Analisa Fundamental Saham ITMG | Indo Tambangraya Megah Tbk



Harga Saham ITMG

22,400
PER
5.00
PBV
0.97

Market Cap.

1.9 M
ROA
15.55
ROE
19.4

Analisa Fundamental Indo Tambangraya Megah Tbk

Analisis Skor

Net Profit

Perusahaan mencetak laba positif 5 tahun berturut-turut

Rasio hutang

DER/Rasio hutang kurang dari 1 (0.03 kali modal).

Current ratio

Aset lancar lebih besar dari liabilitas jangka pendek

Net Profit Margin

Profitabilitas baik. Net Profit Margin (NPM) lebih dari 10% (12.04%)

Return on Equity

Profitabilitas baik. Return on Equity (RoE) lebih dari 15% (19.4%)

Price to Book Value

Undervalued. Price to Book Value (PBV) lebih rendah dari valuasi perusahaan (0.97).

Tier Saham

Saham tier 3 dengan market cap. kecil (di bawah 1 T)

Buffet's Intrinsic Value

Perusahaan belum melaporkan laporan keuangan terbaru

Earning per Share

Perusahaan belum mencetak Earning per Share (EPS) positif selama 3 tahun berturut-turut

Analisa Teknikal Indo Tambangraya Megah Tbk

Metode Rekomendasi

MACD

Untuk swing trade jangka menengah
Sell

Stochastic

Untuk scalping jangka pendek
Neutral

Bollinger Bands

Untuk swing trade jangka menengah
Neutral

Harga Saham Indo Tambangraya Megah Tbk


Laporan Keuangan Indo Tambangraya Megah Tbk

Laporan Laba Rugi

Laporan laba rugi adalah laporan keuangan yang memberikan gambaran tentang pendapatan, biaya, dan laba atau rugi suatu perusahaan dalam periode waktu tertentu. Laporan ini membantu investor untuk memahami seberapa baik atau buruk kinerja keuangan perusahaan tersebut, apakah perusahaan tersebut menghasilkan laba atau mengalami kerugian, serta sumber-sumber pendapatan dan pengeluaran utama yang mempengaruhi hasil keuangan perusahaan.

Pendapatan adalah total uang yang diperoleh perusahaan dari penjualan produk atau jasa sebelum memperhitungkan biaya produksi dan pengeluaran lainnya. Ini adalah indikator penting untuk mengevaluasi pertumbuhan dan kinerja keuangan perusahaan serta memberikan gambaran kepada investor tentang keberhasilan perusahaan dalam menghasilkan pendapatan dari bisnis intinya.


Pendapatan Indo Tambangraya Megah Tbk
Tahun Pendapatan
2024 2.304.497.000
2023 2.374.315.000
2022 3.636.213.000
2021 2.076.813.000
2020 1.185.336.000
2019 1.715.592.000
2018 2.007.630.000
2017 1.689.525.000
2016 1.367.498.000
2015 1.589.409.000
2014 1.942.655.000
2013 2.178.763.000
2012 2.438.941.000
2011 2.381.875.000
2010 1.668.192.000
2009 1.508.359.000
2008 1.316.981.000
2007 771.817.000
2006 672.775.000
2005 476.731.000
2004 314.113.000

EBITDA (Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization) adalah ukuran kinerja keuangan yang mencerminkan pendapatan operasional perusahaan sebelum memperhitungkan pengaruh bunga, pajak, penyusutan, dan amortisasi. EBITDA membantu investor dalam mengevaluasi efisiensi operasional perusahaan tanpa memperhitungkan faktor non-operasional.


EBITDA Indo Tambangraya Megah Tbk
Tahun EBITDA
2024 499.635.000
2023 665.189.000
2022 1.569.581.000
2021 642.674.000
2020 96.569.000
2019 253.421.000
2018 422.725.000
2017 412.086.000
2016 198.595.000
2015 257.609.000
2014 265.417.000
2013 374.804.000
2012 592.812.000
2011 732.786.000
2010 280.596.000
2009 458.402.000
2008 351.256.000
2007 103.788.000
2006 81.408.000
2005 112.587.000
2004 55.710.000

Profit atau yang juga kita kenal dengan laba adalah hal yang menggambarkan manfaat finansial yang diwujudkan ketika pendapatan yang dihasilkan dari aktivitas bisnis melebihi biaya, ongkos, dan pajak yang terlibat dalam menopang aktivitas bisnis yang bersangkutan. Setiap keuntungan yang diperoleh disalurkan kembali ke pemilik bisnis, yang memilih untuk mengantongi uang tunai atau menginvestasikannya kembali ke bisnis. Keuntungan dihitung sebagai pendapatan total dikurangi total biaya.


