Analisa Fundamental Saham INCO | Vale Indonesia Tbk



Harga Saham INCO

4,810
PER
40.95
PBV
0.87

Market Cap.

2.4 M
ROA
1.82
ROE
2.11

Analisa Fundamental Vale Indonesia Tbk

Analisis Skor

Net Profit

Perusahaan mencetak laba positif 5 tahun berturut-turut

Rasio hutang

DER/Rasio hutang kurang dari 1 (0 kali modal).

Current ratio

Aset lancar lebih besar dari liabilitas jangka pendek

Net Profit Margin

Profitabilitas baik. Net Profit Margin (NPM) lebih dari 10% (12.50%)

Price to Book Value

Undervalued. Price to Book Value (PBV) lebih rendah dari valuasi perusahaan (0.87).

Tier Saham

Saham tier 3 dengan market cap. kecil (di bawah 1 T)

Return on Equity

Profitabilitas kurang baik. Return on Equity (RoE) kurang dari 15% (2.11%)

Buffet's Intrinsic Value

Perusahaan belum melaporkan laporan keuangan terbaru

Earning per Share

Perusahaan belum mencetak Earning per Share (EPS) positif selama 3 tahun berturut-turut

Analisa Teknikal Vale Indonesia Tbk

Metode Rekomendasi

MACD

Untuk swing trade jangka menengah
Sell

Stochastic

Untuk scalping jangka pendek
Neutral

Bollinger Bands

Untuk swing trade jangka menengah
Neutral

Harga Saham Vale Indonesia Tbk


Laporan Keuangan Vale Indonesia Tbk

Laporan Laba Rugi

Laporan laba rugi adalah laporan keuangan yang memberikan gambaran tentang pendapatan, biaya, dan laba atau rugi suatu perusahaan dalam periode waktu tertentu. Laporan ini membantu investor untuk memahami seberapa baik atau buruk kinerja keuangan perusahaan tersebut, apakah perusahaan tersebut menghasilkan laba atau mengalami kerugian, serta sumber-sumber pendapatan dan pengeluaran utama yang mempengaruhi hasil keuangan perusahaan.

Pendapatan adalah total uang yang diperoleh perusahaan dari penjualan produk atau jasa sebelum memperhitungkan biaya produksi dan pengeluaran lainnya. Ini adalah indikator penting untuk mengevaluasi pertumbuhan dan kinerja keuangan perusahaan serta memberikan gambaran kepada investor tentang keberhasilan perusahaan dalam menghasilkan pendapatan dari bisnis intinya.


Pendapatan Vale Indonesia Tbk
Tahun Pendapatan
2024 950.388.000
2023 1.232.263.000
2022 1.179.452.000
2021 953.174.000
2020 764.744.000
2019 782.012.000
2018 776.900.000
2017 629.334.000
2016 584.143.000
2015 789.745.000
2014 1.038.082.000
2013 921.638.000
2012 967.327.000
2011 1.242.555.000
2010 1.276.323.000
2009 760.952.000
2008 1.312.097.000
2007 2.325.858.000
2006 1.337.735.000
2005 885.087.000
2004 792.083.000
2003 509.028.000
2002 321.048.000
2001 296.394.000
2000 401.607.000

EBITDA (Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization) adalah ukuran kinerja keuangan yang mencerminkan pendapatan operasional perusahaan sebelum memperhitungkan pengaruh bunga, pajak, penyusutan, dan amortisasi. EBITDA membantu investor dalam mengevaluasi efisiensi operasional perusahaan tanpa memperhitungkan faktor non-operasional.


