Analisa Fundamental Saham ECII | PT Electronic City Indonesia Tbk.



Harga Saham ECII

158
PER
36.61
PBV
0.27

Market Cap.

311 M
ROA
0.5
ROE
0.73

Analisa Fundamental PT Electronic City Indonesia Tbk.

Analisis Skor

Price to Book Value

Undervalued. Price to Book Value (PBV) lebih rendah dari valuasi perusahaan (0.27).

Earning per Share

Perusahaan mencetak Earning per Share (EPS) positif 3 tahun berturut-turut

Rasio hutang

DER/Rasio hutang kurang dari 1 (0.02 kali modal).

Current ratio

Aset lancar lebih besar dari liabilitas jangka pendek

Return on Equity

Profitabilitas kurang baik. Return on Equity (RoE) kurang dari 15% (0.73%)

Buffet's Intrinsic Value

Perusahaan belum melaporkan laporan keuangan terbaru

Tier Saham

Saham tier 3 dengan market cap. kecil (di bawah 1 T)

Net Profit

Perusahaan belum mencetak laba positif selama 3 tahun berturut-turut

Net Profit Margin

Profitabilitas kurang baik. Net Profit Margin (NPM) kurang dari 10% (-0.82%)

Analisa Teknikal PT Electronic City Indonesia Tbk.

Metode Rekomendasi

MACD

Untuk swing trade jangka menengah
Sell

Stochastic

Untuk scalping jangka pendek
Neutral

Bollinger Bands

Untuk swing trade jangka menengah
Neutral

Harga Saham PT Electronic City Indonesia Tbk.


Laporan Keuangan PT Electronic City Indonesia Tbk.

Laporan Laba Rugi

Laporan laba rugi adalah laporan keuangan yang memberikan gambaran tentang pendapatan, biaya, dan laba atau rugi suatu perusahaan dalam periode waktu tertentu. Laporan ini membantu investor untuk memahami seberapa baik atau buruk kinerja keuangan perusahaan tersebut, apakah perusahaan tersebut menghasilkan laba atau mengalami kerugian, serta sumber-sumber pendapatan dan pengeluaran utama yang mempengaruhi hasil keuangan perusahaan.

Pendapatan adalah total uang yang diperoleh perusahaan dari penjualan produk atau jasa sebelum memperhitungkan biaya produksi dan pengeluaran lainnya. Ini adalah indikator penting untuk mengevaluasi pertumbuhan dan kinerja keuangan perusahaan serta memberikan gambaran kepada investor tentang keberhasilan perusahaan dalam menghasilkan pendapatan dari bisnis intinya.


Pendapatan PT Electronic City Indonesia Tbk.
Tahun Pendapatan
2024 2.429.123.634.000
2023 2.469.277.515.000
2022 2.192.317.037.000
2021 1.811.358.513.000
2020 1.618.490.505.000
2019 1.978.631.968.000
2018 2.003.208.506.432
2017 1.818.471.209.910
2016 1.659.849.583.812
2015 1.780.602.295.137
2014 2.226.769.599.921
2013 2.012.610.470.950
2012 1.430.567.160.628
2011 1.161.737.000.000
2010 826.267.000.000
2009 662.403.000.000
2008 720.604.000.000

EBITDA (Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization) adalah ukuran kinerja keuangan yang mencerminkan pendapatan operasional perusahaan sebelum memperhitungkan pengaruh bunga, pajak, penyusutan, dan amortisasi. EBITDA membantu investor dalam mengevaluasi efisiensi operasional perusahaan tanpa memperhitungkan faktor non-operasional.


EBITDA PT Electronic City Indonesia Tbk.
Tahun EBITDA
2024 77.103.718.000
2023 73.425.110.000
2022 75.786.545.000
2021 72.160.620.000
2020 37.250.249.000
2019 59.685.448.000
2018 37.209.785.400
2017 36.514.148.797
2016 27.512.349.074
2015 99.514.557.912
2014 198.414.455.038
2013 268.048.524.821
2012 157.580.159.453
2011 0
2010 0
2009 0
2008 0

Profit atau yang juga kita kenal dengan laba adalah hal yang menggambarkan manfaat finansial yang diwujudkan ketika pendapatan yang dihasilkan dari aktivitas bisnis melebihi biaya, ongkos, dan pajak yang terlibat dalam menopang aktivitas bisnis yang bersangkutan. Setiap keuntungan yang diperoleh disalurkan kembali ke pemilik bisnis, yang memilih untuk mengantongi uang tunai atau menginvestasikannya kembali ke bisnis. Keuntungan dihitung sebagai pendapatan total dikurangi total biaya.


