Adu Saham Indo Tambangraya Megah Tbk VS Alamtri Resources Indonesia Tbk


Harga Saham ITMG VS ADRO

25,000
ITMG
2,530
ADRO

Profil Singkat ITMG VS ADRO

PT Indo Tambangraya Megah Tbk, bersama dengan anak perusahaannya, bergerak di bidang pertambangan batubara. Perusahaan mengoperasikan tujuh konsesi pertambangan di pulau Kalimantan yang meliputi Kalimantan Timur, Tengah, dan Selatan. Perusahaan juga memiliki dan mengoperasikan Terminal Batubara Bontang, tiga pelabuhan muat, dan pembangkit listrik Bontang. Selain itu, perusahaan menyediakan jasa penunjang pertambangan, perdagangan batu bara dan bahan bakar, distribusi bahan bakar, pengangkutan batu bara, dan pemasaran energi alternatif, serta bergerak dalam kegiatan pembangkit listrik terbarukan. Ini terutama menjual batubara di Indonesia, India, Pakistan, Taiwan, Cina, Hong Kong, Korea, Jepang, Eropa, Australia, dan Oseania. Perusahaan ini didirikan pada tahun 1987 dan berkantor pusat di Jakarta Selatan, Indonesia. PT Indo Tambangraya Megah Tbk merupakan anak perusahaan dari Banpu Minerals (Singapore) Pte. Ltd.

PT Adaro Energy Indonesia Tbk, bersama dengan anak perusahaannya, beroperasi sebagai produsen energi terintegrasi di sektor batubara, energi, utilitas, dan infrastruktur pendukung di Indonesia. Perusahaan beroperasi melalui Pertambangan dan Perdagangan Batubara; Jasa Pertambangan; Logistik; dan segmen Lainnya. Perusahaan ini menyediakan penambangan dan perdagangan batubara, kontraktor penambangan, penggalian, pemuatan kapal, layanan pendukung penambangan, transportasi, penanganan dan tongkang batubara, penanganan terminal, pelabuhan laut, pertanian, pembangkit listrik, perdagangan, pergudangan dan dukungan transportasi, dan layanan pengolahan air dan lumpur. Selain itu, perusahaan terlibat dalam konstruksi, perbaikan, dan pemasangan mesin; pembuatan, perbaikan, dan pemeliharaan alat transportasi laut; dan mengolah air tambang menjadi air minum. Juga mengekspor produknya ke China, Malaysia, Jepang, India, Korea, dan internasional. Perusahaan ini sebelumnya bernama PT Adaro Energy dan berubah nama menjadi PT Adaro Energy Indonesia Tbk pada Maret 2022. PT Adaro Energy Indonesia Tbk didirikan pada tahun 2004 dan berkantor pusat di Jakarta, Indonesia.


Net Profit ITMG VS ADRO

Profit atau yang juga kita kenal dengan laba adalah hal yang menggambarkan manfaat finansial yang diwujudkan ketika pendapatan yang dihasilkan dari aktivitas bisnis melebihi biaya, ongkos, dan pajak yang terlibat dalam menopang aktivitas bisnis yang bersangkutan. Setiap keuntungan yang diperoleh disalurkan kembali ke pemilik bisnis, yang memilih untuk mengantongi uang tunai atau menginvestasikannya kembali ke bisnis. Keuntungan dihitung sebagai pendapatan total dikurangi total biaya.

Indo Tambangraya Megah Tbk

Tahun Net Profit
2020 705,192,623,000
2021 8,497,009,190,000
2022 21,441,668,557,000
2023 8,939,413,977,000
2024 4,821,803,024,000

Alamtri Resources Indonesia Tbk

Tahun Net Profit
2020 2,625,144,709,000
2021 16,678,701,564,000
2022 44,543,860,360,000
2023 29,327,554,879,000
2024 28,903,660,304,000

Indo Tambangraya Megah Tbk berhasil memperoleh laba positif selama 5 tahun terakhir sedangkan Alamtri Resources Indonesia Tbk berhasil memperoleh laba positif selama 5 tahun terakhir. Berdasarkan laporan keuangan terakhir net profit Alamtri Resources Indonesia Tbk 499% lebih tinggi dibanding Indo Tambangraya Megah Tbk.

Aset ITMG VS ADRO

Aset merupakan sumber daya dengan nilai ekonomi yang dimiliki atau dikendalikan oleh perusahaan dengan harapan akan memberikan manfaat di masa depan. Aset dilaporkan di neraca perusahaan dan dibeli atau dibuat untuk meningkatkan nilai perusahaan atau menguntungkan operasi perusahaan. Aset dapat dianggap sebagai sesuatu yang dapat menghasilkan arus kas, mengurangi pengeluaran, atau meningkatkan penjualan, terlepas dari apakah itu peralatan produksi atau paten.

Indo Tambangraya Megah Tbk

Tahun Aset
2020 20,701,224,343,000
2021 29,770,692,213,000
2022 47,172,042,459,000
2023 39,090,262,349,000
2024 38,619,413,298,000

Alamtri Resources Indonesia Tbk

Tahun Aset
2020 114,019,439,722,000
2021 135,555,785,512,000
2022 192,647,479,169,000
2023 187,115,927,437,000
2024 183,395,160,421,000

Indo Tambangraya Megah Tbk belum mengalami pertumbuhan aset selama 5 tahun terakhir sedangkan Alamtri Resources Indonesia Tbk mengalami pertumbuhan aset selama 5 tahun terakhir. Berdasarkan laporan keuangan terakhir aset Alamtri Resources Indonesia Tbk 375% lebih tinggi dibanding Indo Tambangraya Megah Tbk.