Analisa Fundamental Saham TGUK PT Platinum Wahab Nusantara Tbk.
- PER
- -
- PBV
- 4,85x
- ROE
- 0,0%
- Dividend yield
- -
- Market cap
- Rp346 M
- Skor CariSaham
- 0,4/5
- Rentang 52 minggu
- 60 - 139
Rasio dihitung dengan harga terkini dan laporan keuangan 12M 2025.
Nilai wajar TGUK
Cara kami menghitungNilai wajar TGUK belum dapat dihitung secara andal (misalnya free cash flow terakhir negatif atau data belum lengkap).
Metode: Discounted Cash Flow 10 tahun. Diskonto 12,5%, pertumbuhan FCF dibatasi -5% s/d 10% lalu turun ke 3%. Estimasi, bukan rekomendasi beli atau jual.
Analisa fundamental PT Platinum Wahab Nusantara Tbk.
1 dari 9 kriteria lolosRasio hutang
DER/Rasio hutang kurang dari 1 (0.07 kali modal).
Tier Saham
Saham tier 3 dengan market cap. kecil (di bawah 1 T)
Net Profit
Perusahaan belum melaporkan laporan keuangan terbaru
Current ratio
Perusahaan belum melaporkan laporan keuangan terbaru
Net Profit Margin
Perusahaan belum melaporkan laporan keuangan terbaru
Return on Equity
Profitabilitas kurang baik. Return on Equity (RoE) kurang dari 15% (0%)
Buffet's Intrinsic Value
Nilai wajar tidak dapat dihitung (free cash flow terakhir negatif atau data belum lengkap)
Price to Book Value
Overvalued. Price to Book Value (PBV) lebih dari 1x valuasi perusahaan (4.05).
Earning per Share
Perusahaan belum mencetak Earning per Share (EPS) positif selama 3 tahun berturut-turut
Analisa teknikal PT Platinum Wahab Nusantara Tbk.
MACD
Untuk swing trade jangka menengah SellStochastic
Untuk scalping jangka pendek NeutralBollinger Bands
Untuk swing trade jangka menengah NeutralHarga saham PT Platinum Wahab Nusantara Tbk.
Candlestick harian dengan MA50 (kuning) dan MA200 (biru).
Laporan keuangan PT Platinum Wahab Nusantara Tbk.
| Pos | 2021 | 2022 | 2023 | 2024 | 2025 |
|---|---|---|---|---|---|
| Laporan Laba Rugi | |||||
| Pendapatan | 111 M | 128 M | 133 M | 71,2 M | 42,0 M |
| Laba bersih | 8,6 M | 12,6 M | 5,9 M | -82,5 M | -21,7 M |
| Net Profit Margin (NPM) | 8,0% | 10,0% | 4,0% | -116,0% | -52,0% |
| Earning per Share (EPS) | 2,42 | 3,54 | 1,64 | -23,44 | -6,07 |
| Neraca Keuangan | |||||
| Aset | 51,2 M | 76,2 M | 201 M | 133 M | 128 M |
| Modal (Equity) | 15,3 M | 59,3 M | 177 M | 95,4 M | 73,8 M |
| Piutang (Receivables) | 505,9 jt | 563,4 jt | 528,9 jt | 677,1 jt | 19,1 M |
| Utang | 0 | 0 | 5,0 M | 8,8 M | 5,0 M |
| Laporan Arus Kas | |||||
| Operating Cashflow | 13,4 M | 22,6 M | -21,5 M | -27,4 M | -48,0 M |
| Capital Expenditure (CAPEX) | 13,6 M | 37,0 M | 62,5 M | 20,9 M | 169,0 jt |
Penjelasan istilah laporan keuangan
- Pendapatan
- Pendapatan adalah total uang yang diperoleh perusahaan dari penjualan produk atau jasa sebelum memperhitungkan biaya produksi dan pengeluaran lainnya. Ini adalah indikator penting untuk mengevaluasi pertumbuhan dan kinerja keuangan perusahaan serta memberikan gambaran kepada investor tentang keberhasilan perusahaan dalam menghasilkan pendapatan dari bisnis intinya.
- Laba bersih
- Profit atau yang juga kita kenal dengan laba adalah hal yang menggambarkan manfaat finansial yang diwujudkan ketika pendapatan yang dihasilkan dari aktivitas bisnis melebihi biaya, ongkos, dan pajak yang terlibat dalam menopang aktivitas bisnis yang bersangkutan. Setiap keuntungan yang diperoleh disalurkan kembali ke pemilik bisnis, yang memilih untuk mengantongi uang tunai atau menginvestasikannya kembali ke bisnis. Keuntungan dihitung sebagai pendapatan total dikurangi total biaya.
- Net Profit Margin (NPM)
- Net profit margin (NPM) adalah prosentase laba bersih yang diperoleh perusahaan dari pendapatan setelah mengurangi semua biaya. NPM menggambarkan seberapa efisien perusahaan menghasilkan keuntungan dari pendapatan. Semakin tinggi prosentasenya semakin baik profitabilitas perusahaan.
