Analisa Fundamental Saham DAYA | PT Duta Intidaya Tbk.



Harga Saham DAYA

980
PER
39.75
PBV
28.78

Market Cap.

1.8 T
ROA
4.68
ROE
72.41

Analisa Fundamental PT Duta Intidaya Tbk.

Analisis Skor

Return on Equity

Profitabilitas baik. Return on Equity (RoE) lebih dari 15% (72.41%)

Rasio hutang

Debt Equity Ratio (DER)/Rasio hutang lebih dari 1 (7.93 kali modal).

Tier Saham

Saham tier 3 dengan market cap. kecil (di bawah 1 T)

Net Profit

Perusahaan belum mencetak laba positif selama 3 tahun berturut-turut

Current ratio

Aset lancar lebih kecil dari liabilitas jangka pendek

Net Profit Margin

Profitabilitas kurang baik. Net Profit Margin (NPM) kurang dari 10% (2.47%)

Buffet's Intrinsic Value

Perusahaan belum melaporkan laporan keuangan terbaru

Price to Book Value

Overvalued. Price to Book Value (PBV) lebih dari 1x valuasi perusahaan (28.78).

Earning per Share

Perusahaan belum mencetak Earning per Share (EPS) positif selama 3 tahun berturut-turut

Analisa Teknikal PT Duta Intidaya Tbk.

Metode Rekomendasi

MACD

Untuk swing trade jangka menengah
Sell

Stochastic

Untuk scalping jangka pendek
Neutral

Bollinger Bands

Untuk swing trade jangka menengah
Neutral

Harga Saham PT Duta Intidaya Tbk.


Laporan Keuangan PT Duta Intidaya Tbk.

Laporan Laba Rugi

Laporan laba rugi adalah laporan keuangan yang memberikan gambaran tentang pendapatan, biaya, dan laba atau rugi suatu perusahaan dalam periode waktu tertentu. Laporan ini membantu investor untuk memahami seberapa baik atau buruk kinerja keuangan perusahaan tersebut, apakah perusahaan tersebut menghasilkan laba atau mengalami kerugian, serta sumber-sumber pendapatan dan pengeluaran utama yang mempengaruhi hasil keuangan perusahaan.

Pendapatan adalah total uang yang diperoleh perusahaan dari penjualan produk atau jasa sebelum memperhitungkan biaya produksi dan pengeluaran lainnya. Ini adalah indikator penting untuk mengevaluasi pertumbuhan dan kinerja keuangan perusahaan serta memberikan gambaran kepada investor tentang keberhasilan perusahaan dalam menghasilkan pendapatan dari bisnis intinya.


Pendapatan PT Duta Intidaya Tbk.
Tahun Pendapatan
2024 2.061.051.886.000
2023 1.546.000.252.000
2022 1.161.587.724.000
2021 971.296.065.000
2020 886.244.543.000
2019 1.094.836.588.000
2018 547.324.968.000
2017 363.682.824.000
2016 237.500.392.000
2015 192.415.349.000
2014 163.377.964.000
2013 124.382.451.000

EBITDA (Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization) adalah ukuran kinerja keuangan yang mencerminkan pendapatan operasional perusahaan sebelum memperhitungkan pengaruh bunga, pajak, penyusutan, dan amortisasi. EBITDA membantu investor dalam mengevaluasi efisiensi operasional perusahaan tanpa memperhitungkan faktor non-operasional.


EBITDA PT Duta Intidaya Tbk.
Tahun EBITDA
2024 217.320.136.000
2023 130.996.982.000
2022 121.191.456.000
2021 104.249.177.000
2020 86.678.035.000
2019 110.364.764.000
2018 21.366.557.000
2017 10.360.693.000
2016 -7.507.386.000
2015 -11.071.710.000
2014 28.731.583.000
2013 20.835.688.000

Profit atau yang juga kita kenal dengan laba adalah hal yang menggambarkan manfaat finansial yang diwujudkan ketika pendapatan yang dihasilkan dari aktivitas bisnis melebihi biaya, ongkos, dan pajak yang terlibat dalam menopang aktivitas bisnis yang bersangkutan. Setiap keuntungan yang diperoleh disalurkan kembali ke pemilik bisnis, yang memilih untuk mengantongi uang tunai atau menginvestasikannya kembali ke bisnis. Keuntungan dihitung sebagai pendapatan total dikurangi total biaya.


