Analisa Fundamental Saham TOTO | Surya Toto Indonesia Tbk



Harga Saham TOTO

228
PER
7.22
PBV
0.92

Market Cap.

2.3 T
ROA
9.16
ROE
12.78

Analisa Fundamental Surya Toto Indonesia Tbk

Analisis Skor

Rasio hutang

DER/Rasio hutang kurang dari 1 (0.11 kali modal).

Tier Saham

Saham tier 2 dengan market cap. menengah (di atas 1 T)

Net Profit

Perusahaan mencetak laba positif 3 tahun berturut-turut

Current ratio

Aset lancar lebih besar dari liabilitas jangka pendek

Price to Book Value

Undervalued. Price to Book Value (PBV) lebih rendah dari valuasi perusahaan (0.92).

Earning per Share

Perusahaan mencetak Earning per Share (EPS) positif 3 tahun berturut-turut

Net Profit Margin

Profitabilitas kurang baik. Net Profit Margin (NPM) kurang dari 10% (9.33%)

Return on Equity

Profitabilitas kurang baik. Return on Equity (RoE) kurang dari 15% (12.78%)

Buffet's Intrinsic Value

Perusahaan belum melaporkan laporan keuangan terbaru

Analisa Teknikal Surya Toto Indonesia Tbk

Metode Rekomendasi

MACD

Untuk swing trade jangka menengah
Sell

Stochastic

Untuk scalping jangka pendek
Buy

Bollinger Bands

Untuk swing trade jangka menengah
Buy

Harga Saham Surya Toto Indonesia Tbk


Laporan Keuangan Surya Toto Indonesia Tbk

Laporan Laba Rugi

Laporan laba rugi adalah laporan keuangan yang memberikan gambaran tentang pendapatan, biaya, dan laba atau rugi suatu perusahaan dalam periode waktu tertentu. Laporan ini membantu investor untuk memahami seberapa baik atau buruk kinerja keuangan perusahaan tersebut, apakah perusahaan tersebut menghasilkan laba atau mengalami kerugian, serta sumber-sumber pendapatan dan pengeluaran utama yang mempengaruhi hasil keuangan perusahaan.

Pendapatan adalah total uang yang diperoleh perusahaan dari penjualan produk atau jasa sebelum memperhitungkan biaya produksi dan pengeluaran lainnya. Ini adalah indikator penting untuk mengevaluasi pertumbuhan dan kinerja keuangan perusahaan serta memberikan gambaran kepada investor tentang keberhasilan perusahaan dalam menghasilkan pendapatan dari bisnis intinya.


Pendapatan Surya Toto Indonesia Tbk
Tahun Pendapatan
2024 2.311.035.384.000
2023 2.125.542.964.000
2022 2.086.058.728.000
2021 1.831.956.808.000
2020 1.622.319.756.000
2019 2.056.096.661.000
2018 2.228.260.379.884
2017 2.171.861.931.164
2016 2.069.017.634.710
2015 2.278.673.871.193
2014 2.053.630.374.083
2013 1.711.306.783.682
2012 1.576.763.006.759
2011 1.341.926.755.000
2010 1.121.498.804.000
2009 980.326.552.000
2008 1.124.346.782.000
2007 895.261.888.000
2006 828.164.257.000
2005 713.872.262.000
2004 570.863.225.000
2003 469.829.016.000
2002 414.703.624.000
2001 417.620.000.000
2000 330.990.000.000

EBITDA (Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization) adalah ukuran kinerja keuangan yang mencerminkan pendapatan operasional perusahaan sebelum memperhitungkan pengaruh bunga, pajak, penyusutan, dan amortisasi. EBITDA membantu investor dalam mengevaluasi efisiensi operasional perusahaan tanpa memperhitungkan faktor non-operasional.


