Analisa Fundamental Saham TFAS | PT Telefast Indonesia Tbk.



Harga Saham TFAS

197
PER
-18.41
PBV
1.00

Market Cap.

175.6 M
ROA
-3.86
ROE
-5.41

Analisa Fundamental PT Telefast Indonesia Tbk.

Analisis Skor

Rasio hutang

DER/Rasio hutang kurang dari 1 (0.33 kali modal).

Tier Saham

Saham tier 2 dengan market cap. menengah (di atas 1 T)

Price to Book Value

Undervalued. Price to Book Value (PBV) lebih rendah dari valuasi perusahaan (1.00).

Net Profit

Perusahaan belum mencetak laba positif selama 3 tahun berturut-turut

Current ratio

Aset lancar lebih kecil dari liabilitas jangka pendek

Net Profit Margin

Profitabilitas kurang baik. Net Profit Margin (NPM) kurang dari 10% (-4.58%)

Return on Equity

Profitabilitas kurang baik. Return on Equity (RoE) kurang dari 15% (-5.41%)

Buffet's Intrinsic Value

Perusahaan belum melaporkan laporan keuangan terbaru

Earning per Share

Perusahaan belum mencetak Earning per Share (EPS) positif selama 3 tahun berturut-turut

Analisa Teknikal PT Telefast Indonesia Tbk.

Metode Rekomendasi

MACD

Untuk swing trade jangka menengah
Sell

Stochastic

Untuk scalping jangka pendek
Sell

Bollinger Bands

Untuk swing trade jangka menengah
Neutral

Harga Saham PT Telefast Indonesia Tbk.


Laporan Keuangan PT Telefast Indonesia Tbk.

Laporan Laba Rugi

Laporan laba rugi adalah laporan keuangan yang memberikan gambaran tentang pendapatan, biaya, dan laba atau rugi suatu perusahaan dalam periode waktu tertentu. Laporan ini membantu investor untuk memahami seberapa baik atau buruk kinerja keuangan perusahaan tersebut, apakah perusahaan tersebut menghasilkan laba atau mengalami kerugian, serta sumber-sumber pendapatan dan pengeluaran utama yang mempengaruhi hasil keuangan perusahaan.

Pendapatan adalah total uang yang diperoleh perusahaan dari penjualan produk atau jasa sebelum memperhitungkan biaya produksi dan pengeluaran lainnya. Ini adalah indikator penting untuk mengevaluasi pertumbuhan dan kinerja keuangan perusahaan serta memberikan gambaran kepada investor tentang keberhasilan perusahaan dalam menghasilkan pendapatan dari bisnis intinya.


Pendapatan PT Telefast Indonesia Tbk.
Tahun Pendapatan
2024 401.945.207.000
2023 633.417.101.000
2022 765.515.933.000
2021 644.576.393.000
2020 568.485.276.000
2019 665.609.562.000
2018 619.111.677.408
2017 307.799.647.546
2016 211.755.493.578

EBITDA (Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization) adalah ukuran kinerja keuangan yang mencerminkan pendapatan operasional perusahaan sebelum memperhitungkan pengaruh bunga, pajak, penyusutan, dan amortisasi. EBITDA membantu investor dalam mengevaluasi efisiensi operasional perusahaan tanpa memperhitungkan faktor non-operasional.


EBITDA PT Telefast Indonesia Tbk.
Tahun EBITDA
2024 -2.241.179.000
2023 13.669.789.000
2022 12.623.028.000
2021 37.542.693.000
2020 18.140.734.000
2019 30.832.184.000
2018 33.073.827.786
2017 5.763.426.934
2016 5.506.194.606

Profit atau yang juga kita kenal dengan laba adalah hal yang menggambarkan manfaat finansial yang diwujudkan ketika pendapatan yang dihasilkan dari aktivitas bisnis melebihi biaya, ongkos, dan pajak yang terlibat dalam menopang aktivitas bisnis yang bersangkutan. Setiap keuntungan yang diperoleh disalurkan kembali ke pemilik bisnis, yang memilih untuk mengantongi uang tunai atau menginvestasikannya kembali ke bisnis. Keuntungan dihitung sebagai pendapatan total dikurangi total biaya.


