Analisa Fundamental Saham BMTR | PT Global Mediacom Tbk



Harga Saham BMTR

0
PER
5.57
PBV
0.18

Market Cap.

3 T
ROA
1.78
ROE
3.29

Analisa Fundamental PT Global Mediacom Tbk

Analisis Skor

Net Profit

Perusahaan mencetak laba positif 5 tahun berturut-turut

Earning per Share

Perusahaan mencetak Earning per Share (EPS) positif 5 tahun berturut-turut

Rasio hutang

DER/Rasio hutang kurang dari 1 (0.52 kali modal).

Tier Saham

Saham tier 2 dengan market cap. menengah (di atas 1 T)

Price to Book Value

Undervalued. Price to Book Value (PBV) lebih rendah dari valuasi perusahaan (0.18).

Current ratio

Aset lancar lebih kecil dari liabilitas jangka pendek

Net Profit Margin

Profitabilitas kurang baik. Net Profit Margin (NPM) kurang dari 10% (3.40%)

Return on Equity

Profitabilitas kurang baik. Return on Equity (RoE) kurang dari 15% (3.29%)

Buffet's Intrinsic Value

Perusahaan belum melaporkan laporan keuangan terbaru

Analisa Teknikal PT Global Mediacom Tbk

Metode Rekomendasi

MACD

Untuk swing trade jangka menengah
Buy

Stochastic

Untuk scalping jangka pendek
Neutral

Bollinger Bands

Untuk swing trade jangka menengah
Neutral

Harga Saham PT Global Mediacom Tbk


Laporan Keuangan PT Global Mediacom Tbk

Laporan Laba Rugi

Laporan laba rugi adalah laporan keuangan yang memberikan gambaran tentang pendapatan, biaya, dan laba atau rugi suatu perusahaan dalam periode waktu tertentu. Laporan ini membantu investor untuk memahami seberapa baik atau buruk kinerja keuangan perusahaan tersebut, apakah perusahaan tersebut menghasilkan laba atau mengalami kerugian, serta sumber-sumber pendapatan dan pengeluaran utama yang mempengaruhi hasil keuangan perusahaan.

Pendapatan adalah total uang yang diperoleh perusahaan dari penjualan produk atau jasa sebelum memperhitungkan biaya produksi dan pengeluaran lainnya. Ini adalah indikator penting untuk mengevaluasi pertumbuhan dan kinerja keuangan perusahaan serta memberikan gambaran kepada investor tentang keberhasilan perusahaan dalam menghasilkan pendapatan dari bisnis intinya.


Pendapatan PT Global Mediacom Tbk
Tahun Pendapatan
2024 10.059.317.000.000
2023 10.163.157.000.000
2022 12.233.495.000.000
2021 13.976.648.000.000
2020 12.064.088.000.000
2019 12.936.503.000.000
2018 11.695.216.000.000
2017 10.829.450.000.000
2016 10.459.641.000.000
2015 10.572.834.000.000
2014 10.657.152.000.000
2013 10.019.977.000.000
2012 8.925.419.000.000
2011 7.162.935.000.000
2010 6.326.514.000.000
2009 5.034.905.000.000
2008 5.384.640.000.000
2007 4.583.592.000.000
2006 3.065.391.000.000
2005 2.276.788.000.000
2004 1.845.474.000.000
2003 1.570.843.000.000
2002 1.886.043.000.000
2001 1.660.939.000.000
2000 1.757.807.000.000

EBITDA (Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization) adalah ukuran kinerja keuangan yang mencerminkan pendapatan operasional perusahaan sebelum memperhitungkan pengaruh bunga, pajak, penyusutan, dan amortisasi. EBITDA membantu investor dalam mengevaluasi efisiensi operasional perusahaan tanpa memperhitungkan faktor non-operasional.


