Analisa Fundamental Saham BIPI | PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk.

  • Home /
  • Energi /
  • PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk.


Harga Saham BIPI

120
PER
52.57
PBV
0.74

Market Cap.

343652802
ROA
0.41
ROE
1.41

Analisa Fundamental PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk.

Analisis Skor

Net Profit

Perusahaan mencetak laba positif 5 tahun berturut-turut

Price to Book Value

Undervalued. Price to Book Value (PBV) lebih rendah dari valuasi perusahaan (0.74).

Rasio hutang

Debt Equity Ratio (DER)/Rasio hutang lebih dari 1 (1.15 kali modal).

Tier Saham

Saham tier 3 dengan market cap. kecil (di bawah 1 T)

Current ratio

Aset lancar lebih kecil dari liabilitas jangka pendek

Net Profit Margin

Profitabilitas kurang baik. Net Profit Margin (NPM) kurang dari 10% (2.81%)

Return on Equity

Profitabilitas kurang baik. Return on Equity (RoE) kurang dari 15% (1.41%)

Buffet's Intrinsic Value

Perusahaan belum melaporkan laporan keuangan terbaru

Earning per Share

Perusahaan belum mencetak Earning per Share (EPS) positif selama 3 tahun berturut-turut

Analisa Teknikal PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk.

Metode Rekomendasi

MACD

Untuk swing trade jangka menengah
Sell

Stochastic

Untuk scalping jangka pendek
Buy

Bollinger Bands

Untuk swing trade jangka menengah
Neutral

Harga Saham PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk.


Laporan Keuangan PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk.

Laporan Laba Rugi

Laporan laba rugi adalah laporan keuangan yang memberikan gambaran tentang pendapatan, biaya, dan laba atau rugi suatu perusahaan dalam periode waktu tertentu. Laporan ini membantu investor untuk memahami seberapa baik atau buruk kinerja keuangan perusahaan tersebut, apakah perusahaan tersebut menghasilkan laba atau mengalami kerugian, serta sumber-sumber pendapatan dan pengeluaran utama yang mempengaruhi hasil keuangan perusahaan.

Pendapatan adalah total uang yang diperoleh perusahaan dari penjualan produk atau jasa sebelum memperhitungkan biaya produksi dan pengeluaran lainnya. Ini adalah indikator penting untuk mengevaluasi pertumbuhan dan kinerja keuangan perusahaan serta memberikan gambaran kepada investor tentang keberhasilan perusahaan dalam menghasilkan pendapatan dari bisnis intinya.


Pendapatan PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk.
Tahun Pendapatan
2024 562.968.710
2023 651.059.654
2022 43.722.840
2021 65.586.242
2020 78.511.899
2019 70.887.975
2018 27.160.117
2017 3.266.629
2016 2.302.609
2015 9.670.791
2014 262.401.822
2013 190.595.229
2012 36.960.678
2011 37.539.697
2010 25.439.607
2009 16.784.214
2008 8.824
2007 45.000.000

EBITDA (Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization) adalah ukuran kinerja keuangan yang mencerminkan pendapatan operasional perusahaan sebelum memperhitungkan pengaruh bunga, pajak, penyusutan, dan amortisasi. EBITDA membantu investor dalam mengevaluasi efisiensi operasional perusahaan tanpa memperhitungkan faktor non-operasional.


EBITDA PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk.
Tahun EBITDA
2024 126.096.499
2023 128.830.857
2022 66.450.810
2021 80.213.775
2020 95.783.313
2019 105.297.398
2018 118.046.681
2017 100.602.424
2016 74.293.749
2015 29.984.030
2014 118.765.883
2013 104.673.315
2012 13.817.871
2011 9.287.205
2010 -29.611
2009 -7.626.300
2008 860
2007 0

Profit atau yang juga kita kenal dengan laba adalah hal yang menggambarkan manfaat finansial yang diwujudkan ketika pendapatan yang dihasilkan dari aktivitas bisnis melebihi biaya, ongkos, dan pajak yang terlibat dalam menopang aktivitas bisnis yang bersangkutan. Setiap keuntungan yang diperoleh disalurkan kembali ke pemilik bisnis, yang memilih untuk mengantongi uang tunai atau menginvestasikannya kembali ke bisnis. Keuntungan dihitung sebagai pendapatan total dikurangi total biaya.