Net Profit PT Telefast Indonesia Tbk.
Tahun Net Profit
2024 -9.538.241.000
2023 889.221.000
2022 1.198.436.000
2021 26.627.233.000
2020 6.485.258.000
2019 18.862.889.000
2018 19.695.609.819
2017 2.977.923.006
2016 3.754.133.494

Net profit margin (NPM) adalah prosentase laba bersih yang diperoleh perusahaan dari pendapatan setelah mengurangi semua biaya. NPM menggambarkan seberapa efisien perusahaan menghasilkan keuntungan dari pendapatan. Semakin tinggi prosentasenya semakin baik profitabilitas perusahaan.


Net Profit Margin (NPM) PT Telefast Indonesia Tbk.
Tahun Net Profit Margin (NPM)
2024 -2,00 %
2023 0,00 %
2022 0,00 %
2021 4,00 %
2020 1,00 %
2019 3,00 %
2018 3,00 %
2017 1,00 %
2016 2,00 %

Earning per Share adalah keuntungan perusahaan yang dialokasikan untuk setiap lembar saham biasa yang beredar. Earnings Per Share merupakan sebuah indikator untuk menilai tingkat profitabilitas perusahaan. Semakin tinggi nilai EPS semakin baik perusahaan tersebut dalam menghasilkan laba per lembar sahamnya.


Earning per Share (EPS) PT Telefast Indonesia Tbk.
Tahun Earning per Share (EPS)
2024 0
2023 0
2022 0
2021 -7
2020 -2
2019 2
2018 0
2017 0
2016 0

Neraca Keuangan

Neraca keuangan adalah laporan keuangan yang memberikan ringkasan mengenai aset, kewajiban, dan ekuitas suatu perusahaan pada suatu titik waktu tertentu. Neraca keuangan ini membantu investor dalam memahami nilai total aset yang dimiliki perusahaan, jumlah kewajiban yang harus dibayar, serta jumlah ekuitas yang dimiliki pemilik perusahaan. Dengan mempelajari neraca keuangan, investor dapat mengevaluasi stabilitas keuangan perusahaan dan melihat sejauh mana perusahaan menggunakan sumber daya yang dimilikinya untuk menghasilkan laba.

Aset merupakan sumber daya dengan nilai ekonomi yang dimiliki atau dikendalikan oleh perusahaan dengan harapan akan memberikan manfaat di masa depan. Aset dilaporkan di neraca perusahaan dan dibeli atau dibuat untuk meningkatkan nilai perusahaan atau menguntungkan operasi perusahaan. Aset dapat dianggap sebagai sesuatu yang dapat menghasilkan arus kas, mengurangi pengeluaran, atau meningkatkan penjualan, terlepas dari apakah itu peralatan produksi atau paten.


Aset PT Telefast Indonesia Tbk.
Tahun Aset
2024 250.220.125.000
2023 256.087.539.000
2022 263.610.786.449
2021 275.050.727.818
2020 223.989.846.000
2019 230.665.974.000
2018 88.769.099.141
2017 174.941.303.588
2016 14.435.547.411

Modal (equity) dalam konteks keuangan merujuk pada bagian kepemilikan atau klaim pemilik terhadap aset perusahaan setelah dikurangi kewajiban. Dalam istilah sederhana, modal adalah jumlah investasi atau kontribusi pemilik perusahaan yang dapat berupa uang tunai, aset, atau laba yang ditahan. Bagi investor, modal merupakan ukuran penting untuk mengevaluasi sejauh mana pemilik perusahaan memiliki kepentingan dan tanggung jawab terhadap kinerja dan hasil perusahaan.