EBITDA Vale Indonesia Tbk
Tahun EBITDA
2024 219.559.000
2023 473.902.000
2022 435.775.000
2021 376.928.000
2020 254.016.000
2019 220.846.000
2018 211.410.000
2017 106.110.000
2016 130.882.000
2015 211.143.000
2014 367.498.000
2013 199.203.000
2012 212.678.000
2011 452.576.000
2010 581.347.000
2009 236.894.000
2008 463.857.000
2007 1.677.946.000
2006 746.883.000
2005 388.271.000
2004 0
2003 0
2002 0
2001 0
2000 0

Profit atau yang juga kita kenal dengan laba adalah hal yang menggambarkan manfaat finansial yang diwujudkan ketika pendapatan yang dihasilkan dari aktivitas bisnis melebihi biaya, ongkos, dan pajak yang terlibat dalam menopang aktivitas bisnis yang bersangkutan. Setiap keuntungan yang diperoleh disalurkan kembali ke pemilik bisnis, yang memilih untuk mengantongi uang tunai atau menginvestasikannya kembali ke bisnis. Keuntungan dihitung sebagai pendapatan total dikurangi total biaya.


Net Profit Vale Indonesia Tbk
Tahun Net Profit
2024 57.761.000
2023 274.334.000
2022 200.401.000
2021 165.797.000
2020 82.819.000
2019 57.400.000
2018 60.512.000
2017 -15.271.000
2016 1.906.000
2015 50.501.000
2014 172.271.000
2013 38.652.000
2012 67.494.000
2011 333.763.000
2010 437.363.000
2009 170.417.000
2008 359.316.000
2007 1.173.036.000
2006 513.358.000
2005 267.754.000
2004 265.088.000
2003 104.185.000
2002 30.282.000
2001 9.265.000
2000 80.482.000

Net profit margin (NPM) adalah prosentase laba bersih yang diperoleh perusahaan dari pendapatan setelah mengurangi semua biaya. NPM menggambarkan seberapa efisien perusahaan menghasilkan keuntungan dari pendapatan. Semakin tinggi prosentasenya semakin baik profitabilitas perusahaan.


Net Profit Margin (NPM) Vale Indonesia Tbk
Tahun Net Profit Margin (NPM)
2024 6,00 %
2023 22,00 %
2022 17,00 %
2021 17,00 %
2020 11,00 %
2019 7,00 %
2018 8,00 %
2017 -2,00 %
2016 0,00 %
2015 6,00 %
2014 17,00 %
2013 4,00 %
2012 7,00 %
2011 27,00 %
2010 34,00 %
2009 22,00 %
2008 27,00 %
2007 50,00 %
2006 38,00 %
2005 30,00 %
2004 33,00 %
2003 20,00 %
2002 9,00 %
2001 3,00 %
2000 20,00 %

Earning per Share adalah keuntungan perusahaan yang dialokasikan untuk setiap lembar saham biasa yang beredar. Earnings Per Share merupakan sebuah indikator untuk menilai tingkat profitabilitas perusahaan. Semakin tinggi nilai EPS semakin baik perusahaan tersebut dalam menghasilkan laba per lembar sahamnya.


Earning per Share (EPS) Vale Indonesia Tbk
Tahun Earning per Share (EPS)
2024 0
2023 0
2022 45
2021 0
2020 8
2019 0
2018 7
2017 5
2016 11
2015 -1
2014 51
2013 -10
2012 37
2011 12
2010 0
2009 0
2008 0
2007 0
2006 0
2005 0
2004 0
2003 0
2002 0
2001 0
2000 0

Neraca Keuangan

Neraca keuangan adalah laporan keuangan yang memberikan ringkasan mengenai aset, kewajiban, dan ekuitas suatu perusahaan pada suatu titik waktu tertentu. Neraca keuangan ini membantu investor dalam memahami nilai total aset yang dimiliki perusahaan, jumlah kewajiban yang harus dibayar, serta jumlah ekuitas yang dimiliki pemilik perusahaan. Dengan mempelajari neraca keuangan, investor dapat mengevaluasi stabilitas keuangan perusahaan dan melihat sejauh mana perusahaan menggunakan sumber daya yang dimilikinya untuk menghasilkan laba.

Aset merupakan sumber daya dengan nilai ekonomi yang dimiliki atau dikendalikan oleh perusahaan dengan harapan akan memberikan manfaat di masa depan. Aset dilaporkan di neraca perusahaan dan dibeli atau dibuat untuk meningkatkan nilai perusahaan atau menguntungkan operasi perusahaan. Aset dapat dianggap sebagai sesuatu yang dapat menghasilkan arus kas, mengurangi pengeluaran, atau meningkatkan penjualan, terlepas dari apakah itu peralatan produksi atau paten.


