Analisa Fundamental Saham PTSN | Sat Nusapersada Tbk



Harga Saham PTSN

244
PER
8.15
PBV
0.56

Market Cap.

64909398
ROA
5.12
ROE
6.91

Analisa Fundamental Sat Nusapersada Tbk

Analisis Skor

Net Profit

Perusahaan mencetak laba positif 5 tahun berturut-turut

Rasio hutang

DER/Rasio hutang kurang dari 1 (0.24 kali modal).

Current ratio

Aset lancar lebih besar dari liabilitas jangka pendek

Price to Book Value

Undervalued. Price to Book Value (PBV) lebih rendah dari valuasi perusahaan (0.56).

Tier Saham

Saham tier 3 dengan market cap. kecil (di bawah 1 T)

Net Profit Margin

Profitabilitas kurang baik. Net Profit Margin (NPM) kurang dari 10% (7.50%)

Return on Equity

Profitabilitas kurang baik. Return on Equity (RoE) kurang dari 15% (6.91%)

Buffet's Intrinsic Value

Perusahaan belum melaporkan laporan keuangan terbaru

Earning per Share

Perusahaan belum mencetak Earning per Share (EPS) positif selama 3 tahun berturut-turut

Analisa Teknikal Sat Nusapersada Tbk

Metode Rekomendasi

MACD

Untuk swing trade jangka menengah
Sell

Stochastic

Untuk scalping jangka pendek
Sell

Bollinger Bands

Untuk swing trade jangka menengah
Neutral

Harga Saham Sat Nusapersada Tbk


Kompetitor Sat Nusapersada Tbk

Laporan Keuangan Sat Nusapersada Tbk

Laporan Laba Rugi

Laporan laba rugi adalah laporan keuangan yang memberikan gambaran tentang pendapatan, biaya, dan laba atau rugi suatu perusahaan dalam periode waktu tertentu. Laporan ini membantu investor untuk memahami seberapa baik atau buruk kinerja keuangan perusahaan tersebut, apakah perusahaan tersebut menghasilkan laba atau mengalami kerugian, serta sumber-sumber pendapatan dan pengeluaran utama yang mempengaruhi hasil keuangan perusahaan.

Pendapatan adalah total uang yang diperoleh perusahaan dari penjualan produk atau jasa sebelum memperhitungkan biaya produksi dan pengeluaran lainnya. Ini adalah indikator penting untuk mengevaluasi pertumbuhan dan kinerja keuangan perusahaan serta memberikan gambaran kepada investor tentang keberhasilan perusahaan dalam menghasilkan pendapatan dari bisnis intinya.


Pendapatan Sat Nusapersada Tbk
Tahun Pendapatan
2024 122.856.510
2023 126.588.110
2022 141.013.357
2021 159.945.982
2020 145.170.395
2019 330.130.913
2018 384.574.312
2017 85.883.879
2016 83.049.100
2015 86.139.764
2014 112.993.998
2013 213.478.173
2012 239.373.814
2011 2.057.628.810.000
2010 2.208.116.841.000
2009 2.006.960.002.000
2008 2.161.376.460.000
2007 1.617.510.066.000
2006 1.448.284.542.000
2005 2.028.152.000.000
2004 1.456.981.000.000
2003 1.528.397.000.000
2002 1.772.986.000.000

EBITDA (Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization) adalah ukuran kinerja keuangan yang mencerminkan pendapatan operasional perusahaan sebelum memperhitungkan pengaruh bunga, pajak, penyusutan, dan amortisasi. EBITDA membantu investor dalam mengevaluasi efisiensi operasional perusahaan tanpa memperhitungkan faktor non-operasional.


EBITDA Sat Nusapersada Tbk
Tahun EBITDA
2024 14.237.341
2023 18.275.796
2022 17.994.906
2021 11.210.474
2020 9.577.509
2019 3.736.444
2018 17.716.754
2017 1.401.295
2016 2.326.492
2015 50.997
2014 -1.479.840
2013 2.649.722
2012 2.205.372
2011 0
2010 0
2009 0
2008 0
2007 0
2006 0
2005 0
2004 0
2003 0
2002 0

Profit atau yang juga kita kenal dengan laba adalah hal yang menggambarkan manfaat finansial yang diwujudkan ketika pendapatan yang dihasilkan dari aktivitas bisnis melebihi biaya, ongkos, dan pajak yang terlibat dalam menopang aktivitas bisnis yang bersangkutan. Setiap keuntungan yang diperoleh disalurkan kembali ke pemilik bisnis, yang memilih untuk mengantongi uang tunai atau menginvestasikannya kembali ke bisnis. Keuntungan dihitung sebagai pendapatan total dikurangi total biaya.


