Adu Saham Intiland Development Tbk VS PT Agung Podomoro Land Tbk.
Daftar Isi:
Harga Saham DILD VS APLN
DILD
APLN
Profil Singkat DILD VS APLN
PT Intiland Development Tbk, bersama dengan anak perusahaannya, berinvestasi, mengembangkan, mengelola, dan menjual properti real estat di Indonesia. Perusahaan beroperasi melalui empat segmen: Real Estat; Penyewaan Gedung Perkantoran dan Apartemen; Kawasan industri; dan Fasilitas. Portofolio propertinya meliputi pengembangan bertingkat tinggi, kawasan industri, dan properti komersial di Jakarta, Tangerang, Surabaya, Mojokerto, dan Batang. Perusahaan juga mengelola dan menjual rumah dan tanah; mengembangkan hotel; dan mengelola taman industri dan teknologi, pusat kebugaran, klub olahraga, lapangan golf, dan restoran. Selain itu, bergerak dalam bisnis infrastruktur telekomunikasi; dan kegiatan penyewaan properti. Perusahaan ini sebelumnya bernama PT Dharmala Intiland Tbk dan berubah nama menjadi PT Intiland Development Tbk pada tahun 2007. PT Intiland Development Tbk didirikan pada tahun 1983 dan berkantor pusat di Jakarta, Indonesia.
PT Agung Podomoro Land Tbk, bersama dengan anak perusahaannya, memiliki, mengembangkan, dan mengelola properti real estate ritel, komersial, dan residensial di Indonesia. Terlibat dalam pengadaan dan/atau pengadaan tanah; perancangan dan pengembangan; manajemen proyek, penjualan, leasing komersial, dan pemasaran; serta pengoperasian dan pengelolaan pengembangan superblok, pusat perbelanjaan, perkantoran, hotel, serta apartemen dan rumah hunian. Perusahaan ini didirikan pada tahun 2004 dan berkantor pusat di Jakarta Barat, Indonesia. PT Agung Podomoro Land Tbk merupakan anak perusahaan PT Indofica.
Net Profit DILD VS APLN
Profit atau yang juga kita kenal dengan laba adalah hal yang menggambarkan manfaat finansial yang diwujudkan ketika pendapatan yang dihasilkan dari aktivitas bisnis melebihi biaya, ongkos, dan pajak yang terlibat dalam menopang aktivitas bisnis yang bersangkutan. Setiap keuntungan yang diperoleh disalurkan kembali ke pemilik bisnis, yang memilih untuk mengantongi uang tunai atau menginvestasikannya kembali ke bisnis. Keuntungan dihitung sebagai pendapatan total dikurangi total biaya.
Intiland Development Tbk
| Tahun | Net Profit |
|---|---|
| 2020 | 76,766,474,625 |
| 2021 | -30,049,182,958 |
| 2022 | 191,967,902,267 |
| 2023 | 174,108,406,452 |
| 2024 | 1,804,552,038,188 |
PT Agung Podomoro Land Tbk.
| Tahun | Net Profit |
|---|---|
| 2020 | 180,144,688,000 |
| 2021 | -485,227,632,000 |
| 2022 | 1,994,917,035,000 |
| 2023 | 1,082,668,010,000 |
| 2024 | 394,870,176,000 |
Intiland Development Tbk baru memperoleh laba positif selama 3 tahun terakhir sedangkan PT Agung Podomoro Land Tbk. baru memperoleh laba positif selama 3 tahun terakhir. Berdasarkan laporan keuangan terakhir net profit Intiland Development Tbk 357% lebih tinggi dibanding PT Agung Podomoro Land Tbk..
Aset DILD VS APLN
Aset merupakan sumber daya dengan nilai ekonomi yang dimiliki atau dikendalikan oleh perusahaan dengan harapan akan memberikan manfaat di masa depan. Aset dilaporkan di neraca perusahaan dan dibeli atau dibuat untuk meningkatkan nilai perusahaan atau menguntungkan operasi perusahaan. Aset dapat dianggap sebagai sesuatu yang dapat menghasilkan arus kas, mengurangi pengeluaran, atau meningkatkan penjualan, terlepas dari apakah itu peralatan produksi atau paten.
Intiland Development Tbk
| Tahun | Aset |
|---|---|
| 2020 | 15,701,872,562,921 |
| 2021 | 16,461,784,737,635 |
| 2022 | 16,351,848,378,006 |
| 2023 | 14,603,908,143,192 |
| 2024 | 14,196,275,274,605 |
PT Agung Podomoro Land Tbk.
| Tahun | Aset |
|---|---|
| 2020 | 30,391,359,956,000 |
| 2021 | 29,611,111,193,000 |
| 2022 | 28,617,781,741,000 |
| 2023 | 28,327,551,612,000 |
| 2024 | 26,727,406,057,000 |
Intiland Development Tbk belum mengalami pertumbuhan aset selama 5 tahun terakhir sedangkan PT Agung Podomoro Land Tbk. mengalami pertumbuhan aset selama 5 tahun terakhir. Berdasarkan laporan keuangan terakhir aset PT Agung Podomoro Land Tbk. 88% lebih tinggi dibanding Intiland Development Tbk.