EBITDA PT Global Mediacom Tbk
Tahun EBITDA
2024 2.227.701.000.000
2023 3.366.555.000.000
2022 4.792.443.000.000
2021 5.506.979.000.000
2020 4.674.796.000.000
2019 5.533.999.000.000
2018 4.206.158.000.000
2017 4.233.025.000.000
2016 3.429.572.000.000
2015 1.170.886.000.000
2014 2.575.962.000.000
2013 2.261.044.000.000
2012 2.985.428.000.000
2011 2.058.781.000.000
2010 2.091.576.000.000
2009 1.402.680.000.000
2008 1.510.493.000.000
2007 2.720.344.000.000
2006 1.272.893.000.000
2005 725.458.000.000
2004 0
2003 0
2002 0
2001 0
2000 0

Profit atau yang juga kita kenal dengan laba adalah hal yang menggambarkan manfaat finansial yang diwujudkan ketika pendapatan yang dihasilkan dari aktivitas bisnis melebihi biaya, ongkos, dan pajak yang terlibat dalam menopang aktivitas bisnis yang bersangkutan. Setiap keuntungan yang diperoleh disalurkan kembali ke pemilik bisnis, yang memilih untuk mengantongi uang tunai atau menginvestasikannya kembali ke bisnis. Keuntungan dihitung sebagai pendapatan total dikurangi total biaya.


Net Profit PT Global Mediacom Tbk
Tahun Net Profit
2024 537.399.000.000
2023 677.552.000.000
2022 2.060.856.000.000
2021 2.451.139.000.000
2020 1.801.029.000.000
2019 2.317.437.000.000
2018 826.633.000.000
2017 493.835.000.000
2016 203.902.000.000
2015 52.178.000.000
2014 704.981.000.000
2013 620.395.000.000
2012 1.299.085.000.000
2011 779.363.000.000
2010 850.512.000.000
2009 331.462.000.000
2008 344.883.000.000
2007 1.586.850.000.000
2006 471.643.000.000
2005 64.508.000.000
2004 0
2003 241.817.000.000
2002 347.789.000.000
2001 341.664.000.000
2000 0

Net profit margin (NPM) adalah prosentase laba bersih yang diperoleh perusahaan dari pendapatan setelah mengurangi semua biaya. NPM menggambarkan seberapa efisien perusahaan menghasilkan keuntungan dari pendapatan. Semakin tinggi prosentasenya semakin baik profitabilitas perusahaan.


Net Profit Margin (NPM) PT Global Mediacom Tbk
Tahun Net Profit Margin (NPM)
2024 5,00 %
2023 7,00 %
2022 17,00 %
2021 18,00 %
2020 15,00 %
2019 18,00 %
2018 7,00 %
2017 5,00 %
2016 2,00 %
2015 0,00 %
2014 7,00 %
2013 6,00 %
2012 15,00 %
2011 11,00 %
2010 13,00 %
2009 7,00 %
2008 6,00 %
2007 35,00 %
2006 15,00 %
2005 3,00 %
2004 0,00 %
2003 15,00 %
2002 18,00 %
2001 21,00 %
2000 0,00 %

Earning per Share adalah keuntungan perusahaan yang dialokasikan untuk setiap lembar saham biasa yang beredar. Earnings Per Share merupakan sebuah indikator untuk menilai tingkat profitabilitas perusahaan. Semakin tinggi nilai EPS semakin baik perusahaan tersebut dalam menghasilkan laba per lembar sahamnya.


Earning per Share (EPS) PT Global Mediacom Tbk
Tahun Earning per Share (EPS)
2024 0
2023 0
2022 19
2021 0
2020 10
2019 32
2018 31
2017 0
2016 0
2015 0
2014 1
2013 0
2012 30
2011 12
2010 8
2009 0
2008 0
2007 0
2006 0
2005 8
2004 0
2003 0
2002 0
2001 0
2000 0

Neraca Keuangan

Neraca keuangan adalah laporan keuangan yang memberikan ringkasan mengenai aset, kewajiban, dan ekuitas suatu perusahaan pada suatu titik waktu tertentu. Neraca keuangan ini membantu investor dalam memahami nilai total aset yang dimiliki perusahaan, jumlah kewajiban yang harus dibayar, serta jumlah ekuitas yang dimiliki pemilik perusahaan. Dengan mempelajari neraca keuangan, investor dapat mengevaluasi stabilitas keuangan perusahaan dan melihat sejauh mana perusahaan menggunakan sumber daya yang dimilikinya untuk menghasilkan laba.

