Analisa Fundamental Saham NZIA | PT Nusantara Almazia, Tbk.



Harga Saham NZIA

147
PER
-16.96
PBV
0.32

Market Cap.

151.6 M
ROA
-1.53
ROE
-1.88

Analisa Fundamental PT Nusantara Almazia, Tbk.

Analisis Skor

Rasio hutang

DER/Rasio hutang kurang dari 1 (0.11 kali modal).

Current ratio

Aset lancar lebih besar dari liabilitas jangka pendek

Price to Book Value

Undervalued. Price to Book Value (PBV) lebih rendah dari valuasi perusahaan (0.32).

Tier Saham

Saham tier 3 dengan market cap. kecil (di bawah 1 T)

Net Profit

Perusahaan belum mencetak laba positif selama 3 tahun berturut-turut

Net Profit Margin

Profitabilitas kurang baik. Net Profit Margin (NPM) kurang dari 10% (3.66%)

Return on Equity

Profitabilitas kurang baik. Return on Equity (RoE) kurang dari 15% (-1.88%)

Buffet's Intrinsic Value

Perusahaan belum melaporkan laporan keuangan terbaru

Earning per Share

Perusahaan belum mencetak Earning per Share (EPS) positif selama 3 tahun berturut-turut

Analisa Teknikal PT Nusantara Almazia, Tbk.

Metode Rekomendasi

MACD

Untuk swing trade jangka menengah
Sell

Stochastic

Untuk scalping jangka pendek
Sell

Bollinger Bands

Untuk swing trade jangka menengah
Neutral

Harga Saham PT Nusantara Almazia, Tbk.


Laporan Keuangan PT Nusantara Almazia, Tbk.

Laporan Laba Rugi

Laporan laba rugi adalah laporan keuangan yang memberikan gambaran tentang pendapatan, biaya, dan laba atau rugi suatu perusahaan dalam periode waktu tertentu. Laporan ini membantu investor untuk memahami seberapa baik atau buruk kinerja keuangan perusahaan tersebut, apakah perusahaan tersebut menghasilkan laba atau mengalami kerugian, serta sumber-sumber pendapatan dan pengeluaran utama yang mempengaruhi hasil keuangan perusahaan.

Pendapatan adalah total uang yang diperoleh perusahaan dari penjualan produk atau jasa sebelum memperhitungkan biaya produksi dan pengeluaran lainnya. Ini adalah indikator penting untuk mengevaluasi pertumbuhan dan kinerja keuangan perusahaan serta memberikan gambaran kepada investor tentang keberhasilan perusahaan dalam menghasilkan pendapatan dari bisnis intinya.


Pendapatan PT Nusantara Almazia, Tbk.
Tahun Pendapatan
2024 63.656.115.000
2023 45.096.150.000
2022 84.683.945.000
2021 100.416.453.000
2020 80.627.075.000
2019 23.689.696.000
2018 42.835.283.838
2017 56.748.067.040
2016 172.853.709.503

EBITDA (Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization) adalah ukuran kinerja keuangan yang mencerminkan pendapatan operasional perusahaan sebelum memperhitungkan pengaruh bunga, pajak, penyusutan, dan amortisasi. EBITDA membantu investor dalam mengevaluasi efisiensi operasional perusahaan tanpa memperhitungkan faktor non-operasional.


EBITDA PT Nusantara Almazia, Tbk.
Tahun EBITDA
2024 -2.928.730.000
2023 -3.753.679.000
2022 5.367.744.000
2021 7.118.314.000
2020 9.008.012.000
2019 4.928.932.000
2018 1.392.514.196
2017 1.651.778.005
2016 44.686.718.597

Profit atau yang juga kita kenal dengan laba adalah hal yang menggambarkan manfaat finansial yang diwujudkan ketika pendapatan yang dihasilkan dari aktivitas bisnis melebihi biaya, ongkos, dan pajak yang terlibat dalam menopang aktivitas bisnis yang bersangkutan. Setiap keuntungan yang diperoleh disalurkan kembali ke pemilik bisnis, yang memilih untuk mengantongi uang tunai atau menginvestasikannya kembali ke bisnis. Keuntungan dihitung sebagai pendapatan total dikurangi total biaya.


Net Profit PT Nusantara Almazia, Tbk.
Tahun Net Profit
2024 -8.941.744.000
2023 -9.136.597.000
2022 -37.564.000
2021 1.317.638.000
2020 121.353.000
2019 3.617.005.000
2018 92.733.706
2017 439.914.902
2016 39.985.960.867

Net profit margin (NPM) adalah prosentase laba bersih yang diperoleh perusahaan dari pendapatan setelah mengurangi semua biaya. NPM menggambarkan seberapa efisien perusahaan menghasilkan keuntungan dari pendapatan. Semakin tinggi prosentasenya semakin baik profitabilitas perusahaan.


