Adu Saham Argha Karya Prima Ind. Tbk VS Colorpak Indonesia Tbk


Harga Saham AKPI VS CLPI

670
AKPI
1,005
CLPI

Profil Singkat AKPI VS CLPI

PT Argha Karya Prima Industry Tbk memproduksi, memasarkan, memperdagangkan, dan mendistribusikan film kemasan fleksibel di Indonesia, Afrika, Amerika, Timur Tengah, Eropa, Australia, dan Selandia Baru. Ini beroperasi melalui dua segmen, Manufaktur dan Distribusi. Ini menawarkan film poli propilena dan film poliester berorientasi biaksial. Perusahaan ini didirikan pada tahun 1980 dan berbasis di Bogor, Indonesia. PT Argha Karya Prima Industry Tbk merupakan anak perusahaan dari PT Nawa Panduta.

PT Colorpak Indonesia Tbk, bersama dengan anak perusahaannya, memproduksi dan memasarkan tinta cetak, pelapis, dan perekat di Indonesia. Perusahaan beroperasi di empat segmen: Gravure, Film, Adhesive, dan Coating. Ini menyediakan tinta kemasan yang fleksibel dan rokok; tinta ramah lingkungan; dan pelapis kulit PVC. Perusahaan juga memperdagangkan film, seperti BOPP, PET film, NYLON, MPET, aluminium foil, dan special film; dasar pelarut dan perekat tanpa pelarut; dan resin plastik. Selain itu, ia menawarkan berbagai jenis tinta cair, termasuk Seri Uniprint, tinta berbasis poliuretan; Cenote, tinta berbasis ester dan alkohol untuk PET dan OPP; Unicom baru untuk PET kering dan ekstrusi; Lamiop baru untuk BOPP kering dan ekstrusi; D-Lamiop untuk OPP kering; Pemburu kertas timah, kertas, dan kertas karton; Alpha untuk mencetak pada permukaan PP dan PE; Roto Shrink untuk lengan PVC dan PET; dan Fantasy PP untuk tas anyaman PP. PT Colorpak Indonesia Tbk juga mengekspor produknya ke Australia dan China. Perusahaan ini didirikan pada tahun 1988 dan berkantor pusat di Tangerang, Indonesia. PT Colorpak Indonesia Tbk merupakan anak perusahaan dari Ink Color International Pte. Ltd.


Net Profit AKPI VS CLPI

Profit atau yang juga kita kenal dengan laba adalah hal yang menggambarkan manfaat finansial yang diwujudkan ketika pendapatan yang dihasilkan dari aktivitas bisnis melebihi biaya, ongkos, dan pajak yang terlibat dalam menopang aktivitas bisnis yang bersangkutan. Setiap keuntungan yang diperoleh disalurkan kembali ke pemilik bisnis, yang memilih untuk mengantongi uang tunai atau menginvestasikannya kembali ke bisnis. Keuntungan dihitung sebagai pendapatan total dikurangi total biaya.

Argha Karya Prima Ind. Tbk

Tahun Net Profit
2019 54,364,771,000
2020 66,015,377,000
2021 147,831,251,000
2022 211,697,140,000
2023 -72,733,652,000

Colorpak Indonesia Tbk

Tahun Net Profit
2019 36,137,303,070
2020 36,218,944,787
2021 42,876,974,215
2022 35,432,155,349
2023 69,367,582,408

Argha Karya Prima Ind. Tbk belum membukukan laba positif selama 5 tahun terakhir sedangkan Colorpak Indonesia Tbk berhasil memperoleh laba positif selama 5 tahun terakhir. Berdasarkan laporan keuangan terakhir net profit Colorpak Indonesia Tbk 0% lebih tinggi dibanding Argha Karya Prima Ind. Tbk.

Aset AKPI VS CLPI

Aset merupakan sumber daya dengan nilai ekonomi yang dimiliki atau dikendalikan oleh perusahaan dengan harapan akan memberikan manfaat di masa depan. Aset dilaporkan di neraca perusahaan dan dibeli atau dibuat untuk meningkatkan nilai perusahaan atau menguntungkan operasi perusahaan. Aset dapat dianggap sebagai sesuatu yang dapat menghasilkan arus kas, mengurangi pengeluaran, atau meningkatkan penjualan, terlepas dari apakah itu peralatan produksi atau paten.

Argha Karya Prima Ind. Tbk

Tahun Aset
2019 2,776,775,756,000
2020 2,644,267,716,000
2021 3,335,740,359,000
2022 3,590,544,764,000
2023 3,320,401,008,000

Colorpak Indonesia Tbk

Tahun Aset
2019 691,512,231,303
2020 648,203,498,284
2021 774,026,897,674
2022 759,845,633,795
2023 748,546,238,159

Argha Karya Prima Ind. Tbk belum mengalami pertumbuhan aset selama 5 tahun terakhir sedangkan Colorpak Indonesia Tbk mengalami pertumbuhan aset selama 5 tahun terakhir. Berdasarkan laporan keuangan terakhir aset Argha Karya Prima Ind. Tbk 344% lebih tinggi dibanding Colorpak Indonesia Tbk.