Analisa Fundamental Saham BMSR | Bintang Mitra Semestaraya Tbk



Harga Saham BMSR

310
PER
37.75
PBV
0.44

Market Cap.

368.6 M
ROA
0.68
ROE
1.17

Analisa Fundamental Bintang Mitra Semestaraya Tbk

Analisis Skor

Net Profit

Perusahaan mencetak laba positif 5 tahun berturut-turut

Earning per Share

Perusahaan mencetak Earning per Share (EPS) positif 5 tahun berturut-turut

Rasio hutang

DER/Rasio hutang kurang dari 1 (0.27 kali modal).

Price to Book Value

Undervalued. Price to Book Value (PBV) lebih rendah dari valuasi perusahaan (0.44).

Tier Saham

Saham tier 3 dengan market cap. kecil (di bawah 1 T)

Current ratio

Aset lancar lebih kecil dari liabilitas jangka pendek

Net Profit Margin

Profitabilitas kurang baik. Net Profit Margin (NPM) kurang dari 10% (2.72%)

Return on Equity

Profitabilitas kurang baik. Return on Equity (RoE) kurang dari 15% (1.17%)

Buffet's Intrinsic Value

Perusahaan belum melaporkan laporan keuangan terbaru

Analisa Teknikal Bintang Mitra Semestaraya Tbk

Metode Rekomendasi

MACD

Untuk swing trade jangka menengah
Sell

Stochastic

Untuk scalping jangka pendek
Neutral

Bollinger Bands

Untuk swing trade jangka menengah
Neutral

Harga Saham Bintang Mitra Semestaraya Tbk


Laporan Keuangan Bintang Mitra Semestaraya Tbk

Laporan Laba Rugi

Laporan laba rugi adalah laporan keuangan yang memberikan gambaran tentang pendapatan, biaya, dan laba atau rugi suatu perusahaan dalam periode waktu tertentu. Laporan ini membantu investor untuk memahami seberapa baik atau buruk kinerja keuangan perusahaan tersebut, apakah perusahaan tersebut menghasilkan laba atau mengalami kerugian, serta sumber-sumber pendapatan dan pengeluaran utama yang mempengaruhi hasil keuangan perusahaan.

Pendapatan adalah total uang yang diperoleh perusahaan dari penjualan produk atau jasa sebelum memperhitungkan biaya produksi dan pengeluaran lainnya. Ini adalah indikator penting untuk mengevaluasi pertumbuhan dan kinerja keuangan perusahaan serta memberikan gambaran kepada investor tentang keberhasilan perusahaan dalam menghasilkan pendapatan dari bisnis intinya.


Pendapatan Bintang Mitra Semestaraya Tbk
Tahun Pendapatan
2024 3.013.056.321.000
2023 3.859.879.267.941
2022 4.830.287.518.791
2021 3.309.550.194.031
2020 2.597.432.424.347
2019 2.909.964.456.328
2018 3.233.006.982.684
2017 2.627.918.564.007
2016 2.253.792.419.520
2015 2.207.653.025.157
2014 2.298.998.800.229
2013 2.192.652.949.873
2012 2.095.347.052.223
2011 1.622.695.783.785
2010 1.278.554.902.119
2009 1.213.837.804.955
2008 19.606.273.000
2007 115.784.360.000
2006 255.100.000
2005 1.485.000.000
2004 1.773.000.000
2003 1.563.409.000
2002 1.058.190.000
2000 10.578.687.000

EBITDA (Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization) adalah ukuran kinerja keuangan yang mencerminkan pendapatan operasional perusahaan sebelum memperhitungkan pengaruh bunga, pajak, penyusutan, dan amortisasi. EBITDA membantu investor dalam mengevaluasi efisiensi operasional perusahaan tanpa memperhitungkan faktor non-operasional.


