Analisa Fundamental Saham ESSA | ESSA Industries Indonesia Tbk



Harga Saham ESSA

655
PER
19.15
PBV
2.08

Market Cap.

865138720
ROA
6.92
ROE
10.85

Analisa Fundamental ESSA Industries Indonesia Tbk

Analisis Skor

Rasio hutang

DER/Rasio hutang kurang dari 1 (0.77 kali modal).

Net Profit

Perusahaan mencetak laba positif 3 tahun berturut-turut

Current ratio

Aset lancar lebih besar dari liabilitas jangka pendek

Net Profit Margin

Profitabilitas baik. Net Profit Margin (NPM) lebih dari 10% (13.34%)

Tier Saham

Saham tier 3 dengan market cap. kecil (di bawah 1 T)

Return on Equity

Profitabilitas kurang baik. Return on Equity (RoE) kurang dari 15% (10.85%)

Buffet's Intrinsic Value

Perusahaan belum melaporkan laporan keuangan terbaru

Price to Book Value

Overvalued. Price to Book Value (PBV) lebih dari 1x valuasi perusahaan (2.08).

Earning per Share

Perusahaan belum mencetak Earning per Share (EPS) positif selama 3 tahun berturut-turut

Analisa Teknikal ESSA Industries Indonesia Tbk

Metode Rekomendasi

MACD

Untuk swing trade jangka menengah
Sell

Stochastic

Untuk scalping jangka pendek
Sell

Bollinger Bands

Untuk swing trade jangka menengah
Neutral

Harga Saham ESSA Industries Indonesia Tbk


Kompetitor ESSA Industries Indonesia Tbk

Laporan Keuangan ESSA Industries Indonesia Tbk

Laporan Laba Rugi

Laporan laba rugi adalah laporan keuangan yang memberikan gambaran tentang pendapatan, biaya, dan laba atau rugi suatu perusahaan dalam periode waktu tertentu. Laporan ini membantu investor untuk memahami seberapa baik atau buruk kinerja keuangan perusahaan tersebut, apakah perusahaan tersebut menghasilkan laba atau mengalami kerugian, serta sumber-sumber pendapatan dan pengeluaran utama yang mempengaruhi hasil keuangan perusahaan.

Pendapatan adalah total uang yang diperoleh perusahaan dari penjualan produk atau jasa sebelum memperhitungkan biaya produksi dan pengeluaran lainnya. Ini adalah indikator penting untuk mengevaluasi pertumbuhan dan kinerja keuangan perusahaan serta memberikan gambaran kepada investor tentang keberhasilan perusahaan dalam menghasilkan pendapatan dari bisnis intinya.


Pendapatan ESSA Industries Indonesia Tbk
Tahun Pendapatan
2024 301.401.837
2023 344.961.625
2022 731.490.734
2021 303.437.230
2020 175.514.454
2019 221.911.797
2018 148.041.610
2017 33.704.104
2016 29.081.280
2015 40.500.314
2014 39.933.037
2013 42.243.986
2012 39.505.149
2011 41.058.295
2010 310.021.605.000
2009 206.937.832.000
2008 238.211.939.000

EBITDA (Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization) adalah ukuran kinerja keuangan yang mencerminkan pendapatan operasional perusahaan sebelum memperhitungkan pengaruh bunga, pajak, penyusutan, dan amortisasi. EBITDA membantu investor dalam mengevaluasi efisiensi operasional perusahaan tanpa memperhitungkan faktor non-operasional.


EBITDA ESSA Industries Indonesia Tbk
Tahun EBITDA
2024 84.427.489
2023 76.149.264
2022 302.666.895
2021 58.034.856
2020 -7.364.888
2019 24.990.597
2018 43.765.079
2017 9.506.000
2016 7.900.670
2015 9.423.921
2014 14.970.899
2013 19.157.218
2012 8.312.175
2011 18.918.298
2010 0
2009 0
2008 0

Profit atau yang juga kita kenal dengan laba adalah hal yang menggambarkan manfaat finansial yang diwujudkan ketika pendapatan yang dihasilkan dari aktivitas bisnis melebihi biaya, ongkos, dan pajak yang terlibat dalam menopang aktivitas bisnis yang bersangkutan. Setiap keuntungan yang diperoleh disalurkan kembali ke pemilik bisnis, yang memilih untuk mengantongi uang tunai atau menginvestasikannya kembali ke bisnis. Keuntungan dihitung sebagai pendapatan total dikurangi total biaya.