Net Profit PT Electronic City Indonesia Tbk.
Tahun Net Profit
2024 8.494.709.000
2023 13.061.651.000
2022 12.435.795.000
2021 8.728.077.000
2020 -20.502.167.000
2019 33.272.034.000
2018 21.830.464.391
2017 -9.799.466.562
2016 -32.268.079.317
2015 33.048.535.002
2014 129.470.229.055
2013 206.780.230.307
2012 125.002.793.055
2011 0
2010 0
2009 0
2008 0

Net profit margin (NPM) adalah prosentase laba bersih yang diperoleh perusahaan dari pendapatan setelah mengurangi semua biaya. NPM menggambarkan seberapa efisien perusahaan menghasilkan keuntungan dari pendapatan. Semakin tinggi prosentasenya semakin baik profitabilitas perusahaan.


Net Profit Margin (NPM) PT Electronic City Indonesia Tbk.
Tahun Net Profit Margin (NPM)
2024 0,00 %
2023 1,00 %
2022 1,00 %
2021 0,00 %
2020 -1,00 %
2019 2,00 %
2018 1,00 %
2017 -1,00 %
2016 -2,00 %
2015 2,00 %
2014 6,00 %
2013 10,00 %
2012 9,00 %
2011 0,00 %
2010 0,00 %
2009 0,00 %
2008 0,00 %

Earning per Share adalah keuntungan perusahaan yang dialokasikan untuk setiap lembar saham biasa yang beredar. Earnings Per Share merupakan sebuah indikator untuk menilai tingkat profitabilitas perusahaan. Semakin tinggi nilai EPS semakin baik perusahaan tersebut dalam menghasilkan laba per lembar sahamnya.


Earning per Share (EPS) PT Electronic City Indonesia Tbk.
Tahun Earning per Share (EPS)
2024 0
2023 0
2022 9
2021 14
2020 3
2019 5
2018 6
2017 3
2016 -13
2015 18
2014 26
2013 80
2012 0
2011 0
2010 0
2009 0
2008 0

Neraca Keuangan

Neraca keuangan adalah laporan keuangan yang memberikan ringkasan mengenai aset, kewajiban, dan ekuitas suatu perusahaan pada suatu titik waktu tertentu. Neraca keuangan ini membantu investor dalam memahami nilai total aset yang dimiliki perusahaan, jumlah kewajiban yang harus dibayar, serta jumlah ekuitas yang dimiliki pemilik perusahaan. Dengan mempelajari neraca keuangan, investor dapat mengevaluasi stabilitas keuangan perusahaan dan melihat sejauh mana perusahaan menggunakan sumber daya yang dimilikinya untuk menghasilkan laba.

Aset merupakan sumber daya dengan nilai ekonomi yang dimiliki atau dikendalikan oleh perusahaan dengan harapan akan memberikan manfaat di masa depan. Aset dilaporkan di neraca perusahaan dan dibeli atau dibuat untuk meningkatkan nilai perusahaan atau menguntungkan operasi perusahaan. Aset dapat dianggap sebagai sesuatu yang dapat menghasilkan arus kas, mengurangi pengeluaran, atau meningkatkan penjualan, terlepas dari apakah itu peralatan produksi atau paten.


Aset PT Electronic City Indonesia Tbk.
Tahun Aset
2024 1.687.704.797.000
2023 1.697.127.945.000
2022 1.743.360.564.000
2021 1.897.208.621.000
2020 1.730.596.456.562
2019 1.845.324.374.750
2018 1.938.181.518.461
2017 1.899.930.632.192
2016 1.881.645.933.066
2015 1.898.418.873.433
2014 2.003.535.430.422
2013 2.022.577.449.788
2012 468.637.757.456
2011 255.610.000.000
2010 198.993.000.000
2009 140.577.000.000
2008 123.172.000.000

Modal (equity) dalam konteks keuangan merujuk pada bagian kepemilikan atau klaim pemilik terhadap aset perusahaan setelah dikurangi kewajiban. Dalam istilah sederhana, modal adalah jumlah investasi atau kontribusi pemilik perusahaan yang dapat berupa uang tunai, aset, atau laba yang ditahan. Bagi investor, modal merupakan ukuran penting untuk mengevaluasi sejauh mana pemilik perusahaan memiliki kepentingan dan tanggung jawab terhadap kinerja dan hasil perusahaan.