EBITDA Bintang Mitra Semestaraya Tbk
Tahun EBITDA
2024 55.347.276.000
2023 236.959.593.183
2022 436.864.407.527
2021 275.787.580.628
2020 55.084.850.259
2019 48.595.316.525
2018 55.137.229.623
2017 42.607.281.063
2016 22.380.166.137
2015 16.825.872.854
2014 -141.597.859.501
2013 854.485.152
2012 -17.058.992.060
2011 64.064.157.095
2010 11.857.363.517
2009 9.252.154.990
2008 0
2007 0
2006 0
2005 0
2004 0
2003 0
2002 0
2000 0

Profit atau yang juga kita kenal dengan laba adalah hal yang menggambarkan manfaat finansial yang diwujudkan ketika pendapatan yang dihasilkan dari aktivitas bisnis melebihi biaya, ongkos, dan pajak yang terlibat dalam menopang aktivitas bisnis yang bersangkutan. Setiap keuntungan yang diperoleh disalurkan kembali ke pemilik bisnis, yang memilih untuk mengantongi uang tunai atau menginvestasikannya kembali ke bisnis. Keuntungan dihitung sebagai pendapatan total dikurangi total biaya.


Net Profit Bintang Mitra Semestaraya Tbk
Tahun Net Profit
2024 9.765.551.000
2023 174.797.980.396
2022 375.486.730.238
2021 179.419.547.565
2020 1.058.548.060
2019 5.193.359.627
2018 5.558.213.323
2017 -3.097.903.647
2016 -19.568.621.202
2015 -6.810.320.079
2014 -162.824.962.911
2013 -27.921.108.687
2012 -29.167.234.731
2011 -7.163.831.207
2010 -56.910.961.261
2009 -19.729.085.798
2008 0
2007 0
2006 0
2005 0
2004 0
2003 0
2002 0
2000 0

Net profit margin (NPM) adalah prosentase laba bersih yang diperoleh perusahaan dari pendapatan setelah mengurangi semua biaya. NPM menggambarkan seberapa efisien perusahaan menghasilkan keuntungan dari pendapatan. Semakin tinggi prosentasenya semakin baik profitabilitas perusahaan.


Net Profit Margin (NPM) Bintang Mitra Semestaraya Tbk
Tahun Net Profit Margin (NPM)
2024 0,00 %
2023 5,00 %
2022 8,00 %
2021 5,00 %
2020 0,00 %
2019 0,00 %
2018 0,00 %
2017 0,00 %
2016 -1,00 %
2015 0,00 %
2014 -7,00 %
2013 -1,00 %
2012 -1,00 %
2011 0,00 %
2010 -4,00 %
2009 -2,00 %
2008 0,00 %
2007 0,00 %
2006 0,00 %
2005 0,00 %
2004 0,00 %
2003 0,00 %
2002 0,00 %
2000 0,00 %

Earning per Share adalah keuntungan perusahaan yang dialokasikan untuk setiap lembar saham biasa yang beredar. Earnings Per Share merupakan sebuah indikator untuk menilai tingkat profitabilitas perusahaan. Semakin tinggi nilai EPS semakin baik perusahaan tersebut dalam menghasilkan laba per lembar sahamnya.


Earning per Share (EPS) Bintang Mitra Semestaraya Tbk
Tahun Earning per Share (EPS)
2024 0
2023 0
2022 22
2021 116
2020 -3
2019 1
2018 1
2017 -2
2016 18
2015 2
2014 -120
2013 0
2012 0
2011 0
2010 0
2009 0
2008 0
2007 0
2006 0
2005 0
2004 0
2003 0
2002 0
2000 0

Neraca Keuangan

Neraca keuangan adalah laporan keuangan yang memberikan ringkasan mengenai aset, kewajiban, dan ekuitas suatu perusahaan pada suatu titik waktu tertentu. Neraca keuangan ini membantu investor dalam memahami nilai total aset yang dimiliki perusahaan, jumlah kewajiban yang harus dibayar, serta jumlah ekuitas yang dimiliki pemilik perusahaan. Dengan mempelajari neraca keuangan, investor dapat mengevaluasi stabilitas keuangan perusahaan dan melihat sejauh mana perusahaan menggunakan sumber daya yang dimilikinya untuk menghasilkan laba.