Net Profit ESSA Industries Indonesia Tbk
Tahun Net Profit
2024 45.181.479
2023 34.614.652
2022 220.790.326
2021 13.969.192
2020 -33.568.693
2019 2.637.947
2018 41.412.428
2017 2.557.643
2016 276.139
2015 5.243.442
2014 10.789.194
2013 13.254.373
2012 7.476.748
2011 10.968.287
2010 0
2009 0
2008 0

Net profit margin (NPM) adalah prosentase laba bersih yang diperoleh perusahaan dari pendapatan setelah mengurangi semua biaya. NPM menggambarkan seberapa efisien perusahaan menghasilkan keuntungan dari pendapatan. Semakin tinggi prosentasenya semakin baik profitabilitas perusahaan.


Net Profit Margin (NPM) ESSA Industries Indonesia Tbk
Tahun Net Profit Margin (NPM)
2024 15,00 %
2023 10,00 %
2022 30,00 %
2021 5,00 %
2020 -19,00 %
2019 1,00 %
2018 28,00 %
2017 8,00 %
2016 1,00 %
2015 13,00 %
2014 27,00 %
2013 31,00 %
2012 19,00 %
2011 27,00 %
2010 0,00 %
2009 0,00 %
2008 0,00 %

Earning per Share adalah keuntungan perusahaan yang dialokasikan untuk setiap lembar saham biasa yang beredar. Earnings Per Share merupakan sebuah indikator untuk menilai tingkat profitabilitas perusahaan. Semakin tinggi nilai EPS semakin baik perusahaan tersebut dalam menghasilkan laba per lembar sahamnya.


Earning per Share (EPS) ESSA Industries Indonesia Tbk
Tahun Earning per Share (EPS)
2024 0
2023 0
2022 33
2021 5
2020 -4
2019 -1
2018 30
2017 0
2016 0
2015 0
2014 0
2013 3
2012 -1
2011 0
2010 0
2009 0
2008 0

Neraca Keuangan

Neraca keuangan adalah laporan keuangan yang memberikan ringkasan mengenai aset, kewajiban, dan ekuitas suatu perusahaan pada suatu titik waktu tertentu. Neraca keuangan ini membantu investor dalam memahami nilai total aset yang dimiliki perusahaan, jumlah kewajiban yang harus dibayar, serta jumlah ekuitas yang dimiliki pemilik perusahaan. Dengan mempelajari neraca keuangan, investor dapat mengevaluasi stabilitas keuangan perusahaan dan melihat sejauh mana perusahaan menggunakan sumber daya yang dimilikinya untuk menghasilkan laba.

Aset merupakan sumber daya dengan nilai ekonomi yang dimiliki atau dikendalikan oleh perusahaan dengan harapan akan memberikan manfaat di masa depan. Aset dilaporkan di neraca perusahaan dan dibeli atau dibuat untuk meningkatkan nilai perusahaan atau menguntungkan operasi perusahaan. Aset dapat dianggap sebagai sesuatu yang dapat menghasilkan arus kas, mengurangi pengeluaran, atau meningkatkan penjualan, terlepas dari apakah itu peralatan produksi atau paten.


Aset ESSA Industries Indonesia Tbk
Tahun Aset
2024 693.675.660
2023 695.442.247
2022 831.295.165
2021 809.293.023
2020 792.053.460
2019 895.312.424
2018 924.523.765
2017 820.794.309
2016 669.217.508
2015 277.845.932
2014 139.828.663
2013 118.277.725
2012 80.949.094
2011 72.418.524
2010 34.332.270
2009 225.729.302.000
2008 252.326.338.000

Modal (equity) dalam konteks keuangan merujuk pada bagian kepemilikan atau klaim pemilik terhadap aset perusahaan setelah dikurangi kewajiban. Dalam istilah sederhana, modal adalah jumlah investasi atau kontribusi pemilik perusahaan yang dapat berupa uang tunai, aset, atau laba yang ditahan. Bagi investor, modal merupakan ukuran penting untuk mengevaluasi sejauh mana pemilik perusahaan memiliki kepentingan dan tanggung jawab terhadap kinerja dan hasil perusahaan.