EBITDA Surya Toto Indonesia Tbk
Tahun EBITDA
2024 536.398.984.000
2023 364.930.935.000
2022 521.413.910.000
2021 329.256.739.000
2020 134.505.635.000
2019 280.620.355.000
2018 549.246.067.288
2017 487.455.719.212
2016 361.751.644.512
2015 402.525.930.790
2014 404.169.565.149
2013 340.902.638.326
2012 353.878.016.896
2011 0
2010 0
2009 0
2008 0
2007 0
2006 0
2005 0
2004 0
2003 0
2002 0
2001 0
2000 0

Profit atau yang juga kita kenal dengan laba adalah hal yang menggambarkan manfaat finansial yang diwujudkan ketika pendapatan yang dihasilkan dari aktivitas bisnis melebihi biaya, ongkos, dan pajak yang terlibat dalam menopang aktivitas bisnis yang bersangkutan. Setiap keuntungan yang diperoleh disalurkan kembali ke pemilik bisnis, yang memilih untuk mengantongi uang tunai atau menginvestasikannya kembali ke bisnis. Keuntungan dihitung sebagai pendapatan total dikurangi total biaya.


Net Profit Surya Toto Indonesia Tbk
Tahun Net Profit
2024 314.633.433.000
2023 242.417.755.000
2022 313.410.762.000
2021 156.736.392.000
2020 -30.689.667.000
2019 140.597.501.000
2018 346.692.796.102
2017 278.935.804.544
2016 168.564.583.718
2015 285.236.780.659
2014 295.861.032.723
2013 236.557.513.162
2012 235.945.643.357
2011 218.124.016.000
2010 193.797.649.000
2009 182.820.895.000
2008 63.286.994.000
2007 56.376.502.000
2006 79.705.060.000
2005 62.884.232.000
2004 25.878.619.000
2003 31.683.675.000
2002 68.873.710.000
2001 15.440.000.000
2000 0

Net profit margin (NPM) adalah prosentase laba bersih yang diperoleh perusahaan dari pendapatan setelah mengurangi semua biaya. NPM menggambarkan seberapa efisien perusahaan menghasilkan keuntungan dari pendapatan. Semakin tinggi prosentasenya semakin baik profitabilitas perusahaan.


Net Profit Margin (NPM) Surya Toto Indonesia Tbk
Tahun Net Profit Margin (NPM)
2024 14,00 %
2023 11,00 %
2022 15,00 %
2021 9,00 %
2020 -2,00 %
2019 7,00 %
2018 16,00 %
2017 13,00 %
2016 8,00 %
2015 13,00 %
2014 14,00 %
2013 14,00 %
2012 15,00 %
2011 16,00 %
2010 17,00 %
2009 19,00 %
2008 6,00 %
2007 6,00 %
2006 10,00 %
2005 9,00 %
2004 5,00 %
2003 7,00 %
2002 17,00 %
2001 4,00 %
2000 0,00 %

Earning per Share adalah keuntungan perusahaan yang dialokasikan untuk setiap lembar saham biasa yang beredar. Earnings Per Share merupakan sebuah indikator untuk menilai tingkat profitabilitas perusahaan. Semakin tinggi nilai EPS semakin baik perusahaan tersebut dalam menghasilkan laba per lembar sahamnya.


Earning per Share (EPS) Surya Toto Indonesia Tbk
Tahun Earning per Share (EPS)
2024 0
2023 0
2022 8
2021 10
2020 2
2019 4
2018 11
2017 8
2016 1
2015 7
2014 4
2013 3
2012 0
2011 0
2010 0
2009 0
2008 0
2007 0
2006 0
2005 0
2004 0
2003 0
2002 0
2001 0
2000 0

Neraca Keuangan

Neraca keuangan adalah laporan keuangan yang memberikan ringkasan mengenai aset, kewajiban, dan ekuitas suatu perusahaan pada suatu titik waktu tertentu. Neraca keuangan ini membantu investor dalam memahami nilai total aset yang dimiliki perusahaan, jumlah kewajiban yang harus dibayar, serta jumlah ekuitas yang dimiliki pemilik perusahaan. Dengan mempelajari neraca keuangan, investor dapat mengevaluasi stabilitas keuangan perusahaan dan melihat sejauh mana perusahaan menggunakan sumber daya yang dimilikinya untuk menghasilkan laba.

Aset merupakan sumber daya dengan nilai ekonomi yang dimiliki atau dikendalikan oleh perusahaan dengan harapan akan memberikan manfaat di masa depan. Aset dilaporkan di neraca perusahaan dan dibeli atau dibuat untuk meningkatkan nilai perusahaan atau menguntungkan operasi perusahaan. Aset dapat dianggap sebagai sesuatu yang dapat menghasilkan arus kas, mengurangi pengeluaran, atau meningkatkan penjualan, terlepas dari apakah itu peralatan produksi atau paten.


