Analisa Fundamental Saham RBMS | Ristia Bintang Mahkotasejati Tbk



Harga Saham RBMS

75
PER
-1.71
PBV
0.10

Market Cap.

47.7 M
ROA
-3.67
ROE
-5.97

Analisa Fundamental Ristia Bintang Mahkotasejati Tbk

Analisis Skor

Rasio hutang

DER/Rasio hutang kurang dari 1 (0.27 kali modal).

Current ratio

Aset lancar lebih besar dari liabilitas jangka pendek

Price to Book Value

Undervalued. Price to Book Value (PBV) lebih rendah dari valuasi perusahaan (0.10).

Tier Saham

Saham tier 3 dengan market cap. kecil (di bawah 1 T)

Net Profit

Perusahaan belum mencetak laba positif selama 3 tahun berturut-turut

Net Profit Margin

Profitabilitas kurang baik. Net Profit Margin (NPM) kurang dari 10% (-33.09%)

Return on Equity

Profitabilitas kurang baik. Return on Equity (RoE) kurang dari 15% (-5.97%)

Buffet's Intrinsic Value

Perusahaan belum melaporkan laporan keuangan terbaru

Earning per Share

Perusahaan belum mencetak Earning per Share (EPS) positif selama 3 tahun berturut-turut

Analisa Teknikal Ristia Bintang Mahkotasejati Tbk

Metode Rekomendasi

MACD

Untuk swing trade jangka menengah
Sell

Stochastic

Untuk scalping jangka pendek
Neutral

Bollinger Bands

Untuk swing trade jangka menengah
Neutral

Harga Saham Ristia Bintang Mahkotasejati Tbk


Laporan Keuangan Ristia Bintang Mahkotasejati Tbk

Laporan Laba Rugi

Laporan laba rugi adalah laporan keuangan yang memberikan gambaran tentang pendapatan, biaya, dan laba atau rugi suatu perusahaan dalam periode waktu tertentu. Laporan ini membantu investor untuk memahami seberapa baik atau buruk kinerja keuangan perusahaan tersebut, apakah perusahaan tersebut menghasilkan laba atau mengalami kerugian, serta sumber-sumber pendapatan dan pengeluaran utama yang mempengaruhi hasil keuangan perusahaan.

Pendapatan adalah total uang yang diperoleh perusahaan dari penjualan produk atau jasa sebelum memperhitungkan biaya produksi dan pengeluaran lainnya. Ini adalah indikator penting untuk mengevaluasi pertumbuhan dan kinerja keuangan perusahaan serta memberikan gambaran kepada investor tentang keberhasilan perusahaan dalam menghasilkan pendapatan dari bisnis intinya.


Pendapatan Ristia Bintang Mahkotasejati Tbk
Tahun Pendapatan
2024 158.784.144.000
2023 179.626.694.000
2022 115.096.607.000
2021 44.100.335.000
2020 25.045.657.000
2019 93.905.956.000
2018 181.684.147.570
2017 136.310.239.096
2016 17.945.077.363
2015 16.970.149.091
2014 49.251.127.287
2013 20.544.931.500
2012 41.729.192.546
2011 2.763.479.000
2010 16.200.989.000
2009 11.798.299.000
2008 27.366.408.000
2007 50.036.440.000
2006 34.088.364.000
2005 22.293.817.000
2004 13.166.790.000
2003 11.036.120.000
2002 10.072.712.000
2001 7.903.044.000

EBITDA (Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization) adalah ukuran kinerja keuangan yang mencerminkan pendapatan operasional perusahaan sebelum memperhitungkan pengaruh bunga, pajak, penyusutan, dan amortisasi. EBITDA membantu investor dalam mengevaluasi efisiensi operasional perusahaan tanpa memperhitungkan faktor non-operasional.