Aset merupakan sumber daya dengan nilai ekonomi yang dimiliki atau dikendalikan oleh perusahaan dengan harapan akan memberikan manfaat di masa depan. Aset dilaporkan di neraca perusahaan dan dibeli atau dibuat untuk meningkatkan nilai perusahaan atau menguntungkan operasi perusahaan. Aset dapat dianggap sebagai sesuatu yang dapat menghasilkan arus kas, mengurangi pengeluaran, atau meningkatkan penjualan, terlepas dari apakah itu peralatan produksi atau paten.


Aset Bintang Mitra Semestaraya Tbk
Tahun Aset
2024 1.789.756.273.000
2023 1.551.246.449.863
2022 1.555.132.539.181
2021 977.129.726.928
2020 706.288.449.539
2019 622.051.446.965
2018 597.892.996.224
2017 505.111.733.824
2016 498.511.916.189
2015 530.132.144.270
2014 478.158.703.159
2013 710.885.259.735
2012 670.168.566.886
2011 665.415.859.006
2010 736.913.618.738
2009 780.671.839.151
2008 543.472.914.000
2007 188.287.313.000
2006 206.456.311.000
2005 207.859.142.000
2004 211.241.798.000
2003 214.368.268.000
2002 218.099.442.000
2000 211.450.689.000

Modal (equity) dalam konteks keuangan merujuk pada bagian kepemilikan atau klaim pemilik terhadap aset perusahaan setelah dikurangi kewajiban. Dalam istilah sederhana, modal adalah jumlah investasi atau kontribusi pemilik perusahaan yang dapat berupa uang tunai, aset, atau laba yang ditahan. Bagi investor, modal merupakan ukuran penting untuk mengevaluasi sejauh mana pemilik perusahaan memiliki kepentingan dan tanggung jawab terhadap kinerja dan hasil perusahaan.


Modal (Equity) Bintang Mitra Semestaraya Tbk
Tahun Modal (Equity)
2024 835.814.763.000
2023 823.559.592.474
2022 676.298.440.107
2021 300.737.463.649
2020 119.698.209.290
2019 150.444.488.072
2018 147.194.679.235
2017 142.719.688.820
2016 148.263.565.855
2015 166.991.960.738
2014 183.013.984.403
2013 329.383.488.494
2012 361.977.189.913
2011 370.702.231.105
2010 390.115.772.316
2009 488.305.083.815
2008 520.941.454.000
2007 173.627.760.000
2006 171.225.713.000
2005 174.131.416.000
2004 175.809.828.000
2003 183.305.749.000
2002 177.630.226.000
2000 168.840.538.000

Piutang adalah jumlah uang yang harus diterima oleh perusahaan dari pelanggan atau pihak lain sebagai pembayaran atas barang atau jasa yang telah disediakan. Piutang dapat menjadi aset yang penting dalam menilai kesehatan keuangan perusahaan serta kemampuannya untuk menghasilkan arus kas yang cukup.


Piutang (Receivables) Bintang Mitra Semestaraya Tbk
Tahun Piutang (Receivables)
2024 751.408.897.000
2023 645.205.379.039
2022 725.195.243.879
2021 550.069.357.054
2020 362.338.557.008
2019 321.454.988.787
2018 400.980.944.348
2017 248.799.000.000
2016 258.193.114.450
2015 311.852.580.251
2014 274.353.852.155
2013 294.299.494.852
2012 292.760.081.755
2011 195.626.388.000
2010 252.808.987.000
2009 251.265.938.000
2008 19.742.938.000
2007 22.771.329.000
2006 194.543.000
2005 226.326.000
2004 1.398.595.000
2003 1.543.630.000
2002 503.492.000
2000 440.991.000

Investasi jangka pendek adalah jenis investasi dengan jangka waktu singkat (biasanya kurang dari satu tahun) bertujuan untuk mendapatkan keuntungan dalam waktu yang singkat dan risiko yang rendah.


