Analisa Fundamental Saham DLTA | Delta Djakarta Tbk



Harga Saham DLTA

1,905
PER
12.10
PBV
2.03

Market Cap.

1.7 T
ROA
12.72
ROE
16.82

Analisa Fundamental Delta Djakarta Tbk

Analisis Skor

Net Profit

Perusahaan mencetak laba positif 5 tahun berturut-turut

Earning per Share

Perusahaan mencetak Earning per Share (EPS) positif 5 tahun berturut-turut

Rasio hutang

DER/Rasio hutang kurang dari 1 (0 kali modal).

Tier Saham

Saham tier 2 dengan market cap. menengah (di atas 1 T)

Current ratio

Aset lancar lebih besar dari liabilitas jangka pendek

Net Profit Margin

Profitabilitas baik. Net Profit Margin (NPM) lebih dari 10% (20.77%)

Return on Equity

Profitabilitas baik. Return on Equity (RoE) lebih dari 15% (16.82%)

Buffet's Intrinsic Value

Perusahaan belum melaporkan laporan keuangan terbaru

Price to Book Value

Overvalued. Price to Book Value (PBV) lebih dari 1x valuasi perusahaan (2.03).

Analisa Teknikal Delta Djakarta Tbk

Metode Rekomendasi

MACD

Untuk swing trade jangka menengah
Sell

Stochastic

Untuk scalping jangka pendek
Sell

Bollinger Bands

Untuk swing trade jangka menengah
Neutral

Harga Saham Delta Djakarta Tbk


Kompetitor Delta Djakarta Tbk

Laporan Keuangan Delta Djakarta Tbk

Laporan Laba Rugi

Laporan laba rugi adalah laporan keuangan yang memberikan gambaran tentang pendapatan, biaya, dan laba atau rugi suatu perusahaan dalam periode waktu tertentu. Laporan ini membantu investor untuk memahami seberapa baik atau buruk kinerja keuangan perusahaan tersebut, apakah perusahaan tersebut menghasilkan laba atau mengalami kerugian, serta sumber-sumber pendapatan dan pengeluaran utama yang mempengaruhi hasil keuangan perusahaan.

Pendapatan adalah total uang yang diperoleh perusahaan dari penjualan produk atau jasa sebelum memperhitungkan biaya produksi dan pengeluaran lainnya. Ini adalah indikator penting untuk mengevaluasi pertumbuhan dan kinerja keuangan perusahaan serta memberikan gambaran kepada investor tentang keberhasilan perusahaan dalam menghasilkan pendapatan dari bisnis intinya.


Pendapatan Delta Djakarta Tbk
Tahun Pendapatan
2024 646.763.576.000
2023 736.838.613.000
2022 778.744.315.000
2021 681.205.785.000
2020 546.336.411.000
2019 827.136.727.000
2018 893.006.350.000
2017 777.308.328.000
2016 774.968.268.000
2015 699.506.819.000
2014 879.253.383.000
2013 867.066.542.000
2012 719.951.793.000
2011 564.051.178.000
2010 564.051.178.000
2009 547.816.338.000
2008 673.769.675.000
2007 439.822.766.000
2006 396.732.902.000
2005 432.728.579.000
2004 353.480.502.000
2003 302.646.363.000
2002 277.637.037.000
2001 306.072.997.000
2000 259.052.517.000

EBITDA (Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization) adalah ukuran kinerja keuangan yang mencerminkan pendapatan operasional perusahaan sebelum memperhitungkan pengaruh bunga, pajak, penyusutan, dan amortisasi. EBITDA membantu investor dalam mengevaluasi efisiensi operasional perusahaan tanpa memperhitungkan faktor non-operasional.