- Earning per Share (EPS)
- Earning per Share adalah keuntungan perusahaan yang dialokasikan untuk setiap lembar saham biasa yang beredar. Earnings Per Share merupakan sebuah indikator untuk menilai tingkat profitabilitas perusahaan. Semakin tinggi nilai EPS semakin baik perusahaan tersebut dalam menghasilkan laba per lembar sahamnya.
- Aset
- Aset merupakan sumber daya dengan nilai ekonomi yang dimiliki atau dikendalikan oleh perusahaan dengan harapan akan memberikan manfaat di masa depan. Aset dilaporkan di neraca perusahaan dan dibeli atau dibuat untuk meningkatkan nilai perusahaan atau menguntungkan operasi perusahaan. Aset dapat dianggap sebagai sesuatu yang dapat menghasilkan arus kas, mengurangi pengeluaran, atau meningkatkan penjualan, terlepas dari apakah itu peralatan produksi atau paten.
- Modal (Equity)
- Modal (equity) dalam konteks keuangan merujuk pada bagian kepemilikan atau klaim pemilik terhadap aset perusahaan setelah dikurangi kewajiban. Dalam istilah sederhana, modal adalah jumlah investasi atau kontribusi pemilik perusahaan yang dapat berupa uang tunai, aset, atau laba yang ditahan. Bagi investor, modal merupakan ukuran penting untuk mengevaluasi sejauh mana pemilik perusahaan memiliki kepentingan dan tanggung jawab terhadap kinerja dan hasil perusahaan.
- Piutang (Receivables)
- Piutang adalah jumlah uang yang harus diterima oleh perusahaan dari pelanggan atau pihak lain sebagai pembayaran atas barang atau jasa yang telah disediakan. Piutang dapat menjadi aset yang penting dalam menilai kesehatan keuangan perusahaan serta kemampuannya untuk menghasilkan arus kas yang cukup.
- Utang
- Debt/utang adalah sejumlah uang yang dipinjam oleh perusahaan dan harus dikembalikan dalam jangka waktu tertentu dengan membayar bunga. Investor perlu memperhatikan tingkat utang suatu perusahaan dan kemampuannya untuk membayar kembali utang tersebut.
- Operating Cashflow
- Operating cash flow adalah jumlah uang tunai yang dihasilkan atau digunakan oleh perusahaan dari kegiatan operasional utamanya, seperti penjualan produk atau jasa. Operating cashflow penting bagi investor karena angka ini menunjukkan keberlanjutan dan kesehatan keuangan perusahaan dalam menjalankan bisnisnya.
- Capital Expenditure (CAPEX)
- Capital expenditure adalah pengeluaran perusahaan untuk membeli atau meningkatkan aset jangka panjang seperti tanah, bangunan, atau peralatan. Investor perlu capex untuk mengevaluasi pertumbuhan dan nilai jangka panjang perusahaan.
Dividen PT Platinum Wahab Nusantara Tbk.
PT Platinum Wahab Nusantara Tbk. belum membagikan dividen dalam 5 tahun buku terakhir.
Pemegang saham PT Platinum Wahab Nusantara Tbk.
- PT Dinasti Kreatif Indonesia 69,33%
- Masyarakat Non Warkat 20,02%
- Antony Lesmana 7,47%
- Antonius Bobby Siswanto 2,52%
- Lainnya (< 1%) 0,66%
| Nama | Jumlah saham | Persentase |
|---|---|---|
| PT Dinasti Kreatif Indonesia | 2.476.250.000 | 69,33% |
| Masyarakat Non Warkat | 714.767.435 | 20,02% |
| Antony Lesmana | 266.787.600 | 7,47% |
| Antonius Bobby Siswanto | 89.896.700 | 2,52% |
Lihat 3 pemegang saham lain (< 1%)
| Nama | Jumlah saham | Persentase |
|---|---|---|
| Masyarakat Warkat | 23.750.000 | 0,66% |
| Edi Pramono | 80 | 0,00% |
| Saham Treasury | 0 | 0,00% |
Profil PT Platinum Wahab Nusantara Tbk.
- Nama emiten
- PT Platinum Wahab Nusantara Tbk.
- Kode saham
- TGUK
- Papan pencatatan
- Pemantauan Khusus
- Tanggal pencatatan
- 10 Jul 2023
- Sektor
- Barang Konsumen Primer
- Sub sektor
- Makanan & Minuman
- Bidang usaha utama
- Bergerak dalam bidang kedai makanan dan minuman
- Alamat
- Ruko Golden Square Blok GS No. 2 Jl. Ciater Raya, Kel. Mekarjaya, Kec. Serpong, Tangerang Selatan, Banten 15321
- corporatesecretary@teguk.co.id
- Situs web
- www.teguk.co.id
Manajemen PT Platinum Wahab Nusantara Tbk.
Direksi
- Agus SuhadaDirektur Utama
- Edi PramonoDirektur
Dewan Komisaris
- Antonius Bobby SiswantoKomisaris Utama
- Bambang SugengKomisaris
Komite Audit
- Bambang SugengKetua
- Muhammad Ihda Ainun NajibAnggota
- MarcelinoAnggota