Analisa Fundamental Saham RLCO PT Abadi Lestari Indonesia Tbk
- PER
- 184,96x
- PBV
- 23,17x
- ROE
- 12,5%
- Dividend yield
- -
- Market cap
- Rp7,5 T
- Skor CariSaham
- 1,7/5
- Rentang 52 minggu
- 0 - 2.590
Rasio dihitung dengan harga terkini dan laporan keuangan Anlz 2026 (kuartal tahun berjalan yang disetahunkan).
Nilai wajar RLCO
Cara kami menghitungNilai wajar RLCO belum dapat dihitung secara andal (misalnya free cash flow terakhir negatif atau data belum lengkap).
Metode: Discounted Cash Flow 10 tahun. Diskonto 12,5%, pertumbuhan FCF dibatasi -5% s/d 10% lalu turun ke 3%. Estimasi, bukan rekomendasi beli atau jual.
Analisa fundamental PT Abadi Lestari Indonesia Tbk
4 dari 9 kriteria lolosRasio hutang
DER/Rasio hutang kurang dari 1 (0.06 kali modal).
Net Profit
Perusahaan mencetak laba positif 3 tahun berturut-turut
Current ratio
Aset lancar lebih besar dari liabilitas jangka pendek
Earning per Share
Perusahaan mencetak Earning per Share (EPS) positif 3 tahun berturut-turut
Tier Saham
Saham tier 3 dengan market cap. kecil (di bawah 1 T)
Net Profit Margin
Profitabilitas kurang baik. Net Profit Margin (NPM) kurang dari 10% (6.78%)
Return on Equity
Profitabilitas kurang baik. Return on Equity (RoE) kurang dari 15% (14.14%)
Buffet's Intrinsic Value
Nilai wajar tidak dapat dihitung (free cash flow terakhir negatif atau data belum lengkap)
Price to Book Value
Overvalued. Price to Book Value (PBV) lebih dari 1x valuasi perusahaan (23.75).
Analisa teknikal PT Abadi Lestari Indonesia Tbk
MACD
Untuk swing trade jangka menengah SellStochastic
Untuk scalping jangka pendek NeutralBollinger Bands
Untuk swing trade jangka menengah NeutralHarga saham PT Abadi Lestari Indonesia Tbk
Candlestick harian dengan MA50 (kuning) dan MA200 (biru).
Laporan keuangan PT Abadi Lestari Indonesia Tbk
2026 Anlz: Tahun buku 2026 belum selesai. Angka laba rugi & arus kas disetahunkan dari 2 kuartal (s.d. 30 Jun 2026), neraca memakai kuartal terakhir. Belum final dan bisa berubah setelah laporan tahunan terbit.
| Pos | 2022 | 2023 | 2024 | 2025 | 2026 Anlz |
|---|---|---|---|---|---|
| Laporan Laba Rugi | |||||
| Pendapatan | 379 M | 468 M | 530 M | 635 M | 544 M |
| EBITDA | 33,6 M | 42,6 M | 58,9 M | 92,8 M | 90,8 M |
| Laba bersih | 10,0 M | 12,5 M | 23,2 M | 43,1 M | 40,7 M |
| Net Profit Margin (NPM) | 3,0% | 3,0% | 4,0% | 7,0% | 7,5% |
| Earning per Share (EPS) | 3,20 | 4,00 | 7,42 | 13,78 | 13,03 |
| Neraca Keuangan | |||||
| Aset | 439 M | 495 M | 637 M | 810 M | 836 M |
| Modal (Equity) | 26,1 M | 38,6 M | 64,3 M | 305 M | 325 M |
| Piutang (Receivables) | 118 M | 149 M | 234 M | 273 M | - |
| Utang | 30,9 M | 48,9 M | 36,2 M | 26,1 M | 19,7 M |
| Laporan Arus Kas | |||||
| Capital Expenditure (CAPEX) | 5,4 M | 13,7 M | 0 | 32,9 M | - |
| Free Cashflow (FCF) | 9,3 M | -42,2 M | -97,3 M | -63,6 M | -110 M |
| Rasio Keuangan | |||||
| Return on Equity (ROE) | 38,3% | 32,4% | 36,0% | 14,1% | 12,5% |
| Return on Asset (ROA) | 2,3% | 2,5% | 3,6% | 5,3% | 4,9% |
2026 Anlz: Tahun buku 2026 belum selesai. Angka laba rugi & arus kas disetahunkan dari 2 kuartal (s.d. 30 Jun 2026), neraca memakai kuartal terakhir. Belum final dan bisa berubah setelah laporan tahunan terbit. Pos yang tidak tersedia di laporan kuartal ditandai "-".