Net Profit Margin (NPM) PT Nusantara Almazia, Tbk.
Tahun Net Profit Margin (NPM)
2024 -14,00 %
2023 -20,00 %
2022 0,00 %
2021 1,00 %
2020 0,00 %
2019 15,00 %
2018 0,00 %
2017 1,00 %
2016 23,00 %

Earning per Share adalah keuntungan perusahaan yang dialokasikan untuk setiap lembar saham biasa yang beredar. Earnings Per Share merupakan sebuah indikator untuk menilai tingkat profitabilitas perusahaan. Semakin tinggi nilai EPS semakin baik perusahaan tersebut dalam menghasilkan laba per lembar sahamnya.


Earning per Share (EPS) PT Nusantara Almazia, Tbk.
Tahun Earning per Share (EPS)
2024 0
2023 0
2022 0
2021 0
2020 -1
2019 0
2018 0
2017 0
2016 0

Neraca Keuangan

Neraca keuangan adalah laporan keuangan yang memberikan ringkasan mengenai aset, kewajiban, dan ekuitas suatu perusahaan pada suatu titik waktu tertentu. Neraca keuangan ini membantu investor dalam memahami nilai total aset yang dimiliki perusahaan, jumlah kewajiban yang harus dibayar, serta jumlah ekuitas yang dimiliki pemilik perusahaan. Dengan mempelajari neraca keuangan, investor dapat mengevaluasi stabilitas keuangan perusahaan dan melihat sejauh mana perusahaan menggunakan sumber daya yang dimilikinya untuk menghasilkan laba.

Aset merupakan sumber daya dengan nilai ekonomi yang dimiliki atau dikendalikan oleh perusahaan dengan harapan akan memberikan manfaat di masa depan. Aset dilaporkan di neraca perusahaan dan dibeli atau dibuat untuk meningkatkan nilai perusahaan atau menguntungkan operasi perusahaan. Aset dapat dianggap sebagai sesuatu yang dapat menghasilkan arus kas, mengurangi pengeluaran, atau meningkatkan penjualan, terlepas dari apakah itu peralatan produksi atau paten.


Aset PT Nusantara Almazia, Tbk.
Tahun Aset
2024 583.869.172.000
2023 608.022.418.000
2022 605.500.645.195
2021 633.543.391.000
2020 663.378.054.000
2019 659.066.106.591
2018 583.083.466.270
2017 485.111.761.162
2016 498.805.886.471

Modal (equity) dalam konteks keuangan merujuk pada bagian kepemilikan atau klaim pemilik terhadap aset perusahaan setelah dikurangi kewajiban. Dalam istilah sederhana, modal adalah jumlah investasi atau kontribusi pemilik perusahaan yang dapat berupa uang tunai, aset, atau laba yang ditahan. Bagi investor, modal merupakan ukuran penting untuk mengevaluasi sejauh mana pemilik perusahaan memiliki kepentingan dan tanggung jawab terhadap kinerja dan hasil perusahaan.


Modal (Equity) PT Nusantara Almazia, Tbk.
Tahun Modal (Equity)
2024 475.477.153.000
2023 484.450.720.000
2022 493.615.499.021
2021 493.688.900.929
2020 492.302.051.000
2019 493.868.034.905
2018 429.752.687.507
2017 399.479.211.715
2016 399.146.830.073

Piutang adalah jumlah uang yang harus diterima oleh perusahaan dari pelanggan atau pihak lain sebagai pembayaran atas barang atau jasa yang telah disediakan. Piutang dapat menjadi aset yang penting dalam menilai kesehatan keuangan perusahaan serta kemampuannya untuk menghasilkan arus kas yang cukup.


Piutang (Receivables) PT Nusantara Almazia, Tbk.
Tahun Piutang (Receivables)
2024 17.470.808.000
2023 18.373.176.000
2022 18.819.310.124
2021 20.591.393.730
2020 26.580.551.000
2019 20.499.057.864
2018 21.659.178.723
2017 22.372.682.686
2016 20.387.936.591

Investasi jangka pendek adalah jenis investasi dengan jangka waktu singkat (biasanya kurang dari satu tahun) bertujuan untuk mendapatkan keuntungan dalam waktu yang singkat dan risiko yang rendah.