Investasi Jangka Pendek Bintang Mitra Semestaraya Tbk
Tahun Investasi Jangka Pendek
2024 344.339.475.000
2023 245.865.218.201
2022 186.103.409.510
2021 -283.465.000
2020 -317.955.367
2019 -451.119.875
2018 0
2017 -690.143.154
2016 0
2015 -251.997.582
2014 -682.575.892
2013 -165.551.797.764
2012 -147.532.329.079
2011 12.000.000.000
2010 27.075.773.875
2009 17.925.000.000
2008 7.584.000.000
2007 10.307.000.000
2006 0
2005 0
2004 0
2003 0
2002 0
2000 0

Investasi jangka panjang adalah investasi yang dilakukan untuk jangka waktu yang lama (biasanya lebih dari satu tahun) bertujuan untuk mencapai pertumbuhan nilai investasi yang signifikan dalam jangka panjang. Investasi ini fokus diberikan pada aspek seperti kenaikan harga saham, dividen, atau pertumbuhan nilai aset.


Investasi Jangka Panjang Bintang Mitra Semestaraya Tbk
Tahun Investasi Jangka Panjang
2024 0
2023 0
2022 0
2021 0
2020 0
2019 0
2018 2.786.300.699
2017 4.350.834.834
2016 6.659.888.215
2015 5.759.838.094
2014 0
2013 0
2012 0
2011 0
2010 0
2009 0
2008 0
2007 0
2006 0
2005 0
2004 0
2003 0
2002 0
2000 0

Debt/utang adalah sejumlah uang yang dipinjam oleh perusahaan dan harus dikembalikan dalam jangka waktu tertentu dengan membayar bunga. Investor perlu memperhatikan tingkat utang suatu perusahaan dan kemampuannya untuk membayar kembali utang tersebut.


Utang Bintang Mitra Semestaraya Tbk
Tahun Utang
2024 333.716.708.680
2023 283.632.276.067
2022 180.570.320.804
2021 220.001.303.207
2020 240.426.770.626
2019 247.976.217.971
2018 290.489.864.953
2017 254.118.632.410
2016 143.377.404.970
2015 210.870.325.799
2014 35.115.028.185
2013 215.214.873.753
2012 116.292.004.196
2011 63.016.954.708
2010 72.453.709.466
2009 74.585.438.052
2008 0
2007 0
2006 0
2005 0
2004 0
2003 0
2002 0
2000 0

Laporan Arus Kas

Laporan arus kas adalah laporan keuangan yang menunjukkan aliran masuk dan keluar uang tunai dari aktivitas operasional, investasi, dan pendanaan perusahaan. Investor dapat mempelajari laporan ini untuk melihat bagaimana perusahaan menghasilkan dan menggunakan uang tunai untuk mengevaluasi kesehatan keuangan perusahaan.

Pembayaran dividen adalah pembagian sebagian laba perusahaan kepada para pemegang saham sebagai imbalan atas kepemilikan saham mereka. Dividen biasanya dibayarkan secara tunai atau dalam bentuk saham tambahan, dan menjadi salah satu cara bagi investor untuk mendapatkan pengembalian investasi dari perusahaan di mana mereka memiliki saham.


Pembayaran Dividen Bintang Mitra Semestaraya Tbk
Tahun Pembayaran Dividen
2024 0
2023 0
2022 0
2021 0
2020 0
2019 0
2018 0
2017 0
2016 0
2015 0
2014 0
2013 0
2012 0
2011 0
2010 0
2009 0
2008 0
2007 0
2006 0
2005 0
2003 0
2002 0
2000 -208.791.000

Capital expenditure adalah pengeluaran perusahaan untuk membeli atau meningkatkan aset jangka panjang seperti tanah, bangunan, atau peralatan. Investor perlu capex untuk mengevaluasi pertumbuhan dan nilai jangka panjang perusahaan.


Capital Expenditure (CAPEX) Bintang Mitra Semestaraya Tbk
Tahun Capital Expenditure (CAPEX)
2024 33.759.465.000
2023 59.689.267.982
2022 1.395.885.906
2021 4.309.456.094
2020 4.000.120.196
2019 1.284.586.849
2018 997.219.617
2017 575.576.725
2016 659.717.795
2015 16.154.111.590
2014 64.407.000
2013 59.159.064
2012 5.618.262.323
2011 13.103.739.359
2010 1.200.000
2009 199.554.458
2008 0
2007 0
2006 0
2005 0
2003 0
2002 0
2000 970.855.000

Free cash flow adalah jumlah uang yang tersisa setelah perusahaan mengeluarkan biaya operasional dan investasi modal yang diperlukan untuk menjaga dan mengembangkan bisnisnya. FCF merupakan indikator penting bagi investor karena mencerminkan kemampuan perusahaan untuk menghasilkan uang tunai yang digunakan untuk membayar dividen, mengurangi utang, atau melakukan investasi tambahan.