Aset Surya Toto Indonesia Tbk
Tahun Aset
2024 3.451.053.901.000
2023 3.333.890.800.000
2022 3.304.972.191.991
2021 3.262.675.759.061
2020 3.107.410.113.000
2019 2.918.467.252.000
2018 2.897.119.790.044
2017 2.826.490.815.501
2016 2.581.440.938.262
2015 2.439.540.859.205
2014 2.062.386.924.390
2013 1.746.177.682.568
2012 1.522.663.914.388
2011 1.339.570.030.000
2010 1.091.583.115.000
2009 1.010.892.409.000
2008 1.031.130.721.000
2007 913.995.368.000
2006 908.168.166.000
2005 848.136.748.000
2004 708.560.696.000
2003 554.920.326.000
2002 551.573.131.000
2001 525.603.000.000
2000 393.600.000.000

Modal (equity) dalam konteks keuangan merujuk pada bagian kepemilikan atau klaim pemilik terhadap aset perusahaan setelah dikurangi kewajiban. Dalam istilah sederhana, modal adalah jumlah investasi atau kontribusi pemilik perusahaan yang dapat berupa uang tunai, aset, atau laba yang ditahan. Bagi investor, modal merupakan ukuran penting untuk mengevaluasi sejauh mana pemilik perusahaan memiliki kepentingan dan tanggung jawab terhadap kinerja dan hasil perusahaan.


Modal (Equity) Surya Toto Indonesia Tbk
Tahun Modal (Equity)
2024 2.461.847.729.000
2023 2.351.397.319.000
2022 2.302.761.450.906
2021 2.034.436.474.888
2020 1.923.562.929.000
2019 1.924.262.564.000
2018 1.929.477.152.737
2017 1.693.791.596.547
2016 1.523.874.519.542
2015 1.491.542.919.106
2014 1.125.897.630.494
2013 1.035.650.413.675
2012 898.164.900.513
2011 760.541.257.000
2010 630.982.041.000
2009 528.673.292.000
2008 363.189.996.000
2007 317.240.603.000
2006 280.678.500.000
2005 215.834.241.000
2004 145.215.441.000
2003 129.244.022.000
2002 107.467.548.000
2001 0
2000 32.284.000.000

Piutang adalah jumlah uang yang harus diterima oleh perusahaan dari pelanggan atau pihak lain sebagai pembayaran atas barang atau jasa yang telah disediakan. Piutang dapat menjadi aset yang penting dalam menilai kesehatan keuangan perusahaan serta kemampuannya untuk menghasilkan arus kas yang cukup.


Piutang (Receivables) Surya Toto Indonesia Tbk
Tahun Piutang (Receivables)
2024 551.396.958.000
2023 505.688.760.000
2022 480.129.847.492
2021 472.815.800.095
2020 409.983.112.000
2019 514.351.618.177
2018 430.275.000.000
2017 521.288.000.000
2016 481.003.216.500
2015 545.590.081.451
2014 546.510.986.000
2013 462.105.579.635
2012 418.581.106.774
2011 326.991.183.000
2010 281.053.250.000
2009 227.995.199.000
2008 213.638.937.000
2007 175.536.588.000
2006 163.067.493.000
2005 133.138.865.000
2004 101.560.401.000
2003 79.410.130.000
2002 74.691.995.000
2001 0
2000 45.026.000.000

Investasi jangka pendek adalah jenis investasi dengan jangka waktu singkat (biasanya kurang dari satu tahun) bertujuan untuk mendapatkan keuntungan dalam waktu yang singkat dan risiko yang rendah.


