Adu Saham Indika Energy Tbk VS PT TBS Energi Utama Tbk


Harga Saham INDY VS TOBA

2,800
INDY
610
TOBA

Profil Singkat INDY VS TOBA

PT. Indika Energy Tbk, bersama dengan anak perusahaannya, beroperasi sebagai perusahaan energi terintegrasi di Indonesia. Perusahaan beroperasi melalui segmen Sumber Daya Energi, Layanan Energi, Infrastruktur Energi, dan Portofolio Holdings Lainnya. Ini menghasilkan batubara; dan melakukan penambangan batubara permukaan di konsesi seluas 50.921 hektar di Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, Indonesia. Perusahaan juga menyediakan layanan pertambangan, rekayasa, pengadaan, konstruksi, dan pasokan lepas pantai di sektor batubara, dan minyak dan gas; jasa operasi, pemeliharaan, dan logistik; dan memiliki serta mengoperasikan pembangkit listrik tenaga batu bara 660 megawatt di Cirebon, Jawa Barat. Selain itu, ia menawarkan layanan logistik dan dukungan, termasuk solusi proses bisnis rantai pasokan, manajemen pergudangan dan inventaris, transportasi, operasi pelabuhan, dan layanan terkait; operasi, manajemen, logistik, pemeliharaan, dan layanan portside terintegrasi dok kapal. Selanjutnya, perusahaan terlibat dalam kegiatan investasi, perdagangan umum, pemasaran, pembiayaan, perdagangan batubara dan mineral, kontraktor, pengembangan, konstruksi, real estat dan perdagangan, pertanian, percetakan, dan perbengkelan; dan penyediaan energi terbarukan, mobilitas EV, solusi berbasis alam, serta layanan konsultasi untuk konstruksi, industri, dan infrastruktur. Selain itu, menyediakan manajemen transportasi, konsultasi bisnis dan manajemen, pertambangan emas, informasi dan komunikasi, tenaga kerja, agen perjalanan, asuransi, perawatan perbaikan kendaraan, sewa dan sewa, pengelolaan limbah, dan layanan teknologi digital, serta layanan profesional, ilmiah, dan layanan teknis. Perusahaan ini didirikan pada tahun 2000 dan berkantor pusat di Jakarta, Indonesia.

PT TBS Energi Utama Tbk, melalui anak perusahaannya, bergerak di bidang pertambangan batu bara, pabrik kelapa sawit, dan bisnis pembangkit listrik di Indonesia dan internasional. Perusahaan memiliki kepentingan di tambang Adimitra Baratama Nusantara seluas 2.990 hektar; Trisensa Mineral Utama seluas 3.414 hektar; dan tambang Indomining seluas 683 hektar yang terletak di Sangasanga, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Perusahaan juga memperdagangkan batu bara; dan grosir dan eceran kendaraan. Selain itu, memiliki areal budidaya kelapa sawit seluas 8.633 hektar di Kecamatan Muara Jawa, Sangasanga, dan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur; dan beroperasi sebagai produsen listrik independen. Perusahaan ini sebelumnya bernama PT Toba Bara Sejahtra Tbk. Perusahaan ini didirikan pada tahun 2007 dan berkantor pusat di Jakarta, Indonesia. PT TBS Energi Utama Tbk merupakan anak perusahaan dari Highland Strategic Holdings Pte. Ltd.


Net Profit INDY VS TOBA

Profit atau yang juga kita kenal dengan laba adalah hal yang menggambarkan manfaat finansial yang diwujudkan ketika pendapatan yang dihasilkan dari aktivitas bisnis melebihi biaya, ongkos, dan pajak yang terlibat dalam menopang aktivitas bisnis yang bersangkutan. Setiap keuntungan yang diperoleh disalurkan kembali ke pemilik bisnis, yang memilih untuk mengantongi uang tunai atau menginvestasikannya kembali ke bisnis. Keuntungan dihitung sebagai pendapatan total dikurangi total biaya.

Indika Energy Tbk

Tahun Net Profit
2020 -1,836,818,675,144
2021 3,682,910,882,944
2022 8,037,724,963,848
2023 2,125,105,552,800
2024 63,680,615,568

PT TBS Energi Utama Tbk

Tahun Net Profit
2020 635,733,444,696
2021 853,742,109,864
2022 1,026,652,967,604
2023 140,388,098,096
2024 1,062,793,476,736

Indika Energy Tbk baru memperoleh laba positif selama 4 tahun terakhir sedangkan PT TBS Energi Utama Tbk berhasil memperoleh laba positif selama 5 tahun terakhir. Berdasarkan laporan keuangan terakhir net profit PT TBS Energi Utama Tbk 1,569% lebih tinggi dibanding Indika Energy Tbk.

Aset INDY VS TOBA

Aset merupakan sumber daya dengan nilai ekonomi yang dimiliki atau dikendalikan oleh perusahaan dengan harapan akan memberikan manfaat di masa depan. Aset dilaporkan di neraca perusahaan dan dibeli atau dibuat untuk meningkatkan nilai perusahaan atau menguntungkan operasi perusahaan. Aset dapat dianggap sebagai sesuatu yang dapat menghasilkan arus kas, mengurangi pengeluaran, atau meningkatkan penjualan, terlepas dari apakah itu peralatan produksi atau paten.

Indika Energy Tbk

Tahun Aset
2020 62,034,187,928,892
2021 65,545,867,405,356
2022 63,812,791,977,752
2023 55,276,246,036,840
2024 55,620,682,731,052

PT TBS Energi Utama Tbk

Tahun Aset
2020 13,705,355,449,972
2021 15,236,457,052,304
2022 15,968,495,614,092
2023 16,829,806,698,368
2024 16,667,473,391,680

Indika Energy Tbk berhasil menumbuhkan asetnya selama 1 tahun terakhir sedangkan PT TBS Energi Utama Tbk mengalami pertumbuhan aset selama 5 tahun terakhir. Berdasarkan laporan keuangan terakhir aset Indika Energy Tbk 234% lebih tinggi dibanding PT TBS Energi Utama Tbk.