Analisa Fundamental Saham KPIG | MNC Tourism Indonesia Tbk



Harga Saham KPIG

78
PER
22.07
PBV
0.52

Market Cap.

14.5 T
ROA
1.84
ROE
2.34

Analisa Fundamental MNC Tourism Indonesia Tbk

Analisis Skor

Net Profit

Perusahaan mencetak laba positif 5 tahun berturut-turut

Earning per Share

Perusahaan mencetak Earning per Share (EPS) positif 5 tahun berturut-turut

Rasio hutang

DER/Rasio hutang kurang dari 1 (0.23 kali modal).

Tier Saham

Saham tier 2 dengan market cap. menengah (di atas 1 T)

Net Profit Margin

Profitabilitas baik. Net Profit Margin (NPM) lebih dari 10% (122.41%)

Price to Book Value

Undervalued. Price to Book Value (PBV) lebih rendah dari valuasi perusahaan (0.52).

Current ratio

Aset lancar lebih kecil dari liabilitas jangka pendek

Return on Equity

Profitabilitas kurang baik. Return on Equity (RoE) kurang dari 15% (2.34%)

Buffet's Intrinsic Value

Perusahaan belum melaporkan laporan keuangan terbaru

Analisa Teknikal MNC Tourism Indonesia Tbk

Metode Rekomendasi

MACD

Untuk swing trade jangka menengah
Sell

Stochastic

Untuk scalping jangka pendek
Neutral

Bollinger Bands

Untuk swing trade jangka menengah
Neutral

Harga Saham MNC Tourism Indonesia Tbk


Laporan Keuangan MNC Tourism Indonesia Tbk

Laporan Laba Rugi

Laporan laba rugi adalah laporan keuangan yang memberikan gambaran tentang pendapatan, biaya, dan laba atau rugi suatu perusahaan dalam periode waktu tertentu. Laporan ini membantu investor untuk memahami seberapa baik atau buruk kinerja keuangan perusahaan tersebut, apakah perusahaan tersebut menghasilkan laba atau mengalami kerugian, serta sumber-sumber pendapatan dan pengeluaran utama yang mempengaruhi hasil keuangan perusahaan.

Pendapatan adalah total uang yang diperoleh perusahaan dari penjualan produk atau jasa sebelum memperhitungkan biaya produksi dan pengeluaran lainnya. Ini adalah indikator penting untuk mengevaluasi pertumbuhan dan kinerja keuangan perusahaan serta memberikan gambaran kepada investor tentang keberhasilan perusahaan dalam menghasilkan pendapatan dari bisnis intinya.


Pendapatan MNC Tourism Indonesia Tbk
Tahun Pendapatan
2024 1.770.144.398.000
2023 1.421.006.434.000
2022 1.121.876.641.000
2021 699.975.340.000
2020 678.039.010.000
2019 1.066.627.786.000
2018 992.453.478.000
2017 938.273.925.000
2016 946.473.234.000
2015 1.139.373.544.000
2014 1.013.177.160.000
2013 588.108.772.000
2012 409.022.944.000
2011 80.956.007.000
2010 71.088.343.000
2009 55.666.363.000
2008 46.666.330.000
2007 15.027.111.000
2006 9.627.640.000
2005 18.890.751.000
2004 227.273.000
2003 16.039.617.000
2002 15.643.557.000
2001 13.711.225.000
2000 12.671.426.000

EBITDA (Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization) adalah ukuran kinerja keuangan yang mencerminkan pendapatan operasional perusahaan sebelum memperhitungkan pengaruh bunga, pajak, penyusutan, dan amortisasi. EBITDA membantu investor dalam mengevaluasi efisiensi operasional perusahaan tanpa memperhitungkan faktor non-operasional.


EBITDA MNC Tourism Indonesia Tbk
Tahun EBITDA
2024 987.842.029.000
2023 626.912.684.000
2022 424.754.630.000
2021 396.067.461.000
2020 497.652.637.000
2019 509.126.295.000
2018 927.213.653.000
2017 1.567.979.040.000
2016 1.994.873.243.000
2015 354.084.582.000
2014 502.979.766.000
2013 376.850.098.000
2012 179.030.647.000
2011 62.188.744.000
2010 23.570.855.000
2009 5.392.773.000
2008 -15.642.031.000
2007 8.879.222.000
2006 2.024.445.000
2005 5.260.187.000
2004 4.515.671.000
2003 0
2002 0
2001 0
2000 0

Profit atau yang juga kita kenal dengan laba adalah hal yang menggambarkan manfaat finansial yang diwujudkan ketika pendapatan yang dihasilkan dari aktivitas bisnis melebihi biaya, ongkos, dan pajak yang terlibat dalam menopang aktivitas bisnis yang bersangkutan. Setiap keuntungan yang diperoleh disalurkan kembali ke pemilik bisnis, yang memilih untuk mengantongi uang tunai atau menginvestasikannya kembali ke bisnis. Keuntungan dihitung sebagai pendapatan total dikurangi total biaya.