Modal (Equity) ESSA Industries Indonesia Tbk
Tahun Modal (Equity)
2024 416.598.577
2023 379.264.500
2022 352.385.552
2021 213.463.376
2020 196.384.097
2019 187.451.325
2018 195.856.760
2017 118.524.023
2016 117.902.563
2015 127.785.883
2014 98.498.361
2013 87.709.167
2012 48.826.594
2011 14.490.620
2010 20.618.087
2009 101.984.867.000
2008 43.731.763.000

Piutang adalah jumlah uang yang harus diterima oleh perusahaan dari pelanggan atau pihak lain sebagai pembayaran atas barang atau jasa yang telah disediakan. Piutang dapat menjadi aset yang penting dalam menilai kesehatan keuangan perusahaan serta kemampuannya untuk menghasilkan arus kas yang cukup.


Piutang (Receivables) ESSA Industries Indonesia Tbk
Tahun Piutang (Receivables)
2024 21.804.447
2023 37.590.269
2022 61.812.158
2021 19.875.820
2020 2.448.615
2019 12.885.592
2018 20.682.028
2017 10.587.296
2016 11.649.347
2015 7.714.400
2014 8.491.895
2013 5.013.394
2012 4.512.207
2011 -40.969
2010 7.274.458
2009 19.125.724.000
2008 9.059.388.000

Investasi jangka pendek adalah jenis investasi dengan jangka waktu singkat (biasanya kurang dari satu tahun) bertujuan untuk mendapatkan keuntungan dalam waktu yang singkat dan risiko yang rendah.


Investasi Jangka Pendek ESSA Industries Indonesia Tbk
Tahun Investasi Jangka Pendek
2024 0
2023 5.000.000
2022 5.000.000
2021 10.003.030
2020 49.000.000
2019 0
2018 0
2017 0
2016 8.509.000
2015 0
2014 0
2013 0
2012 0
2011 0
2010 0
2009 0
2008 0

Investasi jangka panjang adalah investasi yang dilakukan untuk jangka waktu yang lama (biasanya lebih dari satu tahun) bertujuan untuk mencapai pertumbuhan nilai investasi yang signifikan dalam jangka panjang. Investasi ini fokus diberikan pada aspek seperti kenaikan harga saham, dividen, atau pertumbuhan nilai aset.


Investasi Jangka Panjang ESSA Industries Indonesia Tbk
Tahun Investasi Jangka Panjang
2024 0
2023 0
2022 0
2021 0
2020 0
2019 0
2018 8.487.423
2017 7.252.229
2016 8.508.706
2015 0
2014 0
2013 0
2012 0
2011 0
2010 0
2009 0
2008 0

Debt/utang adalah sejumlah uang yang dipinjam oleh perusahaan dan harus dikembalikan dalam jangka waktu tertentu dengan membayar bunga. Investor perlu memperhatikan tingkat utang suatu perusahaan dan kemampuannya untuk membayar kembali utang tersebut.


Utang ESSA Industries Indonesia Tbk
Tahun Utang
2024 92.379.279
2023 161.080.440
2022 269.816.308
2021 69.530.685
2020 449.860.175
2019 498.646.574
2018 559.808.161
2017 508.197.172
2016 404.278.309
2015 53.562.763
2014 30.918.318
2013 20.012.670
2012 22.070.000
2011 265.992.539.697
2010 0
2009 0
2008 0

Laporan Arus Kas

Laporan arus kas adalah laporan keuangan yang menunjukkan aliran masuk dan keluar uang tunai dari aktivitas operasional, investasi, dan pendanaan perusahaan. Investor dapat mempelajari laporan ini untuk melihat bagaimana perusahaan menghasilkan dan menggunakan uang tunai untuk mengevaluasi kesehatan keuangan perusahaan.

Pembayaran dividen adalah pembagian sebagian laba perusahaan kepada para pemegang saham sebagai imbalan atas kepemilikan saham mereka. Dividen biasanya dibayarkan secara tunai atau dalam bentuk saham tambahan, dan menjadi salah satu cara bagi investor untuk mendapatkan pengembalian investasi dari perusahaan di mana mereka memiliki saham.


Pembayaran Dividen ESSA Industries Indonesia Tbk
Tahun Pembayaran Dividen
2024 -5.496.100
2023 -51.468.193
2022 -5.383.725
2021 -5.383.725
2020 -5.383.725
2019 -5.383.725
2018 0
2017 0
2016 0
2015 0
2014 0
2013 0
2012 0
2011 -18.000.000
2010 0
2009 0
2008 0

Capital expenditure adalah pengeluaran perusahaan untuk membeli atau meningkatkan aset jangka panjang seperti tanah, bangunan, atau peralatan. Investor perlu capex untuk mengevaluasi pertumbuhan dan nilai jangka panjang perusahaan.


