta | 98.02 % |
|
PT Riau Agrotama Plantation Perkebunan dan pabrik kelapa sawit |
Provinsi DKI Jakarta | 100.00 % |
|
PT Samudera Sejahtera Pratama Jasa transportasi |
Provinsi DKI Jakarta | 100.00 % |
|
PT Sarana Inti Pratama Pemuliaan benih kelapa sawit, investasi dan jasa riset manajemen dan teknik |
Provinsi DKI Jakarta | 100.00 % |
|
PT Sumalindo Alam Lestari Pengelolaan hutan tanaman industri |
Provinsi DKI Jakarta | 79.82 % |
|
PT Sumatra Agri Sejahtera Perkebunan kelapa sawit |
Provinsi DKI Jakarta | 59.50 % |
|
PT Swadaya Bhakti Negaramas Perkebunan Kelapa Sawit |
Provinsi DKI Jakarta | 60.00 % |
|
PT Tani Andalas Sejahtera Perkebunan kelapa sawit |
Provinsi DKI Jakarta | 59.51 % |
|
PT Tani Musi Persada Perkebunan kelapa sawit |
Provinsi DKI Jakarta | 59.46 % |
|
PT Wana Kaltim Lestari Pengelolaan hutan tanaman industri |
Provinsi DKI Jakarta | 79.82 % |
|
PT Wushan Hijau Lestari Investasi di bidang pertanian, kehutanan, perikanan dan perdagangan |
Provinsi DKI Jakarta | 38.68 % |
|
PTPerusahaan Dagang,Perkebunandan Industri Serikat Putra Perkebunan dan pabrik kelapa sawit |
Provinsi DKI Jakarta | 98.01 % |
|
Silveron Investments Ltd. Investasi |
Mauritius | 100.00 % |
|
Sumatra Bioscience Pte. Ltd. Perdagangan, pemasaran dan penelitian |
Singapura | 59.51 % |
Direktur Salim Ivomas Pratama Tbk
| Nama | Jabatan |
|---|---|
| Moleonoto (Paulus Moleonoto) | Direktur Utama |
| Tan Agustinus Dermawan | Wakil Direktur Utama |
| Mark Julian Wakeford | Direktur |
| Suaimi Suriady | Direktur |
| Johnny Ponto | Direktur |
| Soenardi Winarto | Direktur |
| In She | Direktur |
| Ferdi Gunawan | Direktur |
| Harrijanto Kusumo | Direktur |
| Chandra Arif Santoso | Direktur |
| Djunaidy | Direktur |
Komisaris Salim Ivomas Pratama Tbk
| Nama | Jabatan |
|---|---|
| Tjhie Tje Fie (Thomas Tjhie) | Komisaris Utama |
| Axton Salim | Komisaris |
| Taufik Wiraatmadja | Komisaris |
| Hendra Widjaja | Komisaris |
| Timotius | Komisaris |
| Agus Rajani Panjaitan | Komisaris |
Komite Audit Salim Ivomas Pratama Tbk
| Nama | Jabatan |
|---|---|
| Agus Rajani Panjaitan | Ketua |
| Goh Kian Chee | Anggota |
| Antonius Suwanto | Anggota |
Profil Salim Ivomas Pratama Tbk
- Nama Emiten
- Salim Ivomas Pratama Tbk
- Kode Saham
- SIMP
- ISIN
- ID1000119100
- Alamat
- Sudirman Plaza, Indofood Tower, Lantai 11 Jalan Jendral Sudirman Kav. 76-78 Jakarta 12910
- corporate.secretary@simp.co.id
- Situs Web
- www.simp.co.id
- Papan Pencatatan
- Utama
- Bidang Usaha Utama
- Agribisnis yang terdiversifikasi serta terintegrasi secara vertikal yang kegiatan utamanya meliputi seluruh mata rantai pasokan dari penelitian dan pengembangan pemuliaan benih bibit, pembudidayaan dan pengolahan kelapa sawit hingga produksi serta pemasara
- Sektor
- Barang Konsumen Primer
- Sub Sektor
- Makanan & Minuman
- Tentang Salim Ivomas Pratama Tbk
- PT Salim Ivomas Pratama Tbk, bersama dengan anak perusahaannya, beroperasi sebagai produsen terintegrasi minyak dan lemak nabati di Indonesia, Cina, Singapura, Nigeria, Timor Leste, Filipina, Jerman, Myanmar, dan internasional. Ini beroperasi di dua segmen, Perkebunan, dan Minyak Goreng dan Lemak. Segmen Perkebunan terutama terlibat dalam pengembangan dan pemeliharaan perkebunan kelapa sawit, karet, tebu, dan kayu; dan pemrosesan, pemasaran, dan penjualan barang jadi dan produk terkait. Segmen ini juga mengembangkan dan memelihara perkebunan kakao, kelapa, agroforestri, dan teh. Segmen Minyak dan Lemak Nabati memproduksi, memasarkan, dan menjual minyak nabati, margarin, shortening, lemak, dan produk terkait lainnya, serta produk sampingan lainnya yang berasal dari penyulingan dan fraksinasi minyak sawit. Perusahaan juga menyediakan transportasi, manajemen investasi dan penelitian, dan layanan teknis; dan pupuk campuran makronutrien primer buatan. Selain itu, bergerak dalam bisnis stasiun bulking; dan kegiatan pemuliaan benih kelapa sawit, serta bergerak di bidang pertanian, pemasaran dan penelitian, perikanan dan perdagangan, dan kegiatan rumah prefabrikasi; dan berinvestasi dalam teknologi pertanian dan bisnis budidaya. PT Salim Ivomas Pratama Tbk menawarkan produknya dengan merek Bimoli, Bimoli Spesial, Delima, Happy, Palmia, Amanda, Simas, Royal Palmia, dan Malinda. Perusahaan ini sebelumnya bernama PT Ivomas Pratama dan berubah nama menjadi PT Salim Ivomas Pratama Tbk pada Februari 1994. Perusahaan ini didirikan pada tahun 1992 dan berbasis di Jakarta, Indonesia. PT Salim Ivomas Pratama Tbk merupakan anak perusahaan dari Indofood Agri Resources Ltd.


