Analisa Fundamental Saham PTBA | Bukit Asam Tbk



Harga Saham PTBA

2,280
PER
6.20
PBV
1.41

Market Cap.

31.6 T
ROA
12.24
ROE
22.68

Analisa Fundamental Bukit Asam Tbk

Analisis Skor

Tier Saham

Saham tier 1 dengan market cap. besar (di atas 40 T)

Net Profit

Perusahaan mencetak laba positif 5 tahun berturut-turut

Earning per Share

Perusahaan mencetak Earning per Share (EPS) positif 5 tahun berturut-turut

Rasio hutang

DER/Rasio hutang kurang dari 1 (0.05 kali modal).

Current ratio

Aset lancar lebih besar dari liabilitas jangka pendek

Net Profit Margin

Profitabilitas baik. Net Profit Margin (NPM) lebih dari 10% (12.14%)

Return on Equity

Profitabilitas baik. Return on Equity (RoE) lebih dari 15% (22.68%)

Buffet's Intrinsic Value

Perusahaan belum melaporkan laporan keuangan terbaru

Price to Book Value

Overvalued. Price to Book Value (PBV) lebih dari 1x valuasi perusahaan (1.41).

Analisa Teknikal Bukit Asam Tbk

Metode Rekomendasi

MACD

Untuk swing trade jangka menengah
Sell

Stochastic

Untuk scalping jangka pendek
Buy

Bollinger Bands

Untuk swing trade jangka menengah
Buy

Harga Saham Bukit Asam Tbk


Laporan Keuangan Bukit Asam Tbk

Laporan Laba Rugi

Laporan laba rugi adalah laporan keuangan yang memberikan gambaran tentang pendapatan, biaya, dan laba atau rugi suatu perusahaan dalam periode waktu tertentu. Laporan ini membantu investor untuk memahami seberapa baik atau buruk kinerja keuangan perusahaan tersebut, apakah perusahaan tersebut menghasilkan laba atau mengalami kerugian, serta sumber-sumber pendapatan dan pengeluaran utama yang mempengaruhi hasil keuangan perusahaan.

Pendapatan adalah total uang yang diperoleh perusahaan dari penjualan produk atau jasa sebelum memperhitungkan biaya produksi dan pengeluaran lainnya. Ini adalah indikator penting untuk mengevaluasi pertumbuhan dan kinerja keuangan perusahaan serta memberikan gambaran kepada investor tentang keberhasilan perusahaan dalam menghasilkan pendapatan dari bisnis intinya.


Pendapatan Bukit Asam Tbk
Tahun Pendapatan
2024 42.764.968.000.000
2023 38.488.867.000.000
2022 42.648.590.000.000
2021 29.261.468.000.000
2020 17.325.192.000.000
2019 21.787.564.000.000
2018 21.166.993.000.000
2017 19.471.030.000.000
2016 14.058.869.000.000
2015 13.733.627.000.000
2014 13.077.962.000.000
2013 11.209.219.000.000
2012 11.594.057.000.000
2011 10.581.570.000.000
2010 7.909.154.000.000
2009 8.947.854.000.000
2008 7.216.228.000.000
2007 4.123.855.000.000
2006 3.533.480.000.000
2005 2.998.686.000.000
2004 2.614.472.000.000
2003 2.285.038.000.000
2002 2.163.689.000.000

EBITDA (Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization) adalah ukuran kinerja keuangan yang mencerminkan pendapatan operasional perusahaan sebelum memperhitungkan pengaruh bunga, pajak, penyusutan, dan amortisasi. EBITDA membantu investor dalam mengevaluasi efisiensi operasional perusahaan tanpa memperhitungkan faktor non-operasional.