Net Profit MNC Tourism Indonesia Tbk
Tahun Net Profit
2024 658.629.034.000
2023 329.809.865.000
2022 177.771.540.000
2021 195.862.601.000
2020 310.349.134.000
2019 259.726.589.000
2018 619.842.738.000
2017 1.295.322.831.000
2016 1.770.787.659.000
2015 228.244.279.000
2014 386.574.608.000
2013 278.000.821.000
2012 109.783.403.000
2011 45.590.911.000
2010 163.116.314.000
2009 127.874.561.000
2008 -107.571.006.000
2007 17.330.814.000
2006 2.024.445.000
2005 2.482.068.000
2004 2.315.989.000
2003 783.289.000
2002 573.743.000
2001 0
2000 0

Net profit margin (NPM) adalah prosentase laba bersih yang diperoleh perusahaan dari pendapatan setelah mengurangi semua biaya. NPM menggambarkan seberapa efisien perusahaan menghasilkan keuntungan dari pendapatan. Semakin tinggi prosentasenya semakin baik profitabilitas perusahaan.


Net Profit Margin (NPM) MNC Tourism Indonesia Tbk
Tahun Net Profit Margin (NPM)
2024 37,00 %
2023 23,00 %
2022 16,00 %
2021 28,00 %
2020 46,00 %
2019 24,00 %
2018 62,00 %
2017 138,00 %
2016 187,00 %
2015 20,00 %
2014 38,00 %
2013 47,00 %
2012 27,00 %
2011 56,00 %
2010 229,00 %
2009 230,00 %
2008 -231,00 %
2007 115,00 %
2006 21,00 %
2005 13,00 %
2004 1.019,00 %
2003 5,00 %
2002 4,00 %
2001 0,00 %
2000 0,00 %

Earning per Share adalah keuntungan perusahaan yang dialokasikan untuk setiap lembar saham biasa yang beredar. Earnings Per Share merupakan sebuah indikator untuk menilai tingkat profitabilitas perusahaan. Semakin tinggi nilai EPS semakin baik perusahaan tersebut dalam menghasilkan laba per lembar sahamnya.


Earning per Share (EPS) MNC Tourism Indonesia Tbk
Tahun Earning per Share (EPS)
2024 0
2023 0
2022 1
2021 1
2020 1
2019 0
2018 0
2017 18
2016 17
2015 0
2014 3
2013 -2
2012 0
2011 0
2010 0
2009 0
2008 0
2007 0
2006 0
2005 0
2004 0
2003 0
2002 0
2001 0
2000 0

Neraca Keuangan

Neraca keuangan adalah laporan keuangan yang memberikan ringkasan mengenai aset, kewajiban, dan ekuitas suatu perusahaan pada suatu titik waktu tertentu. Neraca keuangan ini membantu investor dalam memahami nilai total aset yang dimiliki perusahaan, jumlah kewajiban yang harus dibayar, serta jumlah ekuitas yang dimiliki pemilik perusahaan. Dengan mempelajari neraca keuangan, investor dapat mengevaluasi stabilitas keuangan perusahaan dan melihat sejauh mana perusahaan menggunakan sumber daya yang dimilikinya untuk menghasilkan laba.

Aset merupakan sumber daya dengan nilai ekonomi yang dimiliki atau dikendalikan oleh perusahaan dengan harapan akan memberikan manfaat di masa depan. Aset dilaporkan di neraca perusahaan dan dibeli atau dibuat untuk meningkatkan nilai perusahaan atau menguntungkan operasi perusahaan. Aset dapat dianggap sebagai sesuatu yang dapat menghasilkan arus kas, mengurangi pengeluaran, atau meningkatkan penjualan, terlepas dari apakah itu peralatan produksi atau paten.


