Adu Saham Tifico Fiber Indonesia Tbk VS PT Sri Rejeki Isman Tbk


Harga Saham TFCO VS SRIL

790
TFCO
0
SRIL

Profil Singkat TFCO VS SRIL

PT Tifico Fiber Indonesia Tbk memproduksi dan menjual produk poliester di Indonesia. Menawarkan chip poliester, serat stapel, dan benang filamen, serta produk RCL. Perusahaan juga mengekspor produknya ke Asia, Amerika Serikat, Australia, dan Eropa. PT Tifico Fiber Indonesia Tbk didirikan pada tahun 1973 dan berkantor pusat di Tangerang, Indonesia.

PT Sri Rejeki Isman Tbk beroperasi sebagai perusahaan tekstil dan garmen di Indonesia. Ini beroperasi melalui segmen Spinning, Weaving, Finishing Fabric, dan Garment. Perusahaan menyediakan benang untuk pelanggan tekstil; abu-abu; kain jadi; dan seragam militer dan perusahaan. Menawarkan produknya di Amerika Serikat, Cina, Jepang, Korea Selatan, Malaysia, Brunei Darussalam, Timor Leste, Singapura, Nepal, Filipina, Afrika Selatan, Uni Emirat Arab, Australia, Selandia Baru, Jerman, Austria, Inggris, Bangladesh, dan India. Perusahaan ini didirikan pada tahun 1966 dan berkantor pusat di Surakarta, Indonesia. PT Sri Rejeki Isman Tbk merupakan anak perusahaan dari PT Huddleston Indonesia.


Net Profit TFCO VS SRIL

Profit atau yang juga kita kenal dengan laba adalah hal yang menggambarkan manfaat finansial yang diwujudkan ketika pendapatan yang dihasilkan dari aktivitas bisnis melebihi biaya, ongkos, dan pajak yang terlibat dalam menopang aktivitas bisnis yang bersangkutan. Setiap keuntungan yang diperoleh disalurkan kembali ke pemilik bisnis, yang memilih untuk mengantongi uang tunai atau menginvestasikannya kembali ke bisnis. Keuntungan dihitung sebagai pendapatan total dikurangi total biaya.

Tifico Fiber Indonesia Tbk

Tahun Net Profit
2020 -15,321,649,313
2021 242,240,535,862
2022 61,029,598,324
2023 58,915,932,224
2024 -26,351,680,960

PT Sri Rejeki Isman Tbk

Tahun Net Profit
2019 1,566,088,075,116
2020 1,524,503,704,636
2021 -19,320,272,692,524
2022 -7,067,526,997,587
2023 -3,123,873,337,465

Tifico Fiber Indonesia Tbk belum membukukan laba positif selama 5 tahun terakhir sedangkan PT Sri Rejeki Isman Tbk belum membukukan laba positif selama 5 tahun terakhir. Berdasarkan laporan keuangan terakhir net profit Tifico Fiber Indonesia Tbk 0% lebih tinggi dibanding PT Sri Rejeki Isman Tbk.

Aset TFCO VS SRIL

Aset merupakan sumber daya dengan nilai ekonomi yang dimiliki atau dikendalikan oleh perusahaan dengan harapan akan memberikan manfaat di masa depan. Aset dilaporkan di neraca perusahaan dan dibeli atau dibuat untuk meningkatkan nilai perusahaan atau menguntungkan operasi perusahaan. Aset dapat dianggap sebagai sesuatu yang dapat menghasilkan arus kas, mengurangi pengeluaran, atau meningkatkan penjualan, terlepas dari apakah itu peralatan produksi atau paten.

Tifico Fiber Indonesia Tbk

Tahun Aset
2020 5,676,754,536,157
2021 5,981,029,564,024
2022 5,969,405,919,169
2023 5,992,223,721,933
2024 5,993,233,689,842

PT Sri Rejeki Isman Tbk

Tahun Aset
2019 27,859,151,106,585
2020 33,089,484,604,280
2021 22,051,330,726,282
2022 13,660,251,280,813
2023 0

Tifico Fiber Indonesia Tbk berhasil menumbuhkan asetnya selama 2 tahun terakhir sedangkan PT Sri Rejeki Isman Tbk mengalami pertumbuhan aset selama 5 tahun terakhir. Berdasarkan laporan keuangan terakhir aset Tifico Fiber Indonesia Tbk 0% lebih tinggi dibanding PT Sri Rejeki Isman Tbk.