EBITDA Bukit Asam Tbk
Tahun EBITDA
2024 8.339.968.000.000
2023 8.582.028.000.000
2022 17.935.082.000.000
2021 11.759.163.000.000
2020 4.395.175.000.000
2019 6.374.749.000.000
2018 6.900.404.000.000
2017 6.584.253.000.000
2016 2.968.075.000.000
2015 2.843.558.000.000
2014 2.277.396.000.000
2013 2.314.883.000.000
2012 3.942.913.000.000
2011 3.640.659.000.000
2010 2.297.879.000.000
2009 3.548.315.000.000
2008 2.629.001.000.000
2007 945.548.000.000
2006 740.960.000.000
2005 714.997.000.000
2004 0
2003 0
2002 0

Profit atau yang juga kita kenal dengan laba adalah hal yang menggambarkan manfaat finansial yang diwujudkan ketika pendapatan yang dihasilkan dari aktivitas bisnis melebihi biaya, ongkos, dan pajak yang terlibat dalam menopang aktivitas bisnis yang bersangkutan. Setiap keuntungan yang diperoleh disalurkan kembali ke pemilik bisnis, yang memilih untuk mengantongi uang tunai atau menginvestasikannya kembali ke bisnis. Keuntungan dihitung sebagai pendapatan total dikurangi total biaya.


Net Profit Bukit Asam Tbk
Tahun Net Profit
2024 5.103.720.000.000
2023 6.105.856.000.000
2022 12.567.582.000.000
2021 7.909.113.000.000
2020 2.386.819.000.000
2019 4.056.888.000.000
2018 5.023.946.000.000
2017 4.476.444.000.000
2016 2.006.188.000.000
2015 2.035.911.000.000
2014 2.016.171.000.000
2013 1.826.144.000.000
2012 2.900.113.000.000
2011 3.088.067.000.000
2010 1.998.937.000.000
2009 2.729.327.000.000
2008 1.714.617.000.000
2007 760.808.000.000
2006 488.179.000.000
2005 469.059.000.000
2004 419.802.000.000
2003 245.690.000.000
2002 177.955.000.000

Net profit margin (NPM) adalah prosentase laba bersih yang diperoleh perusahaan dari pendapatan setelah mengurangi semua biaya. NPM menggambarkan seberapa efisien perusahaan menghasilkan keuntungan dari pendapatan. Semakin tinggi prosentasenya semakin baik profitabilitas perusahaan.


Net Profit Margin (NPM) Bukit Asam Tbk
Tahun Net Profit Margin (NPM)
2024 12,00 %
2023 16,00 %
2022 29,00 %
2021 27,00 %
2020 14,00 %
2019 19,00 %
2018 24,00 %
2017 23,00 %
2016 14,00 %
2015 15,00 %
2014 15,00 %
2013 16,00 %
2012 25,00 %
2011 29,00 %
2010 25,00 %
2009 31,00 %
2008 24,00 %
2007 18,00 %
2006 14,00 %
2005 16,00 %
2004 16,00 %
2003 11,00 %
2002 8,00 %

Earning per Share adalah keuntungan perusahaan yang dialokasikan untuk setiap lembar saham biasa yang beredar. Earnings Per Share merupakan sebuah indikator untuk menilai tingkat profitabilitas perusahaan. Semakin tinggi nilai EPS semakin baik perusahaan tersebut dalam menghasilkan laba per lembar sahamnya.


Earning per Share (EPS) Bukit Asam Tbk
Tahun Earning per Share (EPS)
2024 0
2023 203
2022 223
2021 276
2020 58
2019 91
2018 104
2017 160
2016 90
2015 50
2014 39
2013 50
2012 61
2011 66
2010 53
2009 0
2008 33
2007 20
2006 0
2005 0
2004 14
2003 0
2002 0

Neraca Keuangan

Neraca keuangan adalah laporan keuangan yang memberikan ringkasan mengenai aset, kewajiban, dan ekuitas suatu perusahaan pada suatu titik waktu tertentu. Neraca keuangan ini membantu investor dalam memahami nilai total aset yang dimiliki perusahaan, jumlah kewajiban yang harus dibayar, serta jumlah ekuitas yang dimiliki pemilik perusahaan. Dengan mempelajari neraca keuangan, investor dapat mengevaluasi stabilitas keuangan perusahaan dan melihat sejauh mana perusahaan menggunakan sumber daya yang dimilikinya untuk menghasilkan laba.