Investasi Jangka Pendek Surya Toto Indonesia Tbk
Tahun Investasi Jangka Pendek
2024 232.000.000.000
2023 189.000.000.000
2022 -14.900.000.000
2021 -14.900.000.000
2020 -14.900.000.000
2019 -261.267.700.000
2018 80.500.000.000
2017 60.000.000.000
2016 -103.240.341.293
2015 138.421.690.830
2014 58.842.932.695
2013 0
2012 0
2011 0
2010 0
2009 0
2008 0
2007 0
2006 0
2005 0
2004 0
2003 0
2002 0
2001 0
2000 0

Investasi jangka panjang adalah investasi yang dilakukan untuk jangka waktu yang lama (biasanya lebih dari satu tahun) bertujuan untuk mencapai pertumbuhan nilai investasi yang signifikan dalam jangka panjang. Investasi ini fokus diberikan pada aspek seperti kenaikan harga saham, dividen, atau pertumbuhan nilai aset.


Investasi Jangka Panjang Surya Toto Indonesia Tbk
Tahun Investasi Jangka Panjang
2024 0
2023 0
2022 0
2021 0
2020 0
2019 0
2018 494.575.598.244
2017 496.624.736.306
2016 150.165.979.916
2015 35.600.000.000
2014 0
2013 0
2012 0
2011 0
2010 0
2009 0
2008 0
2007 0
2006 0
2005 0
2004 0
2003 0
2002 0
2001 0
2000 0

Debt/utang adalah sejumlah uang yang dipinjam oleh perusahaan dan harus dikembalikan dalam jangka waktu tertentu dengan membayar bunga. Investor perlu memperhatikan tingkat utang suatu perusahaan dan kemampuannya untuk membayar kembali utang tersebut.


Utang Surya Toto Indonesia Tbk
Tahun Utang
2024 39.407.814.000
2023 40.673.212.000
2022 38.194.819.037
2021 56.019.197.011
2020 112.031.197.000
2019 91.129.824.000
2018 120.616.448.382
2017 193.726.883.081
2016 246.530.693.326
2015 185.092.302.382
2014 141.645.746.418
2013 145.049.318.832
2012 152.250.139.156
2011 1.201.617.000
2010 13.839.264.000
2009 89.864.672.000
2008 141.639.262.000
2007 167.555.565.000
2006 198.527.792.000
2005 255.572.880.000
2004 237.316.513.000
2003 111.541.708.000
2002 186.122.806.000
2001 0
2000 174.289.000.000

Laporan Arus Kas

Laporan arus kas adalah laporan keuangan yang menunjukkan aliran masuk dan keluar uang tunai dari aktivitas operasional, investasi, dan pendanaan perusahaan. Investor dapat mempelajari laporan ini untuk melihat bagaimana perusahaan menghasilkan dan menggunakan uang tunai untuk mengevaluasi kesehatan keuangan perusahaan.

Pembayaran dividen adalah pembagian sebagian laba perusahaan kepada para pemegang saham sebagai imbalan atas kepemilikan saham mereka. Dividen biasanya dibayarkan secara tunai atau dalam bentuk saham tambahan, dan menjadi salah satu cara bagi investor untuk mendapatkan pengembalian investasi dari perusahaan di mana mereka memiliki saham.


Pembayaran Dividen Surya Toto Indonesia Tbk
Tahun Pembayaran Dividen
2024 -206.827.656.000
2023 -187.672.995.000
2022 -167.388.039.000
2021 -98.433.556.000
2020 -29.492.381.000
2019 -107.955.583.000
2018 -176.461.870.576
2017 -78.491.455.601
2016 -117.611.410.427
2015 -115.228.630.388
2014 -148.219.335.698
2013 -97.615.308.360
2012 -99.076.072.973
2011 -73.774.070.000
2010 -59.384.144.000
2009 -17.304.265.000
2008 -17.318.919.000
2007 -19.735.863.000
2006 -14.872.455.000
2005 -9.863.655.000
2004 -9.865.176.000
2003 -9.806.629.000
2002 0
2001 0
2000 -9.844.000.000

Capital expenditure adalah pengeluaran perusahaan untuk membeli atau meningkatkan aset jangka panjang seperti tanah, bangunan, atau peralatan. Investor perlu capex untuk mengevaluasi pertumbuhan dan nilai jangka panjang perusahaan.