Net Profit Indo Tambangraya Megah Tbk
Tahun Net Profit
2024 374.119.000
2023 500.331.000
2022 1.200.071.000
2021 475.570.000
2020 39.469.000
2019 129.426.000
2018 261.951.000
2017 252.608.000
2016 130.709.000
2015 63.107.000
2014 200.218.000
2013 230.484.000
2012 432.043.000
2011 546.126.000
2010 204.151.000
2009 335.551.000
2008 234.925.000
2007 56.769.000
2006 24.881.000
2005 74.627.000
2004 33.533.000

Net profit margin (NPM) adalah prosentase laba bersih yang diperoleh perusahaan dari pendapatan setelah mengurangi semua biaya. NPM menggambarkan seberapa efisien perusahaan menghasilkan keuntungan dari pendapatan. Semakin tinggi prosentasenya semakin baik profitabilitas perusahaan.


Net Profit Margin (NPM) Indo Tambangraya Megah Tbk
Tahun Net Profit Margin (NPM)
2024 16,00 %
2023 21,00 %
2022 33,00 %
2021 23,00 %
2020 3,00 %
2019 8,00 %
2018 13,00 %
2017 15,00 %
2016 10,00 %
2015 4,00 %
2014 10,00 %
2013 11,00 %
2012 18,00 %
2011 23,00 %
2010 12,00 %
2009 22,00 %
2008 18,00 %
2007 7,00 %
2006 4,00 %
2005 16,00 %
2004 11,00 %

Earning per Share adalah keuntungan perusahaan yang dialokasikan untuk setiap lembar saham biasa yang beredar. Earnings Per Share merupakan sebuah indikator untuk menilai tingkat profitabilitas perusahaan. Semakin tinggi nilai EPS semakin baik perusahaan tersebut dalam menghasilkan laba per lembar sahamnya.


Earning per Share (EPS) Indo Tambangraya Megah Tbk
Tahun Earning per Share (EPS)
2024 0
2023 0
2022 0
2021 0
2020 -6
2019 0
2018 0
2017 0
2016 738
2015 -241
2014 0
2013 0
2012 0
2011 0
2010 0
2009 462
2008 0
2007 0
2006 0
2005 0
2004 0

Neraca Keuangan

Neraca keuangan adalah laporan keuangan yang memberikan ringkasan mengenai aset, kewajiban, dan ekuitas suatu perusahaan pada suatu titik waktu tertentu. Neraca keuangan ini membantu investor dalam memahami nilai total aset yang dimiliki perusahaan, jumlah kewajiban yang harus dibayar, serta jumlah ekuitas yang dimiliki pemilik perusahaan. Dengan mempelajari neraca keuangan, investor dapat mengevaluasi stabilitas keuangan perusahaan dan melihat sejauh mana perusahaan menggunakan sumber daya yang dimilikinya untuk menghasilkan laba.

Aset merupakan sumber daya dengan nilai ekonomi yang dimiliki atau dikendalikan oleh perusahaan dengan harapan akan memberikan manfaat di masa depan. Aset dilaporkan di neraca perusahaan dan dibeli atau dibuat untuk meningkatkan nilai perusahaan atau menguntungkan operasi perusahaan. Aset dapat dianggap sebagai sesuatu yang dapat menghasilkan arus kas, mengurangi pengeluaran, atau meningkatkan penjualan, terlepas dari apakah itu peralatan produksi atau paten.