Aset MNC Tourism Indonesia Tbk
Tahun Aset
2024 35.827.499.061.000
2023 33.475.139.357.523
2022 31.955.760.446.155
2021 30.912.009.095.198
2020 29.427.611.990.774
2019 28.574.866.571.647
2018 17.521.363.545.763
2017 15.327.156.276.743
2016 14.157.428.109.357
2015 11.127.313.993.463
2014 9.964.606.193.061
2013 7.361.429.209.148
2012 2.728.806.704.532
2011 1.948.666.123.846
2010 2.091.913.170.503
2009 2.088.221.069.234
2008 2.019.232.332.119
2007 900.919.394.787
2006 107.994.344.777
2005 97.667.517.000
2004 97.687.088.000
2003 95.764.981.000
2002 95.067.614.000
2001 98.816.039.000
2000 108.746.151.000

Modal (equity) dalam konteks keuangan merujuk pada bagian kepemilikan atau klaim pemilik terhadap aset perusahaan setelah dikurangi kewajiban. Dalam istilah sederhana, modal adalah jumlah investasi atau kontribusi pemilik perusahaan yang dapat berupa uang tunai, aset, atau laba yang ditahan. Bagi investor, modal merupakan ukuran penting untuk mengevaluasi sejauh mana pemilik perusahaan memiliki kepentingan dan tanggung jawab terhadap kinerja dan hasil perusahaan.


Modal (Equity) MNC Tourism Indonesia Tbk
Tahun Modal (Equity)
2024 28.098.664.090.000
2023 26.527.901.444.770
2022 25.276.635.456.000
2021 24.262.955.706.177
2020 23.020.643.325.187
2019 22.770.395.212.122
2018 12.683.769.608.263
2017 12.145.599.758.053
2016 11.046.090.150.609
2015 8.624.483.853.356
2014 7.763.224.528.102
2013 4.454.807.562.215
2012 1.981.781.013.747
2011 1.810.886.449.685
2010 1.953.308.462.538
2009 1.827.110.058.522
2008 1.671.069.226.540
2007 203.206.524.317
2006 93.058.915.462
2005 93.552.963.000
2004 93.417.277.000
2003 91.101.289.000
2002 90.392.058.000
2001 89.818.315.000
2000 87.677.872.000

Piutang adalah jumlah uang yang harus diterima oleh perusahaan dari pelanggan atau pihak lain sebagai pembayaran atas barang atau jasa yang telah disediakan. Piutang dapat menjadi aset yang penting dalam menilai kesehatan keuangan perusahaan serta kemampuannya untuk menghasilkan arus kas yang cukup.


Piutang (Receivables) MNC Tourism Indonesia Tbk
Tahun Piutang (Receivables)
2024 325.507.161.000
2023 344.769.056.642
2022 388.977.359.211
2021 269.077.035.626
2020 198.863.595.253
2019 191.891.074.479
2018 179.450.000.000
2017 108.004.000.000
2016 124.009.779.193
2015 90.838.638.820
2014 12.960.023.533
2013 7.710.910.387
2012 66.229.615.157
2011 0
2010 0
2009 0
2008 19.228.668.000
2007 17.789.696.592
2006 8.382.230.579
2005 0
2004 0
2003 0
2002 0
2001 0
2000 0

Investasi jangka pendek adalah jenis investasi dengan jangka waktu singkat (biasanya kurang dari satu tahun) bertujuan untuk mendapatkan keuntungan dalam waktu yang singkat dan risiko yang rendah.


Investasi Jangka Pendek MNC Tourism Indonesia Tbk
Tahun Investasi Jangka Pendek
2024 1.620.526.342.000
2023 1.219.795.797.549
2022 1.095.380.440.282
2021 1.762.685.667.685
2020 2.174.006.405.938
2019 2.299.213.110.677
2018 1.422.658.266.459
2017 1.499.565.649.920
2016 3.767.718.714.267
2015 758.532.913.713
2014 50.866.329.966
2013 10.878.863.205
2012 79.938.250.165
2011 31.432.500.000
2010 0
2009 392.839.718.620
2008 430.736.374.473
2007 189.390.306.600
2006 0
2005 0
2004 0
2003 0
2002 0
2001 0
2000 0

Investasi jangka panjang adalah investasi yang dilakukan untuk jangka waktu yang lama (biasanya lebih dari satu tahun) bertujuan untuk mencapai pertumbuhan nilai investasi yang signifikan dalam jangka panjang. Investasi ini fokus diberikan pada aspek seperti kenaikan harga saham, dividen, atau pertumbuhan nilai aset.


