Adu Saham Gunawan Dianjaya Steel Tbk VS Betonjaya Manunggal Tbk


Harga Saham GDST VS BTON

111
GDST
362
BTON

Profil Singkat GDST VS BTON

PT Gunawan Dianjaya Steel Tbk memproduksi dan menjual pelat baja canai panas di Indonesia. Ini menawarkan pelat baja untuk penggunaan umum, seperti pelat baja struktural karbon rendah dan pelat baja struktural paduan rendah kekuatan tinggi; pelat baja untuk boiler dan bejana tekan; dan pelat baja untuk pembangunan kapal, termasuk baja ringan dan baja tarik tinggi. Perusahaan juga mengekspor produknya. PT Gunawan Dianjaya Steel Tbk didirikan pada tahun 1989 dan berkantor pusat di Surabaya, Indonesia.

PT Betonjaya Manunggal Tbk bergerak dalam produksi dan penjualan round bar di Indonesia. Produknya terutama digunakan dalam konstruksi bangunan, termasuk gedung bertingkat dan perumahan.


Net Profit GDST VS BTON

Profit atau yang juga kita kenal dengan laba adalah hal yang menggambarkan manfaat finansial yang diwujudkan ketika pendapatan yang dihasilkan dari aktivitas bisnis melebihi biaya, ongkos, dan pajak yang terlibat dalam menopang aktivitas bisnis yang bersangkutan. Setiap keuntungan yang diperoleh disalurkan kembali ke pemilik bisnis, yang memilih untuk mengantongi uang tunai atau menginvestasikannya kembali ke bisnis. Keuntungan dihitung sebagai pendapatan total dikurangi total biaya.

Gunawan Dianjaya Steel Tbk

Tahun Net Profit
2020 -77,845,328,805
2021 -63,711,545,268
2022 273,673,913,875
2023 212,988,116,470
2024 53,174,894,296

Betonjaya Manunggal Tbk

Tahun Net Profit
2020 4,486,083,939
2021 9,635,958,498
2022 39,902,398,961
2023 17,530,452,618
2024 64,284,817,344

Gunawan Dianjaya Steel Tbk baru memperoleh laba positif selama 3 tahun terakhir sedangkan Betonjaya Manunggal Tbk berhasil memperoleh laba positif selama 5 tahun terakhir. Berdasarkan laporan keuangan terakhir net profit Betonjaya Manunggal Tbk 21% lebih tinggi dibanding Gunawan Dianjaya Steel Tbk.

Aset GDST VS BTON

Aset merupakan sumber daya dengan nilai ekonomi yang dimiliki atau dikendalikan oleh perusahaan dengan harapan akan memberikan manfaat di masa depan. Aset dilaporkan di neraca perusahaan dan dibeli atau dibuat untuk meningkatkan nilai perusahaan atau menguntungkan operasi perusahaan. Aset dapat dianggap sebagai sesuatu yang dapat menghasilkan arus kas, mengurangi pengeluaran, atau meningkatkan penjualan, terlepas dari apakah itu peralatan produksi atau paten.

Gunawan Dianjaya Steel Tbk

Tahun Aset
2020 1,588,136,471,649
2021 1,583,979,016,422
2022 2,106,446,579,086
2023 2,228,129,147,603
2024 2,689,422,819,525

Betonjaya Manunggal Tbk

Tahun Aset
2020 234,905,016,318
2021 270,669,540,064
2022 344,552,996,651
2023 361,613,066,667
2024 403,616,962,518

Gunawan Dianjaya Steel Tbk berhasil menumbuhkan asetnya selama 3 tahun terakhir sedangkan Betonjaya Manunggal Tbk selalu bertumbuh selama 5 tahun terakhir. Berdasarkan laporan keuangan terakhir aset Gunawan Dianjaya Steel Tbk 566% lebih tinggi dibanding Betonjaya Manunggal Tbk.