Aset Indo Tambangraya Megah Tbk
Tahun Aset
2024 2.406.544.000
2023 2.187.847.000
2022 2.640.177.000
2021 1.666.239.000
2020 1.158.629.000
2019 1.209.041.000
2018 1.442.728.000
2017 1.358.663.000
2016 1.209.792.000
2015 1.178.363.000
2014 1.307.348.000
2013 1.392.140.000
2012 1.491.224.000
2011 1.578.474.000
2010 1.089.706.000
2009 1.198.571.000
2008 979.065.000
2007 787.083.000
2006 465.063.000
2005 399.874.000
2004 315.582.000

Modal (equity) dalam konteks keuangan merujuk pada bagian kepemilikan atau klaim pemilik terhadap aset perusahaan setelah dikurangi kewajiban. Dalam istilah sederhana, modal adalah jumlah investasi atau kontribusi pemilik perusahaan yang dapat berupa uang tunai, aset, atau laba yang ditahan. Bagi investor, modal merupakan ukuran penting untuk mengevaluasi sejauh mana pemilik perusahaan memiliki kepentingan dan tanggung jawab terhadap kinerja dan hasil perusahaan.


Modal (Equity) Indo Tambangraya Megah Tbk
Tahun Modal (Equity)
2024 1.928.067.000
2023 1.787.579.000
2022 1.955.058.000
2021 1.209.306.000
2020 854.136.000
2019 889.775.000
2018 972.559.000
2017 957.988.000
2016 907.430.000
2015 834.557.000
2014 898.624.000
2013 963.855.000
2012 1.002.417.000
2011 1.080.804.000
2010 721.024.000
2009 787.486.000
2008 610.370.000
2007 467.738.000
2006 122.157.000
2005 124.776.000
2004 56.149.000

Piutang adalah jumlah uang yang harus diterima oleh perusahaan dari pelanggan atau pihak lain sebagai pembayaran atas barang atau jasa yang telah disediakan. Piutang dapat menjadi aset yang penting dalam menilai kesehatan keuangan perusahaan serta kemampuannya untuk menghasilkan arus kas yang cukup.


Piutang (Receivables) Indo Tambangraya Megah Tbk
Tahun Piutang (Receivables)
2024 196.996.000
2023 220.567.000
2022 291.434.000
2021 186.814.000
2020 74.660.000
2019 133.636.000
2018 217.412.000
2017 176.350.000
2016 125.231.000
2015 111.885.000
2014 170.344.000
2013 169.335.000
2012 252.282.000
2011 265.353.000
2010 203.220.000
2009 170.224.000
2008 230.904.000
2007 86.509.000
2006 -20.062.000
2005 46.437.000
2004 26.880.000

Investasi jangka pendek adalah jenis investasi dengan jangka waktu singkat (biasanya kurang dari satu tahun) bertujuan untuk mendapatkan keuntungan dalam waktu yang singkat dan risiko yang rendah.


Investasi Jangka Pendek Indo Tambangraya Megah Tbk
Tahun Investasi Jangka Pendek
2024 0
2023 409.000
2022 1.059.000
2021 224.130.000
2020 146.194.000
2019 17.000.000
2018 275.978.000
2017 318.906.000
2016 2.348.000
2015 0
2014 0
2013 1.293.000
2012 3.082.000
2011 0
2010 0
2009 0
2008 0
2007 31.539.000
2006 0
2005 0
2004 0

Investasi jangka panjang adalah investasi yang dilakukan untuk jangka waktu yang lama (biasanya lebih dari satu tahun) bertujuan untuk mencapai pertumbuhan nilai investasi yang signifikan dalam jangka panjang. Investasi ini fokus diberikan pada aspek seperti kenaikan harga saham, dividen, atau pertumbuhan nilai aset.


Investasi Jangka Panjang Indo Tambangraya Megah Tbk
Tahun Investasi Jangka Panjang
2024 0
2023 0
2022 0
2021 0
2020 0
2019 0
2018 0
2017 0
2016 0
2015 0
2014 0
2013 0
2012 0
2011 0
2010 0
2009 0
2008 0
2007 0
2006 0
2005 0
2004 0

Debt/utang adalah sejumlah uang yang dipinjam oleh perusahaan dan harus dikembalikan dalam jangka waktu tertentu dengan membayar bunga. Investor perlu memperhatikan tingkat utang suatu perusahaan dan kemampuannya untuk membayar kembali utang tersebut.


