Analisa Fundamental Saham ADMG | Polychem Indonesia Tbk



Harga Saham ADMG

199
PER
-2.58
PBV
0.23

Market Cap.

26283075
ROA
-6.56
ROE
-8.78

Analisa Fundamental Polychem Indonesia Tbk

Analisis Skor

Rasio hutang

DER/Rasio hutang kurang dari 1 (0 kali modal).

Current ratio

Aset lancar lebih besar dari liabilitas jangka pendek

Price to Book Value

Undervalued. Price to Book Value (PBV) lebih rendah dari valuasi perusahaan (0.23).

Tier Saham

Saham tier 3 dengan market cap. kecil (di bawah 1 T)

Net Profit

Perusahaan belum mencetak laba positif selama 3 tahun berturut-turut

Net Profit Margin

Profitabilitas kurang baik. Net Profit Margin (NPM) kurang dari 10% (-2.37%)

Return on Equity

Profitabilitas kurang baik. Return on Equity (RoE) kurang dari 15% (-8.78%)

Buffet's Intrinsic Value

Perusahaan belum melaporkan laporan keuangan terbaru

Earning per Share

Perusahaan belum mencetak Earning per Share (EPS) positif selama 3 tahun berturut-turut

Analisa Teknikal Polychem Indonesia Tbk

Metode Rekomendasi

MACD

Untuk swing trade jangka menengah
Sell

Stochastic

Untuk scalping jangka pendek
Neutral

Bollinger Bands

Untuk swing trade jangka menengah
Neutral

Harga Saham Polychem Indonesia Tbk


Laporan Keuangan Polychem Indonesia Tbk

Laporan Laba Rugi

Laporan laba rugi adalah laporan keuangan yang memberikan gambaran tentang pendapatan, biaya, dan laba atau rugi suatu perusahaan dalam periode waktu tertentu. Laporan ini membantu investor untuk memahami seberapa baik atau buruk kinerja keuangan perusahaan tersebut, apakah perusahaan tersebut menghasilkan laba atau mengalami kerugian, serta sumber-sumber pendapatan dan pengeluaran utama yang mempengaruhi hasil keuangan perusahaan.

Pendapatan adalah total uang yang diperoleh perusahaan dari penjualan produk atau jasa sebelum memperhitungkan biaya produksi dan pengeluaran lainnya. Ini adalah indikator penting untuk mengevaluasi pertumbuhan dan kinerja keuangan perusahaan serta memberikan gambaran kepada investor tentang keberhasilan perusahaan dalam menghasilkan pendapatan dari bisnis intinya.


Pendapatan Polychem Indonesia Tbk
Tahun Pendapatan
2024 109.676.008
2023 104.802.680
2022 142.773.920
2021 190.192.551
2020 152.712.749
2019 233.390.689
2018 356.636.089
2017 355.097.424
2016 279.954.690
2015 310.873.522
2014 449.082.197
2013 505.319.535
2012 487.866.446
2011 536.706.204
2010 397.900.790
2009 333.468.061
2008 362.229.150
2007 410.814.038
2006 3.258.933.569.000
2005 3.958.342.198.000
2004 4.481.623.689.000
2003 3.059.049.325.000
2002 2.935.693.912.000
2001 3.370.837.301.000
2000 3.030.328.000.000

EBITDA (Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization) adalah ukuran kinerja keuangan yang mencerminkan pendapatan operasional perusahaan sebelum memperhitungkan pengaruh bunga, pajak, penyusutan, dan amortisasi. EBITDA membantu investor dalam mengevaluasi efisiensi operasional perusahaan tanpa memperhitungkan faktor non-operasional.