EBITDA Delta Djakarta Tbk
Tahun EBITDA
2024 198.514.816.000
2023 236.431.985.000
2022 285.663.552.000
2021 242.442.316.000
2020 180.982.815.000
2019 382.157.210.000
2018 413.106.570.000
2017 349.818.637.000
2016 313.064.527.000
2015 239.580.148.000
2014 397.539.672.000
2013 375.504.277.000
2012 305.885.845.000
2011 228.195.925.000
2010 203.961.249.000
2009 177.905.872.000
2008 0
2007 0
2006 0
2005 0
2004 0
2003 0
2002 0
2001 0
2000 0

Profit atau yang juga kita kenal dengan laba adalah hal yang menggambarkan manfaat finansial yang diwujudkan ketika pendapatan yang dihasilkan dari aktivitas bisnis melebihi biaya, ongkos, dan pajak yang terlibat dalam menopang aktivitas bisnis yang bersangkutan. Setiap keuntungan yang diperoleh disalurkan kembali ke pemilik bisnis, yang memilih untuk mengantongi uang tunai atau menginvestasikannya kembali ke bisnis. Keuntungan dihitung sebagai pendapatan total dikurangi total biaya.


Net Profit Delta Djakarta Tbk
Tahun Net Profit
2024 142.274.769.000
2023 199.094.088.000
2022 230.209.661.000
2021 188.049.630.000
2020 124.038.395.000
2019 317.899.804.000
2018 338.066.751.000
2017 279.745.292.000
2016 253.725.436.000
2015 190.478.484.000
2014 282.174.327.000
2013 264.450.662.000
2012 208.120.871.000
2011 145.084.912.000
2010 145.084.912.000
2009 139.566.900.000
2008 83.754.358.000
2007 47.330.712.000
2006 43.284.214.000
2005 56.405.259.000
2004 38.696.202.000
2003 38.148.770.000
2002 44.839.025.000
2001 44.594.847.000
2000 34.396.225.000

Net profit margin (NPM) adalah prosentase laba bersih yang diperoleh perusahaan dari pendapatan setelah mengurangi semua biaya. NPM menggambarkan seberapa efisien perusahaan menghasilkan keuntungan dari pendapatan. Semakin tinggi prosentasenya semakin baik profitabilitas perusahaan.


Net Profit Margin (NPM) Delta Djakarta Tbk
Tahun Net Profit Margin (NPM)
2024 22,00 %
2023 27,00 %
2022 30,00 %
2021 28,00 %
2020 23,00 %
2019 38,00 %
2018 38,00 %
2017 36,00 %
2016 33,00 %
2015 27,00 %
2014 32,00 %
2013 30,00 %
2012 29,00 %
2011 26,00 %
2010 26,00 %
2009 25,00 %
2008 12,00 %
2007 11,00 %
2006 11,00 %
2005 13,00 %
2004 11,00 %
2003 13,00 %
2002 16,00 %
2001 15,00 %
2000 13,00 %

Earning per Share adalah keuntungan perusahaan yang dialokasikan untuk setiap lembar saham biasa yang beredar. Earnings Per Share merupakan sebuah indikator untuk menilai tingkat profitabilitas perusahaan. Semakin tinggi nilai EPS semakin baik perusahaan tersebut dalam menghasilkan laba per lembar sahamnya.


Earning per Share (EPS) Delta Djakarta Tbk
Tahun Earning per Share (EPS)
2024 0
2023 0
2022 60
2021 58
2020 66
2019 121
2018 131
2017 113
2016 104
2015 87
2014 115
2013 95
2012 76
2011 58
2010 47
2009 0
2008 0
2007 0
2006 0
2005 0
2004 0
2003 0
2002 0
2001 0
2000 0

Neraca Keuangan

Neraca keuangan adalah laporan keuangan yang memberikan ringkasan mengenai aset, kewajiban, dan ekuitas suatu perusahaan pada suatu titik waktu tertentu. Neraca keuangan ini membantu investor dalam memahami nilai total aset yang dimiliki perusahaan, jumlah kewajiban yang harus dibayar, serta jumlah ekuitas yang dimiliki pemilik perusahaan. Dengan mempelajari neraca keuangan, investor dapat mengevaluasi stabilitas keuangan perusahaan dan melihat sejauh mana perusahaan menggunakan sumber daya yang dimilikinya untuk menghasilkan laba.