EBITDA Ristia Bintang Mahkotasejati Tbk
Tahun EBITDA
2024 10.264.509.000
2023 11.372.263.000
2022 -6.347.509.000
2021 5.802.643.000
2020 -15.224.191.000
2019 12.778.767.000
2018 34.760.590.099
2017 36.038.082.231
2016 23.606.778
2015 -2.652.628.100
2014 9.865.817.917
2013 1.163.354.508
2012 8.194.578.043
2011 0
2010 0
2009 0
2008 0
2007 0
2006 0
2005 0
2004 0
2003 0
2002 0
2001 0

Profit atau yang juga kita kenal dengan laba adalah hal yang menggambarkan manfaat finansial yang diwujudkan ketika pendapatan yang dihasilkan dari aktivitas bisnis melebihi biaya, ongkos, dan pajak yang terlibat dalam menopang aktivitas bisnis yang bersangkutan. Setiap keuntungan yang diperoleh disalurkan kembali ke pemilik bisnis, yang memilih untuk mengantongi uang tunai atau menginvestasikannya kembali ke bisnis. Keuntungan dihitung sebagai pendapatan total dikurangi total biaya.


Net Profit Ristia Bintang Mahkotasejati Tbk
Tahun Net Profit
2024 -27.875.067.000
2023 -20.485.358.000
2022 -39.511.995.000
2021 -23.552.284.000
2020 -44.618.661.000
2019 -22.903.648.000
2018 5.227.914.856
2017 16.556.297.349
2016 -6.712.642.549
2015 -3.085.317.061
2014 3.007.294.199
2013 -13.983.777.155
2012 1.923.167.449
2011 0
2010 468.658.000
2009 117.185.000
2008 965.455.000
2007 843.278.000
2006 180.011.000
2005 0
2004 0
2003 0
2002 0
2001 11.693.385.000

Net profit margin (NPM) adalah prosentase laba bersih yang diperoleh perusahaan dari pendapatan setelah mengurangi semua biaya. NPM menggambarkan seberapa efisien perusahaan menghasilkan keuntungan dari pendapatan. Semakin tinggi prosentasenya semakin baik profitabilitas perusahaan.


Net Profit Margin (NPM) Ristia Bintang Mahkotasejati Tbk
Tahun Net Profit Margin (NPM)
2024 -18,00 %
2023 -11,00 %
2022 -34,00 %
2021 -53,00 %
2020 -178,00 %
2019 -24,00 %
2018 3,00 %
2017 12,00 %
2016 -37,00 %
2015 -18,00 %
2014 6,00 %
2013 -68,00 %
2012 5,00 %
2011 0,00 %
2010 3,00 %
2009 1,00 %
2008 4,00 %
2007 2,00 %
2006 1,00 %
2005 0,00 %
2004 0,00 %
2003 0,00 %
2002 0,00 %
2001 148,00 %

Earning per Share adalah keuntungan perusahaan yang dialokasikan untuk setiap lembar saham biasa yang beredar. Earnings Per Share merupakan sebuah indikator untuk menilai tingkat profitabilitas perusahaan. Semakin tinggi nilai EPS semakin baik perusahaan tersebut dalam menghasilkan laba per lembar sahamnya.


Earning per Share (EPS) Ristia Bintang Mahkotasejati Tbk
Tahun Earning per Share (EPS)
2024 0
2023 0
2022 -2
2021 0
2020 -4
2019 -3
2018 0
2017 0
2016 -2
2015 -2
2014 13
2013 -22
2012 2
2011 0
2010 0
2009 0
2008 0
2007 0
2006 0
2005 0
2004 0
2003 0
2002 0
2001 0

Neraca Keuangan

Neraca keuangan adalah laporan keuangan yang memberikan ringkasan mengenai aset, kewajiban, dan ekuitas suatu perusahaan pada suatu titik waktu tertentu. Neraca keuangan ini membantu investor dalam memahami nilai total aset yang dimiliki perusahaan, jumlah kewajiban yang harus dibayar, serta jumlah ekuitas yang dimiliki pemilik perusahaan. Dengan mempelajari neraca keuangan, investor dapat mengevaluasi stabilitas keuangan perusahaan dan melihat sejauh mana perusahaan menggunakan sumber daya yang dimilikinya untuk menghasilkan laba.