Aset Vale Indonesia Tbk
Tahun Aset
2024 3.176.528.000
2023 2.925.999.000
2022 2.658.116.000
2021 2.472.828.000
2020 2.314.658.000
2019 2.222.688.000
2018 2.202.452.000
2017 2.184.559.000
2016 2.225.492.000
2015 2.289.161.000
2014 2.334.190.000
2013 2.281.119.000
2012 2.333.080.000
2011 2.421.362.000
2010 2.190.235.000
2009 2.038.000.000
2008 1.842.584.000
2007 1.887.196.000
2006 2.122.732.000
2005 1.649.665.000
2004 1.503.502.000
2003 1.294.566.000
2002 1.216.833.000
2001 1.230.348.000
2000 1.300.807.000

Modal (equity) dalam konteks keuangan merujuk pada bagian kepemilikan atau klaim pemilik terhadap aset perusahaan setelah dikurangi kewajiban. Dalam istilah sederhana, modal adalah jumlah investasi atau kontribusi pemilik perusahaan yang dapat berupa uang tunai, aset, atau laba yang ditahan. Bagi investor, modal merupakan ukuran penting untuk mengevaluasi sejauh mana pemilik perusahaan memiliki kepentingan dan tanggung jawab terhadap kinerja dan hasil perusahaan.


Modal (Equity) Vale Indonesia Tbk
Tahun Modal (Equity)
2024 2.732.776.000
2023 2.564.537.000
2022 2.354.770.000
2021 2.154.451.000
2020 2.020.378.000
2019 1.941.693.000
2018 1.883.727.000
2017 1.819.367.000
2016 1.834.589.000
2015 1.833.957.000
2014 1.785.353.000
2013 1.714.266.000
2012 1.721.434.000
2011 1.769.169.000
2010 1.679.840.000
2009 1.581.306.000
2008 1.520.884.000
2007 1.386.528.000
2006 1.682.778.000
2005 1.278.720.000
2004 1.074.883.000
2003 860.915.000
2002 771.117.000
2001 735.436.000
2000 728.466.000

Piutang adalah jumlah uang yang harus diterima oleh perusahaan dari pelanggan atau pihak lain sebagai pembayaran atas barang atau jasa yang telah disediakan. Piutang dapat menjadi aset yang penting dalam menilai kesehatan keuangan perusahaan serta kemampuannya untuk menghasilkan arus kas yang cukup.


Piutang (Receivables) Vale Indonesia Tbk
Tahun Piutang (Receivables)
2024 84.402.000
2023 101.813.000
2022 141.377.000
2021 101.987.000
2020 60.040.000
2019 107.295.000
2018 124.248.000
2017 165.577.000
2016 146.616.000
2015 78.200.000
2014 92.706.000
2013 65.902.000
2012 123.086.000
2011 -17.566.000
2010 -1.211.000
2009 238.757.000
2008 12.810.000
2007 189.733.000
2006 296.552.000
2005 111.113.000
2004 84.035.000
2003 82.817.000
2002 51.063.000
2001 13.551.000
2000 44.724.000

Investasi jangka pendek adalah jenis investasi dengan jangka waktu singkat (biasanya kurang dari satu tahun) bertujuan untuk mendapatkan keuntungan dalam waktu yang singkat dan risiko yang rendah.


Investasi Jangka Pendek Vale Indonesia Tbk
Tahun Investasi Jangka Pendek
2024 0
2023 5.910.000
2022 5.463.000
2021 2.570.000
2020 73.235.000
2019 2.754.000
2018 15.607.000
2017 3.146.000
2016 29.725.000
2015 90.154.000
2014 16.389.000
2013 16.825.000
2012 17.435.000
2011 17.464.000
2010 0
2009 0
2008 0
2007 0
2006 0
2005 0
2004 269.184.000
2003 128.783.000
2002 19.156.000
2001 42.546.000
2000 36.372.000

Investasi jangka panjang adalah investasi yang dilakukan untuk jangka waktu yang lama (biasanya lebih dari satu tahun) bertujuan untuk mencapai pertumbuhan nilai investasi yang signifikan dalam jangka panjang. Investasi ini fokus diberikan pada aspek seperti kenaikan harga saham, dividen, atau pertumbuhan nilai aset.