Net Profit PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk.
Tahun Net Profit
2024 6.537.416
2023 13.766.007
2022 205.555
2021 14.310.994
2020 20.311.234
2019 27.436.566
2018 18.748.905
2017 38.665.198
2016 -170.824.723
2015 -37.866.799
2014 26.176.628
2013 55.316.652
2012 902.313
2011 -6.782.139
2010 -10.334.475
2009 735.117
2008 -734.884
2007 0

Net profit margin (NPM) adalah prosentase laba bersih yang diperoleh perusahaan dari pendapatan setelah mengurangi semua biaya. NPM menggambarkan seberapa efisien perusahaan menghasilkan keuntungan dari pendapatan. Semakin tinggi prosentasenya semakin baik profitabilitas perusahaan.


Net Profit Margin (NPM) PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk.
Tahun Net Profit Margin (NPM)
2024 1,00 %
2023 2,00 %
2022 0,00 %
2021 22,00 %
2020 26,00 %
2019 39,00 %
2018 69,00 %
2017 1.184,00 %
2016 -7.419,00 %
2015 -392,00 %
2014 10,00 %
2013 29,00 %
2012 2,00 %
2011 -18,00 %
2010 -41,00 %
2009 4,00 %
2008 -8.328,00 %
2007 0,00 %

Earning per Share adalah keuntungan perusahaan yang dialokasikan untuk setiap lembar saham biasa yang beredar. Earnings Per Share merupakan sebuah indikator untuk menilai tingkat profitabilitas perusahaan. Semakin tinggi nilai EPS semakin baik perusahaan tersebut dalam menghasilkan laba per lembar sahamnya.


Earning per Share (EPS) PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk.
Tahun Earning per Share (EPS)
2024 0
2023 0
2022 -2
2021 0
2020 0
2019 2
2018 0
2017 1
2016 -62
2015 -15
2014 1
2013 10
2012 0
2011 -1
2010 0
2009 0
2008 0
2007 0

Neraca Keuangan

Neraca keuangan adalah laporan keuangan yang memberikan ringkasan mengenai aset, kewajiban, dan ekuitas suatu perusahaan pada suatu titik waktu tertentu. Neraca keuangan ini membantu investor dalam memahami nilai total aset yang dimiliki perusahaan, jumlah kewajiban yang harus dibayar, serta jumlah ekuitas yang dimiliki pemilik perusahaan. Dengan mempelajari neraca keuangan, investor dapat mengevaluasi stabilitas keuangan perusahaan dan melihat sejauh mana perusahaan menggunakan sumber daya yang dimilikinya untuk menghasilkan laba.

Aset merupakan sumber daya dengan nilai ekonomi yang dimiliki atau dikendalikan oleh perusahaan dengan harapan akan memberikan manfaat di masa depan. Aset dilaporkan di neraca perusahaan dan dibeli atau dibuat untuk meningkatkan nilai perusahaan atau menguntungkan operasi perusahaan. Aset dapat dianggap sebagai sesuatu yang dapat menghasilkan arus kas, mengurangi pengeluaran, atau meningkatkan penjualan, terlepas dari apakah itu peralatan produksi atau paten.


Aset PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk.
Tahun Aset
2024 1.690.202.377
2023 1.757.386.840
2022 1.130.280.124
2021 953.520.745
2020 1.343.685.482
2019 1.253.551.407
2018 1.232.960.574
2017 1.317.952.142
2016 1.278.633.011
2015 1.437.470.155
2014 1.428.806.851
2013 1.339.688.414
2012 463.592.749
2011 410.729.137
2010 515.313.551
2009 209.965.514
2008 6.118.904
2007 65.044.384.000

Modal (equity) dalam konteks keuangan merujuk pada bagian kepemilikan atau klaim pemilik terhadap aset perusahaan setelah dikurangi kewajiban. Dalam istilah sederhana, modal adalah jumlah investasi atau kontribusi pemilik perusahaan yang dapat berupa uang tunai, aset, atau laba yang ditahan. Bagi investor, modal merupakan ukuran penting untuk mengevaluasi sejauh mana pemilik perusahaan memiliki kepentingan dan tanggung jawab terhadap kinerja dan hasil perusahaan.