Aset merupakan sumber daya dengan nilai ekonomi yang dimiliki atau dikendalikan oleh perusahaan dengan harapan akan memberikan manfaat di masa depan. Aset dilaporkan di neraca perusahaan dan dibeli atau dibuat untuk meningkatkan nilai perusahaan atau menguntungkan operasi perusahaan. Aset dapat dianggap sebagai sesuatu yang dapat menghasilkan arus kas, mengurangi pengeluaran, atau meningkatkan penjualan, terlepas dari apakah itu peralatan produksi atau paten.


Aset Ristia Bintang Mahkotasejati Tbk
Tahun Aset
2024 759.737.592.000
2023 712.079.912.000
2022 717.606.761.000
2021 771.096.800.598
2020 760.445.866.000
2019 806.591.455.000
2018 897.968.027.638
2017 432.055.786.199
2016 167.489.721.098
2015 191.275.595.985
2014 155.996.774.016
2013 158.997.539.543
2012 152.811.855.863
2011 135.937.211.000
2010 117.301.086.000
2009 119.183.356.000
2008 118.304.746.000
2007 220.746.875.000
2006 204.676.893.000
2005 206.600.901.000
2004 212.807.247.000
2003 202.527.782.000
2002 206.461.673.000
2001 224.469.291.000

Modal (equity) dalam konteks keuangan merujuk pada bagian kepemilikan atau klaim pemilik terhadap aset perusahaan setelah dikurangi kewajiban. Dalam istilah sederhana, modal adalah jumlah investasi atau kontribusi pemilik perusahaan yang dapat berupa uang tunai, aset, atau laba yang ditahan. Bagi investor, modal merupakan ukuran penting untuk mengevaluasi sejauh mana pemilik perusahaan memiliki kepentingan dan tanggung jawab terhadap kinerja dan hasil perusahaan.


Modal (Equity) Ristia Bintang Mahkotasejati Tbk
Tahun Modal (Equity)
2024 466.671.947.000
2023 494.953.625.000
2022 515.159.339.000
2021 552.366.341.286
2020 555.893.056.000
2019 599.673.264.000
2018 622.375.768.022
2017 229.621.877.639
2016 161.858.323.319
2015 173.210.529.379
2014 133.593.737.380
2013 127.827.357.143
2012 141.867.157.348
2011 125.466.063.000
2010 109.507.827.000
2009 113.802.769.000
2008 107.219.921.000
2007 152.396.536.000
2006 151.553.259.000
2005 151.373.247.000
2004 153.954.128.000
2003 156.458.698.000
2002 158.305.518.000
2001 158.580.277.000

Piutang adalah jumlah uang yang harus diterima oleh perusahaan dari pelanggan atau pihak lain sebagai pembayaran atas barang atau jasa yang telah disediakan. Piutang dapat menjadi aset yang penting dalam menilai kesehatan keuangan perusahaan serta kemampuannya untuk menghasilkan arus kas yang cukup.


Piutang (Receivables) Ristia Bintang Mahkotasejati Tbk
Tahun Piutang (Receivables)
2024 19.051.365.000
2023 22.982.803.000
2022 25.657.546.000
2021 14.937.446.715
2020 16.969.023.000
2019 32.399.567.000
2018 39.592.652.330
2017 35.206.557.540
2016 3.982.398.622
2015 5.435.117.423
2014 7.226.161.277
2013 7.514.477.584
2012 13.563.470.419
2011 0
2010 0
2009 0
2008 0
2007 0
2006 0
2005 0
2004 0
2003 0
2002 0
2001 0

Investasi jangka pendek adalah jenis investasi dengan jangka waktu singkat (biasanya kurang dari satu tahun) bertujuan untuk mendapatkan keuntungan dalam waktu yang singkat dan risiko yang rendah.