Modal (Equity) PT Telefast Indonesia Tbk.
Tahun Modal (Equity)
2024 176.362.288.000
2023 185.266.370.000
2022 183.597.628.694
2021 181.956.629.725
2020 155.255.262.000
2019 150.892.077.000
2018 45.651.524.235
2017 17.161.788.625
2016 7.787.077.966

Piutang adalah jumlah uang yang harus diterima oleh perusahaan dari pelanggan atau pihak lain sebagai pembayaran atas barang atau jasa yang telah disediakan. Piutang dapat menjadi aset yang penting dalam menilai kesehatan keuangan perusahaan serta kemampuannya untuk menghasilkan arus kas yang cukup.


Piutang (Receivables) PT Telefast Indonesia Tbk.
Tahun Piutang (Receivables)
2024 46.038.535.000
2023 26.758.165.000
2022 53.258.697.396
2021 53.981.679.947
2020 48.497.097.000
2019 36.984.113.000
2018 70.317.298.816
2017 -5.375.143.476
2016 3.181.377.220

Investasi jangka pendek adalah jenis investasi dengan jangka waktu singkat (biasanya kurang dari satu tahun) bertujuan untuk mendapatkan keuntungan dalam waktu yang singkat dan risiko yang rendah.


Investasi Jangka Pendek PT Telefast Indonesia Tbk.
Tahun Investasi Jangka Pendek
2024 0
2023 12.000.000.000
2022 12.000.000.000
2021 12.000.000.000
2020 13.400.000.000
2019 26.363.470.000
2018 0
2017 0
2016 0

Investasi jangka panjang adalah investasi yang dilakukan untuk jangka waktu yang lama (biasanya lebih dari satu tahun) bertujuan untuk mencapai pertumbuhan nilai investasi yang signifikan dalam jangka panjang. Investasi ini fokus diberikan pada aspek seperti kenaikan harga saham, dividen, atau pertumbuhan nilai aset.


Investasi Jangka Panjang PT Telefast Indonesia Tbk.
Tahun Investasi Jangka Panjang
2024 0
2023 0
2022 0
2021 0
2020 0
2019 0
2018 229.500.000
2017 0
2016 0

Debt/utang adalah sejumlah uang yang dipinjam oleh perusahaan dan harus dikembalikan dalam jangka waktu tertentu dengan membayar bunga. Investor perlu memperhatikan tingkat utang suatu perusahaan dan kemampuannya untuk membayar kembali utang tersebut.


Utang PT Telefast Indonesia Tbk.
Tahun Utang
2024 46.675.250.000
2023 58.308.574.000
2022 61.052.063.640
2021 61.025.863.930
2020 52.961.843.000
2019 70.491.320.000
2018 29.542.500.000
2017 69.000.841.959
2016 5.258.206.885

Laporan Arus Kas

Laporan arus kas adalah laporan keuangan yang menunjukkan aliran masuk dan keluar uang tunai dari aktivitas operasional, investasi, dan pendanaan perusahaan. Investor dapat mempelajari laporan ini untuk melihat bagaimana perusahaan menghasilkan dan menggunakan uang tunai untuk mengevaluasi kesehatan keuangan perusahaan.

Pembayaran dividen adalah pembagian sebagian laba perusahaan kepada para pemegang saham sebagai imbalan atas kepemilikan saham mereka. Dividen biasanya dibayarkan secara tunai atau dalam bentuk saham tambahan, dan menjadi salah satu cara bagi investor untuk mendapatkan pengembalian investasi dari perusahaan di mana mereka memiliki saham.


Pembayaran Dividen PT Telefast Indonesia Tbk.
Tahun Pembayaran Dividen
2024 0
2023 0
2022 0
2021 0
2020 0
2019 0
2018 0
2017 0
2016 0

Capital expenditure adalah pengeluaran perusahaan untuk membeli atau meningkatkan aset jangka panjang seperti tanah, bangunan, atau peralatan. Investor perlu capex untuk mengevaluasi pertumbuhan dan nilai jangka panjang perusahaan.