Aset merupakan sumber daya dengan nilai ekonomi yang dimiliki atau dikendalikan oleh perusahaan dengan harapan akan memberikan manfaat di masa depan. Aset dilaporkan di neraca perusahaan dan dibeli atau dibuat untuk meningkatkan nilai perusahaan atau menguntungkan operasi perusahaan. Aset dapat dianggap sebagai sesuatu yang dapat menghasilkan arus kas, mengurangi pengeluaran, atau meningkatkan penjualan, terlepas dari apakah itu peralatan produksi atau paten.


Aset Delta Djakarta Tbk
Tahun Aset
2024 1.118.177.188.000
2023 1.208.050.010.000
2022 1.307.186.367.000
2021 1.308.722.065.000
2020 1.225.580.913.000
2019 1.425.983.722.000
2018 1.523.517.170.000
2017 1.340.842.765.000
2016 1.197.796.650.000
2015 1.038.321.916.000
2014 991.947.134.000
2013 867.040.802.000
2012 745.306.835.000
2011 696.166.676.000
2010 696.166.676.000
2009 708.583.733.000
2008 698.296.738.000
2007 592.359.226.000
2006 577.411.403.000
2005 537.784.507.000
2004 455.117.262.000
2003 398.249.995.000
2002 379.536.592.000
2001 346.404.073.000
2000 386.063.118.000

Modal (equity) dalam konteks keuangan merujuk pada bagian kepemilikan atau klaim pemilik terhadap aset perusahaan setelah dikurangi kewajiban. Dalam istilah sederhana, modal adalah jumlah investasi atau kontribusi pemilik perusahaan yang dapat berupa uang tunai, aset, atau laba yang ditahan. Bagi investor, modal merupakan ukuran penting untuk mengevaluasi sejauh mana pemilik perusahaan memiliki kepentingan dan tanggung jawab terhadap kinerja dan hasil perusahaan.


Modal (Equity) Delta Djakarta Tbk
Tahun Modal (Equity)
2024 846.027.963.000
2023 930.630.733.000
2022 997.510.091.000
2021 1.006.764.389.000
2020 1.016.432.703.000
2019 1.209.524.439.000
2018 1.280.040.294.000
2017 1.140.585.107.000
2016 1.008.341.065.000
2015 846.555.429.000
2014 756.905.540.000
2013 666.889.385.000
2012 586.590.305.000
2011 554.614.425.000
2010 554.614.425.000
2009 577.667.914.000
2008 519.768.305.000
2007 458.432.400.000
2006 438.086.987.000
2005 406.052.000.000
2004 353.375.777.000
2003 326.827.970.000
2002 295.084.472.000
2001 256.650.719.000
2000 216.859.826.000

Piutang adalah jumlah uang yang harus diterima oleh perusahaan dari pelanggan atau pihak lain sebagai pembayaran atas barang atau jasa yang telah disediakan. Piutang dapat menjadi aset yang penting dalam menilai kesehatan keuangan perusahaan serta kemampuannya untuk menghasilkan arus kas yang cukup.


Piutang (Receivables) Delta Djakarta Tbk
Tahun Piutang (Receivables)
2024 154.151.164.000
2023 154.105.739.000
2022 116.208.703.000
2021 90.774.836.000
2020 136.617.614.000
2019 230.924.063.000
2018 157.118.125.000
2017 162.113.955.000
2016 180.610.661.000
2015 181.290.870.000
2014 218.008.089.000
2013 117.544.602.000
2012 151.548.652.000
2011 224.436.819.000
2010 220.054.128.000
2009 150.912.702.000
2008 163.458.930.000
2007 222.592.932.000
2006 244.703.763.000
2005 197.941.659.000
2004 135.571.760.000
2003 152.828.253.000
2002 132.358.330.000
2001 111.623.053.000
2000 97.855.028.000

Investasi jangka pendek adalah jenis investasi dengan jangka waktu singkat (biasanya kurang dari satu tahun) bertujuan untuk mendapatkan keuntungan dalam waktu yang singkat dan risiko yang rendah.