Investasi Jangka Pendek Ristia Bintang Mahkotasejati Tbk
Tahun Investasi Jangka Pendek
2024 0
2023 0
2022 0
2021 0
2020 34.500.000.000
2019 1.552.500.000
2018 3.140.856.000
2017 275.000.000
2016 277.500.000
2015 218.350.000
2014 11.510.000.000
2013 217.500.000
2012 237.500.000
2011 3.572.500.000
2010 27.205.000.000
2009 31.968.600.000
2008 34.409.400.000
2007 0
2006 0
2005 0
2004 0
2003 0
2002 0
2001 0

Investasi jangka panjang adalah investasi yang dilakukan untuk jangka waktu yang lama (biasanya lebih dari satu tahun) bertujuan untuk mencapai pertumbuhan nilai investasi yang signifikan dalam jangka panjang. Investasi ini fokus diberikan pada aspek seperti kenaikan harga saham, dividen, atau pertumbuhan nilai aset.


Investasi Jangka Panjang Ristia Bintang Mahkotasejati Tbk
Tahun Investasi Jangka Panjang
2024 0
2023 0
2022 0
2021 0
2020 0
2019 0
2018 160.636.847.289
2017 0
2016 60.349.670.765
2015 67.434.528.011
2014 0
2013 0
2012 0
2011 0
2010 0
2009 0
2008 0
2007 0
2006 0
2005 0
2004 0
2003 0
2002 0
2001 0

Debt/utang adalah sejumlah uang yang dipinjam oleh perusahaan dan harus dikembalikan dalam jangka waktu tertentu dengan membayar bunga. Investor perlu memperhatikan tingkat utang suatu perusahaan dan kemampuannya untuk membayar kembali utang tersebut.


Utang Ristia Bintang Mahkotasejati Tbk
Tahun Utang
2024 42.479.489.000
2023 17.303.578.000
2022 140.300.391.540
2021 161.143.016.120
2020 146.242.517.170
2019 148.013.318.170
2018 192.072.392.420
2017 125.316.819.667
2016 -2.464.989.278
2015 0
2014 0
2013 0
2012 0
2011 0
2010 15.819.000
2009 40.228.000
2008 858.524.000
2007 180.103.000
2006 97.661.000
2005 18.980.000
2004 41.757.000
2003 145.855.000
2002 0
2001 0

Laporan Arus Kas

Laporan arus kas adalah laporan keuangan yang menunjukkan aliran masuk dan keluar uang tunai dari aktivitas operasional, investasi, dan pendanaan perusahaan. Investor dapat mempelajari laporan ini untuk melihat bagaimana perusahaan menghasilkan dan menggunakan uang tunai untuk mengevaluasi kesehatan keuangan perusahaan.

Pembayaran dividen adalah pembagian sebagian laba perusahaan kepada para pemegang saham sebagai imbalan atas kepemilikan saham mereka. Dividen biasanya dibayarkan secara tunai atau dalam bentuk saham tambahan, dan menjadi salah satu cara bagi investor untuk mendapatkan pengembalian investasi dari perusahaan di mana mereka memiliki saham.


Pembayaran Dividen Ristia Bintang Mahkotasejati Tbk
Tahun Pembayaran Dividen
2024 0
2023 0
2022 0
2021 0
2020 0
2019 0
2018 0
2017 0
2016 0
2015 0
2014 0
2013 0
2012 0
2010 0
2009 0
2008 0
2007 0
2006 0
2001 0

Capital expenditure adalah pengeluaran perusahaan untuk membeli atau meningkatkan aset jangka panjang seperti tanah, bangunan, atau peralatan. Investor perlu capex untuk mengevaluasi pertumbuhan dan nilai jangka panjang perusahaan.


Capital Expenditure (CAPEX) Ristia Bintang Mahkotasejati Tbk
Tahun Capital Expenditure (CAPEX)
2024 2.143.701.000
2023 2.548.785.000
2022 8.731.086.000
2021 14.086.230.000
2020 11.716.899.000
2019 83.689.035.000
2018 8.618.174.163
2017 23.392.542.548
2016 33.389.368.387
2015 33.053.122.523
2014 14.160.000
2013 956.850.000
2012 10.592.000
2010 0
2009 0
2008 0
2007 0
2006 0
2001 0

Free cash flow adalah jumlah uang yang tersisa setelah perusahaan mengeluarkan biaya operasional dan investasi modal yang diperlukan untuk menjaga dan mengembangkan bisnisnya. FCF merupakan indikator penting bagi investor karena mencerminkan kemampuan perusahaan untuk menghasilkan uang tunai yang digunakan untuk membayar dividen, mengurangi utang, atau melakukan investasi tambahan.


