Analisa Fundamental Saham INPC | Bank Artha Graha Internasional Tbk



Harga Saham INPC

130
PER
28.38
PBV
1.00

Market Cap.

4.3 T
ROA
0.51
ROE
3.51

Analisa Fundamental Bank Artha Graha Internasional Tbk

Analisis Skor

Rasio hutang

DER/Rasio hutang kurang dari 1 (0.05 kali modal).

Tier Saham

Saham tier 2 dengan market cap. menengah (di atas 1 T)

Net Profit

Perusahaan mencetak laba positif 3 tahun berturut-turut

Current ratio

Aset lancar lebih besar dari liabilitas jangka pendek

Price to Book Value

Undervalued. Price to Book Value (PBV) lebih rendah dari valuasi perusahaan (1.00).

Earning per Share

Perusahaan mencetak Earning per Share (EPS) positif 3 tahun berturut-turut

Net Profit Margin

Profitabilitas kurang baik. Net Profit Margin (NPM) kurang dari 10% (6.57%)

Return on Equity

Profitabilitas kurang baik. Return on Equity (RoE) kurang dari 15% (3.51%)

Buffet's Intrinsic Value

Perusahaan belum melaporkan laporan keuangan terbaru

Analisa Teknikal Bank Artha Graha Internasional Tbk

Metode Rekomendasi

MACD

Untuk swing trade jangka menengah
Buy

Stochastic

Untuk scalping jangka pendek
Sell

Bollinger Bands

Untuk swing trade jangka menengah
Neutral

Harga Saham Bank Artha Graha Internasional Tbk


Laporan Keuangan Bank Artha Graha Internasional Tbk

Laporan Laba Rugi

Laporan laba rugi adalah laporan keuangan yang memberikan gambaran tentang pendapatan, biaya, dan laba atau rugi suatu perusahaan dalam periode waktu tertentu. Laporan ini membantu investor untuk memahami seberapa baik atau buruk kinerja keuangan perusahaan tersebut, apakah perusahaan tersebut menghasilkan laba atau mengalami kerugian, serta sumber-sumber pendapatan dan pengeluaran utama yang mempengaruhi hasil keuangan perusahaan.

Pendapatan adalah total uang yang diperoleh perusahaan dari penjualan produk atau jasa sebelum memperhitungkan biaya produksi dan pengeluaran lainnya. Ini adalah indikator penting untuk mengevaluasi pertumbuhan dan kinerja keuangan perusahaan serta memberikan gambaran kepada investor tentang keberhasilan perusahaan dalam menghasilkan pendapatan dari bisnis intinya.


Pendapatan Bank Artha Graha Internasional Tbk
Tahun Pendapatan
2024 1.995.815.000.000
2023 1.793.932.000.000
2022 1.606.832.000.000
2021 1.838.687.000.000
2020 1.802.578.000.000
2019 2.081.720.000.000
2018 2.320.506.000.000
2017 2.487.768.000.000
2016 2.383.890.000.000
2015 2.525.384.000.000
2014 2.338.495.000.000
2013 2.024.862.000.000
2012 1.937.104.000.000
2011 1.722.854.000.000
2010 1.574.918.159.162
2009 1.670.088.148.277
2008 1.270.085.328.449
2007 1.039.610.313.000
2006 1.220.398.814.000
2005 1.034.107.000.000
2004 29.786.000.000
2003 38.967.000.000
2002 63.846.000.000
2001 89.879.000.000
2000 105.438.000.000

EBITDA (Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization) adalah ukuran kinerja keuangan yang mencerminkan pendapatan operasional perusahaan sebelum memperhitungkan pengaruh bunga, pajak, penyusutan, dan amortisasi. EBITDA membantu investor dalam mengevaluasi efisiensi operasional perusahaan tanpa memperhitungkan faktor non-operasional.