Aset merupakan sumber daya dengan nilai ekonomi yang dimiliki atau dikendalikan oleh perusahaan dengan harapan akan memberikan manfaat di masa depan. Aset dilaporkan di neraca perusahaan dan dibeli atau dibuat untuk meningkatkan nilai perusahaan atau menguntungkan operasi perusahaan. Aset dapat dianggap sebagai sesuatu yang dapat menghasilkan arus kas, mengurangi pengeluaran, atau meningkatkan penjualan, terlepas dari apakah itu peralatan produksi atau paten.


Aset Bukit Asam Tbk
Tahun Aset
2024 41.785.576.000.000
2023 38.765.189.000.000
2022 45.359.207.000.000
2021 36.123.703.000.000
2020 24.056.755.000.000
2019 26.098.052.000.000
2018 24.172.933.000.000
2017 21.987.482.000.000
2016 18.576.774.000.000
2015 16.894.043.000.000
2014 14.812.023.000.000
2013 11.677.155.000.000
2012 12.728.981.000.000
2011 11.507.104.000.000
2010 8.722.699.000.000
2009 8.078.578.000.000
2008 6.106.828.000.000
2007 3.928.071.000.000
2006 3.107.734.000.000
2005 2.839.690.000.000
2004 2.385.141.000.000
2003 2.030.192.000.000
2002 1.985.120.000.000

Modal (equity) dalam konteks keuangan merujuk pada bagian kepemilikan atau klaim pemilik terhadap aset perusahaan setelah dikurangi kewajiban. Dalam istilah sederhana, modal adalah jumlah investasi atau kontribusi pemilik perusahaan yang dapat berupa uang tunai, aset, atau laba yang ditahan. Bagi investor, modal merupakan ukuran penting untuk mengevaluasi sejauh mana pemilik perusahaan memiliki kepentingan dan tanggung jawab terhadap kinerja dan hasil perusahaan.


Modal (Equity) Bukit Asam Tbk
Tahun Modal (Equity)
2024 22.505.288.000.000
2023 21.434.538.000.000
2022 28.705.068.000.000
2021 24.059.665.000.000
2020 16.763.404.000.000
2019 18.258.275.000.000
2018 16.015.169.000.000
2017 13.608.095.000.000
2016 10.421.337.000.000
2015 9.174.696.000.000
2014 8.553.611.000.000
2013 7.437.381.000.000
2012 8.419.118.000.000
2011 8.088.259.000.000
2010 6.366.736.000.000
2009 5.701.372.000.000
2008 3.998.132.000.000
2007 2.799.118.000.000
2006 2.295.460.000.000
2005 2.052.660.000.000
2004 1.689.263.000.000
2003 1.511.292.000.000
2002 1.356.372.000.000

Piutang adalah jumlah uang yang harus diterima oleh perusahaan dari pelanggan atau pihak lain sebagai pembayaran atas barang atau jasa yang telah disediakan. Piutang dapat menjadi aset yang penting dalam menilai kesehatan keuangan perusahaan serta kemampuannya untuk menghasilkan arus kas yang cukup.


Piutang (Receivables) Bukit Asam Tbk
Tahun Piutang (Receivables)
2024 5.178.402.000.000
2023 3.797.292.000.000
2022 3.509.912.000.000
2021 3.140.650.000.000
2020 1.637.243.000.000
2019 2.482.837.000.000
2018 2.521.257.000.000
2017 5.343.708.000.000
2016 3.753.356.000.000
2015 2.653.031.000.000
2014 1.439.401.000.000
2013 1.680.527.000.000
2012 1.593.783.000.000
2011 1.220.534.000.000
2010 1.096.778.000.000
2009 1.491.460.000.000
2008 1.376.624.000.000
2007 560.508.000.000
2006 780.788.000.000
2005 602.900.000.000
2004 454.260.000.000
2003 535.763.000.000
2002 466.454.000.000

Investasi jangka pendek adalah jenis investasi dengan jangka waktu singkat (biasanya kurang dari satu tahun) bertujuan untuk mendapatkan keuntungan dalam waktu yang singkat dan risiko yang rendah.


