Adu Saham Saranacentral Bajatama Tbk VS PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk


Harga Saham BAJA VS ADMR

166
BAJA
1,530
ADMR

Profil Singkat BAJA VS ADMR

PT Saranacentral Bajatama Tbk bergerak di bidang manufaktur dan perdagangan produk baja di Indonesia. Perusahaan beroperasi melalui empat segmen: Galvanis, Saranalume, Pewarnaan, dan Non Produksi. Menawarkan baja berlapis galvanis, baja berlapis seng aluminium, dan produk baja berlapis seng yang dicat. Perusahaan memasarkan produknya dengan merek SARAN. Produknya digunakan dalam berbagai aplikasi, termasuk bangunan dan konstruksi; listrik dan mesin; kendaraan bermotor; kantor dan peralatan; dan lain-lain, serta atap dan kelongsong perumahan, industri, dan komersial; dan atap melengkung. Perusahaan ini didirikan pada tahun 1993 dan berkantor pusat di Jakarta Pusat, Indonesia.

PT Adaro Minerals Indonesia Tbk, melalui anak perusahaannya, bergerak dalam bisnis pertambangan dan perdagangan batubara metalurgi di Indonesia. Perseroan memiliki 5 konsesi pertambangan PKP2B yang berlokasi di Kalimantan Timur dan Kalimantan Tengah seluas kurang lebih 146.579 hektar. Ini juga menyediakan layanan konsultasi manajemen. Perusahaan ini sebelumnya bernama PT Jasapower Indonesia dan berubah nama menjadi PT Adaro Minerals Indonesia Tbk pada tanggal 1 September 2021. PT Adaro Minerals Indonesia Tbk didirikan pada tahun 2007 dan berkantor pusat di Jakarta Selatan, Indonesia. PT Adaro Minerals Indonesia Tbk beroperasi sebagai anak perusahaan dari PT Adaro Energy Indonesia Tbk.


Net Profit BAJA VS ADMR

Profit atau yang juga kita kenal dengan laba adalah hal yang menggambarkan manfaat finansial yang diwujudkan ketika pendapatan yang dihasilkan dari aktivitas bisnis melebihi biaya, ongkos, dan pajak yang terlibat dalam menopang aktivitas bisnis yang bersangkutan. Setiap keuntungan yang diperoleh disalurkan kembali ke pemilik bisnis, yang memilih untuk mengantongi uang tunai atau menginvestasikannya kembali ke bisnis. Keuntungan dihitung sebagai pendapatan total dikurangi total biaya.

Saranacentral Bajatama Tbk

Tahun Net Profit
2020 55,118,520,227
2021 88,523,639,594
2022 -103,341,187,716
2023 -1,296,781,540
2024 -116,041,424,904

PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk

Tahun Net Profit
2020 -513,610,050,876
2021 2,790,131,955,144
2022 5,975,802,617,904
2023 7,933,101,865,248
2024 9,549,147,166,992

Saranacentral Bajatama Tbk belum membukukan laba positif selama 5 tahun terakhir sedangkan PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk baru memperoleh laba positif selama 4 tahun terakhir. Berdasarkan laporan keuangan terakhir net profit PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 0% lebih tinggi dibanding Saranacentral Bajatama Tbk.

Aset BAJA VS ADMR

Aset merupakan sumber daya dengan nilai ekonomi yang dimiliki atau dikendalikan oleh perusahaan dengan harapan akan memberikan manfaat di masa depan. Aset dilaporkan di neraca perusahaan dan dibeli atau dibuat untuk meningkatkan nilai perusahaan atau menguntungkan operasi perusahaan. Aset dapat dianggap sebagai sesuatu yang dapat menghasilkan arus kas, mengurangi pengeluaran, atau meningkatkan penjualan, terlepas dari apakah itu peralatan produksi atau paten.

Saranacentral Bajatama Tbk

Tahun Aset
2020 760,425,479,634
2021 726,173,017,525
2022 731,341,359,270
2023 726,111,487,745
2024 665,678,073,931

PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk

Tahun Aset
2020 15,383,738,372,640
2021 17,371,057,019,700
2022 23,143,806,254,832
2023 30,497,208,052,608
2024 28,939,405,034,772

Saranacentral Bajatama Tbk belum mengalami pertumbuhan aset selama 5 tahun terakhir sedangkan PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk mengalami pertumbuhan aset selama 5 tahun terakhir. Berdasarkan laporan keuangan terakhir aset PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 4,247% lebih tinggi dibanding Saranacentral Bajatama Tbk.