Utang Indo Tambangraya Megah Tbk
Tahun Utang
2024 71.663.000
2023 53.872.000
2022 49.454.000
2021 47.380.000
2020 63.980.000
2019 10.616.000
2018 0
2017 0
2016 0
2015 0
2014 0
2013 0
2012 0
2011 0
2010 0
2009 55.050.000
2008 11.286.000
2007 92.204.000
2006 195.064.000
2005 45.754.000
2004 63.577.000

Laporan Arus Kas

Laporan arus kas adalah laporan keuangan yang menunjukkan aliran masuk dan keluar uang tunai dari aktivitas operasional, investasi, dan pendanaan perusahaan. Investor dapat mempelajari laporan ini untuk melihat bagaimana perusahaan menghasilkan dan menggunakan uang tunai untuk mengevaluasi kesehatan keuangan perusahaan.

Pembayaran dividen adalah pembagian sebagian laba perusahaan kepada para pemegang saham sebagai imbalan atas kepemilikan saham mereka. Dividen biasanya dibayarkan secara tunai atau dalam bentuk saham tambahan, dan menjadi salah satu cara bagi investor untuk mendapatkan pengembalian investasi dari perusahaan di mana mereka memiliki saham.


Pembayaran Dividen Indo Tambangraya Megah Tbk
Tahun Pembayaran Dividen
2024 -215.992.000
2023 -673.907.000
2022 -538.372.000
2021 -106.740.000
2020 -64.768.000
2019 -214.036.000
2018 -249.373.000
2017 -199.050.000
2016 -41.573.000
2015 -114.538.000
2014 -200.065.000
2013 -269.046.000
2012 -504.967.000
2011 -206.423.000
2010 -255.999.000
2009 -151.376.000
2008 -87.929.000
2007 -84.994.000
2006 -7.500.000
2005 -6.000.000
2004 0

Capital expenditure adalah pengeluaran perusahaan untuk membeli atau meningkatkan aset jangka panjang seperti tanah, bangunan, atau peralatan. Investor perlu capex untuk mengevaluasi pertumbuhan dan nilai jangka panjang perusahaan.


Capital Expenditure (CAPEX) Indo Tambangraya Megah Tbk
Tahun Capital Expenditure (CAPEX)
2024 89.503.000
2023 80.718.000
2022 28.397.000
2021 11.817.000
2020 19.126.000
2019 47.509.000
2018 57.085.000
2017 47.092.000
2016 21.020.000
2015 24.753.000
2014 35.144.000
2013 35.895.000
2012 48.574.000
2011 69.199.000
2010 53.076.000
2009 78.235.000
2008 95.235.000
2007 58.877.000
2006 43.562.000
2005 85.500.000
2004 83.070.000

Free cash flow adalah jumlah uang yang tersisa setelah perusahaan mengeluarkan biaya operasional dan investasi modal yang diperlukan untuk menjaga dan mengembangkan bisnisnya. FCF merupakan indikator penting bagi investor karena mencerminkan kemampuan perusahaan untuk menghasilkan uang tunai yang digunakan untuk membayar dividen, mengurangi utang, atau melakukan investasi tambahan.


Free Cashflow (FCF) Indo Tambangraya Megah Tbk
Tahun Free Cashflow (FCF)
2024 362.630.000
2023 140.326.000
2022 1.297.075.000
2021 605.900.000
2020 153.617.000
2019 41.947.000
2018 297.810.000
2017 271.885.000
2016 124.204.000
2015 167.914.000
2014 155.782.000
2013 123.396.000
2012 365.794.000
2011 521.786.000
2010 186.415.000
2009 326.531.000
2008 140.545.000
2007 53.961.000
2006 35.234.000
2005 -19.558.000
2004 -9.314.000

Operating cash flow adalah jumlah uang tunai yang dihasilkan atau digunakan oleh perusahaan dari kegiatan operasional utamanya, seperti penjualan produk atau jasa. Operating cashflow penting bagi investor karena angka ini menunjukkan keberlanjutan dan kesehatan keuangan perusahaan dalam menjalankan bisnisnya.


Operating Cashflow Indo Tambangraya Megah Tbk
Tahun Operating Cashflow
2024 452.133.000
2023 221.044.000
2022 1.325.472.000
2021 617.717.000
2020 172.743.000
2019 89.456.000
2018 354.895.000
2017 318.977.000
2016 145.224.000
2015 192.667.000
2014 190.926.000
2013 159.291.000
2012 414.368.000
2011 590.985.000
2010 239.491.000
2009 404.766.000
2008 235.780.000
2007 112.838.000
2006 78.796.000
2005 65.942.000
2004 73.756.000

Dividen adalah pembagian laba kepada pemegang saham berdasarkan banyaknya saham yang dimiliki. Jumlah dividen yang akan dibagikan diusulkan oleh dewan direksi perusahaan dan disetujui di dalam rapat umum pemegang saham (RUPS).