Penjelasan istilah laporan keuangan
- Pendapatan
- Pendapatan adalah total uang yang diperoleh perusahaan dari penjualan produk atau jasa sebelum memperhitungkan biaya produksi dan pengeluaran lainnya. Ini adalah indikator penting untuk mengevaluasi pertumbuhan dan kinerja keuangan perusahaan serta memberikan gambaran kepada investor tentang keberhasilan perusahaan dalam menghasilkan pendapatan dari bisnis intinya.
- EBITDA
- EBITDA (Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization) adalah ukuran kinerja keuangan yang mencerminkan pendapatan operasional perusahaan sebelum memperhitungkan pengaruh bunga, pajak, penyusutan, dan amortisasi. EBITDA membantu investor dalam mengevaluasi efisiensi operasional perusahaan tanpa memperhitungkan faktor non-operasional.
- Laba bersih
- Profit atau yang juga kita kenal dengan laba adalah hal yang menggambarkan manfaat finansial yang diwujudkan ketika pendapatan yang dihasilkan dari aktivitas bisnis melebihi biaya, ongkos, dan pajak yang terlibat dalam menopang aktivitas bisnis yang bersangkutan. Setiap keuntungan yang diperoleh disalurkan kembali ke pemilik bisnis, yang memilih untuk mengantongi uang tunai atau menginvestasikannya kembali ke bisnis. Keuntungan dihitung sebagai pendapatan total dikurangi total biaya.
- Net Profit Margin (NPM)
- Net profit margin (NPM) adalah prosentase laba bersih yang diperoleh perusahaan dari pendapatan setelah mengurangi semua biaya. NPM menggambarkan seberapa efisien perusahaan menghasilkan keuntungan dari pendapatan. Semakin tinggi prosentasenya semakin baik profitabilitas perusahaan.
- Earning per Share (EPS)
- Earning per Share adalah keuntungan perusahaan yang dialokasikan untuk setiap lembar saham biasa yang beredar. Earnings Per Share merupakan sebuah indikator untuk menilai tingkat profitabilitas perusahaan. Semakin tinggi nilai EPS semakin baik perusahaan tersebut dalam menghasilkan laba per lembar sahamnya.
- Aset
- Aset merupakan sumber daya dengan nilai ekonomi yang dimiliki atau dikendalikan oleh perusahaan dengan harapan akan memberikan manfaat di masa depan. Aset dilaporkan di neraca perusahaan dan dibeli atau dibuat untuk meningkatkan nilai perusahaan atau menguntungkan operasi perusahaan. Aset dapat dianggap sebagai sesuatu yang dapat menghasilkan arus kas, mengurangi pengeluaran, atau meningkatkan penjualan, terlepas dari apakah itu peralatan produksi atau paten.
- Modal (Equity)
- Modal (equity) dalam konteks keuangan merujuk pada bagian kepemilikan atau klaim pemilik terhadap aset perusahaan setelah dikurangi kewajiban. Dalam istilah sederhana, modal adalah jumlah investasi atau kontribusi pemilik perusahaan yang dapat berupa uang tunai, aset, atau laba yang ditahan. Bagi investor, modal merupakan ukuran penting untuk mengevaluasi sejauh mana pemilik perusahaan memiliki kepentingan dan tanggung jawab terhadap kinerja dan hasil perusahaan.
- Piutang (Receivables)
- Piutang adalah jumlah uang yang harus diterima oleh perusahaan dari pelanggan atau pihak lain sebagai pembayaran atas barang atau jasa yang telah disediakan. Piutang dapat menjadi aset yang penting dalam menilai kesehatan keuangan perusahaan serta kemampuannya untuk menghasilkan arus kas yang cukup.
- Utang
- Debt/utang adalah sejumlah uang yang dipinjam oleh perusahaan dan harus dikembalikan dalam jangka waktu tertentu dengan membayar bunga. Investor perlu memperhatikan tingkat utang suatu perusahaan dan kemampuannya untuk membayar kembali utang tersebut.