Capital Expenditure (CAPEX) Surya Toto Indonesia Tbk
Tahun Capital Expenditure (CAPEX)
2024 61.797.230.000
2023 36.087.822.000
2022 114.786.037.000
2021 56.711.262.000
2020 8.597.877.000
2019 37.813.008.000
2018 19.043.130.360
2017 17.608.385.306
2016 90.447.231.229
2015 160.020.207.353
2014 320.504.920.229
2013 163.422.838.014
2012 48.868.472.361
2011 166.578.529.000
2010 17.386.596.000
2009 23.842.956.000
2008 28.735.765.000
2007 40.611.216.000
2006 38.454.640.000
2005 119.625.202.000
2004 54.943.584.000
2003 10.859.523.000
2002 33.610.336.000
2001 0
2000 11.906.000.000

Free cash flow adalah jumlah uang yang tersisa setelah perusahaan mengeluarkan biaya operasional dan investasi modal yang diperlukan untuk menjaga dan mengembangkan bisnisnya. FCF merupakan indikator penting bagi investor karena mencerminkan kemampuan perusahaan untuk menghasilkan uang tunai yang digunakan untuk membayar dividen, mengurangi utang, atau melakukan investasi tambahan.


Free Cashflow (FCF) Surya Toto Indonesia Tbk
Tahun Free Cashflow (FCF)
2024 233.441.609.000
2023 282.480.187.000
2022 198.624.726.000
2021 77.172.238.000
2020 300.709.721.000
2019 240.073.396.000
2018 337.665.662.446
2017 403.731.676.402
2016 215.355.433.584
2015 80.608.931.126
2014 -12.796.282.039
2013 157.204.234.816
2012 139.269.008.433
2011 0
2010 0
2009 0
2008 0
2007 0
2006 0
2005 0
2004 0
2003 0
2002 0
2001 0
2000 0

Operating cash flow adalah jumlah uang tunai yang dihasilkan atau digunakan oleh perusahaan dari kegiatan operasional utamanya, seperti penjualan produk atau jasa. Operating cashflow penting bagi investor karena angka ini menunjukkan keberlanjutan dan kesehatan keuangan perusahaan dalam menjalankan bisnisnya.


Operating Cashflow Surya Toto Indonesia Tbk
Tahun Operating Cashflow
2024 295.238.840.000
2023 301.068.009.000
2022 313.410.762.000
2021 133.883.500.000
2020 309.307.598.000
2019 277.886.404.000
2018 356.708.792.806
2017 421.340.061.708
2016 305.802.664.813
2015 240.629.138.479
2014 307.708.638.190
2013 320.627.072.830
2012 188.137.480.794
2011 233.247.021.000
2010 156.057.916.000
2009 227.527.798.000
2008 184.899.784.000
2007 79.856.791.000
2006 99.309.247.000
2005 45.675.278.000
2004 46.138.451.000
2003 56.903.919.000
2002 62.663.749.000
2001 0
2000 82.171.000.000

Dividen adalah pembagian laba kepada pemegang saham berdasarkan banyaknya saham yang dimiliki. Jumlah dividen yang akan dibagikan diusulkan oleh dewan direksi perusahaan dan disetujui di dalam rapat umum pemegang saham (RUPS).


Dividen Surya Toto Indonesia Tbk
Tahun Dividen
2012 1,097
2013 199
2014 149
2015 119
2016 75
2017 8
2018 18
2019 11
2020 3
2021 10
2022 17
2023 19
2024 9

Rasio Keuangan

Rasio keuangan adalah perbandingan angka-angka keuangan yang digunakan untuk menganalisis kinerja dan kondisi keuangan perusahaan. Rasio ini membantu investor memahami profitabilitas, likuiditas, dan solvabilitas perusahaan untuk membuat keputusan investasi yang lebih terinformasi.

Return On Assets (ROA) menunjukkan seberapa besar kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba dengan menggunakan total aset yang dimiliki perusahaan. ROA yang positif menunjukkan bahwa dari total aset yang dimiliki, perusahaan mampu menghasilkan laba. Semakin besar nilai ROA berarti semakin efektif perusahaan dalam mengelola aset yang dimiliki, dan sebaliknya. ROA yang negatif menunjukkan bahwa perusahaan sedang mengalami kerugian.


