Adu Saham Dian Swastatika Sentosa Tbk VS Indo Tambangraya Megah Tbk


Harga Saham DSSA VS ITMG

800
DSSA
23,850
ITMG

Profil Singkat DSSA VS ITMG

PT Dian Swastatika Sentosa Tbk, bersama dengan anak perusahaannya, bergerak di bidang pertambangan dan perdagangan batubara, pembangkit listrik, teknologi, dan perdagangan pupuk dan kimia. Perusahaan ini beroperasi melalui segmen Pasokan Uap dan Listrik, Perdagangan Pupuk dan Bahan Kimia, Sewa, dan Pertambangan dan Perdagangan Batubara. Perusahaan memiliki konsesi pertambangan di Sumatera Selatan, Jambi, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan; dan pertambangan dan perdagangan batubara metalurgi. Perseroan juga mengoperasikan 4 captive power plant yang berlokasi di Tangerang, Serang, dan Karawang dengan total kapasitas 300 megawatt (MW). Selain itu, perusahaan bergerak dalam bidang penelitian dan pengembangan untuk industri pertambangan, energi, dan sumber daya; jasa konsultasi manajemen; dan pabrik pulp dan serpih kayu, kehutanan, dan kegiatan perdagangan, serta perdagangan bahan kimia, pestisida, dan pupuk. Lebih lanjut, ia menawarkan layanan TV berbayar dan Internet, modal ventura dan manajemen, informasi dan komunikasi, serta layanan penelitian dan teknologi ilmiah. Ini beroperasi di Indonesia, Cina, India, Jepang, Korea, sisa Asia Tenggara, Belanda, Hongkong, Pakistan, Hongkong, dan Liberia. Perusahaan ini didirikan pada tahun 1996 dan berkantor pusat di Jakarta, Indonesia. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk beroperasi sebagai anak perusahaan PT Sinar Mas Tunggal.

PT Indo Tambangraya Megah Tbk, bersama dengan anak perusahaannya, bergerak di bidang pertambangan batubara. Perusahaan mengoperasikan tujuh konsesi pertambangan di pulau Kalimantan yang meliputi Kalimantan Timur, Tengah, dan Selatan. Perusahaan juga memiliki dan mengoperasikan Terminal Batubara Bontang, tiga pelabuhan muat, dan pembangkit listrik Bontang. Selain itu, perusahaan menyediakan jasa penunjang pertambangan, perdagangan batu bara dan bahan bakar, distribusi bahan bakar, pengangkutan batu bara, dan pemasaran energi alternatif, serta bergerak dalam kegiatan pembangkit listrik terbarukan. Ini terutama menjual batubara di Indonesia, India, Pakistan, Taiwan, Cina, Hong Kong, Korea, Jepang, Eropa, Australia, dan Oseania. Perusahaan ini didirikan pada tahun 1987 dan berkantor pusat di Jakarta Selatan, Indonesia. PT Indo Tambangraya Megah Tbk merupakan anak perusahaan dari Banpu Minerals (Singapore) Pte. Ltd.


Net Profit DSSA VS ITMG

Profit atau yang juga kita kenal dengan laba adalah hal yang menggambarkan manfaat finansial yang diwujudkan ketika pendapatan yang dihasilkan dari aktivitas bisnis melebihi biaya, ongkos, dan pajak yang terlibat dalam menopang aktivitas bisnis yang bersangkutan. Setiap keuntungan yang diperoleh disalurkan kembali ke pemilik bisnis, yang memilih untuk mengantongi uang tunai atau menginvestasikannya kembali ke bisnis. Keuntungan dihitung sebagai pendapatan total dikurangi total biaya.

Dian Swastatika Sentosa Tbk

Tahun Net Profit
2020 -1,041,461,003,484
2021 4,772,891,543,604
2022 23,447,917,318,872
2023 7,666,111,287,708
2024 6,266,280,900,528

Indo Tambangraya Megah Tbk

Tahun Net Profit
2020 709,968,372,000
2021 8,554,553,160,000
2022 21,586,877,148,000
2023 8,999,954,028,000
2024 4,854,457,536,000

Dian Swastatika Sentosa Tbk baru memperoleh laba positif selama 4 tahun terakhir sedangkan Indo Tambangraya Megah Tbk berhasil memperoleh laba positif selama 5 tahun terakhir. Berdasarkan laporan keuangan terakhir net profit Dian Swastatika Sentosa Tbk 29% lebih tinggi dibanding Indo Tambangraya Megah Tbk.

Aset DSSA VS ITMG

Aset merupakan sumber daya dengan nilai ekonomi yang dimiliki atau dikendalikan oleh perusahaan dengan harapan akan memberikan manfaat di masa depan. Aset dilaporkan di neraca perusahaan dan dibeli atau dibuat untuk meningkatkan nilai perusahaan atau menguntungkan operasi perusahaan. Aset dapat dianggap sebagai sesuatu yang dapat menghasilkan arus kas, mengurangi pengeluaran, atau meningkatkan penjualan, terlepas dari apakah itu peralatan produksi atau paten.

Dian Swastatika Sentosa Tbk

Tahun Aset
2020 52,169,348,428,536
2021 54,145,187,655,648
2022 115,684,064,364,984
2023 55,102,155,029,796
2024 55,552,777,670,292

Indo Tambangraya Megah Tbk

Tahun Aset
2020 20,841,418,452,000
2021 29,972,307,132,000
2022 47,491,503,876,000
2023 39,354,991,836,000
2024 38,880,954,072,000

Dian Swastatika Sentosa Tbk berhasil menumbuhkan asetnya selama 1 tahun terakhir sedangkan Indo Tambangraya Megah Tbk mengalami pertumbuhan aset selama 5 tahun terakhir. Berdasarkan laporan keuangan terakhir aset Dian Swastatika Sentosa Tbk 43% lebih tinggi dibanding Indo Tambangraya Megah Tbk.