EBITDA Bank Artha Graha Internasional Tbk
Tahun EBITDA
2024 276.043.000.000
2023 259.720.000.000
2022 134.286.000.000
2021 -144.518.000.000
2020 91.812.000.000
2019 -42.627.000.000
2018 110.805.000.000
2017 135.064.000.000
2016 140.493.000.000
2015 115.639.000.000
2014 212.836.000.000
2013 338.947.000.000
2012 182.224.000.000
2011 141.174.000.000
2010 117.551.090.255
2009 64.407.577.489
2008 40.329.129.304
2007 0
2006 0
2005 0
2004 0
2003 0
2002 0
2001 0
2000 0

Profit atau yang juga kita kenal dengan laba adalah hal yang menggambarkan manfaat finansial yang diwujudkan ketika pendapatan yang dihasilkan dari aktivitas bisnis melebihi biaya, ongkos, dan pajak yang terlibat dalam menopang aktivitas bisnis yang bersangkutan. Setiap keuntungan yang diperoleh disalurkan kembali ke pemilik bisnis, yang memilih untuk mengantongi uang tunai atau menginvestasikannya kembali ke bisnis. Keuntungan dihitung sebagai pendapatan total dikurangi total biaya.


Net Profit Bank Artha Graha Internasional Tbk
Tahun Net Profit
2024 152.474.000.000
2023 146.753.000.000
2022 54.997.000.000
2021 -168.063.000.000
2020 21.371.000.000
2019 -58.345.000.000
2018 53.621.000.000
2017 68.101.000.000
2016 72.843.000.000
2015 71.294.000.000
2014 112.376.000.000
2013 222.805.000.000
2012 133.349.000.000
2011 100.430.000.000
2010 83.669.240.494
2009 41.857.582.284
2008 21.874.050.585
2007 15.070.493.000
2006 30.784.140.000
2005 22.550.000.000
2004 81.423.000.000
2003 4.286.000.000
2002 3.734.000.000
2001 24.484.000.000
2000 1.257.000.000

Net profit margin (NPM) adalah prosentase laba bersih yang diperoleh perusahaan dari pendapatan setelah mengurangi semua biaya. NPM menggambarkan seberapa efisien perusahaan menghasilkan keuntungan dari pendapatan. Semakin tinggi prosentasenya semakin baik profitabilitas perusahaan.


Net Profit Margin (NPM) Bank Artha Graha Internasional Tbk
Tahun Net Profit Margin (NPM)
2024 8,00 %
2023 8,00 %
2022 3,00 %
2021 -9,00 %
2020 1,00 %
2019 -3,00 %
2018 2,00 %
2017 3,00 %
2016 3,00 %
2015 3,00 %
2014 5,00 %
2013 11,00 %
2012 7,00 %
2011 6,00 %
2010 5,00 %
2009 3,00 %
2008 2,00 %
2007 1,00 %
2006 3,00 %
2005 2,00 %
2004 273,00 %
2003 11,00 %
2002 6,00 %
2001 27,00 %
2000 1,00 %

Earning per Share adalah keuntungan perusahaan yang dialokasikan untuk setiap lembar saham biasa yang beredar. Earnings Per Share merupakan sebuah indikator untuk menilai tingkat profitabilitas perusahaan. Semakin tinggi nilai EPS semakin baik perusahaan tersebut dalam menghasilkan laba per lembar sahamnya.


Earning per Share (EPS) Bank Artha Graha Internasional Tbk
Tahun Earning per Share (EPS)
2024 0
2023 0
2022 0
2021 -9
2020 0
2019 -5
2018 0
2017 0
2016 0
2015 -1
2014 -1
2013 1
2012 3
2011 0
2010 1
2009 0
2008 0
2007 0
2006 0
2005 0
2004 0
2003 0
2002 0
2001 0
2000 0

Neraca Keuangan

Neraca keuangan adalah laporan keuangan yang memberikan ringkasan mengenai aset, kewajiban, dan ekuitas suatu perusahaan pada suatu titik waktu tertentu. Neraca keuangan ini membantu investor dalam memahami nilai total aset yang dimiliki perusahaan, jumlah kewajiban yang harus dibayar, serta jumlah ekuitas yang dimiliki pemilik perusahaan. Dengan mempelajari neraca keuangan, investor dapat mengevaluasi stabilitas keuangan perusahaan dan melihat sejauh mana perusahaan menggunakan sumber daya yang dimilikinya untuk menghasilkan laba.

Aset merupakan sumber daya dengan nilai ekonomi yang dimiliki atau dikendalikan oleh perusahaan dengan harapan akan memberikan manfaat di masa depan. Aset dilaporkan di neraca perusahaan dan dibeli atau dibuat untuk meningkatkan nilai perusahaan atau menguntungkan operasi perusahaan. Aset dapat dianggap sebagai sesuatu yang dapat menghasilkan arus kas, mengurangi pengeluaran, atau meningkatkan penjualan, terlepas dari apakah itu peralatan produksi atau paten.