Net Profit PT Duta Intidaya Tbk.
Tahun Net Profit
2024 45.674.833.000
2023 -16.188.988.000
2022 -40.023.559.000
2021 -51.708.764.000
2020 -48.816.999.000
2019 18.539.711.000
2018 5.199.245.000
2017 -3.981.186.000
2016 -24.129.836.000
2015 -35.254.228.000
2014 -22.612.706.000
2013 -23.154.478.000

Net profit margin (NPM) adalah prosentase laba bersih yang diperoleh perusahaan dari pendapatan setelah mengurangi semua biaya. NPM menggambarkan seberapa efisien perusahaan menghasilkan keuntungan dari pendapatan. Semakin tinggi prosentasenya semakin baik profitabilitas perusahaan.


Net Profit Margin (NPM) PT Duta Intidaya Tbk.
Tahun Net Profit Margin (NPM)
2024 2,00 %
2023 -1,00 %
2022 -3,00 %
2021 -5,00 %
2020 -6,00 %
2019 2,00 %
2018 1,00 %
2017 -1,00 %
2016 -10,00 %
2015 -18,00 %
2014 -14,00 %
2013 -19,00 %

Earning per Share adalah keuntungan perusahaan yang dialokasikan untuk setiap lembar saham biasa yang beredar. Earnings Per Share merupakan sebuah indikator untuk menilai tingkat profitabilitas perusahaan. Semakin tinggi nilai EPS semakin baik perusahaan tersebut dalam menghasilkan laba per lembar sahamnya.


Earning per Share (EPS) PT Duta Intidaya Tbk.
Tahun Earning per Share (EPS)
2024 0
2023 0
2022 -11
2021 -6
2020 0
2019 7
2018 2
2017 0
2016 -6
2015 0
2014 0
2013 0

Neraca Keuangan

Neraca keuangan adalah laporan keuangan yang memberikan ringkasan mengenai aset, kewajiban, dan ekuitas suatu perusahaan pada suatu titik waktu tertentu. Neraca keuangan ini membantu investor dalam memahami nilai total aset yang dimiliki perusahaan, jumlah kewajiban yang harus dibayar, serta jumlah ekuitas yang dimiliki pemilik perusahaan. Dengan mempelajari neraca keuangan, investor dapat mengevaluasi stabilitas keuangan perusahaan dan melihat sejauh mana perusahaan menggunakan sumber daya yang dimilikinya untuk menghasilkan laba.

Aset merupakan sumber daya dengan nilai ekonomi yang dimiliki atau dikendalikan oleh perusahaan dengan harapan akan memberikan manfaat di masa depan. Aset dilaporkan di neraca perusahaan dan dibeli atau dibuat untuk meningkatkan nilai perusahaan atau menguntungkan operasi perusahaan. Aset dapat dianggap sebagai sesuatu yang dapat menghasilkan arus kas, mengurangi pengeluaran, atau meningkatkan penjualan, terlepas dari apakah itu peralatan produksi atau paten.


Aset PT Duta Intidaya Tbk.
Tahun Aset
2024 975.102.214.000
2023 689.743.255.000
2022 687.503.074.000
2021 689.124.704.000
2020 708.530.092.000
2019 730.497.952.000
2018 411.861.480.000
2017 275.708.556.000
2016 199.332.019.000
2015 126.998.196.000
2014 158.986.924.000
2013 98.396.786.000

Modal (equity) dalam konteks keuangan merujuk pada bagian kepemilikan atau klaim pemilik terhadap aset perusahaan setelah dikurangi kewajiban. Dalam istilah sederhana, modal adalah jumlah investasi atau kontribusi pemilik perusahaan yang dapat berupa uang tunai, aset, atau laba yang ditahan. Bagi investor, modal merupakan ukuran penting untuk mengevaluasi sejauh mana pemilik perusahaan memiliki kepentingan dan tanggung jawab terhadap kinerja dan hasil perusahaan.