Investasi Jangka Pendek PT Nusantara Almazia, Tbk.
Tahun Investasi Jangka Pendek
2024 0
2023 0
2022 10.000.000.000
2021 10.000.000.000
2020 37.600.000.000
2019 52.200.000.000
2018 20.000.000.000
2017 0
2016 0

Investasi jangka panjang adalah investasi yang dilakukan untuk jangka waktu yang lama (biasanya lebih dari satu tahun) bertujuan untuk mencapai pertumbuhan nilai investasi yang signifikan dalam jangka panjang. Investasi ini fokus diberikan pada aspek seperti kenaikan harga saham, dividen, atau pertumbuhan nilai aset.


Investasi Jangka Panjang PT Nusantara Almazia, Tbk.
Tahun Investasi Jangka Panjang
2024 0
2023 0
2022 0
2021 0
2020 0
2019 0
2018 0
2017 0
2016 0

Debt/utang adalah sejumlah uang yang dipinjam oleh perusahaan dan harus dikembalikan dalam jangka waktu tertentu dengan membayar bunga. Investor perlu memperhatikan tingkat utang suatu perusahaan dan kemampuannya untuk membayar kembali utang tersebut.


Utang PT Nusantara Almazia, Tbk.
Tahun Utang
2024 66.615.662.200
2023 85.442.958.460
2022 64.174.019.181
2021 80.634.264.959
2020 90.460.891.270
2019 113.120.814.343
2018 67.505.793.180
2017 62.151.512.680
2016 53.846.447.620

Laporan Arus Kas

Laporan arus kas adalah laporan keuangan yang menunjukkan aliran masuk dan keluar uang tunai dari aktivitas operasional, investasi, dan pendanaan perusahaan. Investor dapat mempelajari laporan ini untuk melihat bagaimana perusahaan menghasilkan dan menggunakan uang tunai untuk mengevaluasi kesehatan keuangan perusahaan.

Pembayaran dividen adalah pembagian sebagian laba perusahaan kepada para pemegang saham sebagai imbalan atas kepemilikan saham mereka. Dividen biasanya dibayarkan secara tunai atau dalam bentuk saham tambahan, dan menjadi salah satu cara bagi investor untuk mendapatkan pengembalian investasi dari perusahaan di mana mereka memiliki saham.


Pembayaran Dividen PT Nusantara Almazia, Tbk.
Tahun Pembayaran Dividen
2024 0
2023 0
2022 0
2021 0
2020 -2.197.538.000
2019 -2.197.538.000
2018 -2.197.538.000
2017 -2.197.538.000
2016 0

Capital expenditure adalah pengeluaran perusahaan untuk membeli atau meningkatkan aset jangka panjang seperti tanah, bangunan, atau peralatan. Investor perlu capex untuk mengevaluasi pertumbuhan dan nilai jangka panjang perusahaan.


Capital Expenditure (CAPEX) PT Nusantara Almazia, Tbk.
Tahun Capital Expenditure (CAPEX)
2024 4.224.675.000
2023 3.124.857.000
2022 5.016.861.000
2021 5.773.644.000
2020 11.934.518.000
2019 48.816.120.000
2018 13.747.137.596
2017 206.077.969
2016 145.924.500

Free cash flow adalah jumlah uang yang tersisa setelah perusahaan mengeluarkan biaya operasional dan investasi modal yang diperlukan untuk menjaga dan mengembangkan bisnisnya. FCF merupakan indikator penting bagi investor karena mencerminkan kemampuan perusahaan untuk menghasilkan uang tunai yang digunakan untuk membayar dividen, mengurangi utang, atau melakukan investasi tambahan.


Free Cashflow (FCF) PT Nusantara Almazia, Tbk.
Tahun Free Cashflow (FCF)
2024 2.324.340.000
2023 -14.152.847.000
2022 7.266.184.000
2021 27.743.177.000
2020 11.557.451.000
2019 -43.897.855.000
2018 -750.642.679
2017 -44.984.640.969
2016 10.322.952.827

Operating cash flow adalah jumlah uang tunai yang dihasilkan atau digunakan oleh perusahaan dari kegiatan operasional utamanya, seperti penjualan produk atau jasa. Operating cashflow penting bagi investor karena angka ini menunjukkan keberlanjutan dan kesehatan keuangan perusahaan dalam menjalankan bisnisnya.


Operating Cashflow PT Nusantara Almazia, Tbk.
Tahun Operating Cashflow
2024 6.549.014.000
2023 -11.027.990.000
2022 12.283.045.000
2021 33.516.822.000
2020 23.491.969.000
2019 4.918.265.000
2018 12.996.494.917
2017 -44.778.563.000
2016 10.468.877.327

Dividen adalah pembagian laba kepada pemegang saham berdasarkan banyaknya saham yang dimiliki. Jumlah dividen yang akan dibagikan diusulkan oleh dewan direksi perusahaan dan disetujui di dalam rapat umum pemegang saham (RUPS).