Investasi Jangka Pendek Delta Djakarta Tbk
Tahun Investasi Jangka Pendek
2024 0
2023 75.443.936.000
2022 79.662.983.000
2021 71.827.018.000
2020 73.511.766.000
2019 1.292.794.000
2018 947.900.000.000
2017 1.265.196.000
2016 1.252.176.000
2015 1.400.075.000
2014 1.987.140.000
2013 1.579.534.000
2012 1.317.000.000
2011 0
2010 0
2009 0
2008 0
2007 0
2006 0
2005 116.816.866.000
2004 103.075.578.000
2003 41.026.906.000
2002 42.200.669.000
2001 19.194.326.000
2000 0

Investasi jangka panjang adalah investasi yang dilakukan untuk jangka waktu yang lama (biasanya lebih dari satu tahun) bertujuan untuk mencapai pertumbuhan nilai investasi yang signifikan dalam jangka panjang. Investasi ini fokus diberikan pada aspek seperti kenaikan harga saham, dividen, atau pertumbuhan nilai aset.


Investasi Jangka Panjang Delta Djakarta Tbk
Tahun Investasi Jangka Panjang
2024 0
2023 0
2022 0
2021 0
2020 0
2019 0
2018 0
2017 0
2016 0
2015 6.074.818.000
2014 0
2013 0
2012 0
2011 0
2010 0
2009 0
2008 0
2007 0
2006 0
2005 0
2004 0
2003 0
2002 0
2001 0
2000 0

Debt/utang adalah sejumlah uang yang dipinjam oleh perusahaan dan harus dikembalikan dalam jangka waktu tertentu dengan membayar bunga. Investor perlu memperhatikan tingkat utang suatu perusahaan dan kemampuannya untuk membayar kembali utang tersebut.


Utang Delta Djakarta Tbk
Tahun Utang
2024 6.107.174.000
2023 0
2022 0
2021 0
2020 0
2019 0
2018 0
2017 0
2016 0
2015 0
2014 0
2013 0
2012 0
2011 0
2010 0
2009 0
2008 0
2007 0
2006 0
2005 0
2004 0
2003 0
2002 0
2001 0
2000 53.252.250.000

Laporan Arus Kas

Laporan arus kas adalah laporan keuangan yang menunjukkan aliran masuk dan keluar uang tunai dari aktivitas operasional, investasi, dan pendanaan perusahaan. Investor dapat mempelajari laporan ini untuk melihat bagaimana perusahaan menghasilkan dan menggunakan uang tunai untuk mengevaluasi kesehatan keuangan perusahaan.

Pembayaran dividen adalah pembagian sebagian laba perusahaan kepada para pemegang saham sebagai imbalan atas kepemilikan saham mereka. Dividen biasanya dibayarkan secara tunai atau dalam bentuk saham tambahan, dan menjadi salah satu cara bagi investor untuk mendapatkan pengembalian investasi dari perusahaan di mana mereka memiliki saham.


Pembayaran Dividen Delta Djakarta Tbk
Tahun Pembayaran Dividen
2024 -224.459.968.000
2023 -259.608.366.000
2022 -239.785.159.000
2021 -199.764.743.000
2020 -311.711.537.000
2019 -382.134.244.000
2018 -207.667.269.000
2017 -143.868.508.000
2016 -96.034.454.000
2015 -156.878.293.000
2014 -144.831.127.000
2013 -191.869.037.000
2012 -187.830.906.000
2011 -171.895.005.000
2010 -171.895.005.000
2009 -152.095.561.000
2008 -22.846.856.000
2007 -20.226.164.000
2006 -11.224.049.000
2005 -5.604.613.000
2004 -5.593.884.000
2003 -6.411.684.000
2002 -6.394.147.000
2001 -4.884.784.000
2000 -5.569.502.000

Capital expenditure adalah pengeluaran perusahaan untuk membeli atau meningkatkan aset jangka panjang seperti tanah, bangunan, atau peralatan. Investor perlu capex untuk mengevaluasi pertumbuhan dan nilai jangka panjang perusahaan.