Capital Expenditure (CAPEX) ESSA Industries Indonesia Tbk
Tahun Capital Expenditure (CAPEX)
2024 5.038.923
2023 2.658.748
2022 1.432.257
2021 1.837.732
2020 5.175.728
2019 4.916.618
2018 37.867.945
2017 155.078.214
2016 288.075.325
2015 86.195.385
2014 36.079.199
2013 18.950.601
2012 6.962.215
2011 1.188.299
2010 6.718.770.000
2009 0
2008 0

Free cash flow adalah jumlah uang yang tersisa setelah perusahaan mengeluarkan biaya operasional dan investasi modal yang diperlukan untuk menjaga dan mengembangkan bisnisnya. FCF merupakan indikator penting bagi investor karena mencerminkan kemampuan perusahaan untuk menghasilkan uang tunai yang digunakan untuk membayar dividen, mengurangi utang, atau melakukan investasi tambahan.


Free Cashflow (FCF) ESSA Industries Indonesia Tbk
Tahun Free Cashflow (FCF)
2024 137.771.393
2023 148.640.938
2022 221.112.201
2021 90.430.263
2020 41.689.010
2019 82.769.101
2018 -35.801.826
2017 -154.135.450
2016 -287.153.694
2015 -85.300.901
2014 -35.380.952
2013 -18.885.260
2012 -6.916.625
2011 15.636.024
2010 0
2009 0
2008 0

Operating cash flow adalah jumlah uang tunai yang dihasilkan atau digunakan oleh perusahaan dari kegiatan operasional utamanya, seperti penjualan produk atau jasa. Operating cashflow penting bagi investor karena angka ini menunjukkan keberlanjutan dan kesehatan keuangan perusahaan dalam menjalankan bisnisnya.


Operating Cashflow ESSA Industries Indonesia Tbk
Tahun Operating Cashflow
2024 142.810.316
2023 151.299.686
2022 222.544.458
2021 92.267.995
2020 46.864.738
2019 87.685.719
2018 2.066.119
2017 942.764
2016 921.631
2015 894.484
2014 698.247
2013 65.341
2012 45.590
2011 16.824.323
2010 85.864.780.000
2009 44.011.810.000
2008 128.364.310.000

Dividen adalah pembagian laba kepada pemegang saham berdasarkan banyaknya saham yang dimiliki. Jumlah dividen yang akan dibagikan diusulkan oleh dewan direksi perusahaan dan disetujui di dalam rapat umum pemegang saham (RUPS).


Dividen ESSA Industries Indonesia Tbk
Tahun Dividen
2011 0
2012 0
2013 0
2014 0
2015 0
2016 0
2017 0
2018 0
2019 0
2020 0
2021 0
2022 5
2023 45
2024 5

Rasio Keuangan

Rasio keuangan adalah perbandingan angka-angka keuangan yang digunakan untuk menganalisis kinerja dan kondisi keuangan perusahaan. Rasio ini membantu investor memahami profitabilitas, likuiditas, dan solvabilitas perusahaan untuk membuat keputusan investasi yang lebih terinformasi.

Return On Assets (ROA) menunjukkan seberapa besar kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba dengan menggunakan total aset yang dimiliki perusahaan. ROA yang positif menunjukkan bahwa dari total aset yang dimiliki, perusahaan mampu menghasilkan laba. Semakin besar nilai ROA berarti semakin efektif perusahaan dalam mengelola aset yang dimiliki, dan sebaliknya. ROA yang negatif menunjukkan bahwa perusahaan sedang mengalami kerugian.


Return on Asset ESSA Industries Indonesia Tbk
Tahun Return on Asset
2011 21.81%
2012 13.06%
2013 14.01%
2014 9.29%
2015 2.06%
2016 0.04%
2017 0.33%
2018 4.68%
2019 0.3%
2020 -4.47%
2021 1.82%
2022 27.93%
2023 5.15%
2024 6.92%

Return On Equity (ROE) digunakan untuk mengukur seberapa besar keuntungan yang dihasilkan perusahaan dibandingkan dengan modal yang disetor oleh pemegang saham. ROE berguna untuk membandingkan profitabilitas perusahaan dengan perusahaan lain dalam industri yang sama. Nilai ROE yang semakin besar menunjukkan bahwa perusahaan lebih mampu mengelola modal yang dimiliki untuk menghasilkan laba.