Net Profit Sat Nusapersada Tbk
Tahun Net Profit
2024 7.962.676
2023 11.169.775
2022 9.925.334
2021 5.820.693
2020 4.834.369
2019 901.368
2018 12.000.398
2017 492.405
2016 1.204.695
2015 108.617
2014 -2.659.511
2013 1.426.192
2012 980.806
2011 0
2010 0
2009 0
2008 0
2007 23.903.474.000
2006 20.549.745.000
2005 0
2004 0
2003 0
2002 0

Net profit margin (NPM) adalah prosentase laba bersih yang diperoleh perusahaan dari pendapatan setelah mengurangi semua biaya. NPM menggambarkan seberapa efisien perusahaan menghasilkan keuntungan dari pendapatan. Semakin tinggi prosentasenya semakin baik profitabilitas perusahaan.


Net Profit Margin (NPM) Sat Nusapersada Tbk
Tahun Net Profit Margin (NPM)
2024 6,00 %
2023 9,00 %
2022 7,00 %
2021 4,00 %
2020 3,00 %
2019 0,00 %
2018 3,00 %
2017 1,00 %
2016 1,00 %
2015 0,00 %
2014 -2,00 %
2013 1,00 %
2012 0,00 %
2011 0,00 %
2010 0,00 %
2009 0,00 %
2008 0,00 %
2007 1,00 %
2006 1,00 %
2005 0,00 %
2004 0,00 %
2003 0,00 %
2002 0,00 %

Earning per Share adalah keuntungan perusahaan yang dialokasikan untuk setiap lembar saham biasa yang beredar. Earnings Per Share merupakan sebuah indikator untuk menilai tingkat profitabilitas perusahaan. Semakin tinggi nilai EPS semakin baik perusahaan tersebut dalam menghasilkan laba per lembar sahamnya.


Earning per Share (EPS) Sat Nusapersada Tbk
Tahun Earning per Share (EPS)
2024 0
2023 0
2022 12
2021 4
2020 1
2019 -3
2018 4
2017 0
2016 3
2015 0
2014 -5
2013 1
2012 1
2011 0
2010 0
2009 0
2008 0
2007 0
2006 0
2005 0
2004 0
2003 0
2002 0

Neraca Keuangan

Neraca keuangan adalah laporan keuangan yang memberikan ringkasan mengenai aset, kewajiban, dan ekuitas suatu perusahaan pada suatu titik waktu tertentu. Neraca keuangan ini membantu investor dalam memahami nilai total aset yang dimiliki perusahaan, jumlah kewajiban yang harus dibayar, serta jumlah ekuitas yang dimiliki pemilik perusahaan. Dengan mempelajari neraca keuangan, investor dapat mengevaluasi stabilitas keuangan perusahaan dan melihat sejauh mana perusahaan menggunakan sumber daya yang dimilikinya untuk menghasilkan laba.

Aset merupakan sumber daya dengan nilai ekonomi yang dimiliki atau dikendalikan oleh perusahaan dengan harapan akan memberikan manfaat di masa depan. Aset dilaporkan di neraca perusahaan dan dibeli atau dibuat untuk meningkatkan nilai perusahaan atau menguntungkan operasi perusahaan. Aset dapat dianggap sebagai sesuatu yang dapat menghasilkan arus kas, mengurangi pengeluaran, atau meningkatkan penjualan, terlepas dari apakah itu peralatan produksi atau paten.


Aset Sat Nusapersada Tbk
Tahun Aset
2024 156.223.047
2023 152.134.921
2022 147.616.234
2021 173.199.932
2020 129.626.970
2019 161.249.768
2018 287.576.140
2017 67.203.688
2016 66.020.153
2015 63.515.533
2014 65.403.180
2013 78.631.009
2012 92.235.615
2011 756.919.615.000
2010 825.566.765.000
2009 899.685.313.000
2008 964.585.323.000
2007 799.538.391.000
2006 619.167.281.000
2005 571.155.000.000
2004 430.382.000.000
2003 554.999.000.000
2002 557.362.000.000

Modal (equity) dalam konteks keuangan merujuk pada bagian kepemilikan atau klaim pemilik terhadap aset perusahaan setelah dikurangi kewajiban. Dalam istilah sederhana, modal adalah jumlah investasi atau kontribusi pemilik perusahaan yang dapat berupa uang tunai, aset, atau laba yang ditahan. Bagi investor, modal merupakan ukuran penting untuk mengevaluasi sejauh mana pemilik perusahaan memiliki kepentingan dan tanggung jawab terhadap kinerja dan hasil perusahaan.