Aset Bank Artha Graha Internasional Tbk
Tahun Aset
2024 30.126.393.000.000
2023 26.103.611.000.000
2022 25.437.633.000.000
2021 26.127.820.000.000
2020 30.526.965.000.000
2019 25.532.041.000.000
2018 26.025.188.000.000
2017 27.727.008.000.000
2016 26.219.938.000.000
2015 25.119.249.000.000
2014 23.453.347.000.000
2013 21.188.582.000.000
2012 20.558.770.000.000
2011 19.185.436.308.366
2010 17.063.094.176.282
2009 15.432.373.579.647
2008 12.845.448.797.066
2007 11.282.575.736.000
2006 11.046.115.933.000
2005 10.849.428.000.000
2004 273.871.000.000
2003 457.107.000.000
2002 528.860.000.000
2001 719.622.000.000
2000 720.573.000.000

Modal (equity) dalam konteks keuangan merujuk pada bagian kepemilikan atau klaim pemilik terhadap aset perusahaan setelah dikurangi kewajiban. Dalam istilah sederhana, modal adalah jumlah investasi atau kontribusi pemilik perusahaan yang dapat berupa uang tunai, aset, atau laba yang ditahan. Bagi investor, modal merupakan ukuran penting untuk mengevaluasi sejauh mana pemilik perusahaan memiliki kepentingan dan tanggung jawab terhadap kinerja dan hasil perusahaan.


Modal (Equity) Bank Artha Graha Internasional Tbk
Tahun Modal (Equity)
2024 4.339.696.000.000
2023 4.171.033.000.000
2022 4.004.370.000.000
2021 3.953.949.000.000
2020 3.559.535.000.000
2019 4.536.235.000.000
2018 4.587.111.000.000
2017 4.507.912.000.000
2016 4.424.389.000.000
2015 2.765.770.000.000
2014 2.719.276.000.000
2013 2.611.823.000.000
2012 1.937.327.000.000
2011 1.154.341.094.724
2010 1.054.457.558.097
2009 963.068.749.801
2008 919.445.641.533
2007 631.737.819.000
2006 551.161.466.000
2005 535.195.000.000
2004 158.304.000.000
2003 76.882.000.000
2002 72.596.000.000
2001 68.861.000.000
2000 44.378.000.000

Piutang adalah jumlah uang yang harus diterima oleh perusahaan dari pelanggan atau pihak lain sebagai pembayaran atas barang atau jasa yang telah disediakan. Piutang dapat menjadi aset yang penting dalam menilai kesehatan keuangan perusahaan serta kemampuannya untuk menghasilkan arus kas yang cukup.


Piutang (Receivables) Bank Artha Graha Internasional Tbk
Tahun Piutang (Receivables)
2024 431.604.000.000
2023 487.385.000.000
2022 399.946.000.000
2021 389.824.000.000
2020 336.460.000.000
2019 154.787.000.000
2018 151.752.000.000
2017 179.014.000.000
2016 270.988.000.000
2015 186.399.000.000
2014 152.784.000.000
2013 99.807.000.000
2012 77.706.000.000
2011 100.150.000.000
2010 209.223.693.529
2009 203.493.936.348
2008 203.184.511.875
2007 0
2006 0
2005 0
2004 0
2003 0
2002 0
2001 0
2000 0

Investasi jangka pendek adalah jenis investasi dengan jangka waktu singkat (biasanya kurang dari satu tahun) bertujuan untuk mendapatkan keuntungan dalam waktu yang singkat dan risiko yang rendah.


Investasi Jangka Pendek Bank Artha Graha Internasional Tbk
Tahun Investasi Jangka Pendek
2024 976.063.000.000
2023 0
2022 0
2021 0
2020 0
2019 0
2018 -657.000.000
2017 1.577.060.000.000
2016 -7.585.000.000
2015 -7.623.000.000
2014 -6.572.000.000
2013 -5.623.000.000
2012 1.471.446.000.000
2011 21.701.570.000
2010 33.133.107.000
2009 559.877.021.000
2008 240.450.480.000
2007 168.378.723.000
2006 470.183.676.000
2005 0
2004 0
2003 0
2002 0
2001 0
2000 0

Investasi jangka panjang adalah investasi yang dilakukan untuk jangka waktu yang lama (biasanya lebih dari satu tahun) bertujuan untuk mencapai pertumbuhan nilai investasi yang signifikan dalam jangka panjang. Investasi ini fokus diberikan pada aspek seperti kenaikan harga saham, dividen, atau pertumbuhan nilai aset.