- Capital Expenditure (CAPEX)
- Capital expenditure adalah pengeluaran perusahaan untuk membeli atau meningkatkan aset jangka panjang seperti tanah, bangunan, atau peralatan. Investor perlu capex untuk mengevaluasi pertumbuhan dan nilai jangka panjang perusahaan.
- Free Cashflow (FCF)
- Free cash flow adalah jumlah uang yang tersisa setelah perusahaan mengeluarkan biaya operasional dan investasi modal yang diperlukan untuk menjaga dan mengembangkan bisnisnya. FCF merupakan indikator penting bagi investor karena mencerminkan kemampuan perusahaan untuk menghasilkan uang tunai yang digunakan untuk membayar dividen, mengurangi utang, atau melakukan investasi tambahan.
- Return on Equity (ROE)
- Return On Equity (ROE) digunakan untuk mengukur seberapa besar keuntungan yang dihasilkan perusahaan dibandingkan dengan modal yang disetor oleh pemegang saham. ROE berguna untuk membandingkan profitabilitas perusahaan dengan perusahaan lain dalam industri yang sama. Nilai ROE yang semakin besar menunjukkan bahwa perusahaan lebih mampu mengelola modal yang dimiliki untuk menghasilkan laba.
- Return on Asset (ROA)
- Return On Assets (ROA) menunjukkan seberapa besar kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba dengan menggunakan total aset yang dimiliki perusahaan. ROA yang positif menunjukkan bahwa dari total aset yang dimiliki, perusahaan mampu menghasilkan laba. Semakin besar nilai ROA berarti semakin efektif perusahaan dalam mengelola aset yang dimiliki, dan sebaliknya. ROA yang negatif menunjukkan bahwa perusahaan sedang mengalami kerugian.
Dividen PT Abadi Lestari Indonesia Tbk
PT Abadi Lestari Indonesia Tbk belum membagikan dividen dalam 4 tahun buku terakhir.
Pemegang saham PT Abadi Lestari Indonesia Tbk
- PT Realco Omega Investama 77,60%
- Masyarakat Non Warkat 13,51%
- PT Samuel Sekuritas Indonesia 6,57%
- Edwin Pranata 2,32%
| Nama | Jumlah saham | Persentase |
|---|---|---|
| PT Realco Omega Investama | 2.425.000.000 | 77,60% |
| Masyarakat Non Warkat | 422.165.700 | 13,51% |
| PT Samuel Sekuritas Indonesia | 205.334.300 | 6,57% |
| Edwin Pranata | 72.500.000 | 2,32% |
Lihat 2 pemegang saham lain (< 1%)
| Nama | Jumlah saham | Persentase |
|---|---|---|
| Saham Treasury | 0 | 0,00% |
| Masyarakat Warkat | 0 | 0,00% |
Profil PT Abadi Lestari Indonesia Tbk
- Nama emiten
- PT Abadi Lestari Indonesia Tbk
- Kode saham
- RLCO
- Papan pencatatan
- Pengembangan
- Tanggal pencatatan
- 8 Des 2025
- Sektor
- Barang Konsumen Primer
- Sub sektor
- Makanan & Minuman
- Bidang usaha utama
- Pengolahan dan pencucian sarang burung walet, serta perdagangan produk-produk kesehatan melalui Entitas Anak
- Alamat
- Jl. Raya Bojonegoro - Babat
Desa Balenrejo, Kecamatan Balen
Kabupaten Bojonegoro,
Jawa Timur 62182 - corsec@realco-ali.com
- Situs web
- realco-ali.com
Anak perusahaan PT Abadi Lestari Indonesia Tbk
1| Nama | Lokasi | Kepemilikan |
|---|---|---|
| PT Realfood Winta AsiaPerdagangan produk-produk kesehatan | Jl. Lettu Suyitno No. 89A, Kalirejo, Bojonegoro, Jawa Timur - 62119 | 93,75% |
Manajemen PT Abadi Lestari Indonesia Tbk
Direksi
- Edwin PranataDirektur Utama
- Dwiadi Prastian Hadi, CADirektur
- Witny WidjajaDirektur
- Ayu AmandaDirektur
Dewan Komisaris
- Achmad BaiquniKomisaris Utama
- Jenifer Puspitasari WidjajaKomisaris
- Syafriandi Armand SalehKomisaris
Komite Audit
- Syafriandi Armand SalehKetua
- Ernaldy Wahyu PutraAnggota
- Andri OktaviantoAnggota