Modal (Equity) PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk.
Tahun Modal (Equity)
2024 464.141.372
2023 463.768.546
2022 424.816.536
2021 316.107.060
2020 302.279.261
2019 286.917.730
2018 248.480.555
2017 351.757.469
2016 292.718.186
2015 422.119.572
2014 484.040.191
2013 465.830.766
2012 385.414.128
2011 344.704.012
2010 364.894.295
2009 198.172.041
2008 -909.032
2007 0

Piutang adalah jumlah uang yang harus diterima oleh perusahaan dari pelanggan atau pihak lain sebagai pembayaran atas barang atau jasa yang telah disediakan. Piutang dapat menjadi aset yang penting dalam menilai kesehatan keuangan perusahaan serta kemampuannya untuk menghasilkan arus kas yang cukup.


Piutang (Receivables) PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk.
Tahun Piutang (Receivables)
2024 95.091.659
2023 228.618.092
2022 195.530.781
2021 196.478.280
2020 35.667.962
2019 23.689.445
2018 71.430.000.000
2017 2.310.000.000
2016 18.297.130
2015 816.440
2014 90.226.000
2013 59.362.000
2012 147.047.000.000
2011 73.278.113.000
2010 160.987.739.000
2009 58.949.108.000
2008 20.250.000
2007 10.750.000

Investasi jangka pendek adalah jenis investasi dengan jangka waktu singkat (biasanya kurang dari satu tahun) bertujuan untuk mendapatkan keuntungan dalam waktu yang singkat dan risiko yang rendah.


Investasi Jangka Pendek PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk.
Tahun Investasi Jangka Pendek
2024 18.299
2023 9.945
2022 50.174.811
2021 202.067
2020 -180.674.883
2019 -7.226.000
2018 -24.615.641
2017 0
2016 345.000
2015 -95.535.740
2014 -205.287.961
2013 -211.127.859
2012 -2.902.140
2011 14.562.559
2010 173.610.083
2009 0
2008 0
2007 0

Investasi jangka panjang adalah investasi yang dilakukan untuk jangka waktu yang lama (biasanya lebih dari satu tahun) bertujuan untuk mencapai pertumbuhan nilai investasi yang signifikan dalam jangka panjang. Investasi ini fokus diberikan pada aspek seperti kenaikan harga saham, dividen, atau pertumbuhan nilai aset.


Investasi Jangka Panjang PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk.
Tahun Investasi Jangka Panjang
2024 0
2023 0
2022 0
2021 0
2020 0
2019 0
2018 701.858.755
2017 948.682.456
2016 897.115.467
2015 943.023.508
2014 0
2013 0
2012 0
2011 0
2010 0
2009 0
2008 0
2007 0

Debt/utang adalah sejumlah uang yang dipinjam oleh perusahaan dan harus dikembalikan dalam jangka waktu tertentu dengan membayar bunga. Investor perlu memperhatikan tingkat utang suatu perusahaan dan kemampuannya untuk membayar kembali utang tersebut.


Utang PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk.
Tahun Utang
2024 802.608.576
2023 664.051.783
2022 474.316.436
2021 432.401.115
2020 814.659.739
2019 767.284.388
2018 753.330.172
2017 921.747.593
2016 857.946.314
2015 625.756.154
2014 766.646.420
2013 766.839.868
2012 118.900.212.898
2011 94.819.777.134
2010 178.388.401.259
2009 22.980.246.677
2008 77.654.723.000
2007 66.967.597.000

Laporan Arus Kas

Laporan arus kas adalah laporan keuangan yang menunjukkan aliran masuk dan keluar uang tunai dari aktivitas operasional, investasi, dan pendanaan perusahaan. Investor dapat mempelajari laporan ini untuk melihat bagaimana perusahaan menghasilkan dan menggunakan uang tunai untuk mengevaluasi kesehatan keuangan perusahaan.

Pembayaran dividen adalah pembagian sebagian laba perusahaan kepada para pemegang saham sebagai imbalan atas kepemilikan saham mereka. Dividen biasanya dibayarkan secara tunai atau dalam bentuk saham tambahan, dan menjadi salah satu cara bagi investor untuk mendapatkan pengembalian investasi dari perusahaan di mana mereka memiliki saham.


Pembayaran Dividen PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk.
Tahun Pembayaran Dividen
2024 0
2023 0
2022 0
2021 0
2020 0
2019 0
2018 0
2017 0
2016 0
2015 -2.934.740
2014 0
2013 0
2012 0
2011 0
2010 0
2009 0
2008 0
2007 0

Capital expenditure adalah pengeluaran perusahaan untuk membeli atau meningkatkan aset jangka panjang seperti tanah, bangunan, atau peralatan. Investor perlu capex untuk mengevaluasi pertumbuhan dan nilai jangka panjang perusahaan.