Investasi Jangka Panjang MNC Tourism Indonesia Tbk
Tahun Investasi Jangka Panjang
2024 0
2023 0
2022 0
2021 0
2020 0
2019 0
2018 1.797.658.266.459
2017 1.874.565.649.920
2016 4.142.718.714.267
2015 2.292.628.748.774
2014 0
2013 0
2012 0
2011 0
2010 0
2009 0
2008 0
2007 0
2006 0
2005 0
2004 0
2003 0
2002 0
2001 0
2000 0

Debt/utang adalah sejumlah uang yang dipinjam oleh perusahaan dan harus dikembalikan dalam jangka waktu tertentu dengan membayar bunga. Investor perlu memperhatikan tingkat utang suatu perusahaan dan kemampuannya untuk membayar kembali utang tersebut.


Utang MNC Tourism Indonesia Tbk
Tahun Utang
2024 6.157.941.127.500
2023 5.940.168.712.098
2022 5.713.477.411.849
2021 5.796.268.830.801
2020 5.446.998.955.454
2019 4.185.696.396.278
2018 3.490.430.005.689
2017 2.449.144.262.003
2016 2.295.441.158.590
2015 1.732.810.842.090
2014 1.448.685.313.480
2013 832.628.095.530
2012 406.039.064.239
2011 100.722.477.764
2010 100.389.358.797
2009 188.393.709.120
2008 264.503.435.099
2007 598.818.209.508
2006 0
2005 0
2004 0
2003 0
2002 0
2001 3.731.145.000
2000 5.354.757.000

Laporan Arus Kas

Laporan arus kas adalah laporan keuangan yang menunjukkan aliran masuk dan keluar uang tunai dari aktivitas operasional, investasi, dan pendanaan perusahaan. Investor dapat mempelajari laporan ini untuk melihat bagaimana perusahaan menghasilkan dan menggunakan uang tunai untuk mengevaluasi kesehatan keuangan perusahaan.

Pembayaran dividen adalah pembagian sebagian laba perusahaan kepada para pemegang saham sebagai imbalan atas kepemilikan saham mereka. Dividen biasanya dibayarkan secara tunai atau dalam bentuk saham tambahan, dan menjadi salah satu cara bagi investor untuk mendapatkan pengembalian investasi dari perusahaan di mana mereka memiliki saham.


Pembayaran Dividen MNC Tourism Indonesia Tbk
Tahun Pembayaran Dividen
2024 0
2023 0
2022 0
2021 0
2020 0
2019 0
2018 0
2017 0
2016 -41.346.403.422
2015 -68.149.527.170
2014 -63.506.969.090
2013 0
2012 0
2011 0
2010 -7.051.779.000
2009 0
2008 0
2007 0
2006 0
2005 0
2004 0
2003 0
2002 0

Capital expenditure adalah pengeluaran perusahaan untuk membeli atau meningkatkan aset jangka panjang seperti tanah, bangunan, atau peralatan. Investor perlu capex untuk mengevaluasi pertumbuhan dan nilai jangka panjang perusahaan.


Capital Expenditure (CAPEX) MNC Tourism Indonesia Tbk
Tahun Capital Expenditure (CAPEX)
2024 1.862.714.123.000
2023 519.425.890.232
2022 916.794.788.925
2021 611.892.732.785
2020 634.971.751.276
2019 1.209.981.833.042
2018 1.107.971.810.470
2017 994.556.615.884
2016 1.181.843.951.843
2015 1.020.603.343.074
2014 1.867.110.197.687
2013 409.020.109.316
2012 271.708.694.629
2011 28.964.636.515
2010 691.935.426
2009 6.460.390.562
2008 106.908.978.486
2007 509.912.696
2006 0
2005 0
2004 0
2003 0
2002 0

Free cash flow adalah jumlah uang yang tersisa setelah perusahaan mengeluarkan biaya operasional dan investasi modal yang diperlukan untuk menjaga dan mengembangkan bisnisnya. FCF merupakan indikator penting bagi investor karena mencerminkan kemampuan perusahaan untuk menghasilkan uang tunai yang digunakan untuk membayar dividen, mengurangi utang, atau melakukan investasi tambahan.


