Adu Saham Bintang Mitra Semestaraya Tbk VS PT Sriwahana Adityakarta Tbk.


Harga Saham BMSR VS SWAT

376
BMSR
50
SWAT

Profil Singkat BMSR VS SWAT

PT Bintang Mitra Semestaraya Tbk bergerak dalam bidang perdagangan bahan kimia dan beras di Indonesia. Perusahaan ini menawarkan cairan dan serpihan soda kaustik, asam klorida, natrium hipoklorit, asam sulfat, etilen diklorida, monomer vinil klorida, polivinil klorida, dan gas hidrogen. Ia juga terlibat dalam eksplorasi dan produksi minyak dan gas; penambangan dan penjualan nikel; dan kegiatan investasi dan perdagangan umum. Perusahaan ini sebelumnya bernama PT Bintang Mahkota Semestaraya dan berubah nama menjadi PT Bintang Mitra Semestaraya Tbk pada Mei 1991. PT Bintang Mitra Semestaraya Tbk didirikan pada tahun 1989 dan berkantor pusat di Jakarta, Indonesia.

PT Sriwahana Adityakarta Tbk memproduksi dan menjual solusi kemasan karton bergelombang. Menawarkan karton bergelombang untuk digunakan dalam transportasi, konsumen, makanan non-kontak langsung, dan aplikasi kemasan non-makanan; kerucut kertas; dan tabung kertas. Perusahaan ini didirikan pada tahun 1990 dan berkantor pusat di Boyolali, Indonesia. PT Sriwahana Adityakarta Tbk merupakan anak perusahaan dari PT Sumber Makmur Lumintu.


Net Profit BMSR VS SWAT

Profit atau yang juga kita kenal dengan laba adalah hal yang menggambarkan manfaat finansial yang diwujudkan ketika pendapatan yang dihasilkan dari aktivitas bisnis melebihi biaya, ongkos, dan pajak yang terlibat dalam menopang aktivitas bisnis yang bersangkutan. Setiap keuntungan yang diperoleh disalurkan kembali ke pemilik bisnis, yang memilih untuk mengantongi uang tunai atau menginvestasikannya kembali ke bisnis. Keuntungan dihitung sebagai pendapatan total dikurangi total biaya.

Bintang Mitra Semestaraya Tbk

Tahun Net Profit
2019 5,193,359,627
2020 1,058,548,060
2021 179,419,547,565
2022 375,486,730,238
2023 195,107,304,788

PT Sriwahana Adityakarta Tbk.

Tahun Net Profit
2019 3,102,577,643
2020 2,143,841,006
2021 -70,266,357,174
2022 -58,038,749,884
2023 -11,451,836,116

Bintang Mitra Semestaraya Tbk berhasil memperoleh laba positif selama 5 tahun terakhir sedangkan PT Sriwahana Adityakarta Tbk. belum membukukan laba positif selama 5 tahun terakhir. Berdasarkan laporan keuangan terakhir net profit Bintang Mitra Semestaraya Tbk 0% lebih tinggi dibanding PT Sriwahana Adityakarta Tbk..

Aset BMSR VS SWAT

Aset merupakan sumber daya dengan nilai ekonomi yang dimiliki atau dikendalikan oleh perusahaan dengan harapan akan memberikan manfaat di masa depan. Aset dilaporkan di neraca perusahaan dan dibeli atau dibuat untuk meningkatkan nilai perusahaan atau menguntungkan operasi perusahaan. Aset dapat dianggap sebagai sesuatu yang dapat menghasilkan arus kas, mengurangi pengeluaran, atau meningkatkan penjualan, terlepas dari apakah itu peralatan produksi atau paten.

Bintang Mitra Semestaraya Tbk

Tahun Aset
2019 622,051,446,965
2020 706,288,449,539
2021 977,129,726,928
2022 1,555,132,539,181
2023 1,509,078,988,552

PT Sriwahana Adityakarta Tbk.

Tahun Aset
2019 605,688,084,522
2020 640,935,546,558
2021 684,897,530,877
2022 658,095,214,477
2023 657,104,826,711

Bintang Mitra Semestaraya Tbk belum mengalami pertumbuhan aset selama 5 tahun terakhir sedangkan PT Sriwahana Adityakarta Tbk. mengalami pertumbuhan aset selama 5 tahun terakhir. Berdasarkan laporan keuangan terakhir aset Bintang Mitra Semestaraya Tbk 130% lebih tinggi dibanding PT Sriwahana Adityakarta Tbk..