Investasi Jangka Panjang Vale Indonesia Tbk
Tahun Investasi Jangka Panjang
2024 0
2023 0
2022 0
2021 0
2020 0
2019 4.623.000
2018 0
2017 0
2016 0
2015 0
2014 0
2013 0
2012 0
2011 0
2010 0
2009 0
2008 0
2007 0
2006 0
2005 0
2004 0
2003 0
2002 0
2001 0
2000 0

Debt/utang adalah sejumlah uang yang dipinjam oleh perusahaan dan harus dikembalikan dalam jangka waktu tertentu dengan membayar bunga. Investor perlu memperhatikan tingkat utang suatu perusahaan dan kemampuannya untuk membayar kembali utang tersebut.


Utang Vale Indonesia Tbk
Tahun Utang
2024 5.767.000
2023 5.543.000
2022 1.816.000
2021 1.441.000
2020 66.000
2019 947.000
2018 33.619.000
2017 73.038.000
2016 109.557.000
2015 146.077.000
2014 182.596.000
2013 219.115.000
2012 255.634.000
2011 327.595.000
2010 140.561.000
2009 151.708.000
2008 7.725.000
2007 14.487.000
2006 13.760.000
2005 58.554.000
2004 54.571.000
2003 123.892.000
2002 199.940.000
2001 269.215.000
2000 346.140.000

Laporan Arus Kas

Laporan arus kas adalah laporan keuangan yang menunjukkan aliran masuk dan keluar uang tunai dari aktivitas operasional, investasi, dan pendanaan perusahaan. Investor dapat mempelajari laporan ini untuk melihat bagaimana perusahaan menghasilkan dan menggunakan uang tunai untuk mengevaluasi kesehatan keuangan perusahaan.

Pembayaran dividen adalah pembagian sebagian laba perusahaan kepada para pemegang saham sebagai imbalan atas kepemilikan saham mereka. Dividen biasanya dibayarkan secara tunai atau dalam bentuk saham tambahan, dan menjadi salah satu cara bagi investor untuk mendapatkan pengembalian investasi dari perusahaan di mana mereka memiliki saham.


Pembayaran Dividen Vale Indonesia Tbk
Tahun Pembayaran Dividen
2024 0
2023 -60.093.000
2022 0
2021 -33.128.000
2020 -33.128.000
2019 -33.128.000
2018 -33.128.000
2017 0
2016 -8.000
2015 -36.000
2014 -99.552.000
2013 -49.314.000
2012 -110.460.000
2011 -242.606.000
2010 -338.829.000
2009 -106.912.000
2008 -225.130.000
2007 -1.468.375.000
2006 -109.858.000
2005 -121.233.000
2004 -49.297.000
2003 -14.905.000
2002 0
2001 0
2000 0

Capital expenditure adalah pengeluaran perusahaan untuk membeli atau meningkatkan aset jangka panjang seperti tanah, bangunan, atau peralatan. Investor perlu capex untuk mengevaluasi pertumbuhan dan nilai jangka panjang perusahaan.


Capital Expenditure (CAPEX) Vale Indonesia Tbk
Tahun Capital Expenditure (CAPEX)
2024 332.121.000
2023 286.262.000
2022 218.782.000
2021 180.653.000
2020 152.149.000
2019 166.560.000
2018 83.784.000
2017 74.614.000
2016 70.238.000
2015 106.390.000
2014 76.846.000
2013 140.487.000
2012 146.965.000
2011 208.651.000
2010 153.108.000
2009 137.927.000
2008 185.277.000
2007 102.317.000
2006 109.999.000
2005 105.751.000
2004 97.705.000
2003 35.981.000
2002 30.794.000
2001 28.572.000
2000 32.703.000

Free cash flow adalah jumlah uang yang tersisa setelah perusahaan mengeluarkan biaya operasional dan investasi modal yang diperlukan untuk menjaga dan mengembangkan bisnisnya. FCF merupakan indikator penting bagi investor karena mencerminkan kemampuan perusahaan untuk menghasilkan uang tunai yang digunakan untuk membayar dividen, mengurangi utang, atau melakukan investasi tambahan.