Aset merupakan sumber daya dengan nilai ekonomi yang dimiliki atau dikendalikan oleh perusahaan dengan harapan akan memberikan manfaat di masa depan. Aset dilaporkan di neraca perusahaan dan dibeli atau dibuat untuk meningkatkan nilai perusahaan atau menguntungkan operasi perusahaan. Aset dapat dianggap sebagai sesuatu yang dapat menghasilkan arus kas, mengurangi pengeluaran, atau meningkatkan penjualan, terlepas dari apakah itu peralatan produksi atau paten.


Aset PT Global Mediacom Tbk
Tahun Aset
2024 36.243.772.000.000
2023 35.268.302.000.000
2022 35.912.189.000.000
2021 34.795.776.000.000
2020 32.261.560.000.000
2019 30.154.793.000.000
2018 28.968.162.000.000
2017 27.694.734.000.000
2016 24.624.431.000.000
2015 26.492.179.000.000
2014 25.365.211.000.000
2013 21.069.471.000.000
2012 19.995.526.000.000
2011 15.111.603.000.000
2010 12.959.942.000.000
2009 13.481.189.000.000
2008 13.720.366.000.000
2007 15.570.524.000.000
2006 8.792.985.000.000
2005 7.421.334.000.000
2004 6.769.882.000.000
2003 5.927.586.000.000
2002 4.009.558.000.000
2001 3.755.068.000.000
2000 3.220.235.000.000

Modal (equity) dalam konteks keuangan merujuk pada bagian kepemilikan atau klaim pemilik terhadap aset perusahaan setelah dikurangi kewajiban. Dalam istilah sederhana, modal adalah jumlah investasi atau kontribusi pemilik perusahaan yang dapat berupa uang tunai, aset, atau laba yang ditahan. Bagi investor, modal merupakan ukuran penting untuk mengevaluasi sejauh mana pemilik perusahaan memiliki kepentingan dan tanggung jawab terhadap kinerja dan hasil perusahaan.


Modal (Equity) PT Global Mediacom Tbk
Tahun Modal (Equity)
2024 16.329.423.000.000
2023 15.581.198.000.000
2022 14.935.751.000.000
2021 14.027.061.000.000
2020 12.235.672.000.000
2019 11.068.151.000.000
2018 9.497.785.000.000
2017 9.246.259.000.000
2016 9.234.399.000.000
2015 10.651.333.000.000
2014 11.271.714.000.000
2013 9.279.473.000.000
2012 10.511.128.000.000
2011 8.023.909.000.000
2010 7.381.739.000.000
2009 7.050.623.000.000
2008 7.037.664.000.000
2007 7.000.371.000.000
2006 3.440.758.000.000
2005 2.890.274.000.000
2004 2.770.257.000.000
2003 1.865.266.000.000
2002 1.675.986.000.000
2001 1.369.658.000.000
2000 751.750.000.000

Piutang adalah jumlah uang yang harus diterima oleh perusahaan dari pelanggan atau pihak lain sebagai pembayaran atas barang atau jasa yang telah disediakan. Piutang dapat menjadi aset yang penting dalam menilai kesehatan keuangan perusahaan serta kemampuannya untuk menghasilkan arus kas yang cukup.