Investasi Jangka Pendek Bukit Asam Tbk
Tahun Investasi Jangka Pendek
2024 668.122.000.000
2023 1.417.148.000.000
2022 9.712.266.000.000
2021 9.352.808.000.000
2020 301.257.000.000
2019 179.556.000.000
2018 323.570.000.000
2017 408.665.000.000
2016 718.957.000.000
2015 623.879.000.000
2014 296.492.000.000
2013 86.995.000.000
2012 172.584.000.000
2011 39.217.000.000
2010 71.422.000.000
2009 0
2008 0
2007 0
2006 0
2005 1.191.396.000.000
2004 940.492.000.000
2003 573.150.000.000
2002 555.653.000.000

Investasi jangka panjang adalah investasi yang dilakukan untuk jangka waktu yang lama (biasanya lebih dari satu tahun) bertujuan untuk mencapai pertumbuhan nilai investasi yang signifikan dalam jangka panjang. Investasi ini fokus diberikan pada aspek seperti kenaikan harga saham, dividen, atau pertumbuhan nilai aset.


Investasi Jangka Panjang Bukit Asam Tbk
Tahun Investasi Jangka Panjang
2024 0
2023 0
2022 0
2021 0
2020 0
2019 2.981.233.000.000
2018 2.621.506.000.000
2017 1.498.428.000.000
2016 1.395.481.000.000
2015 1.239.994.000.000
2014 0
2013 0
2012 0
2011 0
2010 0
2009 0
2008 0
2007 0
2006 0
2005 0
2004 0
2003 0
2002 0

Debt/utang adalah sejumlah uang yang dipinjam oleh perusahaan dan harus dikembalikan dalam jangka waktu tertentu dengan membayar bunga. Investor perlu memperhatikan tingkat utang suatu perusahaan dan kemampuannya untuk membayar kembali utang tersebut.


Utang Bukit Asam Tbk
Tahun Utang
2024 1.882.773.000.000
2023 558.017.000.000
2022 591.677.000.000
2021 423.181.000.000
2020 538.234.000.000
2019 332.355.000.000
2018 605.535.000.000
2017 476.891.000.000
2016 1.784.891.000.000
2015 1.975.077.000.000
2014 3.145.422.000.000
2013 77.890.000.000
2012 44.585.000.000
2011 18.155.000.000
2010 13.294.000.000
2009 13.500.000.000
2008 0
2007 864.000.000
2006 704.000.000
2005 0
2004 0
2003 0
2002 0

Laporan Arus Kas

Laporan arus kas adalah laporan keuangan yang menunjukkan aliran masuk dan keluar uang tunai dari aktivitas operasional, investasi, dan pendanaan perusahaan. Investor dapat mempelajari laporan ini untuk melihat bagaimana perusahaan menghasilkan dan menggunakan uang tunai untuk mengevaluasi kesehatan keuangan perusahaan.

Pembayaran dividen adalah pembagian sebagian laba perusahaan kepada para pemegang saham sebagai imbalan atas kepemilikan saham mereka. Dividen biasanya dibayarkan secara tunai atau dalam bentuk saham tambahan, dan menjadi salah satu cara bagi investor untuk mendapatkan pengembalian investasi dari perusahaan di mana mereka memiliki saham.


Pembayaran Dividen Bukit Asam Tbk
Tahun Pembayaran Dividen
2024 -4.579.393.000.000
2023 -12.567.582.000.000
2022 -7.909.118.000.000
2021 -835.388.000.000
2020 -3.651.200.000.000
2019 -3.767.959.000.000
2018 -3.357.331.000.000
2017 -601.856.000.000
2016 -610.773.000.000
2015 -705.660.000.000
2014 -1.004.381.000.000
2013 -1.595.063.000.000
2012 -1.613.116.000.000
2011 -1.281.752.000.000
2010 -1.235.841.000.000
2009 -1.007.494.000.000
2008 -380.104.000.000
2007 -242.835.000.000
2006 -233.530.000.000
2005 -197.517.000.000
2004 -121.170.000.000
2003 -84.523.000.000
2002 -136.111.000.000

Capital expenditure adalah pengeluaran perusahaan untuk membeli atau meningkatkan aset jangka panjang seperti tanah, bangunan, atau peralatan. Investor perlu capex untuk mengevaluasi pertumbuhan dan nilai jangka panjang perusahaan.