Free Cashflow (FCF) Vale Indonesia Tbk
Tahun Free Cashflow (FCF)
2024 -124.634.999
2023 134.896.000
2022 -18.381.000
2021 153.983.000
2020 140.228.000
2019 -28.566.000
2018 120.575.000
2017 77.947.000
2016 -56.818.000
2015 27.506.000
2014 246.482.000
2013 125.405.000
2012 -67.803.000
2011 112.146.000
2010 487.736.000
2009 68.526.000
2008 104.404.000
2007 1.298.664.000
2006 390.746.000
2005 174.516.000
2004 0
2003 0
2002 0
2001 0
2000 0

Operating cash flow adalah jumlah uang tunai yang dihasilkan atau digunakan oleh perusahaan dari kegiatan operasional utamanya, seperti penjualan produk atau jasa. Operating cashflow penting bagi investor karena angka ini menunjukkan keberlanjutan dan kesehatan keuangan perusahaan dalam menjalankan bisnisnya.


Operating Cashflow Vale Indonesia Tbk
Tahun Operating Cashflow
2024 207.486.000
2023 421.158.000
2022 348.158.000
2021 334.636.000
2020 292.377.000
2019 137.994.000
2018 204.359.000
2017 152.561.000
2016 13.420.000
2015 133.896.000
2014 323.328.000
2013 265.892.000
2012 79.162.000
2011 320.797.000
2010 640.844.000
2009 206.453.000
2008 289.681.000
2007 1.400.981.000
2006 500.745.000
2005 280.267.000
2004 397.061.000
2003 251.472.000
2002 100.379.000
2001 112.270.000
2000 159.787.000

Dividen adalah pembagian laba kepada pemegang saham berdasarkan banyaknya saham yang dimiliki. Jumlah dividen yang akan dibagikan diusulkan oleh dewan direksi perusahaan dan disetujui di dalam rapat umum pemegang saham (RUPS).


Dividen Vale Indonesia Tbk
Tahun Dividen
2005 0
2006 974
2007 1
2008 0
2009 104
2010 306
2011 214
2012 104
2013 54
2014 123
2015 0
2016 0
2017 0
2018 0
2019 0
2020 0
2021 47
2022 0
2023 89
2024 0

Rasio Keuangan

Rasio keuangan adalah perbandingan angka-angka keuangan yang digunakan untuk menganalisis kinerja dan kondisi keuangan perusahaan. Rasio ini membantu investor memahami profitabilitas, likuiditas, dan solvabilitas perusahaan untuk membuat keputusan investasi yang lebih terinformasi.

Return On Assets (ROA) menunjukkan seberapa besar kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba dengan menggunakan total aset yang dimiliki perusahaan. ROA yang positif menunjukkan bahwa dari total aset yang dimiliki, perusahaan mampu menghasilkan laba. Semakin besar nilai ROA berarti semakin efektif perusahaan dalam mengelola aset yang dimiliki, dan sebaliknya. ROA yang negatif menunjukkan bahwa perusahaan sedang mengalami kerugian.


Return on Asset Vale Indonesia Tbk
Tahun Return on Asset
2005 16.23%
2006 24.18%
2007 62.16%
2008 19.5%
2009 8.36%
2010 19.97%
2011 13.78%
2012 2.89%
2013 1.69%
2014 7.38%
2015 2.21%
2016 0.09%
2017 -0.7%
2018 2.75%
2019 2.58%
2020 3.58%
2021 6.7%
2022 7.54%
2023 9.38%
2024 1.82%

Return On Equity (ROE) digunakan untuk mengukur seberapa besar keuntungan yang dihasilkan perusahaan dibandingkan dengan modal yang disetor oleh pemegang saham. ROE berguna untuk membandingkan profitabilitas perusahaan dengan perusahaan lain dalam industri yang sama. Nilai ROE yang semakin besar menunjukkan bahwa perusahaan lebih mampu mengelola modal yang dimiliki untuk menghasilkan laba.