Dividen Indo Tambangraya Megah Tbk
Tahun Dividen
2004 0
2005 0
2006 0
2007 0
2008 794
2009 1,384
2010 2,081
2011 1,575
2012 4,172
2013 2,478
2014 3,050
2015 1,397
2016 494
2017 2,442
2018 3,260
2019 2,750
2020 877
2021 1,385
2022 7,168
2023 9,076
2024 2,975

Rasio Keuangan

Rasio keuangan adalah perbandingan angka-angka keuangan yang digunakan untuk menganalisis kinerja dan kondisi keuangan perusahaan. Rasio ini membantu investor memahami profitabilitas, likuiditas, dan solvabilitas perusahaan untuk membuat keputusan investasi yang lebih terinformasi.

Return On Assets (ROA) menunjukkan seberapa besar kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba dengan menggunakan total aset yang dimiliki perusahaan. ROA yang positif menunjukkan bahwa dari total aset yang dimiliki, perusahaan mampu menghasilkan laba. Semakin besar nilai ROA berarti semakin efektif perusahaan dalam mengelola aset yang dimiliki, dan sebaliknya. ROA yang negatif menunjukkan bahwa perusahaan sedang mengalami kerugian.


Return on Asset Indo Tambangraya Megah Tbk
Tahun Return on Asset
2004 10.63%
2005 18.66%
2006 5.35%
2007 8.69%
2008 23.99%
2009 28%
2010 18.73%
2011 34.6%
2012 28.97%
2013 16.56%
2014 15.32%
2015 5.36%
2016 10.81%
2017 18.6%
2018 18.16%
2019 10.71%
2020 3.41%
2021 28.54%
2022 45.45%
2023 22.87%
2024 15.55%

Return On Equity (ROE) digunakan untuk mengukur seberapa besar keuntungan yang dihasilkan perusahaan dibandingkan dengan modal yang disetor oleh pemegang saham. ROE berguna untuk membandingkan profitabilitas perusahaan dengan perusahaan lain dalam industri yang sama. Nilai ROE yang semakin besar menunjukkan bahwa perusahaan lebih mampu mengelola modal yang dimiliki untuk menghasilkan laba.


Return on Equity Indo Tambangraya Megah Tbk
Tahun Return on Equity
2004 59.72%
2005 59.81%
2006 20.37%
2007 12.14%
2008 38.49%
2009 42.61%
2010 28.31%
2011 50.53%
2012 43.1%
2013 23.91%
2014 22.28%
2015 7.56%
2016 14.4%
2017 26.37%
2018 26.93%
2019 14.55%
2020 4.62%
2021 39.33%
2022 61.38%
2023 27.99%
2024 19.4%

Pemegang Saham Indo Tambangraya Megah Tbk

Nama Jumlah Prosentase
Banpu Minerals (Singapore) Private Limited 736,071,000 65.14 %
Fredi Chandra 1,368,480 0.12 %
Pengendali Saham 0 0.00 %
Non Pengendali Saham 0 0.00 %
Saham Treasury 0 0.00 %
Masyarakat Warkat 0 0.00 %
Masyarakat Non Warkat 392,485,520 34.74 %