Capital Expenditure (CAPEX) Bukit Asam Tbk
Tahun Capital Expenditure (CAPEX)
2024 1.231.886.000.000
2023 937.246.000.000
2022 889.136.000.000
2021 948.952.000.000
2020 715.058.000.000
2019 1.245.869.000.000
2018 839.371.000.000
2017 686.170.000.000
2016 301.471.000.000
2015 687.241.000.000
2014 724.262.000.000
2013 1.115.074.000.000
2012 640.207.000.000
2011 235.253.000.000
2010 489.871.000.000
2009 57.591.000.000
2008 86.372.000.000
2007 52.129.000.000
2006 39.241.000.000
2005 26.554.000.000
2004 51.041.000.000
2003 123.114.000.000
2002 73.259.000.000

Free cash flow adalah jumlah uang yang tersisa setelah perusahaan mengeluarkan biaya operasional dan investasi modal yang diperlukan untuk menjaga dan mengembangkan bisnisnya. FCF merupakan indikator penting bagi investor karena mencerminkan kemampuan perusahaan untuk menghasilkan uang tunai yang digunakan untuk membayar dividen, mengurangi utang, atau melakukan investasi tambahan.


Free Cashflow (FCF) Bukit Asam Tbk
Tahun Free Cashflow (FCF)
2024 3.817.304.000.000
2023 2.167.461.000.000
2022 11.638.303.000.000
2021 9.846.123.000.000
2020 2.798.570.000.000
2019 3.050.610.000.000
2018 7.028.415.000.000
2017 1.729.274.000.000
2016 1.626.875.000.000
2015 1.210.530.000.000
2014 1.251.855.000.000
2013 936.256.000.000
2012 1.574.006.000.000
2011 3.365.396.000.000
2010 1.999.923.000.000
2009 2.678.723.000.000
2008 1.523.205.000.000
2007 1.315.672.000.000
2006 298.256.000.000
2005 314.508.000.000
2004 0
2003 0
2002 0

Operating cash flow adalah jumlah uang tunai yang dihasilkan atau digunakan oleh perusahaan dari kegiatan operasional utamanya, seperti penjualan produk atau jasa. Operating cashflow penting bagi investor karena angka ini menunjukkan keberlanjutan dan kesehatan keuangan perusahaan dalam menjalankan bisnisnya.


Operating Cashflow Bukit Asam Tbk
Tahun Operating Cashflow
2024 5.049.190.000.000
2023 3.104.707.000.000
2022 12.527.439.000.000
2021 10.795.075.000.000
2020 3.513.628.000.000
2019 4.296.479.000.000
2018 7.867.786.000.000
2017 2.415.444.000.000
2016 1.928.346.000.000
2015 1.897.771.000.000
2014 1.976.117.000.000
2013 2.051.330.000.000
2012 2.214.213.000.000
2011 3.600.649.000.000
2010 2.489.794.000.000
2009 2.736.314.000.000
2008 1.609.577.000.000
2007 1.367.801.000.000
2006 337.497.000.000
2005 341.062.000.000
2004 571.897.000.000
2003 208.474.000.000
2002 272.907.000.000

Dividen adalah pembagian laba kepada pemegang saham berdasarkan banyaknya saham yang dimiliki. Jumlah dividen yang akan dibagikan diusulkan oleh dewan direksi perusahaan dan disetujui di dalam rapat umum pemegang saham (RUPS).


Dividen Bukit Asam Tbk
Tahun Dividen
2005 87
2006 101
2007 105
2008 164
2009 437
2010 533
2011 559
2012 700
2013 720
2014 461
2015 324
2016 289
2017 285
2018 318
2019 339
2020 326
2021 74
2022 688
2023 1,094
2024 397

Rasio Keuangan

Rasio keuangan adalah perbandingan angka-angka keuangan yang digunakan untuk menganalisis kinerja dan kondisi keuangan perusahaan. Rasio ini membantu investor memahami profitabilitas, likuiditas, dan solvabilitas perusahaan untuk membuat keputusan investasi yang lebih terinformasi.

