Analisa Fundamental Saham IPOL Indopoly Swakarsa Industry Tbk
- PER
- 13,11x
- PBV
- 0,22x
- ROE
- 1,7%
- Dividend yield
- -
- Market cap
- Rp689 M
- Skor CariSaham
- 2,1/5
- Rentang 52 minggu
- 97 - 176
Rasio dihitung dengan harga terkini dan laporan keuangan Anlz 2026 (kuartal tahun berjalan yang disetahunkan).
Nilai wajar IPOL
Cara kami menghitungNilai wajar IPOL belum dapat dihitung secara andal (misalnya free cash flow terakhir negatif atau data belum lengkap).
Metode: Discounted Cash Flow 10 tahun. Diskonto 12,5%, pertumbuhan FCF dibatasi -5% s/d 10% lalu turun ke 3%. Estimasi, bukan rekomendasi beli atau jual.
Analisa fundamental Indopoly Swakarsa Industry Tbk
3 dari 9 kriteria lolosNet Profit
Perusahaan mencetak laba positif 5 tahun berturut-turut
Earning per Share
Perusahaan mencetak Earning per Share (EPS) positif 5 tahun berturut-turut
Price to Book Value
Undervalued. Price to Book Value (PBV) lebih rendah dari valuasi perusahaan (0.22).
Rasio hutang
Debt Equity Ratio (DER)/Rasio hutang lebih dari 1 (1.04 kali modal).
Tier Saham
Saham tier 3 dengan market cap. kecil (di bawah 1 T)
Current ratio
Aset lancar lebih kecil dari liabilitas jangka pendek
Net Profit Margin
Profitabilitas kurang baik. Net Profit Margin (NPM) kurang dari 10% (0.44%)
Return on Equity
Profitabilitas kurang baik. Return on Equity (RoE) kurang dari 15% (0.6%)
Buffet's Intrinsic Value
Nilai wajar tidak dapat dihitung (free cash flow terakhir negatif atau data belum lengkap)
Analisa teknikal Indopoly Swakarsa Industry Tbk
MACD
Untuk swing trade jangka menengah SellStochastic
Untuk scalping jangka pendek NeutralBollinger Bands
Untuk swing trade jangka menengah NeutralHarga saham Indopoly Swakarsa Industry Tbk
Candlestick harian dengan MA50 (kuning) dan MA200 (biru).
Tentang Indopoly Swakarsa Industry Tbk
PT Indopoly Swakarsa Industry Tbk, bersama dengan anak perusahaannya, beroperasi sebagai perusahaan manufaktur kemasan fleksibel di Indonesia, Cina, Singapura, dan Amerika Serikat. Perusahaan ini menawarkan film polos, tahan panas, matte, metalisasi, dan termal, serta produk khusus lainnya. Ini juga menyediakan makanan dan minuman, perawatan rumah tangga dan pribadi, rokok, label, grafik, industri, dan produk lainny…
Profil lengkapLaporan keuangan Indopoly Swakarsa Industry Tbk
2026 Anlz: Tahun buku 2026 belum selesai. Angka laba rugi & arus kas disetahunkan dari 2 kuartal (s.d. 30 Jun 2026), neraca memakai kuartal terakhir. Belum final dan bisa berubah setelah laporan tahunan terbit.
| Pos | 2016 | 2017 | 2018 | 2019 | 2020 | 2021 | 2022 | 2023 | 2024 | 2025 | 2026 Anlz |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Laporan Laba Rugi | |||||||||||
| Pendapatan | 2,6 T | 2,7 T | 3,0 T | 2,8 T | 2,8 T | 3,4 T | 3,5 T | 3,0 T | 3,4 T | 4,0 T | 4,9 T |
| EBITDA | 219 M | 130 M | 200 M | 177 M | 241 M | 255 M | 150 M | 272 M | 316 M | 442 M | 503 M |
| Laba bersih | 81,1 M | 28,5 M | 69,8 M | 58,6 M | 111 M | 126 M | 49,5 M | 4,4 M | 17,1 M | 17,3 M | 52,6 M |
| Net Profit Margin (NPM) | 3,0% | 1,0% | 2,0% | 2,0% | 4,0% | 4,0% | 1,0% | 0,0% | 0,0% | 0,0% | 1,1% |
| Earning per Share (EPS) | 12,59 | 4,43 | 10,83 | 9,10 | 17,19 | 19,53 | 7,68 | 0,68 | 2,65 | 2,69 | 8,16 |
| Neraca Keuangan | |||||||||||
| Aset | 3,8 T | 3,9 T | 4,2 T | 3,9 T | 3,9 T | 4,3 T | 4,4 T | 4,4 T | 6,0 T | 6,4 T | 7,1 T |