Modal (Equity) PT Electronic City Indonesia Tbk.
Tahun Modal (Equity)
2024 1.167.986.472.000
2023 1.172.295.060.000
2022 1.228.789.360.000
2021 1.400.501.162.000
2020 1.252.484.456.021
2019 1.379.669.624.761
2018 1.735.167.817.630
2017 1.714.930.884.026
2016 1.727.425.427.588
2015 1.757.238.437.043
2014 1.777.238.953.757
2013 1.684.989.166.157
2012 225.413.906.667
2011 47.911.000.000
2010 22.686.000.000
2009 15.947.000.000
2008 16.045.000.000

Piutang adalah jumlah uang yang harus diterima oleh perusahaan dari pelanggan atau pihak lain sebagai pembayaran atas barang atau jasa yang telah disediakan. Piutang dapat menjadi aset yang penting dalam menilai kesehatan keuangan perusahaan serta kemampuannya untuk menghasilkan arus kas yang cukup.


Piutang (Receivables) PT Electronic City Indonesia Tbk.
Tahun Piutang (Receivables)
2024 52.908.883.000
2023 71.978.553.000
2022 39.388.601.000
2021 20.219.375.000
2020 23.305.099.437
2019 20.815.022.682
2018 30.876.452.710
2017 34.348.737.976
2016 50.161.634.090
2015 12.066.237.280
2014 18.120.674.000
2013 8.388.508.000
2012 9.140.185.000
2011 9.914.000.000
2010 29.647.000.000
2009 46.937.000.000
2008 2.747.000.000

Investasi jangka pendek adalah jenis investasi dengan jangka waktu singkat (biasanya kurang dari satu tahun) bertujuan untuk mendapatkan keuntungan dalam waktu yang singkat dan risiko yang rendah.


Investasi Jangka Pendek PT Electronic City Indonesia Tbk.
Tahun Investasi Jangka Pendek
2024 103.258.942.000
2023 116.016.796.000
2022 200.642.375.000
2021 419.301.666.000
2020 268.228.515.327
2019 80.231.918.120
2018 248.812.441.563
2017 166.300.000.000
2016 166.300.000.000
2015 166.300.000.000
2014 276.500.000.000
2013 214.841.125.000
2012 0
2011 0
2010 0
2009 0
2008 0

Investasi jangka panjang adalah investasi yang dilakukan untuk jangka waktu yang lama (biasanya lebih dari satu tahun) bertujuan untuk mencapai pertumbuhan nilai investasi yang signifikan dalam jangka panjang. Investasi ini fokus diberikan pada aspek seperti kenaikan harga saham, dividen, atau pertumbuhan nilai aset.


Investasi Jangka Panjang PT Electronic City Indonesia Tbk.
Tahun Investasi Jangka Panjang
2024 0
2023 0
2022 0
2021 0
2020 0
2019 0
2018 0
2017 0
2016 0
2015 0
2014 0
2013 0
2012 0
2011 0
2010 0
2009 0
2008 0

Debt/utang adalah sejumlah uang yang dipinjam oleh perusahaan dan harus dikembalikan dalam jangka waktu tertentu dengan membayar bunga. Investor perlu memperhatikan tingkat utang suatu perusahaan dan kemampuannya untuk membayar kembali utang tersebut.


Utang PT Electronic City Indonesia Tbk.
Tahun Utang
2024 44.435.690.000
2023 23.431.942.000
2022 19.451.362.000
2021 39.153.274.000
2020 17.402.495.897
2019 2.317.893.476
2018 1.585.799.411
2017 1.238.559.660
2016 8.292.021.046
2015 19.340.916.002
2014 34.548.191.173
2013 43.734.562.042
2012 55.228.277.464
2011 10.930.000.000
2010 74.000.000
2009 0
2008 0

Laporan Arus Kas

Laporan arus kas adalah laporan keuangan yang menunjukkan aliran masuk dan keluar uang tunai dari aktivitas operasional, investasi, dan pendanaan perusahaan. Investor dapat mempelajari laporan ini untuk melihat bagaimana perusahaan menghasilkan dan menggunakan uang tunai untuk mengevaluasi kesehatan keuangan perusahaan.

Pembayaran dividen adalah pembagian sebagian laba perusahaan kepada para pemegang saham sebagai imbalan atas kepemilikan saham mereka. Dividen biasanya dibayarkan secara tunai atau dalam bentuk saham tambahan, dan menjadi salah satu cara bagi investor untuk mendapatkan pengembalian investasi dari perusahaan di mana mereka memiliki saham.