Modal (Equity) Sat Nusapersada Tbk
Tahun Modal (Equity)
2024 115.156.466
2023 108.870.510
2022 99.666.348
2021 89.775.951
2020 82.686.108
2019 70.545.990
2018 69.646.623
2017 50.524.904
2016 50.289.331
2015 49.065.820
2014 48.827.622
2013 51.487.133
2012 53.675.580
2011 460.935.258.000
2010 468.318.114.000
2009 467.171.955.000
2008 515.577.076.000
2007 522.367.969.000
2006 180.234.934.000
2005 161.518.000.000
2004 156.416.000.000
2003 156.631.000.000
2002 67.001.000.000

Piutang adalah jumlah uang yang harus diterima oleh perusahaan dari pelanggan atau pihak lain sebagai pembayaran atas barang atau jasa yang telah disediakan. Piutang dapat menjadi aset yang penting dalam menilai kesehatan keuangan perusahaan serta kemampuannya untuk menghasilkan arus kas yang cukup.


Piutang (Receivables) Sat Nusapersada Tbk
Tahun Piutang (Receivables)
2024 12.020.954
2023 10.395.545
2022 13.586.968
2021 31.624.152
2020 15.833.653
2019 30.436.119
2018 1.449.768.000.000
2017 8.598.982
2016 10.647.358
2015 7.984.086
2014 8.795.897
2013 19.233.002
2012 28.725.823
2011 202.098.882.000
2010 256.229.192.000
2009 320.431.551.000
2008 305.805.460.000
2007 224.502.361.000
2006 141.344.577.000
2005 397.733.000.000
2004 247.004.000.000
2003 314.879.000.000
2002 344.304.000.000

Investasi jangka pendek adalah jenis investasi dengan jangka waktu singkat (biasanya kurang dari satu tahun) bertujuan untuk mendapatkan keuntungan dalam waktu yang singkat dan risiko yang rendah.


Investasi Jangka Pendek Sat Nusapersada Tbk
Tahun Investasi Jangka Pendek
2024 3.403.044
2023 10.432.796
2022 3.178.437
2021 3.504.100
2020 3.544.840
2019 0
2018 0
2017 3.000.000
2016 8.400.000
2015 5.500.000
2014 12.000.000
2013 6.950.000
2012 0
2011 0
2010 0
2009 1.379.610.000
2008 1.646.960.000
2007 0
2006 0
2005 0
2004 0
2003 0
2002 0

Investasi jangka panjang adalah investasi yang dilakukan untuk jangka waktu yang lama (biasanya lebih dari satu tahun) bertujuan untuk mencapai pertumbuhan nilai investasi yang signifikan dalam jangka panjang. Investasi ini fokus diberikan pada aspek seperti kenaikan harga saham, dividen, atau pertumbuhan nilai aset.


Investasi Jangka Panjang Sat Nusapersada Tbk
Tahun Investasi Jangka Panjang
2024 0
2023 0
2022 0
2021 0
2020 0
2019 0
2018 0
2017 0
2016 0
2015 0
2014 0
2013 0
2012 0
2011 0
2010 0
2009 0
2008 0
2007 0
2006 0
2005 0
2004 0
2003 0
2002 0

Debt/utang adalah sejumlah uang yang dipinjam oleh perusahaan dan harus dikembalikan dalam jangka waktu tertentu dengan membayar bunga. Investor perlu memperhatikan tingkat utang suatu perusahaan dan kemampuannya untuk membayar kembali utang tersebut.


Utang Sat Nusapersada Tbk
Tahun Utang
2024 19.749.640
2023 23.692.982
2022 26.325.033
2021 28.794.097
2020 24.566.124
2019 28.487.467
2018 9.598.785
2017 0
2016 0
2015 0
2014 0
2013 0
2012 0
2011 0
2010 0
2009 0
2008 28.500.000.000
2007 281.359.000
2006 23.856.159.000
2005 82.437.000.000
2004 108.533.000.000
2003 130.459.000.000
2002 13.066.000.000

Laporan Arus Kas

Laporan arus kas adalah laporan keuangan yang menunjukkan aliran masuk dan keluar uang tunai dari aktivitas operasional, investasi, dan pendanaan perusahaan. Investor dapat mempelajari laporan ini untuk melihat bagaimana perusahaan menghasilkan dan menggunakan uang tunai untuk mengevaluasi kesehatan keuangan perusahaan.