EBITDA Polychem Indonesia Tbk
Tahun EBITDA
2024 -10.813.754
2023 -18.973.929
2022 -8.512.483
2021 3.174.344
2020 -25.243.078
2019 -26.257.020
2018 8.813.392
2017 -560.013
2016 -30.323.120
2015 -14.466.715
2014 -27.813.207
2013 21.820.718
2012 19.735.030
2011 54.952.135
2010 11.243.874
2009 -1.315.430
2008 20.227.605
2007 9.957.114
2006 0
2005 0
2004 0
2003 0
2002 0
2001 0
2000 0

Profit atau yang juga kita kenal dengan laba adalah hal yang menggambarkan manfaat finansial yang diwujudkan ketika pendapatan yang dihasilkan dari aktivitas bisnis melebihi biaya, ongkos, dan pajak yang terlibat dalam menopang aktivitas bisnis yang bersangkutan. Setiap keuntungan yang diperoleh disalurkan kembali ke pemilik bisnis, yang memilih untuk mengantongi uang tunai atau menginvestasikannya kembali ke bisnis. Keuntungan dihitung sebagai pendapatan total dikurangi total biaya.


Net Profit Polychem Indonesia Tbk
Tahun Net Profit
2024 -10.191.062
2023 -19.115.427
2022 -26.746.256
2021 350.635
2020 -38.676.045
2019 -29.590.834
2018 -1.256.730
2017 -8.138.083
2016 -20.902.363
2015 -24.147.292
2014 -24.122.410
2013 1.045.673
2012 8.650.044
2011 31.901.488
2010 4.123.177
2009 5.709.378
2008 -23.836.490
2007 6.172.772
2006 0
2005 41.936.548.000
2004 0
2003 204.920.127.000
2002 573.238.681.000
2001 0
2000 0

Net profit margin (NPM) adalah prosentase laba bersih yang diperoleh perusahaan dari pendapatan setelah mengurangi semua biaya. NPM menggambarkan seberapa efisien perusahaan menghasilkan keuntungan dari pendapatan. Semakin tinggi prosentasenya semakin baik profitabilitas perusahaan.


Net Profit Margin (NPM) Polychem Indonesia Tbk
Tahun Net Profit Margin (NPM)
2024 -9,00 %
2023 -18,00 %
2022 -19,00 %
2021 0,00 %
2020 -25,00 %
2019 -13,00 %
2018 0,00 %
2017 -2,00 %
2016 -7,00 %
2015 -8,00 %
2014 -5,00 %
2013 0,00 %
2012 2,00 %
2011 6,00 %
2010 1,00 %
2009 2,00 %
2008 -7,00 %
2007 2,00 %
2006 0,00 %
2005 1,00 %
2004 0,00 %
2003 7,00 %
2002 20,00 %
2001 0,00 %
2000 0,00 %

Earning per Share adalah keuntungan perusahaan yang dialokasikan untuk setiap lembar saham biasa yang beredar. Earnings Per Share merupakan sebuah indikator untuk menilai tingkat profitabilitas perusahaan. Semakin tinggi nilai EPS semakin baik perusahaan tersebut dalam menghasilkan laba per lembar sahamnya.


Earning per Share (EPS) Polychem Indonesia Tbk
Tahun Earning per Share (EPS)
2024 0
2023 0
2022 -26
2021 -13
2020 -63
2019 -34
2018 -38
2017 -9
2016 27
2015 -44
2014 -29
2013 -33
2012 15
2011 10
2010 0
2009 0
2008 0
2007 0
2006 0
2005 0
2004 0
2003 0
2002 0
2001 0
2000 0

Neraca Keuangan

Neraca keuangan adalah laporan keuangan yang memberikan ringkasan mengenai aset, kewajiban, dan ekuitas suatu perusahaan pada suatu titik waktu tertentu. Neraca keuangan ini membantu investor dalam memahami nilai total aset yang dimiliki perusahaan, jumlah kewajiban yang harus dibayar, serta jumlah ekuitas yang dimiliki pemilik perusahaan. Dengan mempelajari neraca keuangan, investor dapat mengevaluasi stabilitas keuangan perusahaan dan melihat sejauh mana perusahaan menggunakan sumber daya yang dimilikinya untuk menghasilkan laba.