Free Cashflow (FCF) Bintang Mitra Semestaraya Tbk
Tahun Free Cashflow (FCF)
2024 47.391.716.000
2023 -38.137.640.028
2022 377.039.715.495
2021 144.014.528.515
2020 106.079.929.996
2019 121.581.412.768
2018 6.668.948.427
2017 1.468.501.028
2016 77.102.317.580
2015 -191.457.213.551
2014 136.803.599.752
2013 -76.122.610.244
2012 -201.376.221.134
2011 46.889.903.912
2010 28.990.780.718
2009 14.296.435.901
2008 0
2007 0
2006 0
2005 0
2003 0
2002 0
2000 0

Operating cash flow adalah jumlah uang tunai yang dihasilkan atau digunakan oleh perusahaan dari kegiatan operasional utamanya, seperti penjualan produk atau jasa. Operating cashflow penting bagi investor karena angka ini menunjukkan keberlanjutan dan kesehatan keuangan perusahaan dalam menjalankan bisnisnya.


Operating Cashflow Bintang Mitra Semestaraya Tbk
Tahun Operating Cashflow
2024 81.151.181.000
2023 21.551.627.954
2022 378.435.601.401
2021 148.323.984.609
2020 110.080.050.192
2019 122.865.999.617
2018 7.666.168.044
2017 2.044.077.753
2016 77.762.035.375
2015 -175.303.101.961
2014 136.868.006.752
2013 -76.063.451.180
2012 -195.757.958.811
2011 59.993.643.271
2010 28.991.980.718
2009 14.495.990.359
2008 0
2007 57.304.742.000
2006 0
2005 1.326.114.000
2003 0
2002 0
2000 1.889.417.000

Dividen adalah pembagian laba kepada pemegang saham berdasarkan banyaknya saham yang dimiliki. Jumlah dividen yang akan dibagikan diusulkan oleh dewan direksi perusahaan dan disetujui di dalam rapat umum pemegang saham (RUPS).


Dividen Bintang Mitra Semestaraya Tbk
Tahun Dividen
2009 0
2010 0
2011 0
2012 0
2013 0
2014 0
2015 0
2016 0
2017 0
2018 0
2019 0
2020 0
2021 0
2022 0
2023 0
2024 0

Rasio Keuangan

Rasio keuangan adalah perbandingan angka-angka keuangan yang digunakan untuk menganalisis kinerja dan kondisi keuangan perusahaan. Rasio ini membantu investor memahami profitabilitas, likuiditas, dan solvabilitas perusahaan untuk membuat keputusan investasi yang lebih terinformasi.

Return On Assets (ROA) menunjukkan seberapa besar kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba dengan menggunakan total aset yang dimiliki perusahaan. ROA yang positif menunjukkan bahwa dari total aset yang dimiliki, perusahaan mampu menghasilkan laba. Semakin besar nilai ROA berarti semakin efektif perusahaan dalam mengelola aset yang dimiliki, dan sebaliknya. ROA yang negatif menunjukkan bahwa perusahaan sedang mengalami kerugian.


Return on Asset Bintang Mitra Semestaraya Tbk
Tahun Return on Asset
2009 -3.15%
2010 -9.31%
2011 -1.23%
2012 -4.73%
2013 -4.08%
2014 -34.86%
2015 -1.3%
2016 -3.96%
2017 -0.62%
2018 0.93%
2019 0.84%
2020 0.15%
2021 18.68%
2022 24.37%
2023 11.36%
2024 0.68%

Return On Equity (ROE) digunakan untuk mengukur seberapa besar keuntungan yang dihasilkan perusahaan dibandingkan dengan modal yang disetor oleh pemegang saham. ROE berguna untuk membandingkan profitabilitas perusahaan dengan perusahaan lain dalam industri yang sama. Nilai ROE yang semakin besar menunjukkan bahwa perusahaan lebih mampu mengelola modal yang dimiliki untuk menghasilkan laba.