Free Cashflow (FCF) MNC Tourism Indonesia Tbk
Tahun Free Cashflow (FCF)
2024 -1.287.312.275.000
2023 -431.743.640.161
2022 -719.944.299.473
2021 -799.677.439.447
2020 -759.943.284.554
2019 -1.269.675.051.647
2018 -1.195.439.387.581
2017 -1.139.634.236.752
2016 -1.083.686.764.218
2015 -746.643.614.017
2014 -1.745.909.143.582
2013 -375.997.027.404
2012 -195.943.494.711
2011 -11.599.245.271
2010 20.258.827.969
2009 5.577.859.026
2008 30.820.459.880
2007 -1.734.373.867
2006 -2.111.260.852
2005 0
2004 0
2003 0
2002 0

Operating cash flow adalah jumlah uang tunai yang dihasilkan atau digunakan oleh perusahaan dari kegiatan operasional utamanya, seperti penjualan produk atau jasa. Operating cashflow penting bagi investor karena angka ini menunjukkan keberlanjutan dan kesehatan keuangan perusahaan dalam menjalankan bisnisnya.


Operating Cashflow MNC Tourism Indonesia Tbk
Tahun Operating Cashflow
2024 575.401.848.000
2023 87.682.250.071
2022 196.850.489.452
2021 -187.784.706.662
2020 -124.971.533.278
2019 -59.693.218.605
2018 -87.467.577.111
2017 -145.077.620.868
2016 98.157.187.625
2015 273.959.729.057
2014 121.201.054.105
2013 33.023.081.912
2012 75.765.199.918
2011 17.365.391.244
2010 20.950.763.395
2009 12.038.249.588
2008 137.729.438.366
2007 -1.224.461.171
2006 -2.111.260.852
2005 0
2004 0
2003 0
2002 0

Dividen adalah pembagian laba kepada pemegang saham berdasarkan banyaknya saham yang dimiliki. Jumlah dividen yang akan dibagikan diusulkan oleh dewan direksi perusahaan dan disetujui di dalam rapat umum pemegang saham (RUPS).


Dividen MNC Tourism Indonesia Tbk
Tahun Dividen
2006 13
2007 0
2008 0
2009 0
2010 2
2011 0
2012 0
2013 0
2014 10
2015 10
2016 6
2017 0
2018 0
2019 0
2020 0
2021 0
2022 0
2023 0
2024 0

Rasio Keuangan

Rasio keuangan adalah perbandingan angka-angka keuangan yang digunakan untuk menganalisis kinerja dan kondisi keuangan perusahaan. Rasio ini membantu investor memahami profitabilitas, likuiditas, dan solvabilitas perusahaan untuk membuat keputusan investasi yang lebih terinformasi.

Return On Assets (ROA) menunjukkan seberapa besar kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba dengan menggunakan total aset yang dimiliki perusahaan. ROA yang positif menunjukkan bahwa dari total aset yang dimiliki, perusahaan mampu menghasilkan laba. Semakin besar nilai ROA berarti semakin efektif perusahaan dalam mengelola aset yang dimiliki, dan sebaliknya. ROA yang negatif menunjukkan bahwa perusahaan sedang mengalami kerugian.


Return on Asset MNC Tourism Indonesia Tbk
Tahun Return on Asset
2006 1.87%
2007 1.94%
2008 -6.81%
2009 6.15%
2010 7.84%
2011 2.36%
2012 4.03%
2013 3.78%
2014 3.88%
2015 2.05%
2016 12.51%
2017 8.45%
2018 3.54%
2019 0.91%
2020 1.05%
2021 0.63%
2022 0.56%
2023 0.99%
2024 1.84%

Return On Equity (ROE) digunakan untuk mengukur seberapa besar keuntungan yang dihasilkan perusahaan dibandingkan dengan modal yang disetor oleh pemegang saham. ROE berguna untuk membandingkan profitabilitas perusahaan dengan perusahaan lain dalam industri yang sama. Nilai ROE yang semakin besar menunjukkan bahwa perusahaan lebih mampu mengelola modal yang dimiliki untuk menghasilkan laba.


Return on Equity MNC Tourism Indonesia Tbk
Tahun Return on Equity
2006 2.18%
2007 8.53%
2008 -6.44%
2009 7%
2010 8.35%
2011 2.52%
2012 5.54%
2013 6.24%
2014 4.98%
2015 2.65%
2016 16.03%
2017 10.66%
2018 4.89%
2019 1.14%
2020 1.35%
2021 0.81%
2022 0.7%
2023 1.24%
2024 2.34%

Pemegang Saham MNC Tourism Indonesia Tbk

Nama Jumlah Prosentase
PT MNC Asia Holding Tbk 25,473,847,680 26.11 %
UOB Kay Hian Hong Kong Ltd 15,725,026,164 16.12 %
HT Investment Development Ltd 8,779,326,700 9.00 %
Pengendali Saham 0 0.00 %
Non Pengendali Saham 0 0.00 %
Saham Treasury 0 0.00 %
Masyarakat Warkat 0 0.00 %
Masyarakat Non Warkat 47,578,928,719 48.77 %