Return On Assets (ROA) menunjukkan seberapa besar kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba dengan menggunakan total aset yang dimiliki perusahaan. ROA yang positif menunjukkan bahwa dari total aset yang dimiliki, perusahaan mampu menghasilkan laba. Semakin besar nilai ROA berarti semakin efektif perusahaan dalam mengelola aset yang dimiliki, dan sebaliknya. ROA yang negatif menunjukkan bahwa perusahaan sedang mengalami kerugian.


Return on Asset Bukit Asam Tbk
Tahun Return on Asset
2005 16.52%
2006 15.71%
2007 19.37%
2008 28.08%
2009 33.78%
2010 24.01%
2011 28.13%
2012 24.47%
2013 17.25%
2014 16.19%
2015 12.12%
2016 10.86%
2017 20.45%
2018 20.87%
2019 15.61%
2020 9.96%
2021 21.96%
2022 27.77%
2023 15.79%
2024 12.24%

Return On Equity (ROE) digunakan untuk mengukur seberapa besar keuntungan yang dihasilkan perusahaan dibandingkan dengan modal yang disetor oleh pemegang saham. ROE berguna untuk membandingkan profitabilitas perusahaan dengan perusahaan lain dalam industri yang sama. Nilai ROE yang semakin besar menunjukkan bahwa perusahaan lebih mampu mengelola modal yang dimiliki untuk menghasilkan laba.


Return on Equity Bukit Asam Tbk
Tahun Return on Equity
2005 22.85%
2006 21.27%
2007 27.18%
2008 42.89%
2009 47.87%
2010 31.4%
2011 38.18%
2012 34.45%
2013 24.55%
2014 23.57%
2015 22.19%
2016 19.25%
2017 32.9%
2018 31.37%
2019 22.22%
2020 14.24%
2021 32.87%
2022 43.78%
2023 28.49%
2024 22.68%

Pemegang Saham Bukit Asam Tbk

Nama Jumlah Prosentase
PT Mineral Industri Indonesia (Persero) 7,595,650,695 65.93 %
Negara Republik Indonesia 5 0.00 %
Bambang Ismawan 0 0.00 %
Dewi Hanggraeni 0 0.00 %
Suko Hartono 0 0.00 %
Dalu Agung Darmawan 0 0.00 %
Zaelani 0 0.00 %
Ferial Martifauzi 1,000 0.00 %
Lana Saria 0 0.00 %
Arsal Ismail 304,900 0.00 %
Ilham Yacob 0 0.00 %
Verisca Hutanto 0 0.00 %
Una Lindasari 0 0.00 %
Turino Yulianto 0 0.00 %
Ihsanuddin Usman 0 0.00 %
Pengendali Saham 0 0.00 %
Non Pengendali Saham 0 0.00 %
Saham Treasury 6,032,000 0.05 %
Masyarakat Warkat 144,905,000 1.26 %
Masyarakat Non Warkat 3,773,765,650 32.76 %