| Modal (Equity) | 2,0 T | 2,1 T | 2,2 T | 2,2 T | 2,4 T | 2,5 T | 2,6 T | 2,6 T | 2,7 T | 2,9 T | 3,1 T |
| Piutang (Receivables) | 737 M | 9,1 T | 807 M | 884 M | 815 M | 1,0 T | 1,0 T | 791 M | 967 M | 1,0 T | - |
| Investasi Jangka Pendek | - | - | - | - | - | 49,8 M | 32,1 M | 48,3 M | 38,3 M | 0 | - |
| Utang | 1,4 T | 1,4 T | 1,5 T | 1,2 T | 982 M | 1,1 T | 1,1 T | 1,2 T | 2,5 T | 2,8 T | 3,2 T |
| Laporan Arus Kas | |||||||||||
| Operating Cashflow | 107 M | 114 M | 61,1 M | 285 M | 491 M | 20,3 M | 55,1 M | 232 M | 19,7 M | 387 M | - |
| Capital Expenditure (CAPEX) | 180 M | 101 M | 113 M | 19,0 M | 58,7 M | 152 M | 127 M | 335 M | 1,4 T | 419 M | - |
| Free Cashflow (FCF) | -73,0 M | 12,6 M | -52,4 M | 266 M | 432 M | -131 M | -71,7 M | -103 M | -1,4 T | -32,1 M | -610 M |
| Pembayaran Dividen | 22,9 M | 23,0 M | 19,2 M | 18,6 M | 31,1 M | 31,6 M | 38,1 M | 0 | - | - | - |
| Rasio Keuangan | |||||||||||
| Return on Equity (ROE) | 4,0% | 1,4% | 3,1% | 2,7% | 4,7% | 5,0% | 1,9% | 0,2% | 0,6% | 0,6% | 1,7% |
| Return on Asset (ROA) | 2,1% | 0,7% | 1,7% | 1,5% | 2,8% | 3,0% | 1,1% | 0,1% | 0,3% | 0,3% | 0,7% |
| Dividen per saham (DPS) | 4 | 4 | 3 | 3 | 5 | 5 | 6 | 0 | 0 | 0 | - |
2026 Anlz: Tahun buku 2026 belum selesai. Angka laba rugi & arus kas disetahunkan dari 2 kuartal (s.d. 30 Jun 2026), neraca memakai kuartal terakhir. Belum final dan bisa berubah setelah laporan tahunan terbit. Pos yang tidak tersedia di laporan kuartal ditandai "-".
Penjelasan istilah laporan keuangan
- Pendapatan
- Pendapatan adalah total uang yang diperoleh perusahaan dari penjualan produk atau jasa sebelum memperhitungkan biaya produksi dan pengeluaran lainnya. Ini adalah indikator penting untuk mengevaluasi pertumbuhan dan kinerja keuangan perusahaan serta memberikan gambaran kepada investor tentang keberhasilan perusahaan dalam menghasilkan pendapatan dari bisnis intinya.
- EBITDA
- EBITDA (Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization) adalah ukuran kinerja keuangan yang mencerminkan pendapatan operasional perusahaan sebelum memperhitungkan pengaruh bunga, pajak, penyusutan, dan amortisasi. EBITDA membantu investor dalam mengevaluasi efisiensi operasional perusahaan tanpa memperhitungkan faktor non-operasional.
- Laba bersih
- Profit atau yang juga kita kenal dengan laba adalah hal yang menggambarkan manfaat finansial yang diwujudkan ketika pendapatan yang dihasilkan dari aktivitas bisnis melebihi biaya, ongkos, dan pajak yang terlibat dalam menopang aktivitas bisnis yang bersangkutan. Setiap keuntungan yang diperoleh disalurkan kembali ke pemilik bisnis, yang memilih untuk mengantongi uang tunai atau menginvestasikannya kembali ke bisnis. Keuntungan dihitung sebagai pendapatan total dikurangi total biaya.
- Net Profit Margin (NPM)
- Net profit margin (NPM) adalah prosentase laba bersih yang diperoleh perusahaan dari pendapatan setelah mengurangi semua biaya. NPM menggambarkan seberapa efisien perusahaan menghasilkan keuntungan dari pendapatan. Semakin tinggi prosentasenya semakin baik profitabilitas perusahaan.
- Earning per Share (EPS)
- Earning per Share adalah keuntungan perusahaan yang dialokasikan untuk setiap lembar saham biasa yang beredar. Earnings Per Share merupakan sebuah indikator untuk menilai tingkat profitabilitas perusahaan. Semakin tinggi nilai EPS semakin baik perusahaan tersebut dalam menghasilkan laba per lembar sahamnya.