Capital Expenditure (CAPEX) Delta Djakarta Tbk
Tahun Capital Expenditure (CAPEX)
2024 11.831.315.000
2023 16.463.500.000
2022 15.295.927.000
2021 21.851.553.000
2020 10.349.207.000
2019 12.109.023.000
2018 16.726.754.000
2017 11.917.667.000
2016 10.007.511.000
2015 10.690.161.000
2014 38.017.391.000
2013 15.065.968.000
2012 15.524.436.000
2011 7.544.921.000
2010 7.544.921.000
2009 17.324.113.000
2008 13.880.971.000
2007 20.516.133.000
2006 24.236.823.000
2005 18.198.476.000
2004 7.789.114.000
2003 7.159.268.000
2002 13.204.515.000
2001 13.544.256.000
2000 7.287.518.000

Free cash flow adalah jumlah uang yang tersisa setelah perusahaan mengeluarkan biaya operasional dan investasi modal yang diperlukan untuk menjaga dan mengembangkan bisnisnya. FCF merupakan indikator penting bagi investor karena mencerminkan kemampuan perusahaan untuk menghasilkan uang tunai yang digunakan untuk membayar dividen, mengurangi utang, atau melakukan investasi tambahan.


Free Cashflow (FCF) Delta Djakarta Tbk
Tahun Free Cashflow (FCF)
2024 165.685.080.000
2023 118.853.876.000
2022 214.913.734.000
2021 313.547.076.000
2020 236.556.692.000
2019 262.255.510.000
2018 -10.224.847.000
2017 -5.037.378.000
2016 249.843.995.000
2015 235.935.253.000
2014 126.229.422.000
2013 333.646.073.000
2012 232.916.816.000
2011 169.782.644.000
2010 169.782.644.000
2009 14.418.444.000
2008 0
2007 0
2006 0
2005 0
2004 0
2003 0
2002 0
2001 0
2000 0

Operating cash flow adalah jumlah uang tunai yang dihasilkan atau digunakan oleh perusahaan dari kegiatan operasional utamanya, seperti penjualan produk atau jasa. Operating cashflow penting bagi investor karena angka ini menunjukkan keberlanjutan dan kesehatan keuangan perusahaan dalam menjalankan bisnisnya.


Operating Cashflow Delta Djakarta Tbk
Tahun Operating Cashflow
2024 177.516.395.000
2023 135.317.376.000
2022 230.209.661.000
2021 335.398.629.000
2020 246.905.899.000
2019 274.364.533.000
2018 6.501.907.000
2017 6.880.289.000
2016 259.851.506.000
2015 246.625.414.000
2014 164.246.813.000
2013 348.712.041.000
2012 248.441.252.000
2011 177.327.565.000
2010 177.327.565.000
2009 31.742.557.000
2008 161.946.514.000
2007 87.272.573.000
2006 18.108.286.000
2005 39.588.186.000
2004 101.149.217.000
2003 16.762.597.000
2002 40.546.000.000
2001 14.903.639.000
2000 42.943.000.000

Dividen adalah pembagian laba kepada pemegang saham berdasarkan banyaknya saham yang dimiliki. Jumlah dividen yang akan dibagikan diusulkan oleh dewan direksi perusahaan dan disetujui di dalam rapat umum pemegang saham (RUPS).


Dividen Delta Djakarta Tbk
Tahun Dividen
2009 3,500
2010 8,200
2011 10,500
2012 9,500
2013 10,000
2014 10,500
2015 6,000
2016 120
2017 150
2018 260
2019 478
2020 390
2021 250
2022 300
2023 325
2024 281

Rasio Keuangan

Rasio keuangan adalah perbandingan angka-angka keuangan yang digunakan untuk menganalisis kinerja dan kondisi keuangan perusahaan. Rasio ini membantu investor memahami profitabilitas, likuiditas, dan solvabilitas perusahaan untuk membuat keputusan investasi yang lebih terinformasi.

Return On Assets (ROA) menunjukkan seberapa besar kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba dengan menggunakan total aset yang dimiliki perusahaan. ROA yang positif menunjukkan bahwa dari total aset yang dimiliki, perusahaan mampu menghasilkan laba. Semakin besar nilai ROA berarti semakin efektif perusahaan dalam mengelola aset yang dimiliki, dan sebaliknya. ROA yang negatif menunjukkan bahwa perusahaan sedang mengalami kerugian.