Investasi Jangka Panjang Bank Artha Graha Internasional Tbk
Tahun Investasi Jangka Panjang
2024 8.501.568.000.000
2023 5.787.420.000.000
2022 4.045.295.000.000
2021 2.839.894.000.000
2020 1.653.141.000.000
2019 1.825.883.000.000
2018 915.564.000.000
2017 714.819.000.000
2016 1.895.760.000.000
2015 1.363.861.000.000
2014 0
2013 0
2012 0
2011 0
2010 0
2009 0
2008 0
2007 0
2006 0
2005 0
2004 0
2003 0
2002 0
2001 0
2000 0

Debt/utang adalah sejumlah uang yang dipinjam oleh perusahaan dan harus dikembalikan dalam jangka waktu tertentu dengan membayar bunga. Investor perlu memperhatikan tingkat utang suatu perusahaan dan kemampuannya untuk membayar kembali utang tersebut.


Utang Bank Artha Graha Internasional Tbk
Tahun Utang
2024 1.151.735.000.000
2023 536.958.000.000
2022 218.641.000.000
2021 218.117.000.000
2020 321.613.000.000
2019 9.409.000.000
2018 203.910.000.000
2017 203.910.000.000
2016 305.866.000.000
2015 509.777.000.000
2014 407.820.000.000
2013 509.776.000.000
2012 615.040.000.000
2011 718.096.500.000
2010 822.256.685.000
2009 926.416.871.000
2008 1.037.956.737.000
2007 986.184.756.000
2006 1.067.112.531.000
2005 1.190.769.000.000
2004 78.610.000.000
2003 185.603.000.000
2002 243.709.000.000
2001 474.830.000.000
2000 614.053.000.000

Laporan Arus Kas

Laporan arus kas adalah laporan keuangan yang menunjukkan aliran masuk dan keluar uang tunai dari aktivitas operasional, investasi, dan pendanaan perusahaan. Investor dapat mempelajari laporan ini untuk melihat bagaimana perusahaan menghasilkan dan menggunakan uang tunai untuk mengevaluasi kesehatan keuangan perusahaan.

Pembayaran dividen adalah pembagian sebagian laba perusahaan kepada para pemegang saham sebagai imbalan atas kepemilikan saham mereka. Dividen biasanya dibayarkan secara tunai atau dalam bentuk saham tambahan, dan menjadi salah satu cara bagi investor untuk mendapatkan pengembalian investasi dari perusahaan di mana mereka memiliki saham.


Pembayaran Dividen Bank Artha Graha Internasional Tbk
Tahun Pembayaran Dividen
2024 0
2023 0
2022 0
2021 0
2020 0
2019 0
2018 0
2017 0
2016 0
2015 0
2014 0
2013 0
2012 0
2011 0
2010 0
2009 0
2008 0
2007 0
2006 0
2005 0
2004 0
2003 0
2002 0
2001 0
2000 0

Capital expenditure adalah pengeluaran perusahaan untuk membeli atau meningkatkan aset jangka panjang seperti tanah, bangunan, atau peralatan. Investor perlu capex untuk mengevaluasi pertumbuhan dan nilai jangka panjang perusahaan.


Capital Expenditure (CAPEX) Bank Artha Graha Internasional Tbk
Tahun Capital Expenditure (CAPEX)
2024 25.707.000.000
2023 32.029.000.000
2022 18.802.000.000
2021 25.699.000.000
2020 16.616.000.000
2019 16.271.000.000
2018 19.538.000.000
2017 12.610.000.000
2016 30.953.000.000
2015 40.340.000.000
2014 22.761.000.000
2013 31.301.000.000
2012 10.107.000.000
2011 14.639.000.000
2010 41.687.569.165
2009 21.449.254.623
2008 29.221.726.644
2007 0
2006 0
2005 0
2004 0
2003 0
2002 0
2001 0
2000 0

Free cash flow adalah jumlah uang yang tersisa setelah perusahaan mengeluarkan biaya operasional dan investasi modal yang diperlukan untuk menjaga dan mengembangkan bisnisnya. FCF merupakan indikator penting bagi investor karena mencerminkan kemampuan perusahaan untuk menghasilkan uang tunai yang digunakan untuk membayar dividen, mengurangi utang, atau melakukan investasi tambahan.