Anak Perusahaan MNC Tourism Indonesia Tbk

Nama Lokasi Prosentase
PT GLD Property
Pengembang properti
Jakarta 99.99 %
PT Global Jasa Sejahtera
Pengembang properti
Jakarta 99.67 %
PT MNC Graha Bali
Pengembang properti
Jakarta 99.99 %
PT MNC Graha Surabaya
Pengembang properti
Jakarta 99.99 %
PT MNC Land Bali
Resor, Lapangan Golf & Hotel
Jakarta 99.99 %
PT MNC Land Lido
Resor, Lapangan Golf & Hotel
Jakarta 99.99 %
PT MNC Land Surabaya
Pengembang properti
Jakarta 98.46 %
PT MNC Lido Hotel
Resor & Hotel
Bogor 99.99 %
PT MNC Lido Resort
Lapangan Golf
Bogor 99.84 %
PT MNC Wahana Wisata
Taman Rekreasi
Jakarta 94.53 %
PT Nusadua Graha International
Hotel & Konvensi
Jakarta 53.98 %

Direktur MNC Tourism Indonesia Tbk

Nama Jabatan
Hary Tanoesoedibjo Direktur Utama
M. Budi Rustanto Wakil Direktur Utama
Andrian Budi Utama Wakil Direktur Utama
Michael Stefan Dharmajaya Direktur
Alex Wardhana Direktur
Junita Sari Ujung Direktur
Ridawaty Direktur

Komisaris MNC Tourism Indonesia Tbk

Nama Jabatan
Letjen TNI (Purn) Joni Supriyanto Komisaris Utama
Liliana Tanaja Tanoesoedibjo Komisaris
Henry Suparman Komisaris
Susaningtyas Nefo Handayani Kertopati Komisaris
Stien Maria Schouten Komisaris

Komite Audit MNC Tourism Indonesia Tbk

Nama Jabatan
Susaningtyas Nefo Handayani Kertopati Ketua
Stien Maria Schouten Anggota
Nova Yudhi Irianto Anggota

Profil MNC Tourism Indonesia Tbk

Nama Emiten
MNC Tourism Indonesia Tbk
Kode Saham
KPIG
ISIN
ID1000052301
Alamat
MNC Tower Lt. 17 Jl. Kebon Sirih Kav. 17 - 19, Jakarta Pusat
Email
corsec.mnctourism@mncgroup.com
Situs Web
www.mnctourismindonesia.com
Papan Pencatatan
Pengembangan
Bidang Usaha Utama
Property dan Real Estate
Sektor
Barang Konsumen Non-Primer
Sub Sektor
Jasa Konsumen
Tentang MNC Tourism Indonesia Tbk
PT MNC Land Tbk, bersama dengan anak perusahaannya, menyewakan ruang kantor, dan menyediakan sekuritas dan layanan properti lainnya di Indonesia. Perusahaan juga terlibat dalam pengembangan, pengawasan, pemeliharaan, dan pemanfaatan properti serta pengelolaan properti; sewa ruang dan food court; kerja kontrak; jual beli; transportasi darat; jasa penyewaan tanah dan properti; layanan rekrutmen dan penempatan tenaga kerja; jasa keamanan dan jasa konsultasi pelatihan; jasa fasilitas pameran; pengembangan dan pengelolaan taman wisata terpadu; serta membangun dan mengelola kegiatan rekreasi dan pariwisata. Selain itu, bergerak di bidang jasa pengelolaan fasilitas olahraga dan kebugaran; jasa persewaan dan perbaikan alat olah raga; jasa pelatihan dan penyewaan lapangan/peralatan golf; layanan konsultasi golf; pengembangan dan pengelolaan taman hiburan; dan kegiatan investasi. Selanjutnya, perusahaan memiliki dan mengelola kawasan properti terintegrasi termasuk gedung perkantoran, apartemen kelas atas, hotel dan resor, lapangan golf, dan vila. PT MNC Land Tbk sebelumnya bernama PT Global Land Development Tbk dan berubah nama menjadi PT MNC Land Tbk pada tahun 2012. Perusahaan ini didirikan pada tahun 1990 dan berbasis di Jakarta, Indonesia.

LinkedIn
WhatsApp
Telegram