Aset merupakan sumber daya dengan nilai ekonomi yang dimiliki atau dikendalikan oleh perusahaan dengan harapan akan memberikan manfaat di masa depan. Aset dilaporkan di neraca perusahaan dan dibeli atau dibuat untuk meningkatkan nilai perusahaan atau menguntungkan operasi perusahaan. Aset dapat dianggap sebagai sesuatu yang dapat menghasilkan arus kas, mengurangi pengeluaran, atau meningkatkan penjualan, terlepas dari apakah itu peralatan produksi atau paten.


Aset Polychem Indonesia Tbk
Tahun Aset
2024 155.447.698
2023 158.715.638
2022 172.000.176
2021 203.668.221
2020 205.764.168
2019 255.228.195
2018 280.679.854
2017 374.110.303
2016 380.847.522
2015 420.010.232
2014 466.066.555
2013 560.736.233
2012 598.838.346
2011 579.291.296
2010 413.145.016
2009 394.678.435
2008 348.961.676
2007 443.057.874
2006 3.986.039.416.000
2005 4.431.915.116.000
2004 4.549.288.344.000
2003 6.239.216.594.000
2002 6.635.958.586.000
2001 7.456.277.061.000
2000 7.848.169.000.000

Modal (equity) dalam konteks keuangan merujuk pada bagian kepemilikan atau klaim pemilik terhadap aset perusahaan setelah dikurangi kewajiban. Dalam istilah sederhana, modal adalah jumlah investasi atau kontribusi pemilik perusahaan yang dapat berupa uang tunai, aset, atau laba yang ditahan. Bagi investor, modal merupakan ukuran penting untuk mengevaluasi sejauh mana pemilik perusahaan memiliki kepentingan dan tanggung jawab terhadap kinerja dan hasil perusahaan.


Modal (Equity) Polychem Indonesia Tbk
Tahun Modal (Equity)
2024 116.106.301
2023 126.010.937
2022 145.269.594
2021 171.439.648
2020 167.463.292
2019 207.827.084
2018 243.748.039
2017 240.163.395
2016 245.490.775
2015 268.108.211
2014 295.202.964
2013 319.123.947
2012 320.665.256
2011 284.507.747
2010 137.048.140
2009 115.614.950
2008 91.510.144
2007 140.447.864
2006 1.251.220.303.000
2005 1.506.447.972.000
2004 1.468.277.505.000
2003 0
2002 0
2001 0
2000 0

Piutang adalah jumlah uang yang harus diterima oleh perusahaan dari pelanggan atau pihak lain sebagai pembayaran atas barang atau jasa yang telah disediakan. Piutang dapat menjadi aset yang penting dalam menilai kesehatan keuangan perusahaan serta kemampuannya untuk menghasilkan arus kas yang cukup.


Piutang (Receivables) Polychem Indonesia Tbk
Tahun Piutang (Receivables)
2024 10.155.835
2023 10.613.513
2022 8.366.718
2021 14.590.493
2020 15.769.228
2019 19.012.726
2018 24.787.963
2017 42.455.212
2016 39.806.712
2015 51.385.263
2014 55.572.000
2013 75.230.000
2012 74.287.000
2011 490.648.295.000
2010 0
2009 0
2008 422.857.957.000
2007 517.576.116.000
2006 613.192.789.000
2005 384.646.254.000
2004 525.950.225.000
2003 538.343.841.000
2002 619.136.309.000
2001 652.231.334.000
2000 427.272.000.000

Investasi jangka pendek adalah jenis investasi dengan jangka waktu singkat (biasanya kurang dari satu tahun) bertujuan untuk mendapatkan keuntungan dalam waktu yang singkat dan risiko yang rendah.