Anak Perusahaan Indo Tambangraya Megah Tbk

Nama Lokasi Prosentase
PT Bharinto Ekatama (BEK)
Penambangan batubara / coal mining
Kalimantan Timur dan Tengah 99.00 %
PT Cahaya Power Indonesia
Energi dan Penunjang Ketenagalistrikan
Jakarta 55.65 %
PT Energi Batubara Perkasa
Pengangkutan dan Penjualan Batubara
Jakarta 99.90 %
PT Gasemas
Perdagangan bahan bakar
Jakarta 94.80 %
PT Graha Panca Karsa
Pertambangan batubara
Kalimantan Timur 70.00 %
PT IBP Hydro Power
Konsultasi Manajemen
Jakarta 70.00 %
PT Indominco Mandiri (IMM)
Penambangan batubara / coal mining
Kalimantan Timur 99.99 %
PT ITM Batubara Utama
Perdagangan dan Transportasi Produk Batubara
Jakarta 99.99 %
PT ITM Bhinneka Power
Perdagangan Energi Alternatif dan Penunjang Ketenaga-Listrikan
Jakarta 70.00 %
PT ITM Energi Utama
Perdagangan Energi Alternatif dan Penunjang Ketenaga-Listrikan
Jakarta 99.99 %
PT ITM Indonesia
Perdagangan Batubara
Jakarta 99.99 %
PT Jorong Barutama Greston (JBG)
Penambangan batubara / coal mining
Kalimantan Selatan 99.99 %
PT Kitadin
Penambangan batubara, jasa kontraktor yang berkaitan dengan penambangan batubara dan perdagangan batubara
Kalimantan Timur 99.99 %
PT Nusa Persada Resources
Penambangan Batubara
Kalimantan Tengah 99.99 %
PT Sentral Mutiara Energy
Perdagangan dan transportasi produk batu bara
Jakarta 95.07 %
PT Tambang Raya Usaha Tama
Jasa Penunjang Kegiatan Pertambangan
Kalimantan Timur 99.99 %
PT Tepian Indah Sukses
Penambangan Batubara
Kalimantan Timur 99.99 %
PT Trubaindo Coal Mining (TCM)
Penambangan batubara / coal mining
Kalimantan Timur 99.99 %

Direktur Indo Tambangraya Megah Tbk

Nama Jabatan
Mulianto Direktur Utama
Stephanus Demo Wawin Direktur
Yulius Kurniawan Gozali Direktur
Ignatius Wurwanto Direktur
Junius Prakarsa Darmawan Direktur
Isara Pootrakul Direktur
Narin Sampattanavorachai Direktur
Niwat Boonyad Direktur
Warut Waramit Direktur

Komisaris Indo Tambangraya Megah Tbk

Nama Jabatan
Prof. Djisman Simandjuntak Komisaris Utama
Somsak Sithinamsuwan Komisaris
Somruedee Chaimongkol Komisaris
Mahyudin Lubis Komisaris
Djoko Wintoro Komisaris
Fredi Chandra Komisaris
Kirana Limpaphayom Komisaris
Maneewan Vachiruckul Komisaris
Sinon Vongkusolkit Komisaris
Jamon Jamuang Komisaris

Komite Audit Indo Tambangraya Megah Tbk

Nama Jabatan
Prof. Dr. Djisman Simandjuntak Ketua
Prof. Dr. Cynthia Afriani, S.E., M.E. Anggota
Ir. Petrus M. Siregar, M.M. Anggota

Profil Indo Tambangraya Megah Tbk

Nama Emiten
Indo Tambangraya Megah Tbk
Kode Saham
ITMG
ISIN
ID1000108509
Alamat
Pondok Indah Office Tower III, 3rd Floor Jl. Sultan Iskandar Muda Pondok Indah Kav. V-TA Jakarta Selatan 12310
Email
-
Situs Web
-
Papan Pencatatan
Utama
Bidang Usaha Utama
Pertambangan Batubara(Coal Mining)
Sektor
Energi
Sub Sektor
Minyak, Gas & Batu Bara
Tentang Indo Tambangraya Megah Tbk
PT Indo Tambangraya Megah Tbk, bersama dengan anak perusahaannya, bergerak di bidang pertambangan batubara. Perusahaan mengoperasikan tujuh konsesi pertambangan di pulau Kalimantan yang meliputi Kalimantan Timur, Tengah, dan Selatan. Perusahaan juga memiliki dan mengoperasikan Terminal Batubara Bontang, tiga pelabuhan muat, dan pembangkit listrik Bontang. Selain itu, perusahaan menyediakan jasa penunjang pertambangan, perdagangan batu bara dan bahan bakar, distribusi bahan bakar, pengangkutan batu bara, dan pemasaran energi alternatif, serta bergerak dalam kegiatan pembangkit listrik terbarukan. Ini terutama menjual batubara di Indonesia, India, Pakistan, Taiwan, Cina, Hong Kong, Korea, Jepang, Eropa, Australia, dan Oseania. Perusahaan ini didirikan pada tahun 1987 dan berkantor pusat di Jakarta Selatan, Indonesia. PT Indo Tambangraya Megah Tbk merupakan anak perusahaan dari Banpu Minerals (Singapore) Pte. Ltd.

LinkedIn
WhatsApp
Telegram