Dividen PT Nusantara Almazia, Tbk.
Tahun Dividen
2016 0
2017 0
2018 0
2019 0
2020 1
2021 0
2022 0
2023 0
2024 0

Rasio Keuangan

Rasio keuangan adalah perbandingan angka-angka keuangan yang digunakan untuk menganalisis kinerja dan kondisi keuangan perusahaan. Rasio ini membantu investor memahami profitabilitas, likuiditas, dan solvabilitas perusahaan untuk membuat keputusan investasi yang lebih terinformasi.

Return On Assets (ROA) menunjukkan seberapa besar kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba dengan menggunakan total aset yang dimiliki perusahaan. ROA yang positif menunjukkan bahwa dari total aset yang dimiliki, perusahaan mampu menghasilkan laba. Semakin besar nilai ROA berarti semakin efektif perusahaan dalam mengelola aset yang dimiliki, dan sebaliknya. ROA yang negatif menunjukkan bahwa perusahaan sedang mengalami kerugian.


Return on Asset PT Nusantara Almazia, Tbk.
Tahun Return on Asset
2016 8.02%
2017 0.09%
2018 0.02%
2019 0.55%
2020 0.02%
2021 0.21%
2022 -0.01%
2023 -1.5%
2024 -1.53%

Return On Equity (ROE) digunakan untuk mengukur seberapa besar keuntungan yang dihasilkan perusahaan dibandingkan dengan modal yang disetor oleh pemegang saham. ROE berguna untuk membandingkan profitabilitas perusahaan dengan perusahaan lain dalam industri yang sama. Nilai ROE yang semakin besar menunjukkan bahwa perusahaan lebih mampu mengelola modal yang dimiliki untuk menghasilkan laba.


Return on Equity PT Nusantara Almazia, Tbk.
Tahun Return on Equity
2016 10.02%
2017 0.11%
2018 0.02%
2019 0.73%
2020 0.02%
2021 0.27%
2022 -0.01%
2023 -1.89%
2024 -1.88%

Pemegang Saham PT Nusantara Almazia, Tbk.

Nama Jumlah Prosentase
PT Ristia Bintang Mahkotasejati Tbk. (RBMS) 758,000,000 34.49 %
Richard Wiriahardja 977,980,000 44.50 %
Michella Ristiadewi 20,000 0.01 %
Pengendali Saham 0 0.00 %
Non Pengendali Saham 0 0.00 %
Saham Treasury 0 0.00 %
Masyarakat Warkat 0 0.00 %
Masyarakat Non Warkat 461,540,705 21.00 %

Anak Perusahaan PT Nusantara Almazia, Tbk.

Nama Lokasi Prosentase
PT Serena Inti Sejati
Pembangunan perumahan dan real estat
Karawang 68.00 %

Direktur PT Nusantara Almazia, Tbk.

Nama Jabatan
Novrizal Setyawan Direktur Utama
Caesarika Dwi Sekar Palupi Direktur
Nur Anisa Nusuqi Direktur

Komisaris PT Nusantara Almazia, Tbk.

Nama Jabatan
Ventje Rahardjo Soedigno Komisaris Utama
Michella Ristiadewi Komisaris
Selamat Komisaris

Komite Audit PT Nusantara Almazia, Tbk.

Nama Jabatan
Selamat Ketua
Nuraeni Anggota
Widia Puspa Kartika Putri Anggota

Profil PT Nusantara Almazia, Tbk.

Nama Emiten
PT Nusantara Almazia, Tbk.
Kode Saham
NZIA
ISIN
ID1000151400
Alamat
Kantor Pemasaran CKM City Jl. Raya Citra Kebun Mas Desa Bengle, Kecamatan Majalaya Kabupaten Karawang, Jawa Barat - 41351
Email
nusantara@ristiagroup.com
Situs Web
www.nusantara-almazia.com
Papan Pencatatan
Pengembangan
Bidang Usaha Utama
Pengembang (Developer) Properti
Sektor
Properti & Real Estat
Sub Sektor
Properti & Real Estat
Tentang PT Nusantara Almazia, Tbk.
PT Nusantara Almazia Tbk bergerak dalam bisnis pengembangan properti di Indonesia. Mengembangkan fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP), perumahan komersial, apartemen, perkantoran, rumah sakit, hotel, dan sekolah. Perusahaan ini didirikan pada tahun 2007 dan berkantor pusat di Karawang, Indonesia.

LinkedIn
WhatsApp
Telegram