Free Cashflow (FCF) Bank Artha Graha Internasional Tbk
Tahun Free Cashflow (FCF)
2024 418.452.000.000
2023 -1.175.099.000.000
2022 586.030.000.000
2021 -3.060.059.000.000
2020 5.105.277.000.000
2019 572.634.000.000
2018 1.149.409.000.000
2017 961.901.000.000
2016 -1.674.475.000.000
2015 1.399.642.000.000
2014 342.053.000.000
2013 20.933.000.000
2012 -1.296.486.000.000
2011 219.172.000.000
2010 2.165.249.769.001
2009 459.082.936.187
2008 -419.261.084.121
2007 0
2006 0
2005 0
2004 0
2003 0
2002 0
2001 0
2000 0

Operating cash flow adalah jumlah uang tunai yang dihasilkan atau digunakan oleh perusahaan dari kegiatan operasional utamanya, seperti penjualan produk atau jasa. Operating cashflow penting bagi investor karena angka ini menunjukkan keberlanjutan dan kesehatan keuangan perusahaan dalam menjalankan bisnisnya.


Operating Cashflow Bank Artha Graha Internasional Tbk
Tahun Operating Cashflow
2024 444.159.000.000
2023 -1.143.070.000.000
2022 604.832.000.000
2021 -3.034.360.000.000
2020 5.121.893.000.000
2019 588.905.000.000
2018 1.168.947.000.000
2017 974.511.000.000
2016 -1.643.522.000.000
2015 1.439.982.000.000
2014 364.814.000.000
2013 52.234.000.000
2012 -1.286.379.000.000
2011 233.811.000.000
2010 2.206.937.338.166
2009 480.532.190.810
2008 -390.039.357.477
2007 0
2006 0
2005 0
2004 0
2003 0
2002 0
2001 0
2000 0

Dividen adalah pembagian laba kepada pemegang saham berdasarkan banyaknya saham yang dimiliki. Jumlah dividen yang akan dibagikan diusulkan oleh dewan direksi perusahaan dan disetujui di dalam rapat umum pemegang saham (RUPS).


Dividen Bank Artha Graha Internasional Tbk
Tahun Dividen
2008 0
2009 0
2010 0
2011 0
2012 0
2013 0
2014 0
2015 0
2016 0
2017 0
2018 0
2019 0
2020 0
2021 0
2022 0
2023 0
2024 0

Rasio Keuangan

Rasio keuangan adalah perbandingan angka-angka keuangan yang digunakan untuk menganalisis kinerja dan kondisi keuangan perusahaan. Rasio ini membantu investor memahami profitabilitas, likuiditas, dan solvabilitas perusahaan untuk membuat keputusan investasi yang lebih terinformasi.

Return On Assets (ROA) menunjukkan seberapa besar kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba dengan menggunakan total aset yang dimiliki perusahaan. ROA yang positif menunjukkan bahwa dari total aset yang dimiliki, perusahaan mampu menghasilkan laba. Semakin besar nilai ROA berarti semakin efektif perusahaan dalam mengelola aset yang dimiliki, dan sebaliknya. ROA yang negatif menunjukkan bahwa perusahaan sedang mengalami kerugian.


Return on Asset Bank Artha Graha Internasional Tbk
Tahun Return on Asset
2008 0.17%
2009 0.27%
2010 0.49%
2011 0.52%
2012 0.65%
2013 1.07%
2014 0.47%
2015 0.29%
2016 0.28%
2017 0.25%
2018 0.21%
2019 -0.23%
2020 0.07%
2021 -0.64%
2022 0.22%
2023 0.56%
2024 0.51%

Return On Equity (ROE) digunakan untuk mengukur seberapa besar keuntungan yang dihasilkan perusahaan dibandingkan dengan modal yang disetor oleh pemegang saham. ROE berguna untuk membandingkan profitabilitas perusahaan dengan perusahaan lain dalam industri yang sama. Nilai ROE yang semakin besar menunjukkan bahwa perusahaan lebih mampu mengelola modal yang dimiliki untuk menghasilkan laba.