Modal (Equity) PT Duta Intidaya Tbk.
Tahun Modal (Equity)
2024 63.076.106.000
2023 17.608.015.000
2022 34.038.783.000
2021 71.943.712.000
2020 120.143.572.000
2019 169.685.456.000
2018 163.402.776.000
2017 120.828.080.000
2016 99.588.253.000
2015 45.148.033.000
2014 31.319.497.000
2013 -47.247.597.000

Piutang adalah jumlah uang yang harus diterima oleh perusahaan dari pelanggan atau pihak lain sebagai pembayaran atas barang atau jasa yang telah disediakan. Piutang dapat menjadi aset yang penting dalam menilai kesehatan keuangan perusahaan serta kemampuannya untuk menghasilkan arus kas yang cukup.


Piutang (Receivables) PT Duta Intidaya Tbk.
Tahun Piutang (Receivables)
2024 28.582.196.000
2023 39.492.538.000
2022 41.453.266.000
2021 37.229.511.000
2020 41.781.940.000
2019 22.007.866.000
2018 23.759.117.000
2017 16.053.301.000
2016 9.338.743.000
2015 8.457.484.000
2014 4.405.563.000
2013 1.919.863.000

Investasi jangka pendek adalah jenis investasi dengan jangka waktu singkat (biasanya kurang dari satu tahun) bertujuan untuk mendapatkan keuntungan dalam waktu yang singkat dan risiko yang rendah.


Investasi Jangka Pendek PT Duta Intidaya Tbk.
Tahun Investasi Jangka Pendek
2024 0
2023 0
2022 8.000.000.000
2021 0
2020 0
2019 0
2018 0
2017 0
2016 0
2015 0
2014 0
2013 0

Investasi jangka panjang adalah investasi yang dilakukan untuk jangka waktu yang lama (biasanya lebih dari satu tahun) bertujuan untuk mencapai pertumbuhan nilai investasi yang signifikan dalam jangka panjang. Investasi ini fokus diberikan pada aspek seperti kenaikan harga saham, dividen, atau pertumbuhan nilai aset.


Investasi Jangka Panjang PT Duta Intidaya Tbk.
Tahun Investasi Jangka Panjang
2024 0
2023 0
2022 0
2021 0
2020 0
2019 0
2018 0
2017 0
2016 0
2015 0
2014 0
2013 0

Debt/utang adalah sejumlah uang yang dipinjam oleh perusahaan dan harus dikembalikan dalam jangka waktu tertentu dengan membayar bunga. Investor perlu memperhatikan tingkat utang suatu perusahaan dan kemampuannya untuk membayar kembali utang tersebut.


Utang PT Duta Intidaya Tbk.
Tahun Utang
2024 208.320.502.000
2023 96.768.380.000
2022 221.772.951.000
2021 249.586.802.000
2020 141.204.169.000
2019 47.402.907.000
2018 0
2017 0
2016 11.542.520.000
2015 18.140.000.000
2014 71.474.244.000
2013 108.247.829.000

Laporan Arus Kas

Laporan arus kas adalah laporan keuangan yang menunjukkan aliran masuk dan keluar uang tunai dari aktivitas operasional, investasi, dan pendanaan perusahaan. Investor dapat mempelajari laporan ini untuk melihat bagaimana perusahaan menghasilkan dan menggunakan uang tunai untuk mengevaluasi kesehatan keuangan perusahaan.

Pembayaran dividen adalah pembagian sebagian laba perusahaan kepada para pemegang saham sebagai imbalan atas kepemilikan saham mereka. Dividen biasanya dibayarkan secara tunai atau dalam bentuk saham tambahan, dan menjadi salah satu cara bagi investor untuk mendapatkan pengembalian investasi dari perusahaan di mana mereka memiliki saham.


Pembayaran Dividen PT Duta Intidaya Tbk.
Tahun Pembayaran Dividen
2024 0
2023 0
2022 0
2021 0
2020 0
2019 0
2018 0
2017 0
2016 0
2015 0
2014 0
2013 0

Capital expenditure adalah pengeluaran perusahaan untuk membeli atau meningkatkan aset jangka panjang seperti tanah, bangunan, atau peralatan. Investor perlu capex untuk mengevaluasi pertumbuhan dan nilai jangka panjang perusahaan.