- Aset
- Aset merupakan sumber daya dengan nilai ekonomi yang dimiliki atau dikendalikan oleh perusahaan dengan harapan akan memberikan manfaat di masa depan. Aset dilaporkan di neraca perusahaan dan dibeli atau dibuat untuk meningkatkan nilai perusahaan atau menguntungkan operasi perusahaan. Aset dapat dianggap sebagai sesuatu yang dapat menghasilkan arus kas, mengurangi pengeluaran, atau meningkatkan penjualan, terlepas dari apakah itu peralatan produksi atau paten.
- Modal (Equity)
- Modal (equity) dalam konteks keuangan merujuk pada bagian kepemilikan atau klaim pemilik terhadap aset perusahaan setelah dikurangi kewajiban. Dalam istilah sederhana, modal adalah jumlah investasi atau kontribusi pemilik perusahaan yang dapat berupa uang tunai, aset, atau laba yang ditahan. Bagi investor, modal merupakan ukuran penting untuk mengevaluasi sejauh mana pemilik perusahaan memiliki kepentingan dan tanggung jawab terhadap kinerja dan hasil perusahaan.
- Piutang (Receivables)
- Piutang adalah jumlah uang yang harus diterima oleh perusahaan dari pelanggan atau pihak lain sebagai pembayaran atas barang atau jasa yang telah disediakan. Piutang dapat menjadi aset yang penting dalam menilai kesehatan keuangan perusahaan serta kemampuannya untuk menghasilkan arus kas yang cukup.
- Investasi Jangka Pendek
- Investasi jangka pendek adalah jenis investasi dengan jangka waktu singkat (biasanya kurang dari satu tahun) bertujuan untuk mendapatkan keuntungan dalam waktu yang singkat dan risiko yang rendah.
- Utang
- Debt/utang adalah sejumlah uang yang dipinjam oleh perusahaan dan harus dikembalikan dalam jangka waktu tertentu dengan membayar bunga. Investor perlu memperhatikan tingkat utang suatu perusahaan dan kemampuannya untuk membayar kembali utang tersebut.
- Operating Cashflow
- Operating cash flow adalah jumlah uang tunai yang dihasilkan atau digunakan oleh perusahaan dari kegiatan operasional utamanya, seperti penjualan produk atau jasa. Operating cashflow penting bagi investor karena angka ini menunjukkan keberlanjutan dan kesehatan keuangan perusahaan dalam menjalankan bisnisnya.
- Capital Expenditure (CAPEX)
- Capital expenditure adalah pengeluaran perusahaan untuk membeli atau meningkatkan aset jangka panjang seperti tanah, bangunan, atau peralatan. Investor perlu capex untuk mengevaluasi pertumbuhan dan nilai jangka panjang perusahaan.
- Free Cashflow (FCF)
- Free cash flow adalah jumlah uang yang tersisa setelah perusahaan mengeluarkan biaya operasional dan investasi modal yang diperlukan untuk menjaga dan mengembangkan bisnisnya. FCF merupakan indikator penting bagi investor karena mencerminkan kemampuan perusahaan untuk menghasilkan uang tunai yang digunakan untuk membayar dividen, mengurangi utang, atau melakukan investasi tambahan.
- Pembayaran Dividen
- Pembayaran dividen adalah pembagian sebagian laba perusahaan kepada para pemegang saham sebagai imbalan atas kepemilikan saham mereka. Dividen biasanya dibayarkan secara tunai atau dalam bentuk saham tambahan, dan menjadi salah satu cara bagi investor untuk mendapatkan pengembalian investasi dari perusahaan di mana mereka memiliki saham.
- Return on Equity (ROE)
- Return On Equity (ROE) digunakan untuk mengukur seberapa besar keuntungan yang dihasilkan perusahaan dibandingkan dengan modal yang disetor oleh pemegang saham. ROE berguna untuk membandingkan profitabilitas perusahaan dengan perusahaan lain dalam industri yang sama. Nilai ROE yang semakin besar menunjukkan bahwa perusahaan lebih mampu mengelola modal yang dimiliki untuk menghasilkan laba.
- Return on Asset (ROA)
- Return On Assets (ROA) menunjukkan seberapa besar kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba dengan menggunakan total aset yang dimiliki perusahaan. ROA yang positif menunjukkan bahwa dari total aset yang dimiliki, perusahaan mampu menghasilkan laba. Semakin besar nilai ROA berarti semakin efektif perusahaan dalam mengelola aset yang dimiliki, dan sebaliknya. ROA yang negatif menunjukkan bahwa perusahaan sedang mengalami kerugian.