Return on Equity ESSA Industries Indonesia Tbk
Tahun Return on Equity
2011 75.69%
2012 15.31%
2013 15.11%
2014 10.95%
2015 4.1%
2016 0.23%
2017 2.16%
2018 21.14%
2019 1.41%
2020 -17.09%
2021 6.54%
2022 62.66%
2023 9.13%
2024 10.85%

Pemegang Saham ESSA Industries Indonesia Tbk

Nama Jumlah Prosentase
Chander Vinod Laroya 2,821,983,677 16.38 %
Arif Rachmat 1,979,600 0.01 %
Garibaldi Thohir 2,505,856,634 14.55 %
Theodore Permadi Rachmat 1,233,307,456 7.16 %
PT Akraya International 1,350,266,700 7.84 %
Pengendali Saham 0 0.00 %
Non Pengendali Saham 0 0.00 %
Saham Treasury 0 0.00 %
Masyarakat Warkat 0 0.00 %
Masyarakat Non Warkat 9,313,581,633 54.06 %

Anak Perusahaan ESSA Industries Indonesia Tbk

Nama Lokasi Prosentase
PT ESSA Chemical Indonesia
Jasa Konsultasi Bisnis dan Manajemen
Jakarta 100.00 %
PT ESSA SAF Makmur
Industri kimia dasar organik yang bersumber dari hasil pertanian
Jakarta 62.00 %
PT ESSA Sustainable Indonesia
Jasa Konsultasi Bisnis dan Manajemen
Jakarta 99.99 %
PT Ogspiras Basya Pratama
Penjualan gas mentah melalui pipa
Jakarta 100.00 %
PT Panca Amara Utama
Pengoperasian Pabrik Ammonia
Jakarta 70.00 %

Direktur ESSA Industries Indonesia Tbk

Nama Jabatan
Kanishk Laroya Presiden Direktur
Mukesh Agrawal Direktur
Isenta Direktur
Prakash Chand Bumb Direktur

Komisaris ESSA Industries Indonesia Tbk

Nama Jabatan
Hamid Awaluddin Presiden Komisaris
Rahul Puri Komisaris
Ida Bagus Rahmadi Supancana Komisaris
Arif Rachmat Komisaris
Chander Vinod Laroya Wakil Presiden Komisaris
Bhavna Laroya Komisaris

Komite Audit ESSA Industries Indonesia Tbk

Nama Jabatan
Hamid Awaluddin Ketua
Herry Bertus Wiseno Widjanarko Anggota
Arina Imamawati Anggota

Profil ESSA Industries Indonesia Tbk

Nama Emiten
ESSA Industries Indonesia Tbk
Kode Saham
ESSA
ISIN
ID1000122203
Alamat
DBS Bank Tower Lt. 18, Ciputra World 1 Jakarta, Jl. Prof. Dr. Satrio Kav. 3-5, Jakarta Selatan 12940
Email
corpsec.eii@essa.id
Situs Web
www.essa.id
Papan Pencatatan
Utama
Bidang Usaha Utama
Berusaha dalam bidang usaha industri pemurnian dan pengolahan gas bumi
Sektor
Barang Baku
Sub Sektor
Barang Baku
Tentang ESSA Industries Indonesia Tbk
PT Surya Esa Perkasa Tbk bergerak dalam pemurnian dan pengolahan gas alam di Indonesia. Perusahaan beroperasi melalui segmen Kilang Liquified Petroleum Gas (LPG), Amoniak, dan Lainnya. Ini menawarkan LPG terutama untuk digunakan sebagai bahan bakar alat dapur untuk rumah, pusat perbelanjaan, dan hotel; dan bahan bakar kendaraan bermotor, serta untuk industri konstruksi, seperti bahan bakar las di bengkel baja. Perusahaan juga menyediakan kondensat untuk digunakan sebagai bahan baku aplikasi thinner, lem, dan ban kendaraan, serta light naphtha yang merupakan bahan cracker untuk pembuatan polyethylene; dan amonia yang digunakan sebagai bahan baku pembuatan pupuk, farmasi, makanan dan minuman, tekstil, pembersih industri dan rumah tangga, pengolahan air dan air limbah, proses metalurgi, pulp dan kertas, kulit, karet, dan aplikasi lainnya. Selain itu, ia menawarkan layanan konsultasi manajemen dan bisnis; mengoperasikan pabrik amonia; dan menjual gas umpan mentah melalui pipa. PT Surya Esa Perkasa Tbk didirikan pada tahun 2006 dan berkantor pusat di Jakarta, Indonesia.

LinkedIn
WhatsApp
Telegram