Capital Expenditure (CAPEX) PT Duta Intidaya Tbk.
Tahun Capital Expenditure (CAPEX)
2024 95.566.497.000
2023 27.546.393.000
2022 40.595.541.000
2021 19.460.239.000
2020 39.527.620.000
2019 82.710.059.000
2018 41.988.407.000
2017 34.459.355.000
2016 8.172.374.000
2015 8.807.855.000
2014 17.169.181.000
2013 16.594.583.000

Free cash flow adalah jumlah uang yang tersisa setelah perusahaan mengeluarkan biaya operasional dan investasi modal yang diperlukan untuk menjaga dan mengembangkan bisnisnya. FCF merupakan indikator penting bagi investor karena mencerminkan kemampuan perusahaan untuk menghasilkan uang tunai yang digunakan untuk membayar dividen, mengurangi utang, atau melakukan investasi tambahan.


Free Cashflow (FCF) PT Duta Intidaya Tbk.
Tahun Free Cashflow (FCF)
2024 -223.830.000
2023 258.386.414.000
2022 84.414.053.000
2021 -58.396.583.000
2020 -18.582.679.000
2019 63.035.447.000
2018 -33.194.227.000
2017 -12.034.432.000
2016 -17.271.020.000
2015 -16.986.592.000
2014 -48.309.005.000
2013 -33.574.939.000

Operating cash flow adalah jumlah uang tunai yang dihasilkan atau digunakan oleh perusahaan dari kegiatan operasional utamanya, seperti penjualan produk atau jasa. Operating cashflow penting bagi investor karena angka ini menunjukkan keberlanjutan dan kesehatan keuangan perusahaan dalam menjalankan bisnisnya.


Operating Cashflow PT Duta Intidaya Tbk.
Tahun Operating Cashflow
2024 95.342.667.000
2023 285.932.807.000
2022 134.460.943.000
2021 -25.055.529.000
2020 20.944.941.000
2019 145.745.506.000
2018 8.794.180.000
2017 22.424.923.000
2016 -9.098.646.000
2015 -8.178.737.000
2014 -31.139.824.000
2013 -16.980.356.000

Dividen adalah pembagian laba kepada pemegang saham berdasarkan banyaknya saham yang dimiliki. Jumlah dividen yang akan dibagikan diusulkan oleh dewan direksi perusahaan dan disetujui di dalam rapat umum pemegang saham (RUPS).


Dividen PT Duta Intidaya Tbk.
Tahun Dividen
2013 0
2014 0
2015 0
2016 0
2017 0
2018 0
2019 0
2020 0
2021 0
2022 0
2023 0
2024 0

Rasio Keuangan

Rasio keuangan adalah perbandingan angka-angka keuangan yang digunakan untuk menganalisis kinerja dan kondisi keuangan perusahaan. Rasio ini membantu investor memahami profitabilitas, likuiditas, dan solvabilitas perusahaan untuk membuat keputusan investasi yang lebih terinformasi.

Return On Assets (ROA) menunjukkan seberapa besar kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba dengan menggunakan total aset yang dimiliki perusahaan. ROA yang positif menunjukkan bahwa dari total aset yang dimiliki, perusahaan mampu menghasilkan laba. Semakin besar nilai ROA berarti semakin efektif perusahaan dalam mengelola aset yang dimiliki, dan sebaliknya. ROA yang negatif menunjukkan bahwa perusahaan sedang mengalami kerugian.


Return on Asset PT Duta Intidaya Tbk.
Tahun Return on Asset
2013 -23.53%
2014 -14.22%
2015 -27.76%
2016 -12.11%
2017 -1.44%
2018 1.26%
2019 2.54%
2020 -6.89%
2021 -7.5%
2022 -5.82%
2023 -2.35%
2024 4.68%

Return On Equity (ROE) digunakan untuk mengukur seberapa besar keuntungan yang dihasilkan perusahaan dibandingkan dengan modal yang disetor oleh pemegang saham. ROE berguna untuk membandingkan profitabilitas perusahaan dengan perusahaan lain dalam industri yang sama. Nilai ROE yang semakin besar menunjukkan bahwa perusahaan lebih mampu mengelola modal yang dimiliki untuk menghasilkan laba.