Free Cashflow (FCF) Ristia Bintang Mahkotasejati Tbk
Tahun Free Cashflow (FCF)
2024 16.151.373.000
2023 29.393.615.000
2022 -3.277.950.000
2021 7.941.353.000
2020 -5.981.988.000
2019 -100.427.730.000
2018 40.958.825.120
2017 -4.944.414.218
2016 -29.664.536.648
2015 -21.564.836.985
2014 -7.316.563.756
2013 25.827.959.641
2012 2.232.633.151
2010 0
2009 0
2008 0
2007 0
2006 0
2001 0

Operating cash flow adalah jumlah uang tunai yang dihasilkan atau digunakan oleh perusahaan dari kegiatan operasional utamanya, seperti penjualan produk atau jasa. Operating cashflow penting bagi investor karena angka ini menunjukkan keberlanjutan dan kesehatan keuangan perusahaan dalam menjalankan bisnisnya.


Operating Cashflow Ristia Bintang Mahkotasejati Tbk
Tahun Operating Cashflow
2024 18.295.074.000
2023 31.942.400.000
2022 5.453.136.000
2021 22.027.583.000
2020 5.734.911.000
2019 -16.738.696.000
2018 49.576.999.283
2017 18.448.128.330
2016 3.724.831.739
2015 11.488.285.538
2014 -7.302.403.756
2013 26.784.809.641
2012 2.243.225.151
2010 0
2009 0
2008 0
2007 0
2006 0
2001 0

Dividen adalah pembagian laba kepada pemegang saham berdasarkan banyaknya saham yang dimiliki. Jumlah dividen yang akan dibagikan diusulkan oleh dewan direksi perusahaan dan disetujui di dalam rapat umum pemegang saham (RUPS).


Dividen Ristia Bintang Mahkotasejati Tbk
Tahun Dividen
2012 0
2013 0
2014 0
2015 0
2016 0
2017 0
2018 0
2019 0
2020 0
2021 0
2022 0
2023 0
2024 0

Rasio Keuangan

Rasio keuangan adalah perbandingan angka-angka keuangan yang digunakan untuk menganalisis kinerja dan kondisi keuangan perusahaan. Rasio ini membantu investor memahami profitabilitas, likuiditas, dan solvabilitas perusahaan untuk membuat keputusan investasi yang lebih terinformasi.

Return On Assets (ROA) menunjukkan seberapa besar kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba dengan menggunakan total aset yang dimiliki perusahaan. ROA yang positif menunjukkan bahwa dari total aset yang dimiliki, perusahaan mampu menghasilkan laba. Semakin besar nilai ROA berarti semakin efektif perusahaan dalam mengelola aset yang dimiliki, dan sebaliknya. ROA yang negatif menunjukkan bahwa perusahaan sedang mengalami kerugian.


Return on Asset Ristia Bintang Mahkotasejati Tbk
Tahun Return on Asset
2012 1.26%
2013 -8.79%
2014 1.93%
2015 -1.61%
2016 -4.01%
2017 3.83%
2018 0.58%
2019 -2.84%
2020 -5.87%
2021 -3.05%
2022 -5.51%
2023 -2.88%
2024 -3.67%

Return On Equity (ROE) digunakan untuk mengukur seberapa besar keuntungan yang dihasilkan perusahaan dibandingkan dengan modal yang disetor oleh pemegang saham. ROE berguna untuk membandingkan profitabilitas perusahaan dengan perusahaan lain dalam industri yang sama. Nilai ROE yang semakin besar menunjukkan bahwa perusahaan lebih mampu mengelola modal yang dimiliki untuk menghasilkan laba.