Anak Perusahaan Bukit Asam Tbk

Nama Lokasi Prosentase
PT Batubara Bukit Kendi
Penambangan Batubara
Tanjung Enim 99.39 %
PT Bukit Asam Banko
pertambangan dan perdagangan
Tanjung Enim, sumatera selatan 99.99 %
PT Bukit Asam Medika
Rumah sakit, klinik, poliklinik, poliklinik spesialis, dan balai pengobatan
Tanjung Enim 97.50 %
PT Bukit Asam Metana Enim
penambangan gas metana batubara
jakarta 99.99 %
PT Bukit asam Metana Ombilin
penambangan gas metana batubara
jakarta 99.99 %
PT Bukit Asam Prima
Perdagangan Batubara
Jakarta 99.99 %
PT Bukit Energi Investama
Melakukan investasi
Jakarta 99.60 %
PT Bukit Energi service Terpadu
perdagangan, jasa, perbengkelan, pembangunan, perindustrian, dan pengangkutan
Jakarta 99.62 %
PT Bukit Multi Investama
Melakukan Investasi pada Perusahaan Lain
Jakarta 99.91 %
PT Bukit Multi Properti
Real Estate dan Konstruksi
Jakarta 99.90 %
PT Bukit Pembangkit Innovative
Produsen Energi Listrik
Tanjung Enim 59.75 %
PT Bukit Prima Bahari
Pelayaran
Jakarta 99.99 %
PT Bukitasam Transpacific Railway
Jasa angkutan Batubara
Jakarta 10.00 %
PT Bumi Sawindo Permai
Perkebunan kelapa sawit dan hasil olahan kelapa sawit
Tanjung Agung 99.99 %
PT Huadian Bukit Asam Power
Produsen Energi Listrik
Tanjung Enim 45.00 %
PT Internasional Prima Coal
Penambangan Batubara
Palaran, Kalimantan 51.00 %
PT Pelabuhan Bukit Prima
Jasa Pelabuhan
Jakarta 99.99 %
PT Penajam Internasional Terminal
Jasa Pelabuhan
Jakarta 72.00 %
PT Satria Bahana Sarana
Jasa Penambangan
Tanjung Enim 95.00 %
PT Sinergi Mitra Lestari (dahulu PT Nasional Hijau Lestari)
Infrastruktur
Jakarta 25.00 %

Direktur Bukit Asam Tbk

Nama Jabatan
Arsal Ismali Direktur Utama
Ilham Yacob Direktur
Verisca Hutanto Direktur
Una Lindasari Direktur
Turino Yulianto Direktur
Ihsanuddin Usman Direktur

Komisaris Bukit Asam Tbk

Nama Jabatan
Bambang Ismawan Komisaris Utama
Dewi Hanggraeni Komisaris
Suko Hartono Komisaris
Dalu Agung Darmawan Komisaris
Zaelani Komisaris
Ferial Martifauzi Komisaris
Lana Saria Komisaris

Komite Audit Bukit Asam Tbk

Nama Jabatan
Suko Hartono Ketua
Bambang Ismawan Anggota
Jenny Rizkiana Anggota
Wakhid Kurniawan Saputra Anggota

Profil Bukit Asam Tbk

Nama Emiten
Bukit Asam Tbk
Kode Saham
PTBA
ISIN
ID1000094006
Alamat
Menara Kadin Indonesia 15th Floor & 9th Floor Jl. HR Rasuna Said X-5, Kav 2& 3 Jakarta 12950
Email
corsec@bukitasam.co.id
Situs Web
www.ptba.co.id
Papan Pencatatan
Utama
Bidang Usaha Utama
Pertambangan Batubara(Coal Mining)
Sektor
Energi
Sub Sektor
Minyak, Gas & Batu Bara
Tentang Bukit Asam Tbk
PT Bukit Asam Tbk, bersama dengan anak perusahaannya, bergerak di bidang pertambangan batubara di Indonesia. Kegiatan penambangan batubaranya meliputi survei umum, eksplorasi, eksploitasi, pengolahan, pemurnian, pengangkutan, dan perdagangan. Ini mengelola fasilitas pelabuhan batubara khusus; mengoperasikan pembangkit listrik tenaga uap; dan memberikan jasa konsultasi terkait industri dan produksi pertambangan batubara. Perusahaan juga menawarkan pengolahan briket, jasa pertambangan, perkebunan dan pengolahan kelapa sawit, dan jasa kesehatan, serta jasa real estate dan konstruksi. Ini juga beroperasi di Cina, Filipina, Taiwan, Jepang, India, Malaysia, Korea Selatan, Thailand, Vietnam, Hong Kong, dan internasional. Perusahaan ini sebelumnya bernama PT Bukit Asam Persero Tbk dan berubah nama menjadi PT Bukit Asam Tbk pada November 2017. PT Bukit Asam Tbk didirikan pada tahun 1919 dan berkantor pusat di Tanjung Enim Selatan, Indonesia. PT Bukit Asam Tbk merupakan anak perusahaan PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero).

LinkedIn
WhatsApp
Telegram