Return on Equity PT Duta Intidaya Tbk.
Tahun Return on Equity
2013 49.01%
2014 -72.2%
2015 -78.09%
2016 -24.23%
2017 -3.29%
2018 3.18%
2019 10.93%
2020 -40.63%
2021 -71.87%
2022 -117.58%
2023 -91.94%
2024 72.41%

Pemegang Saham PT Duta Intidaya Tbk.

Nama Jumlah Prosentase
TOTAL ALLIANCE HOLDINGS LIMITED 1,788,029,003 73.87 %
PT INDAH SEHAT CEMERLANG 422,007,259 17.43 %
PT USAHA INDAH ABADI 25,000,000 1.03 %
Alissa Qotrunnada Munawaroh Wahid 0 0.00 %
Sugito Walujo 0 0.00 %
Irwan Bunyamin Afiff 0 0.00 %
Dominic Kai Ming Lai 0 0.00 %
Scott John Blakemore 0 0.00 %
Edith Shih 0 0.00 %
Lilis Mulyawati 0 0.00 %
Erwanto Siregar 0 0.00 %
Pengendali Saham 0 0.00 %
Non Pengendali Saham 0 0.00 %
Saham Treasury 0 0.00 %
Masyarakat Warkat 0 0.00 %
Masyarakat Non Warkat 185,510,763 7.66 %

Anak Perusahaan PT Duta Intidaya Tbk.

Nama Lokasi Prosentase

Direktur PT Duta Intidaya Tbk.

Nama Jabatan
Lilis Mulyawati Presiden Direktur
Erwantho Siregar Direktur

Komisaris PT Duta Intidaya Tbk.

Nama Jabatan
Alissa Qotrunnada Munawaroh Wahid Presiden Komisaris
Sugito Walujo Komisaris
Dominic Kai Ming Lai Komisaris
Edith Shih Komisaris
Scott John Blakemore Komisaris
Irwan Bunyamin Afiff Komisaris

Komite Audit PT Duta Intidaya Tbk.

Nama Jabatan
Alissa Qotrunnada Munawaroh Wahid Ketua
Friso Palilingan Anggota
Retno Dwi Andani Anggota

Profil PT Duta Intidaya Tbk.

Nama Emiten
PT Duta Intidaya Tbk.
Kode Saham
DAYA
ISIN
ID1000137300
Alamat
Gedung EightyEight@Kasablanka Tower A Lantai 28 dan 37 Jl. Casablanca Raya Kav. 88 RT. 007 RW. 006 Menteng Dalam Tebet Jakarta Selatan DKI Jakarta
Email
corporate.secretary@watsons.co.id
Situs Web
www.watsons.biz.id
Papan Pencatatan
Pengembangan
Bidang Usaha Utama
Perdagangan Produk Kesehatan dan Kecantikan
Sektor
Barang Konsumen Primer
Sub Sektor
Perdagangan Ritel Barang Primer
Tentang PT Duta Intidaya Tbk.
PT Duta Intidaya Tbk beroperasi sebagai peritel kesehatan dan kecantikan di Indonesia. Perusahaan ini menawarkan obat-obatan, barang farmasi, peralatan medis dan kesehatan, produk perawatan pribadi dan kulit, parfum dan kosmetik, produk bayi, dan barang dagangan umum di toko dan/atau apotek. Juga berdagang makanan dan minuman. Selain itu, perusahaan bertindak sebagai agen/perwakilan, agen tunggal, distributor, dan pemasok, serta waralaba dan pemasok berbagai barang yang diperdagangkan. Per 31 Desember 2021, perusahaan mengoperasikan jaringan 160 toko di 14 provinsi dengan merek Watsons. Ini juga mengoperasikan toko online di Shopee.com, Tokopedia. com, Lazada.com, Blibli.com, dan Bukalapak.com marketplace, serta aplikasi Halodoc, Bima+, aplikasi Good Doctor, aplikasi GrabMart, dan aplikasi GoMart. Perusahaan ini didirikan pada tahun 2005 dan berbasis di Jakarta Selatan, Indonesia. PT Duta Intidaya Tbk merupakan anak perusahaan dari Total Alliance Holdings Limited.

LinkedIn
WhatsApp
Telegram