Return on Asset Delta Djakarta Tbk
Tahun Return on Asset
2009 19.7%
2010 20.84%
2011 20.84%
2012 27.7%
2013 30.29%
2014 28.27%
2015 18.19%
2016 21.14%
2017 20.83%
2018 22.15%
2019 22.26%
2020 10.06%
2021 14.29%
2022 17.52%
2023 16.48%
2024 12.72%

Return On Equity (ROE) digunakan untuk mengukur seberapa besar keuntungan yang dihasilkan perusahaan dibandingkan dengan modal yang disetor oleh pemegang saham. ROE berguna untuk membandingkan profitabilitas perusahaan dengan perusahaan lain dalam industri yang sama. Nilai ROE yang semakin besar menunjukkan bahwa perusahaan lebih mampu mengelola modal yang dimiliki untuk menghasilkan laba.


Return on Equity Delta Djakarta Tbk
Tahun Return on Equity
2009 24.16%
2010 26.16%
2011 26.16%
2012 35.48%
2013 39.65%
2014 37.28%
2015 22.5%
2016 25.16%
2017 24.53%
2018 26.41%
2019 26.28%
2020 12.2%
2021 18.68%
2022 23.08%
2023 21.39%
2024 16.82%

Pemegang Saham Delta Djakarta Tbk

Nama Jumlah Prosentase
SAN MIGUEL MALAYSIA 467,061,150 58.33 %
PEMDA DKI 210,200,700 26.25 %
Pengendali Saham 0 0.00 %
Non Pengendali Saham 0 0.00 %
Saham Treasury 0 0.00 %
Masyarakat Warkat 2,954,950 0.38 %
Masyarakat Non Warkat 120,442,250 15.04 %

Anak Perusahaan Delta Djakarta Tbk

Nama Lokasi Prosentase
PT.JANGKAR DELTA INDONESIA
DISTRIBUTOR
Jl. Inspeksi Tarum Barat Bekasi Timur 90.00 %

Direktur Delta Djakarta Tbk

Nama Jabatan
Webster Andres Gonzales Direktur Utama
Ma Joe De Castro Perucho Direktur
Brian Raymund Respicio Direktur
Ronny Titiheruw Direktur
Josemar Barretto Climaco Direktur

Komisaris Delta Djakarta Tbk

Nama Jabatan
Roy Tumpal Pakpahan Komisaris Utama
Carlos Antonio Mayo Berba Komisaris
Katsuhisa Nose Komisaris
Reynato Serrano Puno Komisaris
Samuel Nitisaputra Komisaris

Komite Audit Delta Djakarta Tbk

Nama Jabatan
Samuel Nitisaputra Ketua
Danilo R. Alcantara Anggota
Carmelito J. Regalado Anggota

Profil Delta Djakarta Tbk

Nama Emiten
Delta Djakarta Tbk
Kode Saham
DLTA
ISIN
ID1000136005
Alamat
Jl. Inspeksi Tarum Barat, Desa Setiadharma, Kec. Tambun Bekasi Timur
Email
investor_relation@deltajkt.co.id
Situs Web
www.deltajkt.co.id
Papan Pencatatan
Utama
Bidang Usaha Utama
Industri air minum dalam kemasan
Sektor
Barang Konsumen Primer
Sub Sektor
Makanan & Minuman
Tentang Delta Djakarta Tbk
PT Delta Djakarta Tbk memproduksi dan mendistribusikan minuman beralkohol di Indonesia. Perusahaan ini menyediakan bir pilsener dan stout dengan merek Anker, Anker Lychee, Anker Stout, Carlsberg, Kuda Putih, San Mig Light, San Miguel Pale, Batavia, dan San Miguel Cerveza Negra. Ia juga mengekspor produknya. Perusahaan ini didirikan pada tahun 1932 dan berkantor pusat di Bekasi, Indonesia. PT Delta Djakarta Tbk merupakan anak perusahaan dari San Miguel Malaysia (L) Private Limited.

LinkedIn
WhatsApp
Telegram