Pembayaran dividen adalah pembagian sebagian laba perusahaan kepada para pemegang saham sebagai imbalan atas kepemilikan saham mereka. Dividen biasanya dibayarkan secara tunai atau dalam bentuk saham tambahan, dan menjadi salah satu cara bagi investor untuk mendapatkan pengembalian investasi dari perusahaan di mana mereka memiliki saham.


Pembayaran Dividen Sat Nusapersada Tbk
Tahun Pembayaran Dividen
2024 -2.232.024
2023 -1.966.307
2022 0
2021 0
2020 0
2019 0
2018 0
2017 0
2016 0
2015 0
2014 0
2013 -99.201
2012 0
2011 0
2010 0
2009 0
2008 0
2007 0
2006 0

Capital expenditure adalah pengeluaran perusahaan untuk membeli atau meningkatkan aset jangka panjang seperti tanah, bangunan, atau peralatan. Investor perlu capex untuk mengevaluasi pertumbuhan dan nilai jangka panjang perusahaan.


Capital Expenditure (CAPEX) Sat Nusapersada Tbk
Tahun Capital Expenditure (CAPEX)
2024 17.307.841
2023 13.940.164
2022 5.777.656
2021 22.264.809
2020 8.902.424
2019 24.351.314
2018 28.018.605
2017 12.699.720
2016 5.372.950
2015 7.896.475
2014 1.246.746
2013 1.211.806
2012 2.104.221
2011 70.934.727.000
2010 73.943.530.000
2009 29.801.694.000
2008 64.879.479.000
2007 45.399.429.000
2006 274.730.114.000

Free cash flow adalah jumlah uang yang tersisa setelah perusahaan mengeluarkan biaya operasional dan investasi modal yang diperlukan untuk menjaga dan mengembangkan bisnisnya. FCF merupakan indikator penting bagi investor karena mencerminkan kemampuan perusahaan untuk menghasilkan uang tunai yang digunakan untuk membayar dividen, mengurangi utang, atau melakukan investasi tambahan.


Free Cashflow (FCF) Sat Nusapersada Tbk
Tahun Free Cashflow (FCF)
2024 5.904.373
2023 15.956.993
2022 6.632.806
2021 1.604.517
2020 2.743.179
2019 -23.775.407
2018 -12.559.045
2017 -5.790.571
2016 3.247.287
2015 -5.941.606
2014 2.500.287
2013 5.076.128
2012 7.473.602
2011 0
2010 0
2009 0
2008 0
2007 0
2006 0

Operating cash flow adalah jumlah uang tunai yang dihasilkan atau digunakan oleh perusahaan dari kegiatan operasional utamanya, seperti penjualan produk atau jasa. Operating cashflow penting bagi investor karena angka ini menunjukkan keberlanjutan dan kesehatan keuangan perusahaan dalam menjalankan bisnisnya.


Operating Cashflow Sat Nusapersada Tbk
Tahun Operating Cashflow
2024 23.212.214
2023 29.897.157
2022 12.410.462
2021 23.869.326
2020 11.645.603
2019 575.907
2018 15.459.560
2017 6.909.149
2016 8.620.237
2015 1.954.869
2014 3.747.033
2013 6.287.934
2012 9.577.823
2011 52.834.896.000
2010 64.166.431.000
2009 57.873.650.000
2008 56.171.494.000
2007 0
2006 220.895.220.000

Dividen adalah pembagian laba kepada pemegang saham berdasarkan banyaknya saham yang dimiliki. Jumlah dividen yang akan dibagikan diusulkan oleh dewan direksi perusahaan dan disetujui di dalam rapat umum pemegang saham (RUPS).


Dividen Sat Nusapersada Tbk
Tahun Dividen
2012 0
2013 0
2014 0
2015 0
2016 0
2017 0
2018 0
2019 0
2020 0
2021 0
2022 0
2023 5
2024 6

Rasio Keuangan

Rasio keuangan adalah perbandingan angka-angka keuangan yang digunakan untuk menganalisis kinerja dan kondisi keuangan perusahaan. Rasio ini membantu investor memahami profitabilitas, likuiditas, dan solvabilitas perusahaan untuk membuat keputusan investasi yang lebih terinformasi.