Capital Expenditure (CAPEX) PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk.
Tahun Capital Expenditure (CAPEX)
2024 70.676.665
2023 14.526.543
2022 14.014
2021 44.016
2020 9.590.465
2019 1.255.292
2018 129.589
2017 115.050
2016 202.897
2015 1.091.086
2014 22.745.774
2013 21.422.195
2012 3.791.826
2011 145.543.106
2010 33.811
2009 15.596
2008 0
2007 0

Free cash flow adalah jumlah uang yang tersisa setelah perusahaan mengeluarkan biaya operasional dan investasi modal yang diperlukan untuk menjaga dan mengembangkan bisnisnya. FCF merupakan indikator penting bagi investor karena mencerminkan kemampuan perusahaan untuk menghasilkan uang tunai yang digunakan untuk membayar dividen, mengurangi utang, atau melakukan investasi tambahan.


Free Cashflow (FCF) PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk.
Tahun Free Cashflow (FCF)
2024 -58.253.236
2023 121.386.573
2022 14.482.326
2021 14.737.144
2020 11.098.898
2019 6.356.435
2018 -129.589
2017 -115.050
2016 -202.897
2015 -1.047.584
2014 -22.722.082
2013 -21.385.263
2012 -3.337.668
2011 -145.346.537
2010 336.940
2009 102.030
2008 0
2007 0

Operating cash flow adalah jumlah uang tunai yang dihasilkan atau digunakan oleh perusahaan dari kegiatan operasional utamanya, seperti penjualan produk atau jasa. Operating cashflow penting bagi investor karena angka ini menunjukkan keberlanjutan dan kesehatan keuangan perusahaan dalam menjalankan bisnisnya.


Operating Cashflow PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk.
Tahun Operating Cashflow
2024 12.423.429
2023 135.913.116
2022 18.175.925
2021 14.781.160
2020 20.689.363
2019 7.611.727
2018 -34.952.214
2017 -126.431.568
2016 -13.362.673
2015 43.502
2014 23.692
2013 36.932
2012 454.158
2011 196.570
2010 370.751
2009 117.626
2008 0
2007 0

Dividen adalah pembagian laba kepada pemegang saham berdasarkan banyaknya saham yang dimiliki. Jumlah dividen yang akan dibagikan diusulkan oleh dewan direksi perusahaan dan disetujui di dalam rapat umum pemegang saham (RUPS).


Dividen PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk.
Tahun Dividen
2008 0
2009 0
2010 0
2011 0
2012 0
2013 0
2014 0
2015 1
2016 0
2017 0
2018 0
2019 0
2020 0
2021 0
2022 0
2023 0
2024 0

Rasio Keuangan

Rasio keuangan adalah perbandingan angka-angka keuangan yang digunakan untuk menganalisis kinerja dan kondisi keuangan perusahaan. Rasio ini membantu investor memahami profitabilitas, likuiditas, dan solvabilitas perusahaan untuk membuat keputusan investasi yang lebih terinformasi.

Return On Assets (ROA) menunjukkan seberapa besar kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba dengan menggunakan total aset yang dimiliki perusahaan. ROA yang positif menunjukkan bahwa dari total aset yang dimiliki, perusahaan mampu menghasilkan laba. Semakin besar nilai ROA berarti semakin efektif perusahaan dalam mengelola aset yang dimiliki, dan sebaliknya. ROA yang negatif menunjukkan bahwa perusahaan sedang mengalami kerugian.


Return on Asset PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk.
Tahun Return on Asset
2008 -12.01%
2009 2.62%
2010 -3.08%
2011 -2.56%
2012 0.28%
2013 6.48%
2014 2.69%
2015 -2.73%
2016 -13.89%
2017 1.71%
2018 1.57%
2019 1.6%
2020 1.54%
2021 1.54%
2022 0.02%
2023 0.79%
2024 0.41%

Return On Equity (ROE) digunakan untuk mengukur seberapa besar keuntungan yang dihasilkan perusahaan dibandingkan dengan modal yang disetor oleh pemegang saham. ROE berguna untuk membandingkan profitabilitas perusahaan dengan perusahaan lain dalam industri yang sama. Nilai ROE yang semakin besar menunjukkan bahwa perusahaan lebih mampu mengelola modal yang dimiliki untuk menghasilkan laba.