- Dividen per saham (DPS)
- Dividen adalah pembagian laba kepada pemegang saham berdasarkan banyaknya saham yang dimiliki. Jumlah dividen yang akan dibagikan diusulkan oleh dewan direksi perusahaan dan disetujui di dalam rapat umum pemegang saham (RUPS).
Dividen Indopoly Swakarsa Industry Tbk
- DPS terakhir
- 0
- Yield saat ini
- -
- Median yield 2 th
- 3,16%
- Payout ratio
- -
| Tahun buku | DPS | Yield* | Payout |
|---|---|---|---|
| 2025 | - | - | - |
| 2024 | - | - | - |
| 2023 | - | - | - |
| 2022 | 5,92 | 3,44% | 77,1% |
| 2021 | 4,90 | 2,88% | 25,1% |
| 2020 | 4,83 | 3,02% | 28,1% |
| 2019 | 2,88 | 3,10% | 31,7% |
| 2018 | 2,99 | 3,36% | 27,6% |
| 2017 | 3,57 | 2,81% | 80,7% |
| 2016 | 3,55 | 2,61% | 28,2% |
*Yield terhadap harga akhir tahun buku. Payout = dividen dibagi laba bersih.
Pemegang saham Indopoly Swakarsa Industry Tbk
- Jefflyne Golden Holdings Pte Ltd 29,54%
- PT Supernova Flexible Packaging 28,70%
- Noble Ox International Ltd 23,15%
- Masyarakat Non Warkat 13,39%
- PT Hoki Investasi Sejati 5,22%
| Nama | Jumlah saham | Persentase |
|---|---|---|
| Jefflyne Golden Holdings Pte Ltd | 1.903.153.710 | 29,54% |
| PT Supernova Flexible Packaging | 1.849.531.010 | 28,70% |
| Noble Ox International Ltd | 1.491.910.560 | 23,15% |
| Masyarakat Non Warkat | 862.528.729 | 13,39% |
| PT Hoki Investasi Sejati | 336.255.500 | 5,22% |
Lihat 11 pemegang saham lain (< 1%)
| Nama | Jumlah saham | Persentase |
|---|---|---|
| Leo Firdaus | 0 | 0,00% |
| Yenni Meilina Lie | 0 | 0,00% |
| Agnes Goretti | 0 | 0,00% |
| Felielyne Halim | 0 | 0,00% |
| Alexandra Bustami | 0 | 0,00% |
| Jeffrey Halim | 0 | 0,00% |
| Felicia Hui Xia Chong | 0 | 0,00% |
| Henry Halim | 0 | 0,00% |
| Masyarakat Warkat | 0 | 0,00% |
| Saham Treasury | 0 | 0,00% |
| Irawan Sastrotanojo | 0 | 0,00% |
Profil Indopoly Swakarsa Industry Tbk
- Nama emiten
- Indopoly Swakarsa Industry Tbk
- Kode saham
- IPOL
- ISIN
- ID1000115900
- Papan pencatatan
- Pengembangan
- Tanggal pencatatan
- 9 Jul 2010
- Sektor
- Barang Baku
- Sub sektor
- Barang Baku
- Bidang usaha utama
- Industri Plastik Lembaran dan Perdagangan
- Alamat
- Wisma Indocement, Lantai 6, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 70-71, Jakarta Selatan 12910
- corpsec@indopoly.co.id
- Situs web
- www.ilenefilms.com
Tentang Indopoly Swakarsa Industry Tbk
PT Indopoly Swakarsa Industry Tbk, bersama dengan anak perusahaannya, beroperasi sebagai perusahaan manufaktur kemasan fleksibel di Indonesia, Cina, Singapura, dan Amerika Serikat. Perusahaan ini menawarkan film polos, tahan panas, matte, metalisasi, dan termal, serta produk khusus lainnya. Ini juga menyediakan makanan dan minuman, perawatan rumah tangga dan pribadi, rokok, label, grafik, industri, dan produk lainnya. Selain itu, perusahaan terlibat dalam bisnis investasi. Ini memasarkan produknya di bawah nama merek Ilene. PT Indopoly Swakarsa Industry Tbk didirikan pada tahun 1995 dan berkantor pusat di Jakarta, Indonesia.
Manajemen Indopoly Swakarsa Industry Tbk
Direksi
- Henry Halim Presiden Direktur
- Jeffrey HalimWakil Presiden Direktur
- Leo FirdausDirektur
- Alexandra BustamiDirektur
- Yenni Meilina LieDirektur
- Felicia Hui Xia ChongDirektur
Dewan Komisaris
- Felielyne HalimPresiden Komisaris
- Irawan SastrotanojoKomisaris
- Agnes GorettiKomisaris
Komite Audit
- Agnes GorettiKetua
- Herbert HalimAnggota
- Juni LestariAnggota