Return On Assets (ROA) menunjukkan seberapa besar kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba dengan menggunakan total aset yang dimiliki perusahaan. ROA yang positif menunjukkan bahwa dari total aset yang dimiliki, perusahaan mampu menghasilkan laba. Semakin besar nilai ROA berarti semakin efektif perusahaan dalam mengelola aset yang dimiliki, dan sebaliknya. ROA yang negatif menunjukkan bahwa perusahaan sedang mengalami kerugian.


Return on Asset Sat Nusapersada Tbk
Tahun Return on Asset
2012 1.06%
2013 1.81%
2014 -4.07%
2015 0.17%
2016 1.82%
2017 0.73%
2018 4.17%
2019 0.56%
2020 3.73%
2021 3.38%
2022 6.78%
2023 7.39%
2024 5.12%

Return On Equity (ROE) digunakan untuk mengukur seberapa besar keuntungan yang dihasilkan perusahaan dibandingkan dengan modal yang disetor oleh pemegang saham. ROE berguna untuk membandingkan profitabilitas perusahaan dengan perusahaan lain dalam industri yang sama. Nilai ROE yang semakin besar menunjukkan bahwa perusahaan lebih mampu mengelola modal yang dimiliki untuk menghasilkan laba.


Return on Equity Sat Nusapersada Tbk
Tahun Return on Equity
2012 1.83%
2013 2.77%
2014 -5.45%
2015 0.22%
2016 2.4%
2017 0.97%
2018 17.23%
2019 1.28%
2020 5.85%
2021 6.48%
2022 9.96%
2023 10.26%
2024 6.91%

Pemegang Saham Sat Nusapersada Tbk

Nama Jumlah Prosentase
Inditeck Technology Hong Kong Limited 531,434,400 10.00 %
Asus Investment Co., Ltd 531,434,100 10.00 %
Abidin Fan 3,532,500,000 66.47 %
Pengendali Saham 0 0.00 %
Non Pengendali Saham 0 0.00 %
Saham Treasury 0 0.00 %
Masyarakat Warkat 0 0.00 %
Masyarakat Non Warkat 718,975,500 13.53 %

Anak Perusahaan Sat Nusapersada Tbk

Nama Lokasi Prosentase
PT SM Engineering
Pengepisan Logam/Metal Stamping
Batam 99.96 %
PT SNI Internasional
Jasa/Services
Batam 99.98 %
PT Tata Sarana Nusapersada
Perdagangan Eceran Software/Software Retail Trading
Batam 50.00 %

Direktur Sat Nusapersada Tbk

Nama Jabatan
Abidin Fan Direktur Utama
Bidin Yusuf Direktur
Kustina Direktur

Komisaris Sat Nusapersada Tbk

Nama Jabatan
Smailly Andy Komisaris Utama
Usman Fan Komisaris
Herry Santoso Komisaris

Komite Audit Sat Nusapersada Tbk

Nama Jabatan
Herry Santoso Ketua
Rusdiana Anggota
Lily Anggota

Profil Sat Nusapersada Tbk

Nama Emiten
Sat Nusapersada Tbk
Kode Saham
PTSN
ISIN
ID1000107808
Alamat
Jl Pelita VI No.99 Batam 29443
Email
corporate.secretary@satnusa.com
Situs Web
www.satnusa.com
Papan Pencatatan
Pengembangan
Bidang Usaha Utama
Industri Perakitan Elektronik
Sektor
Teknologi
Sub Sektor
Perangkat Keras & Peralatan Teknologi
Tentang Sat Nusapersada Tbk
PT Sat Nusapersada Tbk menyediakan layanan manufaktur elektronik di Indonesia. Perusahaan ini menawarkan layanan stamping logam untuk suku cadang dan komponen elektronik dan berbagai industri lainnya; jasa konsultasi manajemen; dan jasa pembuatan dan perakitan plastik. Ini juga menyediakan perakitan teknik dan elektronik untuk berbagai industri, termasuk otomotif, komunikasi, transportasi, peralatan rumah tangga, dan lain-lain. Selain itu, perusahaan terlibat dalam ritel perangkat lunak dan aktivitas perdagangan. Perusahaan juga beroperasi di Singapura, Malaysia, Jepang, Taiwan, Hong Kong, Prancis, Cina, dan Amerika Serikat. PT Sat Nusapersada Tbk didirikan pada tahun 1990 dan berkantor pusat di Batam, Indonesia.

LinkedIn
WhatsApp
Telegram