Adu Saham Harum Energy Tbk VS Indo Tambangraya Megah Tbk


Harga Saham HRUM VS ITMG

830
HRUM
23,850
ITMG

Profil Singkat HRUM VS ITMG

PT Harum Energy Tbk, bersama dengan anak perusahaannya, bergerak di bidang pertambangan batubara dan kegiatan logistik di Indonesia. Perusahaan ini beroperasi melalui tiga segmen: Sektor Pertambangan Batubara, Sektor Sewa dan Jasa, dan Sektor Lainnya. Divisi Sektor Pertambangan Batubara terlibat dalam survei umum, eksplorasi, eksploitasi, pengangkutan, pengolahan, dan penjualan batubara. Divisi Penyewaan dan Jasa bergerak dalam bidang pelayaran dan penyewaan kapal tunda dan tongkang, serta menyediakan jasa penanganan dan pengangkutan batu bara. Divisi Sektor Lainnya melakukan investasi pada bisnis pertambangan, perdagangan, dan jasa batubara. Juga mengekspor produknya ke China, Korea Selatan, Jepang, Taiwan, Hong Kong, India, Bangladesh, Thailand, Filipina, Singapura, dan Vietnam. Perusahaan ini sebelumnya bernama PT Asia Antrasit dan berubah nama menjadi PT Harum Energy Tbk pada November 2007. Perusahaan ini didirikan pada tahun 1995 dan berkantor pusat di Jakarta Pusat, Indonesia. PT Harum Energy Tbk beroperasi sebagai anak perusahaan PT Karunia Bara Perkasa.

PT Indo Tambangraya Megah Tbk, bersama dengan anak perusahaannya, bergerak di bidang pertambangan batubara. Perusahaan mengoperasikan tujuh konsesi pertambangan di pulau Kalimantan yang meliputi Kalimantan Timur, Tengah, dan Selatan. Perusahaan juga memiliki dan mengoperasikan Terminal Batubara Bontang, tiga pelabuhan muat, dan pembangkit listrik Bontang. Selain itu, perusahaan menyediakan jasa penunjang pertambangan, perdagangan batu bara dan bahan bakar, distribusi bahan bakar, pengangkutan batu bara, dan pemasaran energi alternatif, serta bergerak dalam kegiatan pembangkit listrik terbarukan. Ini terutama menjual batubara di Indonesia, India, Pakistan, Taiwan, Cina, Hong Kong, Korea, Jepang, Eropa, Australia, dan Oseania. Perusahaan ini didirikan pada tahun 1987 dan berkantor pusat di Jakarta Selatan, Indonesia. PT Indo Tambangraya Megah Tbk merupakan anak perusahaan dari Banpu Minerals (Singapore) Pte. Ltd.


Net Profit HRUM VS ITMG

Profit atau yang juga kita kenal dengan laba adalah hal yang menggambarkan manfaat finansial yang diwujudkan ketika pendapatan yang dihasilkan dari aktivitas bisnis melebihi biaya, ongkos, dan pajak yang terlibat dalam menopang aktivitas bisnis yang bersangkutan. Setiap keuntungan yang diperoleh disalurkan kembali ke pemilik bisnis, yang memilih untuk mengantongi uang tunai atau menginvestasikannya kembali ke bisnis. Keuntungan dihitung sebagai pendapatan total dikurangi total biaya.

Harum Energy Tbk

Tahun Net Profit
2020 1,061,378,234,472
2021 1,334,023,016,028
2022 5,427,943,864,728
2023 2,716,987,746,480
2024 2,617,457,552,208

Indo Tambangraya Megah Tbk

Tahun Net Profit
2020 709,968,372,000
2021 8,554,553,160,000
2022 21,586,877,148,000
2023 8,999,954,028,000
2024 4,854,457,536,000

Harum Energy Tbk berhasil memperoleh laba positif selama 5 tahun terakhir sedangkan Indo Tambangraya Megah Tbk berhasil memperoleh laba positif selama 5 tahun terakhir. Berdasarkan laporan keuangan terakhir net profit Indo Tambangraya Megah Tbk 85% lebih tinggi dibanding Harum Energy Tbk.

Aset HRUM VS ITMG

Aset merupakan sumber daya dengan nilai ekonomi yang dimiliki atau dikendalikan oleh perusahaan dengan harapan akan memberikan manfaat di masa depan. Aset dilaporkan di neraca perusahaan dan dibeli atau dibuat untuk meningkatkan nilai perusahaan atau menguntungkan operasi perusahaan. Aset dapat dianggap sebagai sesuatu yang dapat menghasilkan arus kas, mengurangi pengeluaran, atau meningkatkan penjualan, terlepas dari apakah itu peralatan produksi atau paten.

Harum Energy Tbk

Tahun Aset
2020 8,970,655,461,408
2021 15,732,693,322,812
2022 23,003,159,737,728
2023 29,376,332,169,696
2024 45,769,806,146,196

Indo Tambangraya Megah Tbk

Tahun Aset
2020 20,841,418,452,000
2021 29,972,307,132,000
2022 47,491,503,876,000
2023 39,354,991,836,000
2024 38,880,954,072,000

Aset Harum Energy Tbk selalu bertumbuh selama 5 tahun terakhir sedangkan Indo Tambangraya Megah Tbk mengalami pertumbuhan aset selama 5 tahun terakhir. Berdasarkan laporan keuangan terakhir aset Harum Energy Tbk 18% lebih tinggi dibanding Indo Tambangraya Megah Tbk.