Return on Equity Ristia Bintang Mahkotasejati Tbk
Tahun Return on Equity
2012 1.36%
2013 -10.94%
2014 2.25%
2015 -1.78%
2016 -4.15%
2017 7.21%
2018 0.84%
2019 -3.82%
2020 -8.03%
2021 -4.26%
2022 -7.67%
2023 -4.14%
2024 -5.97%

Pemegang Saham Ristia Bintang Mahkotasejati Tbk

Nama Jumlah Prosentase
Richard Wiriahardja 1,378,060,918 51.88 %
Michella Ristiadewi 12,454,901 0.47 %
Maria F Tulolo 3,955,810 0.15 %
Pengendali Saham 0 0.00 %
Non Pengendali Saham 0 0.00 %
Saham Treasury 0 0.00 %
Masyarakat Warkat 1,594,500 0.06 %
Masyarakat Non Warkat 1,260,146,697 47.44 %

Anak Perusahaan Ristia Bintang Mahkotasejati Tbk

Nama Lokasi Prosentase
PT Alam Indah Selaras ("AIS")
Pengembangan tanah di Karawang
Karawang 999.99 %
PT Alam Indah Selaras (AIS)
Pengembangan tanah di karawang
Karawang 99.98 %
PT Bhaskara Mutu Sentosa
Pengembangan tanah di tangerang
Jakarta 99.96 %
PT Bhaskara Mutu Sentosa ("BMS")
Pengembangan tanah di Tangerang
Jakarta 999.99 %
PT Bhaskara Mutu Sentosa (BMS)
Pengembangan tanah di Tangerang
Jakarta 99.96 %
PT Manggala Citra Abadi ("MCA")
Pengembangan tanah di Karawang
Karawang 70.00 %
PT Manggala Citra Abadi (MCA)
Pengembangan tanah di karawang
Karawang 70.00 %
PT Tiara Hotel Bali International (THBI)
Perhotelan di Bali
Bali 99.75 %
PT Tiara Hotel Bali International ("THBI")
Perhotelan di Bali
Bali 999.99 %
PT Tiara Hotel Bali International (THBI)
Perhotelan di Bali
Bali 99.75 %
PT Tiara Raya Bali International ("TRBI")
Perhotelan di Bali
Bali 999.99 %
PT Tiara Raya Bali International (TRBI)
Perhotelan di Bali
Bali 99.66 %

Direktur Ristia Bintang Mahkotasejati Tbk

Nama Jabatan
Deddy Indrasetiawan Direktur Utama
Nur Anisa Nusuqi Direktur

Komisaris Ristia Bintang Mahkotasejati Tbk

Nama Jabatan
Hamonangan Sianipar Komisaris Utama
Michella Ristiadewi Komisaris

Komite Audit Ristia Bintang Mahkotasejati Tbk

Nama Jabatan
Hamonangan Sianipar Ketua
Rifly Weddyansyach Anggota
Caesarika DSP Anggota

Profil Ristia Bintang Mahkotasejati Tbk

Nama Emiten
Ristia Bintang Mahkotasejati Tbk
Kode Saham
RBMS
ISIN
ID1000058100
Alamat
Gedung Ribens Autocars Jl. Fatmawati No. 188 Jakarta 12420
Email
corsec@ristiagroup.com
Situs Web
www.ristiagroup.com
Papan Pencatatan
Pemantauan Khusus
Bidang Usaha Utama
Property dan Real Estate
Sektor
Properti & Real Estat
Sub Sektor
Properti & Real Estat
Tentang Ristia Bintang Mahkotasejati Tbk
PT Ristia Bintang Mahkotasejati Tbk bersama anak perusahaan mengembangkan proyek perumahan di Indonesia. Perusahaan menjual properti perumahan dan kavling tanah. Mengembangkan proyek perumahan dengan nama Bintang Metropol di Bekasi, Mahkota Simprug di Tangerang, dan Saung Riung di Karawang, serta mengoperasikan hotel dengan nama Hotel Le Meridien di Jimbaran, Bali. Perusahaan ini didirikan pada tahun 1985 dan berkantor pusat di Jakarta, Indonesia.

LinkedIn
WhatsApp
Telegram