Piutang (Receivables) PT Global Mediacom Tbk
Tahun Piutang (Receivables)
2024 4.238.526.000.000
2023 3.481.944.000.000
2022 4.000.582.000.000
2021 3.964.419.000.000
2020 3.667.572.000.000
2019 3.370.110.000.000
2018 3.207.560.000.000
2017 3.381.244.000.000
2016 3.272.738.000.000
2015 3.984.029.000.000
2014 3.349.655.000.000
2013 3.576.203.000.000
2012 3.113.957.000.000
2011 4.551.419.000.000
2010 2.792.724.000.000
2009 2.076.270.000.000
2008 2.017.288.000.000
2007 1.320.803.000.000
2006 947.465.000.000
2005 548.509.000.000
2004 518.624.000.000
2003 451.725.000.000
2002 541.171.000.000
2001 466.219.000.000
2000 515.228.000.000

Investasi jangka pendek adalah jenis investasi dengan jangka waktu singkat (biasanya kurang dari satu tahun) bertujuan untuk mendapatkan keuntungan dalam waktu yang singkat dan risiko yang rendah.


Investasi Jangka Pendek PT Global Mediacom Tbk
Tahun Investasi Jangka Pendek
2024 2.581.428.000.000
2023 583.481.000.000
2022 198.259.000.000
2021 182.653.000.000
2020 196.487.000.000
2019 174.741.000.000
2018 750.238.000.000
2017 1.054.682.000.000
2016 1.536.807.000.000
2015 1.827.149.000.000
2014 2.270.714.000.000
2013 2.008.286.000.000
2012 4.300.968.000.000
2011 -214.490.000.000
2010 802.250.000.000
2009 1.025.429.000.000
2008 1.327.253.000.000
2007 989.558.000.000
2006 323.230.000.000
2005 1.233.545.000.000
2004 929.375.000.000
2003 1.186.584.000.000
2002 672.623.000.000
2001 917.954.000.000
2000 494.306.000.000

Investasi jangka panjang adalah investasi yang dilakukan untuk jangka waktu yang lama (biasanya lebih dari satu tahun) bertujuan untuk mencapai pertumbuhan nilai investasi yang signifikan dalam jangka panjang. Investasi ini fokus diberikan pada aspek seperti kenaikan harga saham, dividen, atau pertumbuhan nilai aset.


Investasi Jangka Panjang PT Global Mediacom Tbk
Tahun Investasi Jangka Panjang
2024 0
2023 0
2022 0
2021 0
2020 0
2019 0
2018 1.311.159.000.000
2017 1.910.561.000.000
2016 2.370.794.000.000
2015 3.616.907.000.000
2014 0
2013 0
2012 0
2011 0
2010 0
2009 0
2008 0
2007 0
2006 0
2005 0
2004 0
2003 0
2002 0
2001 0
2000 0

Debt/utang adalah sejumlah uang yang dipinjam oleh perusahaan dan harus dikembalikan dalam jangka waktu tertentu dengan membayar bunga. Investor perlu memperhatikan tingkat utang suatu perusahaan dan kemampuannya untuk membayar kembali utang tersebut.


Utang PT Global Mediacom Tbk
Tahun Utang
2024 6.066.127.000.000
2023 6.551.316.000.000
2022 7.676.761.000.000
2021 8.265.387.000.000
2020 9.341.525.000.000
2019 9.991.046.000.000
2018 11.969.128.000.000
2017 10.578.824.000.000
2016 8.122.386.000.000
2015 8.077.501.000.000
2014 7.180.063.000.000
2013 4.334.398.000.000
2012 3.462.731.000.000
2011 2.379.067.000.000
2010 2.919.087.000.000
2009 2.494.331.000.000
2008 2.808.977.000.000
2007 4.819.104.000.000
2006 3.277.641.000.000
2005 2.871.263.000.000
2004 2.069.255.000.000
2003 1.802.126.000.000
2002 590.523.000.000
2001 699.453.000.000
2000 688.326.000.000

Laporan Arus Kas

Laporan arus kas adalah laporan keuangan yang menunjukkan aliran masuk dan keluar uang tunai dari aktivitas operasional, investasi, dan pendanaan perusahaan. Investor dapat mempelajari laporan ini untuk melihat bagaimana perusahaan menghasilkan dan menggunakan uang tunai untuk mengevaluasi kesehatan keuangan perusahaan.