Return on Equity PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk.
Tahun Return on Equity
2008 80.84%
2009 0.37%
2010 -2.83%
2011 -1.97%
2012 0.23%
2013 11.87%
2014 5.41%
2015 -8.97%
2016 -58.36%
2017 10.99%
2018 7.55%
2019 6.82%
2020 6.72%
2021 4.53%
2022 0.05%
2023 2.97%
2024 1.41%

Pemegang Saham PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk.

Nama Jumlah Prosentase
PT INDOTAMBANG PERKASA 12,352,555,813 19.39 %
PT KB VALBURY SEKURITAS 3,230,000,000 5.07 %
Michael Wong 9,900,000 0.02 %
CGS-CIMB SECURITIES (SINGAPORE) PTE LTD A-C MORGAN STANLEY (ODD LOTS) 11,398,581,066 17.89 %
Pengendali Saham 0 0.00 %
Non Pengendali Saham 0 0.00 %
Saham Treasury 0 0.00 %
Masyarakat Warkat 0 0.00 %
Masyarakat Non Warkat 36,719,160,038 57.63 %

Anak Perusahaan PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk.

Nama Lokasi Prosentase
Eastern Core Limited
Perusahaan Investasi
Seychelles 100.00 %
Nixon Investments Pte. Ltd
Perusahaan Investasi
Singapura 99.99 %
Nusantara Mining Ltd
Pertambangan
Hongkong 100.00 %
PT Alpha Bara Energi
Investasi
Indonesia 37.71 %
PT Alpha Energi Pratama
Investasi
Indonesia 37.71 %
PT Alpha Nusa Infrastruktur
Investasi
Indonesia 37.71 %
PT Andalan Group Power
Jasa Konsultasi Manajemen
Indonesia 47.22 %
PT Andalan Power Teknikatama
Transimisi Tenaga Listrik, Distribusi Tenaga Listrik, dan Pembangkit Tenaga Listrik
Indonesia 37.78 %
PT Arzara Baraindo Energitama
Pertambangan
Indonesia 95.95 %
PT Astrindo Batuta Infrastruktur
Pertambangan dan Infrastruktur
Indonesia 99.90 %
PT Astrindo Batuta Terminal
Kepelabuhanan dan Pertambangan
Indonesia 99.90 %
PT Astrindo Ekatama Abadi
Pertambangan dan Perdagangan
Indonesia 99.90 %
PT Astrindo Mahakarya Indonesia
Jasa dan Perdagangan
Indonesia 99.99 %
PT Astrindo Pratama Abadi
Pertambangan
Indonesia 99.99 %
PT Bahari Cakrawala Sebuku
Pertambangan
Indonesia 95.95 %
PT Bahari Perdana Persada
Perusahaan Investasi
Indonesia 95.95 %
PT Bahari Putra Perdana
Perusahaan Investasi
Indonesia 95.95 %
PT Batubara Sumatera Selatan
Jasa dan Perdagangan
Indonesia 50.05 %
PT Borneo Citrapertiwi Nusantara
Investasi
Indonesia 95.95 %
PT BSS Raya
Jasa dan Perdagangan
Indonesia 49.94 %
PT Bumi Borneo Metalindo
Perusahaan Investasi
Indonesia 95.95 %
PT Bumiborneo Pertiwi Nusantara
Investasi
Indonesia 95.95 %
PT Cakrawala Reksa Energi
Jasa dan Perdagangan
Indonesia 99.89 %
PT Citra Pertiwi Nusantara
Investasi
Indonesia 95.95 %
PT Indopower Energi Abadi
Transimisi Tenaga Listrik, Distribusi Tenaga Listrik, dan Pembangkit Tenaga Listrik
Indonesia 37.78 %
PT Jembayan Muarabara
Pertambangan
Indonesia 95.95 %
PT Karbon Mahakam
Pertambangan
Indonesia 95.95 %
PT Kemilau Rindang Abadi
Pertambangan
Indonesia 95.95 %
PT Mahakarya Kapital Indonesia
Perusahaan Investasi
Indonesia 100.00 %
PT Mahakarya Pratama Abadi
Perusahaan Investasi
Indonesia 99.60 %
PT Mega Abadi Jayatama
Jasa dan Perdagangan
Indonesia 100.00 %
PT Metalindo Bumi Raya
Pertambangan
Indonesia 95.95 %
PT Mitratama Perkasa
Kepelabuhanan dan Pertambangan
Indonesia 82.18 %
PT Mitratama Usaha
Kepelabuhanan dan Pertambangan
Indonesia 82.21 %
PT Mutiara Kapuas
Pertambangan
Indonesia 95.95 %
PT Nusantara Pratama Indah
Pertambangan dan Perdagangan
Indonesia 99.96 %
PT Oksigen Natural Esa
Investasi
Indonesia 20.30 %
PT Para Amartha LNG
LNG
Indonesia 22.40 %
PT Putra Hulu Lematang
Pertambangan dan Perdagangan
Indonesia 53.83 %
PT Reyka Wahana Digdjaya
Perusahaan Investasi
Indonesia 95.95 %
PT Sentika Mitra Persada
Pertambangan
Indonesia 95.95 %
PT Separi Energy
Investasi
Indonesia 95.95 %
PT Sinergy Consultancy Services
Pertambangan
Indonesia 95.95 %
PT Sintesa Bara Gemilang
Perusahaan Investasi
Indonesia 100.00 %
PT Sumatera Graha Energi
Jasa dan Perdagangan
Indonesia 50.14 %
PT Sumatera Graha Infrastruktur
Jasa dan Perdagangan
Indonesia 57.52 %
PT Sumatera Raya Energi
Jasa dan Perdagangan
Indonesia 49.95 %
PT Sumber Energi Andalan Tbk
Jasa Konsultasi dan kontraktor di bidang pertambangan dan energi
Indonesia 41.09 %
PT Sumber Power Nusantara
Transimisi Tenaga Listrik, Distribusi Tenaga Listrik, dan Pembangkit Tenaga Listrik
Indonesia 37.78 %
PT Tegar Wahana Olah
Investasi
Indonesia 41.85 %
PT Tri Tunggal Lestari Bersama
Perusahaan Investasi
Indonesia 95.95 %
Sakari Marine Infrastructure Pte. Ltd.
Investasi
Singapura 95.95 %
Sakari Resources Ltd
Pertambangan
Singapura 95.95 %
Sire Enterprise Pte. Ltd
Perusahaan Investasi
Singapura 99.89 %
Tiger Energy Trading PteLtd
Pertambangan
Singapura 95.95 %