Investasi Jangka Pendek Polychem Indonesia Tbk
Tahun Investasi Jangka Pendek
2024 5.316.635
2023 6.418.505
2022 9.005.121
2021 15.388.062
2020 7.520.392
2019 12.527.275
2018 14.786.629
2017 7.680.444
2016 3.339.759
2015 4.141.674
2014 4.618.018
2013 31.349.365
2012 34.718.538
2011 14.578.548
2010 13.364.502
2009 14.712.177
2008 8.948.037
2007 9.385.314
2006 102.243.123.000
2005 286.766.597.000
2004 54.334.876.000
2003 19.025.982.000
2002 26.040.610.000
2001 230.087.815.000
2000 640.695.000.000

Investasi jangka panjang adalah investasi yang dilakukan untuk jangka waktu yang lama (biasanya lebih dari satu tahun) bertujuan untuk mencapai pertumbuhan nilai investasi yang signifikan dalam jangka panjang. Investasi ini fokus diberikan pada aspek seperti kenaikan harga saham, dividen, atau pertumbuhan nilai aset.


Investasi Jangka Panjang Polychem Indonesia Tbk
Tahun Investasi Jangka Panjang
2024 0
2023 0
2022 0
2021 0
2020 0
2019 0
2018 0
2017 0
2016 0
2015 0
2014 0
2013 0
2012 0
2011 0
2010 0
2009 0
2008 0
2007 0
2006 0
2005 0
2004 0
2003 0
2002 0
2001 0
2000 0

Debt/utang adalah sejumlah uang yang dipinjam oleh perusahaan dan harus dikembalikan dalam jangka waktu tertentu dengan membayar bunga. Investor perlu memperhatikan tingkat utang suatu perusahaan dan kemampuannya untuk membayar kembali utang tersebut.


Utang Polychem Indonesia Tbk
Tahun Utang
2024 86.697
2023 0
2022 0
2021 0
2020 0
2019 0
2018 2.715.540
2017 57.093.220
2016 11.739.303
2015 44.056.176
2014 63.073.269
2013 155.986.409
2012 213.720.129
2011 294.562.133.841
2010 321.318.538.551
2009 470.594.426.133
2008 568.542.007.091
2007 1.242.500.924.590
2006 1.352.791.173.000
2005 1.644.433.648.000
2004 1.120.375.946.000
2003 2.537.101.347.000
2002 639.758.626.000
2001 818.294.510.000
2000 3.881.309.000.000

Laporan Arus Kas

Laporan arus kas adalah laporan keuangan yang menunjukkan aliran masuk dan keluar uang tunai dari aktivitas operasional, investasi, dan pendanaan perusahaan. Investor dapat mempelajari laporan ini untuk melihat bagaimana perusahaan menghasilkan dan menggunakan uang tunai untuk mengevaluasi kesehatan keuangan perusahaan.

Pembayaran dividen adalah pembagian sebagian laba perusahaan kepada para pemegang saham sebagai imbalan atas kepemilikan saham mereka. Dividen biasanya dibayarkan secara tunai atau dalam bentuk saham tambahan, dan menjadi salah satu cara bagi investor untuk mendapatkan pengembalian investasi dari perusahaan di mana mereka memiliki saham.


Pembayaran Dividen Polychem Indonesia Tbk
Tahun Pembayaran Dividen
2024 0
2023 0
2022 0
2021 0
2020 0
2019 0
2018 0
2017 0
2016 0
2015 0
2014 0
2013 0
2012 0
2011 0
2010 0
2009 0
2008 0
2007 0
2006 0
2005 0
2004 0
2003 0
2002 0
2001 0
2000 -18.564.000.000

Capital expenditure adalah pengeluaran perusahaan untuk membeli atau meningkatkan aset jangka panjang seperti tanah, bangunan, atau peralatan. Investor perlu capex untuk mengevaluasi pertumbuhan dan nilai jangka panjang perusahaan.


Capital Expenditure (CAPEX) Polychem Indonesia Tbk
Tahun Capital Expenditure (CAPEX)
2024 407.313
2023 1.035.034
2022 1.117.979
2021 1.263.014
2020 1.403.424
2019 5.000.625
2018 3.001.850
2017 1.758.955
2016 5.066.136
2015 1.932.591
2014 4.323.792
2013 11.624.653
2012 9.467.464
2011 17.694.558
2010 10.864.402
2009 5.938.678
2008 6.715.223
2007 3.143.923
2006 77.742.422.000
2005 25.106.247.000
2004 58.541.628.000
2003 8.030.417.000
2002 10.933.490.000
2001 67.962.166.000
2000 22.416.000.000

Free cash flow adalah jumlah uang yang tersisa setelah perusahaan mengeluarkan biaya operasional dan investasi modal yang diperlukan untuk menjaga dan mengembangkan bisnisnya. FCF merupakan indikator penting bagi investor karena mencerminkan kemampuan perusahaan untuk menghasilkan uang tunai yang digunakan untuk membayar dividen, mengurangi utang, atau melakukan investasi tambahan.