Pembayaran dividen adalah pembagian sebagian laba perusahaan kepada para pemegang saham sebagai imbalan atas kepemilikan saham mereka. Dividen biasanya dibayarkan secara tunai atau dalam bentuk saham tambahan, dan menjadi salah satu cara bagi investor untuk mendapatkan pengembalian investasi dari perusahaan di mana mereka memiliki saham.


Pembayaran Dividen PT Global Mediacom Tbk
Tahun Pembayaran Dividen
2024 0
2023 0
2022 0
2021 0
2020 0
2019 0
2018 -69.874.000.000
2017 -69.382.000.000
2016 -69.399.000.000
2015 -653.156.000.000
2014 -512.540.000.000
2013 -334.257.000.000
2012 -334.144.000.000
2011 -197.518.000.000
2010 -89.851.000.000
2009 -28.915.000.000
2008 -19.605.000.000
2007 -155.762.000.000
2006 0
2005 0
2004 -103.566.000.000
2003 -26.535.000.000
2002 -99.645.000.000
2001 -60.821.000.000
2000 -97.544.000.000

Capital expenditure adalah pengeluaran perusahaan untuk membeli atau meningkatkan aset jangka panjang seperti tanah, bangunan, atau peralatan. Investor perlu capex untuk mengevaluasi pertumbuhan dan nilai jangka panjang perusahaan.


Capital Expenditure (CAPEX) PT Global Mediacom Tbk
Tahun Capital Expenditure (CAPEX)
2024 1.146.131.000.000
2023 1.489.782.000.000
2022 2.264.571.000.000
2021 1.640.410.000.000
2020 2.814.103.000.000
2019 1.898.738.000.000
2018 2.726.654.000.000
2017 2.885.688.000.000
2016 1.489.088.000.000
2015 2.513.699.000.000
2014 2.489.725.000.000
2013 1.975.248.000.000
2012 1.394.144.000.000
2011 213.959.000.000
2010 1.404.381.000.000
2009 362.448.000.000
2008 775.242.000.000
2007 1.096.638.000.000
2006 289.866.000.000
2005 477.312.000.000
2004 312.607.000.000
2003 299.541.000.000
2002 293.281.000.000
2001 141.337.000.000
2000 103.305.000.000

Free cash flow adalah jumlah uang yang tersisa setelah perusahaan mengeluarkan biaya operasional dan investasi modal yang diperlukan untuk menjaga dan mengembangkan bisnisnya. FCF merupakan indikator penting bagi investor karena mencerminkan kemampuan perusahaan untuk menghasilkan uang tunai yang digunakan untuk membayar dividen, mengurangi utang, atau melakukan investasi tambahan.


Free Cashflow (FCF) PT Global Mediacom Tbk
Tahun Free Cashflow (FCF)
2024 751.687.000.000
2023 84.076.000.000
2022 286.608.000.000
2021 2.431.179.000.000
2020 509.216.000.000
2019 2.130.760.000.000
2018 1.478.986.000.000
2017 1.524.764.000.000
2016 2.845.490.000.000
2015 969.526.000.000
2014 -944.509.000.000
2013 -415.911.000.000
2012 308.205.000.000
2011 697.235.000.000
2010 -951.152.000.000
2009 -204.210.000.000
2008 -744.484.000.000
2007 -859.036.000.000
2006 -164.675.000.000
2005 -367.268.000.000
2004 0
2003 0
2002 0
2001 0
2000 0

Operating cash flow adalah jumlah uang tunai yang dihasilkan atau digunakan oleh perusahaan dari kegiatan operasional utamanya, seperti penjualan produk atau jasa. Operating cashflow penting bagi investor karena angka ini menunjukkan keberlanjutan dan kesehatan keuangan perusahaan dalam menjalankan bisnisnya.