Return on Equity Vale Indonesia Tbk
Tahun Return on Equity
2005 20.94%
2006 30.51%
2007 84.6%
2008 23.63%
2009 10.78%
2010 26.04%
2011 18.87%
2012 3.92%
2013 2.25%
2014 9.65%
2015 2.75%
2016 0.1%
2017 -0.84%
2018 3.21%
2019 2.96%
2020 4.1%
2021 7.7%
2022 8.51%
2023 10.7%
2024 2.11%

Pemegang Saham Vale Indonesia Tbk

Nama Jumlah Prosentase
Abu Ashar 22,000 0.00 %
PT Mineral Industri Indonesia (Persero) 3,583,533,690 34.00 %
Vale Canada Limited 3,570,993,764 33.88 %
Sumitomo Metal Mining Co., Ltd. 1,210,370,563 11.48 %
Budiawansyah 24,000 0.00 %
Pengendali Saham 0 0.00 %
Non Pengendali Saham 0 0.00 %
Saham Treasury 0 0.00 %
Masyarakat Warkat 25,239,900 0.24 %
Masyarakat Non Warkat 2,149,600,617 20.40 %

Anak Perusahaan Vale Indonesia Tbk

Nama Lokasi Prosentase

Direktur Vale Indonesia Tbk

Nama Jabatan
Bernardus Irmanto Presiden Direktur
Abu Ashar Wakil Presiden Direktur
Heriyanto Agung Putra Direktur
Budiawansyah Direktur
Rizky Andhika Putra Direktur
Muhammad Asril Direktur
Luke Mahony Direktur

Komisaris Vale Indonesia Tbk

Nama Jabatan
Fauzambi Syahrul Multhazar Komisaris Utama
Emily Olson Wakil Komisaris Utama
M. Jasman Panjaitan Komisaris
Katherine Angela Oendoen Komisaris
Christopher McCleave Komisaris
Kristina Gauthier Komisaris
Shiro Imai Komisaris
Rudiantara Komisaris
Retno Marsudi Komisaris
Marita Alisjahbana Komisaris

Komite Audit Vale Indonesia Tbk

Nama Jabatan
Marita Alisjahbana Ketua
Sahat Pardede Anggota
Rudiantara Anggota
Irhoan Tanudiredja Anggota

Profil Vale Indonesia Tbk

Nama Emiten
Vale Indonesia Tbk
Kode Saham
INCO
ISIN
ID1000109309
Alamat
Sequis Tower, 20th Floor, Unit 6&7 - Jl. Jend. Sudirman Kav. 71, Jakarta 12190, Indonesia
Email
ptvi-corpsec@vale.com
Situs Web
www.vale.com/indonesia
Papan Pencatatan
Utama
Bidang Usaha Utama
Nickel Ore Mining
Sektor
Barang Baku
Sub Sektor
Barang Baku
Tentang Vale Indonesia Tbk
PT Vale Indonesia Tbk bergerak dalam bidang eksplorasi dan penambangan, pengolahan, penyimpanan, pengangkutan, dan pemasaran nikel dan produk mineral terkait di Indonesia, Kanada, dan Jepang. Perusahaan ini mengoperasikan area konsesi seluas 118.017 hektar yang terletak di Sulawesi tengah, selatan, dan tenggara. Perusahaan juga mengeksplorasi bijih besi dan pelet, nikel, mangan dan ferroalloy, batubara, dan deposit tembaga. Selain itu, menyediakan layanan kereta api, pelabuhan dan terminal, dan pengiriman logistik; mengoperasikan tiga pembangkit listrik tenaga air; dan mentransmisikan dan mendistribusikan energi, serta terlibat dalam kegiatan pembuatan baja. Perusahaan ini sebelumnya bernama PT International Nickel Indonesia Tbk dan berubah nama menjadi PT Vale Indonesia Tbk pada September 2011. Perusahaan ini didirikan pada tahun 1968 dan berkantor pusat di Jakarta, Indonesia.

LinkedIn
WhatsApp
Telegram