Return on Equity Bank Artha Graha Internasional Tbk
Tahun Return on Equity
2008 2.38%
2009 4.35%
2010 7.93%
2011 8.7%
2012 6.88%
2013 8.65%
2014 4.07%
2015 2.58%
2016 1.65%
2017 1.51%
2018 1.17%
2019 -1.29%
2020 0.6%
2021 -4.25%
2022 1.37%
2023 3.52%
2024 3.51%

Pemegang Saham Bank Artha Graha Internasional Tbk

Nama Jumlah Prosentase
CHRISTINA HARAPAN 845,500 0.00 %
PT KARYA NUSANTARA PERMAI 712,647,774 3.52 %
PT ARTHAMULIA SENTOSAJAYA 839,439,091 4.15 %
HANDOYO SOEDIRDJA 8,000,000 0.04 %
PT PUSPITA BISNISPURI 1,087,913,290 5.38 %
PT PIRUS PLATINUM MURNI 1,361,238,977 6.73 %
PT CERANA ARTHA PUTRA 1,322,157,253 6.54 %
PT CAKRA INTI UTAMA 2,908,909,842 14.38 %
PT ARTHA GRAHA NETWORK 1,134,617,030 5.61 %
SUGIANTO KUSUMA 450,450,450 2.23 %
Pengendali Saham 0 0.00 %
Non Pengendali Saham 0 0.00 %
Saham Treasury 0 0.00 %
Masyarakat Warkat 2,426,513,763 12.01 %
Masyarakat Non Warkat 7,970,679,937 39.41 %

Anak Perusahaan Bank Artha Graha Internasional Tbk

Nama Lokasi Prosentase

Direktur Bank Artha Graha Internasional Tbk

Nama Jabatan
Andy Kasih Direktur Utama
Christina Harapan Wakil Direktur Utama
Indrastomo Nugroho Direktur
Handoyo Soedirdja Direktur
Susana Direktur
Selvy Hutomo Direktur

Komisaris Bank Artha Graha Internasional Tbk

Nama Jabatan
Kiki Syahnakri Komisaris Utama
Tomy Winata Wakil Komisaris Utama
Sugianto Kusuma Wakil Komisaris Utama
Elizawatie Simon Komisaris
Pesta Uli Sitanggang Komisaris

Komite Audit Bank Artha Graha Internasional Tbk

Nama Jabatan
Pesta Uli Sitanggang Ketua
Suryani Purwita Anggota
Anas Latief Anggota

Profil Bank Artha Graha Internasional Tbk

Nama Emiten
Bank Artha Graha Internasional Tbk
Kode Saham
INPC
ISIN
ID1000105505
Alamat
GEDUNG ARTHA GRAHA LT. 5, JL. JEND SUDIRMAN KAV. 52-53 SENAYAN KEBAYORAN BARU JAKARTA SELATAN DKI JAKARTA RAYA -12190
Email
co_secretary@ag.co.id
Situs Web
www.arthagraha.com
Papan Pencatatan
Utama
Bidang Usaha Utama
Perbankan
Sektor
Keuangan
Sub Sektor
Bank
Tentang Bank Artha Graha Internasional Tbk
PT Bank Artha Graha Internasional Tbk menyediakan berbagai produk dan layanan perbankan di Indonesia. Ini beroperasi melalui empat segmen: Produktif, Konsumer, Treasury, dan Lainnya. Menawarkan tabungan dan giro, dan deposito; dan pinjaman produktif, konsumer, dan lainnya. Perusahaan juga menyediakan jasa perbendaharaan; dan layanan e-banking yang meliputi mobile banking, internet banking ritel, internet banking korporasi, sistem akuntansi dan penagihan, dan layanan penggajian, serta e-statement dan safe deposit box. Ini beroperasi melalui jaringan 31 kantor cabang, 36 kantor cabang pembantu, 72 ATM di tempat, dan 46 ATM di luar tempat. Perusahaan ini sebelumnya bernama PT Bank Inter-Pacific Tbk dan berubah nama menjadi PT Bank Artha Graha Internasional Tbk pada Juli 2005. PT Bank Artha Graha Internasional Tbk didirikan pada tahun 1973 dan berkantor pusat di Jakarta Selatan, Indonesia.

LinkedIn
WhatsApp
Telegram