Pembayaran Dividen PT Electronic City Indonesia Tbk.
Tahun Pembayaran Dividen
2024 0
2023 -5.839.984.000
2022 0
2021 0
2020 0
2019 0
2018 0
2017 0
2016 -7.366.179.120
2015 -12.946.248.374
2014 -37.220.441.455
2013 0
2012 0

Capital expenditure adalah pengeluaran perusahaan untuk membeli atau meningkatkan aset jangka panjang seperti tanah, bangunan, atau peralatan. Investor perlu capex untuk mengevaluasi pertumbuhan dan nilai jangka panjang perusahaan.


Capital Expenditure (CAPEX) PT Electronic City Indonesia Tbk.
Tahun Capital Expenditure (CAPEX)
2024 67.782.657.000
2023 46.544.379.000
2022 23.306.662.000
2021 28.076.488.000
2020 40.481.165.000
2019 31.792.711.000
2018 36.395.688.324
2017 23.942.537.827
2016 109.595.110.192
2015 111.471.527.025
2014 209.234.733.838
2013 393.376.112.359
2012 127.292.324.358

Free cash flow adalah jumlah uang yang tersisa setelah perusahaan mengeluarkan biaya operasional dan investasi modal yang diperlukan untuk menjaga dan mengembangkan bisnisnya. FCF merupakan indikator penting bagi investor karena mencerminkan kemampuan perusahaan untuk menghasilkan uang tunai yang digunakan untuk membayar dividen, mengurangi utang, atau melakukan investasi tambahan.


Free Cashflow (FCF) PT Electronic City Indonesia Tbk.
Tahun Free Cashflow (FCF)
2024 -9.045.823.000
2023 -88.297.059.000
2022 -10.870.867.000
2021 -14.231.666.000
2020 -41.147.347.000
2019 91.597.218.000
2018 60.872.211.805
2017 116.640.062.297
2016 5.022.354.000
2015 -50.536.726.625
2014 -216.150.518.064
2013 -478.909.889.355
2012 -76.224.266.322

Operating cash flow adalah jumlah uang tunai yang dihasilkan atau digunakan oleh perusahaan dari kegiatan operasional utamanya, seperti penjualan produk atau jasa. Operating cashflow penting bagi investor karena angka ini menunjukkan keberlanjutan dan kesehatan keuangan perusahaan dalam menjalankan bisnisnya.


Operating Cashflow PT Electronic City Indonesia Tbk.
Tahun Operating Cashflow
2024 58.736.834.000
2023 -41.752.680.000
2022 12.435.795.000
2021 13.844.822.000
2020 -666.182.000
2019 123.389.929.000
2018 97.267.900.129
2017 140.582.600.124
2016 114.617.464.193
2015 60.934.800.400
2014 -6.915.784.226
2013 -85.533.776.996
2012 51.068.058.036

Dividen adalah pembagian laba kepada pemegang saham berdasarkan banyaknya saham yang dimiliki. Jumlah dividen yang akan dibagikan diusulkan oleh dewan direksi perusahaan dan disetujui di dalam rapat umum pemegang saham (RUPS).


Dividen PT Electronic City Indonesia Tbk.
Tahun Dividen
2012 0
2013 0
2014 27
2015 9
2016 5
2017 0
2018 0
2019 0
2020 0
2021 0
2022 0
2023 5
2024 0

Rasio Keuangan

Rasio keuangan adalah perbandingan angka-angka keuangan yang digunakan untuk menganalisis kinerja dan kondisi keuangan perusahaan. Rasio ini membantu investor memahami profitabilitas, likuiditas, dan solvabilitas perusahaan untuk membuat keputusan investasi yang lebih terinformasi.

Return On Assets (ROA) menunjukkan seberapa besar kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba dengan menggunakan total aset yang dimiliki perusahaan. ROA yang positif menunjukkan bahwa dari total aset yang dimiliki, perusahaan mampu menghasilkan laba. Semakin besar nilai ROA berarti semakin efektif perusahaan dalam mengelola aset yang dimiliki, dan sebaliknya. ROA yang negatif menunjukkan bahwa perusahaan sedang mengalami kerugian.


Return on Asset PT Electronic City Indonesia Tbk.
Tahun Return on Asset
2012 26.67%
2013 10.22%
2014 6.46%
2015 1.74%
2016 -1.71%
2017 -0.52%
2018 0.95%
2019 1.53%
2020 -1.17%
2021 0.44%
2022 0.7%
2023 0.77%
2024 0.5%

Return On Equity (ROE) digunakan untuk mengukur seberapa besar keuntungan yang dihasilkan perusahaan dibandingkan dengan modal yang disetor oleh pemegang saham. ROE berguna untuk membandingkan profitabilitas perusahaan dengan perusahaan lain dalam industri yang sama. Nilai ROE yang semakin besar menunjukkan bahwa perusahaan lebih mampu mengelola modal yang dimiliki untuk menghasilkan laba.