Operating Cashflow PT Global Mediacom Tbk
Tahun Operating Cashflow
2024 1.897.818.000.000
2023 1.628.606.000.000
2022 2.551.179.000.000
2021 4.071.589.000.000
2020 3.323.319.000.000
2019 4.029.498.000.000
2018 4.205.640.000.000
2017 4.410.452.000.000
2016 4.334.578.000.000
2015 3.483.225.000.000
2014 1.545.216.000.000
2013 1.559.337.000.000
2012 1.702.349.000.000
2011 911.194.000.000
2010 453.229.000.000
2009 158.238.000.000
2008 30.758.000.000
2007 237.602.000.000
2006 125.191.000.000
2005 110.044.000.000
2004 0
2003 206.692.000.000
2002 109.335.000.000
2001 110.216.000.000
2000 224.342.000.000

Dividen adalah pembagian laba kepada pemegang saham berdasarkan banyaknya saham yang dimiliki. Jumlah dividen yang akan dibagikan diusulkan oleh dewan direksi perusahaan dan disetujui di dalam rapat umum pemegang saham (RUPS).


Dividen PT Global Mediacom Tbk
Tahun Dividen
2005 0
2006 0
2007 26
2008 0
2009 3
2010 5
2011 10
2012 14
2013 24
2014 25
2015 25
2016 5
2017 5
2018 5
2019 0
2020 0
2021 0
2022 0
2023 0
2024 0

Rasio Keuangan

Rasio keuangan adalah perbandingan angka-angka keuangan yang digunakan untuk menganalisis kinerja dan kondisi keuangan perusahaan. Rasio ini membantu investor memahami profitabilitas, likuiditas, dan solvabilitas perusahaan untuk membuat keputusan investasi yang lebih terinformasi.

Return On Assets (ROA) menunjukkan seberapa besar kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba dengan menggunakan total aset yang dimiliki perusahaan. ROA yang positif menunjukkan bahwa dari total aset yang dimiliki, perusahaan mampu menghasilkan laba. Semakin besar nilai ROA berarti semakin efektif perusahaan dalam mengelola aset yang dimiliki, dan sebaliknya. ROA yang negatif menunjukkan bahwa perusahaan sedang mengalami kerugian.


Return on Asset PT Global Mediacom Tbk
Tahun Return on Asset
2005 0.93%
2006 5.83%
2007 11.87%
2008 2.92%
2009 2.82%
2010 7.54%
2011 6.49%
2012 7.65%
2013 3.42%
2014 3.27%
2015 0.23%
2016 0.98%
2017 2.11%
2018 3.33%
2019 9%
2020 6.61%
2021 8.34%
2022 6.85%
2023 2.31%
2024 1.78%

Return On Equity (ROE) digunakan untuk mengukur seberapa besar keuntungan yang dihasilkan perusahaan dibandingkan dengan modal yang disetor oleh pemegang saham. ROE berguna untuk membandingkan profitabilitas perusahaan dengan perusahaan lain dalam industri yang sama. Nilai ROE yang semakin besar menunjukkan bahwa perusahaan lebih mampu mengelola modal yang dimiliki untuk menghasilkan laba.


Return on Equity PT Global Mediacom Tbk
Tahun Return on Equity
2005 2.23%
2006 13.71%
2007 22.67%
2008 4.9%
2009 4.7%
2010 11.52%
2011 9.71%
2012 12.36%
2013 6.69%
2014 6.25%
2015 0.49%
2016 2.21%
2017 5.34%
2018 8.7%
2019 20.94%
2020 14.72%
2021 17.47%
2022 13.8%
2023 4.35%
2024 3.29%

Pemegang Saham PT Global Mediacom Tbk

Nama Jumlah Prosentase
PT MNC Asia Holding Tbk 7,520,655,000 45.99 %
Drs. Lo Kheng Hong 1,067,633,500 6.53 %
Pengendali Saham 0 0.00 %
Non Pengendali Saham 0 0.00 %
Saham Treasury 231,485,500 0.00 %
Masyarakat Warkat 4,688,820 0.03 %
Masyarakat Non Warkat 7,759,534,766 47.45 %