Free Cashflow (FCF) Polychem Indonesia Tbk
Tahun Free Cashflow (FCF)
2024 1.437.911
2023 -2.692.786
2022 -27.836.019
2021 34.580
2020 -3.057.726
2019 4.456.506
2018 -1.498.834
2017 15.154.229
2016 8.149.753
2015 21.004.535
2014 16.087.138
2013 26.999.311
2012 13.683.559
2011 20.624.313
2010 7.834.081
2009 6.255.491
2008 18.514.707
2007 13.188.836
2006 0
2005 0
2004 0
2003 0
2002 0
2001 0
2000 0

Operating cash flow adalah jumlah uang tunai yang dihasilkan atau digunakan oleh perusahaan dari kegiatan operasional utamanya, seperti penjualan produk atau jasa. Operating cashflow penting bagi investor karena angka ini menunjukkan keberlanjutan dan kesehatan keuangan perusahaan dalam menjalankan bisnisnya.


Operating Cashflow Polychem Indonesia Tbk
Tahun Operating Cashflow
2024 1.845.224
2023 -1.657.752
2022 -26.718.040
2021 1.297.594
2020 -1.654.302
2019 9.457.131
2018 1.503.016
2017 16.913.184
2016 13.215.889
2015 22.937.126
2014 20.410.930
2013 38.623.964
2012 23.151.023
2011 38.318.871
2010 18.698.483
2009 12.194.169
2008 25.229.930
2007 16.332.759
2006 0
2005 288.951.745.000
2004 661.592.938.000
2003 243.419.114.000
2002 179.656.892.000
2001 328.948.130.000
2000 354.968.000.000

Dividen adalah pembagian laba kepada pemegang saham berdasarkan banyaknya saham yang dimiliki. Jumlah dividen yang akan dibagikan diusulkan oleh dewan direksi perusahaan dan disetujui di dalam rapat umum pemegang saham (RUPS).


Dividen Polychem Indonesia Tbk
Tahun Dividen
2007 0
2008 0
2009 0
2010 0
2011 0
2012 0
2013 0
2014 0
2015 0
2016 0
2017 0
2018 0
2019 0
2020 0
2021 0
2022 0
2023 0
2024 0

Rasio Keuangan

Rasio keuangan adalah perbandingan angka-angka keuangan yang digunakan untuk menganalisis kinerja dan kondisi keuangan perusahaan. Rasio ini membantu investor memahami profitabilitas, likuiditas, dan solvabilitas perusahaan untuk membuat keputusan investasi yang lebih terinformasi.

Return On Assets (ROA) menunjukkan seberapa besar kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba dengan menggunakan total aset yang dimiliki perusahaan. ROA yang positif menunjukkan bahwa dari total aset yang dimiliki, perusahaan mampu menghasilkan laba. Semakin besar nilai ROA berarti semakin efektif perusahaan dalam mengelola aset yang dimiliki, dan sebaliknya. ROA yang negatif menunjukkan bahwa perusahaan sedang mengalami kerugian.


Return on Asset Polychem Indonesia Tbk
Tahun Return on Asset
2007 1.39%
2008 -6.83%
2009 1.45%
2010 1%
2011 5.51%
2012 1.44%
2013 0.19%
2014 -5.18%
2015 -5.75%
2016 -5.49%
2017 -2.18%
2018 -0.45%
2019 -11.59%
2020 -18.8%
2021 0.17%
2022 -15.55%
2023 -12.04%
2024 -6.56%

Return On Equity (ROE) digunakan untuk mengukur seberapa besar keuntungan yang dihasilkan perusahaan dibandingkan dengan modal yang disetor oleh pemegang saham. ROE berguna untuk membandingkan profitabilitas perusahaan dengan perusahaan lain dalam industri yang sama. Nilai ROE yang semakin besar menunjukkan bahwa perusahaan lebih mampu mengelola modal yang dimiliki untuk menghasilkan laba.