Return on Equity PT Electronic City Indonesia Tbk.
Tahun Return on Equity
2012 55.45%
2013 12.27%
2014 7.28%
2015 1.88%
2016 -1.87%
2017 -0.57%
2018 1.26%
2019 2.41%
2020 -1.64%
2021 0.62%
2022 1.01%
2023 1.11%
2024 0.73%

Pemegang Saham PT Electronic City Indonesia Tbk.

Nama Jumlah Prosentase
UOB Kay Hian Pte Ltd 397,577,305 29.79 %
Josephine Sukmadewi K. 17,500 0.00 %
Lyvia Mariana 32,500 0.00 %
Wiradi 15,000 0.00 %
Widi Satya Chitra 1,200 0.00 %
FA Tri Agus Winarko 629,300 0.05 %
Michael Iskandar 500 0.00 %
PT Graha Surya Kirana 341,250,000 25.57 %
PT Artha Graha Network 308,850,000 23.15 %
Pengendali Saham 0 0.00 %
Non Pengendali Saham 0 0.00 %
Saham Treasury 119,451,195 8.95 %
Masyarakat Warkat 517,000 0.04 %
Masyarakat Non Warkat 165,991,500 12.44 %

Anak Perusahaan PT Electronic City Indonesia Tbk.

Nama Lokasi Prosentase
PT Elang Cakrawala Inti
Menjalankan usaha di bidang perdagangan besar berdasarkan kontrak, konsultan manajemen dan lain-lain.
Jakarta Selatan 99.00 %
PT Griya Pusaka Propertindo
Bidang properti
Tangerang Selatan 99.90 %
PT Grooceries City Indonesia
Bidang perdagangan kecil
Tangerang Selatan 99.00 %
PT Kirana Cipta Propertindo
Bidang properti
Jakarta Selatan 99.53 %
PT Kirana Cipta Propertindo
Menjalankan usaha di bidang pembangunan, perdagangan dan jasa di bidang properti
Jakarta 99.53 %

Direktur PT Electronic City Indonesia Tbk.

Nama Jabatan
Lyvia Mariana Direktur Utama
Wiradi Direktur
FA Tri Agus Winarko HS Direktur
Lenny Susilawaty Jamadi Direktur
Michael Iskandar Direktur
Widi Satya Chitra Direktur

Komisaris PT Electronic City Indonesia Tbk.

Nama Jabatan
Hartono Tjahjadi Adiwana Komisaris Utama
Josephine Sukmadewi Karjadi Komisaris
Ku Siew Kuan Komisaris
Ratu Tisha Destria Komisaris
Vivi Henny Komisaris
Lino Triasa Wangsadjaja Komisaris

Komite Audit PT Electronic City Indonesia Tbk.

Nama Jabatan
Vivi Henny Ketua
Franky Agustino Anggota
Ismail Apipuddin Anggota

Profil PT Electronic City Indonesia Tbk.

Nama Emiten
PT Electronic City Indonesia Tbk.
Kode Saham
ECII
ISIN
ID1000127905
Alamat
Jl. Jend Sudirman Kav. 52-53, Sudirman Central Business District Lot 22, Senayan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan 12190
Email
corporatesecretary@electronic-city.co.id
Situs Web
www.corp.electronic-city.com
Papan Pencatatan
Pengembangan
Bidang Usaha Utama
Perdagangan Ritel Produk Elektronik
Sektor
Barang Konsumen Non-Primer
Sub Sektor
Perdagangan Ritel
Tentang PT Electronic City Indonesia Tbk.
PT Electronic City Indonesia Tbk bergerak dalam bidang perdagangan barang elektronik di Indonesia. Ini beroperasi melalui tiga segmen: Penjualan Barang Elektronik Bermerek, Sewa, dan Lainnya. Perusahaan menawarkan produk dalam kategori TV dan audio, kulkas, mesin cuci, AC, kamera, notebook dan aksesoris, smartphone dan gadget, peralatan rumah tangga, dan peralatan kantor, serta produk ibu dan anak. PT Electronic City Indonesia Tbk menjual produknya melalui toko online. Perusahaan juga terlibat dalam bisnis properti. PT Electronic City Indonesia Tbk didirikan pada tahun 2001 dan berkantor pusat di Jakarta Selatan, Indonesia.

LinkedIn
WhatsApp
Telegram