Anak Perusahaan PT Global Mediacom Tbk

Nama Lokasi Prosentase
BMTR Digital Limited (BDL)
Iklan dan konten
Hongkong 81.06 %
BMTR Media Limited (BML)
Lainnya
Hong Kong 81.06 %
Global Mediacom International Ltd. (GMI)
Lainnya
Dubai 100.00 %
PT. Infokom Elektrindo (Infokom)
Lainnya
Jakarta 99.99 %
PT. Media Nusantara Citra Tbk (MNCN)
Iklan dan konten
Jakarta 52.67 %
PT. MNC GS Homeshopping (MNC Shop)
Lainnya
Jakarta 60.00 %
PT. MNC Vision Networks Tbk (MVN)
TV Berbayar dan broadband
Jakarta 60.67 %
Universal Media Holding Corporation (UMHC)
Lainnya
Dubai 100.00 %

Direktur PT Global Mediacom Tbk

Nama Jabatan
Hary Tanoesoedibjo Direktur Utama
Ruby Panjaitan Direktur
Syafril Nasution Direktur
Christophorus Taufik Siswandi Direktur
Indra Pudjiastuti Direktur

Komisaris PT Global Mediacom Tbk

Nama Jabatan
Rosano Barack Komisaris Utama
Mohamed Idwan Ganie Komisaris
Beti Puspitasari Santoso Komisaris

Komite Audit PT Global Mediacom Tbk

Nama Jabatan
Mohamed Idwan Ganie Ketua
Agus Mulyanto Anggota
Joel Richard Hogarth Anggota

Profil PT Global Mediacom Tbk

Nama Emiten
PT Global Mediacom Tbk
Kode Saham
BMTR
ISIN
ID1000105604
Alamat
MNC Tower Lantai 27 Suite 2701, Jl. Kebon Sirih No.17-19, Kebon Sirih, Menteng, Jakarta Pusat, DKI Jakarta
Email
corsec.mncmedia@mncgroup.com
Situs Web
mediacom.co.id
Papan Pencatatan
Utama
Bidang Usaha Utama
Investment Company
Sektor
Barang Konsumen Non-Primer
Sub Sektor
Media & Hiburan
Tentang PT Global Mediacom Tbk
PT Global Mediacom Tbk beroperasi sebagai perusahaan media terintegrasi di Indonesia dan internasional. Ini mengoperasikan empat stasiun TV free-to-air, termasuk RCTI, MNCTV, GTV, dan iNews; dan menyediakan produksi konten dan layanan perpustakaan konten. Perusahaan juga memiliki dan mengoperasikan okezone.com, sindonews.com, iNews.id, idxchannel.com, celebrity.id, sportstars.id, dan BuddyKu; berbagai portal dan aplikasi baru; jaringan stasiun radio, yang mencakup sekitar 100 stasiun radio dengan 4 merek utama MNC Trijaya, RDI, Global Radio, dan V Radio; Layanan Over-The-Top dengan nama RCTI+; Vision+ untuk menonton konten; MNC Vision, layanan DTH berlangganan; dan K-Vision, layanan TV berbayar berbasis DTH. Selain itu, mengoperasikan MNC Play, yang menawarkan layanan internet dan IPTV berkecepatan tinggi; MeTube.id, platform berbagi video; Mediasi agensi media lokal yang menyediakan layanan penempatan media terintegrasi; MNC Licensing, layanan perizinan dan manajemen merek; Movieland, kawasan ekonomi khusus untuk industri film dan serial drama terpadu; dan MNC Shop, saluran TV home shopping, serta menyediakan manajemen talenta, media dan konten berbasis iklan, media berbasis langganan dan fixed broadband, media online, media dan infrastruktur pendukung, layanan periklanan. Perusahaan ini sebelumnya bernama PT Bimantara Citra Tbk. dan berganti nama menjadi PT Global Mediacom Tbk pada Maret 2007. Perusahaan ini didirikan pada tahun 1981 dan berbasis di Jakarta Pusat, Indonesia.

LinkedIn
WhatsApp
Telegram