Return on Asset Surya Toto Indonesia Tbk
Tahun Return on Asset
2012 15.17%
2013 13.29%
2014 14.39%
2015 11.73%
2016 6.56%
2017 9.92%
2018 12.03%
2019 4.84%
2020 -0.99%
2021 4.83%
2022 9.53%
2023 7.3%
2024 9.16%

Return On Equity (ROE) digunakan untuk mengukur seberapa besar keuntungan yang dihasilkan perusahaan dibandingkan dengan modal yang disetor oleh pemegang saham. ROE berguna untuk membandingkan profitabilitas perusahaan dengan perusahaan lain dalam industri yang sama. Nilai ROE yang semakin besar menunjukkan bahwa perusahaan lebih mampu mengelola modal yang dimiliki untuk menghasilkan laba.


Return on Equity Surya Toto Indonesia Tbk
Tahun Return on Equity
2012 26.27%
2013 22.84%
2014 26.28%
2015 19.12%
2016 11.06%
2017 16.47%
2018 17.97%
2019 7.31%
2020 -1.6%
2021 7.37%
2022 13.61%
2023 10.31%
2024 12.78%

Pemegang Saham Surya Toto Indonesia Tbk

Nama Jumlah Prosentase
SURYAPARAMITRA ABADI 2,574,878,650 24.95 %
MULTIFORTUNA ASINDO 3,032,548,250 29.39 %
TOTO LIMITED 3,911,546,800 37.90 %
Pengendali Saham 0 0.00 %
Non Pengendali Saham 0 0.00 %
Saham Treasury 0 0.00 %
Masyarakat Warkat 26,102,400 0.25 %
Masyarakat Non Warkat 774,923,900 7.51 %

Anak Perusahaan Surya Toto Indonesia Tbk

Nama Lokasi Prosentase

Direktur Surya Toto Indonesia Tbk

Nama Jabatan
HANAFI ATMADIREDJA Presiden Direktur
HIROSHI TOMONARI Wakil Presiden Direktur
JULIAWAN SARI Direktur
NG AGUS SETIAWAN Direktur
JUNICHI KIDA Direktur
FERRY PRAJOGO Direktur
CIN CHIN Direktur
TORU YAMAMURA Direktur
SHOICHIRO MORITA Direktur
ANTON BUDIMAN Direktur

Komisaris Surya Toto Indonesia Tbk

Nama Jabatan
BENNY SURYANTO Presiden Komisaris
HIROMOTO HARANO Wakil Presiden Komisaris
UMARSONO ANDY Komisaris
GUNAWAN SUMANA Komisaris
SETIA BUDI PURWADI Komisaris

Komite Audit Surya Toto Indonesia Tbk

Nama Jabatan
Gunawan Sumana Ketua
Setia Budi Purwadi Anggota
David Tjahjadi Anggota

Profil Surya Toto Indonesia Tbk

Nama Emiten
Surya Toto Indonesia Tbk
Kode Saham
TOTO
ISIN
ID1000132509
Alamat
JL LETJEN S. PARMAN KAV 81, KOTA BAMBU SELATAN, PAL MERAH, KOTA ADM. JAKARTA BARAT, DKI JAKARTA , 11420
Email
toto.indonesia@toto.co.id
Situs Web
investor.toto.co.id
Papan Pencatatan
Pengembangan
Bidang Usaha Utama
Basic Industry and Chemicals - Cement
Sektor
Perindustrian
Sub Sektor
Barang Perindustrian
Tentang Surya Toto Indonesia Tbk
PT Surya Toto Indonesia Tbk bergerak dalam pembuatan dan penjualan barang saniter, fitting, dan sistem dapur di Indonesia. Menawarkan barang-barang saniter, termasuk neorests, toilet, toilet, urinoir, bidet, bak mandi, dan wastafel; perlengkapan kamar mandi, otomatis, shower, dan shower spray, serta keran; washlet; dan aksesoris, seperti pengait jubah, floor drain, handle pintu, rak, tempat tumbler, tempat kertas, tempat sabun, dan tempat handuk, serta produk pelengkap dan lainnya. Perusahaan juga mengekspor produknya. PT Surya Toto Indonesia Tbk didirikan pada tahun 1977 dan berkantor pusat di Jakarta Barat, Indonesia.

LinkedIn
WhatsApp
Telegram