Return on Equity Bintang Mitra Semestaraya Tbk
Tahun Return on Equity
2009 -4.04%
2010 -14.59%
2011 -1.93%
2012 -8.06%
2013 -8.48%
2014 -88.97%
2015 -4.08%
2016 -13.2%
2017 -2.17%
2018 3.78%
2019 3.45%
2020 0.88%
2021 59.66%
2022 55.52%
2023 21.22%
2024 1.17%

Pemegang Saham Bintang Mitra Semestaraya Tbk

Nama Jumlah Prosentase
Chance Stand Finance Limited 695,199,832 59.97 %
Masyarakat 0 0.00 %
Tony Santosa 0 0.00 %
Hermawan 0 0.00 %
Hong Fang 0 0.00 %
Francis Cia 0 0.00 %
Tjendrawati 0 0.00 %
Welly Thomas 0 0.00 %
Pengendali Saham 0 0.00 %
Non Pengendali Saham 0 0.00 %
Saham Treasury 0 0.00 %
Masyarakat Warkat 125,000 0.01 %
Masyarakat Non Warkat 463,875,192 40.02 %

Anak Perusahaan Bintang Mitra Semestaraya Tbk

Nama Lokasi Prosentase
PT Binatek Reka Kruh (BRK)
Eksplorasi dan Produksi Minyak dan Gas Bumi
Jakarta 90.00 %
PT Bintang Raya Anugerah Lestari
Perdagangan Umum
Jakarta 50.00 %
PT Bintang Raya Anugerah Lestari (BRAL)
Perdagangan Umum
Jakarta 50.00 %
PT Corex Intek Indonesia
Bisnis Properti
Jakarta 97.00 %
PT Hidrogen Peroxida Indonesia
Produksi Bahan Kimia
Jakarta 99.80 %
PT Tekonindo
Pertambangan Nikel
Jakarta 57.00 %

Direktur Bintang Mitra Semestaraya Tbk

Nama Jabatan
HERMAWAN Direktur Utama
TONY SANTOSA Direktur
FRANCIS CIA Direktur

Komisaris Bintang Mitra Semestaraya Tbk

Nama Jabatan
WELLY THOMAS Komisaris Utama
HONG FANG Komisaris
TJENDRAWATI Komisaris

Komite Audit Bintang Mitra Semestaraya Tbk

Nama Jabatan
Tjendrawati Ketua
Johnson Napitupulu Anggota
Liliany Widjaja Anggota

Profil Bintang Mitra Semestaraya Tbk

Nama Emiten
Bintang Mitra Semestaraya Tbk
Kode Saham
BMSR
ISIN
ID1000079908
Alamat
Graha BIP Jl. Gatot Subroto Kav 23 Lt 2. Jakarta Selatan 12930
Email
ristia08@indonet.net.id
Situs Web
0
Papan Pencatatan
Pengembangan
Bidang Usaha Utama
Perdagangan dan investasi
Sektor
Barang Baku
Sub Sektor
Barang Baku
Tentang Bintang Mitra Semestaraya Tbk
PT Bintang Mitra Semestaraya Tbk bergerak dalam bidang perdagangan bahan kimia dan beras di Indonesia. Perusahaan ini menawarkan cairan dan serpihan soda kaustik, asam klorida, natrium hipoklorit, asam sulfat, etilen diklorida, monomer vinil klorida, polivinil klorida, dan gas hidrogen. Ia juga terlibat dalam eksplorasi dan produksi minyak dan gas; penambangan dan penjualan nikel; dan kegiatan investasi dan perdagangan umum. Perusahaan ini sebelumnya bernama PT Bintang Mahkota Semestaraya dan berubah nama menjadi PT Bintang Mitra Semestaraya Tbk pada Mei 1991. PT Bintang Mitra Semestaraya Tbk didirikan pada tahun 1989 dan berkantor pusat di Jakarta, Indonesia.

LinkedIn
WhatsApp
Telegram