Return on Equity Polychem Indonesia Tbk
Tahun Return on Equity
2007 4.4%
2008 -26.05%
2009 4.94%
2010 3.01%
2011 11.21%
2012 2.7%
2013 0.33%
2014 -8.17%
2015 -9.01%
2016 -8.51%
2017 -3.39%
2018 -0.52%
2019 -14.24%
2020 -23.1%
2021 0.2%
2022 -18.41%
2023 -15.17%
2024 -8.78%

Pemegang Saham Polychem Indonesia Tbk

Nama Jumlah Prosentase
Provestment Limited 1,925,414,417 50.00 %
PT Satya Mulia Gema Gemilang 405,356,593 10.00 %
PT Gajah Tunggal Tbk 994,150,000 26.00 %
Gautama Hartarto 0 0.00 %
Djali Halim 0 0.00 %
Gunawan Halim 0 0.00 %
Djunali Djuwati 0 0.00 %
Wiji Santoso 0 0.00 %
Bacelius Ruru, SH, LLM 0 0.00 %
H. Rosihan Arsyad 0 0.00 %
Johan Setiawan 0 0.00 %
Bambang Husodo 0 0.00 %
Ilham 0 0.00 %
Pengendali Saham 0 0.00 %
Non Pengendali Saham 0 0.00 %
Saham Treasury 0 0.00 %
Masyarakat Warkat 43,913,766 1.00 %
Masyarakat Non Warkat 520,344,783 13.00 %

Anak Perusahaan Polychem Indonesia Tbk

Nama Lokasi Prosentase
PT Sentra Sintetikajaya
Tidak aktif
Jakarta 99.00 %

Direktur Polychem Indonesia Tbk

Nama Jabatan
Gautama Hartarto, MA Presiden Direktur
Djali Halim Wakil Presiden Direktur
Gunawan Halim Direktur
Djunali Djuwati Direktur
Wiji Santoso Direktur

Komisaris Polychem Indonesia Tbk

Nama Jabatan
Bacelius Ruru, SH Presiden Komisaris
H. Rosihan Arsyad Wakil Presiden Komisaris
Johan Setiawan Komisaris
Bambang Husodo Komisaris
Ilham Komisaris

Komite Audit Polychem Indonesia Tbk

Nama Jabatan
Ilham Ketua
Danny Kartadinata Anggota
Lina Wong Anggota

Profil Polychem Indonesia Tbk

Nama Emiten
Polychem Indonesia Tbk
Kode Saham
ADMG
ISIN
ID1000090202
Alamat
Gedung Wisma 46 Kota BNI LT.20 Jl Jend. Sudirman Kav 1 RT.010 RW. 009 Karet Tengsin Tanah Abang Kota Adm. Jakarta Pusat DKI Jakarta 10220
Email
corporate@polychemindo.com
Situs Web
www.polychemindo.com
Papan Pencatatan
Pengembangan
Bidang Usaha Utama
Kimia dan Tekstil
Sektor
Barang Baku
Sub Sektor
Barang Baku
Tentang Polychem Indonesia Tbk
PT. Polychem Indonesia Tbk bergerak di bidang kimia dan poliester. Perusahaan beroperasi melalui segmen Polyester dan Petrochemical. Menawarkan mono-etilena glikol, di-etilena glikol, tri-etilena glikol, dan berbagai produk etoksilat; dan petrokimia. Perusahaan juga menyediakan chip poliester, benang berorientasi sebagian, serat stapel poliester, dan benang bertekstur ditarik. PT. Polychem Indonesia Tbk didirikan pada tahun 1978 dan berkantor pusat di Jakarta, Indonesia.

LinkedIn
WhatsApp
Telegram