Direktur PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk.

Nama Jabatan
Raymond Anthony Gerungan Direktur Utama
Wong Michael Direktur
Ferdy Yustianto Direktur
Andreas Kastono Ahadi Direktur

Komisaris PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk.

Nama Jabatan
Dwi Wahyu Daryoto Komisaris
Achmad Widjaja Komisaris Utama
ANDI ARIEFANDRA PUTRA JAKILE Komisaris

Komite Audit PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk.

Nama Jabatan
Hermawan Chandra Ketua
Drs. Kanaka Puradiredja Anggota
Rodion Wikanto Njotowidjojo Anggota
Indra Safitri Anggota

Profil PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk.

Nama Emiten
PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk.
Kode Saham
BIPI
ISIN
ID1000114101
Alamat
SOPO DEL TOWER B, LT. 21 JL. MEGA KUNINGAN BARAT III, LOT.10.1-6 JAKARTA 12950
Email
corsec@astrindonusantara.com
Situs Web
www.astrindonusantara.com
Papan Pencatatan
Pengembangan
Bidang Usaha Utama
Crude Petroleum and Natural Gas Prod.
Sektor
Energi
Sub Sektor
Minyak, Gas & Batu Bara
Tentang PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk.
PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk, bersama dengan anak perusahaannya, beroperasi di infrastruktur pertambangan batubara di Indonesia. Perusahaan beroperasi melalui Jasa Pelabuhan; dan segmen Pertambangan Batubara dan Lainnya. Ini menyediakan fasilitas penambangan batubara, termasuk konveyor darat, penghancur batubara, stockpile batubara, dan pelabuhan penanganan batubara. Perusahaan juga mengoperasikan dua pelabuhan di Kalimantan Selatan dan satu pelabuhan di Kalimantan Timur. Selain itu, bergerak dalam eksplorasi, produksi, dan infrastruktur pertambangan batubara; kegiatan konstruksi dan perdagangan; dan penyewaan pelabuhan dan fasilitas batubara. Perusahaan ini sebelumnya bernama PT Benakat Integra Tbk dan berubah nama menjadi PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk pada Mei 2018. PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk didirikan pada tahun 2007 dan berkantor pusat di Jakarta, Indonesia.

LinkedIn
WhatsApp
Telegram