Capital Expenditure (CAPEX) PT Telefast Indonesia Tbk.
Tahun Capital Expenditure (CAPEX)
2024 137.801.000
2023 82.304.000
2022 440.769.000
2021 6.746.400.000
2020 3.107.788.000
2019 5.904.954.000
2018 1.470.193.048
2017 195.339.000
2016 395.639.670

Free cash flow adalah jumlah uang yang tersisa setelah perusahaan mengeluarkan biaya operasional dan investasi modal yang diperlukan untuk menjaga dan mengembangkan bisnisnya. FCF merupakan indikator penting bagi investor karena mencerminkan kemampuan perusahaan untuk menghasilkan uang tunai yang digunakan untuk membayar dividen, mengurangi utang, atau melakukan investasi tambahan.


Free Cashflow (FCF) PT Telefast Indonesia Tbk.
Tahun Free Cashflow (FCF)
2024 -10.925.710.000
2023 -17.295.054.000
2022 904.739.000
2021 -801.090.000
2020 3.500.821.000
2019 -74.811.312.000
2018 -944.326.226
2017 -59.353.175.142
2016 -6.762.170.109

Operating cash flow adalah jumlah uang tunai yang dihasilkan atau digunakan oleh perusahaan dari kegiatan operasional utamanya, seperti penjualan produk atau jasa. Operating cashflow penting bagi investor karena angka ini menunjukkan keberlanjutan dan kesehatan keuangan perusahaan dalam menjalankan bisnisnya.


Operating Cashflow PT Telefast Indonesia Tbk.
Tahun Operating Cashflow
2024 -10.787.909.000
2023 -17.212.749.000
2022 1.345.508.000
2021 5.945.309.000
2020 6.608.609.000
2019 -68.906.358.000
2018 525.866.822
2017 -59.157.836.142
2016 -6.366.530.439

Dividen adalah pembagian laba kepada pemegang saham berdasarkan banyaknya saham yang dimiliki. Jumlah dividen yang akan dibagikan diusulkan oleh dewan direksi perusahaan dan disetujui di dalam rapat umum pemegang saham (RUPS).


Dividen PT Telefast Indonesia Tbk.
Tahun Dividen
2016 0
2017 0
2018 0
2019 0
2020 0
2021 0
2022 0
2023 0
2024 0

Rasio Keuangan

Rasio keuangan adalah perbandingan angka-angka keuangan yang digunakan untuk menganalisis kinerja dan kondisi keuangan perusahaan. Rasio ini membantu investor memahami profitabilitas, likuiditas, dan solvabilitas perusahaan untuk membuat keputusan investasi yang lebih terinformasi.

Return On Assets (ROA) menunjukkan seberapa besar kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba dengan menggunakan total aset yang dimiliki perusahaan. ROA yang positif menunjukkan bahwa dari total aset yang dimiliki, perusahaan mampu menghasilkan laba. Semakin besar nilai ROA berarti semakin efektif perusahaan dalam mengelola aset yang dimiliki, dan sebaliknya. ROA yang negatif menunjukkan bahwa perusahaan sedang mengalami kerugian.


Return on Asset PT Telefast Indonesia Tbk.
Tahun Return on Asset
2016 26.01%
2017 1.69%
2018 22.36%
2019 8.37%
2020 3%
2021 9.93%
2022 0.46%
2023 0.35%
2024 -3.86%

Return On Equity (ROE) digunakan untuk mengukur seberapa besar keuntungan yang dihasilkan perusahaan dibandingkan dengan modal yang disetor oleh pemegang saham. ROE berguna untuk membandingkan profitabilitas perusahaan dengan perusahaan lain dalam industri yang sama. Nilai ROE yang semakin besar menunjukkan bahwa perusahaan lebih mampu mengelola modal yang dimiliki untuk menghasilkan laba.


