Adu Saham Polychem Indonesia Tbk VS Indo Acidatama Tbk


Harga Saham ADMG VS SRSN

216
ADMG
66
SRSN

Profil Singkat ADMG VS SRSN

PT. Polychem Indonesia Tbk bergerak di bidang kimia dan poliester. Perusahaan beroperasi melalui segmen Polyester dan Petrochemical. Menawarkan mono-etilena glikol, di-etilena glikol, tri-etilena glikol, dan berbagai produk etoksilat; dan petrokimia. Perusahaan juga menyediakan chip poliester, benang berorientasi sebagian, serat stapel poliester, dan benang bertekstur ditarik. PT. Polychem Indonesia Tbk didirikan pada tahun 1978 dan berkantor pusat di Jakarta, Indonesia.

PT Indo Acidatama Tbk memproduksi dan menjual bahan kimia dasar dan agro terutama di Indonesia. Perusahaan menawarkan produk etanol, asam asetat, dan etil asetat; dan pupuk organik plus bio dengan nama POMI, RANDEX, ALFINASE, dan BEKA. Ia juga mengekspor produknya. Perusahaan ini sebelumnya bernama PT Sarasa Nugraha Tbk dan berubah nama menjadi PT Indo Acidatama Tbk pada Mei 2006. PT Indo Acidatama Tbk didirikan pada tahun 1982 dan berbasis di Jakarta Barat, Indonesia.


Net Profit ADMG VS SRSN

Profit atau yang juga kita kenal dengan laba adalah hal yang menggambarkan manfaat finansial yang diwujudkan ketika pendapatan yang dihasilkan dari aktivitas bisnis melebihi biaya, ongkos, dan pajak yang terlibat dalam menopang aktivitas bisnis yang bersangkutan. Setiap keuntungan yang diperoleh disalurkan kembali ke pemilik bisnis, yang memilih untuk mengantongi uang tunai atau menginvestasikannya kembali ke bisnis. Keuntungan dihitung sebagai pendapatan total dikurangi total biaya.

Polychem Indonesia Tbk

Tahun Net Profit
2020 -695,704,697,460
2021 13,604,468,304
2022 -481,111,652,928
2023 -343,848,300,876
2024 -43,629,894,000

Indo Acidatama Tbk

Tahun Net Profit
2020 44,152,245,000
2021 26,542,985,000
2022 33,640,328,000
2023 58,018,151,000
2024 51,092,140,000

Polychem Indonesia Tbk belum membukukan laba positif selama 5 tahun terakhir sedangkan Indo Acidatama Tbk berhasil memperoleh laba positif selama 5 tahun terakhir. Berdasarkan laporan keuangan terakhir net profit Indo Acidatama Tbk 0% lebih tinggi dibanding Polychem Indonesia Tbk.

Aset ADMG VS SRSN

Aset merupakan sumber daya dengan nilai ekonomi yang dimiliki atau dikendalikan oleh perusahaan dengan harapan akan memberikan manfaat di masa depan. Aset dilaporkan di neraca perusahaan dan dibeli atau dibuat untuk meningkatkan nilai perusahaan atau menguntungkan operasi perusahaan. Aset dapat dianggap sebagai sesuatu yang dapat menghasilkan arus kas, mengurangi pengeluaran, atau meningkatkan penjualan, terlepas dari apakah itu peralatan produksi atau paten.

Polychem Indonesia Tbk

Tahun Aset
2020 3,701,285,853,984
2021 3,665,794,396,740
2022 3,093,939,165,888
2023 2,854,976,896,344
2024 2,812,484,923,224

Indo Acidatama Tbk

Tahun Aset
2020 906,846,895,000
2021 860,162,908,000
2022 876,602,301,000
2023 936,697,851,000
2024 907,829,432,000

Polychem Indonesia Tbk belum mengalami pertumbuhan aset selama 5 tahun terakhir sedangkan Indo Acidatama Tbk mengalami pertumbuhan aset selama 5 tahun terakhir. Berdasarkan laporan keuangan terakhir aset Polychem Indonesia Tbk 210% lebih tinggi dibanding Indo Acidatama Tbk.