Return on Equity PT Telefast Indonesia Tbk.
Tahun Return on Equity
2016 48.21%
2017 17.35%
2018 43.14%
2019 12.5%
2020 4.18%
2021 14.63%
2022 0.65%
2023 0.48%
2024 -5.41%

Pemegang Saham PT Telefast Indonesia Tbk.

Nama Jumlah Prosentase
PT Telefast Investama Indonesia 213,312,000 12.80 %
PT M Cash Integrasi Tbk 699,093,200 41.95 %
Bank Of Singapore Limited 119,244,500 7.15 %
Masyarakat 354,128,000 21.25 %
PT Distribusi Voucher Nusantara Tbk 271,039,200 16.26 %
Pengendali Saham 0 0.00 %
Non Pengendali Saham 0 0.00 %
Saham Treasury 9,849,600 0.59 %
Masyarakat Warkat 0 0.00 %
Masyarakat Non Warkat 0 0.00 %

Anak Perusahaan PT Telefast Indonesia Tbk.

Nama Lokasi Prosentase
PT Anugerah Aset Digital (dahulu PT Sicepat Aset Digital)
Penyedia Jasa Produk Digital
Jakarta 41.00 %

Direktur PT Telefast Indonesia Tbk.

Nama Jabatan
Setiawan Parikesit Kencana Direktur Utama
Tati Ramawati Direktur

Komisaris PT Telefast Indonesia Tbk.

Nama Jabatan
Ivan Ekancono Komisaris Utama
Sri Haryatno Komisaris

Komite Audit PT Telefast Indonesia Tbk.

Nama Jabatan
Sri Haryatno Ketua
Riris Lilianti Anggota
Hendra Anggota

Profil PT Telefast Indonesia Tbk.

Nama Emiten
PT Telefast Indonesia Tbk.
Kode Saham
TFAS
ISIN
ID1000151103
Alamat
Mall Ambasador Lt. 5, No. 5 Jl. Prof. Dr. Satrio No. 65, Jakarta 12940
Email
admin.corsec@telefast.co.id
Situs Web
www.telefast.co.id
Papan Pencatatan
Pengembangan
Bidang Usaha Utama
Penjualan Produk Telekomunikasi danPenyedia Jasa Platform Digital Sumber Daya Manusia
Sektor
Teknologi
Sub Sektor
Perangkat Lunak & Jasa TI
Tentang PT Telefast Indonesia Tbk.
PT Telefast Indonesia Tbk, bersama dengan anak perusahaannya, mengembangkan solusi sumber daya manusia dan manajemen rantai pasokan di Indonesia. Perusahaan menyediakan HR-KU, aplikasi sistem informasi sumber daya manusia, yang memfasilitasi berbagai aktivitas sumber daya manusia dan menawarkan sistem manajemen sumber daya manusia untuk perusahaan berkembang; dan bilik kerja. HR-KU-nya menyediakan berbagai modul, seperti absensi, cuti, reimbursement, TAS, database dan informasi karyawan, buletin internal, dan modul toko digital. Perusahaan juga menawarkan solusi pasokan tenaga kerja; produk telekomunikasi; layanan bank online titik pembayaran; dan Fastpoint, bisnis ekspres dengan konsep container yang menyediakan layanan jaringan drop point SiCepat Ekspres; dan produk dan layanan lainnya. Selain itu, bergerak dalam bisnis perdagangan, transportasi darat, pariwisata, dan logistik; penyediaan teknologi informasi dan jasa komputer lainnya; dan kegiatan penyewaan kendaraan. PT Telefast Indonesia Tbk didirikan pada tahun 2008 dan berbasis di Jakarta Selatan, Indonesia.

LinkedIn
WhatsApp
Telegram